Tag: indonesia

  • Tips Cegah Genteng Bocor Saat Hujan Mengguyur di Tengah Kamarau



    Jakarta

    Warga Jakarta dan sejumlah wilayah lain mungkin tengah bingung. Hujan mengguyur cukup deras, padahal harusnya saat ini sudah memasuki musim kemarau.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi cuaca di Indonesia. Di tengah musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

    Selain itu, cuaca akhir-akhir ini juga terasa lebih dingin, terutama saat malam dan dini hari. Hal ini juga terjadi saat musim kemarau di Indonesia masih berlangsung.


    Hujan yang terjadi tentu bikin pemilik rumah was-was. Ada kekhawatiran rumah bocor dan bikin kondisi rumah berantakan.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

    1. Bersihkan Talang Air

    Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    5. Cek lokasi bocor

    Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dapur di Rumah Lembap dan Panas? Bisa Jadi Ini 4 Penyebabnya


    Jakarta

    Dapur adalah salah satu tempat yang paling lembap di rumah karena saat memasak pasti menimbulkan panas dan ada air yang menguap. Selain itu, di dapur juga terdapat wastafel listrik, pasti ada cipratan air yang mengenai benda sekelilingnya. Rata-rata ukuran dapur di Indonesia juga tidak begitu besar. Faktor ini yang membuat dapur mudah panas dan lembap.

    Jika kamu berpikir, kebersihan dapur adalah faktor penting untuk mengatasi kondisi ini, benar tetapi tidak cukup. Dapur memang harus higienis dan nyaman saat digunakan. Namun, apa jika masalahnya adalah lembap dan panas bisa dirasakan bahkan saat tidak digunakan. Sebab, panas disebabkan karena udara panas terperangkap di dalam ruangan. Sementara kelembapan disebabkan oleh suhu, tekanan udara, pergerakan angin, kuantitas dan kualitas penyinaran yang tidak seimbang pada sebuah ruangan.

    Apabila dibiarkan, kondisi dapur yang panas dan lembap dapat berbahaya bagi kesehatan. Kamu juga jadi tidak nyaman saat masak karena terasa sesak dan panas. Dilansir dari Europe Enchanting, Minggu, (11/8/2024), berikut beberapa penyebab dapur panas dan lembap dan cara mengatasinya.


    1. Ventilasi Udara

    Selain menjaga kebersihan, dapur juga perlu dilengkapi dengan ventilasi udara. Tanpa ada ventilasi udara di dapur, dampaknya adalah jamur akan tumbuh dengan subur karena udara yang terperangkap di dalam dapur. Selain itu, dapur yang sudah ditumbuhi banyak jamur di dinding atau plafon dapat memicu alergi seperti reaksi gatal-gatal pada kulit, dan napas jadi sesak.

    Untuk mengatasinya kamu bisa gunakan kipas angin dan AC untuk memperlancar sirkulasi udara. AC akan menghisap udara di dalam ruangan dan membuangnya keluar lewat mesin belakang. Bisa pula menggunakan ventilasi alami contohnya seperti jendela yang bisa dibuka tutup atau celah lubang di mana udara dari luar bisa lewat.

    2. Curah Hujan

    Faktor luar yang menjadi penyebab dapur panas dan lembap adalah hujan. Suhu di luar akan menurun dan lebih dingin serta kandungan air di udara jadi lebih tinggi. Apabila bagian dapur terdapat pintu area belakang, ini dapat menyebabkan udara dingin tersebut mudah masuk ke area dapur.

    Untuk menjaga dapur tetap kering, Kamu bisa pilih untuk menggunakan cat tahan air pada dinding rumah bagian luar. Pastikan cat tersebut tahan terhadap jamur, lumut, dan bisa mencegah air hujan meresap ke dalam dinding.

    Kamu juga perlu melakukan waterproofing pada atap rumah, supaya air hujan tidak merembes masuk melalui atap. Dengan mengantisipasi dampak dari musim hujan, Kamu bisa mengurangi dan bahkan menghindari kemungkinan terciptanya dapur yang lembap karena air hujan.

    3. Lantai Tidak Tahan Air

    Selain dari bagian atas rumah, lantai juga bisa menjadi penyebab dapur lembap. Kalau lapisan adukan pada lantai tidak kedap air, air tanah bisa naik dan merembes ke lantai. Solusinya dengan membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Hal ini dilakukan hanya jika kondisi lantai sudah sangat buruk. Kamu bisa menuangkan pasir tebal ke dasar fondasi dan lapisi dengan plastik.

    4. Kamar Mandi

    Jika dapur berada dekat dengan kamar mandi, kamu perlu curiga panas dan lembap di dapur bisa disebabkan karena hal ini. Sebab, kondisi kamar mandi yang sering terpapar air dan kamar mandi jarang kering serta minim ventilasi udara, mempengaruhi kelembapan sekitar.

    Cara praktis untuk mengatasinya salah satunya seperti memasang exhaust fan. Exhaust fan adalah kipas angin yang dirancang untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Kamu juga bisa menaruh kapur barus atau kamper untuk mengurangi kelembapan pada kamar mandi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Kasus Cianjur, Ketahui Pengertian dan Cara Pengajuan Sertifikat PTSL



    Jakarta

    Sertifikat PTSL di Desa Sukaluyu, Cianjur diduga ditimbun oleh Kepala Desa. Kabar ini ramai karena ada warga yang mengeluhkan dirinya tidak kunjung mendapatkan sertifikat tersebut, bahkan ada yang mengaku sampai dimintai biaya operasional tambahan. Kemudian, di media sosial tersebar video dan foto sebuah mobil berisi tumpukan berkas yang diduga sertifikat PTSL milik warga.

