Tag Archives: jakarta

Punya Gaji Rp 5-10 Juta Per Bulan, Bisakah Beli Rumah di Jakarta?



Jakarta

Penghasilan Rp 5-10 juta per bulan bisa dikatakan cukup untuk biaya hidup bulanan di Jakarta. Para pekerja bisa menggunakan upah atau gaji tersebut untuk memenuhi kebutuhan, seperti membeli rumah. Namun, apakah dengan penghasilan Rp 5-10 juta per bulan bisa untuk membeli rumah di Jakarta?

Seperti yang diketahui harga rata-rata rumah di Jakarta termasuk yang tertinggi di Indonesia. Selain itu, pasokan tanahnya terbatas. Apabila ingin membangun rumah di tengah kota, siap-siap rogoh kocek yang dalam. Oleh karena itu, banyak pekerja di Jakarta memilih membeli rumah di daerah pinggiran Jakarta yang masih dekat dengan transportasi umum ke tengah kota.

Menurut Perencana Keuangan Andy Nugroho harga rumah di Jakarta cukup beragam, tergantung pada lokasi dan luas rumahnya. Penghasilan saat ini bisa disesuikan dengan harga rumah tersebut. Apabila belum ada uang yang cukup untuk membeli rumah, sebaiknya menyewa hunian terlebih dahulu, terutama bagi para pekerja yang bekerja di tengah kota Jakarta.


Ia mengatakan menyewa rumah di dekat tempat kerja bisa menghemat biaya transportasi, kemudian ditabung untuk membeli rumah di kemudian hari.

“Rumah itu kan kebutuhan yang penting dan urgent, mau nggak mau harus dipenuhin. Ketika kita bekerja di suatu tempat, otomatis harus memiliki tempat tinggal. Misal kita belum mampu untuk membeli rumah ya pilihannya yang paling masuk akal adalah ngontrak dulu,” tuturnya kepada detikcom, Kamis (16/5/2024) lalu.

Ketika tabungan siap untuk membeli rumah, pastikan pula jika akan menetap lama di Jakarta, tidak dipindah tugas ke daerah lain karena akan sulit lagi menjual rumah di Jakarta.

Ia menuturkan harga rumah di Jakarta yang di bawah Rp 1 miliar masih bisa ditemukan, tetapi lokasinya memang agak sulit dilalui mobil karena letaknya di dalam gang dengan harga mulai dari Rp 500 juta ke atas.

“Misalnya pengin cari rumah yang dekat dengan tempat kerja, itu mungkin di dalam gang sekalipun harganya sudah tembus Rp 500 (juta-an), itu di dalam gang. Di dalam gang itu mungkin yang cuma satu motor doang yang bisa lewat, mobil nggak bisa lewat,” tuturnya.

Ia menyarankan, jika benar-benar membutuhkan rumah dan enggan menyewa, cari rumah di pinggiran Jabodetabek. Harga rumah di pinggiran Jakarta lebih bervariatif dan dengan ukuran yang masih layak.

“Contohnya Bogor, tapi nggak di tengah Kota Bogor. Mungkin daerah Citayam, itu juga bukan yang di dekat stasiun, agak menjauh dikit mungkin radius 2 km dari stasiun. Karena memang harganya sudah mahal daerah sana,” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Gaji UMR Bisa Beli Rumah? Ini Kata Pengamat dan Solusi KPR yang Tepat



Jakarta

Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang perlu diusahakan, terutama yang sudah memiliki pekerjaan. Sayangnya, tidak semua orang bisa merealisasikan mimpi itu, bahkan setelah memiliki pekerjaan tetap sekalipun karena penghasilan yang setiap bulan hanya sebatas upah minimum regional (UMR) sekitar Rp 5 jutaan.

Kebanyakan di antara pekerja muda lebih memprioritaskan untuk menabung dahulu atau memenuhi kebutuhan sehari-hari sebelum membeli rumah.

Sebenarnya, bisa nggak sih membeli rumah sembari menabung untuk pekerja yang penghasilannya setara UMR?


Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo mengatakan kemampuan seseorang untuk membeli rumah sembari menabung, tergantung pada masing-masing individu. Apabila bisa mengatur pengeluaran secara ketat, dua hal tersebut dapat dilakukan secara bersamaan dengan gaji UMR. Namun, apabila tanggungan besar, rasanya akan sulit menabung karena cicilan rumah per bulan sudah cukup membebani.

