Tag: kamar mandi

  • Sederet Hal yang Harus Dilakukan Usai Tamu Menginap di Rumah


    Jakarta

    Ketika sedang berlibur atau hari raya, kunjungan kerabat dan teman bisa jadi hal yang sangat menyenangkan. Namun, dibalik itu semua ada sederet hal yang harus dilakukan pemilik hunian usai tamu pulang yaitu membersihkan rumah.

    Ketika tamu pulang usai berkunjung atau menginap, terkadang badan terasa lelah dan ingin segera bersantai. Akan tetapi, jangan dulu lakukan hal tersebut karena membersihkan rumah sesegera mungkin bisa meringankan beban.

    Melansir dari situs Real Simple, berikut hal yang harus dibersihkan segera setelah tamu pulang.


    Membersihkan Kamar Tidur

    Kamar tidur menjadi tempat yang paling privasi bagi pemilik rumah. Jika tamu menggunakan kamar tidur, maka penting bagi pemiliknya untuk melakukan bersih-bersih, termasuk melepas seprai dan mencucinya.

    Selain seprai, sarung bantal dan guling serta selimut juga harus dibersihkan agar kamar menjadi bersih secara menyeluruh.

    Jika memungkinkan, sediakan kamar tamu agar tamu tidak masuk ke kamar dan pemilik rumah tidak perlu segera membersihkan kamar.

    Membersihkan Kamar Mandi

    Terutama jika tamu menginap, maka setelahnya perlu dilakukan pembersihan secara menyeluruh, termasuk bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel. Jangan lupa untuk mengganti handuk yang sudah digunakan oleh tamu. Selain itu, perlengkapan mandi juga perlu diganti atau sediakan sikat gigi baru dan sabun baru untuk tamu.

    Pembersihan pada dua area penting yang telah disebut yakni kamar tidur dan kamar mandi perlu dilakukan setelah ada tamu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita tidak pernah tahu tamu itu membawa bakteri, kuman, atau penyakit. Pembersihan menyeluruh dilakukan untuk menjaga penghuni rumah sekaligus tamu itu sendiri demi kebaikan bersama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 6 Cara Bikin Rumah Terasa Sejuk Meski Tak Pakai AC


    Jakarta

    Akhir-akhir ini suhu dari pagi ke siang sangat panas, lalu menjelang sore langit mendung pertanda akan turun hujan. Udara kemudian tidak lagi terasa panas, tetapi lembap dan sedikit pengap.

    Biasanya jika rumah terasa pengap, panas, atau lembap, orang akan memilih untuk menyalakan AC. Suhu AC lebih stabil dan nyaman dibandingkan udara di luar yang mengganggu konsentrasi.

    Namun, di satu sisi menyalakan AC selama 24 jam terus menerus juga tidak baik karena memakan banyak sekali energi yang dapat membuat tunggakan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan AC terlalu lama juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.


    Lantas, bagaimana membuat rumah terasa sejuk tanpa perlu bergantung AC? Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa caranya.

    1. Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kaca film surya ternyata bisa mencegah panas di dalam rumah karena menghalau sinar matahari yang masuk. Memang dengan memasang kaca film penerangan di dalam rumah jadi lebih gelap, tetapi pandangan dari dalam ke luar tidak lantas buram karena saat ini ada produk yang hanya menghitamkan pandangan dari luar tetapi tetap jernih dari dalam.

    2. Sering Membuka Jendela

    Jendela bukan hanya sebagai akses cahaya masuk, melainkan sebagai sirkulasi udara di rumah. Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Disarankan untuk membuka jendela ketika sejuk agar angin segar masuk.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dinding. Penggunaan exhaust fan banyak ditemukan di kamar mandi agar suhu di dalam sana tidak lembap. Layaknya cara kerja kipas, alat ini bisa mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk ke dalam ruangan.