    Menanggapi hal ini, pihak ATR BPN RI menyangkal kabar tersebut. Setelah dilakukan pengecekan ke Desa Sukaluyu, dokumen yang berada di Kantor Desa bukan sertifikat PTSL, melainkan hanya berupa dokumen pemberkasan yang akan diajukan. Dokumen tersebut telah berada di kantor Desa Sukaluyu sejak 2019.

    “Terkait berkas PTSL yang ada di Desa, itu adalah dokumen yang dititipkan ke pihak Desa/satgas PTSL 2019 Desa Sukaluyu untuk dilengkapi kekurangan terkait persyaratannya, diantaranya: tanda tangan para saksi yang belum dipenuhi, tetapi didalam warkah tersebut tidak ada sertifikatnya,” kata pihak layanan pengaduan ATR BPN RI saat dihubungi oleh detikProperti pada Senin (12/8/2024).


    Kemudian, mengenai mobil berisi tumpukan berkas yang terlihat seperti sertifikat PTSL, menurut Kepala Kantor ATR/BPN Cianjur, Sitti Hafsiah adalah kendaraan milik Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur. Ada sekitar 855 berkas yang diambil dan dimasukkan ke dalam mobil tersebut.

    Berkaca dari kasus ini, sebenarnya apa itu sertifikat PTSL dan bagaimana cara pengajuan yang benar?

    Pengertian Sertifikat PTSL

    Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional nomor 6 tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, PTSL adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Indonesia dalam satu wilayah desa atau kelurahan.

    Saat ingin mengajukan pendaftaran, kamu perlu mengumpulkan data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa objek pendaftaran tanah.

    Data fisik adalah keterangan mengenai letak, batas, dan luas bidang tanah dan satuan rumah susun yang didaftarkan, termasuk mengenai keterangan mengenai adanya bangunan atau bagian bangunan di atasnya. Sementara itu, data yuridis yaitu keterangan mengenai status hukum atau status penguasaan bidang tanah dan satuan rumus susun yang didaftar, pemegang hak atau pihak yang menguasai, dan hak pihak lain serta beban-beban lain yang membebaninya.

    Syarat Mendaftarkan Tanah Lewat PTSL

    Saat ingin mendaftarkan PTSL, terdapat beberapa berkas yang harus dilengkapi. Dilansir dari ppid.tegalkab.go.id, berikut ini syaratnya.

    1. Kartu keluarga dan kartu identitas berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk).
    2. Surat permohonan pengajuan peserta PTSL.
    3. Pemasangan tanda batas tanah yang telah disepakati dengan pemilik tanah yang berbatasan.
    4. Bukti surat tanah (Letter C, Akta Jual Beli, Akta hibah atau berita acara kesaksian)
    5. Bukti setor dan BPHTB dan PPh (kecuali bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dibebaskan dari keduanya).

    Sitti menjelaskan, untuk akta jual beli, akta hibah, letter C, atau surat waris juga perlu dibawa untuk kelengkapan berkas. Sebagai contoh jika ingin membuat sertifikat tanah dari tanah warisan, maka perlu ada surat waris sebagai bukti.

    “Kalau dia jual beli harus ada AJB. Kalau warisan harus ada surat keterangan waris. Kalau dia hibah atau apa pun ada suratnya sebagai bukti dia memiliki tanah itu,” jelas Sitti.

    Tahapan Urus Sertifikat Lewat PTSL

    Setelah mengumpulkan persyaratan, kamu harus melewati beberapa tahapan kelengkapan berkas tersebut. Dilansir dari Instagram resmi Kementerian ATR/BPN berikut ini cara mengurus PTSL

    1. Pastikan Wilayah Anda Termasuk sebagai Lokasi PTSL

    Anda bisa menanyakan ini kepada kepala desa. Adapun pendaftaran tanah harus melalui kepala desa dan Kantor Pertanahan (Kantah) setempat.

    2. Ikut Penyuluhan

    Masyarakat yang hendak mendaftarkan tanah perlu mengikuti kegiatan penyuluhan sesuai lokasi PTSL yang telah ditetapkan. Nantinya, Kantah akan menggelar penyuluhan kepada masyarakat di suatu desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi PTSL. Adapun kegiatan ini melibatkan Panitia Ajudikasi PTSL, Satgas Fisik, dan Satgas Yuridis hingga aparat desa/kelurahan/kecamatan/pemerintah daerah.

    “Memang PTSL harus bekerjasama dengan desa, nggak bisa BPN bekerja sendiri. Kan pemberkasan semua ada di desa. Meskipun petugas BPN yang menjemput ‘bola’ ke desa,” ungkap Sitti.

    3. GEMAPATAS

    Setelah penyuluhan, akan dilakukan Gerakan Bersama Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS). Lalu, dalam waktu dekat yang sama, masyarakat harus membuat serta menyerahkan surat pernyataan pemasangan tanda batas dan tetangga yang bersebelahan.

