Tag: interior

  • Langkah Praktis Mengubah Rumah Menjadi Tempat yang Ramah Lingkungan!


    Jakarta

    Di era modern ini, isu keberlanjutan dan ramah lingkungan menjadi semakin penting dan banyak dibicarakan. Hal ini juga telah mempengaruhi dunia desain, dimana desain yang mengusung tema keberlanjutan menjadi tren yang cukup populer dan banyak digemari. Namun, kini ada sebuah konsep baru yang lebih inovatif dan berwawasan lingkungan, yaitu desain sirkular.

    Desain sirkular berfokus pada pembuatan barang-barang yang memiliki daya tahan tinggi, dapat digunakan kembali, mudah dibongkar pasang, diperbaiki, dan didaur ulang. Hal ini berbeda dengan model tradisional di mana produk dirancang untuk sekali pakai dan kemudian dibuang. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi limbah dan memperpanjang siklus hidup barang-barang konsumen.

    Dengan fokus pada penggunaan yang efisien dan berkelanjutan terhadap sumber daya, desain sirkular dapat menjadi solusi kamu untuk membuat rumah yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Inilah beberapa tips praktis yang bisa kamu lakukan di rumah kamu!


    Pilih Furnitur yang Tahan Lama

    Memilih furnitur yang bisa dipakai untuk jangka waktu lama adalah salah satu hal yang paling penting dalam penerapan konsep ini. Berinvestasi dalam furnitur yang tahan lama bisa membantu mengurangi limbah dan memperpanjang masa pakai barang.

    Caranya adalah dengan menghindari furnitur yang mudah rusak atau sulit diperbaiki, dan mencari furnitur yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi seperti kayu solid, logam, atau rotan. Furnitur yang terbuat dari bahan-bahan ini cenderung memiliki daya tahan yang baik terhadap penggunaan sehari-hari dan umumnya lebih mudah untuk diperbaiki jika mengalami kerusakan.

    Meskipun harga furnitur dengan bahan ini mungkin lebih tinggi di awal, investasi ini akan dapat menghemat biaya dalam jangka panjang karena kamu tidak perlu sering-sering mengganti furnitur yang rusak.

    Perbaiki dan Perbarui Barang-Barang

    Ketika barang yang ada di rumah kamu mulai mengalami kerusakan, memperbaikinya menjadi pilihan yang bijaksana daripada langsung membuangnya. Dalam memperbaiki barang yang rusak, pastikan untuk selalu menggunakan suku cadang yang asli atau yang kompatibel dengan barang tersebut agar barang bisa kembali berfungsi dengan optimal.

    Selain itu, kamu juga bisa melakukan upgrade pada barang elektronik untuk memperpanjang umur pakai barang, sehingga kamu tidak perlu segera mengganti dengan yang baru. Tindakan ini bukan hanya akan menghemat uang kamu dalam jangka panjang, tapi juga membantu mengurangi tekanan pada lingkungan dan menghemat sumber daya alam.

    Gunakan Material yang Ramah Lingkungan

    Selanjutnya, memilih material dekorasi rumah yang ramah lingkungan juga hal yang penting dalam penerapan konsep desain sirkular. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan cat dengan kandungan VOC (Volatile Organic Compound) rendah untuk mengecat rumah. Hal ini berfungsi untuk mengurangi paparan terhadap zat kimia berbahaya yang dapat mengganggu kualitas udara di dalam rumah.

    Selain itu, tanaman juga bisa menjadi dekorasi yang fungsional dengan memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan dan kenyamanan di rumah. Dengan memilih material dekorasi yang ramah lingkungan lewat tanaman, kamu dapat menciptakan rumah yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga mendukung keberlangsungan lingkungan dan kesehatan anggota keluarga.

    Peduli Terhadap Energi

    Menerapkan kebiasaan menggunakan lampu LED yang hemat energi, mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan, serta mempertimbangkan penggunaan peralatan elektronik yang hemat daya adalah langkah-langkah sederhana tapi memiliki dampak besar terhadap pengurangan konsumsi energi dan perlindungan lingkungan. Lampu LED menggunakan energi lebih efisien daripada lampu pijar tradisional, yang memungkinkan untuk mengurangi konsumsi listrik dan biaya tagihan listrik bulanan.

    Mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan membantu mengurangi pemborosan energi yang tidak perlu, serta mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari produksi energi listrik. Selain itu, mempertimbangkan untuk menggunakan peralatan elektronik yang dirancang dengan fitur hemat energi akan membantu mengurangi konsumsi daya secara keseluruhan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

    Nah, itu dia beberapa tips praktis yang bisa kamu praktekkan di rumah. Dengan menerapkan tips di atas kita bisa lebih berkontribusi pada pembentukan rumah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk membantu menjaga lingkungan kita untuk generasi mendatang. Semoga membantu!

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bikin Interior Rumah Tampak Lebih Mewah dengan Budget Terbatas


    Jakarta

    Desain interior rumah mewah tentu sangat indah dan menawan. Hal itu tak terlepas dari penggunaan material premium hingga jasa desainer profesional yang menelan biaya yang fantastis.

    Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar rumah tampak mewah tanpa perlu menghabiskan terlalu banyak uang. Kamu dapat memulai merancang rumah dengan menerapkan trik desain yang low budget saat membangun ataupun renovasi rumah.

    Melansir dari Better Homes & Gardens, Sabtu (24/2/2024), berikut cara membuat interior rumah terlihat mewah dengan biaya yang lebih terjangkau.


    1. Mengecat Trim

    Cara sederhana untuk membuat rumah tampak mewah adalah mengecat trim dengan warna baru, terutama jika sudah usang. Pengecatan ini akan menonjolkan dan memberi definisi pada fitur rumah seperti dinding, jendela, tanggal, dan pintu. Kamu bisa memilih warna cat yang kontras pada trim.

    2. Buat Ilusi Plafon Tinggi

    Plafon yang tinggi merupakan fitur yang sering ditemukan dalam rumah mewah. Coba buat ilusi plafon tinggi dengan memasang batang gorden lebih dekat ke plafon dan menggunakan gorden yang panjang hampir menyentuh lantai.

    3. Gunakan Palet Warna Netral

    Palet warna netral sering kali digunakan pada rumah mewah, sehingga memberikan kesan kalem dan klasik. Kamu bisa memilih warna netral sebagai warna dasar ruangan seperti pada lantai, perlengkapan, dan pelapis. Lalu, gunakan warna dan tekstur yang lebih berani sebagai aksen pada ruangan.

    4. Hiasi Plafon

    Agar rumah tampak mewah, coba ganti lampu gantung lamamu dengan yang baru untuk memberi sentuhan baru pada ruangan. Lalu, beri detail sekitar lampu dan plafon dengan hiasan gypsum.

    5. Tambahkan Dimensi dengan Molding

    Cara sederhana untuk menghias tembok polos adalah menambahkan molding berbentuk panel dengan garis tipis. Metode ini biasa disebut juga ‘picture-framing’ yang dapat menarik pandangan mata pada area tertentu suatu ruangan.

    6. Berkreasi dengan Ubin

    Menggunakan ubin yang tepat pada area tertentu dapat memberi kesan indah dan timeless dengan budget minim. Kamu bisa coba gunakan ubin subway sebagai opsi yang terjangkau untuk backsplash dapur dan tembok kamar mandi.

    7. Buat Ilusi Furnitur Built In

    Ciptakan ilusi furnitur built in menggunakan rak yang menjulang tinggi hingga menyentuh plafon. Tak perlu mendesain furnitur khusus, kamu bisa tumpuk beberapa rak buku dan menempelkannya ke tembok. Sebagai tambahan, bisa juga memberi trim sepanjang bagian atas rak.

    Itulah 7 cara membuat interior rumah tampak mewah tanpa biaya yang mahal. Selamat mencoba!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Membeli Sofa? Hati-hati dengan 5 Warna Ini


    Jakarta

    Sofa adalah salah satu furnitur yang memiliki peran penting sebagai daya tarik utama ruang tamu atau ruang keluarga. Sofa adalah investasi jangka panjang, sehingga penting untuk mempertimbangkan berbagai hal sebelum memilih sofa.