    4. Pasang Tirai

    Selain kaca film, cara lain agar ruangan lebih sejuk adalah dengan memasang tirai pada jendela. Tirai atau gorden yang dipakai lebih baik berwarna putih agar dapat memantulkan cahaya dari luar.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Perangkat elektronik menimbulkan panas di ruangan yang terkadang tak disadari oleh penghuninya. Saat udara terasa pengap dan panas, coba matikan lampu, TV, atau perangkat elektronik yang menimbulkan panas.

    6. Letakkan Beberapa Tanaman

    Tanaman dapat menyerap udara panas dari proses transpirasi. Tanaman juga bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara sehingga udara tidak terasa pengap. Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 6 Cara Bikin Rumah Terasa Sejuk Meski Tak Pakai AC


    Jakarta

    Akhir-akhir ini suhu dari pagi ke siang sangat panas, lalu menjelang sore langit mendung pertanda akan turun hujan. Udara kemudian tidak lagi terasa panas, tetapi lembap dan sedikit pengap.

    Biasanya jika rumah terasa pengap, panas, atau lembap, orang akan memilih untuk menyalakan AC. Suhu AC lebih stabil dan nyaman dibandingkan udara di luar yang mengganggu konsentrasi.

    Namun, di satu sisi menyalakan AC selama 24 jam terus menerus juga tidak baik karena memakan banyak sekali energi yang dapat membuat tunggakan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan AC terlalu lama juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.


    Lantas, bagaimana membuat rumah terasa sejuk tanpa perlu bergantung AC? Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa caranya.

    1. Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kaca film surya ternyata bisa mencegah panas di dalam rumah karena menghalau sinar matahari yang masuk. Memang dengan memasang kaca film penerangan di dalam rumah jadi lebih gelap, tetapi pandangan dari dalam ke luar tidak lantas buram karena saat ini ada produk yang hanya menghitamkan pandangan dari luar tetapi tetap jernih dari dalam.

    2. Sering Membuka Jendela

    Jendela bukan hanya sebagai akses cahaya masuk, melainkan sebagai sirkulasi udara di rumah. Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Disarankan untuk membuka jendela ketika sejuk agar angin segar masuk.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dinding. Penggunaan exhaust fan banyak ditemukan di kamar mandi agar suhu di dalam sana tidak lembap. Layaknya cara kerja kipas, alat ini bisa mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk ke dalam ruangan.

    4. Pasang Tirai

    Selain kaca film, cara lain agar ruangan lebih sejuk adalah dengan memasang tirai pada jendela. Tirai atau gorden yang dipakai lebih baik berwarna putih agar dapat memantulkan cahaya dari luar.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Perangkat elektronik menimbulkan panas di ruangan yang terkadang tak disadari oleh penghuninya. Saat udara terasa pengap dan panas, coba matikan lampu, TV, atau perangkat elektronik yang menimbulkan panas.

    6. Letakkan Beberapa Tanaman

    Tanaman dapat menyerap udara panas dari proses transpirasi. Tanaman juga bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara sehingga udara tidak terasa pengap. Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tiru 3 Kebiasaan Ini Agar Rumah Makin Terlihat Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Rumah perlu dibersihkan secara rutin agar rapi dan bebas dari kotoran. Namun, rumah yang sudah dibersihkan terkadang masih terlihat berantakan dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena kamu kurang teliti saat membersihkan rumah.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah kebiasaan yang bisa membuat rumah makin terlihat bersih dan rapi. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka hunian kamu semakin terlihat bersih bahkan hingga berminggu-minggu.

    Penasaran, apa saja kebiasaan yang bikin rumah semakin terlihat bersih dan rapi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan yang Bikin Rumah Terlihat Bersih

    Membersihkan rumah tak hanya sekadar menyapu dan mengepel lantai. Lebih dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hunian semakin terlihat bersih.