    4. Pengumpulan Data Fisik dan Yuridis

    Masyarakat harus mengikuti persetujuan prosedur pengumpulan data fisik dan data yuridis yang dilakukan petugas di lapangan.

    “Kemudian ada berkas-berkas yang harus dilengkapi seperti surat pernyataan fisik seperti blanko di BPN bahwa yang bersangkutan menguasai tanah, itu harus ditanda tangani oleh yang bersangkutan dan Kepala Desa. Terus ada keterangan tidak sengketa yang dilengkapi oleh Kepala Desa. Itu yang harus dilengkapi oleh Desa. Itu yang ada di desa,” ujar Sitti.

    5. Pengumuman

    Hasil pengumpulan data fisik (pengukuran bidang tanah) dan data yuridis (pengumpulan berkas alas hak dan sebagainya) yang telah diolah dan diteliti akan diumumkan selama 14 hari di kantor Panitia Ajudikasi PTSL dan kantor desa/kelurahan.

    6. Penerbitan Sertifikat

    Sertifikat tanah akan diterbitkan dan diserahkan kepada pemohon. Penyerahannya dilakukan pada saat tahun anggaran berjalan atau paling lambat pada triwulan pertama tahun berikutnya.

    “Kalau sertifikat mah nggak ada di desa. Sertifikat mah udah di BPN ditandangani kalau sudah lengkap, kita serahkan ke bersangkutan,” tegasnya.

    Manfaat PTSL

    Pendaftaran sertifikat tanah melalui PTSL ini dapat membantu kamu mendapatkan hak milik tanah dengan proses yang mudah, transparan, dan efisien. Selain itu, dari sisi pemerintah PTSL juga akan mempermudahkan pemerintah daerah untuk melakukan penataan kota.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh 7 Barang Ini di Atas Kulkas, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kulkas adalah lemari pendingin yang biasa digunakan untuk menyimpan makanan hingga barang yang tidak bisa terlalu lama di suhu ruangan. Sering ditemui, kulkas di Indonesia, bagian atasnya digunakan untuk meletakkan banyak barang. Bagian kosong di atas kulkas menjadi tempat penyimpanan tambahan di rumah, bahkan ada yang meletakkan penutup dengan banyak kantong di kanan dan kiri kulkas.

    Ternyata kebiasaan seperti ini tidak disarankan karena bagian atas kulkas berfungsi sebagai ventilasi atau tempat untuk melepaskan panas dari kulkas. Memang di bagian atas tidak terlihat lubang apa pun yang menandakan ventilasi tersebut. Namun, kamu pasti pernah merasakan bagian luar kulkas terasa panas, padahal di dalamnya menghasilkan dingin.

    Dengan bagian luar kulkas terasa panas, dapat membantu kulkas bekerja normal dan tidak cepat rusak.


    Apabila meletakkan benda di atasnya, apalagi yang berukuran besar atau sama-sama yang menghasilkan panas, seiring waktu kondisi sistem pendingin di dalam kulkas akan terganggu dan performa mesinnya menurun.

    Melansir The Croma pada Sabtu (24/8/2024) berikut beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas.

    1. Barang Pecah Belah

    Barang pecah belah seperti gelas dan piring di atas kulkas tidak dianjurkan. Seperti yang kamu tau, kulkas beberapa kali dapat bergetar saat tegangan listrik tidak stabil, hal ini membuat barang di atasnya bergerak dan rawan jatuh.

    Selain itu, saat membuka pintu kulkas juga akan menimbulkan getaran pada kulkas yang bisa menyebabkan barang di atasnya bergeser dan berpotensi terjatuh.

    2. Obat-obatan

    Obat-obatan memang dianjurkan diletakkan di suhu ruangan dan tidak bisa terpapar sinar matahari atau panas. Sementara itu, bagian atas kulkas bisa menimbulkan panas yang dapat membuat obat bereaksi. Lebih baik letakkan obat-obatan di tempat yang bersuhu sejuk dan tidak lembap.

    3. Makanan

    Untuk menjaga kesegaran makanan, sebaiknya makanan tidak diletakkan begitu saja di atas kulkas. Begitu pula dengan makanan kemasan. Lebih baik diletakkan di tempat yang suhunya sama seperti di lemari atau stoples.

    4. Stoples Plastik

    Pasti kamu pernah melihat stoples makanan kering diletakkan di atas kulkas agar mudah diambil. Padahal plastik sangat rentan terkena panas. Sementara permukaan kulkas kerap menghasilkan panas. Hal ini bisa merusak permukaan stoples dengan munculnya noda hitam di bawah stoples yang bersinggungan langsung dengan panas.

    5. Barang Dekorasi Rumah

    Selain barang dan makanan, ada beberapa kulkas yang dijadikan tempat untuk meletakkan hiasan agar tampilannya tidak sepi. Misalnya menambahkan tanaman, bingkai foto, atau mainan miniatur. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.

    6. Peralatan Rumah Tangga

    Selain barang pecah beling, barang-barang yang berbahaya di dapur seperti rak penyimpanan pisau, oven, hingga blender tidak diletakkan di atas kulkas. Hal ini dikarenakan lokasinya cukup tinggi dan berisiko jatuh apabila ada getaran.