    Salah satu hal yang penting diperhatikan saat memilih sofa adalah warna. Mengutip Livingetc, interior desainer Margherita Thumiger dan Louise Glynn berpendapat bahwa sofa adalah furnitur yang kerap mendominasi suatu ruangan. Oleh karena itu, warna sofa sangat berpengaruh terhadap keseluruhan tampilan ruangan.

    Warna sofa tentu sesuai selera masing-masing orang. Akan tetapi, sebaiknya detikers berhati-hati dengan beberapa warna sofa tertentu.


    Warna yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Sofa

    Berikut 5 warna yang sebaiknya dihindari untuk sofa detikers.

    1. Putih

    Warna sofa pertama yang sering disarankan untuk dihindari adalah warna putih sebab rawan kotor. Bagi sebagian besar keluarga, ada hewan pemeliharaan atau anak-anak yang mungkin mengotori sofa putih. Jika sofa terlalu sering dibersihkan, kualitas sofa lama-kelamaan akan menurun.

    Jika detikers ingin memiliki sofa berwarna putih, alternatif yang bisa digunakan adalah slipcover atau sarung sofa. Slipcover mudah dilepas dan dibersihkan sehingga sofa putih detikers tetap terlihat bersih.

    2. Merah Menyala

    Merah adalah warna yang elegan, tetapi mampu menghasilkan energi bergairah dan bersemangat yang kurang cocok dengan ruang keluarga sebagai tempat untuk bersantai.

    Selain itu, warna terang seperti merah akan pudar seiring waktu. Margherita dan Louise menyarankan untuk menghindari warna-warna menyala jika sofa diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari.

    Warna merah juga cukup sulit untuk dipadukan dengan warna-warna lain. Jika detikers tertarik dengan warna merah, perhatikan warna lantai, dinding, dan furnitur lain di dalam ruangan.

    Alternatif warna merah menyala yang bisa diambil adalah nuansa merah yang lain, seperti warna burgundy yang lebih tenang tetapi tetap memberikan kesan elegan.

    3. Abu-abu

    Interior desainer Anne Hindley berpendapat bahwa abu-abu memberikan kesan modern, tetapi juga bisa menimbulkan kesan formal dan kaku. Ini kurang cocok untuk ruang tamu atau ruang keluarga yang mestinya nyaman.

    Jika detikers memutuskan menggunakan warna abu-abu untuk sofa ruang tamu atau ruang keluarga, manfaatkan dekorasi dengan warna-warna yang cocok, seperti warna kuning tanah (ochre), agar ruangan memiliki kesan lebih hidup.

    4. Warna atau Pola yang Sedang Tren

    Warna atau pola yang sedang tren memang menarik, tetapi sofa adalah furnitur yang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Ketika memilih sofa, pilihlah warna yang tidak lekang oleh waktu.

    Interior desainer Kelly Cinnamond-Santos menyarankan agar warna sofa sebaiknya lebih netral. Warna atau pola yang sedang tren bisa dipakai untuk dekorasi tambahan seperti sarung bantal yang bisa diganti di kemudian hari.

    5. Hitam

    Warna hitam mampu memberikan kesan suram, gelap, dan negatif ke sebuah ruangan. Jika detikers menginginkan sofa berwarna hitam, pilih bahan yang mampu memantulkan cahaya agar sofa hitam terlihat lebih menarik dan tidak kaku.

    Misalnya, sofa hitam yang terbuat dari kulit memberikan kesan klasik, elegan, dan tidak lekang oleh waktu.

    Itu dia 5 warna yang sebaiknya dihindari saat memilih sofa. Tetapi, bukan berarti warna-warna ini tidak boleh dipakai sama sekali, ya! Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang ingin membeli sofa.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Penempatan Bunga Hias Ini Bikin Rumah Tampak Lebih Hidup & Menawan


    Jakarta

    Bunga hias bisa membuat interior rumah terlihat lebih hidup dan menawan. Dari segi bentuk, warna, dan aroma bunga menjadikan bunga sebuah hiasan yang tepat untuk mendekorasi rumah.