    Dilansir situs The Spruce, berikut kebiasaan kecil yang membuat rumah terlihat bersih:

    1. Membersihkan Barang yang Berserakan

    Kebiasaan yang pertama adalah dengan membersihkan barang-barang yang berserakan. Pemilik layanan Wizard of Homes Kadi Dulude mengatakan semakin banyak barang yang berserakan di rumah maka semakin terlihat kotor, meskipun sudah sering disapu dan dipel.

    “Semakin sedikit barang yang Anda letakkan di tempat terbuka, maka semakin cepat dibersihkan setiap hari dan rumah Anda akan terasa lebih bersih dan rapi,” kata Dulude.

    Sejumlah kebiasaan kecil yang perlu dicoba yakni dengan tidak menumpuk banyak kertas di meja belajar, jangan meletakkan barang di atas sofa, dan bersihkan meja ruang tamu dari debu atau sisa noda minuman.

    2. Bersihkan Furnitur dan Hiasan

    Terkadang pemilik rumah hanya fokus terhadap debu dan kotoran yang berada di lantai, tapi lupa untuk membersihkan furnitur dan hiasan. Padahal, benda tersebut juga mudah kotor karena debu.

    Coba bersihkan meja kerja, wastafel, atau meja di ruang tamu agar terlihat bersih dan kinclong lagi. Jangan lupa untuk membersihkan hiasan yang menempel di dinding atau diletakkan di meja. Sebab, hiasan yang indah tersebut akan terlihat jelek kalau kondisinya dipenuhi debu.

    3. Bersihkan Area Dapur

    Kondisi dapur yang kotor ternyata dapat memengaruhi kebersihan rumah. Misalnya, cipratan minyak goreng hingga ke lantai membuat kaki terasa lengket saat diinjak. Apalagi jika kamu sering bolak-balik dari dapur ke ruangan lain, tentu lantai rumah akan ikut berminyak dan terasa lengket.

    Di sisi lain, peralatan dapur juga perlu dibersihkan secara rutin. Hindari menumpuk peralatan masak yang tidak dipakai hingga berbulan-bulan karena bisa berdebu dan akhirnya rusak.

    “Pikirkan barang-barang apa saja yang benar-benar harus diletakkan di meja dapur. Sebab, barang tersebut akan mudah berminyak dan lengket, sehingga membuat seluruh dapur terasa kotor,” ujar Dulude.

    Lebih lanjut, Dulude mengatakan penting meluangkan waktu setiap seminggu sekali untuk membersihkan dapur dan meja makan. Sebab, area ini sering kali terlihat berantakan saat setelah masak atau menyantap makanan bersama keluarga.

    “Sebaiknya luangkan waktu untuk mempertimbangkan kembali barang apa yang akan diletakkan di dapur. Cara ini dapat menjaga dapur tetap bersih setiap hari,” pungkasnya.

    Dulude mengimbau cara ini tak hanya berlaku untuk dapur, tapi juga bisa diterapkan pada kamar mandi. Meski begitu, kamar mandi tidak terlalu terlihat dari luar karena pintunya selalu ditutup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Penyebab dan Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset, Mudah!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu bagian di kamar mandi yang cepat kotor. Bahkan apabila tidak segera dibersihkan, kotoran yang ada bisa menjadi kerak di lubang kloset.

    Kerak ini tidak bisa langsung hilang dengan disiram air saja. Diperlukan bahan tambahan untuk bisa menghilangkan kerak di lubang kloset.

    Nah, sebelum membahas cara menghilangkan kerak pada lubang kloset, sebaiknya ketahui dulu penyebab lubang kloset bisa berkerak. Berikut ini informasinya.


    Penyebab Lubang Kloset Berkerak

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini penyebab adanya kerak di lubang kloset.

    Jamur

    Kelembapan dan kurangnya ventilasi di kamar mandi menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur dan lumut. Hal ini menyebabkan noda gelap dan tidak enak dipandang di lubang toilet.

    Mineral

    Air sadah yang kaya mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan membandel yang menempel di mangkuk toilet sehingga menciptakan lingkaran dan goresan yang tidak sedap dipandang.