“Secara realistis, karyawan dengan gaji UMR Jakarta (sekitar Rp 5 juta per bulan) akan cukup kesulitan membeli rumah secara mandiri sambil tetap menabung, kecuali rumah yang dituju adalah rumah subsidi dengan cicilan rendah (sekitar Rp 1-1,5 juta per bulan),” kata Arianto kepada detikProperti, Selasa (27/5/2025).

Kemudian, apabila ingin membeli rumah, skema pembiayaan yang paling mudah untuk dijangkau bagi pekerja gaji UMR adalah KPR subsidi yang memiliki suku bunga tetap. Selain itu, bisa pula mengambil KPR syariah untuk mendapat cicilan yang tetap sejak awal, tetapi suku bunganya tidak serendah KPR subsidi.

“KPR subsidi lebih cocok untuk gaji UMR karena cicilannya terjangkau dan bunga tetap rendah. Jika tidak eligible untuk subsidi, KPR syariah bisa dipertimbangkan untuk kepastian cicilan tetap, sedangkan floating rate cocok untuk yang mampu menanggung fluktuasi dan berencana melunasi lebih cepat,” sebutnya.

Pekerja yang belum menikah lebih memiliki fleksibilitas untuk melakukan angsuran rumah dan menabung secara bersamaan. Namun, tidak menutup kemungkinan yang sudah memiliki pasangan juga bisa melakukan keduanya. Syaratnya, keduanya memiliki pekerjaan tetap sehingga penghasilan dari dua pintu.

“Status lajang memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar karena pengeluaran pribadi cenderung lebih kecil, sehingga lebih mungkin untuk menyisihkan dana untuk cicilan rumah dan tabungan. Namun, pasangan suami istri juga tetap bisa membeli rumah asal ada penghasilan gabungan (joint income) dan pembagian keuangan yang disiplin,” jelasnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Keramik vs PVC, Mana yang Lebih Cocok buat Lantai Kamar Tidur?



Jakarta

Pemilihan material lantai di kamar tidur sama pentingnya seperti memilih perabotan. Sebab, material lantai bisa mempengaruhi tampilan dan suasana kamar.
Jenis material lantai yang digunakan untuk kamar tidur cukup banyak, tetapi saat ini terdapat 2 jenis yang paling banyak dipakai yakni keramik dan PVC.

Sebagai informasi, berdasarkan catatan detikcom, keramik adalah pelapis lantai yang bagian permukaannya dilapisi glasir yang tahan aus untuk menanggung tekanan dan gesekan. Keramik terbuat dari tanah liat (kaolin) yang dibakar dalam suhu 600℃ hingga lebih dari 1.300℃.

Sementara, PVC adalah material pelapis lantai yang terbuat dari polyvinyl chloride. PVC juga bisa menjadi bahan untuk membuat pelapis lantai yang sering disebut dengan vinyl. Material ini kemudian diproses lebih lanjut untuk menghasilkan tekstur dan pola yang diinginkan.


Material satu ini menyerupai dari segi tekstur dan tampilan. Namun, tentu ketahanannya jauh berbeda dengan kayu sungguhan. PVC banyak dipilih karena tampilannya, harganya yang jauh lebih murah daripada kayu sungguhan, serta pemasangannya yang lebih mudah dari kayu.

Di antara kedua material ini, mana yang lebih cocok untuk kamar tidur?

Menurut arsitek Denny Setiawan, cocok atau tidaknya suatu material tergantung pada kebutuhan masing-masing. Sebab, keramik dan PVC memberikan dua kesan yang berbeda.

Penggunaan PVC pada lantai dapat memberikan kesan hangat pada kamar tidur. Namun, pada kenyataannya PVC tidak benar-benar membuat lantai hangat karena bukan kayu sungguhan.

“Memang elemen kayu akan memberikan rasa lebih hangat terhadap ruangan, tapi sebenernya paling ideal kalau mau, pake kayu yang beneran, bukan yang tiruan kayu,” katanya saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025).

Sementara itu, jika memakai keramik, lantai kamar akan terasa dingin dan tidak akan panas karena material ini sebagai isolator termal atau penghalang panas.

“Tapi keramik atau marmer itu memberikan kesan dingin justru. Nah beda orang, beda kebutuhan. Untuk mereka yang ingin rumahnya rasanya lebih dingin karena Jakarta kan udah panas banget, mereka akan menggunakan marmer atau keramik,” jelasnya.

Denny juga menyampaikan, apabila ingin menggunakan PVC pada lantai, material satu ini rentan sekali muncul goresan apabila terkena benda tajam. Sementara material seperti keramik dan batu-batuan alam seperti marmer lebih tahan terhadap goresan sehingga permukaannya tidak mudah rusak.

