Tag: jendela

  • Cuaca Mulai Panas, Ini 5 Cara Agar Rumah Tetap Adem


    Jakarta

    Cuaca panas mulai terasa seiring dengan memasuki musim kemarau. Untuk mengurangi rasa panas tersebut, penghuni rumah biasanya menyiasatinya dengan cara menggunakan AC atau kipas angin.

    Selain itu, masih ada juga cara-cara lainnya untuk membuat rumah bisa tetap terasa adem meski cuaca sedang panas. Salah satu caranya adalah mengoptimalkan penggunaan bahan dan struktur bangunan.

    Dalam catatan detikcom, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah terasa tetap adem di tengah cuaca panas.


    1. Optimalkan Atap dan Plafon Rumah

    Penggunaan atap berwarna cerah atau yang dilapisi bahan reflektif bisa membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Memasang ventilasi atap atau turbine ventilator juga dapat meningkatkan sirkulasi udara sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    2. Pasang Jendela yang Tepat

    Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

    Selain itu, posisi jendela juga perlu dipertimbangkan. Jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    3. Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

    Memakai pelapis dinding yang tepat juga bisa membantu rumah terasa adem. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif bisa mengurangi penyerapan panas di dalam rumah.

    Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

    4. Pastikan Ventilasi Terpasang dengan Baik

    Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    Dilansir dari BBC, saat siang hari, penghuni rumah bisa menutup jendela dan pintu untuk menjaga agar udara panas tidak masuk ke dalam rumah. Untuk menutup jendela, bisa gunakan gorden.

    5. Gunakan Dekorasi yang Sesuai

    Pada 2024 lalu, PR dan Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander, sempat mengungkapkan tak hanya material dan struktur bangunan saja yang penting untuk membuat rumah adem, dekorasi juga bisa memberikan dampak serupa.

    Dekorasi rumah tidak hanya mempercantik bangunan saja namun bisa juga membuat hunian terasa adem. Ia mencontohkan untuk menambahkan unsur-unsur alam di dalam rumah, misalnya kolam ikan, air mancur, serta tanaman.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap terasa adem walaupun cuaca sedang panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Kenapa Pintu Ditutup Keras Bikin Dinding dan Jendela Bergetar? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pernahkah kamu menutup pintu rumah lalu mendengar suara bergetar di dinding atau jendela ikut bergetar? Sekilas terlihat sepele, tapi ternyata hal ini bisa jadi tanda ketahanan dinding rumah kurang kuat.

    Kontraktor Taufiq Hidayat menjelaskan, getaran tersebut muncul karena ada pengaruh dari kekuatan struktur dinding dan kondisi kusen jendela maupun pintu.

    “Bergetar itu kan karena ada suatu gerakan yang menimbulkan strukturnya juga jadi nggak stabil. Ada pergerakan juga,” kata Taufiq kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Jika hal ini sering terjadi, dampaknya bisa lebih serius. Getaran keras yang berulang bisa menimbulkan retak-retak pada area dinding, terutama di sekitar kusen pintu atau jendela.

    “Kalau dindingnya nggak kuat, getaran terlalu keras bisa timbul retak. Itu berbeda dengan retakan akibat gempa yang muncul dari fondasi,” jelasnya.

    Menurut Taufiq, masalah seperti ini bisa dicegah sejak awal dengan perencanaan yang matang. Pemilik rumah sebaiknya melibatkan arsitek dan kontraktor agar struktur dinding lebih kokoh serta kusen terpasang rapat.

    Namun, jika getaran baru dirasakan setelah rumah selesai dibangun, ada beberapa solusi perbaikan. Jika sumber getar berasal dari kusen jendela, bisa diperbaiki dengan memperkuat sambungan ke dinding.

    “Kalau cuma kusennya yang longgar, bisa dipasang baut atau anchor bolt supaya lebih rapat dan nggak bergerak. Tapi kalau masalah ada pada dindingnya, perlu dilakukan perkuatan struktur,” ujarnya.