    Karat

    Sering kali disebabkan oleh komponen logam dalam sistem perpipaan toilet yang berkarat seiring waktu. Noda ini dapat membuat lubang toilet berwarna cokelat kemerahan.

    Tembaga

    Noda tembaga biasanya berwarna biru kehijauan dan dapat disebabkan oleh korosi pada pipa atau fitting tembaga dalam sistem perpipaan toilet.

    Cara Menghilangkan Kerak di Lubang Kloset

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membersihkan kerak pada lubang kloset.

    Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Dilansir dari Real Simple, untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, bisa dengan menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, segera bilas.

    Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan pakai sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru siram kloset dengan flush.

    Perasan Lemon

    Dilansir dari The Spruce, perasan lemon bisa digunakan untuk menghilangkan noda tembaga. Berikut ini caranya.

    Peras air lemon ke dalam lubang toilet dan diamkan selama 30-60 menit. Selanjutnya sikat lubang kloset, terutama pada bagian yang berkerak. Setelah itu siram atau flush toilet.

    Agar toilet tidak mudah berkerak sebaiknya rutin dibersihkan. Bersihkan lubang toilet setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu.

    Itulah cara penyebab dan cara membersihkan kerak di lubang toilet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Noda Kuning di Kamar Mandi Bisa Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


    Jakarta

    Seiring penggunaan, kamar mandi akan kotor jika tidak dibersihkan secara berkala. Biasanya akan muncul noda kuning yang menempel di keramik dinding dan lantai.

    Noda kuning tersebut tidak hanya mengganggu penampilan kamar mandi, tapi juga licin saat diinjak. Risikonya sangat besar karena bisa membuat penghuni rumah terpeleset dan menyebabkan cedera.

    Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan noda kuning dengan cairan pembersih kamar mandi. Namun, beberapa orang enggan menggunakan cairan tersebut karena khawatir jika terkena kulit.


    Sebagai solusinya, noda kuning di kamar mandi bisa diatasi dengan bahan alami seperti soda kue. Bagaimana cara pakainya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Atasi Noda Kuning di Kamar Mandi Pakai Soda Kue

    Noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi umumnya disebabkan oleh kotoran, minyak dari tubuh, sisa sabun, dan endapan mineral. Semakin sering menggunakan kamar mandi maka akan lebih cepat noda kuning muncul.

    Dilansir situs Aqua Bliss, noda kuning juga bisa menyerang pancuran air (shower), bak mandi, dan perlengkapan alat mandi lainnya. Terkadang, noda kuning dapat muncul akibat kelembapan tinggi, endapan besi, bakteri, atau kondisi lingkungan yang kotor.

    Untuk mengatasi noda kuning yang menempel di kamar mandi bisa menggunakan soda kue. Agar lebih efektif membasmi noda membandel, disarankan mencampur soda kue dengan cuka putih.

    Agar tidak salah dalam penggunaannya, simak langkah-langkah yang tepat di bawah ini:

    1. Siapkan 2-3 sendok cuka putih, lalu tuang ke dalam wadah yang berisi air
    2. Aduk hingga air dan cuka putih tercampur rata
    3. Lalu masukkan cuka putih ke dalam botol semprot
    4. Semprotkan cairan cuka putih di area yang terdapat noda kuning
    5. Jika sudah, diamkan selama 10-15 menit agar cuka putih bereaksi
    6. Setelah itu, taburkan soda kue di atas permukaan dinding dan lantai yang terdapat noda kuning
    7. Gosok perlahan menggunakan spons. Agar lebih aman, disarankan menggunakan sarung tangan karet saat membersihkan kamar mandi
    8. Terakhir, bila permukaan dinding dan lantai dengan air hangat.

    Setelah mengikuti cara di atas, segera cek kembali permukaan dinding dan lantai setelah dibersihkan. Jika masih ada sisa-sisa noda kuning, lakukan pembersihan secara ekstra agar efektif mengangkat kotoran tersebut.