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Seberapa Penting Punya Taman di Rumah? Ketahui Dulu Manfaatnya



Jakarta

Salah satu keuntungan memiliki rumah tapak adalah bagian depan bangunan biasanya memiliki halaman atau tanah kosong yang digunakan untuk taman. Namun, saat ini banyak rumah yang menutup tanah kosong tersebut untuk dijadikan tempat parkir karena luasnya yang tak seberapa.

Eits, tenang, tidak masalah jika halaman rumah digunakan untuk lahan parkir. Setiap rumah memiliki kebutuhan masing-masing. Namun, keberadaan taman di rumah tetap penting. Menurut Arsitek Denny Setiawan, taman tidak melulu harus ditempatkan di bagian depan rumah atau belakang. Taman bisa dibuat di area kosong di mana saja di rumah, seperti di dalam rumah atau di atap.

“Jadi tidak ada alasan kita nggak punya taman. Sebenarnya taman itu fleksibel, bisa dibuat di awal, di akhir juga bisa,” kata Denny kepada detikProperti, Selasa (3/6/2025).


Sebab, kata Denny, memiliki taman di rumah memberikan banyak keuntungan. Pertama, taman bisa memberikan pasokan oksigen di rumah. Seperti yang kita tahu, taman biasanya ditumbuhi banyak tanaman, baik besar maupun kecil. Tanaman-tanaman inilah yang memasok oksigen untuk manusia.

Kedua, dengan membuat taman, pemilik rumah sudah berkontribusi terhadap penghijauan. Membuat ruang hijau tidak perlu membutuhkan ruang yang luas, di lahan sepetak juga cukup. Dengan memiliki area terbuka hijau, rumah memiliki area resapan dan pasokan oksigen.

“Fungsinya bisa meresapkan air hujan ke dalam tanah. Jadi air hujan kita bisa terserap di tanah kita sendiri walaupun rumah subsidi tapi rasanya harus ada taman juga,” ujarnya.

Denny mengatakan apabila bagian depan rumah sudah tidak ada ruang tersisa, banyak orang memilih untuk menambah ruang di atas rumah seperti membuat rooftop. Area ini bisa digunakan pula untuk dibuat taman sungguhan yang ditumbuhi rumput.

“Caranya yang pertama adalah lapisan dry cell supaya airnya bisa menyerap ke bawah kemudian dialirkan lewat pipa, flood drain. Di atas dry cell harus ada kerikil, atau split, baru di atasnya ada tanah,” jelasnya.

Kemudian, apabila tidak memungkinkan dibuat di atas dan di bawah, pemilik rumah bisa menjajal membuat taman vertikal. Biasanya tanaman akan diletakkan di dinding atau pagar dengan pot atau tanaman rambat.

“Saat ini kita kekurangan media tanam. Untuk Kota Jakarta sendiri target vegetasi baru tercapai 9 persen dari target kota ideal 30 persen ruang hijau. Jadi kita butuh sekali sebanyak-banyaknya ruang hijau agar tanaman bisa bertumbuh, agar setiap manusia di kota Jakarta ini bisa menghirup oksigen dengan baik jadi rasanya daripada kita membuat pagar yang tinggi yang kemudian kesannya tertutup, tidak ada salahnya kita mencoba metode untuk membuat pagar dari tanaman,” ungkapnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Menyoal Rumah Dekat Kuburan Susah Laku, Tak Melulu soal Mistis



Jakarta

Harga rumah sangat ditentukan pada tanah tempat bangunan tersebut berdiri. Semakin mahal harga tanah, harga rumahnya pun akan semakin tinggi.

Salah satu trik untuk mendapatkan tanah yang murah tetapi lokasinya masih strategis adalah dengan membeli tanah di dekat pemakaman atau kuburan. Lho nggak salah? Nggak dong.

Buktinya banyak rumah berdiri di dekat pemakaman umum. Lokasinya strategis bahkan ada yang di tengah perkotaan. Selain itu, peminatnya pun tidak begitu banyak karena masyarakat Indonesia masih menganggap skeptis rumah yang dibangun dekat pemakaman. Oleh karena itu, banyak yang mengira tanah di dekat pemakaman tidak menarik.


Menurut Pengamat Properti Steve Sudijanto terdapat beberapa alasan tanah di dekat pemakaman tidak menarik. Alasan yang paling mendasar adalah kebudayaan di Indonesia.