    7. Barang Pembersih

    Selain menghindari dari benda yang tidak tahan dengan panas, barang-barang yang mengandung bahan kimia juga perlu dihindarkan dari bagian atas kulkas. Salah satunya adalah barang pembersih seperti pembersih kaca, sabun cair pencuci piring, hingga pengharum ruangan.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Depan Pintu dan Halaman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang mudah ditemukan di Indonesia. Biasanya nyamuk bersembunyi di sudut-sudut rumah yang jarang dilalui atau tumpukan barang di rumah juga adalah spot aman bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk takut berada di ruang terbuka karena hewan ini juga sering ditemukan di depan pintu atau halaman rumah.

    Menurut Real Simple, Kamis (22/8/2024), nyamuk juga menyukai area depan rumah. Penyebabnya cukup beragam mulai dari adanya genangan air di depan rumah, banyak puing-puing bangunan atau barang menumpuk, hingga ditemukan banyak karbon dioksida berlebihan di depan rumah.

    Biasanya nyamuk lebih mudah ditemukan di depan pintu masuk atau halaman rumah karena bergerombol.


    Jika di rumahmu mengalami hal tersebut, mengutip dari Homes and Gardens, berikut cara untuk mengusir nyamuk dari depan rumah.

    1. Tambahkan Tanaman Pengusir Nyamuk

    Lokasinya yang berada di luar ruangan, lebih baik mencegah nyamuk dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah meletakkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di dekat pintu masuk adalah serai, lavender, serai, marigold, basil, mint, dan catnip.

    2. Bersihkan Genangan Air

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk menyukai genangan air. Maka, agar nyamuk tidak berkumpul di depan pintu, pastikan setelah hujan tidak ada genangan air di depan rumah. Adanya genangan air hanya membantu nyamuk berkembang biak. Selain genangan air, tanah yang terlalu lembap juga dapat menarik nyamuk untuk datang.

    3. Pakai Lampu yang Cahayanya Lembut

    Pencahayaan ternyata dapat mengundang nyamuk datang. Semakin terang cahaya yang dihasilkan justru menarik nyamuk datang. Sementara, jika kamu memakai lampu kuning tidak begitu menarik bagi nyamuk. Hal ini dikarenakan panjang gelombang lampu kuning kurang terlihat oleh hama, sehingga kecil kemungkinannya mereka tertarik pada cahaya tersebut.

    Selain itu, lampu LED tidak begitu memancarkan panas sehingga tidak begitu menarik bagi serangga. Nyamuk tertarik pada panas, kelembapan, dan karbon dioksida, sehingga mereka berkerumun di sekitar tubuh yang hangat.

    4. Semprotkan Obat nyamuk

    Untuk cara instan, kamu bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai nyamuk di sekitar pintu atau halaman rumah. Beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk antara lain lavender, lemon, serai, kayu putih, peper mint, cengkeh, dan pohon teh.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Gerah, Ini 6 Cara Jitu Tangkal Sinar Matahari Masuk Rumah


    Jakarta

    Indonesia telah memasuki musim kemarau yang artinya intensitas hujan akan menurun dan paparan sinar matahari semakin terik dan terasa panas. Cuaca panas bisa membuat ruangan yang ada di dalam rumah terasa panas.

    Posisi rumah penting untuk diperhitungkan, supaya rumah tidak terlalu terpapar sinar matahari yang menyengat. Bagi rumah yang menghadap timur atau barat bisa saja terpapar sinar matahari yang cukup intens pada pagi maupun sore hari.

    Lantas, bagaimana cara menangkal sinar matahari supaya rumah tidak terlalu panas?


    “Untuk mengoptimalkan kenyamanan, hadap rumah di Indonesia sebaiknya ke arah utara-selatan,” kata Direktur Home-Works Wahyu Achadi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    “Terpapar sinar matahari langsung cukup lama akan membuat suhu udara di dalam rumah panas,” lanjut Wahyu.

    Wahyu mengatakan bahwa ada beberapa rekayasa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari paparan sinar matahari langsung ke dalam rumah. Berikut ini beberapa cara untuk menghalau sinar matahari masuk ke dalam rumah.

    Cara Tangkal Sinar Matahari Masuk Rumah

    1. Menanam Pohon

    Pohon bisa membantu untuk mengurangi pancaran sinar matahari yang masuk ke rumah. Biasanya, rumah yang menghadap ke arah barat akan sangat silau dari pukul 14.30 sampai 16.30.

    Jenis pohon yang disarankan adalah yang tumbuh meninggi dengan tajuk ranting tidak melebar, seperti palem, bambu, glodokan tiang, atau pucuk merah yang mudah dibentuk.

    “Fungsi pohon ini juga bukan hanya menahan sinar matahari, tapi juga menyerap polusi, penyedia oksigen, hingga buffer suara dari luar,” jelas Wahyu.

    2. Tanaman Rambat

    Tanaman rambat dapat menjadi alternatif jika menanam pohon tidak memungkinkan. Agar dapat mempercantik rumah, kamu harus memperhatikan estetika tanaman dengan rajin merapikan sudut-sudut rambatannya. Jika tidak, tanaman rambat malah akan memberikan kesan seperti rumah yang tidak terawat.

    “Selain bisa menahan sinar matahari yang masuk, tanaman rambat juga bisa mempercantik tampilan ataupun fasad rumah,” jelas Wahyu.

