Tag: jenis pakaian

  • 6 Barang Ini Jangan Dicuci Pakai Mesin Cuci, Bisa Cepat Rusak!


    Jakarta

    Mesin cuci berfungsi untuk mencuci pakaian agar lebih bersih dan wangi. Namun, beberapa orang mengandalkan mesin cuci untuk membersihkan segala barang yang ada di rumah.

    Padahal, tidak semua barang dapat dicuci dengan mesin cuci. Alih-alih jadi bersih dan wangi, barang tersebut malah cepat rusak dan akhirnya tidak bisa digunakan lagi.

    Ingin tahu apa saja barang-barang yang jangan dicuci menggunakan mesin cuci? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang-barang Ini Jangan Dicuci Pakai Mesin Cuci

    Walau berfungsi untuk mencuci pakaian, tetapi tidak semua pakaian ataupun barang di rumah dapat dicuci di mesin cuci. Dilansir situs Better Homes & Gardens, Senin (17/11/2025), berikut sejumlah barang yang jangan dicuci menggunakan mesin cuci.

    1. Sepatu Kulit dan Suede

    Tidak masalah jika mencuci sepatu di mesin cuci, tetapi ada beberapa jenis bahan sepatu yang dilarang, seperti sepatu kulit dan suede. Sebab, sepatu jenis ini bisa rusak jika direndam dalam air sehingga perlu metode yang tepat untuk mencucinya.

    Sedangkan jenis sepatu yang terbuat dari kanvas, katun, nilon, atau poliester masih aman dicuci pakai mesin cuci. Namun, tetap disarankan mencucinya secara manual menggunakan tangan.

    2. Sweater Kasmir

    Secara umum, banyak sweater yang aman dicuci dengan mesin cuci. Namun, sweater berbahan kasmir (bulu halus kambing) sebaiknya dicuci menggunakan tangan. Jika mencucinya pakai mesin cuci maka bisa merusak bahan sweater.

    3. Pakaian yang Hanya Bisa Dicuci Tangan

    Setiap pakaian memiliki care label atau label perawatan pakaian untuk mengetahui cara merawat baju dengan tepat. Nah, ada beberapa jenis pakaian yang tidak bisa dicuci menggunakan mesin cuci karena pakaian tersebut bisa mudah rusak.

    Agar pakaian lebih awet dan bisa digunakan dalam waktu lama, disarankan untuk mencucinya secara manual menggunakan tangan. Beberapa jenis pakaian juga disarankan untuk dicuci tanpa air atau dry cleaning.

    4. Pakaian Berbahan Sutra dan Satin

    Pakaian yang menggunakan bahan sutra, satin, renda, atau sifon akan cepat rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci. Sebab, bahan pakaian ini rentan tersangkut di mesin cuci atau menyusut.

    Pertimbangkan untuk mencuci pakaian secara manual daripada berisiko merusak baju. Kalau ragu, pakaian bisa dibawa ke penatu (laundry).

    5. Pakaian Berukuran Sangat Kecil

    Beberapa pakaian berukuran sangat kecil seperti kaus kaki bayi tidak disarankan dicuci menggunakan mesin cuci. Sebab, pakaian yang terlalu kecil berisiko dapat menyumbat saluran pembuangan air.

    Solusinya, masukkan pakaian berukuran kecil ke dalam kantong jaring agar bisa dicuci di mesin cuci. Selain lebih aman, cara ini juga dapat mencegah pakaian mudah rusak.

    6. Selimut Tebal dan Besar

    Mencuci selimut yang tebal dan besar sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci di rumah. Sebab, beban yang berat dapat menghambat motor mesin cuci untuk bekerja secara optimal sehingga lebih cepat panas dan berpotensi rusak.

    Selain itu, beban yang berat membuat mesin cuci tidak mampu berputar secara maksimal sehingga selimut akan tetap kotor. Disarankan membawa selimut tebal ke laundry agar bisa dicuci secara bersih.

    Demikian enam barang yang sebaiknya jangan dicuci di mesin cuci. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Hindari 7 Kesalahan Sepele Ini Saat Mencuci Pakaian



    Jakarta

    Mencuci tidak hanya sekadar memasukkan pakaian ke dalam mesin dan mengeluarkannya ketika sudah bersih. Mencuci butuh persiapan dan kehati-hatian, seperti takaran deterjen dan hal lainnya agar pakaian serta mesin cuci tidak rusak.

    Beberapa kesalahan ketika mencuci mungkin wajar dilakukan, tapi beberapa kesalahan ada yang bisa fatal dan merusak pakaian atau mesin cuci itu sendiri. Untuk itu, melansir dari situs Better Homes & Gardens, berikut deretan kesalahan mencuci yang harus dihindari.

    Menggunakan Terlalu Banyak Deterjen

    Menggunakan terlalu banyak deterjen bukan berarti pakaian jadi lebih bersih, justru sebaliknya. Menambahkan deterjen dalam jumlah banyak dapat menghasilkan busa tambahan sehingga pakaian tidak dapat terbilas secara menyeluruh. Akibatnya, pada pakaian masih ada residu lengket yang menarik lebih banyak kotoran, debu, dan bakteri. Oleh karena itu, gunakan deterjen secukupnya.


    Tidak Memilah Jenis Pakaian

    Tidak semua jenis pakaian dapat dicuci secara bersamaan, seperti pakaian warna terang harus dipisah dengan pakaian warna gelap. Bahan pada pakaian tertentu seperti jins, sweater, dan kemeja juga harus dipisah. Handuk, seprai, dan kain tebal juga harus dicuci terpisah.