    Jadi, kalau pintu ditutup keras lalu dinding ikut bergetar, jangan dianggap sepele. Bisa jadi itu tanda ada yang perlu diperbaiki pada struktur rumahmu.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Seberapa Sering Jendela Rumah Perlu Dibersihkan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Jendela merupakan salah satu bagian dari rumah yang paling cepat kotor, terutama jendela bagian luar. Jika jarang dibersihkan, ada banyak partikel debu dan kotoran yang menempel di kaca jendela.

    Meski jendela bagian dalam tidak sekotor area luar, tapi bukan berarti jarang dibersihkan. Sebab, debu dan kotoran yang menumpuk dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah, seperti timbul kulit gatal dan gangguan pernapasan.

    Oleh sebab itu, penting untuk membersihkan jendela rumah secara berkala. Lantas, seberapa sering jendela harus dibersihkan? Simak penjelasan dari para ahli dalam artikel ini.


    Seberapa Sering Jendela Harus Dibersihkan?

    Jendela rumah memang perlu dibersihkan secara rutin. Namun, seberapa sering jendela harus dibersihkan?

    Dilansir situs Real Simple, jendela bagian luar rumah perlu dibersihkan dua kali dalam setahun. Artinya, kaca dan bingkai jendela dapat dibersihkan setiap enam bulan sekali.

    Lain halnya dengan jendela bagian dalam yang perlu dibersihkan secara berkala, terutama bagi pemilik rumah yang memiliki hewan peliharaan. Soalnya, bulu-bulu hewan bisa beterbangan dan menempel di kaca jendela.

    Selain itu, lingkungan rumah yang kotor dan penuh polusi membuat kaca jendela harus rutin dibersihkan agar tidak ada partikel debu yang menempel serta menumpuk hingga tebal.

    Disarankan untuk membersihkan jendela bagian dalam setiap sebulan sekali. Apabila tak sampai sebulan kacanya sudah kotor dan berdebu, maka jendela harus dibersihkan lebih sering lagi minimal dua minggu sekali.

    Waktu yang Tepat Membersihkan Jendela

    Ternyata, ada waktu tertentu untuk membersihkan jendela rumah. Pakar kebersihan dari AspenClean Alicia Sokolowski mengatakan waktu yang tepat untuk membersihkan jendela adalah saat pagi atau sore hari.

    “Pagi-pagi sekali atau sore hari adalah waktu terbaik, terutama untuk jendela eksterior,” kata Alicia.

    Alicia juga menyarankan untuk membersihkan jendela ketika cuaca sedang mendung. Mengapa demikian?

    “Hari yang mendung juga ideal. Hal ini untuk mencegah sinar matahari mengeringkan cairan pembersih terlalu cepat sebelum Anda sempat mengelapnya, sehingga mengurangi goresan,” jelasnya.

    Pada intinya, Alicia mengimbau untuk menghindari sinar matahari langsung ketika membersihkan jendela. Sebab, cairan pembersih dapat menguap lebih cepat dan berisiko meninggalkan goresan.

    Hal Ini yang Bikin Jendela Harus Rutin Dibersihkan

    Selain karena memelihara hewan dan faktor lingkungan yang kotor, ada hal lainnya yang membuat jendela rumah harus rutin dibersihkan. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut penyebabnya:

    1. Pohon dan Dedaunan

    Apabila halaman rumah ditumbuhi banyak pohon, bunga, semak, dan dedaunan maka jumlah serbuk sari, getah, serta kotoran lainnya dapat menempel di jendela. Kondisi ini membuat jendela akan cepat kotor meski sudah dibersihkan secara rutin.

    2. Aktivitas Serangga

    Munculnya serangga di rumah dalam jumlah banyak bukan pertanda baik. Sebab, aktivitas serangga seperti laba-laba dan cicak dapat mengotori jendela.

    Laba-laba bisa membuat sarangnya di bagian atas jendela atau di dalam gorden yang tebal. Sementara itu, cicak bisa membuang kotorannya secara sembarangan di kaca jendela, sehingga menimbulkan noda hitam kecil.

