Tag Archives: jakarta

Bayar PBB di Jakarta Bisa Dicicil, Ini Rincian Ketentuannya



Jakarta

Membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) harus dilakukan setiap tahun. Terkadang, PBB yang harus dibayar cukup besar tergantung dari nilai bangunan tersebut. Namun jangan khawatir, karena di Jakarta bisa membayar PBB dengan cara diangsur atau dicicil.

Hal itu seperti yang tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 16 tahun 2024. Dalam pasal 14 peraturan tersebut, Wajib Pajak bisa mengajukan permohonan angsuran terhadap Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang harus dibayar tahun pajak 2024 dan tunggakan PBB-P2 tahun pajak 2013-2023.

Namun, untuk dapat membayar PBB-P2 dengan cara diangsur ada beberapa ketentuannya, yaitu:


– Wajib Pajak tidak mengajukan permohonan pengurangan, keringanan, dan/atau pembebasan pokok atas SPPT yang dimohonkan pembayaran pokok secara angsuran

– PBB-P2 yang harus dibayar paling sedikit Rp 100 juta

– Dapat diberikan paling banyak 10 kali angsuran berturut-turut dalam jangka waktu sebelum berakhirnya 2024.

Nah, untuk kamu yang ingin membayar PBB-P2 secara diangsur, harus mengajukan terlebih dahulu melalui laman pajakonline.jakarta.go paling lambat tanggal 31 Juli 2024.

Pada pasal 15 disebutkan, jika permohonan pembayaran pokok secara angsuran memenuhi ketentuan nantinya akan ditindaklanjuti dengan menerbitkan keputusan pembayaran pokok secara angsuran. Keputusan tersebut akan diberikan secara online dan dapat diunduh dan dicetak mandiri oleh Wajib Pajak.

Apabila permohonan pembayaran pokok secara angsuran tidak memenuhi ketentuan, maka permohonan akan ditolak dan Wajib Pajak diberikan pemberitahuan secara online yang berisi penolakan permohonan tersebut.

Itulah informasi mengenai ketentuan agar bisa bayar PBB-P2 dengan cara diangsur di Jakarta. Semoga bermanfaat!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Beda Aturan Bayar PBB Jakarta dari Masa Ahok, Anies hingga Heru Budi


Jakarta

Peraturan mengenai pembayaran pajak bumi bangunan (PBB) di Jakarta mengalami perubahan dalam beberapa periode gubernur terakhir. Hal yang berubah berupa pembebasan pembayaran PBB untuk hunian dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dengan nilai tertentu.

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan menggratiskan PBB untuk hunian dengan NJOP sampai dengan Rp 2 miliar. Kebijakan tersebut berbeda dari gubernur-gubernur DKI Jakarta lainnya, seperti pada saat masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta 2014-2016 Basuki Tjahaja Purnama yang menggantikan Joko Widodo dan juga pada masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Rasyid Baswedan.

Lantas, seperti apa perbedaannya? Berikut ini rangkuman yang sudah dihimpun detikProperti.


Basuki Tjahaja Purnama

Pada masa kepemimpinannya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengeluarkan peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 259 tahun 2015 yang berisi tentang Pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atas Rumah, Rumah Susun Sederhana Sewa dan Rumah Susun Sederhana Milik dengan NJOP Sampai dengan Rp 1 miliar.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa hunian baik itu berupa rumah, rusun, rusunawa, maupun rusunami dengan NJOP Rp 1 miliar akan mendapat pembebasan PBB-P2 sebesar 100% alias tidak perlu membayar PBB-P2. Kebijakan tersebut diberikan kepada orang pribadi yang memiliki satu hunian maupun lebih dari satu hunian yang memiliki NJOP sampai dengan Rp 1 miliar. Aturan tersebut mulai berlaku pada 1 Januari 2016.

Anies Baswedan

Lalu pada 2018, saat Anies Baswedan memimpin Jakarta, kebijakan tersebut masih terus dilakukan hingga 2020. Karena pada 2020 terjadi pandemi COVID-19, pada 2022 terdapat perubahan terkait aturan yang mengatur soal pembayaran PBB-P2. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 23 tahun 2022 tentang Penetapan dan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Tahun 2022.

