Tag: jenis kasur

  • Ada Busa hingga Spring Bed, Ini Jenis-Jenis Kasur Berdasarkan Bahannya


    Jakarta

    Kasur yang nyaman tentu dibutuhkan setiap orang. Tingkat kenyamanan kasur tentunya tergantung dari bahannya.

    Ada berbagai jenis bahan kasur yang sering digunakan, misalnya spring bed, kasur air, kasur udara, memory foam, dan lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, bisa simak informasi berikut ini.

    Dilansir dari The Spruce, Selasa (20/2/2024), berikut ini macam-macam kasur berdasarkan bahannya.


    Memory Foam

    Memory Foam adalah variasi poliuretan yang mengandung bahan aditif yang membuat busa lebih mudah dibentuk terhadap panas. Memory foam memungkinkan kasur mengikuti bentuk tubuh kamu saat berbaring dan ‘memantul’ kembali satu bangun.

    Kasur jenis ini juga dapat memerangkap panas tubuh dan meningkatkan suhu tubuh orang tidur sepanjang malam. Memory foam juga pilihan yang cukup baik karena tahan terhadap alergen, debu, dan tungau.

    Latex

    Kasur bahan latex mirip dengan memory foam, tetapi lebih empuk dan lebih sedikit menahan panas. Kasur jenis ini cocok bagi kamu yang ingin menggunakan kasur dengan bahan natural karena latex terbuat dari getah pohon karet.

    Kasur Air

    Kasur air memiliki kantung luar dengan ruang tersendiri yang dapat diisi dengan air sesuai keinginan. Kasur ini juga memiliki kontrol termostat untuk mengatur suhu.

    Meski dapat menawarkan kenyamanan, kasur air tidak bisa dinikmati semua orang. Untuk menggunakan kasur air perlu waktu yang lama untuk memasangnya dan cukup berat untuk memindahkannya.

    Kasur Udara

    Charlene Petitjean-Barkulis via The SpruceKasur Udara Foto: Charlene Petitjean-Barkulis via The Spruce

    Kasur udara sering digunakan sehari-hari, terkadang juga ditaruh di ruang keluarga agar bisa dipakai bersantai bersama. Kasur udara yang berkualitas biasanya dilapisi busa dan ruang udara yang dapat disesuaikan agar lebih nyaman digunakan. Kasur ini juga cenderung ringan dan mudah digunakan.

    Spring Bed

    Spring bed merupakan jenis kasur yang paling dikenal dan banyak digunakan. Dilansir dari Healthline, jenis kasur ini umumnya menggunakan gulungan baja yang melapisi kasur dan membantu untuk mendistribusikan beban. Gulungan tersebut dapat dihubungkan bersama atau dibungkus secara terpisah untuk mengontrol transfer gerakan dengan lebih baik.

    Spring bed juga memiliki beragam jenisnya. Ada yang continuous coil innerspring yaitu menggunakan kawat tunggal yang saling bertautan sehingga membentuk gulungan berbentuk S. Jenis ini memiliki harga cukup terjangkau dan tahan lama.

    bonnell coil innerspring/lindo12345 / Getty Imagesbonnell coil innerspring Foto: lindo12345 / Getty Images

    Ada juga jenis bonnell coil innerspring yaitu bagian kawatnya berbentuk seperti jam pasir. Jenis ini memang lebih terjangkau, tetapi kurang nyaman.

    Itulah beberapa jenis kasur berdasarkan bahannya yang sering digunakan. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Kasur Biar Nggak Salah Pilih


    Jakarta

    Memiliki kasur yang tepat tentunya akan membuat orang nyaman untuk tidur dan betah berada di dalam kamar. Maka dari itu, sebelum membeli kasur yang cocok perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya ukuran kamar.

    Apabila ukuran kamar kecil tetapi membeli kasur yang cukup besar maka bisa membuat kamar terasa pengap. Tak hanya itu, ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan sebelum membeli kasur.

