Tag: jenis tanaman

  • Deretan Tanaman Irit Air, Punya Tempat Penyimpanan Khusus


    Jakarta

    Tanaman merupakan salah satu benda wajib yang perlu ada di rumah. Manfaatnya sangat banyak, seperti memasok oksigen, membantu penghuni rumah lebih rileks, memperbaiki kualitas udara, hingga mempercantik rumah.

    Sayangnya, masih banyak orang berfikir tanaman bukan barang wajib yang ada di rumah. Sebab, mereka merasa tidak bisa serius rajin untuk merawat tanaman. Hal ini yang harus diubah dari pola pikir kita. Tanaman memiliki beberapa jenis dan cara tumbuh yang berbeda-beda. Tidak semua tanaman harus disiram air sehari sekali dan tidak semua tanaman harus terpapar sinar matahari setiap saat.

    Ada banyak sekali tanaman yang memiliki mekanisme bertahan hidup yang tangguh dan tidak merepotkan. Tanaman tersebut pun cocok untuk bertahan di iklim tropis di Indonesia. Selain itu, tampilannya juga menarik untuk diletakkan di dalam rumah.


    Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Dilansir Better Homes and Garden, berikut di antaranya.

    1. Lidah Buaya

    tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

    Siapa yang tidak mengenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini sudah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bermanfaat dalam berbagai produk termasuk kecantikan. Tanamannya sendiri tanpa diolah juga tetap memiliki segudang kegunaan.

    Selain kaya manfaat, perawatan lidah buaya juga mudah. Tanaman ini irit air dan bisa diletakkan di luar ruangan. Jadi tanaman lidah buaya bisa mendapatkan air dari dalam tanah atau ketika hujan. Hal yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah ketika menanam lidah buaya adalah pastikan lokasinya tidak terlalu panas dan terkena banyak sinar matahari karena tanaman satu ini menyukai tempat yang sejuk.

    2. Sirih Gading

    Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

    Bagi yang butuh tanaman rambat untuk ditanam di pagar, tembok atau taman, tanaman satu bisa jadi pilihan. Tanaman ini termasuk yang irit air sehingga tidak perlu sering-sering disiram. Mereka dengan mudah tumbuh menjulur dan memiliki akar yang menempel kuat pada permukaan tempatnya menempel.

    Selain irit air, tanaman sirih gading juga tidak perlu selalu ditempatkan di area yang banyak terkena sinar matahari karena tanaman ini menyukai tempat sejuk. Hal yang harus diingat oleh pemilik rumah yang menanam sirih gading adalah tanaman satu ini tidak bisa dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

    3. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Howarthia merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Selatan yang biasa tumbuh di dataran rendah, lereng bukit, dan cocok tumbuh di iklim tropis. Tanaman ini termasuk tanaman sekulen yakni tahan terhadap kekeringan. Setiap jaringan di tanaman ini berdaging dan dapat menyimpan air dengan baik. Ciri-ciri dari tanaman ini adalah daun-daunnya yang tumbuh merapat dan berbentuk tebal.

    Termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan berarti howarthia irit air dan mudah untuk dirawat tanpa perlu terlalu sering disiram.

    4. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Jenis tanaman lainnya yang irit air dan memiliki segudang manfaat adalah lidah mertua. Tanaman satu ini memiliki bentuk panjang ke atas seperti lidah. Permukaannya berwarna hijau, dengan pinggiran berwarna hijau. Lidah buaya ternyata termasuk tanaman yang irit air sehingga tidak perlu sering disiram.

    Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

    5. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Pohon dolar merupakan tanaman yang wajib ada di rumah menurut feng shui. Selain itu, tanaman ini memiliki kelebihan yakni irit air, mudah dirawat, dan tampilannya yang menarik. Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku. Tanaman ini juga tidak harus diletakkan mengarah ke sinar matahari terlalu sering.