“Budaya di benua Asia itu, graveyard atau kuburan, pemakaman umum itu mengandung superstitious (takhayul). Jadi memang kalau di luar negeri itu (pemakaman) suatu taman yang indah ya. Kalau di sini itu masih belum seindah di luar negeri,” kata Steve saat dihubungi detikProperti, Jumat (20/6/2025).

Alasan lainnya adalah mengenai kualitas tanah tersebut. Jasad yang telah membusuk akan mengalami penguraian. Konon jasad yang terurai tersebut akan mengotori tanah.

Padahal menurut CEO Earth Funeral Tom Harries dikutip dari CNN, jaringan manusia yang telah terurai di dalam tanah justru bagus untuk tanah tersebut. Jasad manusia layaknya nutrisi yang baik bagi tanah.

Alasan ketiga karena dalam feng shui disebut jika membeli rumah di dekat pemakaman justru menghalangi rezeki datang. Feng shui merupakan ajaran kuno dalam budaya China yang mengatur mengenai cara menata ruang agar tercipta keseimbangan energi di lingkungan hidup kita. Feng shui telah dikenal luas dan diadopsi oleh banyak orang dari berbagai etnis.

“Feng Shui itu salah satu trigger, jadi tolak ukur dari konsumen membeli rumah. Contohnya dari penomoran, penomoran aja itu sudah menjadi suatu pertimbangan. Kedua, kalau di samping pemakaman atau kuburan itu juga sudah suatu pertimbangan karena apa ya, mungkin tidak akan membawa rejeki. Mungkin pamali, kalau malam mungkin ada yang bunyi-bunyi, ada suara-suara gitu ya,” tuturnya.

Terpisah, Founder & CEO Pinhome Dayu Dara Permata menjelaskan, salah satu alasan tanah di dekat pemakaman enggan dibeli karena akses air bersih. Menurutnya, rumah di dekat kuburan bisa saja memiliki akses air tanah yang kurang bagus. Meskipun saat ini akses PDAM sudah ekspansif, banyak masyarakat yang masih memakai air sumur sebagai tambahan sumber air.

“Kualitas air, karena meskipun PDAM itu sudah cukup ekspansif ya, artinya ada di mana-mana. Tapi orang Indonesia tidak akan nyaman kalau belum punya sumur sendiri dan ketakutan mereka adalah ketika sumurnya dangkal dan dekat sekali dengan fasum (fasilitas umum) seperti pemakaman,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sulitnya menjual rumah di dekat kuburan juga membuat calon pembeli berpikir dua kali untuk membeli properti tersebut. Sebab, bisa saja setelah rumah itu dibeli, ia akan kesulitan untuk menjualnya kembali.

Selain itu, dilansir dari buku Membangun Rumah Ala orang Jawa karya Asti Musman, disebutkan bahwa tanah yang di sekelilingnya banyak kuburan atau bekas kuburan dianggap kurang baik. Hal itu karena secara psikologis penghuninya akan selalu murung dan berpenyakit. Tanah semacam itu disebut dhandhang kukulangan.

Di luar hal-hal tersebut, tidak ada salahnya mencoba membeli tanah di dekat pemakaman. Apabila masih ragu, bisa bertanya dahulu dengan pemilik rumah di sekitarnya yang sudah lebih dulu dibangun. Cara yang lebih meyakinkan lagi adalah bertanya kepada ahli lingkungan dan kelurahan setempat mengenai status tanahnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Berapa Harga Granit Terbaru 2025? Segini Kisarannya Berdasarkan Ukuran


Jakarta

Pemilihan keramik yang tepat bisa membuat hunian jadi terlihat rapi dan estetis. Salah satu material yang banyak dipilih untuk lantai adalah granit.

Granit disebut memiliki sejumlah keunggulan dari material lainnya. Selain itu, hunian yang memakai granit pada lantainya akan terlihat lebih megah dan indah. Maka dari itu harga granit cenderung lebih mahal.

Meski begitu, harga granit bisa berbeda-beda tergantung dari merek, kualitas, dan ukurannya. Semakin besar ukuran dan bagus kualitasnya maka harga granit bisa lebih mahal.


Ingin tahu harga granit terbaru di 2025 beserta kelebihan dan kekurangannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Kisaran Harga Granit Terbaru 2025

Sebelum membeli granit untuk lantai, penting mengetahui harganya terlebih dahulu di pasaran. Harga granit juga bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi toko, misalnya harga granit di Jakarta dan Semarang mungkin terdapat perbedaan.

Dari pantauan detikProperti di sejumlah e-commerce, Rabu (25/6/2025), granit umumnya dijual dalam satuan dus yang terdiri dari beberapa keping granit, ada yang berisi 3-4 keping granit.