    Itulah cara mengatasi noda kuning di kamar mandi hanya menggunakan soda kue dan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Bahan Sederhana Ini Bisa Bikin Kamar Mandi Bersih dan Wangi Lagi!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan area yang paling kotor di rumah. Jika tidak dibersihkan selama beberapa hari saja terkadang muncul noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi.

    Untuk mengatasi kotoran di kamar mandi umumnya menggunakan cairan pembersih yang dijual di pasaran. Kandungan bahan kimianya dapat mengatasi kotoran dengan cepat.

    Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami untuk membasmi kotoran di kamar mandi, yaitu soda kue, garam, dan minyak. Ketiga bahan ini dinilai efektif membasmi kotoran dan noda membandel.


    Ingin tahu cara pakai soda kue, garam, dan minyak untuk membersihkan kamar mandi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Manfaat Soda Kue, Garam, dan Minyak untuk Basmi Kotoran

    Kombinasi antara garam, soda kue, dan minyak ternyata disebut ampuh untuk mengangkat kotoran, terutama kerak noda yang sulit hilang jika hanya disikat menggunakan cairan pembersih.

    Dilansir situs Times of India, garam berfungsi sebagai abrasif alami, mengangkat sisa sabun, endapan mineral, dan noda yang menempel di lantai dan dinding. Meski punya sifat abrasif, tetapi garam tidak merusak permukaan keramik atau logam.

    Sementara itu, soda kue bersifat basa dan ampuh untuk membersihkan kerak membandel, seperti kerak dapur dan lemak. Soda kue juga membantu mengatasi bau tak sedap karena dapat menetralkan asam, sehingga bermanfaat untuk kamar mandi dan saluran pembuangan air.

    Sedangkan minyak, terutama minyak kelapa dan minyak zaitun, memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh kuman yang menempel di kamar mandi. Di sisi lain, penggunaan minyak juga dapat meninggalkan kilauan pada keramik lantai.

    Cara Pakai Garam, Soda Kue, dan Minyak untuk Pembersih Kamar Mandi

    Agar efektif mengangkat noda dan kotoran yang menempel di kamar mandi, kamu bisa membuat scrub atau lulur dari ketiga bahan tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Campurkan soda kue dan garam secukupnya ke dalam wadah atau mangkuk yang bersih dan kering
    2. Aduk soda kue dan garam sampai merata
    3. Tambahkan minyak kelapa atau minyak zaitun sedikit demi sedikit hingga terbentuk pasta
    4. Agar lebih beraroma wangi, bisa tambahkan minyak esensial aroma lemon atau peppermint
    5. Jika sudah berubah bentuk menjadi lulur, tuang ke dalam stoples kedap udara
    6. Simpan stoples di tempat yang sejuk dan kering.

    Lulur yang berfungsi sebagai pembersih kamar mandi ini dapat digunakan hingga dua minggu ke depan. Jika lebih dari itu, sebaiknya membuat yang baru agar efektif mengangkat kotoran dan noda membandel.

    Untuk cara pakai lulur pembersih kamar mandi bisa berbeda-beda, tergantung dari perabotan yang ingin dibersihkan. Pada bagian wastafel dan keran, celupkan spons ke dalam lulur secukupnya, lalu bersihkan permukaannya secara merata, dan terakhir bilas dengan air.

    Agar noda kuning di lantai bisa hilang, kamu bisa mengoleskan lulur pembersih ini ke area yang kotor secara menyeluruh. Setelah itu, gosok dengan sikat gigi secara perlahan, lalu bilas pakai air hangat agar seluruh noda terangkat.

    Untuk mengatasi kerak yang menempel di kamar mandi, oleskan lulur pembersih ke bagian noda yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, gosok perlahan dengan sikat dan bilas dengan air.

    Demikian cara bersihkan kamar mandi hanya dengan tiga bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Bingung Pilih Lantai Keramik atau Vinyl? Ini Perbandingan Lengkapnya!