    3. Air Sadah

    Masih ada beberapa rumah yang menghadapi masalah terhadap air sadah. Kandungan mineral yang terlalu tinggi dapat menyebabkan air meninggalkan noda, terutama pada jendela setelah dibersihkan.

    Namun, masalah air sadah dapat ditangani dengan memasang sistem filter air. Fungsinya untuk mengurangi konsentrasi mineral yang ada di dalam air.

    Itulah penjelasan mengenai seberapa sering jendela rumah harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Susah Lepas Stiker Menempel di Tembok dan Kaca, Ini 4 Caranya


    Jakarta

    Stiker calon legislatif (caleg) maupun calon presiden (capres) pada masa kampanye terkadang dipasang di jendela rumah. Hal ini bisa saja mengganggu penghuni rumah apabila stiker caleg/capres dipasang tanpa izin.

    Jika stiker dipasang tanpa izin, stiker itu diperbolehkan dicopot langsung oleh pemilik rumah. Nah, ketika mencopot stiker dari jendela rumah terkadang masih menyisakan sisa-sisa lem yang masih menempel.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.


    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (17/1/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    2. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa pakai pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    3. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    4. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti-ribet, Ini 4 Cara Efektif Bersihkan Jendela Bagian Luar


    Jakarta

    Jendela yang bersih dan berkilau merupakan salah satu indikator rumah yang sehat. Sayangnya, membersihkan jendela tak jarang menjadi tugas yang rumit, terutama pada bagian luarnya.

    Membersihkan bagian luar jendela menjadi tantangan sendiri, terutama jika tinggal di rumah dua lantai, apartemen, atau kondominium lantai atas. Untungnya, ada berbagai cara efektif untuk menghilangkan kotoran yang mengumpul di luar jendela.

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Jendela Bagian Luar?

    Frekuensi membersihkan jendela secara umum sebenarnya bisa dilakukan saat kondisinya sudah tampak kotor dan mengurangi estetikanya. Namun, pembersih jendela profesional merekomendasikan untuk membersihkan jendela bagian luar setidaknya dua kali setahun. Frekuensi ini memastikan jendela tetap bersih dan berkilau. Sementara itu, jendela bagian dalam mungkin memerlukan perawatan tambahan sepanjang tahun.


    4 Metode Membersihkan Jendela Bagian Luar

    Melansir Real Simple, Senin (22/1/2024), berikut 4 metode membersihkan jendela bagian luar yang bisa kamu terapkan di rumah.

    1. Gunakan Pel Berbahan Mikrofiber

    Kamu bisa membersihkan jendela bagian luar dengan optimal menggunakan pel berbahan mikrofiber. Sapu kotoran dan debu pada jendela dengan air yang mengalir, lalu gunakan pel berbahan mikrofiber untuk membersihkan tempat-tempat yang sulit dijangkau.

    Mikrofiber adalah alat pembersih sempurna karena tidak meninggalkan serat. Campurkan air dan cuka putih murni sebagai cairan pembersih jendela. Celupkan pel ke dalam larutan, peras hingga tidak menetes, dan bersihkan jendela dari atas ke bawah. Gunakan pel berbahan mikrofiber kering untuk mengeringkan permukaan jendela.

    2. Bersihkan Jendela dengan Alat Teleskopik

    Alat teleskopik, baik yang lurus maupun berbentuk U, bisa menjadi solusi jika kamu tidak memiliki tangga. Alat ini ringan dan bisa memanjang sesuai kebutuhan. Dengan kepala fleksibel dan adanya squeegee atau alat pembersih air yang terbuat dari karet, membersihkan jendela dari bawah atau dengan tangga jadi lebih mudah.

    3. Gunakan Pembersih Jendela Magnetik

    Pembersih jendela magnetik menggunakan kain mikrofiber dan squeegee untuk membersihkan bagian dalam dan luar jendela secara bersamaan. Letakkan kain pembersih di luar jendela dan geser alat melalui jendela terbuka. Pastikan untuk menggunakan larutan pembersih yang efektif untuk hasil terbaik.