    3. Optimalkan Teras

    Untuk mengurangi dampak buruk sinar matahari, fungsi teras dapat dioptimalkan dengan meletakkan banyak tanaman di dalam pot. Dengan begitu, sinar matahari dapat tersaring sebelum masuk ke rumah.

    “Dengan banyak tanaman di teras juga membuat udara yang masuk ke dalam rumah lebih segar,” jelas Wahyu.

    4. Kisi-Kisi

    Rekayasa yang dapat dilakukan selanjutnya adalah dengan membuat kisi-kisi sebagai celah udara. Kisi-kisi ini dipasang di area teras atau dinding bagian depan rumah untuk menghambat cahaya matahari yang menyilaukan.

    “Cahaya yang silau bisa dihambat dengan keberadaan kisi-kisi sebagai secondary skin pada bagian dinding terluar yang akan menyaring sinar matahari,” kata Wahyu.

    5. Overstek atau Kanopi

    Kamu bisa juga memasang overstek atau kanopi untuk mengurangi cahaya matahari yang masuk.

    “Overstek atau kanopi bisa menjadi solusi dengan membuat semacam bidang transparan atau seunscreen dengan bentuk vertikal maupun horizontal,” kata Wahyu.

    Untuk rumah bergaya tropis, gunakan overstek atau kanopi yang lebar. Sementara itu, rumah minimalis sebaiknya menggunakan overstek atau kanopi di atas jendela.

    6. Kaca Film

    Sebagai solusi terakhir, kamu juga bisa memasang kaca film jika pancaran sinar matahari yang masuk terlalu kuat. Kaca film ini dipasang pada jendela besar di depan rumah. Di bagian dalam rumah, kamu juga bisa memasang gorden transparan (vitrase).

    Itulah beberapa rekayasa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari paparan sinar matahari langsung ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Tahan Saat Musim Kemarau


    Jakarta

    Memasuki musim kemarau, biasanya banyak tanaman yang mulai kering bahkan mati jika tidak mendapat cukup air. Namun, ada juga beberapa tanaman yang tahan cuaca panas sehingga tidak butuh banyak air.

    Ada beberapa jenis tanaman biasanya memiliki mekanisme khusus sehingga cadangan air dapat bertahan lama dan tidak cepat menguap.

    Melansir dari berbagai sumber, Jumat (23/8/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim kemarau.


    1. Bougenville

    Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

    Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

    Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

    2. Kaktus

    Group of cactus in a pot in the garden. Small decorative plant.Group of cactus in a pot in the garden. Small decorative plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/yod67

    Menurut detikEdu, kaktus adalah tumbuhan yang terkenal dapat hidup di daerah yang memiliki curah hujan yang rendah dan tandus. Cara menyesuaikan dirinya dengan memfungsikan batang sebagai tempat menyimpan air. Pada setiap batang kaktus terdapat daun kecil yang terlihat seperti duri. Bentuknya ini disesuaikan dengan mekanisme bertahan hidup kaktus yakni butuh menghemat penguapan air.

    3. Rosemary

    rosemaryrosemary Foto: Getty Images/Tom Merton

    Rosemary adalah tanaman herbal yang baik untuk kesehatan. Selain itu, tanaman tersebut juga sering digunakan dalam masakan. Asal tumbuhan ini dari wilayah Mediterania yang hangat sehingga dia dapat bertahan di musim kemarau.

    4. Bunga Matahari

    A field of blossoming sunflowers is pictured in the outskirts of Frankfurt, Germany, before sunrise on Monday, July 24, 2023. (AP Photo/Michael Probst)A field of blossoming sunflowers is pictured in the outskirts of Frankfurt, Germany, before sunrise on Monday, July 24, 2023. (AP Photo/Michael Probst) Foto: AP/Michael Probst

    Bunga satu ini sangat menyukai matahari menurut House Digest. Bunga yang lebar dengan warna yang cerah membuat tampilannya banyak disukai orang-orang. Di luar negeri, tanaman ini juga banyak berbunga saat musim panas.

    5. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Bunga lavender terkenal dengan warna ungunya. Bunga satu ini memiliki aroma yang menenangkan. Bentuknya mirip dengan bunga snapdragon. Ternyata selain tampilannya yang indah, bunga lavender cocok untuk ditanam di musim kemarau menurut Good House Keeping.

    6. Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jitu Merawat Tanaman Biar Rumah Asri dan Ramah Lingkungan


    Jakarta

    Merawat tanaman bisa membuat suasana rumah menjadi lebih asri dan nyaman. Lebih dari itu, mempunyai tanaman di rumah turut membantu konservasi lingkungan.

    Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono menyebut memelihara tanaman adalah salah satu cara mengimbangi lingkungan hidup. Sebab, manusia membutuhkan oksigen yang dihasilkan oleh tanaman.

    Sony sendiri mempunyai lebih dari 400 tanaman di pekarangan rumahnya. Selain karena hobi, ia merasa tanaman membuat suasana rumah terasa lebih teduh.


    “Jadi kami di sini sekarang kenapa teduh ya? Karena banyak oksigen. Jadi makin banyak pohon, banyak oksigen. Jadi selain kita hobi, juga untuk menerapkan konservasi lingkungan di rumah ini,” ujar Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

    Koleksi Tanaman Rumah SOPANKoleksi Tanaman Rumah SOPAN Foto: 20detik

    Menurutnya, setiap rumah harus memelihara tanaman. Terlebih karena penebangan pohon masih marak terjadi.

