Tag: insektisida

  • 6 Cara Usir Rayap biar Benda Kayu Nggak Keropos di Rumah


    Jakarta

    Rayap suka memakan benda berbahan kayu sampai keropos. Kehadiran serangga berkoloni ini cukup meresahkan penghuni rumah.

    Perlahan furnitur hingga bingka pintu pun rusak di rumah gegara rayap. Alhasil, penghuni rumah menjadi rugi secara material. Apalagi keselamatan penghuni dapat terancam, misalkan akibat terjatuh dari kursi yang keropos.

    Jika mengetahui ada serangan rayap di rumah, penghuni perlu segera mengatasinya. Temukan cara mengusir rayap dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Rayap

    Inilah beberapa cara untuk mengatasi rayap di rumah, dikutip dari Southern Perimeter.

    1. Insektisida

    Penghuni rumah dapat mengaplikasikan insektisida atau lebih tepatnya termisida buat membasmi rayap. Caranya dengan menyuntikkan termisida pada bagian benda yang terserang rayap.

    2. Catnip

    Catnip adalah tanaman pengusir serangga yang juga ampuh terhadap rayap. Penghuni dapat menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara lain adalah mengoleskan minyak esensial beraroma catnip pada area yang terkena rayap.

    3. Kapur Barus

    Rayap tidak suka bau menyengat dan zat kimia naftalena pada kapur barus. Letakkan kamper atau kapur barus di daerah yang terserang rayap.

    4. Borat

    Selain itu, asam borat punya kandungan racun yang bisa mengganggu sistem pencernaan rayap. Penghuni dapat membasmi rayap dengan menyemprotkan cairan asam borat pada sarangnya.

    5. Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga bisa mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Larutkan 1 sendok makan garam dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap secara rutin sampai hilang.

    6. Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar mempunyai aroma kuat yang tidak disukai oleh rayap. Letakkan dedaunan ini di dalam lemari atau perabotan lainnya untuk mengusir rayap.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir rayap dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kaki Seribu Masuk Rumah Saat Hujan? Ini Penjelasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Kaki seribu sekali-kali dapat ditemukan seliweran di dalam rumah. Hal ini biasanya terjadi ketika cuaca sering hujan.

    Meski tidak berbahaya, sebagian penghuni merasa terganggu dengan kehadiran kaki seribu. Selain bentuknya yang menggelikan, kaki seribu membuat rumah terkesan kotor.

    Lantas, kenapa kaki seribu bisa masuk rumah ya? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Dilansir dari Southern Living, kaki seribu biasanya tinggal di bawah tanah. Akan tetapi, hewan melata ini tertarik dengan tumpukan daun kering, mulsa, batu, dan hamparan bunga di sekitar rumah.

    Kaki seribu bisa berpindah untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik saat lingkungan panas dan kering. Namun, kondisi lingkungan yang terlalu basah karena hujan lebat juga membuat mereka pindah mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Kaki seribu menyukai ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

    Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

    Jika tak mau ada kaki seribu masuk rumah, penghuni bisa melakukan pencegahan dengan cara berikut ini.

    1. Hilangkan Genangan Air

    Pastikan tidak ada genangan alias air yang tidak mengalir di sekitar fondasi rumah. Genangan air dapat mengundang kaki seribu buat mendekati rumah.

    Selain itu, perbaiki pipa atau keran bocor di dalam rumah agar tidak menghasilkan genangan. Pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

    2. Hilangkan Kelembapan

    Kaki seribu suka lembap, jadi penghuni perlu menghilangkan sumber kelembapan di dalam rumah. Pastikan fondasi dan ruangan tidak lembap.

    3. Hilangkan Tempat Persembunyian

    Lalu, bersihkan juga tempat persembunyian kaki seribu. Buanglah tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

    4. Tutup Celah Bangunan

    Tutup celah bangunan yang bisa jadi akses masuk kaki seribu ke rumah. Kaki seribu bisa masuk melalui celah, retakan, pintu, dan jendela.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Jika menemukan kaki seribu di rumah, penghuni dapat membasminya dengan cara berikut ini.

    1. Buang Kaki Seribu

    Penghuni dapat dengan mudah mengangkat, lalu membuat kaki seribu. Gunakan alat bantu, misal penyedot debu, agar tidak kontak langsung dengan kaki seribu.

    2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Cara lain bisa dengan menggunakan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah. Tak hanya kaki seribu, serangga pun bakal ogah masuk rumah.

    Sebagai alternatif, penghuni bisa pakai bahan alami seperti minyak esensial dan cabai rawit. Caranya dengan menaburkan atau menyemprotkan bahan alami itu ke area yang bermasalah.