    6. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Sudah jadi rahasia umum jika tanaman kaktus merupakan tanaman yang memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

    7. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Apabila menginginkan tanaman yang lebih besar dan terlihat seperti rimbun, tanaman yang mungkin cocok adalah Nolina. Tanaman satu ini banyak tumbuh di Meksiko. Ciri-ciri tanaman ini adalah memiliki batang bawah yang besar seperti kaki gajah. Sementara batang bagian atas ramping. Fungsi batang yang besar di bawah tersebut ternyata untuk menyimpan air. Oleh karena itu, Nolina disebut sebagai tanaman yang tahan terhadap kekeringan.

    Nolina cocok ditanam di dalam atau pun di luar ruangan. Ketika ditanam di dalam ruangan, tanaman ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Indoor yang Mudah Dirawat dan Cocok Jadi Hiasan Kamar Tidur


    Jakarta

    Hiasan kamar tidur tidak harus berupa barang mahal. Tanaman hidup juga bisa mengubah tampilan kamar jauh lebih indah, sejuk, dan tentunya bermanfaat bagi kesehatan.

    Tanaman yang harus diletakkan di kamar tidur sebaiknya yang bisa tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari. Bagi yang tidak punya waktu untuk menyiram tanaman setiap hari, tidak perlu khawatir, banyak sekali jenis tanaman yang tetap bisa hidup tanpa perlu disiram setiap hari.

    Dilansir dari Good Housekeeping, berikut daftar tanaman yang cocok diletakkan di kamar.


    1. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman satu ini pasti sudah tidak asing dari penglihatan kita. Tanaman berwarna hijau dengan pinggiran kuning ini disebut dengan lidah mertua. Perawatan tanaman satu ini juga tidak sulit karena lidah mertua tidak butuh sering terpapar sinar matahari dan tidak perlu disiram terlalu sering.

    Manfaat lidah mertua salah satunya adalah bisa menyerap polusi, membuat udara jauh lebih bersih, meningkatkan kualitas tidur, hingga menyerap bau tak sedap.

    2. Lidah Buaya

    Aloe vera indoor plant in pink pot white room with small cactus plantsAloe vera indoor plant in pink pot white room with small cactus plants Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanya Paton

    Masih dengan bentuk yang runcing-runcing, lidah buaya cocok untuk diletakkan di kamar tidur. Tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Untuk dipajang juga tidak masalah karena tampilan yang unik cocok untuk diletakkan di sekitar kamar.

    Soal perawatannya, juga sama mudahnya dengan lidah mertua. Sukulen tropis dengan daun berdaging dan tepi runcing ini tidak perlu sering disiram cukup diletakkan di area yang terdapat cahaya terang seperti jendela.

    3. Anggrek

    Ilustrasi tanaman hias anggrek di ruang tamuIlustrasi tanaman hias anggrek di ruang tamu Foto: Getty Images/iStockphoto/Aleksandra Zlatkovic

    Bagi yang mencari tanaman hias yang lebih cantik, tinggi, dan mudah dirawat, pilihannya adalah anggrek. Tempat yang cocok untuk meletakkan anggrek adalah di atas meja di samping tempat tidur atau meja belajar. Manfaat dari tanaman ini adalah mencegah terjadinya alergi dan membersihkan udara.

    Cara perawatannya adalah dengan meletakkan anggrek di lokasi yang sejuk, disiram secukupnya jangan sampai terlalu becek, dan sering berikan pupuk khusus anggrek.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman satu ini memiliki bentuk daun panjang ramping yang daunnya seperti membentuk janur, melengkung ke bawah. Warnanya hijau, tetapi ada beberapa yang pinggirannya berwarna putih. Spider plant dapat menghasilkan oksigen di malam hari sehingga baik untuk kesehatan karena tidur bisa jauh lebih nyenyak.

    Spider plant tidak hanya bagus saat diletakkan di meja, melainkan bagus juga jika dipajang dengan cara digantung. Perawatannya pun tidak susah, cukup siram saat tanah terlihat agak kering, arahnya ke sumber cahaya, letakkan di ruangan dengan suhu yang sejuk.