    Jakarta

    Pemilihan material lantai sering kali menjadi dilema saat membangun atau merenovasi rumah. Tidak hanya soal estetika, lantai juga menentukan kenyamanan hingga daya tahan hunian dalam jangka panjang.

    Dua material yang kerap dibandingkan adalah keramik dan vinyl. Keduanya sama-sama populer, namun punya karakter berbeda yang bisa mempengaruhi suasana rumah secara keseluruhan.

    Masih bingung pilih yang mana? Yuk simak!


    Tampilan Mirip, Karakter Berbeda

    Keramik sudah lama menjadi standar lantai di banyak rumah Indonesia. Material ini dibuat dari tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi sehingga kuat dan tahan lama. Sementara itu, lantai vinyl kini semakin diminati karena tampilannya yang modern dan harganya yang cenderung murah.

    Melansir halaman The Spruce, Senin (03/11/2025), keramik masih dianggap unggul dari segi tampilan dan nilai estetika jangka panjang, terutama jika menggunakan keramik yang berkualitas tinggi. Sementara vinyl dinilai dapat menjadi alternatif bagi penghuni yang menginginkan tampilan hangat dengan kesan natural seperti kayu.

    Ketahanan dan Kenyamanan

    Salah satu keunggulan utama keramik adalah daya tahannya. Mengutip The Spruce, keramik dapat bertahan lebih dari 40 tahun jika dirawat dengan baik. Material ini juga tahan air dan panas sehingga aman digunakan di area lembab seperti dapur atau kamar mandi. Kekurangannya, permukaan keramik cenderung keras dan dingin saat diinjak, sehingga terasa kurang nyaman untuk mereka yang sering beraktivitas tanpa alas kaki.

    Sebaliknya, vinyl terkenal lebih ramah kaki. Mengutip situs Ranney Blair, permukaan vinyl terasa lebih hangat dan empuk, serta lebih senyap ketika diinjak. Hal ini menjadikannya pilihan menarik untuk kamar tidur atau ruang keluarga. Namun, vinyl memiliki umur pakai lebih pendek dibanding keramik dan bisa mengalami kerusakan jika terendam air terlalu lama, kecuali pada varian waterproof.

    Pemasangan dan Perawatan

    Dari sisi pemasangan, keramik membutuhkan proses yang lebih kompleks dan biasanya melibatkan tukang profesional. Nat di antara keramik juga perlu perhatian ekstra karena rentan kotor seiring waktu.

    Sebaliknya, vinyl dikenal sebagai material yang mudah dipasang, bahkan bisa dilakukan sendiri untuk beberapa jenisnya. Melansir halaman Mannington, teknologi pemasangan click system membuat vinyl lebih praktis dan menghemat waktu renovasi. Vinyl juga cenderung lebih mudah dibersihkan karena tidak memiliki nat seperti keramik.

    Mana yang Harus Dipilih?

    Pada akhirnya, pilihan antara keramik dan vinyl kembali pada kebutuhan hunian masing-masing. Keramik cocok bagi yang mencari material tahan lama dengan tampilan elegan. Di sisi lain, vinyl lebih ideal bagi penghuni yang mengutamakan kenyamanan, dan instalasi yang praktis.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Alasan Kenapa Kamar Mandi Sebaiknya Pakai Pintu PVC



    Jakarta

    Pintu PVC (Polyvinyl Chloride) sering dijadikan pilihan untuk kamar mandi. Bukan tanpa alasan sebab pintu PVC ini dianggap memiliki banyak keunggulan daripada jenis pintu lainnya sehingga cocok jadi pintu kamar mandi. Nah, buat kamu yang mau pasang pintu kamar mandi, dapat mempertimbangkan pintu PVC ini.

    Lalu, apa saja keunggulan tersebut? Simak penjelasan lebih lanjut berikut.

    Apa itu Pintu PVC?