    4. Pakai Robot Pembersih

    Jika kamu memiliki banyak jendela yang sulit dijangkau, pertimbangkan untuk menggunakan robot pembersih. Mesin ini menggunakan daya hisap kuat untuk melekat pada jendela dan membersihkannya secara otomatis. Meskipun kamu masih perlu menempatkan, mengaplikasikan larutan pembersih, dan mengganti kain pembersih, robot ini memberikan solusi tanpa usaha ekstra.

    Tips dan Peringatan Keselamatan

    Ada beberapa catatan yang perlu kamu ingat saat ingin membersihkan jendela bagian luar, yaitu sebagai berikut.

    – Selalu prioritaskan keselamatan, terutama jika menggunakan tangga. Jika merasa tidak aman, lebih baik meminta bantuan profesional.

    – Gunakan selang untuk membilas kotoran yang melekat pada jendela sebelum dibersihkan.

    – Pilih hari dengan suhu rata-rata untuk mencegah larutan pembersih kering terlalu cepat.

    – Jangan menggunakan tisu kertas atau handuk berbulu untuk mengeringkan jendela.

    Demikian 4 metode membersihkan jendela bagian luar yang bisa kamu terapkan di rumah. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa dengan mudah memiliki jendela yang bersih, berkilau, dan bebas garis. Pilih metode yang sesuai dengan kebutuhan dan nikmati pandangan yang jernih melalui jendela rumah setiap hari. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Bersihkan Sisa Stiker pada Jendela Seperti di Rumah Abah Jajang


    Jakarta

    Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat yang sempat viral karena pemandangannya kini dipenuhi oleh berbagai stiker yang ditempel oleh para pengunjung. Hal ini membuat Abah Jajang kesulitan untuk melihat pemandangan alam yang indah dari dalam rumahnya.

    Abah Jajang, mengatakan stiker itu dipasang oleh wisatawan sebagai kenang-kenangan mereka sudah berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Iya dipasang sama pengunjung. Mau nolak tidak enak Abah. Karena kan Abah ingin semua jadi keluarga Abah,” tuturnya, dikutip dari detikJabar, Rabu (7/2/2024).


    Di sisi lain, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, dari pihaknya akan menyediakan tempat khusus untuk pemasangan stiker dan ucapan kesan ataupun pesan selama berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Nanti kita siapkan ruang khusus untuk pemasangan stiker atau menuliskan kata-kata terkait kunjungannya ke rumah Abah Jajang. Supaya tidak mengotori atau merusak keindahan rumah aslinya,” kata dia.

    Apabila tempat tersebut sudah ada, stiker-stiker yang ada di kaca jendela itu bisa saja dibersihkan. Namun, ketika dibersihkan biasanya masih akan ada sisa-sisa stiker yang menempel pada bagian kaca.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.

    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (7/2/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa menggunakn pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    2. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    3. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    4. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di kaca jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Penempatan Pintu dan Jendela yang Baik Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Bagi umat Muslim yang baru akan membangun rumah dan ingin menerapkan desain yang dianjurkan dalam Islam, kamu bisa menggunakannya pada saat memasang pintu dan jendela.

    Seperti yang diketahui, pintu adalah akses utama masuk ke rumah. Sementara jendela merupakan akses untuk mendapatkan cahaya alami dari matahari dan jalur sirkulasi udara apabila nantinya pintu ditutup.

    Menurut IslamiCity, yang dikutip pada Rabu (13/3/2024), terdapat panduan untuk merancang meletakkan pintu dan jendela yang baik di rumah di rumah sebagai berikut.


    Ketentuan Pintu yang Baik Menurut Islam

    Sebagai jalan utama masuk ke dalam rumah, sebaiknya posisi pintu tidak memperlihatkan isi keseluruhan rumah. Lebih baik pintu dihadapkan ke ruang tamu atau ruang depan. Lalu dari ruang tamu tersebut terdapat sekat berupa dinding atau lemari untuk mencegah interior di dalam rumah terlihat dari luar.

