Tag: jamur

  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bau di Kulkas Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu benda yang wajib ada di dapur untuk menyimpan makanan untuk waktu yang lama. Hal ini membuat kulkas menjadi tempat yang rawan bau karena ada makanan membusuk.

    Selain itu, bisa saja ada pertumbuhan jamur, sehingga muncul bau tidak sedap di dalam kulkas. Aroma ini mungkin saja mengganggu dan merusak nafsu makanan penghuni rumah.

    Kalau sudah terlanjur, bagaimana cara mengilangkan bau di kulkas? Mudah saja, ikuti tips berikut ini yang dikutip dari The Spruce, Jumat (5/7/2024).


    Cara Hilangkan Bau di Kulkas

    1. Pakai Baking Soda

    Taruh baking soda di loyang dan masukkan ke dalam kulkas semalaman atau sampai bau menghilang.

    2. Bubuk Kopi

    Taruh bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang dan masukkan ke dalam kulkas selama semalam. Bau kopi akan bertahan, namun akan hilang dengan cepat.

    3. Minyak Atsiri

    Basahi beberapa bola kapas dengan minyak esensial atau ekstrak vanila dan masukkan ke dalam kulkas. Tutup pintu kulkas selama 24 jam.

    4. Koran

    Masukkan segumpal koran ke dalam laci dan rak kulkas dan tutup pintunya selama beberapa hari. Kemudian keluarkan kertasnya dan bersihkan kulkas dengan campuran 1 cangkir cuka putih per 1 galon air.

    5. Bersihkan Kulkas dengan Cairan Pemutih

    Sebelum membersihkan kulkas, keluarkan semua isinya dan masukkan makanan ke dalam pendingin agar tetap awet, lalu keluarkan rak dan bersihkan dengan air panas dan sabun.

    Bersihkan dengan campuran 1 sendok makan pemutih klorin cair dengan 1 galon air. Bersihkan dinding, langit-langit, dan dasar kulkas beserta bagian dalam pintu dan gasket atau segel. Bilas dengan air sebelum dikeringkan dengan handuk, lalu masukkan kembali isi kulkas.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau tak sedap dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Waktu yang Tepat Ganti Seprai, Dijamin Bikin Tidur Makin Nyaman



    Jakarta

    Mengganti seprai adalah salah satu cara kamu menjaga tempat tidur tetap bersih. Seprai yang merupakan pelindung kasur dari debu, pasti lama kelamaan jadi sarang kuman, debu, dan bakteri yang tidak baik bagi kulit dan pernapasan. Maka dari itu, penting bagi kamu sering mengganti seprai kasur. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengganti seprai?

    Dilansir dari The Spruce, Selasa (23/7/2024) waktu yang tepat untuk mengganti seprai ternyata tergantung kegiatan yang dilakukan di atas kasur. Jika kasur hanya digunakan untuk tidur dengan menggunakan pakaian yang bersih dan setelah mandi, seprai dapat diganti setiap minggu atau dua minggu sekali. Namun yang jelas, jangan pernah lebih dari dua minggu sekali seprai tidak dicuci.

    Akan tetapi, jika kamu banyak melakukan kegiatan di atasnya mulai dari minum, berkeringat, dari luar langsung berbaring, atau memiliki hewan peliharaan yang sering naik ke kasur, sebaiknya seprai dicuci seminggu sekali.


    Seprai dapat lebih sering lagi diganti apabila kasur tersebut digunakan oleh orang sakit. Bahkan sakit ringan seperti flu, pilek, dan batuk. Kamu perlu mengganti seprai setiap hari jika keadaannya seperti itu. Hal ini untuk menghindari bakteri menempel di seprai dan menularkan ke orang lain.

    Cara mencuci seprai pun sebaiknya memakai air panas. Selain itu, jika kamu memiliki masalah jerawat atau kulit, sarung bantal harus lebih sering diganti dan dibersihkan dibandingkan seprai untuk mencegah peradangan dan perpindahan bakteri.