Dalam aturan tersebut, ada perubahan nilai NJOP rumah tapak yang mendapat pembebasan pajak, yaitu yang nilainya di bawah Rp 2 miliar. Apabila NJOP hunian Rp 2 miliar atau lebih, maka pembebasan sebagai untuk bumi seluas 60 m2 dan bangunan seluas 36 m2 dari PBB-P2 tertuang dan Pembebasan sebagian besar 10% dari sisi PBB-P2 yang terutang. Selain yang Objek PBB-P2 yang sudah disebutkan, akan diberikan pembebasan sebagian sebesar 15% dari PBB-P2 yang terutang.

Tak hanya itu, ada berbagai keringanan lainnya untuk membayar PBB-P2 yaitu keringanan pembayaran, bayar PBB-P2 dengan cara diangsur, hingga penghapusan sanksi administrasi.

Heru Budi Hartono

Lalu, pada 2023, saat Heru Budi Hartono menjadi Pj Gubernur menggantikan Anies yang sudah habis masa jabatannya, mengeluarkan aturan mengenai bayar PBB-P2 dituangkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 tahun 2023. Aturan tersebut ada sedikit perubahan dari Peraturan Gubernur Nomor 23 tahun 2022.

Dalam Peraturan Gubernur Nomor 5 tahu 2023, untuk rumah dengan NJOP Sampai dengan kurang dari Rp 2 miliar dibebaskan membayar PBB-P2. Jika rumah dengan NJOP PPB-P2 Rp 2 miliar atau lebih, maka pembebasan sebagian untuk Bumi seluas 60 m2 dan bangunan seluas 36 m2 dari PBB-P2 terutang dan tambahan pembebasan sebagian sebesar 5% dari sisa PBB-P2 yang terutang setelah diberikan pembebasan. Jika ada Objek-PPB-P2 selain yang sudah disebutkan, akan mendapat pembebasan sebagian sebesar 10% dari PBB-P2 yang terutang.

Selain itu, ada berbagai keringanan lainnya untuk membayar PBB-P2 yaitu keringanan pembayaran, membayar PBB-P2 dengan cara diangsur, hingga penghapusan sanksi administrasi.

Lalu pada 2024, Heru Budi kembali mengeluarkan aturan mengenai pembayaran PBB-P2. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 16 tahun 2024.

Ada sederet perubahan dalam aturan tersebut, yaitu hunian dengan NJOP sampai dengan Rp 2 miliar akan dibebaskan dari pembayaran PBB-P2. Namun, hal itu hanya berlaku untuk satu objek pajak saja. Jika kamu memiliki lebih dari satu hunian dengan NJOP sampai dengan Rp 2 M, maka pembebasan pokok diberikan untuk Objek Pajak PBB-P2 dengan NJOP terbesar sesuai dengan kondisi data pada sistem perpajakan daerah per 1 Januari 2024.

Jika Wajib Pajak tidak diberikan pembebasan pokok sebesar 100% karena data NIK belum ada pada sistem informasi manajemen pajak daerah, maka bisa diberikan pembebasan pokok sebesar 100% dengan mengajukan permohonan pemutakhiran data NIK sepanjang memenuhi kriteria. Permohonan pemutakhiran data NIK dilakukan dengan mengajukan permohonan mutasi Wajib Pajak.

Selain itu, dalam kebijakan tersebut juga ada pembebasan pokok 50% alias diskon 50% untuk bayar PBB-P2 dengan kriteria tertentu. Selanjutnya, ada juga pembebasan nilai tertentu, pengurangan pokok, bayar PBB-P2 dengan cara diangsur, keringanan pokok, dan Pembebasan sanksi administratif.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Belajar dari Kasus di Depok, Ini Perkiraan Biaya Bangun Garasi



Jakarta

Garasi diperlukan bagi kamu yang punya kendaraan mobil. Hal ini untuk menjaga agar mobil kamu tidak cepat rusak karena terlalu lama kena sinar matahari maupun hujan.

Jangan sampai kamu membuat garasi atau parkir kendaraan di tempat yang tidak seharusnya, seperti yang terjadi di Depok, Jawa Barat. Di sana, ada seorang warga yang mengecor saluran air untuk dibangun ‘garasi’ di bagian atasnya. Hal tersebut melanggar aturan yang berlaku.

Tak heran, beberapa wilayah di Indonesia ada yang mewajibkan bagi pemilik kendaraan roda empat untuk memiliki garasi atau carport terlebih dahulu. Kira-kira, berapa ya biaya pembuatan garasi atau carport?