    Buat kamu yang mau pasang pintu kamar mandi, kamu bisa pertimbangkan pintu PVC. Melansir dari Interior Design, Rabu (13/12/2023), pintu PVC atau Poly Vinyl Chloride terbuat dari bahan polimer atau plastik sehingga tahan air. Hal tersebut membuat material jenis ini cocok sebagai pintu kamar mandi.


    Alasan Pintu PVC cocok dijadikan Pintu Kamar Mandi

    Melansir dari Klopmart, Rabu (13/12/2023), berikut beberapa keunggulan pintu PVC sehingga cocok dijadikan pintu kamar mandi.

    1. Proses Pemasangan Lebih Mudah

    Pintu kamar mandi PVC memiliki bobot yang ringan jika dibandingkan dengan pintu dari bahan lain seperti kayu atau logam. Ini karena PVC terbuat dari plastik polimer yang memang ringan. Jadi, pintu ini bisa diangkut dan dipindahkan dengan mudah.

    Proses pemindahan yang mudah otomatis membuat proses instalasinya pun ikut mudah. Kamu bahkan bisa melakukan proses instalasi pintu sendiri tanpa harus memanggil tukang. Sebab, pemasangan pintu PVC juga tidak membutuhkan peralatan yang rumit seperti bor elektrik untuk memasang gagang pintu.

    2. Memiliki Sifat Anti Karat

    Kelebihan pintu PVC selanjutnya adalah sifatnya yang anti karat. Berbeda dari pintu yang terbuat dari logam, karat tidak akan muncul pada permukaan PVC meski dipasang di kamar mandi yang sering terkena air. Sebab, plastik PVC sulit teroksidasi dan tahan terhadap air.

    Bukan hanya itu, plastik PVC juga tidak mudah lapuk. Hal ini tentu berbeda dari pintu kayu, misalnya, yang jika dipasang di kamar mandi akan mudah lapuk karena sering terkena air. Udara yang lembap di kamar mandi juga membuat proses pelapukan pada kayu menjadi lebih cepat. Sebaliknya, pintu kamar mandi PVC yang terbuat dari plastik tahan terhadap air sehingga tidak mudah lapuk.

    3. Tahan Rayap

    Rayap merupakan ancaman terbesar dari pintu kayu. Namun, kamu tak perlu khawatir sebab pintu PVC tidak akan digerogoti oleh rayap. Terbuat dari PVC yang berbahan dasar plastik, pintu ini tahan dari serangan rayap. Material PVC memiliki lapisan khusus yang sulit untuk dihinggapi serangga seperti rayap.

    4. Lebih Mudah untuk Dibersihkan

    Berikutnya, pintu kamar mandi PVC juga lebih mudah dibersihkan jika dibandingkan dengan pintu dari bahan lain. Permukaan PVC yang paling atas (lapisan mengkilap) cenderung licin dan berpori-pori halus sehingga kotoran dan debu tidak mudah hinggap. Untuk membersihkannya, kamu cukup dengan mengelapnya dengan lap bersih yang diberi larutan air sabun.

    Dibandingkan dengan pintu kayu, perawatannya lebih rumit karena butuh cairan khusus. Pintu logam pun demikian, kamu tidak bisa membilasnya dengan air sabun karena hanya akan mempercepat proses korosi.

    Jadi, tak heran kebanyakan pintu kamar mandi terbuat dari PVC. Selain PVC juga memiliki banyak warna menarik sehingga bisa menjadi membuat tampilan menjadi menarik apalagi dikombinasikan dengan aksesoris kamar mandi minimalis.

    5. Harga Relatif Lebih Murah

    Pintu kamar mandi dari bahan PVC juga terbilang murah. Dibandingkan dengan material lain seperti kayu atau logam, harga pintu kamar mandi PVC cenderung lebih murah. Sebab bahan baku pintu PVC selalu tersedia dan diproduksi massal.