    Lebih lanjut, dilansir dari Homes & Gardens, para ahli merekomendasikan untuk mencuci seprai setidaknya dua minggu sekali, tergantung dari keadaan pribadi dan musim.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift seperti yang dilansir Selasa (23/7/2024).

    Menurutnya, cuaca yang lebih panas dapat membuat seseorang lebih mudah berkeringat dan jadi mudah terserang penyakit sehingga kamu perlu sering mengganti seprai. Namun, dia memberikan catatan saat mencuci seprai sebaiknya tidak berlebihan karena itu bisa merusak bahannya.

    Selain itu, pastikan seprai dalam keadaan bersih dan kering saat digunakan. Seprai yang sedikit lembab dapat menyebabkan jamur dan iritasi kulit, jadi penting untuk mengeringkan sepenuhnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Membasmi Rayap Biar Nggak Bersarang & Makan Kayu di Rumah


    Jakarta

    Rayap adalah serangga kecil yang kerap memakan kayu di rumah seperti pada perabotan, bahkan fondasi. Jangan biarkan rumah sampai rusak, segera basmi rayap ketika menemukan tanda-tandanya.

    Rayap menggerogoti kayu secara perlahan hingga menjadi kopong dan hancur. Jika dibiarkan, perabotan yang rapuh dan fondasi yang keropos bisa saja membahayakan penghuni rumah, lho.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan kalau rumah terlanjur diserang rayap?


    Ayo, simak cara membasmi rayap berikut ini yang dikutip dari Southern Perimeter, Senin (5/8/2024).

    Cara Basmi Rayap di Rumah

    1. Letakkan Kamper atau Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    2. Tuang Larutan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Pakai Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    4. Tanam Catnip

    Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    5. Tanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    6. Tanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    7. Gunakan Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    8. Tuang Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap. Kamu bisa memasukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan.

    Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Bersihkan Jamur di Kamar Mandi dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Jamur sering kali tumbuh di tempat-tempat yang lembap seperti kamar mandi. Kelembapan yang tinggi membuat jamur tumbuh dengan cepat pada tembok, plafon, dan ubin kamar mandi.

    Kalau kamu sudah menemukan tanda-tanda jamur, segera bersihkan sebelum makin parah. Sebab, jamur bisa memicu masalah serius lainnya seperti gangguan pernapasan.

    Tenang aja, kamu bisa dengan mudah membersihkan jamur dengan bahan-bahan di rumah. Yuk, simak cara bersihkan jamur berikut ini yang dikutip dari Better Homes & Gardens, Senin (26/8/2024).


    Cara Bersihkan Jamur di Kamar Mandi

    1. Boraks

    Boraks, merupakan bahan alami yang ampuh untuk membersihkan jamur di kamar mandi. Kamu cukup campurkan 1 cangkir boraks dengan sekitar 3 liter air hangat.

    Tuangkan larutan ke dalam botol semprot. Lalu, Semprotkan langsung pada permukaan yang ingin dibersihkan.

    Gunakan sikat kawat, spons, atau lap bersih untuk menggosok noda jamur. Kamu bisa gunakan sisa pembersih cetakan boraks untuk mengepel lantai ubin atau vinil.

    2. Pemutih

    Bahan ampuh lainnya adalah pemutih untuk menghilangkan noda jamur di kamar mandi, tetapi sebelum menggunakan pastikan kamu punya ventilasi udara yang baik.

    Buka jendela atau nyalakan kipas angin di kamar mandi ketikan membersihkan dengan pemutih. Campurkan larutan pemutih dan air dengan perbandingan 1:10.

    Pemutih efektif pada permukaan yang tidak berpori seperti wastafel, bak mandi, toilet, dan shower, namun sebaiknya tidak disarankan untuk membersihkan jamur di langit-langit atau dinding.

