Tag: kamar mandi

  • Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Salah satu tanda kamar mandi perlu segera dibersihkan adalah muncul noda kuning pada lantai. Noda ini bukan berasal dari pemudaran warna pada keramik, melainkan adanya penumpukan kotoran.

    Secara kasat mata memang noda kuning tersebut tidak bertekstur, terkadang tidak berbau, dan tidak menyebabkan hal yang mengganggu. Padahal noda kuning tersebut adalah sumber bakteri bersarang dan bisa menjadi sumber penyakit pula.

    Lantas, apa penyebab muncul noda kuning pada lantai kamar mandi?


    Penyebab Noda Kuning Muncul di Kamar Mandi

    Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi bisa menguning karena efek aktivitas pemakainya, berikut di antaranya:

    1. Sisa-sisa Pemakaian Produk

    Pemakaian minyak atau produk perawatan tubuh di kamar mandi menjadi salah satu penyebab keramik menguning. Kok bisa? Biasanya ini terjadi untuk produk yang harus dibilas atau terjatuh ke lantai, tidak segera dibersihkan dan akhirnya menumpuk.

    2. Pembersih Lantai yang Keras

    Meskipun keramik adalah material yang kuat dan tahan lama, ada beberapa bahan pembersih yang sebaiknya tidak dipakai. Pembersih yang mengandung bahan kimia keras bisa menyebabkan noda kuning hingga kikisan pada permukaan keramik.

    3. Semprotan Aerosol

    Aerosol merupakan zat atau partikel kecil yang biasa terdapat di dalam produk yang cara pemakaiannya disemprot. Contohnya terdapat dalam semprotan serangga, hair spray, hingga obat-obatan.

    4. Air Sadah

    Noda kuning juga bisa muncul karena air yang digunakan kualitasnya kurang bagus, contohnya air sadah yang mengandung mineral seperti magnesium tinggi. Biasanya air ini juga terdapat kapur di dalamnya yang mengendap di permukaan bak. Air ini dapat menimbulkan efek kekuningan pada barang-barang di kamar mandi.

    5. Penggunaan Sealer dan Polimer

    Menggunakan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer juga dapat memicu lantai menguning.

    6. Kualitas Keramik yang Kurang Bagus

    Faktor terakhir adalah memang berasal dari keramik tersebut. Kualitasnya yang kurang bagus membuat warnanya mudah memudar dan muncul noda kuning dari pinggirannya.

    Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

    Apabila menemukan noda kuning pada keramik di kamar mandi, jangan khawatir, dilansir laman Nobroker dan Cleanipedia, ada cara untuk membersihkannya. Berikut bahan-bahan yang bisa digunakan.

    1. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Untuk sehari-hari, noda kuning membandel masih bisa dibersihkan dengan cairan pembersih lantai biasa. Caranya tuang cairan pembersih ke dalam wadah berisi air. Ambil pel dan rendam di dalam air tersebut. Kemudian gosok lantai yang menguning menggunakan pel tersebut. Bisa juga memakai sikat yang ujungnya tajam.

    2. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

    Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang ampuh bersihkan noda membandel. Selain itu, lemon memiliki aroma yang khas sehingga bisa membuat kamar mandi jadi lebih wangi. Jenis noda yang bisa dibersihkan adalah limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen).

    3. Bersihkan dengan Cuka

    Jika membutuhkan bahan pembersih yang lebih ampuh lagi, bisa menggunakan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

    4. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

    Bahan lainnya yang ampuh bersihkan noda kuning pada keramik adalah baking soda. Di dalam baking soda terdapat Sodium Bicarbonate yang bermanfaat untuk melawan noda.

    Kamu bisa langsung pakai baking soda atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka. Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

    5. Garam

    Jika tidak memiliki barang-barang di atas, bisa juga memakai garam. Bahan ini bisa menjadi desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

    Caranya hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan keramik kamar mandi yang menguning.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lama-lama Simpan 5 Barang Ini di Kamar Mandi, Bisa Picu Penyakit!


    Jakarta

    Ada sejumlah barang yang diletakkan di kamar mandi, seperti sabun, shampoo, sikat gigi, hingga sikat lantai. Terkadang, ada beberapa barang yang tak sengaja tertinggal selama berbulan-bulan di kamar mandi, padahal sudah tidak dipakai lagi.