    5. Anthurium

    Ilustrasi anthuriumIlustrasi anthurium Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Bukreev

    Anthurium merupakan tanaman hias yang bagian bunganya memiliki warna berbeda dengan daun. Bagian bunga ini sering dijual per tangkai untuk dipakai sebagai bunga hias bouquet.

    Letakkan anthurium di tempat yang terang dan lembap. Semakin banyak cahaya yang diterimanya, semakin sering harus menyiramnya. Jeda antara jadwal menyiram adalah saat melihat tanahnya agak kering.

    6. Pohon Dolar atau Tanaman ZZ

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Tanaman pohon dolar bisa menjadi referensi jenis tanaman yang terlihat kokoh dan elegan. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di dalam ruangan dan bisa bertahan di lingkungan yang kering.

    Itulah deretan tanaman hias yang cocok diletakkan di dalam kamar, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cahaya Merah dari Lampu Bisa Bikin Tanaman Tumbuh Subur, Kok Bisa?


    Jakarta

    Cara agar tanaman dapat tumbuh subur umumnya disiram secara berkala supaya tanahnya tidak kering. Selain itu, tanaman juga perlu terpapar sinar matahari agar proses pertumbuhannya bisa cepat.

    Namun, sejumlah pakar di bidang tanaman membagikan tips lain agar tanaman bisa tumbuh subur, yakni memanfaatkan cahaya merah. Cahaya itu ternyata dapat membantu proses pertumbuhan tanaman.

    Bagaimana cara memanfaatkan cahaya merah agar tanaman bisa tumbuh subur? Simak penjelasannya menurut pakar dalam artikel ini.


    Manfaat Cahaya Merah untuk Tanaman

    Tukang kebun dan desainer taman profesional Linda Pereira menyebut penggunaan cahaya merah dapat membantu tumbuhan lebih cepat panen. Sebab, panjang gelombang atau warna cahaya diketahui dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.

    Sebagai contoh, Linda menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan dengan pencahayaan berwarna merah. Cahaya tersebut dapat membantu selada dan basil panen lebih awal.

    “Menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan menggunakan lampu LED merah dapat membantu panen lebih awal,” kata Linda dikutip situs The Spruce.

    Selain merah, cahaya berwarna biru juga dapat membantu proses fotosintesis bagi tumbuhan. Namun, kedua warna cahaya ini memiliki fungsi yang berbeda.

    Cahaya biru dapat mendukung pertumbuhan vegetatif tumbuhan, sedangkan cahaya merah mendorong pembuahan dan tahap pertumbuhan selanjutnya dalam siklus hidup tanaman.

    Tips Menggunakan Cahaya Merah untuk Tanaman

    Ada sejumlah tips yang perlu diketahui sebelum menggunakan cahaya merah untuk tanaman. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Pilih Jenis Lampu yang Tepat

    Lampu terdiri dari beberapa jenis, mulai dari lampu neon, pijar, dan LED. Agar tumbuhan dapat menyerap cahaya merah secara optimal, sebaiknya pilih lampu LED karena lebih terang.

    Namun, harga lampu LED memang cenderung lebih mahal daripada jenis lampu lainnya. Meski begitu, penggunaannya lebih hemat energi sehingga dapat menghemat tagihan listrik.

    “Sudah menjadi rahasia umum kalau lampu LED lebih andal dan efisien daripada lampu jenis lainnya,” ujar Linda.

    2. Durasi Tanaman Terpapar Cahaya Merah

    Lama waktunya tanaman terpapar cahaya merah bisa berbeda-beda tergantung dari jenis tanaman atau siklus hidupnya. Misalnya, tanaman hidroponik seperti selada membutuhkan waktu sekitar 12-14 jam per hari.

    Untuk tanaman hias berbunga dianjurkan terpapar cahaya merah selama 14-16 jam per hari. Sementara untuk bibit tanaman membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 14-16 jam per hari agar bisa tumbuh subur.

    Demikian penjelasan mengenai manfaat cahaya merah untuk tanaman agar bisa tumbuh subur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Sekadar Dekorasi, 4 Tanaman Ini Bisa Bikin Ruangan Lebih Sejuk


    Jakarta

    Tanaman merupakan salah satu dekorasi yang harus ada di rumah. Tanaman bisa membuat rumah terlihat asri, indah, dan sejuk.

