Tag: kamar mandi

  • 5 Cara Ubah Kamar Mandi yang Sempit Agar Terlihat Luas


    Jakarta

    Punya rumah dengan luas terbatas, perlu perhitungan yang matang untuk membagi setiap ruangan, salah satunya menentukan luas kamar mandi.

    Bukan hanya kamar tidur dan ruang keluarga yang perlu dibuat luas dan nyaman, kamar mandi pun begitu. Tetapi terkadang kamar mandi justru mendapat area di pojokan rumah yang tertutup dan sempit. Padahal kamar mandi sama pentingnya dengan ruangan lain.

    Apabila luas ruangan sudah tidak dapat diubah, kamu bisa mengatur tampilan dalam kamar mandi jadi luas dan minimalis dengan 5 cara dari Forbes berikut.


    1. Tambah Skylight atau Ventilasi yang Besar

    Selain lampu, kamu sebaiknya membuat semacam ventilasi yang besar di atap kamar mandi atau salah satu dindingnya. Ventilasi ini selain membantu sirkulasi di dalam kamar mandi, bisa juga menjadi akses cahaya masuk jika lampu di kamar mandi mati atau rusak. Sementara itu, pemasangan skylight cocok untuk kamar mandi yang atasnya langsung ditutupi atap. Saat siang hari, kamar mandi terlihat terang dari skylight tersebut.

    2. Keramik

    Pemasangan keramik dengan corak dan warna yang sama dari lantai sampai dinding di kamar mandi dapat menimbulkan efek luas. Lalu keramik yang disarankan adalah berbentuk memanjang dan ramping dengan teknik pemasangan seperti tampilan batu bata di dinding yakni setiap sela keramik tidak ada yang bertemu.

    3. Pilih Warna Cat yang Terang

    Warna terang seperti putih, kuning, biru, atau pink adalah warna-warna yang disarankan untuk cat dinding kamar mandi. Warna terang dapat menambah volume ruangan dan memantulkan cahaya lampu dengan baik.

    Selain itu, pilih warna cat yang berlawanan dengan warna keramik. Hal ini berguna untuk membuat ilusi ruangan terlihat lebih luas dan mengubah suasana kamar mandi jauh lebih nyaman.

    4. Tambahkan Cermin

    Interior yang dibutuhkan dan berguna di kamar mandi adalah cermin. Keberadaan cermin membuat ilusi kamar mandi lebih luas.

    Cermin yang digunakan tidak perlu setinggi badan. Bentuk cermin yang disarankan adalah bulat atau kotak yang ukurannya tidak terlalu besar yang hanya bisa melihat wajah dan tanpa memakai bingkai di pinggirannya.

    Kamu bisa menggantung menghadap pintu, di seberang shower, atau di atas wastafel jika letaknya di dalam kamar mandi.

    5. Pakai Interior Kamar Mandi yang Kecil

    Suatu ruangan bisa terlihat luas apabila tidak diisi dengan barang yang terlalu banyak dan besar. Pada kamar mandi sendiri, mengganti bak air dengan shower bisa membuat ruangan lebih luas.

    Selain itu, hindari memasang wastafel yang terlalu besar di dalam kamar mandi, pasang rak di dinding atau membolongi dinding untuk tempat peralatan mandi, letakkan ember di luar kamar mandi saat tidak digunakan, dan pasang gantungan handuk di balik pintu agar lebih rapih.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rahasia Menjaga Kebersihan Kamar Mandi Supaya Tetap Higienis


    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat untuk penghuni rumah membersihkan diri. Namun, ruangan ini justru termasuk tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak, sehingga perlu dijaga kebersihan dan higienitas kamar mandi.

    Menjaga kebersihan kamar mandi penting sekali untuk mencegah penyebaran bakteri berbahaya yang dapat menimbulkan penyakit. Sering kali hal sederhana untuk menjaga kebersihan malah terlewatkan.

    Padahal dengan melakukan sedikit perubahan saja bisa efektif menekan penyebaran dan pertumbuhan bakteri di kamar mandi. Berikut ini cara menjaga kebersihan kamar mandi agar tetap higienis, dilansir dari situs Initial, Jumat (5/4/2024).


    1. Flush WC dalam Keadaan Tertutup

    Ternyata ketika menyiram WC dengan flush, ada cipratan air mikroskopik yang diluncurkan ke udara. Tetesan ini menyimpan bakteri dan virus yang tersebar ke permukaan sekitar WC.