    Kebiasaan menyimpan barang tak terpakai membuat kamar mandi terlihat sumpek dan berantakan. Di sisi lain, barang-barang tersebut bisa saja memicu berbagai penyakit jika digunakan kembali.

    Maka dari itu, ada beberapa barang yang sebaiknya segera dibuang jika sudah habis atau tidak digunakan lagi. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang di Kamar Mandi yang Perlu Segera Dibuang

    Ada beberapa barang di kamar mandi yang perlu segera dibuang. Dilansir situs Good Housekeeping, berikut daftar barang-barangnya:

    1. Kemasan Produk

    Kemasan produk seperti plastik pembungkus toilet, kotak pasta gigi, hingga botol sabun yang tidak dipakai sebaiknya segera dibuang dari kamar mandi. Terkadang, banyak orang yang sering meninggalkan kotak kemasan di dalam kamar mandi dan lupa untuk membuangnya setelah habis.

    2. Sikat Gigi Bekas

    Meninggalkan sikat gigi bekas selama berbulan-bulan di kamar mandi tentu tidak baik karena dapat merusak pemandangan. Di sisi lain, sikat gigi tersebut juga bisa menjadi sarang bakteri dan dapat mengganggu kesehatan.

    “Bakteri di kamar mandi menyebar lebih banyak dan cepat daripada yang kita bayangkan,” kata Melissa Klug pemilik Home By Eleven.

    Agar sikat gigi tersebut tidak digunakan lagi oleh orang lain, segera buang dari kamar mandi. Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

    3. Sampel Kosmetik Gratis yang Tidak Terpakai

    Sering mendapatkan sampel kosmetik gratis dan menyimpannya di kamar mandi? Cobalah cek sampel kosmetik tersebut. Kalau sudah kedaluwarsa atau tidak bisa digunakan lagi, sebaiknya segera dibuang dari kamar mandi.

    “Sering kali barang-barang tersebut berakhir disimpan di lemari atau laci lebih lama dari yang seharusnya, dan kemungkinan besar Anda tidak akan menggunakannya,” ujar pemilik VS Organized Interiors, Violetta Elezovic.

    Jika mendapatkan banyak sampel kosmetik dan tidak ingin digunakan, kamu bisa menyumbangkannya ke teman atau saudara yang membutuhkan.

    4. Produk Perlengkapan Mandi yang Terbengkalai

    Ada sejumlah produk perlengkapan mandi yang mungkin tidak digunakan lagi, tapi masih tersimpan di kamar mandi. Menyimpan botol produk tersebut dapat memenuhi ruangan dan akhirnya terlihat sumpek.

    “Daripada membiarkannya begitu saja, cobalah untuk bertukar produk lainnya dengan teman,” kata pendiri Thee Tailored Life, Ashley.

    5. Handuk Bekas

    Handuk punya fungsi penting untuk mengeringkan tubuh setelah dari kamar mandi. Namun, seiring waktu handuk akan kehilangan daya serapnya karena digunakan hampir setiap hari.

    Jackie Pittman selaku pakar dari Chez Nous Organizing menyarankan agar rutin mengganti handuk dengan yang baru minimal setahun sekali. Cara ini dilakukan agar kamu dapat mengeringkan badan dengan maksimal.

    “Handuk akan kehilangan daya serapnya seiring waktu dan jika ditaruh di kamar mandi yang lembap, hal ini dapat menjadi sarang bakteri dan mengeluarkan bau,” papar Pittman.

    Itulah lima barang di kamar mandi yang perlu segera dibuang jika sudah habis. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kerak Kamar Mandi Bisa Bersih dengan Baking Soda, Begini Cara Pakainya



    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Penghuni menggunakan ruangan ini buat membersihkan diri dengan air dan sabun setiap hari, sehingga tak heran kalau ruangan menjadi kotor dan lembap.

    Penggunaan kamar mandi secara terus menerus membentuk noda dan kerak di kamar mandi. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan ruangan ini.

    Namun, membersihkan kerak nggak bisa sekadar menggunakan sabun dan air. Penghuni perlu bahan yang bersifat abrasif, misalnya baking soda.


    Bagaimana cara membersihkan kerak kamar mandi dengan baking soda? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bersihkan Kerak Kamar Mandi dengan Baking Soda

    Inilah beberapa cara menggunakan baking soda untuk menghilangkan kerak kamar mandi.