    Melansir dari laman BloomsyBox pada Rabu (3/4/2024), bunga membuat suasana rumah lebih ceria. Terlebih lagi, bunga terbukti dapat meningkatkan mood dan kondisi emosional seseorang.

    Kamu bisa menaruh bunga di mana saja untuk menghiasi ruangan. Adapun bunga bisa menambah warna dan kehangatan pada ruangan. Berikut ini beberapa tempat andalan untuk memajang bunga hias.


    Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

    Ruang keluarga dan ruang tamu merupakan tempat paling klasik untuk menaruh bunga hias. Ruangan ini sangat cocok karena umumnya sering digunakan oleh penghuni rumah serta dilihat oleh tamu.

    Kamu bisa menaruh bunga hias di meja kopi atau meja samping sebagai titik fokus yang menarik perhatian. Selain itu, kamu dapat bereksperimen dengan rangkaian bunga yang menawan.

    Kamar Tidur

    Kamar tidur menjadi tempat yang bagus untuk menaruh bunga karena ruangan ini semestinya menjadi tempat beristirahat yang tenang. Kamu bisa memilih bunga dengan tampilan dan aroma yang menenangkan. Bunga dengan warna yang kalem dan aroma yang manis seperti mawar dan lavender bisa menjadi pilihanmu.

    Ruang Makan

    Selanjutnya, bunga hias bisa ditaruh di ruang makan untuk meningkatkan suasana menyenangkan ketika menyantap hidangan bersama keluarga. Biasanya, bunga hias sangat cocok ditaruh di tengah meja sebagai pemanis ruang makan. Namun, pastikan rangkaian bunga tidak terlalu besar karena bisa menghalangi ketika ingin melihat orang di seberang meja.

    Depan Pintu Masuk Rumah

    Area setelah melalui pintu masuk rumah menjadi tempat pertama yang dilihat oleh tamu, maka kamu bisa menyambut mereka dengan menaruh bunga hias yang indah. Kamu juga akan sering menikmati tampilan bunga tersebut setiap kali keluar-masuk rumah.

    Tak perlu rangkaian bunga yang heboh, cukup dengan bunga hidup kecil seperti anggrek yang ditaruh di rak akan menambah warna dan kehidupan pada pintu masuk.

    Demikian beberapa penempatan bunga hias andalan untuk membuat rumah tampak lebih hidup dan berwarna. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Bersihkan Ruang Tamu Agar Siap Terima Tamu saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran biasanya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga di suatu rumah. Bagi kamu yang kebetulan menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan acara silaturahmi dan menyantap hidangan lezat di rumah, tentu sudah melakukan berbagai persiapan di rumah dari jauh-jauh hari.

    Salah satu persiapan yang tidak boleh terlewatkan adalah membersihkan rumah agar tamu merasa nyaman berlama-lama. Perlu diingat, kamu tidak perlu membersihkan seluruh rumah, melainkan fokus pada ruangan yang akan sering digunakan seperti ruang tamu dan ruang keluarga.

    Selain menyapu dan mengepel lantai, ada beberapa hal yang tidak boleh ketinggalan saat mempersiapkan ruang tamu. Berikut ini langkah-langkah membersihkan ruang tamu dan keluarga agar siap menerima tamu pada saat lebaran, dilansir dari laman Sparkle and Shine.


    1. Kumpulkan Sampah

    Langkah pertama untuk membersihkan ruang tamu tentunya mengumpulkan sampah dan benda-benda yang tidak digunakan lagi. Siapkan kantong sampah ketika hendak membuang sampah-sampah di ruang tamu.

    Selain sampah, kamu juga bisa menyingkirkan benda-benda berlebih atau tidak digunakan lagi untuk memudahkan kamu saat bersih-bersih.