    Dilansir dari Casper, berikut ini tips memilih kasur yang bisa dilakukan.


    1. Siapkan Budget

    Selanjutnya perhatikan budget yang dimiliki. Sebaiknya, beli lah kasur yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Sebab, kasur yang mahal belum tentu kasur terbaik dan cocok untuk kamu.

    2. Tinggi Badan

    Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah tinggi badan. Selain tinggi badan, ukuran tubuh badan juga perlu diperhatikan agar kasur yang dibeli tidak kekecilan.

    3. Ukuran Kamar

    Sebelum membeli kasur, penting untuk mengukur luas kamar terlebih dahulu. Hal itu supaya kamar tidak terasa sempit apabila membeli kasur yang terlalu besar.

    Jika kamu memiliki kamar yang sempit, kamu bisa membeli kasur twin bed karena ukurannya yang kecil. Sementara itu, kalau ukuran kamarmu cukup luas, kamu bisa membeli kasur double bed, queen bed, bahkan king bed.

    4. Bahan Kasur

    Terdapat berbagai jenis bahan kasur yang ada di pasar. Pilihan jenis bahan kasur juga bisa membuatmu nyaman.

    Misalnya, kalau kamu suka yang empuk dan lembut bisa memilih kasur memory foam. Apabila kamu senang kasur yang empuk, tidak keras, nyaman, bisa memilih spring bed. Tak hanya itu, ada berbagai jenis bahan kasur lainnya, seperti kapuk hingga latex.

    5. Ketebalan Kasur

    Umumnya, kasur memiliki ketebalan 22-30 cm. Kasur yang lebih tebal dari ukuran tersebut tidak selalu lebih baik. Kalau kasur terlalu tebal terkadang sulit untuk mendapatkan seprai yang cocok.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Wajib Diputar dan Dibalik kalau Mau Lama Pemakaiannya


    Jakarta

    Untuk mempertahankan kondisi kasur yang baik untuk jangka waktu yang lama, kamu perlu merawatnya dengan baik. Menjaga kebersihan kasur saja tidak cukup, tetapi kamu bisa dengan cara membalik atau memutar kasur. Apa fungsinya?

    Mengutip dari Family Handyman, dengan membalik atau memutar posisi kasur dapat mencegah permukaannya kempes lebih cepat. Sebab, salah satu faktor kasur lebih cepat kempes permukaannya karena tekanan hanya diletakkan di satu tempat yang sama berulang kali. Kata lainnya, tidak ada pergantian posisi tidur sehingga permukaan yang kerap menopangnya lama kelamaan kempes.

    Dengan kasur dibalik atau apabila permukaan kasur lebar, kamu bisa tidur di spot mana saja di kasur, tidak harus di pinggir atau di tengah selamanya. Dengan begitu tidak hanya satu tempat yang terus menerus menahan beban.


    Sebagai catatan, tidak semua jenis kasur bisa menerapkan cara ini karena ada yang ukurannya kecil, ada pula jenis kasur yang tidak bisa dibalik.

    Bagi kamu yang tipe kasurnya lebar dan terpisah dari dipan atau kaki kasur, bisa mencoba cara ini. Kondisi kasur yang baik dan nyaman saat dipakai dapat menjaga kesehatan tulang dan kualitas tidur penggunanya.

    Seberapa Sering harus Memutar atau Membalik Kasur?

    Tidak aturan ketat terkait hal ini, tetapi sebaiknya bisa dilakukan secara rutin. Apabila dirasa kamu sudah bosan atau merasa sakit kamu bisa berpindah tempat atau memutar kasur.

    Drew Miller, direktur pemasaran, konsultan tidur, dan salah satu pemilik Sit ‘n Sleep, memberikan beberapa panduan tentang kapan harus membalik dan memutar kasur.