    1. Baking Soda dan Cuka Putih

    Dilansir dari Blue Spring Cleaning, campuran baking soda dan cuka ampuh buat membersihkan kamar mandi. Kedua bahan tersebut akan membentuk asam karbonat yang bisa menghempaskan noda. Berikut ini caranya.

    • Campurkan soda kue dan cuka putih sampai membentuk pasta kental
    • Oleskan campuran tersebut ke ubin yang terkena noda dan biarkan selama 1 jam
    • Setelah 1 jam, semprot ubin dengan banyak cuka
    • Bilas dengan air

    2. Bakin Soda dan Sabun Cuci Piring

    Menurut Tile Cloud Clara, campuran baking soda dan sabun cuci piring dapat membersihkan kerak kamar mandi. Berikut ini caranya.

    • Campur pasta soda kue dan detergen pencuci piring
    • Bersihkan kerak dengan spons

    3. Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Selain itu, penghuni dapat mencampurkan soda kue dengan hidrogen peroksida buat membersihkan kerak kamar mandi. Simak cara bersihkannya berikut ini.

    • Campurkan soda kue dan hidrogen peroksida
    • Oleskan campuran tersebut ke ubin yang terkena noda
    • Biarkan selama satu jam
    • Bilas ubin

    Baking Soda dan Sabun Cair

    Terakhir, coba campurkan baking soda dengan sabun cair untuk membersihkan kamar mandi. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

    • Buat campuran baking soda dan sabun cair 2:1 dengan sedikit air
    • Ratakan larutan pembersih ke seluruh dinding kamar mandi dan gosok sekuat tenaga sikat berbulu
    • Gunakan gerakan memutar lebih baik untuk menghilangkan noda dan kotoran
    • Untuk noda membandel diamkan larutan pembersih beberapa saat sebelum menggosoknya
    • Setelah pembersihan selesai bilas dengan air dan lap sisanya dengan handuk

    Itulah tips ampuh membersihkan kerak kamar mandi menggunakan soda kue. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Membersihkan Cermin Kamar Mandi Buram Akibat Sabun dan Air


    Jakarta

    Pernah melihat cermin di kamar mandi terlihat buram dan banyak noda-noda kering di permukaannya? Anehnya, noda-noda ini tidak bisa dibersihkan dengan disiram air. Meskipun sudah digosok, kaca tetap terlihat buram. Kira-kira apa ya penyebabnya?

    Cermin kamar mandi yang buram dan kotor tersebut disebabkan karena banyaknya kerak dari bekas sabun dan bekas air sadah yang menempel pada cermin. Noda tersebut menempel karena tidak langsung dibersihkan.

    Cara membersihkannya tidak cukup hanya menyiram air, perlu ditambahkan bahan-bahan khusus untuk membersihkannya. Dilansir The Spruce berikut cara membersihkan cermin kamar mandi yang buram.


    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bahan-bahan yang bisa dipakai untuk membuat larutan pembersih cermin kamar mandi adalah cuka putih dan air. Cuka putih juga bisa diganti dengan perasan lemon. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan 1:1 cuka putih sulingan atau jus lemon dengan air sulingan. Setelah itu masukan cairan tersebut ke dalam botol semprotan.

    2. Semprotkan pada Seluruh Permukaan Cermin

    Semprotkan cairan pembersih tadi ke seluruh permukaan kaca dari atas sampai bawah secara merata. Diamkan cairan tersebut selama setidaknya 30 menit.

    3. Gosok dan Lap Kaca

    Setelah 30 menit, bersihkan larutan pembersih yang sudah disemprotkan di cermin menggunakan kain mikrofiber dari atas ke bawah. Usap dengan gerakan memutar. Apabila masih ada kerak yang belum bersih, bersihkan menggunakan sikat, sembari dibilas dengan air mengalir. Sebagai langkah preventif, gunakan sarung tangan karet dan kaca mata untuk melindungi diri dari cipratan.

    4. Keringkan

    Setelah membersihkan semua kerak dengan air, keringkan dengan kain mikrofiber.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Lantai Kamar Mandi Biar Kinclong, Ampuh!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan. Maka dari itu, membersihkan kamar mandi harus dilakukan agar penghuni rumah maupun tamu nyaman menggunakannya.

    Jangan salah lho detikers, kamar mandi harus rutin dibersihkan. Setidaknya, bersihkan kamar mandi 1-2 kali dalam seminggu.

