Tag: jurus jitu

  • 5 Jurus Jitu Simpan Barang Berharga di Rumah



    Jakarta – Kamu merasa bingung jika harus menyimpan barang berharga di rumah? Menyimpan di dalam lemari terkadang tidak cukup aman, apalagi hanya diletakkan saja secara sembarangan. Sebab, masih ada resiko barang berharga tersebut dicuri oleh para pencuri.

    Nah, agar barang berharga seperti perhiasan, emas, uang atau surat berharga aman, berikut ada 5 tips menyimpan barang berharga di rumah yang aman yang dikutip dari Cekaja, Kamis (11/1/2024), simak penjelasan berikut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Jurus Jitu Cegah Laba-laba Masuk Rumah Biar Nggak Banyak Sarang


    Jakarta

    Laba-laba adalah serangga kecil yang kerap kali ditemukan di rumah. Meski tidak berbahaya, ada orang-orang yang merasa terganggu kalau ada laba-laba di rumah.

    Serangga ini suka membuat sarang di sudut-sudut ruangan, sehingga rumah terlihat kotor. Lalu, ada juga orang-orang yang takut melihat laba-laba.

    Apalagi, dikhawatirkan laba-laba bisa masuk ke tubuh saat seseorang sedang tidur. Kalau kamu nggak suka ada laba-laba di rumah, kamu bisamencegahnya masuk dengan cara berikut ini, dikutip dari rac.com.au, Selasa (13/8/2024).


    Cara Cegah Laba-Laba Masuk Rumah

    1. Bersihkan dan Rapikan Rumahmu

    Laba-laba sering kali tinggal di tempat yang gelap dan hangat, jadi pastikan kamu selalu menjaga rumah tetap bersih dan rapi, termasuk area yang tersembunyi dari pandangan, seperti di belakang atau di bawah furnitur.

    2. Tambal Retakan dan Celah pada Rumahmu

    Seperti habitat pada umumnya, laba-laba akan sering bersarang pada celah-celah rumah untuk menangkap serangga kecil yang ingin masuk atau keluar dari rumah.

    3. Bersihkan Sarang Laba-Laba

    Jika kamu melihat sudah ada sarang laba-laba pada rumahmu, kamu harus langsung membersihkannya. Jika dibiarkan, laba-laba lain akan tertarik ke area yang sama untuk membuat jaringnya sendiri, sehingga populasi laba-laba di rumah kamu akan bertambah.

    4. Kurangi Pencahayaan

    Sama seperti serangga pada umumnya, laba-laba juga tertarik pada cahaya yang terang. Maka dari itu kamu harus pastikan bahwa kamu tidak menggunakan terlalu banyak sumber cahaya, terutama pada lampu di luar rumahmu.

    5. Semprotkan Minyak Peppermint

    Minyak peppermint bisa dijadikan sebagai insektisida, karena laba-laba tidak menyukai bau menyengat dari minyak peppermint. Caranya cukup dengan mencampurkan minyak peppermint dengan sedikit air hangat, lalu menyemprotkannya pada daerah yang berpotensi dijadikan sarang oleh laba-laba.

    6. Hati-Hati dengan Barang Bawaan dari Luar

    Jika kamu baru saja pulang dari perjalanan di luar rumah, sebaiknya kamu perhatikan dulu barang bawaan kamu. Laba-laba adalah serangga yang cukup gesit dan fleksibel, terkadang mereka bisa saja masuk ke dalam barang bawaan kamu.

    Itu dia segenap tips untuk mencegah laba-laba masuk dan bersarang di dalam rumah. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Membersihkan Rumah, Cukup 15 Menit Setiap Hari



    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah mungkin pekerjaan yang sulit bagi sebagian orang, terutama kalau sibuk. Meski begitu, sebaiknya penghuni rumah tetap menyempatkan untuk membersihkan rumah.

    Kalau penghuni rumah susah meluangkan waktu, pekerjaan itu bisa dicicil kok. Coba luangkan 15 menit saja setiap hari khusus untuk membersihkan rumah.

    Metode ini bisa dicoba daripada tidak memulai sama sekali, sehingga rumah berantakan begitu saja. Sebagian besar rutinitas 15 menit ini memang belum termasuk serangkaian tugas harian lain seperti mencuci piring, merapikan tempat tidur, dan membersihkan meja dapur. Namun, penghuni bisa menyelesaikan banyak pekerjaan selama 15 menit.


    Lalu, bagaimana cara menerapkan metoda bersihkan rumah 15 menit setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Simple.

    Berdasarkan Ruangan

    Tentukan ruangan mana yang akan dibersihkan setiap hari dalam seminggu. Misalnya, tetapkan ruangan yang berbeda untuk setiap hari, dengan serangkaian aktivitas yang harus dilakukan di setiap ruangan. Contohnya sebagai berikut.