    3. Cuka

    Cuka adalah solusi ampuh untuk membersihkan jamur bandel di kamar mandi. Cuka bisa digunakan untuk membersihkan lantai ubin, atau langsung pada shower, saluran pembuangan, atau toilet.

    Meskipun cuka putih murni mungkin punya aroma yang kurang sedap. Semprotkan cuka langsung pada area yang terkena, diamkan selama 5-10 menit, lalu bersihkan dengan spons atau lap. Untuk jamur yang sulit dihilangkan, kamu bisa gosok dengan sikat berbulu.

    Cara Mencegah Jamur di Kamar Mandi

    Cara terbaik untuk menyingkirkan jamur di kamar mandi adalah dengan mencegahnya untuk tumbuh. Hilangkan kelembaban berlebih dengan menaruh kamper di kamar mandi.

    Bersihkan dinding pancuran setiap hari setelah digunakan untuk mengurangi sisa air yang menjadi tumbuhnya jamur. Jaga lantai tetap kering dan bersihkan handuk basah. Mendisinfeksi kamar mandi seminggu sekali juga merupakan cara ampuh untuk mencegah timbulnya masalah jamur.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Rumput Halaman Menjadi Berwarna Coklat, Salah Satunya Jamur


    Jakarta

    Rumput yang hijau dan subur seringkali menjadi ciri kesehatan dan keindahan sebuah taman atau halaman. Namun, tidak jarang rumput secara perlahan berubah warna menjadi coklat.

    Kondisi ini tentunya mengurangi daya tarik visual tanaman dan menandakan adanya masalah. Perubahan warna itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Apa saja?

    Penyebab Rumput Halaman menjadi Coklat

    Beberapa penyebab rumput halaman menjadi coklat di antaranya kurang air atau cuaca yang panas, penyakit dan jamur, hingga air seni hewan peliharaan. Menurut laman Neave Group dan Today’s Home Owner begini penjelasannya.


    1. Kurang Air atau Cuaca Panas

    Setiap jenis rumput membutuhkan air yang cukup untuk bisa tumbuh. Kekeringan atau cuaca yang sangat panas bisa menghalangi rumput mendapat cukup air dari tanah.

    Oleh sebab itu, siram halaman seminggu sekali atau dua kali sebulan atau bahkan lebih sering jika kamu tinggal di daerah rawan kekeringan. Cara termudahnya adalah menggunakan penyiram otomatis.

    2. Kutu Busuk

    Kutu busuk menjadi penyebab utama rumput coklat. Hewan ini akan memakan rumput dengan menghisap sari tanaman dan menyuntikkan cairan ludah ke daun dan batang.

    Hal ini menghalang air dan makanan sehingga membuat rumput mati. Kutu busuk paling aktif dalam kondisi panas, kering, dan cerah.

    Pertama-tama halaman akan terlihat layu, menguning, dan akhirnya coklat. Bercak-bercaknya akan terus membesar, meski sudah dilakukan penyiraman secara teratur.

    3. Terlalu Banyak Pupuk, Air, atau Keduanya

    Penggunaan pupuk yang tepat untuk rumput halaman akan memberikannya nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan untuk tumbuh.

    Menyiram halaman memang penting untuk menjaganya tetap sehat. Namun, terlalu banyak pupuk, air, atau keduanya bisa menyebabkan rumput berwarna coklat.

    Oleh sebab itu, perhatikan seberapa sering kamu memberikan pupuk pada rumput dan menyiraminya dengan air. Masalah kecoklatan pada rumput ini termasuk bercak-bercak besar yang berubah menjadi coklat.

    4. Penyakit dan Jamur

    Puluhan penyakit dan jamur bisa membuat rumput halaman menjadi coklat. Penyiraman yang sedang berlangsung dan sering menyebabkan kelembaban tinggi menyebabkan ada jamur di mana-mana.

    Untuk mencegah adanya penyakit pada rumput, hindari memotongnya terlalu rendah. Siram dengan benar, dan pastikan halaman memiliki drainase yang memadai.