    Nah, salah satu bagian yang harus dibersihkan adalah lantai kamar mandi. Bagian tersebut rentan menjadi licin dan kotor karena terkena air sabun.


    Nah, berikut ini cara membersihkan lantai kamar mandi dilansir dari Better Homes and Gardens.

    Cara Membersihkan Lantai dan Nat Kamar Mandi

    Lantai kamar mandi yang kering bisa dilakukan dengan membersihkan debu-debu terlebih dahulu. Selanjutnya, lantai bisa dipel dan dibiarkan hingga kering.

    Nah, untuk membersihkan nat lantai bisa dengan campuran baking soda dan air dengan perbandingan 2:1. Sementara itu, kalau mau membersihkan noda atau warna yang memudar pada nat bisa pakai campuran baking soda dan cuka dengan perbandingan 2:1.

    Letakkan campuran tersebut pada nat dengan menggunakan sikat gigi tidak terpakai, lalu diamkan beberapa menit. Setelah itu, gosok nat dan bersihkan dengan air. Biarkan selama 24 jam dan gunakan sealer untuk menguncinya tetap bersih.

    Walau demikian, perlu dicatat bahwa lantai marmer, granit, dan batu tidak boleh dibersihkan pakai cuka karena bisa rusak.

    Apa Boleh Bersihkan Lantai Kamar Mandi Pakai Pemutih?

    Dikutip dari Homes and Gardens, sebaiknya jangan gunakan pemutih atau bleach saat membersihkan kamar mandi. Sebab, pemutih merupakan bahan yang sangat keras untuk beberapa jenis lantai sehingga bisa merusak permukaan dan menurunkan masa pakainya.

    Apalagi jika ada sisa pemutih di lantai kamar mandi dan terkena kulit, bisa menyebabkan iritasi nantinya. Selain itu, apabila hewan peliharaan memakan residu pemutih bisa membuat mereka sakit.

    Itulah cara membersihkan lantai dan nat kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Bikin Kamar Mandi Tetap Wangi, Serasa Hotel Bintang Lima!



    Jakarta

    Kamar mandi yang bau pasti bikin nggak betah, apalagi kalau sampai kecium tamu yang datang ke rumah. Duh, bisa-bisa jadi malu sendiri karena kamar mandi mengeluarkan aroma tak sedap.

    Aroma tidak enak biasanya muncul karena kamar mandi jarang dibersihkan atau kelembapan yang terlalu tinggi. Padahal, menjaga kamar mandi tetap bersih dan wangi itu gampang, loh.

    Menurut pakar kebersihan dari Organize Every Room, Cara Palmer, kelembapan yang tinggi bisa memicu pertumbuhan jamur dan lumut, yang jadi biang keladi bau di kamar mandi.


    Nah, supaya kamar mandi di rumah kamu selalu harum dan segar seperti hotel bintang lima, coba deh terapkan enam tips berikut ini:

    1. Baking Soda, Si Penyerap Bau Alami

    Baking soda dikenal ampuh menyerap bau tak sedap. Caranya mudah banget, cukup tuang baking soda ke dalam mangkuk kecil, lalu letakkan di sudut kamar mandi. Ganti secara berkala agar tetap efektif menghilangkan aroma tak enak.

    2. Cuka Dicampur Garam

    Campuran cuka putih dan garam bisa jadi senjata ampuh usir bau membandel. Aduk rata, lalu gosokkan ke bagian-bagian kamar mandi yang berbau. Setelah itu bilas pakai air bersih. Simple, kan?

    3. Tanaman Hidup Bikin Segar

    Ternyata, menaruh tanaman hias di kamar mandi nggak cuma buat dekorasi aja. Beberapa jenis tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, peace lily, hingga lidah buaya bisa membantu menyaring polutan dan membuat udara terasa lebih segar.

    4. Irisan Lemon

    Lemon tak hanya menyegarkan saat diminum, tapi juga bisa jadi pengharum alami. Cukup iris lemon dan letakkan dalam wadah kecil di sudut-sudut kamar mandi. Ganti setiap 3-4 hari agar aromanya tetap fresh!

    5. Minyak Esensial

    Lavender, chamomile, serai, hingga pepermin bisa jadi pilihan minyak esensial untuk mengharumkan kamar mandi. Teteskan ke bola kapas dan letakkan di tempat tersembunyi agar wangi menyebar lembut ke seluruh ruangan.

