Tag: kamar mandi lembap

  • Cegah Lantai Licin dan Berbau, Begini Cara agar Kamar Mandi Tetap Kering



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang cepat sekali lembap. Tidak heran karena setiap hari kamar mandi terdapat keran sebagai sumber air dab hampir setiap hari akan digunakan. Ruangan yang sering basah dapat berisiko munculnya lumut yang dapat membuat lantai, dan benda di kamar mandi licin.

    Selain itu, kamar mandi yang sering lembap juga bisa menyebabkan bau tak sedap karena pertumbuhan jamur dan bakteri. Bahkan jika kamu jarang juga menyikat atau membersihkannya bisa menyebabkan rasa gatal pada kulit kaki karena kutu air.

    Jangan anggap air di lantai kamar mandi dapat kering dengan sendirinya. Jika kamar mandi kamu bisa seperti itu, maka ventilasi di dalamnya sudah baik dan tepat sehingga dapat membuat lantai dan barang sekitarnya kering.


    Direktur HomeWork, Wahyu Achadi mengatakan saat mendesain rumah, kamu harus merancang agar kamar mandi bisa menjadi ruang yang kering.

    “Dengan kondisi kering bakteri dan virus tidak mudah berbiak,” kata dia kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Untuk membuat kamar mandi kering, lanjut dia, ada beberapa syarat yang harus diikuti. Pertama, kamar mandi harus memiliki sirkulasi udara yang bagus. Caranya bisa dengan membuat jendela atau memasang exhaust fan. Kedua, bisa juga dengan membagi kamar mandi untuk area basah (untuk mandi) dan area kering (kloset, wastafel).

    Ia menyarankan, tidak perlu memasang bak mandi, cukup pancuran air (shower) sementara kloset harus dilengkapi pembilas semprot (jet washer). Shower maupun jet washer selain hemat air membuat alur jatuhnya air lebih fokus ke arah badan dan tidak mubazir terbuang ke mana-mana.

    “Begitu juga jet washer yang membuat proses berbilas menjadi lebih terarah dan cipratan air tidak keluar dari lubang kloset,” jelasnya.

    Adapun kamar mandi kering bisa dibuat tanpa memandang ukuran dari kamar mandi tersebut. Bahkan untuk kamar mandi ukuran 1,5×1,5 m pun bisa.

    Agar kamar mandi tetap kering, material yang digunakan juga harus bisa mendukung. Pilih material yang mudah dibersihkan, sederhana, dan jangan lupa area shower dibuat lebih rendah dibandingkan area kering untuk memudahkan air mengalir sehingga bisa kering dengan lebih cepat.

    “Supaya air tidak menyiprat ke mana-mana bisa digunakan shower screen atau tirai yang tersedia dalam berbagai bahan seperti plastic, akrilik, hingga kaca. Shower screen ini menjadi pemisah antara area basah dan kering, jangan lupa shower screen juga perlu dibersihkan berkala supaya tidak berjamur,” ucapnya.

    Untuk bentuk kamar mandi yang memanjang misal 1×3 m, pembagian ruangnya justru lebih mudah. Area shower di satu sisi, kloset dan wastafel dilengkapi cermin serta rak-rak dan lemari kecil di sisi lain yang dekat dengan pintu.

    Ia menambahkan agar aktivitas mandi dan bersih-bersih di kamar mandi lebih mudah, letakkan head shower di sudut dalam posisi diagonal termasuk tempat sabun dan sampo untuk mendapatkan area mandi (basah) yang lebih lapang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Terasa Pengap Setiap Usai Dipakai? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Salah satu permasalahan yang kerap ditemui di kamar mandi adalah kelembapan. Hal ini menyebabkan siapa pun yang masuk ke dalamnya merasa pengap dan pasti memicu pertumbuhan jamur.

    Salah satu biang keroknya adalah kamar mandi tersebut tidak memiliki ventilasi udara. Di dalamnya, tidak ada pertukaran udara yang baik sehingga uap dan udara lembap tersebut tidak bisa terdorong keluar.

    Cara mengatasi kamar mandi seperti ini bukan hanya dengan rajin membersihkannya. Sebab, kejadian serupa akan kembali terjadi setiap kamar mandi selesai digunakan.


    Dilansir The Spruce, berikut cara mengatasi kamar mandi pengap dan lembap.

    1. Kamar Mandi Harus Kering

    Salah satu penyebab kamar mandi selalu terasa pengap dan lembap adalah bagian dalam kamar mandi selalu basah dan banyak genangan. Untuk mengeringkan pasti lebih lama karena tidak memiliki ventilasi udara.

    Untuk mempercepat pengeringannya, setiap setelah mandi keringkan dahulu dinding, lantai, dan barang-barang di kamar mandi. Meskipun tidak kering sempurna, area basah tersebut bisa mengering lebih cepat.

    2. Hindari Meletakkan Handuk Basah di Dalam

    Handuk basah tidak boleh disimpan di dalam kamar mandi. Hal ini dikarenakan handuk juga bisa memicu udara lembap dan pertunjukan jamur. Selesai dipakai, sebaiknya handuk digantung di luar rumah atau dijemur agar tidak ada jamur yang berkembang dan lebih aman dipakai tanpa perlu takut dapat memicu alergi kulit.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Salah satu solusi untuk mengeringkan kamar mandi yang tidak memiliki ventilasi adalah memakai exhaust fan di dinding atau atap. Kipas angin ini berfungsi untuk menarik udara lembap. Setelah kamar mandi selesai digunakan biarkan kipas bekerja selama 20-30 menit. Untuk menyalakannya bisa otomatis seperti saat lampu kamar mandi dihidupkan atau saat pintu dibuka.

    4. Buka Jendela atau Pintu

    Apabila tidak memiliki kipas angin, selalu buka pintu setelah kamar mandi selesai digunakan. Uap air di dalamnya tidak akan menumpuk dan terperangkap.

    5. Ganti Shower dengan Pancuran Rendah

    Bagi yang memakai shower yang bisa diatur suhunya, hati-hati perangkat tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kamar mandi sering lembap. Hal ini dikarenakan air hangat yang digunakan bisa menghasilkan uap panas. Untuk mencegah kamar mandi selalu pengap setelah digunakan, ganti posisi shower ke lokasi yang lebih pendek agar uap yang dihasilkan tidak begitu banyak.

    6. Kurangi Durasi Mandi

    Bagi pengguna shower yang bisa diubah suhu airnya, sebaiknya tidak mandi terlalu lama karena uap yang dihasilkan juga akan semakin banyak.

    7. Pakai Dehumidifier Portabel

    Saat ini sudah tersedia alat khusus untuk menyerap kelembapan bernama dehumidifier. Alat ini layaknya penyedot udara kotor, cukup diletakkan di ruangan yang agak lembap, dalam 24 jam di tangki penampungan air akan terlihat jumlah air yang sudah terserap.

    Itulah beberapa cara mengatasi kamar mandi yang lembap, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com