    Itulah informasi seputar penanganan kaki seribu yang masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Ini 3 Jalur Masuk Cacing ke Kamar Mandi


    Jakarta

    Pernah melihat cacing di kamar mandi? Makhluk kecil yang meliuk-liuk itu mungkin tidak berbahaya tapi cukup bikin bulu kuduk penghuni rumah berdiri.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan kamar mandi adalah ruangan yang lembap sehingga dapat ditinggali cacing. Hama ini memang suka tinggal di lingkungan yang lembap.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Kalau tak mau ada cacing, penghuni perlu telaten merawat kamar mandi. Pastikan untuk menghilangkan genangan air, rutin bersihkan saluran air, serta mengelola limbah dengan baik.

    Jika kamar mandi sudah terlanjur diserang cacing, penghuni bisa membasminya dengan insektisida. Penghuni dapat menggunakan abamektin dan diazinon untuk mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi tanah. Akan tetapi, hati-hati menggunakannya karena bisa berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.

    Namun, kenapa cacing bisa sampai masuk kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah penyebab cacing masuk kamar mandi.

    1. Celah Lantai Keramik

    Menurut Boyke, cacing bisa masuk kamar mandi melalui celah atau retakan di lantai keramik. Celah tersebut membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    2. Pipa Retak

    Dilansir dari DIY Home Comfort, cacing bisa masuk kamar mandi lewat pipa yang retak. Retakan pada pipa bisa menyebabkan tanah serta cacing masuk ke sistem perpipaan.

    Apalagi pipa yang bocor menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran pipa ini bisa terjadi di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    3. Masalah Saluran Pembuangan

    Selain itu, cacing dapat masuk ke toilet melalui saluran pembuangan. Toilet yang tersumbat limbah dapat menjadi tempat cacing berkembang biak.

    Itulah beberapa cara beserta penyebab ada cacing di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Ada Rayap di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Rayap merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Hati-hati, karena keberadaannya bisa membuat furnitur yang terbuat dari kayu rusak.

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, rayap sebenarnya tidak hanya memakan kayu saja tetapi apa pun yang mengandung selulosa. Contohnya seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

    Lalu, bagaimana cara mengatasinya kalau ada rayap di rumah? Sebelum mengetahui cara mengatasinya, yuk simak informasi mengenai rayap terlebih dahulu.


    Pembagian Kasta Rayap

    Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif.

    Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.

    Selanjutnya ada kasta prajurit yang jumlahnya 10 persen dari koloni rayap. Mereka bertugas untuk mempertahankan koloni.

    Di sisi lain, ada juga kasta reproduktif. Kasta ini memiliki abdomen yang besar terutama milik ratu koloni. Untuk spesies Coptotermes bisa menghasilkan 100 telur per hari.

    Siklus Hidup Rayap

    Siklus hidup rayap sebenarnya berawal dari laron yang berhasil berpasangan. Ya, rayap dan laron merupakan hewan yang sama.

    Boyke mengatakan, laron dihasilkan setelah koloni mencapai ukuran tertentu, misalnya pada Coptotermes formosanus yang ada di China, setelah 8 tahun.

    Sebelum terbang, kasta pekerja menyiapkan pintu keluar dan ruang tunggu (lounge) dekat pintu keluar serta dijaga oleh prajurit. Curah hujan merupakan salah satu pemicu keluarnya laron.

    “Sepasang laron berkembang menjadi raja dan ratu (kasta reproduktif), dan bertelur untuk selanjutnya menghasilkan rayap muda yang kita kenal sebagai nimfa. Nimfa akan mengalami perubahan bentuk menjadi kasta pekerja atau kasta prajurit, atau menjadi calon kasta reproduktif,” kata Boyke kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Habitat Rayap

    Di muka bumi ini ada sekitar 3.000 jenis rayap yang 200 di antaranya ada di Indonesia. Di Indonesia rayap merupakan serangga perusak bangunan, perkebunan, dan hutan tanaman industri. Hal ini karena letak geografis, geologis, dan geomorfologis yang mendukung tumbuh subur rayap di Indonesia.

    Habitat rayap ada dua, di tanah yang disebut dengan rayap tanah (subterranean termite), dan di kayu yang disebut dengan rayap kayu kering (dry wood termite).

    Dilansir dari Homes & Gardens, rayap bisa masuk ke rumah karena ada area lembap yang membuatnya tertarik untuk bersarang. Area lembap juga bisa membuat kayu mudah lunak sehingga disukai oleh rayap.