    Keberadaan tanaman di dalam rumah bisa jadi salah satu alternatif mengatasi cuaca yang sedang panas-panasnya akhir-akhir ini. Beberapa jenis tanaman dikenal ampuh menyerap udara hangat dan melepaskan banyak oksigen di rumah.

    Studi NASA menyebut tanaman dapat menurunkan suhu karena melepaskan uap air saat bertranspirasi. Proses ini membuat tanaman tidak hanya menyejukkan diri, tapi juga lingkungan sekitarnya.


    Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa mendinginkan ruangan tanpa perlu pakai AC.

    1. Lidah Mertua

    Lidah mertua merupakan tanaman hias yang mudah ditemukan dan tumbuh di negara tropis. Bahkan tanaman ini bisa diletakkan di dalam ruangan.

    Manfaat tanaman ini adalah melepaskan uap air dingin yang membantu menurunkan suhu ruangan. Sebagai tanaman, tentu lidah mertua juga menghasilkan oksigen keluar. Tanaman ini tahan panas dan cocok ditempatkan di dekat jendela bahkan tanpa sering disiram.

    2. Tanaman Karet Kebo (Ficus Elastica)

    Tanaman kedua yang bisa dirawat di rumah adalah ficus elastica. Tanaman ini menyerap air lewat akar dan melepaskannya kembali melalui daun sehingga dapat membuat ruangan lebih sejuk. Cara merawat tanaman ini dengan menyiram air secukupnya agar tanah tetap lembap. Letakkan di tempat terang, tapi jangan terkena paparan matahari langsung.

    3. Lidah Buaya

    Lidah buaya sudah terkenal memiliki beragam manfaat bahkan sudah banyak diolah menjadi produk siap pakai. Di luar itu, lidah buaya sebagai tanaman hias itu sudah banyak manfaatnya. Tanaman ini bisa menjadi pendingin alami ruangan Selain bermanfaat untuk kesehatan kulit, lidah buaya juga bisa jadi pendingin alami karena kerap melepas uap dingin. Cara merawat tanaman ini pun tidak sulit, letakkan di area teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung, dan siram hanya saat tanah sudah kering.

    4. Beringin (Ficus Benjamina)

    Tanaman hias bernama beringin juga ada lho. Bentuknya indah dan biasanya harganya cukup mahal. Tanaman satu ini berbeda dengan pohon beringin yang memiliki batang yang besar dan rindang. Ficus benjamina atau beringin bisa tumbuh subur di dalam rumah dan menjaga udara tetap sejuk serta lembap. Supaya tetap segar, siram tanaman ini secara rutin terutama saat cuaca panas. Tempatkan di area terang dengan sedikit naungan. Lebih bagus jika di luar ruangan.

    5. Aglaonema

    Aglaonema atau chinese evergreen terkenal dapat membersihkan udara. Tingkat transpirasi yang tinggi membuat udara di sekitarnya jadi lebih lembap dan sejuk. Perawatannya mudah, cukup siram dengan sedikit air dan letakkan di tempat bercahaya redup.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa menjadi penyejuk rumah, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jauhkan 7 Tanaman Hias Ini dari Kucing, Bisa Berbahaya!


    Jakarta

    Kucing merupakan makhluk lucu yang suka penasaran dengan benda di sekitarnya. Benda apa saja bisa jadi mainannya, termasuk tanaman. Umumnya mereka suka mencakar dan menggigit daunnya.

    Kita yang melihat hal tersebut mungkin khawatir tanaman tersebut rusak atau potnya jatuh karena terdorong. Namun, pemilik rumah juga harus memperhatikan apakah tanaman tersebut aman untuk kucingl karena ada beberapa jenis tanaman hias yang ternyata mengandung racun jika termakan.

    Tanaman-tanaman tersebut sebenarnya aman untuk dirawat di rumah dan tidak membahayakan manusia, tetapi untuk kucing sebaiknya dijauhkan. Dilansir dari The Spruce dan American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA), berikut ini informasinya.