Memilih granit juga perlu dilihat dari motifnya. Sesuaikan motif granit dengan konsep hunian kamu agar terlihat cocok dan indah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut kisaran harga granit terbaru 2025 dari pantauan detikProperti di sejumlah toko bangunan online:

  • Granit 60 x 60 cm Silver Carara: Rp 125.000/dus isi 4 pcs
  • Granit 60 x 60 cm Sanctuario: Rp 125.000/dus isi 4 pcs
  • Granit 60 x 60 cm Snow Carara: Rp 125.000/dus isi 4 pcs
  • Granit 60 x 60 cm Silver Calacata: Rp 125.000/dus isi 4 pcs
  • Granit Roman 60 x 60 cm Daytone Bone: Rp 145.000/dus isi 3 pcs
  • Granit Infiniti 60 x 60 cm Cream Polos: Rp 180.000/dus isi 4 pcs
  • Granit Infiniti 60 x 60 cm Costa Gray: Rp 145.000/dus isi 4 pcs
  • Granit Infiniti 60 x 60 cm Rotterdam Grey: Rp 145.000/dus isi 4 pcs
  • Granit Infiniti 60 x 60 cm Reggio White: Rp 145.000/dus isi 4 pcs
  • Granit 60 x 120 cm Trigato Orientale: Rp 350.000/dus isi 3 pcs
  • Granit 90 x 180 cm Luzene Grigio: Rp 610.000/dus isi 1 pcs
  • Granit BDA 60 x 60 cm Arabescato Statuario: Rp 195.000/dus isi 4 pcs
  • Granit BDA 120 x 240 cm Golden Calacata: Rp 1.620.000/dus isi 1 pcs
  • Granit BDA 90 x 180 cm Artic Carrara: Rp 530.000/dus isi 1 pcs.

Sebagai pengingat, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari ketentuan pihak toko.

Kelebihan dan Kekurangan Granit

Penggunaan granit untuk lantai dapat menambah kesan mewah pada hunian kamu. Meski begitu, ada sejumlah kekurangan dari material tersebut yang perlu diketahui. Simak di bawah ini:

Kelebihan Granit

  • Menambah kesan mewah dan elegan pada hunian
  • Lebih awet
  • Tahan terhadap goresan dan noda.

Kekurangan Granit

  • Harganya mahal
  • Pemasangannya cukup sulit sehingga harus menggunakan tukang khusus
  • Butuh perawatan secara rutin agar granit tetap terlihat bagus.

Demikian kisaran harga granit terbaru di 2025 sesuai ukuran serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

3 Jenis Kanopi yang Tidak Berisik Saat Hujan dan Estimasi Harganya


Jakarta

Salah satu tantangan ketika memasang kanopi di rumah adalah saat hujan pasti terdengar suara yang cukup bising. Air yang berjatuhan ketika terbentur dengan kanopi menimbulkan suara yang cukup bising. Begitu pula untuk kanopi yang lokasinya di dekat pohon yang sedang berbuah.

Untuk beberapa orang, kondisi seperti ini tentu mengganggu karena seharusnya suara tersebut bisa diminimalisir sehingga saat hujan sekalipun rumah tetap terasa tenang.

Ternyata suara yang timbul pada kanopi-kanopi tersebut disebabkan karena material yang dipakai tidak bisa meredam suara apa pun. Sebagai contoh atap kanopi dari aluminium atau spandek yang tidak begitu tebal.


Tidak perlu khawatir, saat ini sudah tersedia beberapa jenis kanopi yang terbukti tidak begitu berisik atau bising, terutama saat hujan turun. Ketiga kanopi tersebut adalah polycarbonate, alderon, dan solarflat. Sebagai catatan, tingkat kedapnya tergantung pada ketebalan kanopi yang dipakai. Semakin tebal, suara yang dihasilkan pun semakin kecil.

1. Kanopi Polycarbonate

Kanopi polycarbonate merupakan jenis atap yang terbuat dari polimer atau plastik. Tampilannya semi transparan sehingga tidak sebening kaca. Selain warna putih, kanopi jenis ini memiliki beberapa pilihan warna dari yang cerah hingga gelap. Kanopi polycarbonate sering menjadi pilihan kanopi karena daya tahannya dan harganya yang murah. Kanopi jenis ini juga bisa sebagai salah satu pilihan bagi yang menginginkan kanopi kaca tetapi mengalami keterbatasan biaya.

Untuk membeli kanopi polycarbonate, terdapat 2 macam produk yakni yang berbentuk roll atau gulung, ada juga yang dijual per meter dalam bentuk lembaran.