    Cara Atasi Rayap di Rumah

    Boyke menuturkan, pengendalian rayap bisa dilakukan dengan cara pencegahan dan juga pembasmian. Untuk pencegahan, ia menyarankan untuk menjaga kelembapan rumah dan merawat kayu agar tidak dikonsumsi rayap.

    “Metode pembasmian menggunakan bahan kimia seperti insektisida dan termitisida, serta metode fisik seperti mengganggu rumah rayap atau menggunakan umpan. Metode fisik seperti semprotan busa dan injeksi bahan kimia ke dalam kayu atau tanah dapat membasmi rayap dengan cepat,” ungkapnya.

    Namun, apabila serangan rayap sudah parah, sebaiknya pertimbangkan untuk memakai jasa pengendalian hama profesional. Hal ini supaya mendapat solusi efektif dan terjamin.

    “Layanan profesional juga dapat membantu mendeteksi keberadaan rayap secara dini sebelum kerusakan meluas,” tutupnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Pengusir Cicak dan Tikus di Dapur, Wangi Alami Tanpa Bahan Kimia



    Jakarta

    Dapur adalah area yang krusial dalam rumah. Sebagai tempat mengolah makanan, dapur harus selalu dijaga agar tetap higienis dan bebas dari gangguan hama pembawa penyakit.

    Cicak dan tikus merupakan hama yang seringkali dijumpai di dapur. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengusirnya adalah dengan menempatkan tanaman tertentu.

    Secara alami, cicak dan tikus tidak menyukai aroma kuat dan mengandung minyak esensial. Tanaman tersebut, dapat ditempatkan di sudut dapur ataupun di dekat area penyimpanan makanan.


    Berikut ini beberapa tanaman yang dapat diletakkan di dapur, untuk mengusir cicak dan tikus.

    Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Mint adalah tanaman herbal alami yang kuat dan aromatik. Tanaman ini dikenal dengan batangnya yang persegi dan daunnya yang harum. Tanaman mint tumbuh dengan cepat dan seringkali menyebar secara agresif, sehingga sering ditanam dalam pot untuk mengontrol pertumbuhannya.

    Dilansir dari Tomsguide, Tanaman ini memiliki wangi yang tajam, dengan aroma mentol yang kuat. Aroma tersebut tidak disukai tikus sehingga dapat membantu mengurangi kemunculan hama tersebut di dalam dapur. Tanaman ini dapat diletakkan di pot dekat pintu dapur ataupun di sekitar laci untuk menyimpan bahan makanan.

    Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender adalah tanaman semak yang wangi dan dikenal karena bunga ungu yang khas dan memiliki aroma minyak esensial. Tanaman ini seringkali dibudidayakan karena aromanya yang harum dan perawatan yang mudah.

    Tanaman ini memiliki aroma segar yang tahan lama dan bisa mengusir tikus di rumah. Dengan menanam bunga lavender, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menaburkan beberapa tangkai di sekitar pangkal tanaman yang sudah ada. Kemudian, lavender kering juga dapat diletakkan di tempat ataupun celah yang kemungkinan besar menjadi sarang tikus. Aroma yang kuat dapat mengusir tikus, karena tikus terganggu dengan wangi-wangian aromatik.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary adalah tanaman semak hijau dengan daun seperti jarum dan memiliki bunga berwarna biru hingga ungu. Tanaman ini memiliki aroma kayu yang kuat karena berasal dari senyawa aromatik.

    Tanaman ini memiliki aroma yang tajam dan cenderung tidak disukai oleh beberapa jenis hama, termasuk tikus dan cicak. Karena aromanya yang kuat, hama tidak akan tertarik untuk mendekat karena tanaman ini juga mampu mengganggu kemampuan hama untuk mencium makanan. Untuk menggunakannya, bisa dengan menyemprotkan minyak yang terbuat dari esensial rosemary.

    Bawang Putih dan Bawah Merah

    Group of large leek plants in raised garden bed. Known as scallion, green onion or  Allium porrum. Selective focus on one leek in the middle.Group of large leek plants in raised garden bed. Known as scallion, green onion or Allium porrum. Selective focus on one leek in the middle. Foto: Getty Images/Petra Richli

    Tanaman dari keluarga bawang-bawangan ini tidak hanya bermanfaat sebagai bahan masakan, tetapi juga dikenal efektif mengusir cicak dan tikus di dapur. Aroma menyengat yang dihasilkan tanaman ini berasal dari senyawa sulfur alami, salah satunya adalah allicin.