    “(Kasur) busa, kasur lateks, dan springbed dalam yang lebih baru harus diputar satu hingga dua kali per tahun. Beberapa produsen kasur busa dan kasur hybrid menyarankan setiap tiga hingga enam bulan,” saran Miller.

    Tanda Kasur Harus Diganti

    Dilansir Nolah Mattress, untuk mengetahui waktu kasur perlu diganti adalah dari tubuh kita sendiri. Sebagai contoh kamu merasa tidak segar saat bangun tidur, terasa nyeri, hingga sulit tidur. Namun, pastikan gejala ini muncul bukan karena setelah sering bergadang, aktivitas fisik yang berlebihan, atau mengalami stres. Tanda tadi akan berbeda artinya.

    Kemudian, tanda yang bisa diketahui dari kondisi kasur adalah kasur semakin sering mendengar suara aneh saat bergerak di atas kasur atau ada bagian kasur yang rusak seperti pegas yang menembus ke permukaan, hingga muncul cekungan dalam bahkan setelah tidak ditindih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Tanda-tanda Kasur Harus Diganti dan Umur Ideal Pemakaiannya


    Jakarta

    Setiap barang di rumah memiliki waktu pakai, begitu pula dengan kasur di rumah. Memang, kasur yang sudah 10 tahun lebih sekalipun terkadang masih nyaman dipakai.

    Meskipun begitu, pengguna kasur tetap perlu mengganti kasur untuk menjamin keamanan dan kesehatan tulang. Lantas, kapan harus mengganti kasur?

    Dilansir Sleep Foundation, masa pakai kasur yang layak rata-rata berkisar 7-10 tahun. Penentuan masa pakai ini banyak pertimbangannya, berikut di antaranya.


    Bahan

    Bahan yang dipakai pada kasur mempengaruhi umurnya. Bahan dari lateks dan busa poli biasanya dapat bertahan lama.

    Jenis Kasur

    Beberapa jenis kasur yang biasa digunakan adalah berbusa penuh, hibrida, lateks, hingga pegas. Kasur lateks biasanya paling tahan lama. Lalu kasur dengan busa poli juga biasanya bagus. Sementara untuk kasur model hibrida dan pegas tradisional yang biasanya mudah rusak dan harus cepat diganti.

    Posisi Tidur dan Berat Badan

    Posisi tidur dan berat badan penggunanya memengaruhi perubahan kualitas kasur. Semakin berat beban yang ditopang oleh kasur, potensi untuk terjadi pengenduran pada per semakin cepat. Kemudian, seseorang yang sering tidur dalam kondisi miring juga memberikan beban berlebih pada bagian pinggul.

    Perawatan

    Seperti benda lainnya, kasur juga perlu perawatan. Hindari meletakkan kasur di tempat yang lembap agar tidak berjamur dan berbau. Kasur tidak boleh menerima beban berlebih. Lalu, kasur perlu sering dibersihkan dan dengan cara yang benar.

    Tanda Kamu Harus Mengganti Kasur

    1. Kasur sudah rusak, terasa tidak empuk lagi, atau permukaannya sudah rusak.

    2. Per sering berbunyi seperti decitan ketika menerima beban.

    3. Badan sering terasa sakit setelah tidur.

    4. Alergi sering kambuh. Alergi ini bisa dari pernapasan, kulit, dan bagian tubuh lain. Kasur menjadi tempat yang banyak mengandung debu dan kutu kasur, apabila sudah menumpuk tentunya hal ini bisa memicu alergi atau asma yang semakin parah. Jika sudah dibersihkan dan alergi masih parah, sudah waktunya kamu mengganti kasur.

    Salah satu cara untuk memperpanjang umur kasur adalah dengan membaliknya. Dengan membaliknya setiap 6-12 bulan dapat memperpanjang umur kasur karena bagian kasur yang digunakan menjadi seimbang sehingga kenyamanannya bisa bertahan lebih lama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com