    Maka, sebaiknya membiasakan menutup WC sebelum menggunakan tombol flush sebagai langkah pencegahan. Namun, tutup WC tetap saja terkena cipratan air tersebut, sehingga kamu masih perlu mencuci tangan dengan air dan sabun setelah menggunakan kamar mandi.

    2. Bersihkan Tempat Duduk WC

    Tempat duduk WC termasuk salah satu permukaan yang paling kotor di kamar mandi. Permukaan ini menjadi sarang bakteri dan kuman untuk berkembang biak.

    Solusi sederhananya tentu dengan rajin membersihkan dudukan toilet. Kamu bisa menggunakan pembersih dudukan toilet khusus terutama sebelum penggunaan untuk membantu mengurangi risiko paparan bakteri dan kuman berbahaya.

    3. Buang Sampah dengan Benar

    Jika sampah tidak dibuang dengan benar, maka akan menimbulkan bau tidak sedap, mengundang hama, serta membuat lingkungan kamar mandi tidak bersih. Jadi, pastikan untuk mengosongkan tempat sampah secara berkala.

    Lalu, kamu bisa menyediakan beberapa tempat sampah khusus sesuai tipe sampah, seperti halnya membedakan sampah pembalut dan tisu.

    4. Pastikan Lantai Tetap Kering

    Lantai juga salah satu permukaan yang sering menjadi sarang bakteri, terutama dalam keadaan basah. Selain berisiko terjatuh, lantai yang lembap merupakan lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

    Oleh karena itu, pastikan kebersihan lantai dengan menyediakan keset lantai buat mengeringkan kaki. Keset lantai dapat menjebak kotoran dan menjaga lantai tetap kering.

    Itulah kiat-kiat menjaga kebersihan kamar mandi yang bisa kamu lakukan untuk menekan penyebaran kuman dan bakteri. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kriteria Kamar Mandi dalam Ajaran Islam, Ternyata Letaknya Harus Tertutup



    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki kamar mandi. Tanpa kamar mandi, kamu tidak ada tempat yang tertutup untuk mandi, buang air besar dan kecil, atau sekadar mencuci kaki dan tangan.

    Dibandingkan ruangan lain di rumah, kamar mandi memiliki banyak aturan yang dijelaskan dalam Islam. Aturan ini biasa disebut dengan adab atau tata perilaku selama menggunakan kamar mandi.

    Bahkan tata letak kamar mandi di rumah pun dijelaskan oleh Rasulullah SAW karena ruangan ini dianggap kotor dan rumah bagi jin sehingga perlu diletakkan di tempat yang tertutup.


    “Toilet-toilet adalah hunian jin. Oleh karena itu, jika di antara kalian ada yang ingin masuk, bacalah doa: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan.” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad dari Zaid ibn Arqam).

    Dalam sebuah Hadits riwayat Ibnu Majah, dijelaskan Rasulullah SAW pernah buang hajat di tempat yang jauh dan tidak terlihat oleh orang lain. Sikap Rasulullah SAW melandasi letak kamar mandi harus tertutup dan tidak di dekat area yang banyak dilalui orang.

    خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَأْتِىالْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلاَ يُرَى

    Artinya: “Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika safar, beliau tidak menunaikan hajatnya di daerah terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat.” (HR Ibnu Majah).

    Selain letaknya jauh dari lalu lalang orang, kamar mandi juga tidak boleh mengarah kiblat karena itu adalah arah saat beribadah. Sementara di dalam kamar mandi seseorang dalam keadaan kotor.

    “Apabila engkau pergi ke toilet, janganlah engkau menghadap atau membelakangi kiblat ketika buang air kecil ataupun buang air besar,” (HR. Muslim).

    Mengutip dari Muhammadiyah, Jumat (5/4/2024), setelah buang hajat pun seseorang dianjurkan untuk membersihkannya dengan air mengalir. Hal ini seperti yang dikatakan dalam riwayat al-Bukhari dan Muslim.

    “Dari Nabi SAW, beliau bersabda: Janganlah seorangpun di antara kamu membuang air kecil di air tergenang yang tidak mengalir, kemudian dia mandi di dalamnya”. (H.R. Al-Bukhari Muslim).

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 5 Benda yang Tidak Bisa Disimpan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kita memiliki kebebasan untuk meletakkan barang dan perabotan di rumah. Namun, kamu perlu hati-hati ketika menyimpan sesuatu di kamar mandi karena ada barang-barang yang tidak bisa disimpan di sana.