Carport dan garasi merupakan hal yang berbeda. Carport adalah bangunan semi-permanen dan semi-terbuka yang terkadang dibangun terpisah dari bangunan rumah. Pada carport bisa dipasang kanopi atau dibiarkan terbuka. Sementara itu, garasi adalah bangunan tertutup yang digunakan untuk menyimpan kendaraan.

Untuk membangun garasi ataupun carport memiliki biaya yang berbeda. Menurut arsitek Denny Setiawan, pembuatan garasi pastinya jauh lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal ini dikarenakan struktur yang digunakan untuk membangun garasi itu sama dengan struktur sebuah bangunan rumah. Sedangkan carport sendiri dibangun dengan struktur semi permanen.

“Biaya bangun tentunya pasti lebih besar garasi, karena kita harus bikin dinding, lalu kemudian ada atapnya. Kalau carport bisa pakai struktur yang sifatnya semi permanen, pakai struktur baja, kemudian atapnya pakai kaca atau polikarbonat,” jawab Denny ketika dihubungi detikcom, Selasa (11/6/2024) lalu.

Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per meter perseginya. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

“Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

“Tentunya ini dipengaruhi oleh lokasi daerah juga, biaya membangun di Jakarta mungkin bisa berbeda dengan biaya membangun di daerah lainnya,” tambahnya.

Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

“Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

Sebelumnya, warganet ramai menyoroti oknum warga Depok, Jawa Barat yang mengecor aliran air untuk digunakan sebagai garasi. Foto-foto garasi di atas aliran air itu sudah tersebar dan banyak dikritik warganet.

Pada foto yang beredar, terlihat landasan garasi yang dibangun di atas aliran air memiliki lebar lebih dari 2 meter. Bagian bawahnya dipasang beberapa bilah kayu sebagai penyangga dan bagian atasnya dari saluran itu dicor. Pada foto lainnya, tampak sebuah mobil sudah terparkir di ‘garasi’ tersebut.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Depok menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi ‘garasi’ yang disebut berada di kawasan Sukmajaya, Depok. Kadis PUPR Depok, Citra Indah Yulianty, menegaskan pembuatan garasi di atas saluran air tersebut melanggar peraturan.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Cegah Genteng Bocor Saat Hujan Mengguyur di Tengah Kamarau



Jakarta

Warga Jakarta dan sejumlah wilayah lain mungkin tengah bingung. Hujan mengguyur cukup deras, padahal harusnya saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi cuaca di Indonesia. Di tengah musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

Selain itu, cuaca akhir-akhir ini juga terasa lebih dingin, terutama saat malam dan dini hari. Hal ini juga terjadi saat musim kemarau di Indonesia masih berlangsung.


Hujan yang terjadi tentu bikin pemilik rumah was-was. Ada kekhawatiran rumah bocor dan bikin kondisi rumah berantakan.

Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun?

Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

1. Bersihkan Talang Air

Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

2. Ganti Atap yang Rusak

Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

5. Cek lokasi bocor

Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Cuaca Makin Panas gegara Equinox, Ini 8 Cara Rumah Adem Tanpa AC


Jakarta

Saat cuaca panas, banyak orang mencari cara untuk membuat rumah adem bahkan tanpa menggunakan pendingin udara. Apalagi jika kamu tinggal di Jakarta yang sedang terasa panas dan gerah akhir-akhir ini karena ada fenomena equinox. Apa itu?

Melansir dari detikNews,Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, menjelaskan menjelaskan equinox merupakan fenomena gerak matahari ketika melintasi garis khatulistiwa.

“Equinox adalah fenomena astronomi ketika matahari melintasi garis khatulistiwa. Fenomena ini berkaitan dengan posisi titik semu matahari yang melintasi ekuator. Equinox berlangsung dua kali dalam setahun yaitu pada 21 Maret dan 23 September, hal ini terjadi berulang setiap tahun,” kata Guswanto kepada wartawan, seperti yang dilansir pada Senin (23/9/2024).


Matahari akan berada di ekuator. Selain itu, sedikitnya tutupan awan membuat paparan panas matahari bersinar optimum dan mengarah ke Belahan Bumi Selatan.

Agar kegiatan di rumah tidak terganggu karena panas matahari, mengutip dari South House Tale, berikut ini beberapa strategi efektif yang dapat membantu kamu menciptakan suasana adem di rumah.