    Tidak Mengosongkan Kantong

    Pastikan kantong-kantong pada baju atau celana dikosongkan sebelum dicuci. Tisu menjadi salah satu benda yang cukup sering ditemukan pada kantong. Maka, buang semua apa yang ada di kantong untuk menghindari kerusakan pakaian.

    Tidak Menutup Ritsleting

    Ritsleting pada celana dapat tersangkut pada pakaian lain di dalam mesin cuci. Hal ini sangat berisiko menimbulkan kerusakan baik bagi pakaian itu sendiri atau mesin cuci. Oleh karena itu, tutup ritsleting sebelum memasukkannya ke dalam mesin cuci. Pada bra, kencangkan kaitnya agar tidak tersangkut.

    Tidak Membuka Kancing Kemeja

    Kemeja harus dibuka seluruh kancingnya sebelum dicuci. Hal ini agar menghindari kemeja robek. Selain itu, kancing dibuka agar mencegah benang kancing mengendur saat dicuci.

    Tidak Membersihkan Noda Sebelum Mencuci

    Terkadang beberapa pakaian memiliki noda membandel yang tidak mudah hilang jika dicuci hanya dengan mesin cuci. Oleh karena itu, sebelum mencuci, periksa seluruh pakaian khususnya yang memiliki noda. Kemudian, hilangkan dulu nodanya bisa dengan air panas, tepuk-tepuk agar kain tidak rusak, baru setelah noda hilang bisa dicuci kembali di mesin cuci.

    Tidak Membuka Pintu Mesin Cuci

    Setelah selesai mencuci sebaiknya buka pintu mesin cuci agar tidak membuat udara di dalamnya terjebak sehingga jadi lembap. Biarkan terbuka sampai mesin cuci mengering dengan sendirinya. Hal ini agar mesin cuci bebas dari bakteri dan bau.

    Itulah beberapa kesalahan umum saat mencuci. Perhatikan dan jangan diulangi lagi, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Pakaian Ini ‘Haram’ Dicuci dengan Mesin Cuci, Bikin Cepat Rusak


    Jakarta

    Saat ini mencuci pakaian jauh lebih mudah dan tidak perlu menggunakan banyak tenaga semenjak ada mesin cuci. Pakaian cukup dimasukkan ke dalam keranjang di dalam mesin cuci, kemudian mesin akan otomatis mencuci pakaian, membilas, dan mengeringkan.

    Pakaian yang bisa masuk dan dicuci di mesin cuci ada batasannya. Hal ini dikarenakan mesin cuci memiliki kapasitas dan ada beberapa pakaian yang bisa rusak jika dicuci di mesin cuci. Dilansir Southern Living, berikut beberapa jenis pakaian yang sebaiknya tidak dicuci di dalam mesin cuci.

    1. Sutra

    Sutra merupakan bahan yang memiliki tekstur halus, lembut, dan cukup berkilau. Bahan pembuat sutra bukan dari bahan sintetis, melainkan serat protein alami yang dihasilkan oleh ulat sutra, yakni larva ngengat sutra (Bombyx mori). Harga sutra cukup mahal dan perawatannya cukup ketat. Sutra tidak disarankan untuk dicuci dengan mesin cuci karena dapat menimbulkan penyusutan dan kerusakan pada bahannya. Sebaiknya cuci pakaian sutra dengan tangan lalu gunakan air dingin dan deterjen lembut. Jangan menjemur sutra pada sinar matahari langsung karena bisa menyebabkan warnanya memudar.


    2. Beha

    Pakaian dalam wanita satu ini lebih direkomendasikan untuk dicuci menggunakan tangan. Tali pengait beha berpotensi tersangkut pada pakaian lain atau pada mesin cuci itu sendiri. Seiring waktu tali tersebut dapat renggang dan tidak lagi nyaman dipakai.

    3. Pakaian Manik-manik

    Indonesia memiliki baju kebaya yang biasa dibuat dengan jahitan yang rumit dan mani-manik. Meskipun terlihat ramai hiasan tetapi tampilannya tidak norak, justru yang memakainya terlihat elegan. Selain pembuatannya yang sulit, cara mencucinya pun nggak sembarangan lho. Kebaya atau pakaian bermanik-manik sebaiknya dicuci dengan tangan untuk menghindari kerusakan pada jahitan dan manik-manik.

    4. Pakaian yang Ada Bulu Hewan

    Pakaian yang sering ditemukan serat atau bulu hewan tidak cocok dicuci menggunakan mesin cuci. Hal ini dikarenakan mesin cuci justru membuat bulu tersebut lepas dari pakaian dan bisa menyumbat mesin cuci. Jika ingin tetap mencuci baju di dengan mesin cuci, bersihkan atau hilangka dahulu bulu menggunakan sikat atau rol serat.

    5. Kasmir atau Wol

    Mengutip dari situs Martha Stewart, mencuci kardigan atau pakaian berbahan serat wol dari bulu hewan tidak bisa dengan mesin cuci. Bahan wol atau kasmir terlalu tipis jika dicuci bersamaan dengan pakaian lain. Selain itu, bisa berisiko bahan robek, melar, hingga menyusut. Pakaian dari bahan wol sebaiknya dicuci dengan tangan.

    6. Setelan Jas

    Jas merupakan jenis pakaian formal yang sering dipakai pekerja kantoran. Bahannya biasanya agak kaku dan membentuk badan terutama bagian tangan dan pundak. Untuk menjaga bentuknya tetap rapi dan kokoh, cuci jas dengan tangan tanpa terlalu memeras.

    7. Kulit

    Bahan kulit jika dicuci dengan mesin cuci dapat menyusut. Maka, jika kamu punya jaket kulit maka bisa bersihkan dengan tisu bayi. Namun, kamu tetap perlu saran dari tukang laundry untuk memastikan jaket kulitmu dicuci dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com