    Hal ini dikarenakan kondisi kamar mandi yang tertutup, lembap, dan beberapa ada yang sempit tidak cocok untuk menyimpan banyak barang. Selain itu, menghindari meletakkan barang-barang ini di kamar mandi akan lebih aman bagi kesehatan dan membuat ruangan lebih bersih dan luas.

    Mengutip dari Better Homes and Gardens, Sabtu (6/4/2024), berikut beberapa barang yang tidak bisa disimpan di kamar mandi.


    1. Obat-Obatan

    Kamu suka memakai obat berbentuk krim yang dipakai di kamar mandi? Setelah memakai sebaiknya langsung dibawa ke luar, tidak disimpan di dalam kamar mandi.
    Obat dianjurkan disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Menyimpan obat di dalam kamar mandi tentu salah karena ruangan ini lembap dan sempit. Dampaknya jika di simpan di dalam kamar mandi adalah obat tersebut mudah terkontaminasi dan tidak tahan lama.

    Sebagai gantinya simpan obat di kamar tidur atau ruangan yang mudah dijangkau darimana pun agar saat keadaan darurat bisa langsung diambil.

    2. Perhiasan

    Barang mahal seperti perhiasan atau aksesoris yang terbuat dari logam yang mudah berkarat sebaiknya tidak disimpan di kamar mandi. Area yang lembap yang mudah terkena air membuat kualitasnya menurun. Bahkan jika dibiarkan perhiasan dan aksesoris tersebut bisa rusak atau berkarat.

    Tempat yang paling tepat menyimpan perhiasan atau aksesoris adalah laci-laci di kamar, meja rias, atau lemari pakaian.

    3. Alat Elektronik

    Banyak yang betah berlama-lama di dalam kamar mandi sampai memasang TV atau meletakkan tablet untuk menonton. Padahal barang elektronik rentan terhadap air. Apalagi kamar mandi tempat yang lembap bagian alat elektronik mudah berkarat. Jika dibiarkan lama-lama sistem sensor barang tersebut akan menurun.

    Bahayanya jika terjadi korsleting listrik, bukan hanya alat elektronik yang rusak, melainkan seisi rumah bisa terbakar. Meskipun kamar mandi banyak air, tetapi itu tidak bisa menangkal jika api sudah terlalu besar.

    Selain TV, speaker Bluetooth, sikat gigi elektrik, pencukur elektrik, atau barang khusus untuk membersihkan diri yang digunakan menggunakan baterai atau listrik sebaiknya diletakkan di luar setelah digunakan.

    4. Parfum dan Cat Kuku

    Siapa yang senang berias di dalam kamar mandi? Setelah berias terutama memakai cat kuku dan parfum sebaiknya ikut di bawa keluar. Panas dan kelembapan membuat cat kuku dan parfum cepat kedaluwarsanya.

    Wangi dari parfum akan berkurang dan cairan di cat kuku tidak akan sekental saat pertama kali dibeli. Sebagai gantinya, simpan cat kuku dan parfum di lemari, rak lemari, atau meja rias.

    5. Handuk dan Tisu

    Handuk atau pakaian lainnya sebaiknya tidak disimpan di dalam kamar mandi karena mudah berjamur. Handuk yang basah sebaiknya dijemur di ruang terbuka agar tidak lembap. Lalu tisu toilet sebaiknya letakkan satu saja di kamar mandi. Hal ini untuk menghindari terkontaminasi dengan bakteri.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan Ini Secara Rutin buat Jaga Kebersihan Kamar Mandi


    Jakarta

    Kebersihan kamar mandi harus sangat diperhatikan karena rawan kotor dan tumbuh kuman dan jamur. Apalagi ruangan ini kita gunakan setiap hari untuk membersihkan diri.

    Maka, penting sekali membersihkan kamar mandi secara rutin. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan kamar mandi, dilansir dari The Spruce, Minggu (21/4/2024).

    Bersih-bersih Harian

    1. Mengelap Permukaan Basah

    Gunakan kain yang mengandung disinfektan ataupun spons untuk mengelap counter, wastafel, dan keran untuk membersihkan tumpahan dan cipratan air. Pastikan untuk menggunakan kain bersih atau baru untuk membersihkan tempat duduk kloset atau lantai.