1. Tutup Jendela dan Tirai

Sinar matahari langsung dapat meningkatkan suhu di dalam rumah, untuk menjaga suhu tetap sejuk, coba tutup jendela dan tirai di siang hari. Kamu juga bisa menggunakan tirai berwarna terang atau bahan yang dapat memantulkan cahaya untuk hasil terbaik.

2. Memanfaatkan Kipas Angin

Kipas angin adalah alat sederhana namun efektif untuk menciptakan sirkulasi udara. Arahkan kipas ke jendela terbuka di malam hari untuk membiarkan udara segar masuk. Di siang hari, letakkan kipas di dekat jendela untuk mengeluarkan udara panas dari dalam rumah.

3. Tanaman Hijau sebagai Penyegar

Tanaman dalam ruangan tidak hanya mempercantik dekorasi, tetapi juga membantu mendinginkan udara. Tanaman seperti lidah mertua atau monstera dapat menyerap panas dan meningkatkan kelembapan, menjadikan suasana lebih nyaman.

4. Dinding Berongga

Dinding rongga adalah salah satu cara yang tepat untuk mengeluarkan udara panas. Sela-sela antar dinding dalam dan luar dapat memantulkan panas dan mencegahnya masuk ke area dalam rumah kamu.

5. Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik

Peralatan elektronik, seperti televisi dan komputer, dapat menghasilkan panas saat digunakan, serta matikan perangkat yang tidak diperlukan untuk mengurangi suhu di dalam rumah. Ini juga membantu menghemat energi.

6. Mandi Air Dingin

Salah satu cara tercepat untuk mendinginkan tubuh adalah dengan mandi air dingin. Menggunakan kompres dingin di dahi dan pergelangan tangan juga dapat membantu menurunkan suhu tubuh kamu dengan cepat.

7. Pilih Warna Cat yang Cerah

Jika kamu berencana untuk mengecat ulang rumah, pertimbangkan untuk menggunakan warna cerah. Warna-warna ini dapat memantulkan cahaya matahari, sehingga membantu menjaga suhu di dalam rumah tetap sejuk.

8. Ventilasi Alami di Malam Hari

Buka jendela pada malam hari untuk membiarkan udara segar masuk saat suhu lebih rendah. Ini dapat membantu mengalirkan udara segar dan mengurangi kelembapan di dalam rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

2 Alasan Rumah Harus Pasang Aliran Listrik Terpisah Tiap Lantai



Jakarta

Rumah harus memiliki kapasitas listrik yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, apa pun perangkat elektronik yang akan digunakan dapat berfungsi. Salah satu yang bisa dilakukan agar aliran listrik sesuai dengan kebutuhan adalah dengan memasang MCB atau Miniature Circuit Breaker di beberapa tempat.

Sebagai informasi, MCB merupakan komponen listrik yang dapat memutuskan aliran listrik di rumah. Biasanya aliran listrik yang mati disebabkan penggunaan yang berlebihan. Dengan satu tombol di MCB ini, kamu bisa mematikan dan menghidupkan lagi listrik di rumah. MCB ini letaknya di luar rumah.

Menurut Produk Manager Produk Manager Schneider Electric Ivan Desian Kaulika, sebuah rumah yang memakai banyak perangkat elektronik, sebaiknya MCB-nya ditopang oleh beberapa MCB yang bekerja terpisah.


Hal ini dikarenakan, rumah yang memiliki beberapa MCB dapat mencegah listrik di rumah mati seluruhnya apabila ada kerusakan. Jika masalah berada di lantai pertama, misalnya karena kebocoran listrik, maka yang perlu diperbaiki hanya lantai 1 saja. Listrik di lantai atas dapat beroperasi secara normal karena tidak terpengaruh.

Cara ini juga dinilai cukup efektif karena biasanya perbaikan listrik memerlukan beberapa hari untuk datang ke rumah. Dengan hanya sebagian yang rusak, penghuni rumah tetap bisa beraktivitas seperti biasa, meskipun terbatas.

“Jadi nggak satu rumahnya mati listriknya. Jadi kalau misalnya kita tahu matinya di situ, jadi tunggal listrik perbaikinya hanya di bagian itu saja. Jadi nggak perlu bongkar listrik satu rumah,” kata Ifan kepada detikProperti usai acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).