Kisaran harga kanopi polycarbonate menurut beberapa e-commerce cukup beragam. Untuk kanopi yang dijual per gulung dengan ketebalan 4 mm, sekitar Rp 895 ribu (panjang sekitar 5 meter) hingga Rp 2,2 juta (panjang sekitar 11,5 meter). Sementara untuk kanopi yang dijual per lembaran dengan ketebalan 4 mm dan luas 5 meter persegi sekitar Rp 260 ribu hingga Rp 950 ribu.

Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari ukuran, ketebalan, hingga warna yang dipilih. Biasanya semakin tebal dan besar ukurannya harganya semakin mahal. Kemudian warna kanopi putih atau transparan lebih mahal dari warna lainnya. Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

Kelebihan kanopi polycarbonate adalah bahannya ringan, pemasangan mudah, fleksibel dan mudah dibentuk, tidak mudah rusak dan tahan lama, dapat menangkal radiasi matahari, hingga meredam suara.

Di sisi lain, kekurangan kanopi polycarbonate adalah warnanya yang cepat berubah atau pudar, sulit dibersihkan, hingga mudah bocor apabila pemasangannya salah.

2. Kanopi Alderon

Kanopi alderon merupakan atap yang terbuat dari UPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Permukaannya bergelombang dan di antara permukaannya terdapat rongga. Kanopi ini juga memiliki bobot yang ringan dan tersedia dalam beberapa warna. Biasanya pemakaiannya dengan kerangka baja ringan.

Jenis Alderon yang lumayan banyak tersebar di pasaran adalah jenis alderon 830 yang memiliki ukuran 830 mm. Estimasi harganya jika melihat dari e-commerce adalah sekitar Rp 168-172 ribu. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dengan jenis dan ketebalannya. Ada beberapa kanopi Alderon yang tidak dijual per meter, melainkan langsung 7 meter atau 42 meter. Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

Kelebihan kanopi alderon adalah bahannya ramah lingkungan, dapat meredam panas, memiliki daya tahan yang baik, mudah dibersihkan, hingga kedap suara.

Ada pun kekurangan kanopi alderon adalah harganya yang relatif mahal dan warna serta modelnya yang tidak terlalu beragam daripada jenis kanopi lain.

3. Solarflat

Jenis kanopi lainnya yang berasal dari plastik adalah solarflat adalah jenis kanopi. Jenis ini dibuat agar cocok untuk rumah dengan iklim tropis. Selain sebagai kanopi rumah, solarflat juga digunakan sebagai atap JPO atau jembatan penyeberangan di Jakarta seperti JPO Gelora Bung Karno.

Semakin tebal ukuran solarflat maka kekuatan untuk meredam suara semakin bagus. Selain itu ketebalan juga mempengaruhi tingkat kebocoran atap. Ketebalan dari solarflat sendiri terdiri dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, dan 6 mm. Kemudian untuk jenis solarflat dibagi menjadi 2 yakni plain dan embose. Solarflat embose biasanya bisa membuat bagian depan lebih sejuk daripada yang plain.

Solarflat ada yang dijual gulungan dan lembaran. Berdasarkan daftar harga di e-commerce, solarflat gulungan yang plain sepanjang 20 meter dijual Rp 12,2 juta. Sementara itu, untuk lembaran yang dijual per meter harganya mulai dari Rp 500 ribuan.

Kelebihan kanopi solarflat adalah tahan lama, tidak mudah pecah, kokoh, tidak mudah terbakar, pemasangannya mudah, hingga kedap suara. Lalu, kekurangannya adalah mudah bocor jika salah pemasangan da variasi warna yang sedikit.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

4 Hal yang Wajib Diperiksa Setelah Rumah Terendam Banjir


Jakarta

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (6/7/2025) sore telah menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Dikutip dari detikNews, sebanyak 41 RT di Jakarta masih dilanda banjir hingga Senin (7/7/2025) dengan ketinggian air mencapai 50 cm.

Apabila rumah kamu termasuk yang kebanjiran, sebaiknya lakukan sejumlah pengecekan terlebih dahulu. Banjir tak hanya membuat rumah jadi kotor, tapi bisa merusak beberapa benda yang tak sempat diselamatkan.

Periksa 4 Hal Ini Setelah Rumah Terendam Banjir

Ada beberapa hal yang wajib diperiksa usai rumah terendam banjir. Dilansir dari Flood Info, berikut penjelasannya:


1. Cek Kabel Listrik

Langkah pertama yang wajib diperiksa adalah kabel listrik. Saat terendam banjir, ada potensi sejumlah kabel mengalami korsleting. Apabila tidak hati-hati maka kamu bisa tersengat listrik bahkan memicu kebakaran.