    2. Keringkan Pintu dan Dinding

    Setiap selesai mandi, gunakan handuk atau alat pembersih karet untuk mengeringkan tembok dan dinding basah supaya mencegah pembentukan kerak air. Selain itu, jangan lupa menutup tirai kamar mandi agar cepat kering.

    3. Gantung Handuk dan Keset

    Pastikan untuk menggantung handuk dan keset basah agar cepat kering. Langkah ini akan mencegah pertumbuhan jamur.

    Bersih-bersih Mingguan

    1. Cuci Handuk dan Keset

    Cuci handuk-handuk dan keset setiap minggu supaya tidak menjadi tempat bersarangnya kuman. Sebaiknya keset dikeringkan dengan cara dijemur agar tidak merusak karet pada bagian bawah keset.

    2. Bersihkan Kloset

    Bersihkan bagian dalam kloset menggunakan sikat dan cairan pembersih. Sementara bagian luar kloset bisa dilap dengan tisu basah yang mengandung disinfektan atau spons dan cairan pembersih kamar mandi.

    3. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai dan tembok kamar mandi secara menyeluruh setiap minggu untuk menghilangkan noda dan jamur pada permukaan. Lalu, buang juga rambut-rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air. Jangan lupa bersihkan juga tirai di kamar mandi.

    4. Bersihkan Wastafel

    Singkirkan barang-barang yang memenuhi area wastafel. Lalu, bersihkan wastafel menggunakan cairan pembersih. Pastikan untuk membilas area wastafel dengan bersih dan keringkan.

    5. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

    Jangan membersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Area ini sebenarnya sering disentuh ketika menggunakan kamar mandi, sehingga rawan tumbuh kuman dan bakteri.

    6. Bersihkan Cermin

    Bersihkan cermin dengan cairan pembersih dan kain mikrofiber. Cermin yang kinclong dapat menunjukkan kamar mandi terawat dengan baik.

    7. Buang Sampah

    Buang isi tempat sampah setiap minggu supaya tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Lalu, kamu bisa menaruh beberapa kantong plastik baru di dalam tempat sampah untuk memudahkan penggantian kantong plastik nantinya.

    Bersih-bersih Bulanan

    1. Sortir dan Bersihkan Tempat Penyimpanan

    Kamu bisa rutin menyortir dan membersihkan tempat penyimpanan di kamar mandi. Buanglah produk-produk yang sudah habis dan kedaluwarsa. Jangan sampai barang-barang yang tidak dipakai menumpuk dan memenuhi ruang.

    2. Bersihkan Shower

    Kalau aliran air pada shower tidak lancar karena tersumbat, sudah saatnya membersihkan shower. Kamu bisa membersihkan shower menggunakan cuka putih sulingan dan sikat untuk membersihkan kotoran dan kerak.

    3. Cuci Tempat Sampah

    Selain membuang sampah dan mengganti kantong plastik tempat sampah, sebaiknya rutin mencuci tempat sampah setiap bulan. Bersihkan tempat sampah dengan menyiram air panas dan menggosoknya dengan sabun.

    4. Bersihkan Tirai

    Jika menggunakan tirai kamar mandi, jangan lupa membersihkannya setiap bulan. Sebab, ada tumpukan debu dan noda yang perlu dibersihkan secara berkala.

    5. Inspeksi Kamar Mandi

    Pastikan untuk melakukan inspeksi kamar mandi setiap bulan untuk mencegah kerusakan. Perhatikan area sekitar wastafel, shower, dan keran untuk melihat ada kebocoran. Selain itu, periksa juga kalau ada pertumbuhan jamur di kamar mandi agar bisa segera diatasi.

    Itulah cara menjaga kebersihan kamar mandi secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Ventilasi Biar Kamar Mandi Nggak Gampang Lembap


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu tempat di rumah yang paling rentan terhadap masalah jamur dan kelembapan. Dari masalah yang mudah dilihat seperti cat yang terkelupas dan hingga masalah tersembunyi seperti jamur dan lumut atau bau busuk. Semua masalah tersebut biasanya disebabkan oleh masalah ventilasi yang buruk di dalam kamar mandi kamu.

    Melansir dari The Spruce, tanda-tanda seperti udara lembab, noda bekas air, jamur, bau busuk, cat yang mengelupas, dan bercak pada langit langit adalah tanda bahwa kamar mandi kamu memiliki ventilasi yang buruk. Jika kamu mengalami tanda-tanda seperti itu, maka kamu harus perhatikan beberapa hal ini.