Lalu, alasan kedua adalah mencegah terjadinya korsleting listrik dan kebakaran di rumah.

“Dengan makin banyak MCB, artinya dia kondisi korsletingnya lebih kecil kemungkinan terjadinya,” ujarnya.

Cara menentukan jumlah MCB di rumah ditentukan dari jumlah kapasitas listrik yang dipakai di rumah. Semakin banyak perangkat listrik yang dipakai sebaiknya dipisah.

Apabila rumah terdiri dari 2 lantai dan pemakaian listrik cukup besar dayanya, maka MCB sebaiknya dipisahkan. Dia menegaskan penentuan jumlah MCB per zona ini tidak ditentukan dari luas rumah.

Lebih lanjut, dia menuturkan perangkat elektronik yang membutuhkan daya listrik yang besar adalah yang harus menghasilkan panas. Sebagai contoh water heater elektrik dan microwave. Selain itu, AC juga bisa menguras banyak daya listrik di rumah.

“Elektronik yang paling banyak sebenarnya yang berhubungan dengan apa yang membuat panas. Water heater atau microwave, itu pasti pakai listrik aja. Atau yang membutuhkan gerak yang besar seperti AC,” pungkasnya.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jarak Paling Ideal Pasang Saklar, Rumah yang Sering Kebanjiran Wajib Tahu!



Jakarta

Saklar adalan perangkat listrik yang pasti ditemui di setiap rumah. Fungsi paling umum yang sering ditemui di rumah adalah untuk menghidupkan dan mematikan lampu. Penasaran nggak sih, untuk pemasangan saklar di rumah di mana lokasi paling ideal?

Menurut Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, Ranu Scarvia Ria Fitri tinggi pemasangan saklar sekitar 90 cm dari lantai. Jarak pemasangan setinggi ini juga aman untuk rumah yang kerap diterjang banjir.

“Rumah kita yang kita bangun itu di daerah banjir, artinya saklar harus di atas minimal 90 cm dari lantai,” kata Ranu dalam acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).


Untuk saklar di kamar tidur, Ranu menyebutkan biasanya posisinya berada di samping pintu masuk. Lokasi ini dirasa ideal karena mudah dijangkau.

Selain itu, dia juga ikut membahas mengenai penempatan stop kontak yang kerap berada di samping saklar. Menurutnya peletakkan perangkat listrik seperti ini tidak wajib, itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jadi saklar tempatnya dengan stok kontak itu juga tidak. Itu kadang sudah kebiasaan. Kebiasaan ada stop kontak, ada saklar sebelahnya. Jadi tidak diharuskan,” tegasnya.

Lalu, dia juga membantah anggapan adanya stop kontak di samping tempat tidur dapat menyebabkan radiasi berbahaya kepada penghuninya. Menurutnya itu tidak mempengaruhi bagi orang yang berada di dekatnya.

“Tidak ada aturannya stop kontak tidak boleh di dekat tempat tidur,” ujarnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Cek Aliran Listrik Aman atau Tidak, Biar Nggak Sering Jeglek!



Jakarta

Pemasangan instalasi listrik biasanya dilakukan bersamaan dengan pembangunan rumah karena peletakkannya di dalam. Terkadang bagi pembeli rumah siap huni, mereka tidak mengetahui kondisi instalasi yang dipasang aman atau tidak karena tidak mengawasi pembangunannya. Sementara, pengembang pasti mengatakan aman-aman saja.

Lantas, bagaimana cara memastikan kondisi instalasi rumah aman atau tidak?

Menurut, Business Vice President, Home and Distribution Schneider Electric Indonesia M. Farhan Lucky, hal paling mudah mengetahui instalasi listrik di rumah aman atau tidak adalah pada saat listrik di rumah turun atau jeglek. Biasanya, listrik yang suka jeglek dikarenakan kelebihan daya yang terpakai. Selain itu, jeglek juga bisa disebabkan karena kebocoran listrik.


“Yang paling simple, untuk mengecek listrik rumah kita itu aman atau tidak adalah pada saat jeglek. Itu kayak kalau kita mau ngecek jantung kita, kita kan biasanya kan cek nadi kita tuh. Nah itu yang pertama tuh,” kata Farhan dalam acara ‘Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman’ di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).