    2. Singkirkan Benda-benda yang Berserakan

    Ruang tamu yang disesaki barang-barang yang berserakan di mana-mana hanya akan menyulitkan ketika membersihkan ruang tamu. Kamu bisa menyiapkan keranjang pakaian sebagai tempat sementara untuk menampung barang-barang tersebut.

    Jadi pastikan untuk mengumpulkan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang itu untuk diletakan di tempat lain sebagaimana mestinya.

    3. Membersihkan Sofa

    Setelah menghilangkan kekacauan di ruang tamu, saatnya fokus membersihkan dan merapikan sofa sebagai furnitur utama pada ruangan. Rapikan permukaan sofa beserta bantal-bantal hiasnya supaya terlihat rapi.

    Kemudian, bersihkan tumpahan makanan, rambut, dan kotoran lainnya yang mungkin menumpuk pada sofa. Akan lebih mudah bila kamu menggunakan penyedot debu yang bisa membersihkan sofa hingga ke sela-selanya.

    4. Membersihkan Debu

    Awali proses bersih-bersih dengan menyapu debu-debu pada setiap sisi ruang tamu atau ruang keluarga menggunakan kemoceng kering, terutama pada perabotan dan dekorasi ruangan. Setelah menyapu debu dengan cara kering, selanjutnya kamu bisa memakai kain mikrofiber yang lembab untuk membersihkan berbagai permukaan.

    5. Membersihkan Kaca dan Cermin

    Membersihkan jendela dan cermin di ruang tamu sangat penting agar ruangan terlihat kinclong. Kamu bisa menggunakan pembersih kaca pada umumnya ataupun cuka sebagai alternatif murah.

    Jangan lupa membersihkan juga semua vas kaca, tatakan gelas, bingkai foto, penutup lampu, dan kaca tungku kayu jika ada. Lalu, untuk membuat cairan pembersih sendiri yang bekerja untuk sebagian permukaan, bisa dengan menggabungkan cuka dengan air dan sedikit sabun cuci piring.

    Demikian langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan ruang tamu menjelang Lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cepat Bikin Rumah Tampak Baru buat Lebaran Tanpa Renovasi


    Jakarta

    Lebaran Idul Fitri merupakan momen untuk kumpul bersama keluarga sambil menyantap hidangan lezat. Sering kali ada anggota keluarga yang menggelar ‘Open House’, yakni menjadikan rumahnya tempat merayakan hari kemenangan ini.

    Nah, bagi kamu yang berencana mengundang tamu saat lebaran, mungkin akan mempersiapkan berbagai hal dari jauh-jauh hari. Termasuk salah satunya membersihkan dan merapikan rumah agar tamu merasa nyaman.

    Selain itu, kamu juga bisa mendekorasi ruangan supaya terlihat seperti rumah baru. Kamu tak perlu menghabiskan uang THR ataupun waktu yang lama. Coba beberapa cara berikut ini untuk mempersiapkan rumah menjelang lebaran, dikutip dari laman Forbes, Kamis (4/4/2024).


    1. Mengecat Satu Tembok

    Menambahkan warna bisa membuat perubahan yang drastis pada interior ruangan. Meskipun cara ini tidak mengubah ruangan secara struktural, namun bisa mentransformasi ruangan agar tampak beda. Jika tidak ada waktu atau budget yang cukup, kamu bisa mengecat satu sisi ruangan saja, sehingga menjadikannya statement ruangan.

    2. Mengganti Benda Berbahan Kain

    Benda-benda yang terbuat dari kain seperti gorden, selimut, dan bantal bisa dikatakan sebagai dekorasi pelengkap ruangan. Supaya rumah terlihat baru dan berbeda, kamu bisa menggantinya dengan stock lain ataupun membeli baru. Dengan mengganti benda-benda tersebut, maka akan membantu membuat ruangan terlihat lebih menarik dan berbeda dari biasanya.

    3. Tambahkan Karpet

    Lalu, tambahkan karpet atau menukar karpet di sebuah ruangan akan memberi kesan berbeda. Kamu bisa menukar karpet antar ruangan untuk mengganti suasana ruangan. Terlebih kalau karpet yang ada sekarang kurang trendy atau sudah usang, pastikan memilih desain yang paling menarik untuk ruang yang akan banyak diisi oleh tamu.