    6. Kayu Manis

    Kayu manis punya aroma khas yang kuat dan menenangkan. Cukup taruh beberapa batang kayu manis di wadah kecil, lalu simpan di pojokan kamar mandi. Aroma hangatnya bisa menetralisir bau tak sedap dengan alami.

    Dengan langkah-langkah sederhana di atas, kamu bisa menikmati kamar mandi yang bersih, wangi, dan nyaman. Yuk, mulai praktikkan sekarang supaya kamar mandi rumahmu nggak kalah dari hotel mewah!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Lantai Rumah yang Selalu Rembes


    Jakarta

    Rembesan air di rumah bukan hanya terjadi pada bagian atap dan dinding saja, melainkan dari celah keramik atau lantai juga bisa.

    Untuk mengetahui lantai rumah terdapat rembes atau tidak, bisa dengan melihat kondisi permukaannya. Lantai yang tidak ada masalah biasanya kondisi keramik, ubin, atau penutupnya rapi dan tanpa celah besar. Jika terdapat sedikit retakan, itu tidak masalah. Kondisi yang harus dicurigai adalah ketika lantai terlihat mengangkat atau lebih rendah daripada yang lain.

    Penyebab air bisa keluar dari lantai atau terjadi rembesan adalah kebocoran pada pipa, kebocoran dari kamar mandi, dan naiknya air tanah. Bagi pemilik rumah di lahan bekas sawah perlu mewaspadai hal ini.


    Lantai yang selalu dingin terkadang tidak menjadi alasan atau pertanda adanya rembesan air. Sebab, saat ini sudah banyak material yang memang bisa membuat kondisi lantai terasa dingin dan sejuk. Menurut arsitek Denny Setiawan material lantai yang cukup dingin adalah marmer dan keramik.

    Namun, apabila terjadi rembesan pada lantai ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini informasinya.

    Cara Mengatasi Lantai Rumah yang Rembes

    Dilansir Angi, berikut cara mengatasi lantai rumah yang rembes.

    1. Cek Kebocoran pada Area Atas

    Kebocoran biasa terjadi pada bagian atap dan dinding, terutama saat hujan deras. Ketika kebocorannya sudah lumayan parah, air bisa mengalir dari atas hingga berceceran ke lantai. Penghuni rumah bisa mengira air rembesan tersebut berasal dari lantai padahal air tersebut dari atap dan dinding yang bocor. Untuk mengetahui perbedaannya, cek dahulu kondisi atap atau bekas jalan air di dinding rumah.

    2. Bongkar Keramik

    Salah satu cara untuk mengatasi air rembes dari lantai adalah membongkar keramik atau pelapis lantai. Ketika membongkarnya pastikan lakukan dengan hati-hati agar tidak terlalu banyak yang pecah. Hal ini untuk mengecek kondisi pipa di bawahnya. Bisa jadi air merembes dari bawah karena ada kebocoran pipa.

    Untuk mengetahui ada kebocoran pipa, pertama bisa matikan semua sumber air dan periksa meteran air. Tunggu tiga jam, lalu periksa kembali meteran. Jika meteran bergerak, berarti ada kebocoran, dan segera hubungi orang profesional untuk mengatasi hal ini. Jika meteran tidak bergerak, kebocoran air berasal dari sumber luar (seperti air tanah) yang menyebabkan air naik melalui lantai.

    3. Buat Sistem Drainase atau Cek Pompa Bah

    Penyebab lainnya terjadi rembesan pada lantai adalah naiknya air tanah ke permukaan. Biasanya disebabkan oleh tekanan hidrostatik yang membuat air masuk ke celah-celah di rumah. Hal ini juga disebabkan karena tidak ada lapisan kedap air.

    Apa bila terjadi hal seperti ini, coba periksa pompa bah yang dirancang untuk mengalirkan air menjauh dari rumah. Cara lainnya adalah dengan memasang sistem drainase, seperti genteng basah yang mengalirkan air ke lubang pembuangan atau sistem drainase interior. Genteng basah mungkin terdengar aneh, tetapi berfungsi untuk menampung air tanah dan mengarahkannya ke area lain. Sistem drainase interior terletak di persimpangan dinding dan lantai, dan juga dirancang untuk mengalirkan kelebihan air ke dalam pipa dan menjauhkannya dari rumah.