Biasanya listrik yang tiba-tiba mati masih bisa dihidupkan kembali dengan menarik tombol di MCB ke arah yang berlawanan. MCB adalah Miniature Circuit Breaker, sebuah komponen listrik yang dapat memutus arus listrik secara otomatis.

Hadir di tempat yang sama, public figure dan influencer Andrew White, membagikan pengalamannya untuk mengecek instalasi listrik di rumah. Dia mengatakan caranya dengan menyalakan semua perangkat elektronik di rumah secara bersamaan.

“Pas nyampe ke rumah yang KPR itu, nyalain aja semua AC-nya, kompornya, semua yang listrik-listrik itu,” imbuh Andrew.

Dia menambahkan, apabila pada saat dinyalakan secara bersamaan, listrik di rumah langsung jeglek, kamu perlu minta pendampingan tenaga ahli untuk mengecek daya listrik di rumah dan berkonsultasi apakah perlu ditambah atau ada kesalahan lainnya.

Produk Manager Produk Manager Schneider Electric Ivan Desian Kaulika juga turut menambahkan, pada saat pindahan rumah, terutama rumah siap huni, pemilik rumah harus memastikan tidak ada kabel listrik yang menjuntai. Apabila ada kabel yang terlihat di luar bangunan, maka itu sudah peringatan dan harus segera diperbaiki.

“Harus lihat secara fisiknya. Ada yang di luar-luar nggak? Kalau lihat ada yang visible (terlihat) itu bahaya. Tetap ngga boleh ngecek sendiri. Harus (bersama) tukang listrik. Lihat kabelnya udah visible artinya red flag,” paparnya.

Kemudian, tanda instalasi listrik tidak aman adalah pada saat memegang perangkat elektronik, kamu sering merasa tersetrum. Fenomena ini juga bisa menjadi pertanda.

“Kemudian kalau menghidupkan alat elektronik kesetrum ngga? Itu bahaya, harus tanya ahli listrik. Itu biasanya pertanahannya nggak bener,” lanjutnya.

Dia menegaskan selama melakukan pengecekan instalasi listrik, pemilik rumah harus didampingi oleh tenaga ahli agar lebih aman dan pasti. Meskipun sudah mengetahui beberapa tanda tadi, tetap perlu mendengar penilaian dari tenaga ahli mengenai kondisi instalasi listrik di rumah.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Biar Nggak Berisik Saat Hujan, Ini 3 Jenis Atap Kanopi yang Minim Suara



Jakarta

Beberapa hari ini, sebagian besar kota di pulau Jawa dilanda hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi. Di kondisi seperti ini, atap menjadi instrumen krusial bagi sebuah rumah, termasuk untuk kanopi.

Nah, jika membahas kanopi rumah, atap yang terbuat dari PVC tengah digandrungi di Indonesia. Hal ini dikarenakan bahan PVC cukup tebal, kokoh, dan transparan.


Selain itu incaran utama dari pemasangan atap berbahan PVC di rumah adalah tidak menimbulkan bising atau suara ketika terkena air hujan. Sehingga saat hujan, penghuni rumah yang hendak bersantai atau beristirahat tidak akan terganggu karena suara bising di luar.

Terdapat 3 jenis kanopi rumah yang memiliki keunggulan tersebut yakni kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat.

Meski ketiganya dipercaya sebagai kanopi minim bising saat hujan, tetapi kamu tetap harus memperhatikan ukuran ketebalan dari bahan ketiga kanopi tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak kekurangan dan kelebihan dari kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat beserta harga terbarunya di 2024.

Solarflat

Solarflat adalah jenis kanopi yang terbuat dari lembaran polycarbonate yang cocok untuk rumah di iklim tropis. Selain sebagai kanopi rumah, solarflat juga digunakan sebagai atap JPO atau jembatan penyeberangan di Jakarta seperti JPO Gelora Bung Karno.

Semakin tebal ukuran solarflat maka kekuatan untuk meredam suara semakin bagus. Selain itu ketebalan juga mempengaruhi tingkat kebocoran atap. Ketebalan dari solarflat sendiri terdiri dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, dan 6 mm.

Kemudian untuk jenis solarflat dibagi menjadi 2 yakni plain dan embose. Solarflat embose biasanya bisa membuat bagian depan lebih sejuk daripada yang plain.

Kelebihan kanopi solarflat:

– Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
– Tidak mudah terbakar
– Pemasangan mudah
– Dapat digabungkan dengan penutup kanopi lain.