    • Senin: kamar tidur
    • Selasa: kamar mandi
    • Rabu: dapur
    • Kamis: ruang keluarga
    • Jumat: barang yang dibersihkan bulanan (peralatan atau lemari)
    • Sabtu: Pekarangan

    Berdasarkan Aktivitas

    Selain itu, penghuni bisa menentukan tugas harian berdasarkan aktivitas. Penghuni akan fokus pada satu jenis kegiatan setiap hari selama 15 menit. Contohnya berikut ini.

    • Senin: kamar mandi
    • Selasa: bersihkan debu
    • Rabu: menyapu
    • Kamis: mengepel
    • Jumat: sisa pekerjaan yang terlewat
    • Sabtu: ganti seprai tempat tidur

    Berdasarkan Prioritas

    Nggak harus membuat jadwal, penghuni rumah bisa memilih untuk memprioritaskan kekacauan yang terlihat paling buruk hari itu. Misalnya lantai jika melihat debu beterbangan di sudut-sudut, atau toilet jika kamar mandi terlihat agak kotor.

    Buat Rutinitas Tetap

    Cara terbaik untuk memulai kebiasaan adalah menentukan waktu spesifik buat mengerjakannya. Mungkin penghuni rumah lebih suka membersihkan rumah di malam hari setelah pulang kerja. Penghuni juga bisa mengerjakannya di pagi hari sebelum mulai beraktivitas.

    Ajak Semua Penghuni Rumah

    Banyak pekerjaan rumah bisa diselesaikan kalau bekerja sama. Sebaiknya ajak semua penghuni untuk ikut membereskan rumah selama 15 menit setiap hari. Nah, kalau melibatkan orang lain, jangan lupa membagi tugas tertentu untuk masing-masing orang.

    Itulah beberapa cara menjaga kebersihan rumah 15 menit setiap hari. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tung Desem Waringin Spill Jurus Jual Rumah Cepat Laku


    Jakarta

    Bisnis properti cukup diminati masyarakat karena bisa memperoleh keuntungan besar. Namun, salah satu kendalanya adalah menggaet pembeli agar rumah cepat laku.

    Motivator bisnis dan praktisi bisnis properti Tung Desem Waringin mengungkap tips bagi pengusaha yang kesulitan menjual rumah. Ia menyebut seseorang membeli rumah karena beberapa faktor, yakni mengetahui ada penjualan, mampu membeli, menginginkan rumah, serta mempercayai penjualnya.

    Lantas, bagaimana cara cepat menjual rumah? Berikut ini tipsnya menurut Tung.


    Cara Jual Rumah Cepat Laku

    Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan agar rumah cepat terjual.

    1. Pasang Spanduk

    Tung mengatakan penjual perlu memasang spanduk agar pembeli tahu rumah sedang dijual. Menurutnya, adanya spanduk dapat meningkatkan kemungkinan penjualan hingga 70 persen daripada tidak memasang spanduk.

    “Orang beli itu karena tahu, kalau enggak tahu rumah Anda dijual kan celaka. Jadi pasang spanduk,” kata Tung dalam acara Indonesia Property Forum, Kamis (25/9/2025).

    2. Pasang Iklan di Situs Jual Beli

    Selain memasang spanduk, penjual rumah dapat memasang iklan di banyak situs jual beli properti. Tung menyebut ada puluhan situs gratis buat pasang iklan rumah.

    3. Tunjukan Penjual Butuh Uang

    Saat memasang iklan, Tung menyarankan menggunakan kata-kata yang menunjukkan penghuni membutuhkan uang, misalnya ‘Dijual BU banget’. Hindari kata-kata yang menandakan rumah itu mahal.

    “Kita bisa pasang di sana (situs) tapi kata-katanya tidak boleh ‘Dijual villa mewah ada kolam renangnya’. Angel, mesti mahal,” katanya.

    4. Bandingkan dengan Properti Lain

    Kemudian, iklan bisa mengandung unsur perbandingan dengan penjualan rumah lain. Perbandingan tersebut dapat dari segi harga lebih murah ataupun kelebihan lainnya.

    “Anda kasih perbandingan dengan sebelah. ‘Sebelah harga Rp 3,5 miliar, kami mulai dengan Rp 2,2 miliar,” ucapnya.

    Ia menyebut properti selalu akan ada yang harganya lebih murah. Sebab ada perbedaan dari segi material bangunan, luas, hingga ketersediaan perabotan.

    Lalu, penjual dapat memberi kenikmatan tambahan pada properti agar calon pembeli ingin membeli. Misalnya ada kolam renang, gratis biaya asuransi, gratis BPHTB, bahkan ada kerja sama dengan bank tertentu.

    5. Bangun Rasa Percaya

    Selain menarik, penjual harus membuat calon pembeli percaya. Penjual perlu membuktikan dan menyebutkan kredibilitasnya kepada calon pembeli.

    “Orang percaya itu karena salah satunya histori, karena prestasi, karena bukti, karena garansi, karena testimoni. Itu didesainkan sehingga orang ‘I trust you and I buy’,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com