    4. Menggunakan Pelapis Anti Bocor

    Pelapis anti bocor atau waterproofing berguna sebagai pelindung lantai rumah dari kebocoran yang kerap menerobos melalui nat keramik. Bahan pelapis anti bocor biasanya berupa cairan atau membran.

    Ketika pemasangan keramik kembali, pastikan tidak ada celah di antara nat sehingga air tidak bisa rembes ke atas. Alasan paling umum untuk kebocoran kamar mandi adalah usia nat, yang telah memburuk dari waktu ke waktu. Efek negatifnya adalah menciptakan celah yang memungkinkan air masuk dan menyebabkan kebocoran. Pastikan nat keramik tahan air dan tidak mudah rusak agar air yang mengalir di atasnya tidak merembes.

    5. Perbaiki Pipa yang Bocor

    Masalah lain air bisa naik ke atas adalah terdapat kebocoran atau retakan pada pipa. Untuk mengatasi pipa yang bocor adalah menggantinya. Selain itu, hindari membuang sembarangan benda melalui lubang-lubang di rumah agar tidak ada sumbatan yang membuat pipa bekerja lebih keras agar air dapat mengalir.

    Itulah beberapa cara mengatasi lantai rumah yang rembes.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Menyebabkan Wastafel Tersumbat


    Jakarta

    Pernahkah mengalami air menggenang ketika mencuci di wastafel kamar mandi ataupun dapur? Hal itu adalah pertanda wastafel tersumbat akibat saluran air mampet.

    Biasanya wastafel tersumbat karena ada kotoran menumpuk di dalam saluran air. Diameter saluran menjadi lebih kecil, sehingga memperlambat pembuangan air.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu mengetahui penyebab wastafel tersumbat dan cara mengatasinya. Simak apa saja yang membuat wastafel tersumbat berikut ini.


    Penyebab Wastafel Tersumbat

    Inilah beberapa hal yang bisa membuat saluran air pada wastafel mampet, dikutip dari Dengarden.

    1. Sabun

    Sisa sabun yang berbentuk buih lama-lama bisa terakumulasi di dalam saluran air. Apalagi ketika sabun tercampur dengan bahan lain seperti kotoran dan rambut, bakal menimbulkan penyumbatan wastafel. Penghuni rumah bisa menghilangkan penumpukan sabun dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam lubang pembuangan wastafel.

    2. Sisa Makanan

    Salah satu penyebab utama wastafel tersumbat adalah sisa makanan. Terkadang sisa makanan terjatuh dan masuk ke dalam saluran air ketika mencuci piring.

    Makanan yang sulit terurai seperti ampas teh dan kopi pun dapat menumpuk di saluran air. Penghuni bisa membersihkan lubang wastafel menggunakan cairan pembersih dan alat seperti plumber snake.

    3. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak dari sisa makanan bisa membeku dan mengendap di dalam saluran air. Untuk mengatasinya, penghuni dapat mencampurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu menuangkannya ke lubang wastafel.

    4. Endapan Mineral

    Terakhir, wastafel dapat tersumbat gegara endapan mineral yang menumpuk seiring berjalannya waktu. Endapan tersebut rawan terjadi pada rumah yang menggunakan air sadah. Penghuni bisa mengatasi dengan meminta tukang ledeng membersihkan kerak di saluran air.

    Itulah beberapa penyebab wastafel tersumbat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Bau Apek karena Kelembapan? Ini Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pernah mencium bau apek dari dinding rumah saat baru pulang dari liburan panjang atau rumah lama tak ditinggali? Waspada, bau tersebut bisa jadi tanda adanya kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Bau apek memang umum terjadi di rumah yang lama tidak dihuni. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara yang buruk, membuat ruangan menjadi lembap dan pengap. Kondisi seperti ini sangat disukai jamur, dan saat mereka berkembang biak, spora yang dilepaskan menimbulkan aroma khas yang tidak sedap.

    Menurut situs The Spruce, jamur biasanya tumbuh di area seperti pojok ruangan, plafon, kamar mandi, perabotan, hingga dinding rumah. Tak hanya mengganggu kenyamanan, spora jamur juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Gejalanya bisa berupa mata gatal, bersin, ruam kulit, atau hidung tersumbat jika terpapar terlalu lama.


    Selain jamur, tumpukan debu yang tidak dibersihkan juga bisa memicu bau apek. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh saat rumah mulai tercium bau tak sedap.