    4. Mengecat Kosen

    Kamu bisa mengecat bagian-bagian rumah untuk menambah warna baru, salah satunya pada kosen pintu dan jendela sebagai aksen. Menambahkan warna pada ruangan bisa melengkapi penampilan rumah ataupun memberikan kontras yang seru, sehingga dapat memperindah rumah meski dengan perubahan sederhana.

    5. Mengganti Hardware

    Selanjutnya, mengganti hardware di sekitar rumah dengan yang baru bisa menjadi detail yang bagus. Kamu bisa mengganti gagang pintu, gagang lemari, ataupun keran wastafel dengan yang baru. Dengan begitu, rumah akan tampak baru dan menawan.

    Itulah beberapa cara untuk membuat rumah tampak baru yang bisa kamu ikuti menjelang lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Furniture yang Wajib Ada di Apartemen Kecil dengan Satu Kamar Tidur


    Jakarta

    Salah satu bagian menyenangkan dari membeli atau menyewa apartemen adalah mengisinya dengan berbagai furnitur. Apalagi kalau apartemen didapatkan dalam keadaan belum furnished, sehingga kamu bisa memilih furnitur sesuai selera.

    Nah, sekarang yang mungkin menjadi pertanyaan adalah perabotan apa saja yang kamu akan butuhkan dalam sebuah apartemen. Terlebih untuk apartemen berukuran kecil dengan satu kamar tidur.

    Untuk mengisi apartemen kecil, sebaiknya memilih furnitur yang praktis dan multifungsi supaya bisa memadai kehidupan tanpa memakan banyak tempat. Berikut ini beberapa furnitur yang wajib ada di apartemen kecil dengan satu kamar tidur, dikutip dari laman Inhabitr pada Minggu (14/4/2024).


    1. Sofa

    Sofa yang muat untuk tiga orang sangat cocok untuk mengisi ruang tamu apartemen. Akan lebih baik lagi kalau sofa dapat diubah menjadi tempat tidur untuk tamu.

    2. Meja Kopi

    Meja kopi berukuran sedang cukup penting untuk dimiliki di ruang tamu apartemen. Kamu bisa menggunakan meja ini untuk berbagai hal, termasuk menjadi area ngobrol dengan keluarga atau tamu, tempat bermain game, bahkan tempat makan.

    3. Lampu Berdiri

    Apartemen kecil terkadang bisa terasa sumpek dan membosankan. Akan tetapi, kamu bisa menghias ruangan dengan pencahayaan dari lampu berdiri untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Lampu berdiri bisa ditaruh di mana saja dan bisa menjadi hiasan yang melengkapi apartemen.

    4. Tempat Tidur

    Tentu saja furnitur yang tidak boleh ketinggalan adalah tempat tidur untuk mengisi satu kamar di dalam apartemen. Kamu bisa memilih tempat tidur berukuran twin atau queen untuk apartemen kecil.

    5. Laci Pakaian

    Tempat penyimpanan sangat penting untuk memaksimalkan ruang apartemen yang kecil. Jika ingin apartemen tidak terasa sesak dengan barang-barang, pastikan untuk menyimpan pakaian di laci dengan ruang yang luas.

    6. Meja Makan dan Kursi

    Memilih meja makan dan kursi untuk apartemen kecil memang sedikit menantang. Pastikan untuk membeli meja akan dan kursi yang memadai untuk tamu-tamu yang mungkin datang, namun tidak memakan terlalu banyak tempat ketika kamu sedang sendirian.

    7. Meja Kecil

    Meja kecil di samping sofa ataupun tempat tidur bisa sangat berguna di dalam apartemen kecil. Kamu dapat menaruh berbagai printilan barang seperti kunci, ponsel, ataupun tas supaya tidak tergeletak begitu saja di lantai.