    “Indonesia ini kan sekarang penebangan pohon luar biasa ya, jadi harus kita lakukan,” katanya.

    Ia pun membagikan sejumlah tips merawat tanaman di rumah. Yuk, simak penjelasan berikut ini.

    Tips Merawat Tanaman

    1. Setiap Penghuni Merawat Tanaman

    Sony menyarankan agar setiap penghuni rumah harus menanam atau merawat tiga sampai lima pohon di rumah. Ia mendapatkan angka itu karena lima pohon dapat memenuhi kebutuhan oksigen satu orang, sehingga menggunakan angka sebaliknya.

    “Pokoknya di rumah itu harus menanam. Jadi kalau jumlahnya kayak segini, jumlah orang di rumah satu, ya jadi satu kali lima pohon.

    2. Pelihara Aneka Jenis Tanaman

    Lalu, ada baiknya sebuah rumah mempunyai beraneka jenis tanaman. Ia sendiri mempunyai empat jenis tanaman di rumah, yakni tanaman buah, tanaman sayur-sayuran, tanaman obat, dan tanaman pencegah polusi.

    3. Maksimalkan Ruang

    Kalau kamu punya lahan yang sempit atau tidak punya pekarangan, memaksimalkan ruang dengan menanam tanaman di pot. Kamu bisa menaruh pot ini di mana saja, termasuk tembok dan atap rumah.

    Tanaman di Tembok Rumah SOPANTanaman di Tembok Rumah SOPAN Foto: 20detik

    “Jadi kalau ada alasan ‘kami tidak bisa menanam’ itu hanya alasan. Sebetulnya yang bisa kita tahu semua bisa. Kita menanam di genteng, di tembok, di taman, di pot kecil. Kita semuanya bisa menanam asal ada kemauan,” jelasnya.

    4. Cukupi Kebutuhan Tanaman

    Pastikan kamu memenuhi kebutuhan dasar tanaman, yakni cahaya matahari, kesuburan tanah, dan kecukupan air. Lalu, pilih tanaman dengan bibit unggul dan penuhi nutrisinya dengan pupuk.

    “Yang jelas (penuhi) air, matahari, terus (kesuburan) tanah, media tanah, pupuk sama pemilihan bibit dulu itu penting sekali,” ungkapnya.

    5. Kepedulian Terhadap Tanaman

    Kemudian, Sony menyebut rasa sayang dan peduli terhadap tanaman juga penting. Dengan begitu, kamu akan lebih memperhatikan kebutuhan tanaman. Jika ada masalah pada tanaman, maka segera diatasi.

    “Pertama adalah peduli kepada pohon kita yang ada, kemudian kita juga kasih sayang. Jadi alhamdulillah lihat pohon kita kan nggak ada yang mati kan. Saya mencoba (kalau) ada pohon yang kuning, saya potongin dulu,” tuturnya.

    “Kuncinya itu aja. Awal dari kasih sayang. Kasih sayang dan peduli kepada pohon kita,” ungkapnya,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Takut! 4 Jenis Tanaman Hias Ini Cocok di Ruang Ber-AC


    Jakarta

    Rumah memang sebaiknya memiliki tanaman hias di dalamnya. Selain sebagai pajangan, tetapi bagus juga untuk mengurangi polusi dan menambah harum ruangan. Namun, saat ini kebanyakan rumah sudah memakai pendingin ruangan seperti AC. Hal ini membuat pemilik rumah ragu untuk meletakkan tanaman di dalam rumah karena takut tanaman tidak dapat bertahan di ruangan ber-AC.

    Biasanya ruangan ber-AC suhunya di bawah 30 derajat sekitar 28-16 derajat. Sementara ada tanaman yang tidak bisa tumbuh di suhu terlalu dingin dan ada pula tanaman yang tidak bisa terlalu lama di dalam ruangan.

    Untuk menyiasati hal ini, kamu perlu mencari tanaman hias yang bisa bertahan di ruangan ber-AC. Dilansir dari Simplify Plants, Jumat (30/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang cocok berada di ruangan ber-AC.


    1. Lidah Mertua

    Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman yang cukup mudah ditemukan di Indonesia dan mudah tumbuh di dalam ruangan adalah lidah mertua atau snake plant. Tanaman ini cukup sesekali saja dikeluarkan. Selain itu lidah mertua cukup mendapatkan cahaya matahari selama 6-8 jam. Bahkan tanaman ini terkenal tidak butuh sering-sering disiram, cukup tunggu tanahnya kering saja. Jika tanah terlalu lembab, maka bisa cepat busuk.

    2. Monstera

    Monstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wallMonstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wall Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Chaun

    Daya tarik dari tanaman monstera adalah daunnya yang lebar dan bolongan di permukaannya. Ini bukan karena ulat, melainkan ini adalah pola dari daun tersebut. Monstera cocok ditaruh di ruangan ber-AC karena mudah beradaptasi. Tanaman ini juga tidak perlu terkena cahaya matahari langsung dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya yang redup.