    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau apek karena kelembapan, terutama di dinding rumah:

    1. Buka Semua Ventilasi

    Langkah pertama, buka semua jendela, pintu, dan ventilasi rumah agar udara segar masuk dan mendorong udara lembap keluar. Hindari menyalakan AC karena hal ini akan menutup sirkulasi udara. Jika ada, gunakan kipas angin atau dehumidifier untuk membantu menurunkan tingkat kelembapan.

    2. Bersihkan Debu secara Menyeluruh

    Debu yang menumpuk juga bisa memicu bau tak sedap. Gunakan vacuum cleaner untuk menjangkau sudut-sudut yang sulit dibersihkan. Lakukan pembersihan dalam kondisi rumah tetap terbuka agar debu dan udara kotor bisa langsung keluar.

    3. Basmi Jamur dari Dinding

    Jamur yang menempel di dinding bisa dibersihkan dengan campuran air hangat, sabun cuci piring, dan pemutih klorin. Jika ingin alternatif alami, cuka juga cukup ampuh. Oleskan cuka ke permukaan yang berjamur, diamkan sejenak, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak lapisan dinding atau perabotan.

    “Jika kamu menemukan jamur di rumah, pastikan bahan seperti wallpaper atau furnitur bisa dicuci. Coba dulu di satu titik kecil sebelum membersihkan seluruh permukaan. Gunakan cuka secara perlahan, jangan menggosok terlalu kuat,” ujar James Mellan-Matulewicz, Creative Director Bobbi Beck, dikutip dari Homes & Gardens.

    Dengan langkah-langkah tersebut, bau apek di dinding rumah akibat kelembapan bisa diatasi. Jangan tunda membersihkannya, karena semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko jamur menyebar dan mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Keramik Kamar Mandi yang Selalu Licin



    Jakarta

    Lantai kamar mandi yang licin bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa membahayakan keselamatan. Terpeleset di kamar mandi bisa menyebabkan cedera serius, mulai dari memar, patah tulang, hingga cedera kepala.

    Kondisi ini sering terjadi karena kamar mandi selalu basah dan jarang dibersihkan. Selain itu, pemilihan jenis keramik yang tidak tepat juga menjadi penyebab lantai semakin licin saat terkena air.

    Supaya lebih aman, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi keramik kamar mandi yang licin. Berikut tips yang dirangkum detikProperti dari Ibupedia:


    1. Gunakan Semprotan Anti Slip

    Salah satu solusi praktis adalah menggunakan semprotan anti slip. Produk ini bisa disemprotkan langsung ke permukaan keramik untuk menciptakan tekstur yang lebih kesat dan tidak licin.

    Semprotan ini cocok digunakan untuk berbagai jenis ubin seperti keramik, porselen, maupun batu alam. Tenang saja, semprotan ini tidak akan merusak motif keramik.

    2. Pasang Stiker atau Alas Anti Slip

    Alternatif lainnya adalah memasang stiker atau alas anti slip di area rawan terpeleset. Produk ini mudah ditemukan di pasaran dan pemasangannya juga cukup mudah.
    Beberapa produk bisa dicuci ulang sehingga tetap higienis dan hemat pemakaian jangka panjang.

    3. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

    Jika kamu sedang merenovasi atau membangun rumah, pertimbangkan untuk memilih keramik khusus kamar mandi. Jenis keramik ini memiliki permukaan lebih kasar dan daya cengkeram yang lebih baik, sehingga aman meskipun dalam kondisi basah.

    4. Rutin Bersihkan Kamar Mandi

    Lantai kamar mandi yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat tumbuhnya lumut dan kerak sabun yang membuatnya makin licin. Oleh karena itu, jadwalkan pembersihan secara rutin, minimal seminggu sekali, untuk menjaga kebersihan dan keamanan.

    5. Gunakan Pembersih Khusus

    Gunakan pembersih kamar mandi khusus yang memang diformulasikan untuk mengangkat kerak dan mengurangi risiko licin. Selain menjaga lantai tetap bersih, produk ini juga membantu memperpanjang usia pakai keramik.

    Lantai kamar mandi yang licin memang berbahaya, tapi bukan berarti tak bisa diatasi. Dengan perawatan rutin dan pemilihan material yang tepat, kamar mandi bisa jadi ruang yang nyaman sekaligus aman untuk seluruh anggota keluarga.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com