    5. Air Seni Hewan Peliharaan

    Air seni hewan peliharaan juga bisa menjadi masalah bagi rumput karena bisa menyebabkannya menjadi berwarna coklat dengan cepat. Air ini mengandung nitrogen dalam kadar yang tinggi.

    Nitrogen adalah nutrisi utama untuk halaman yang sehat. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak bisa membuat rumput menjadi coklat dan akhirnya mati.

    Itulah sejumlah penyebab rumput halaman berubah menjadi coklat. Semoga artikel ini bisa membantumu.

    (elk/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan dan Cegah Jamur Tumbuh di Langit-langit


    Jakarta

    Menghadapi masalah jamur bisa menjadi hal yang menyebalkan, terutama jika jamur muncul di langit-langit. Hal itu karena jamur jadi lebih sulit untuk dijangkau dan dihilangkan.

    Meskipun tugas ini mungkin tampak berat, sangat penting untuk segera mengatasi pertumbuhan jamur setelah kamu melihat tanda-tanda awal demi menjaga kesehatan struktural dan keamanan rumah kamu. Nah, begini cara menghilangkan dan mencegah jamur tumbuh di langit-langit.

    Tips Menghilangkan Jamur pada Langit-Langit

    Melansir Homes and Gardens, pada Jumat (25/10/2024), tidak semua kasus jamur sama, dan tidak semuanya bisa diselesaikan dengan metode DIY. Namun, jika area yang terinfeksi cukup kecil, yaitu kurang dari 10 kaki persegi, kamu seharusnya dapat mengatasinya sendiri menggunakan larutan pembersih yang sesuai.


    Persiapkan Area

    Menghilangkan jamur dari langit-langit memerlukan perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran spora atau kerusakan pada permukaan. Untuk mencegah penyebaran spora jamur ke bagian lain di dalam ruangan, pastikan untuk melindungi area yang terinfeksi dengan menutupi lantai dan perabotan menggunakan lembaran plastik.

    Kenali Penyebabnya

    “Sebelum kamu mulai membasmi jamur, sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi penyebab yang mendasarinya,” kata CEO Mold Busters, Michael Golubev dalam kutipannya diHomes and Garden.

    Hal ini biasanya disebabkan oleh atap yang rusak, ventilasi buruk, atau tingkat kelembapan yang tinggi di rumah kamu. Menangani masalah ini tidak hanya akan membantu menghapus jamur yang ada, tetapi juga mencegahnya muncul kembali.

    Tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya, kamu mungkin perlu memperbaiki kebocoran di langit-langit, meningkatkan ventilasi, atau menurunkan tingkat kelembapan di rumah kamu.

    Pakai Alat Pelindung Diri

    Jamur dapat membahayakan kesehatan kamu, sehingga sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan sebelum mencoba menghilangkannya dari langit-langit.

    Jamur dapat melepaskan spora yang berbahaya jika terhirup, jadi pastikan untuk mengenakan masker, membuka jendela, atau menggunakan kipas angin untuk menjaga ventilasi yang baik saat membersihkan.

    Kamu juga perlu memakai perlindungan seperti sarung tangan dan kacamata untuk melindungi diri dari spora jamur. Perlengkapan sarung tangan dan kacamata dari Walmart ini bisa sangat membantu.

    Pakai Larutan Pembasmi Jamur

    Kamu bisa mencampurkan air dan detergen ke botol semprot adalah salah satu cara yang efektif kemudian di semprotkan ke area yang terkena jamur. Larutan ini membantu meregangkan jamur, sehingga dapat lebih mudah untuk dihilangkan. Kamu juga bisa menggunakan penghilang jamur komersial.

    Pilihan yang lain adalah dengan menggunakan cuka untuk membasmi jamur. Asam asetat yang terkandung pada cuka dapat membunuh jamur dengan baik, buatlah larutan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama.