    Selain itu, buat pintu rumah tidak bersebelahan dengan pintu tetangga. Apabila pintu tetangga berada di sebelah kiri, maka kamu bisa membuatnya di tengah atau ikut di kiri. Hal ini juga berlaku bagi hunian di lingkungan yang padat atau apartemen.

    Ukuran pintu juga sebaiknya tidak terlalu besar. Jika ukurannya terlalu besar, kamu bisa membuatnya menjadi dua pintu. Sebagai unsur dekoratif agar pintu tidak terlihat monoton, kamu boleh menghias pintu depan dengan kaligrafi bertuliskan salam, doa, atau ayat-ayat al-Qur’an.

    Hindari mengukir pintu dengan gambar manusia atau hewan seperti bentuk kepala hewan atau bagian tubuh manusia yang dibuat dengan detail. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits riwayat HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).”

    Sebagai tambahan kamu juga bisa melengkapi pintu dengan alat yang memudahkan tamu untuk memanggil penghuni rumah seperti bel.

    Ketentuan Desain Jendela Menurut Islam

    Hal penting yang perlu diperhatikan dari pemasangan jendela adalah fungsinya dapat melindungi privasi penghuninya. Desain yang disarankan adalah tidak perlu membuat jendela terlalu besar terutama yang langsung menghadap ke arah jalan dan bisa dilihat orang lain.

    Ketinggian jendela yang dianjurkan adalah di atas mata, tetapi masih mudah untuk dibuka atau ditutup. Menggunakan kaca buram dan semi-buram seperti kaca film diperbolehkan untuk keamanan dan kenyamanan penghuninya. Kamu juga boleh menambahkan balok di atas kusen sebagai penyangga yang biasa disebut balok latei.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Fungsi Teralis Jendela Biar Rumah Makin Aman


    Jakarta

    Teralis jendela merupakan rangkaian besi yang dibentuk menjadi motif atau bentuk tertentu sebagai lapisan perlindungan tambahan pada jendela. Di satu sisi, teralis bisa menambah nilai estetika pada rumah, tetapi sebenarnya fungsi utamanya adalah menjaga keamanan rumah.

    Adapun teralis bekerja dengan menghalangi akses melalui jendela, sehingga sulit bagi seseorang keluar ataupun masuk rumah melalui jendela. Sebagai langkah perlindungan ekstra, ternyata teralis jendela berfungsi untuk berbagai hal.

    Melansir dari laman qsec, berikut ini beragam fungsi teralis jendela yang mendukung peningkatan keamanan di sekitar rumah.


    1. Mencegah Pencuri Masuk

    Teralis jendela tentunya berfungsi untuk menghalau pencuri agar tidak bisa masuk melalui jendela. Keamanan ekstra ini membuat penghuni rumah bisa merasa lebih tenang ketika meninggalkan rumah, sebab sudah yakin maling kesulitan masuk rumah.

    2. Melindungi dari Faktor Lingkungan

    Selain pencuri, teralis jendela juga memberikan perlindungan dari faktor lingkungan yang tak terduga dan di luar kendali. Sewaktu-waktu rumah bisa diterpa badai, angin kencang, sehingga puing-puing pun bertaburan dan berisiko masuk melalui jendela.

    Lalu, bisa saja ada lemparan batu, puing-puing, dan bola yang mengarah pada jendela secara tak terduga. Teralis jendela berfungsi untuk menghalangi lemparan barang yang hendak merusak jendela dan masuk ke dalam rumah. Dengan begitu, penghuni rumah menjadi lebih aman dan terlindungi.

    Kemudian, sebaiknya menggunakan teralis yang aman untuk sewaktu-waktu ada kondisi mendesak. Dengan menggunakan teralis, maka lemparan tak terduga dari luar seperti batu, puing-puing, dan bola tidak akan masuk ke dalam rumah.