Apabila ingin membersihkan rumah, sebaiknya jangan langsung menyalakan aliran listrik dari Miniatur Circuit Breaker (MCB). Lalu, pastikan juga peralatan listrik sudah dicabut dari stop kontak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Periksa Tabung Gas

Saat rumah kebanjiran mungkin kamu tak sempat menyelamatkan seluruh barang, termasuk tabung gas. Jika banjir sudah surut, segera cek tabung gas di rumah karena dikhawatirkan mengalami kebocoran.

Jika mencium bau menyengat dari tabung gas, segera keluarkan ke tempat terbuka. Hal ini dapat terjadi karena tabung gas terlalu lama berada di tempat tertutup dan minim ventilasi.

Sebaiknya, jika sudah mengetahui tanda-tanda rumah akan terendam banjir segera lepas tabung gas dari selang kompor gas. Kemudian pindahkan tabung gas ke posisi yang aman dan tidak terendam banjir.

3. Pakai Sarung Tangan dan Alas kaki Tertutup

Ketika akan membersihkan rumah dari sisa banjir, disarankan memakai sarung tangan lateks dan alas kaki tertutup, misalnya sepatu boot yang setinggi mata kaki. Selain itu, gunakan juga kaus atau celana lengan panjang.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kuman masuk ke dalam tubuh. Soalnya, banjir berasal dari air selokan maupun kali yang mengandung banyak bakteri jahat yang berbahaya bagi kesehatan.

4. Mengecek Dinding dan Lantai Rumah

Penting juga untuk mengecek seluruh kondisi rumah setelah terendam banjir. Dinding dan lantai tentunya sudah kotor sehingga wajib dibersihkan. Meski begitu, kamu juga wajib melihat apakah ada kerusakan yang ditimbulkan atau tidak.

Terutama pada dinding, setelah terendam banjir selama berhari-hari membuat dinding jadi basah dan lembap. Kondisi ini bisa membuat cat dinding jadi rusak, merusak struktur bangunan, hingga memicu tumbuhnya jamur dan lumut.

Sementara itu, lantai yang terendam air dan lumpur akibat banjir dapat menyebabkan kerusakan pada keramik. Kalau tidak segera dibersihkan, warna keramik bisa kusam sehingga tidak terlihat estetis.

Itu dia empat hal yang wajib diperiksa setelah rumah terendam banjir. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mau Bangun Rumah 2 Lantai Tipe 45 di Jakarta? Siapkan Dana Segini


Jakarta

Rumah dua lantai jadi salah satu pilihan terbaik untuk membangun hunian yang nyaman. Sebab, rumah ini memiliki ruang yang cukup besar sehingga tidak terasa sempit.

Jika detikers sudah berkeluarga dan memiliki anak, rumah dua lantai tipe 45 bisa menjadi pilihan menarik. Memang tidak sebesar tipe 54 atau 60, tapi setidaknya sudah cukup untuk menampung keluarga kamu dengan nyaman.

Tertarik untuk membangun rumah dua lantai tipe 45? Pastikan kamu sudah mengetahui estimasi biaya pembangunannya agar bisa menyiapkan dana yang cukup. Untuk lebih jelasnya, simak selengkapnya dalam artikel ini.


Estimasi Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Tipe 45 di Jakarta 2025

Sebelum membangun rumah dua lantai tip 45, pastikan kamu telah menghitung biayanya terlebih dahulu. Untuk biayanya sendiri dihitung per meter persegi (m2).

Wildan selaku tim konstruksi dari Rebwild Construction mengatakan untuk membangun rumah dua lantai bisa menelan dana sekitar Rp 4,8-5 juta per m2. Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta, sedangkan untuk daerah lain kemungkinan harganya bisa berbeda.

Biaya tersebut sudah termasuk seluruh material konstruksi dalam membangun rumah, seperti pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat dinding. Biaya tersebut juga meliputi upah tukang borongan di Jakarta.

Namun, harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari material yang dipilih. Jika sang pemilik ingin material yang harganya terjangkau maka biaya yang dibutuhkan bisa lebih murah.