    Semprot dengan banyak air pada seluruh area yang berjamur, dan diamkan selama 15-20 menit sebelum dibersihkan. Jauhi penggunaan pemutih untuk membunuh jamur, hal ini tidak efektif pada permukaan yang berpori dan bisa menimbulkan resiko kesehatan.

    Gunakan kain bersih yang dibasahi dengan air untuk menghapus larutan pembersih dan sisa jamur yang masih tertinggal. Pastikan untuk membilas kain tersebut agar tidak membuat langit-langit menjadi basah.

    “Setelah dibersihkan, sangat penting untuk mengeringkan area tersebut secara menyeluruh guna mencegah jamur tumbuh kembali,” ujar Michael Golubev.

    “Kamu harus memastikan bahwa area tersebut benar-benar kering sebelum kamu mengecat atau memberikan pelapis ulang,” tambahnya.

    Cara Mencegah Tumbuhnya Jamur di Langit-langit

    Setelah area tersebut benar-benar kering, sebaiknya cat ulang bagian yang ditumbuhi jamur dengan cat dasar dan cat anti jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Minyak esensial seperti minyak tea tree, minyak lavender, dan minyak kayu putih memiliki sifat antimikroba alami yang dapat membantu menghambat perkembangan jamur. Selain itu, kayu manis juga dapat digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur.

    Panggil Tenaga Ahli

    “Jika jamur menutupi lebih dari 30 cm, maka kamu tidak boleh mencoba untuk menghilangkan jamur sendiri,” ujar direktur pemasaran Cleaner Guys, Melanie Ortegon, dalam kutipannya di Homes and Gardens.

    Sebab, hal ini bisa mengakibatkan jamur yang berakar akan menyebar jauh lebih dalam lagi. Jika jamur menyebar lebih dari 30 cm, maka obat rumahan seperti halnya cuka atau pemutih tidak akan mampu menembus cukup dalam untuk membunuh jamur secara keseluruhan.

    Satu-satunya metode yang benar-benar efektif untuk mengatasi jamur yang telah menyebar lebih dari 1 kaki persegi adalah dengan menyewa perusahaan penghilang jamur bersertifikat untuk menangani masalah tersebut.

    Mencoba mengatasinya sendiri bisa berisiko bagi kesehatan kamu, karena jika tidak ditangani, dihilangkan, dan disanitasi dengan peralatan yang tepat, jamur dapat menyebabkan penyakit atau menyebar lebih jauh ke dalam properti.

    Setelah menghilangkan jamur dari langit-langit, perhatikan area yang telah dibersihkan untuk memastikan jamur tidak muncul kembali.

    Jika kamu menemukan tanda-tanda jamur muncul lagi, lakukan kembali proses pembersihan. Ingatlah, langkah terbaik untuk menangani jamur adalah dengan mencegahnya sejak awal.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Penyebab Munculnya Cacing di Kamar Mandi Rumah



    Jakarta

    Seringkali saat kamu pergi ke kamar mandi melihat cacing yang berada di toilet ataupun saluran pembuangan. Pastinya setelah melihat hal itu, kamu memiliki kekhawatiran terutama jika memiliki anak di rumah.

    Banyak penyebab yang ditemukan kenapa cacing muncul di kamar mandi kamu. Cacing dapat masuk ke sistem perpipaan melalui retakan atau kebocoran, hingga kotornya kamar mandi bisa menjadi penyebab adanya cacing di tempat kamu.

    Dilansir DIY Home Comfort, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa penyebab adanya cacing di kamar mandi kamu.


    Kebocoran pada Pipa

    Pipa yang bocor dapat menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran ini dapat terjadi di area yang tidak langsung terlihat, seperti di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    Pipa Retak

    Retakan pada pipa terutama di rumah-rumah yang sudah lama, dapat menyebabkan tanah serta cacing masuk ke dalam sistem perpipaan. Hal ini membuat cacing masuk sampai ke dalam kamar mandi kamu.