    Itulah beberapa furnitur yang wajib ada untuk mengisi apartemen kecil dengan satu kamar tidur. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Letak Karpet yang Fungsional dan Bikin Rumah Tampak Stylish


    Jakarta

    Karpet maupun permadani menjadi item yang bisa melengkapi tampilan interior rumah. Selain menambah estetika, karpet juga menciptakan suasana yang hangat di dalam rumah.

    Kamu bisa berjalan di sekitar rumah beralaskan karpet yang lembut, empuk, dan hangat. Item ini memang cocok sekali digunakan di dalam rumah karena menyimpan berbagai manfaat buat penghuni rumah.

    Namun, peletakan karpet tidak boleh sembarangan. Berikut ini beberapa letak yang ideal untuk memaksimalkan fungsi karpet sekaligus menambah kesan stylish pada ruangan, dikutip dari laman Saraswati Global, Minggu (14/4/2024).


    1. Ruang Tamu dan Keluarga

    Ruang tamu ataupun ruang keluarga merupakan area yang paling tepat untuk bereksperimen dengan beragam karpet dan permadani. Kamu bisa memilih dari berbagai material dan corak sesuai selera dan interior ruangan.

    Tergantung pada budget, kamu dapat memasang karpet yang besar menutupi seluruh sebagian besar lantai atau cukup di bawah meja kopi saja.

    2. Kamar Tidur

    Kamar tidur tentunya menjadi ruang untuk istirahat dan santai bagi penghuni rumah, maka akan semakin lengkap bila ditambahkan karpet. Item ini memberi kesan menenangkan pada ruangan dengan menaruhnya di sekitar depan maupun di sekitar tempat tidur.

    Kaki akan terasa hangat ketika berjalan di dalam kamar tidur pada pagi hari yang dingin. Kamu bisa memilih karpet bermotif cerah sebagai titik fokus ruangan karena kontras dengan desain kamar tidur. Sementara, kalau kamu ingin suasana yang lebih menenangkan bisa memilih karpet berwarna pastel.

    3. Ruang Makan

    Kalau tidak ada anak-anak ataupun hewan peliharaan di rumah, menaruh karpet di ruang makan bisa menjadi ide yang bagus. Karpet dengan motif yang mencolok bisa mengisi ruang makanan yang lebih luas. Selain itu, karpet juga bisa menyerap dan meredam suara bising, misalkan dari gesekan kursi.

    4. Bawah Tangga

    Menebar karpet di sepanjang tangga mungkin bisa terkesan berlebihan, tapi cukup dengan menaruh karpet di lantai bawah tangga bisa menjadi sentuhan yang indah pada area tangga. Tak hanya itu, karpet ini juga berfungsi sebagai pengamanan untuk anak-anak, agar mereka memperlambat laju berjalan ataupun berlari menuju tangga.

    Demikian letak-letak karpet di sekitar rumah yang bisa menambah estetika ruangan sekaligus menyimpan manfaat lebih buat penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Furniture buat Lengkapi Kamar Tidur Pengantin Baru


    Jakarta

    Mendekorasi kamar tidur yang akan dihuni bersama pasangan bisa menjadi momen yang spesial bagi pengantin baru. Proses ini mungkin sedikit menantang karena harus menyatukan dua orang dengan gaya hidup dan selera yang berbeda.

    Oleh karena itu, kamu perlu berdiskusi dengan pasangan tentang preferensi warna, kebutuhan tempat penyimpanan, hingga furnitur. Terlebih kamar tidur menjadi ruangan utama yang harus diperhatikan karena akan menampung dua orang.

    Melansir dari laman Hatil pada Senin (15/4/2024), berikut ini beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru.


    1. Tempat Tidur

    Tempat tidur menjadi titik fokus pada setiap kamar tidur, maka desain dan ukurannya harus cocok dengan ukuran dan warna kamar. Apabila kamar terlalu kecil untuk diisi tempat tidur berukuran king atau queen, kamu bisa menggunakan ukuran semi double bed.