Kekurangan kanopi solarflat:

– Mudah bocor
– Variasi modelnya sedikit

Kanopi Alderon

Kanopi alderon adalah kanopi yang terbuat dari UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang permukaannya berbentuk gelombang dan berongga.

Penggunaan kanopi alderon cocok untuk rumah dengan desain minimalis dan modern. Bentuknya yang ramping dan pilihan warnanya yang netral membuat tampilanya semakin menarik. Kanopi alderon biasa dipasang dengan tiang dan kerangka dari baja ringan.

Kelebihan kanopi alderon:

– Mudah perawatan dan membersihkannya
– Menggunakan bahan yang ramah lingkungan
– Tahan lama dan kokoh
– Kedap suara
– Meredam panas dengan baik

Kekurangan kanopi alderon:

– Harga relatif mahal
– Warna dan model tidak bervariatif

Kanopi Polycarbonate

Polycarbonate terbuat dari material yang terbuat dari polimer spesial dan tampilannya seperti plastik bening. Kanopi polycarbonate bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin beralih dari kanopi kaca karena tampilannya yang sama-sama transparan.

Polycarbonate biasa dijual dalam bentuk roll, lembarang dan meter. Harga roll lebih murah, tetapi ini tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

Kelebihan kanopi polycarbonate:

– Tidak berat
– Dapat meredam suara bising
– Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
– Fleksibel dan tahan lama
– Menangkal radiasi panas matahari
– Tidak mudah bocor

Kekurangan kanopi polycarbonate:

– Warnanya mudah pudar
– Mudah bocor jika pemasangannya tidak tepat
– Sulit dibersihkan

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Sama-sama Sumber Air, Ini Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali


Jakarta

Setiap rumah wajib memiliki sumber air bersih untuk menunjang kebersihan penghuni dan seisi rumah. Sumber air bersih bisa didapat dari sumur yang terbagi menjadi dua jenis, yakni sumur bor dan sumur gali.

Seperti namanya, sumur bor dibuat dengan cara dibor menggunakan mesin. Sedangkan sumur gali dibuat dengan teknik menggali secara manual.

Sumur bor pun menjadi sumber air andalan, terutama ketika musim kemarau tiba. Menurut Hasan seorang tukang sumur bor di kawasan Bogor, sumur bor lebih banyak keuntungannya dibanding sumur gali.


“Lebih baik bikin sumur bor apalagi kalau musim kemarau karena debit lebih kencang dan air lebih bersih,” kata Hasan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Lalu, apa saja perbedaan antara sumur bor dan sumur gali? Simak penjelasan berikut ini ya.

Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali

1. Dimensi Lubang

Sumur bor dibuat menggunakan mesin bor membuat proses pembuatan lebih mudah menentukan kedalaman tanah yang sampai menemukan sumber air. Sementara sumur gali yang mengandalkan tenaga manual memiliki keterbatasan, sehingga sumur tidak bisa terlalu dalam.

“Kita kalau bikin sumur bor itu punya diameter sekitar 2 inci sampai 6 inci terus kedalaman bisa sampai 60 meter nggak masalah,” ujar Hasan.

“Kalau sumur gali kita butuh buat diameter 50 cm sampai 1 meter dan buat kedalaman juga terbatas kalau di daerah Bogor atau Jakarta paling kuat maksimal gali sampai kedalaman 20 meter,” tambahnya.

2. Debit Air

Sumur gali dibuat membentuk diameter sumur yang besar, sehingga membuat debit air semakin besar agar bisa memenuhi kebutuhan. Sedangkan debit air dari sumur bor mengandalkan pompa untuk menyalurkan air.

“Kalau sumur bor itu debit airnya lebih kencang dan kualitas airnya lebih bersih karena itu tergantung kedalaman tanahnya,” jelasnya.

3. Waktu Pengerjaan

Memang biaya pembuatan sumur gali terhitung lebih murah karena dapat dilakukan secara manual dengan menggali sendiri. Akan tetapi, pengerjaan dengan kedalaman dua puluh meter dapat membutuhkan berhari-hari untuk menyelesaikannya.

Di sisi lain, penggalian sumur bor relatif lebih cepat karena menggunakan mesin bor. Kedalamannya pun tidak masalah selama menemukan sumber air bersih yang dibutuhkan.

Itulah perbedaan sumur bor dan sumur gali. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com