    Untuk perawatannya, kamu bisa siram tanaman ini seminggu sekali untuk menjaga kadar air di dalam tanah. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuh monstera.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundSpathe flower in flowerpot on wooden background Foto: iStock

    Jika kamu ingin tanaman yang berbunga, kamu bisa meletakkan peace lily di dalam ruangan. Berbeda dengan tanaman lily pada umumnya, peace lily tidak memiliki wangi. Namun, dari segi tampilan tanaman ini menarik. Bahkan bisa bertahan di ruangan ber-AC, bahkan menyukai hidup di suhu yang dingin. Namun, pastikan tanaman ini tidak mendapat angin langsung dari AC.

    Taruh Peace Lily di ruangan yang bisa terkena cahaya matahari tidak langsung pada pagi hari. Terlalu banyak cahaya justru kurang bagus bagi tanaman ini. Siram Peace Lily beberapa hari sekali untuk menjaga kelembaban tanah.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant meskipun terlihat seperti rumput, tetapi jika dia lebat, bagus sekali untuk mempercantik rumah. Tanaman ini kuat hidup di ruang ber-AC dan mudah dirawat. Ada baiknya, kamu menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung. Sebab, jika terkena sinar matahari langsung dapat membakar daunnya dan membuat pertanamannya melambat. Kamu bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering.

    5. Aglaonema Merah

    Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae.Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

    Jika kamu butuh warna di ruangan, coba letakkan aglaonema merah. Tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh di bagian manapun di rumah atau kantor. Tanaman ini bisa ditempatkan di ruangan ber-AC, namun jangan terlalu dekat dengan tempat keluarnya angin dari AC.

    Pastikan tanaman ini mendapatkan cahaya matahari tidak langsung untuk menjaga daunnya tetap berwarna pink ke merah-merahan. Aglaonema menyukai tanah yang lembab, maka kamu bisa menyiramnya setiap beberapa hari sekali dan pastikan sisa airnya kering.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Plafon PVC, GRC, Gypsum: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan


    Jakarta

    Plafon merupakan salah satu hal penting yang ada di rumah. Sebab, plafon berfungsi sebagai pelapis antara langit-langit atap dengan ruangan yang ada di bawahnya.

    Ada berbagai jenis plafon yang sering dipakai oleh masyarakat Indonesia, beberapa di antaranya adalah PVC, GRC, dan gypsum. Ketiga material tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    detikProperti sudah merangkum informasi terkait pengertian, kelebihan, dan kekurangan. Dengan begitu, detikers bisa memilih material yang tepat untuk plafon di rumah. Berikut ini informasinya.


    Plafon PVC

    Dikutip dari coowinwpc.com, plafon PVC adalah plafon yang terbuat dari bahan jenis plastik Polyvinyl Chloride, dan biasa digunakan pada interior sebuah bangunan.

    Bahan ini sering dijadikan andalan pemilik rumah karena bahan PVC tidak memerlukan banyak perawatan khusus serta memiliki daya tahan yang bagus dan harganya cenderung murah.

    Kelebihan Plafon PVC

    1. Harga yang Murah

    Salah satu alasan utama plafon PVC digemari oleh banyak orang adalah karena harganya yang cenderung lebih murah dibandingkan dengan bahan lainnya.

    2. Perawatannya Mudah

    Bahan PVC tidak memerlukan banyak perawatan. Selain itu, plafon dengan bahan PVC juga mudah dibersihkan dan tidak perlu sering dicat ulang atau diperbaiki. Oleh karena itu, bahan PVC juga sering digunakan di tempat yang kotor.

    3. Daya Tahan yang Baik

    Bahan PVC memiliki daya tahan yang baik dan bisa bertahan hingga waktu yang lama. Umumnya, panel PVC bisa bertahan dari 10 hingga lebih dari 15 tahun lamanya.

    Tidak sampai situ saja, panel PVC juga tahan terhadap cairan/kelembaban dan serangan serangga, sehingga panel PVC tidak mudah pudar, rusak, ataupun membusuk. Panel PVC juga memiliki lapisan kuta yang tahan dengan goresan.

    4. Mudah Untuk Disesuaikan

    Pilihan panel PVC sangat beragam, kamu bisa dengan mudah menemukan banyak desain panel dan warna yang berbeda, sehingga panel PVC sangat cocok bagi kamu yang ingin berkreasi.

    Panel PVC juga bisa dicat ulang, sehingga bila nantinya kamu ingin mengubah warna aslinya, kamu bisa mengecat ulang panel tersebut dengan warna cat baru yang disukai.

    Kekurangan Plafon PVC

    1. Tidak Tahan Suhu Tinggi

    Panel PVC memiliki karakter yang kurang cocok ditempatkan pada lokasi dengan suhu yang tinggi. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat panel PVC mengkerut, bengkok, bahkan hingga retak atau pecah.

    Panel PVC juga bahkan bisa mudah terbakar bila tidak dilapisi dengan bahan tahan api. Maka dari itu, panel PVC tidak cocok untuk dijadikan plafon di dapur dan ruangan yang memiliki banyak sumber panas lainnya.

    2. Penampilan Kurang Menarik

    Panel PVC memiliki bentuk fisik yang terlihat seperti plastik murahan. Maka dari itu, bila kamu ingin menggunakan panel PVC, cobalah untuk mencari yang lebih bertekstur dan tidak berwarna terlalu mengkilap.