“Harga itu sudah include semua, cuma nggak bisa pakai model yang bagus gitu lho, jadi kaya plafon pakainya yang model flat, nggak yang drop ceiling. Terus keramik bukan yang asli punya, yang KW 1 lah, jadi semua distandarin aja,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

Perlu diingat, biaya tersebut juga hanya untuk membangun rumah serta pemasangan material standar. Untuk instalasi listrik, pagar rumah, atau pemasangan kanopi akan dikenakan biaya tambahan lagi. Besar kecilnya dana yang dibutuhkan tergantung dari material serta ukurannya.

“Pokoknya dengan biaya tersebut sudah jadi (rumah). Cuma materialnya belum yang di-upgrade ke paling bagus gitu,” jelas Wildan.

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhulrizki mengatakan langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya lebih saat membangun rumah.

Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah sederhana dua lantai tipe 45 di Jakarta dengan kisaran biaya Rp 4,8 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Biaya konstruksi: 90 m2 x Rp 4.800.000 per m2 = Rp 432.000.000
  • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
  • Biaya darurat 15% saat membangun rumah: Rp 64.800.000

Setelah itu, kamu perlu menjumlahkan biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya darurat 15% = Rp 497.800.000.

Jadi, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp 497 jutaan untuk membangun rumah dua lantai tipe 45 di Jakarta. Untuk menekan biaya, kamu bisa memilih material sederhana tapi punya kualitas yang baik.

Kembali diingatkan, rincian biaya di atas hanya merupakan estimasi sehingga dapat berbeda-beda. Selain itu, biaya tersebut tidak termasuk membeli tanah di Jakarta.

Demikian estimasi biaya bangun rumah dua lantai tipe 45 di Jakarta. Tertarik untuk membangunnya?

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kisaran Harga Pasir Rangkas per 1 Truk Terbaru


Jakarta

Pasir merupakan salah satu material penting dalam konstruksi bangunan. Saat ini ada banyak jenis pasir yang umum digunakan, salah satunya adalah pasir rangkas.

Sebagai informasi, pasir ini diambil dari wilayah Rangkasbitung, Provinsi Banten. Maka dari itu dinamakan pasir rangkas karena sesuai lokasi pasir ini dihasilkan.

Pasir rangkas memiliki ciri khas tersendiri, yakni berwarna putih ke abu-abuan dengan tekstur yang lembut, tapi terdiri dari butir-butiran besar sehingga tidak halus seperti pasir pasang.


Pasir rangkas disebut memiliki kualitas baik sehingga kerap digunakan sebagai material bangunan. Pasir rangkas biasanya dipakai untuk merekatkan (plester), memasang keramik, cor fondasi, pembuatan batako, genteng, dan bata ringan.

Jika ingin membeli pasir rangkas untuk material bangunan, sebaiknya ketahui dulu kisaran harganya. Cek selengkapnya dalam artikel ini.

Kisaran Harga Pasir Rangkas Terbaru 2025

Secara umum, pasir rangkas dijual dalam hitungan per 1 truk. Dalam satu truk dapat mengangkut sekitar 6,5-7 meter kubik (m3) pasir rangkas.

Perlu diingat, harga pasir rangkas dapat berbeda tergantung dari ketentuan toko bangunan. Harga juga dipengaruhi oleh lokasi penjualan, sehingga harga pasir rangkas di Jakarta mungkin berbeda dengan di Bekasi.

Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Rabu (17/7/2025), berikut kisaran harga pasir rangkas terbaru 2025:

  • Pasir rangkas wilayah Jakarta: Rp 1.850.000/truk
  • Pasir rangkas wilayah Tangerang: Rp 1.850.000/truk
  • Pasir rangkas wilayah Bekasi: Rp 1.950.000/truk
  • Pasir rangkas wilayah Depok: Rp 1.950.000/truk
  • Pasir rangkas wilayah Bogor: Rp 1.825.000/truk.

Selain itu, ada juga toko bangunan yang menjual pasir rangkas dalam kondisi sudah dicuci. Berikut kisaran harganya:

  • Pasir rangkas cuci wilayah Tangerang: Rp 1.870.000/truk
  • Pasir rangkas cuci wilayah Jakarta: Rp 2.100.000/truk
  • Pasir rangkas cuci wilayah Depok: Rp 2.150.000/truk
  • Pasir rangkas cuci wilayah Bekasi: Rp 2.300.000/truk.

Sebagai catatan, harga di atas bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan toko bangunan. Selain itu, harga yang tertera masih berupa estimasi, sehingga bisa terjadi perbedaan di sejumlah wilayah.

Itu dia kisaran harga pasir rangkas terbaru per 1 truk di 2025. Sebelum membelinya, pastikan detikers sudah berkonsultasi dengan kontraktor agar bisa membeli pasir sesuai kebutuhan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com