    Lalu, akan lebih baik kalau tempat tidur dilengkapi dengan ruang penyimpanan bagi kamar kecil. Jangan lupa untuk melengkapi tempat tidur dengan seprai, selimut, bantal, dan guling yang nyaman.

    2. Lemari Pakaian

    Pastikan lemari cukup untuk menampung pakaian untuk dua orang. Berbagi lemari bersama pasangan akan lebih efektif jika kedua pasangan memiliki ruang penyimpanan sendiri. Kamu bisa membagi lemari menjadi bagian-bagian yang dikhususkan untuk masing-masing suami dan istri.

    3. Meja Rias

    Dalam keseharian pasutri, tentu membutuhkan tempat untuk merias diri baik untuk menghadiri acara maupun sekadar bekerja. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan meja rias yang disertai cermin untuk melengkapi kamar tidur pengantin baru.

    4. Sofa

    Memiliki area duduk untuk bersantai di dalam kamar merupakan furnitur tambahan yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu dapat menggunakan sofa untuk kamar yang lebih luas, sementara kursi aksen atau kursi santai untuk kamar kecil.

    5. Meja Nakas

    Ruang penyimpanan yang cukup penting untuk menjaga kamar tidur tetap rapi, apalagi dengan bertambahnya barang milik dua orang. Selain lemari pakaian, kamu bisa memakai satu atau dua meja nakas di samping tempat tidur untuk menyimpan printilan dan barang pribadi.

    Itulah beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Usang, Begini Cara Merawat Cermin Supaya Tahan Lama


    Jakarta

    Cermin sering digunakan di sekitar rumah, tentunya untuk bercermin ataupun sebagai hiasan interior. Namun, tahukah kamu kalau cermin lama-lama bisa usang sebagaimana mungkin kamu pernah lihat pada cermin-cermin antik di rumah tua.

    Cermin yang sudah usang terlihat memiliki goresan hingga perubahan warna. Sangat disayangkan bila cermin sampai tidak jernih dan kinclong lagi.

    Jangan khawatir, hal ini bisa dicegah dengan merawat cermin dengan benar. Berikut ini cara merawat cermin supaya tahan lama, dilansir dari laman Frame My Mirror, Senin (15/4/2024).


    1. Pilih Cairan Pembersih yang Aman

    Beberapa cairan pembersih mengandung bahan yang terlalu keras, sehingga dapat merusak permukaan dan bagian samping cermin. Jadi pastikan untuk memilih cairan pembersih yang aman untuk cermin. Hindari pembersih yang bersifat asam atau alkali dan kandungan amonia yang berat.

    2. Pastikan Bagian Samping Cermin Kering

    Untuk mencegah cermin berubah warna dan kehilangan lapisan warna silver, pastikan bagian samping cermin tetap kering. Sebab, perubahan warna dan noda hitam pada cermin disebabkan oleh kelembapan yang masuk melalui samping cermin. Hal ini lebih rawan terjadi pada cermin kamar mandi karena uap yang dihasilkan di dalam kamar mandi.

    3. Jangan Semprot Cairan Pembersih

    Hindari menyemprot cairan pembersih langsung ke cermin karena cairan tersebut bisa saja mengalir ke samping cermin. Seperti yang disebutkan sebelumnya, bagian samping cermin sebaiknya dijaga agar kering supaya tidak ada perubahan warna. Maka dari itu, lebih baik menyemprotkan cairan pembersih ke kain lap saja ketika hendak membersihkan cermin.

    4. Gunakan Kain yang Lembut

    Pastikan menggunakan kain lembut untuk mengelap cermin, sebab kain yang bertekstur dapat menimbulkan goresan pada permukaan cermin. Salah satu bahan yang aman digunakan untuk membersihkan cermin antara lain mikrofiber.

    5. Lindungi Cermin dengan Bingkai

    Lindungi area samping cermin menggunakan bingkai. Selain membuat cermin terlihat lebih cantik, bingkai akan menutupi bagian rentan cermin. Hal ini mencegah perubahan warna cermin akibat lembap pada samping cermin.

    Itulah cara merawat cermin dengan benar agar tahan lama. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu pengin upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com