    3. Memiliki Dampak Buruk Terhadap Lingkungan

    Bahan utama untuk membuat panel PVC adalah phthalates atau ester ftalat. Seiring waktu, bahan ini akan mengeluarkan gas beracun yang berbahaya untuk manusia. Selain itu, bahan PVC ini tidak mudah terurai, menjadikannya sebagai bahan yang tidak ramah lingkungan.

    4. Strukturnya Kurang Kuat

    Dibandingkan dengan bahan lainnya, panel PVC memiliki struktur yang lebih rapuh dan tidak memiliki daya tahan beban yang tinggi, sehingga panel PVC ini akan mudah untuk rusak bila terkena beban berlebih.

    Plafon GRC/GRFC

    Dikutip dari civilengineersforum.com, Glass Reinforced Concrete (GRC) atau Glass Fibre Reinforced Concrete (GFRC) merupakan campuran beton yang mempunyai fiberglass berkekuatan tinggi dalam campurannya. Campuran GRFC sendiri terdiri dari semen portland, agregat halus, penguat serat kaca, aditif, co-polimer akrilik, dan air.

    Dengan bantuan fiberglass di dalamnya, campuran ini akan menghasilkan beton yang sangat kuat dan agak fleksibel yang juga melindungi beton dari kerusakan lingkungan selama bertahun-tahun.

    Tidak seperti beton biasa, GFRC Ini ringan dan tahan lama dan dapat dicetak menjadi berbagai bentuk.

    Kelebihan Plafon GRC/GFRC

    Dikutip dari asurco.com.au, ada 10 kelebihan dari GRC atau GFRC.

    1. Ringan

    GRC memiliki bobot 75% lebih ringan dari beton tradisional biasa.

    2. Kuat

    Dibandingkan dengan beton besi tradisional, beton GRC terbukti lebih kuat hingga 3x lipatnya. Kekuatannya ini datang dari fiberglass yang dicampurkan ke dalam beton tersebut.

    3. Punya Daya Tahan yang Baik

    GRC atau GFRC memiliki daya tahan air serta daya tahan terhadap aktivitas seismik dan kondisi cuaca buruk yang sangat baik. Selain itu, GFRC juga fleksibel, sehingga kecil kemungkinannya untuk retak saat diberi tekanan.

    4. Tidak Mudah Terbakar

    Seperti beton pada umumnya, GRC memiliki daya tahan api yang sangat tinggi, sehingga bahan ini tidak mudah untuk terbakar.

    5. Ramah Lingkungan

    Bahan beton GFRC memiliki sifat 60% lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan beton biasa. Komponen yang digunakan dalam GRC memiliki tingkat toksisitas yang rendah dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan atau ekosistem. Selain itu, beton GRC juga terbuat dari bahan daur ulang seperti pasir dan air.

    6. Banyak Pilihannya

    GRC tersedia dalam berbagai bentuk, warna, dan tekstur. Biasanya tekstur motif yang tersedia berupa beton, batu alam, terakota (tanah liat), kayu, dan panel halus.

    7. Akustik

    Beton GRC bisa didesain dengan berbagai kebutuhan akustik, seperti karakter kedap atau meredam suara, menyempurnakan suara di dalam ruangan dengan permukaan berlubang dan bertekstur, atau memperkuat suara agar bisa didengar di berbagai sudut.

    8. Mudah Dirawat

    Beton GRC cenderung mudah dirawat. Bila beton ini kotor atau rusak, kamu hanya perlu air mengalir dari selang saja untuk membersihkannya.

    9. Mudah untuk Dipasang

    Dibandingkan dengan beton tradisional, beton GRC tidak akan terpengaruh oleh cuaca ketika pemasangannya. Dalam cuaca seperti apapun beton GRC bisa dipasang dengan mudah.

    10. Murah

    Karena perawatan dan pemasangannya yang mudah, kamu bisa lebih menghemat pengeluaran biaya

    Kekurangan Plafon GRC atau GFRC

    Dikutip dari maplefacades.co.uk, beton GRC atau GFRC memiliki beberapa kekurangan yaitu.

    1. Coating

    Pilihan dari Coaching atau lapisan luar GRC sangat terbatas.

    2. Tidak Bisa Diubah Setelah Dipasang

    Setelah beton GRC terpasang, beton tidak bisa dibentuk lagi karena beton ini kaku.

    3. Sulit Dipindahkan

    GFRC cenderung mudah pecah saat proses pemindahan dari satu tempat ke tempat lain. Jika ingin dipindahkan, mungkin kamu akan membutuhkan beberapa bantuan tenaga kerja.

    Plafon Gypsum

    Plafon gypsum memiliki bahan utama gypsum. Dikutip dari Arsitag, Gypsum merupakan bahan yang terbuat dari material sedimen. Plafon gypsum lebih banyak digemari karena mudah untuk dipasang dan memiliki harga yang relatif murah.

    Kelebihan Plafon Gypsum

    – Harga yang murah
    – Pemasangan relatif mudah
    – Banyak variasi dan motif
    – Awet dan tahan lama
    – Lebih sejuk daripada PVC

    Kekurangan Plafon Gypsum

    – Mudah rusak jika terendam air
    – Rentan terhadap benturan
    – Mudah pudar dan kusam

    Itulah pengertian dan kelebihan serta kekurangan plafon bahan PVC, GRC, maupun gypsum. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com