    1. Janda Bolong

    clean image of propagation of Philodendron Monstera, Swiss Cheese Plant leaves, cuttings in water rooting in glass vase, copy spaceMonstera. Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

    Tanaman janda bolong atau monstera merupakan tanaman tropis yang bisa tumbuh subur di dalam rumah. Tanaman ini memiliki daun yang lebar dan memiliki bentuk yang unik.

    Di balik keindahannya, hati-hati tanaman ini ternyata harus dijauhkan dari kucing. Sebab, tanaman janda bolong mengandung kalsium oksalat yang tidak dapat terlarut sehingga berbahaya bagi kucing. Apabila dimakan, bisa menyebabkan infeksi mulut, muntah-muntah, hingga sulit menelan makanan.

    2. Pothos

    Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenGolden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and garden Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Tanaman pothos merupakan tanaman rambat yang kerap diletakkan di dinding, di dalam rumah, dan di pagar. Tanaman ini tidak memerlukan tanah untuk tumbuh sehingga mudah dirawat karena air hanya perlu diganti sesekali. Namun, tanaman ini mengandung kalsium oksalat yang tidak baik untuk kucing karena dapat menyebabkan iritasi mulut, mengeluarkan air liur berlebihan hingga sulit menelan makanan.

    3. Bunga Daffodil

    Tanaman hias daffodilTanaman hias daffodil Foto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

    Bunga daffodil merupakan tanaman hias yang cantik dengan warna bunga yang indah dan cerah. Untuk dirawat di rumah tentu indah dipandang dan membuat rumah lebih estetik.

    Sayangnya, bagian bunga maupun batang mengandung beracun yang dapat membahayakan kucing. Bagian paling beracun dari tanaman tersebut adalah umbinya (bulbs). Jika dikonsumsi dalam jumlah kecil saja bisa menyebabkan diare, muntah-muntah, gangguan pencernaan, darah rendah, hingga aritmia jantung.

    4. English Ivy

    Ivy in a potEnglish Ivy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

    Tanaman selanjutnya yang harus dijauhkan dari jangkauan kucing adalah tanaman ivy. Tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

    Cara paling aman untuk merawat tanaman ini adalah dengan menggantungnya. Daunnya yang unik bisa menambah tampilan manis di rumah.

    5. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang bagus untuk menyaring udara kotor dan kelembapan di rumah. Tak heran, banyak penghuni rumah yang memiliki tanaman tersebut di rumah. Meski begitu, lidah mertua tidak aman untuk kucing karena apabila dikonsumsi bisa menyebabkan keracunan. Tanaman ini mengandung saponin yang apabila dimakan oleh kucing bisa menimbulkan gejala diare, muntah-muntah, dan mual.

    6. Tanaman Giok

    Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldTanaman giok. Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman merupakan tanaman yang sering direkomendasikan ada di rumah menurut feng shui karena dapat membawa keberuntungan. Namun hati-hati, jauhkan tanaman ini dari kucing, anjing, dan kuda karena racunnya bisa menyebabkan hewan-hewan muntah, inkoordinasi, hingga depresi.

    7. Aloe Vera

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Aloe vera atau lidah buaya memiliki segudang manfaat untuk manusia. Namun, tanaman ini bisa beracun bagi kucing jika dikonsumsi serta menyebabkan diare, lemas, serta muntah-muntah.

    Itulah beberapa tanaman yang beracun bagi kucing. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tren Baru! Cara Bikin Kebun Cantik di Rumah Meski Tanpa Halaman Luas



    Jakarta

    Membuat kebun di rumah adalah salah satu cara termudah untuk menghadirkan ketenangan di tengah sibuknya aktivitas sehari-hari. Banyak orang merasa bahwa berkebun hanya cocok dilakukan jika punya halaman yang luas, padahal konsep kebun modern justru semakin fleksibel dan tidak bergantung pada ukuran lahan.