    Pipa saluran pembuangan yang retak juga dapat menyebabkan benda asing menyusup ke dalam pipa. Segera periksa dan perbaiki retakan pada pipa, sebelum menimbulkan kerugian besar lainnya.

    Kebersihan Kamar Mandi yang Buruk

    Pembersih yang jarang dapat mengakibatkan penumpukan kotoran di dalam dan sekitar kamar mandi, yang menarik berbagai hama seperti cacing.

    Jika kamu tidak menyiram toilet secara teratur atau membersihkannya secara menyeluruh, hal itu dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk cacing.

    Kelembapan yang Tinggi

    Kelembapan menjadi hal yang sangat buruk di rumah kamu, termasuk di kamar mandi. Tidak hanya menimbulkan jamur dan bau yang tidak sedap, tetapi membuat hama tertarik untuk berada di tempat tersebut.

    Kamar mandi dengan ventilasi yang buruk dapat menjadi lembap, menjadikannya tempat berkembang biaknya cacing dan hama lainnya.

    Masalah Saluran Pembuangan

    Jika toilet kamu tersumbat oleh limbah, hal ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya cacing. Cacing ini akan masuk ke toilet kamu melalui saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanda dan Penyebab Adanya Jamur di Lantai Kayu


    Jakarta

    Jika rumah kamu menggunakan lantai kayu, perawatan ekstra sangat dibutuhkan agar lantai kayu bisa bertahan lama. Banyak yang harus diperhatikan, terutama masalah jamur yang bisa tumbuh di bawahnya.

    Jamur merupakan masalah umum yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada lantai dan bahkan mempengaruhi kesehatan penghuninya. Ada beberapa tanda timbulnya jamur di lantai kayu, seperti bau apek yang disebabkan oleh pelepasan spora jamur ke udara.

    Dilansir dari Better That Home, Rabu (30/10/2024), berikut beberapa tanda dan penyebab adanya jamur di bawah lantai kayu kamu.


    Tanda-tanda Adanya Jamur di Bawah Lantai Kayu

    Perubahan Warna

    Jamur dapat menyebabkan perubahan warna pada permukaan lantai kayu. Perubahan warna ini dapat muncul sebagai bercak atau bintik gelap yang mungkin bertekstur berbulu.

    Bau Apak

    Bau apak adalah salah satu tanda paling jelas adanya jamur di bawah lantai kayu disebabkan oleh pelepasan spora jamur ke udara. Bau ini sering digambarkan sebagai bau lembap dan bisa cukup kuat.

    Noda Air

    Jika ada noda air di lantai kayu, ada kemungkinan jamur tumbuh di bawah permukaannya. Noda ini mungkin muncul sebagai bercak gelap pada kayu dan bisa menjadi indikasi kelembapan berlebih.

    Lantai yang Lembek

    Jika lantai kayu keras kamu terasa lembek saat berjalan di atasnya, ada kemungkinan jamur tumbuh di bawah permukaannya. Hal ini bisa menjadi indikasi kerusakan akibat air dan harus segera diatasi.

    Penyebab Jamur di Bawah Lantai Kayu

    Tingkat Kelembapan Tinggi

    Tingkat kelembapan yang tinggi di rumah kamu dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah lantai kayu. Saat udara lembap, uap air dapat merembes melalui sublantai dan terperangkap di bawah lantai kayu, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Ventilasi Buruk

    Ventilasi yang buruk di rumah, dapat menyebabkan tingkat kelembapan yang tinggi sehingga dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah lantai kayu kamu.

    Jika udara tidak bersirkulasi dengan benar, kelembapan dapat terperangkap dan menyebabkan pertumbuhan jamu.

    Masalah Perpipaan

    Masalah perpipaan seperti kebocoran atau pipa pecah dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah lantai kayu kamu. Jika terjadi kebocoran, air dapat merembes melalui celah lantai dan terperangkap.