    Dilansir dari situs Urvann, bagi cicak, bau sulfur tersebut menciptakan aroma tidak nyaman dan membuat mereka enggan mendekat. Sementara untuk tikus, aroma kuat dari bawang dapat mengacaukan kemampuan mereka dalam mengenali bau makanan atau mendeteksi bahaya. Karena itulah, meletakkan bawang merah atau bawang putih di sudut dapur tertentu sering direkomendasikan sebagai metode alami untuk mengurangi kehadiran hama kecil tanpa menggunakan bahan kimia.

    Serai

    Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat!Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat! Foto: Mokkie/Wikimedia Commons/CC BY-SA 3.0

    Serai adalah tanaman rumput yang memiliki aroma segar seperti lemon. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang seperti tali dengan batang yang kuat dan berserat, serta ketika diremas akan mengeluarkan aroma jeruk yang kuat.

    Wanginya yang aromatik, selain untuk mengusir nyamuk juga dapat digunakan untuk mengusir hama-hama kecil seperti cicak. Tanaman ini dapat diletakkan di pot besar dan ditempatkan di area dapur.

    Bunga Krisan

    Ilustrasi bunga krisanIlustrasi bunga krisan Foto: Getty Images/iStockphoto/miwa_in_oz

    Bunga Krisan dikenal sebagai tanaman berbunga yang memiliki warna yang mencolok. Bunga ini merupakan tanaman hias karena keindahan warna dan bentuknya. Bunga ini juga banyak digunakan dengan tujuan untuk menetralkan udara dalam ruangan.

    Namun, bunga ini juga mengeluarkan bau menyengat bagi tikus. Dilansir dari toms guide, bunganya mengandung kombinasi khusus senyawa insektisida yang beracun dan merupakan salah satu tanaman pengusir hama yang cukup efektif. Tanaman ini dapat diletakkan di luar ruangan atau juga di dalam ruangan.

    Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah Mertua adalah tanaman hias yang cukup populer dengan daunnya yang tegak dan berbentuk seperti pedang. Tanaman ini dapat dirawat dengan mudah karena dapat bertahan hidup dengan kadar air minimal dan berbagai kondisi cahaya.

    Tanaman ini dapat meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dan menciptakan ruangan tidak nyaman bagi cicak. Daunnya yang tegak dan kaku dapat melindungi sudut-sudut ruangan dan mengusir cicak yang menyukai bersembunyi di sana.

    Itulah beberapa jenis tanaman yang dapat mengusir kedatangan tikus dan cicak di dalam dapur. Semoga bermanfaat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Walang Sangit di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Walang sangit merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Keberadaannya bisa mengganggu penghuni rumah karena hewan itu mengeluarkan bau yang sangat mengganggu.

    Walang sangit mengeluarkan bau menyengat bukan tanpa alasan. Itu adalah caranya untuk mempertahankan diri saat merasa terancam.

    Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, serangga dengan nama ilmiah Leptocorisa oratorius Syn.Leptocorisa acuta ini merupakan hama penting pada tanaman budidaya, terutama padi. Wujudnya mudah dikenali dari bentuknya yang memanjang sekitar 2 cm, berwarna cokelat keabuan dan memiliki belalai (proboscic) yang digunakan untuk menghisap cairan tumbuhan.


    Meski bisa ditemukan di rumah, walang sangit umumnya ditemukan di area persawahan, perkebunan, atau lereng hutan. Serangga ini tertarik pada bau busuk atau bau bangkai, seperti bangkai kepiting atau kotoran hewan, yang terkadang digunakan petani sebagai umpan dalam perangkap.

    Tapi kenapa ya walang sangit bisa masuk rumah?

    Menurut Boyke, walang sangit yang masuk ke rumah tidak berarti ada pertanda khusus, tapi lebih merupakan tanda adanya celah di rumah yang perlu diperbaiki. Serangga ini bisa masuk ke rumah melalui celah pintu, jendela, atau dinding yang tidak tertutup rapat.

    “Mengatasinya adalah dengan menambal celah-celah itu,” katanya kepada detikcom, Selasa (18/11/2025).

    Selain itu, cahaya lampu di luar rumah juga bisa menarik perhatian walang sangit, terutama di sore dan malam hari. Sampah daun kering di halaman rumah juga bisa menjadi tempat berkumpul walang sangit.

    Untuk mengendalikan dan mengatasi walang sangit bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menutup akses masuknya ke dalam rumah.

    “Pengendalian walang sangit meliputi berbagai metode, antara lain perbaikan sanitasi, penutupan celah, lubang atau akses masuk hama pada bangunan, dan menggunakan insektisida,” paparnya.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi walang sangit di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com