    Selama konsepnya tepat, area apapun di rumah dapat diubah menjadi area hijau yang nyaman. Kebun tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi tambahan di rumah, tetapi juga sebagai ruang terapi. Melihat tanaman setiap hari mampu menurunkan tingkat stres. Karena itu, banyak orang memulai tren membangun kebun di rumah yang mudah diterapkan, tidak rumit dirawat, dan tetap enak dipandang.

    Dilansir dari situs The Spruce, berikut ini beberapa inspirasi kebun yang mudah dibuat dan dirawat di rumah.


    Kebun Mini di Sudut Rumah

    Trendy home plants: monstera, dieffenbachia, sansevieria, pilea on a wicker bookcase in the room, indoor garden concept with copy spaceTrendy home plants: monstera, dieffenbachia, sansevieria, pilea on a wicker bookcase in the room, indoor garden concept with copy space Foto: Getty Images/iStockphoto/t sableaux

    Kebun kecil bisa dioptimalkan hanya dengan memanfaatkan sudut rumah menggunakan pot, rak bertingkat, hingga penataan diagonal yang membuat lahan terlihat lega. Tanaman-tanaman seperti lidah mertua dan sirih gading dapat mudah tumbuh dan perawatannya tidaklah rumit.

    Kebun dengan konsep ini sangat memungkinkan dibuat di rumah dengan pemilihan tanaman-tanaman yang cocok dan dapat tumbuh baik di iklim tropis. Kebun mini akan tetap terlihat segar meskipun tidak mendapatkan cahaya matahari.

    Kebun Herbal Serbaguna

    Ilustrasi tanaman herbalIlustrasi tanaman herbal Foto: Getty Images/Rike_

    Kebun herbal adalah salah satu kebun rumahan paling praktis karena tanaman seperti mint, rosemary, dan chamomile cenderung kuat dan tidak memerlukan tanah khusus untuk ditanam. Kebun ini dapat ditempatkan di dekat dapur agar mudah dipetik saat memasak.

    Kebun ini cocok diterapkan di rumah yang biasanya memiliki area dapur belakang dengan pencahayaan yang baik, sehingga aroma herbal yang harum juga dapat membantu menciptakan suasana dapur yang segar dan bisa mengusir hama-hama yang ada di dapur.

    Kebun Tropis dengan Tanaman Berdaun Besar

    Ilustrasi tanamanIlustrasi tanaman Foto: Getty Images/iStockphoto/StephanieFrey

    Kebun tropis direkomendasikan bagi pemilik rumah yang menginginkan suasana yang rimbun dan teduh. Tanaman-tanaman yang bisa ditanam di kebun ini adalah tanaman seperti monstera, banana plant, hingga berbagai jenis tanaman palm untuk menghasilkan gaya kebun tropis.

    Tanaman-tanaman tersebut sudah sangat familiar di Indonesia dan bisa tumbuh subur di iklim lokal. Dengan mempunyai kebun jenis ini, nuansa rumah akan menjadi seperti nuansa villa di Bali.

    Kebun Vertikal untuk Lahan Sempit

    Ide Kebun VertikalIde Kebun Vertikal Foto: Instagram

    Kebun vertikal adalah solusi paling efektif untuk lahan sempit, terutama di rumah urban. Taman vertikal bukan hanya menghemat ruang, tetapi juga membantu meredam panas yang diserap dinding. Konsep kebun ini sangat cocok untuk rumah-rumah kota dengan fasad sempit atau area balkon kecil, sehingga dinding polos dapat sekaligus menjadi elemen dekorasi hijau yang fungsional.

    Kebun Buah Mini di Halaman Belakang

    Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan. Foto: Ari Saputra

    Tren kebun buah di rumah meningkat pesat berkat teknik tabulampot (teknik tanam buah dalam pot). Buah seperti lemon dan jeruk dapat tumbuh subur dalam pot selama mendapatkan sinar matahari yang cukup. Adaptasinya di Indonesia juga sangat mudah karena banyak varietas buah tropis yang justru tumbuh lebih cepat dalam kondisi panas dan lembap.