    Kurangnya Pemeliharaan

    Kurangnya perawatan dapat menyebabkan tumbuhnya jamur. Jika kamu tidak membersihkan dan merawat lantai kayu secara teratur, kotoran dan serpihan dapat menumpuk dan menyebabkan tumbuhnya jamur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Ideal Membersihkan Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang bersih nggak cuman bikin penghuni rumah merasa nyaman tapi juga baik buat kesehatan. Sebab, kamar mandi adalah tempat yang cepat kotor dan jadi tempat ideal buat ditumbuhi kuman dan jamur.

    Nah, penting sekali membersihkan kamar mandi secara rutin. Ada beberapa hal di kamar mandi yang perlu lebih sering dibersihkan ataupun bisa jarang-jarang.

    Berikut jadwal ideal membersihkan kamar mandi yang bisa kamu ikuti, dikutip dari The Spruce, Jumat (1/11/2024).


    Bersih-bersih Harian

    1. Mengelap Permukaan Basah

    Gunakan kain yang mengandung disinfektan ataupun spons untuk mengelap counter, wastafel, dan keran untuk membersihkan tumpahan dan cipratan air. Pastikan untuk menggunakan kain bersih atau baru untuk membersihkan tempat duduk kloset atau lantai.

    2. Keringkan Pintu dan Dinding

    Setiap selesai mandi, gunakan handuk atau alat pembersih karet untuk mengeringkan tembok dan dinding basah supaya mencegah pembentukan kerak air. Selain itu, jangan lupa menutup tirai kamar mandi agar cepat kering.

    3. Gantung Handuk dan Keset

    Pastikan untuk menggantung handuk dan keset basah agar cepat kering. Langkah ini akan mencegah pertumbuhan jamur.

    Bersih-bersih Mingguan

    1. Cuci Handuk dan Keset

    Cuci handuk-handuk dan keset setiap minggu supaya tidak menjadi tempat bersarangnya kuman. Sebaiknya keset dikeringkan dengan cara dijemur agar tidak merusak karet pada bagian bawah keset.

    2. Bersihkan Kloset

    Bersihkan bagian dalam kloset menggunakan sikat dan cairan pembersih. Sementara bagian luar kloset bisa dilap dengan tisu basah yang mengandung disinfektan atau spons dan cairan pembersih kamar mandi.

    3. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai dan tembok kamar mandi secara menyeluruh setiap minggu untuk menghilangkan noda dan jamur pada permukaan. Lalu, buang juga rambut-rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air. Jangan lupa bersihkan juga tirai di kamar mandi.

    4. Bersihkan Wastafel

    Singkirkan barang-barang yang memenuhi area wastafel. Lalu, bersihkan wastafel menggunakan cairan pembersih. Pastikan untuk membilas area wastafel dengan bersih dan keringkan.

    5. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

    Jangan membersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Area ini sebenarnya sering disentuh ketika menggunakan kamar mandi, sehingga rawan tumbuh kuman dan bakteri.

    6. Bersihkan Cermin

    Bersihkan cermin dengan cairan pembersih dan kain mikrofiber. Cermin yang kinclong dapat menunjukkan kamar mandi terawat dengan baik.

    7. Buang Sampah

    Buang isi tempat sampah setiap minggu supaya tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Lalu, kamu bisa menaruh beberapa kantong plastik baru di dalam tempat sampah untuk memudahkan penggantian kantong plastik nantinya.

    Bersih-bersih Bulanan

    1. Sortir dan Bersihkan Tempat Penyimpanan

    Kamu bisa rutin menyortir dan membersihkan tempat penyimpanan di kamar mandi. Buanglah produk-produk yang sudah habis dan kedaluwarsa. Jangan sampai barang-barang yang tidak dipakai menumpuk dan memenuhi ruang.