    Pintu ini juga tidak tak perlu perawatan khusus. Perawatannya cukup menggunakan peralatan yang sudah ada seperti lap dan air sabun Jadi, kamu tidak memerlukan budget khusus untuk merawat pintu PVC.

    Demikian keunggulan pintu PVC buat jadi pintu kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Slip, 5 Jenis Lantai yang Tak Licin buat Kamar Mandi


    Jakarta

    Material lantai untuk kamar mandi harus berbeda dengan ruangan lainnya. Sebab kamar mandi akan selalu terkena air dan lembab. Salah memilih material lantai kamar mandi dapat meningkatkan risiko ditumbuhi lumut sehingga membuat lantai menjadi licin.

    Tentunya ini sangat berbahaya, bukan? Namun, kamu nggak usah bingung. Buat kamu yang mencari lantai kamar mandi, berikut 5 jenis lantai anti licin untuk kamar mandi.

    Jenis Lantai Anti-Licin Untuk Kamar Mandi

    Melansir dari Alacasa, Jumat (15/12/2023), berikut jenis lantai licin yang cocok untuk kamar mandi.


    1. Ubin Keramik

    Ubin keramik merupakan pilihan keramik kamar mandi yang paling populer. Hal tersebut berkat ketahanan airnya yang sangat baik, tidak licin, tahan lama, tahan noda, mudah dibersihkan, dan hemat biaya. Menggunakan keramik warna putih bisa memberikan tampilan yang bersih dan spaceless pada kamar mandi.

    2. Ubin Porselen

    Ubin porselen juga termasuk pilihan lantai kamar mandi yang tidak licin paling populer. Meskipun memiliki tampilan yang hampir serupa dengan keramik, tapi yang membedakannya adalah ketahanan airnya. Ubin porselen umumnya lebih padat sehingga lebih sedikit menyerap air, yang artinya ketahanan airnya lebih unggul dibandingkan dengan keramik.

    Selain perawatannya yang mudah, ubin porselen juga tersedia dalam banyak desain, gaya, dan warna, yang bisa kamu sesuaikan dengan konsep kamar mandi yang diinginkan. Atau, kamu bisa menyesuaikan skema warna lantai dengan ubin dinding kamar mandi.

    3. Lantai Vinyl

    Lantai vinyl terkenal akan ketahanan airnya, kemampuannya dalam menyerap kelembapan, relatif mudah dipasang, dan tampilannya yang menyerupai kayu membuatnya jadi tidak licin.

    Dari segi perawatan, lantai vinyl mudah dibersihkan dan memerlukan perawatan yang terbilang rendah. Lantai vinyl merupakan pilihan jenis lantai kamar mandi yang hemat biaya, yang bisa kamu sesuaikan dengan konsep kamar mandi kamu.

    Namun, meskipun lantai vinyl tahan air, kamu selalu disarankan untuk memasang penghalang kelembaban untuk ketahanan ekstra.

    4. Batu Alam

    Jika kamu menginginkan tampilan kamar mandi yang tampak mewah dan elegan serta tidak licin, maka kamu bisa mempertimbangkan menggunakan batu alam sebagai lantai kamar mandi di rumah. Ini adalah pilihan lantai kamar mandi yang kuat, tahan lama, dan bisa menambah nilai estetika.

    5. Concrete atau Beton

    Untuk tampilan kamar mandi modern bergaya industrial, jenis lantai kamar mandi dari concrete. Namun, dengan teknik pewarnaan terbaru menjadikan concrete sebagai jenis lantai kamar mandi yang bisa disesuaikan dengan hampir semua desain kamar mandi.

    Ini adalah jenis lantai kamar mandi yang tidak mudah mengalami abrasi, tahan lama, mudah dibersihkan dan dirawat, tidak mudah rusak karena paparan bahan kimia, dan tidak gampang mengalami pelapukan. Concrete juga tahan terhadap pembusukan dan karat, sehingga sangat cocok untuk lantai kamar mandi.

    Demikian beberapa jenis lantai kamar mandi yang tidak licin. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com