    Kebun Kering

    Stylish room interior with beautiful potted cactiStylish room interior with beautiful potted cacti Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Bagi penghuni rumah yang menginginkan mempunyai kebun tapi tidak memiliki banyak waktu untuk merawatnya, tanaman kaktus cocok untuk dirawat di kebun. Tanaman ini tahan terhadap panas dan tidak membutuhkan banyak air.

    Bagi rumah yang berada di wilayah panas seperti Jakarta dan Surabaya, konsep kebun ini membuat penampakan kebun tampak rapi, modern, dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk penyiraman.

    Itulah beberapa kebun yang dapat dibuat dengan mudah di rumah dan pastinya mudah dirawat. Semoga menginspirasi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Tanam 7 Pohon Ini Dekat Rumah, Akarnya Bisa Bikin Dinding Retak


    Jakarta

    Rumah akan terasa lebih hidup dan nyaman dihuni apabila di sekitarnya terdapat pohon atau tanaman. Sebab, tanaman dapat memasok oksigen dan menyerap karbondioksida.

    Dedaunan yang rimbun juga bisa menghalau cahaya matahari masuk ke dalam rumah sehingga rumah tidak terlalu panas. Beberapa pohon juga bisa mengubah tampilan rumah jadi lebih estetik karena bentuknya yang indah, layaknya membingkai atau mengelilingi area rumah.

    Ketika hendak menanam pohon, pilih tanaman yang paling cocok dengan kebutuhan dan selera. Sebagai contoh pohon berbunga, pohon dengan bentuk daun unik, atau pohon yang batangnya pendek.


    Di luar itu semua, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan kondisi akar tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang akarnya bisa menembus tanah bahkan bangunan sehingga menyebabkan bentuknya miring atau retakan pada fondasi. Bukan hanya bangunan pohon yang memiliki bentuk akar yang besar dan menembus tanah juga bisa menghancurkan aspal, paving block, hingga penutup jalan lainnya.

    Dilansir dari Jimstrees.com berikut beberapa jenis pohon yang dapat merusak fondasi rumah.

    Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

    1. Pohon Pepaya

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

    Pohon pepaya merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Jika kita lihat, tanaman ini tidak seperti pohon pada umumnya karena batangnya tidak begitu tebal dan keras. Namun, akar pohon pepaya dapat menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan membahayakan struktur bangunan.

    Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

    Pohon jambu merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Banyak rumah menanam pohon ini, baik yang jenis jambu air ataupun jambu bangkok. Namun, hati-hati, pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak diperhitungkan lokasi penanamannya, akar pohon jambu bisa menjangkau hingga ke area rumah dan merusak bagian bawah fondasi atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

    Akar pohon mangga akar juga salah satu yang berpotensi dapat merusak fondasi rumah. Bahkan jika di sekeliling pohon tersebut dibuat pembatas dari semen, batu, atau paving block, beberapa tahun kemudian pasti ada sisi yang pecah dan retak. Oleh karena itu, perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

    Pasti detikers sudah tidak asing dengan pohon beringin. Tanaman ini memiliki akar yang berukuran besar dan timbul ke permukaan. Bahkan beberapa pohon ada yang akarnya menjalar cukup jauh dari lokasi batasnya tumbuh. Oleh karena itu, jarang ada orang yang mau menanam pohon beringin di dalam perumahan atau cluster kecil karena berpotensi merusak bangunan.

    5. Pohon Ketapang

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

    Pohon satu ini sering ditemukan di rumah-rumah masa kini. Tampilan batangnya yang ramping, daun-daun yang melebar layaknya piring membuat tampilan pohon ini tampak indah. Namun, hati-hati tanaman ini memiliki akar yang merusak. Jadi sebaiknya hindari tanaman ini.

    6. Pohon Bidara

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

    Pohon bidara merupakan tanaman obat yang biasa tumbuh subur di daerah kering. Namun, tanaman ini tidak direkomendasikan ditanam di dekat rumah karena akarnya dapat merusak fondasi.

    7. Pohon Durian

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

    Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

    Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Jarak yang masih aman untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com