    3. Melindungi Privasi Penghuni Rumah

    Beberapa desain teralis yang dipasang di luar jendela bisa menambah fungsi dan keindahan sebuah rumah. Sebab, desain teralis tertentu bisa menutupi sebagian pemandangan ke dalam rumah melalui jendela. Pengunjung pun tidak langsung terekspos ke luar, sehingga bisa melindung privasi sebagai penghuni rumah.

    4. Mencegah Hewan Peliharaan dan Anak-anak Melalui Jendela

    Kemudian, teralis jendela memberikan perlindungan bagi hewan peliharaan dan anak-anak agar tidak ke luar rumah melalui jendela. Teralis bisa mencegah mereka jatuh keluar dari jendela secara tidak sengaja. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengkhawatirkan anak-anak dan hewan yang bergerak bebas di dalam rumah. Meski demikian ada sejumlah hewan pelihaaran yang tidak perlu takut membuka jendela meskipun ada hewan peliharaan dan anak-anak di rumah.

    Demikian ragam fungsi teralis jendela untuk menjaga keamanan rumah di berbagai keadaan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Bikin Rumah Nggak Gerah Tanpa AC


    Jakarta

    Rumah di negara beriklim tropis biasanya memiliki udara yang panas dan gerah, bahkan terasa pengap di dalam rumah. Hal ini disebabkan akibat kurangnya ventilasi yang memungkinkan sirkulasi udara.

    Udara panas yang terperangkap di dalam rumah tentu bikin penghuni rumah kegerahan. Peran jendela sebagai ventilasi untuk sirkulasi udara pun menjadi penting. Pemasangan jendela di depan rumah bisa membawa udara segar masuk ke dalam rumah, tetapi tidak mengeluarkan udara panas.

    Alhasil, rumah masih terasa panas walau jendela sudah dibuka. Kalau seperti ini, kamu membutuhkan ventilasi lain sebagai jalur panas untuk keluar dari rumah.


    Ventilasi itu juga berupa jendela yang berada di sisi lain tetapi masih berhadapan dengan jendela utama di depan yang mengirim udara segar masuk ke dalam rumah. Akses masuk dan keluar udara di dalam rumah tersebut disebut dengan ventilasi silang atau cross ventilation.

    Ventilasi Silang

    Melansir dari architropics pada Selasa (9/7/2024), ventilasi silang adalah suatu bentuk ventilasi alami yang memungkinkan angin masuk ke satu sisi ruangan dan keluar dari sisi lainnya.

    Ventilasi silang menggunakan tenaga yang digerakkan oleh angin untuk membawa udara dingin dari luar dan menggantikan udara dalam ruangan yang pengap dan hangat. Memakai sistem ventilasi silang ini dinilai efektif membuat rumah lebih sejuk.

    Jalur pertukaran udara ini tidak boleh terhalang oleh perabotan apa pun. Biarkan jendela depan dan belakang berhadapan tanpa ada meja, dinding, atau rak yang menghalangi sirkulasi udara. Penghalang juga membuat arah angin segar yang masuk ke rumah tidak bisa mendorong udara panas keluar.

    Hal lain yang perlu diperhatikan saat menerapkan ventilasi silang di rumah adalah membuat bingkai jendela yang lebar. Selain itu, kecepatan angin di luar juga faktor penting rumah dapat menjadi sejuk.

    Kekurangan Ventilasi Silang

    Meski dinilai sangat efektif membuat rumah jauh lebih sejuk, tentu sistem ini hanya berlaku bagi rumah yang memiliki 2 sisi rumah yang terbuka dan tidak berdempetan dengan tembok. Misalnya yang hanya memiliki taman belakang atau yang rumahnya berhalaman luas.

    Namun, untuk yang tinggal di komplek perumahan yang rumahnya berdempetan, rusun, atau apartemen yang hanya memiliki 1 sisi yang memiliki jendela, ventilasi silang bisa diterapkan antara jendela dan pintu yang terbuka. Maka dari itu, setidaknya rumah memiliki jendela agar rumah memiliki perputaran udara yang baik.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Ukuran Standar Jendela Rumah? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Jendela termasuk elemen penting dari sebuah rumah. Keberadaannya memiliki peran besar, antara lain sebagai jalur masuknya cahaya matahari dan sirkulasi udara ke dalam hunian.