    2. Bersihkan Shower

    Kalau aliran air pada shower tidak lancar karena tersumbat, sudah saatnya membersihkan shower. Kamu bisa membersihkan shower menggunakan cuka putih sulingan dan sikat untuk membersihkan kotoran dan kerak.

    3. Cuci Tempat Sampah

    Selain membuang sampah dan mengganti kantong plastik tempat sampah, sebaiknya rutin mencuci tempat sampah setiap bulan. Bersihkan tempat sampah dengan menyiram air panas dan menggosoknya dengan sabun.

    4. Bersihkan Tirai

    Jika menggunakan tirai kamar mandi, jangan lupa membersihkannya setiap bulan. Sebab, ada tumpukan debu dan noda yang perlu dibersihkan secara berkala.

    5. Inspeksi Kamar Mandi

    Pastikan untuk melakukan inspeksi kamar mandi setiap bulan untuk mencegah kerusakan. Perhatikan area sekitar wastafel, shower, dan keran untuk melihat ada kebocoran. Selain itu, periksa juga kalau ada pertumbuhan jamur di kamar mandi agar bisa segera diatasi.

    Itulah cara menjaga kebersihan kamar mandi secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Hilangkan Jamur di Kasur, Cukup Pakai Alat Pembersih di Rumah


    Jakarta

    Jamur yang tumbuh di permukaan kasur bisa jadi hal yang menyebalkan dan sebagai pertanda masalah. Jamur yang muncul tersebut bisa menyebabkan bintik-bintik coklat kehitaman dan beberapa jenisnya bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Jika kamu menemukan adanya jamur lebih awal, jamur bisa dihilangkan dengan mudah. Sebab, penyebab utama jamur muncul adalah kondisi di dalam dan sekitar kasur terlalu lembap.

    Dilansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut langkah untuk menghilangkan jamur yang ada di kasur.


    1. Siapkan Alat Pengaman dan Penyaring Udara

    Untuk mencegah kamu terkena alergi karena spora jamur, saat berada di kasur gunakan pelindung mata, masker, dan sarung tangan karet. Jika memungkinkan, letakkan alat pembersih udara untuk membantu menangkap jamur yang beterbangan di udara.

    2. Lepas Semua Barang yang Melapisi Kasur

    Lepaskan semua perlengkapan tempat tidur, termasuk pelindung kasur atau sprei. Lalu, cuci perlengkapan tidur dengan air panas yang cocok untuk jenis kainnya. Tambahkan pewangi dan cairan pembunuh kuman. Keringkan sprei pada suhu tinggi yang sesuai untuk kain, hal ini memastikan spora jamur telah hilang dari sprei kamu.

    3. Gunakan Vakum

    Ambil penyedot debu, arahkan dari salah satu ujung kasur dan bersihkan seluruh permukaannya dengan penyedot debu, jangan lupakan area yang tidak terkena jamur.

    Balikkan kasur dan periksa sisi lainnya untuk melihat apakah ada jamur yang tumbuh, lalu ulangi proses penyedotan debu. Setelah selesai, bawa penyedot debu ke luar untuk mengurangi kemungkinan penyebaran jamur, lalu buang ke tempat sampah luar.

    4. Hilangkan Jamur dengan Larutan Alkohol

    Bersihkan area yang ditumbuhi jamur dengan produk yang dapat membunuh spora. Untuk membunuh jamur di permukaan kasur, campurkan larutan isopropil alkohol dan air dengan perbandingan 50:50.

    Celupkan kain bersih lalu gosok perlahan permukaan kasur yang berjamur dengan gerakan memutar. Jangan basahi kasur dalam jumlah berlebihan karena akan merusak kasur. Setelah jamur sudah tidak terlihat, bilas dengan air bersih.

    5. Keringkan Secara Menyeluruh

    Tambahkan kipas angin atau pindahkan kasur ke tempat yang terkena sinar matahari langsung untuk membantunya kering secepat dan semaksimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com