    Pemasangan jendela rumah tidak boleh asal, melainkan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya ukuran jendela. Ukuran jendela harus dipertimbangkan lantaran mampu mempengaruhi tampilannya secara keseluruhan. Lantas, berapa ukuran jendela rumah standar yang pas?

    Fungsi Jendela Rumah

    Mengutip buku Make Over Fasad Rumah oleh Arieni Lestari, dkk, fungsi utama jendela yaitu jalan masuk sinar matahari ke dalam rumah dan jalur sirkulasi udara yang baik. Ukuran dan peletakan jendela juga mempengaruhi fungsinya ini.


    Jendela yang bukannya sempit memiliki kemampuan minim dalam memasukkan cahaya. Terlebih jika material yang digunakan tidak tembus sinar. Sebab itu, kaca bening menjadi pilihan yang bagus jika menginginkan sinar matahari masuk ke dalam ruang.

    Bukaan jendela juga mempengaruhi kelancaran sirkulasi udara. Sistem bukaan pivot dapat menjadi jalur keluar masuk udara yang lebih banyak Posisi peletakan jendela yang tepat memungkinkan pula udara mengalir masuk ke seluruh ruangan dan rumah bisa terhindar dari kepengapan.

    Fungsi jendela lainnya jika dilihat dari segi desain yaitu sebagai elemen estetis pada fasad bangunan. Jendela yang menyatu dengan elemen desain lain mampu membentuk kesatuan konfigurasi fasad harmonis yang meningkatkan nilai artistik desain.

    Ukuran Standar Jendela Rumah

    Dilansir BTN Properti, ukuran standar jendela rumah umumnya 80 x 120 cm. Jendela berukuran ini cocok ditempatkan pada bagian depan rumah seperti ruang tamu.

    Terdapat pula ukuran jendela untuk tiap-tiap ruangan rumah. Seperti jendela kamar tidur, ukuran idealnya yaitu 60 x 80 cm, 40 x 90 cm, dan 50 x 100 cm. Untuk ukuran jendela dapur sekitar 50 x 70 cm. Sementara kamar mandi bisa diberikan jendela berukuran 30 x 30 cm atau 40 x 50 cm.

    Jendela sebenarnya bisa dibuat dengan ukuran lebih besar, tapi pastikan privasimu tidak terganggu ya. Jika menginginkan ukuran yang besar di kamar tidur misalnya, kamu dapat menempatkan jendela membelakangi spot pribadi. Peletakan jendela di kamar mandi pun disarankan berada di posisi cukup tinggi agar privasi terjaga.

    Tips Menentukan Ukuran Jendela Rumah

    Proporsi jendela dan dinding sekelilingnya memang perlu diperhatikan saat menentukan ukuran jendela, tetapi bukan hanya itu. Dikutip dari buku Seri Rumah Ide: Jendela terbitan Imelda Akmal Architecture Writer Studio, ukuran jendela hunian juga bisa disesuaikan dengan dimensi tubuh penghuni rumah.

    Jendela umumnya lebih tinggi dari kepala dan bagian bawahnya sejajar dengan pinggang. Kalau ingin membesarkan ukuran jendela untuk memaksimalkan akses view ke area luar, kamu dapat membagi ukuran jendela ke unit-unit yang lebih kecil. Sehingga jendela terlihat lebih proporsional dengan ukuran skala manusia.

    Di sisi lain, ukuran jendela juga perlu mampu sebagai emergency exit, terutama di hunian tempat tinggal. Bila terjadi situasi darurat, kamu dapat menyelamatkan diri dengan keluar rumah melalui jendela. Sebab itu, ukuran jendela bisa diusahakan berukuran sesuai tubuh penghuninya

    Nah, itu tadi penjelasan ukuran jendela rumah standar yang dapat dipertimbangkan saat membuat jendela rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com