    Berikut adalah hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan untuk menjaga ventilasi di kamar mandi tetap baik.


    Hal yang Harus Dilakukan

    Pilih Kipas Kamar Mandi yang Tepat

    Hal yang penting untuk dilakukan adalah memilih kipas kamar mandi atau exhaust yang tepat. Kamu harus memilih kipas yang sesuai dengan ukuran luas kamar mandi.

    Kipas kamar mandi atau exhaust biasanya diberi tanda CFM, yang merupakan singkatan dari kaki kubik per menit. Ini untuk menentukan berapa banyak udara yang dipindahkan kipas selama jangka waktu yang ditentukan. Semakin luas kamar mandinya, semakin tinggi juga tingkat CFM kipas angin yang dibutuhkan. Berikut adalah panduannya.

    Dalam satuan meter persegi, konversi untuk panduan ukuran kipas knalpot kamar mandi adalah sebagai berikut:

    4,2 meter persegi = 50 CFM
    4,3 meter persegi hingga 7 meter persegi = 70 CFM hingga 80 CFM
    7,meter persegi hingga 9,75 meter persegi = 110 CFM
    Lebih dari 9.75 meter persegi = 150 CFM

    Jika ragu, lebih baik memiliki kipas angin yang terlalu besar daripada kipas angin yang terlalu kecil.

    Buka Jendela Kamar Mandi

    Jika di kamar mandi kamu ada jendelanya, buka jendela untuk ventilasi ekstra dan aliran udara yang lebih segar. Namun, jangan lupa untuk tetap menyalakan kipas angin/exhaust.

    Membuka jendela hanya akan membuat lebih banyak aliran udara saat kipas angin dinyalakan, karena kipas akan menarik udara dari jendela. Peningkatan aliran udara akan menghilangkan kelembaban berlebih lebih cepat daripada kipas yang berjalan atau jendela yang terbuka saja.

    Bersihkan Genangan Air di Kamar Mandi

    Membiarkan genangan air di bak mandi, wastafel, pancuran, atau bahkan lantai akan membuat kamar mandi kamu menjadi lembap. Bahkan jika kipas menyala, air akan terus menguap dan melembabkan udara di kamar mandi. Oleh karena itu, segera bersihkan genangan air untuk menghindari masalah yang lebih parah.

    Nyalakan Kipas Angin Cukup Lama

    Kamu harus menyalakan kipas kamar mandi sebelum menyalakan pancuran untuk mandi. Setelah itu, kamu juga harus membiarkannya menyala selama beberapa menit setelah mandi untuk menghilangkan udara lembab dari kamar mandi. Banyak orang juga yang bahkan membiarkan kipas kamar mandinya menyala selama 30 menit hingga satu jam setelah keluar dari kamar mandi.

    Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

    Memasang Kipas di Tempat yang Salah

    Memasang kipas di tempat yang tidak efektif, seperti di atas toilet, tidak akan menghilangkan kelembaban dengan baik, terutama jika showernya berada di seberang ruangan. Sebaiknya, tempatkan kipas di lokasi yang strategis seperti di tengah untuk memaksimalkan ventilasi.

    Membiarkan Pintu Kamar Mandi Tertutup

    Menutup pintu atau tirai kamar mandi setelah penggunaan bisa membuat kamar mandi menjadi pengap seperti sauna. Hal ini akan membuat kelembaban terperangkap di dalam dan tidak bisa menguap yang bisa menyebabkan kamar mandi menjadi lembap berlebihan.

    Lupa Membersihkan Kipas Kamar Mandi

    Kipas kamar mandi lama-lama pasti akan kotor dan membuat debu dan puing-puing berkumpul setelah beberapa bulan penggunaan. Membersihkan kipas secara teratur penting untuk memastikan aliran udara yang baik dan mencegah kamar mandi lembap.

    Membuang Udara dari Kamar Mandi ke Loteng

    Jika kamu memiliki loteng, membuang udara kamar mandi ke sana hanya memindahkan masalah kelembaban ke area lain di rumah. Ini bisa menyebabkan masalah kelembaban yang sama di area loteng, yang kemudian dapat menyebar ke seluruh rumah. Lebih baik membuang udara kamar mandi sepenuhnya keluar dari rumah.

    Itulah hal yang harus dilakukan dan jangan dilakukan agar ventilasi kamar mandi tetap baik. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Memilih Shower Kamar Mandi yang Tahan Lama dan Hemat Air



    Jakarta

    Rumah-rumah modern kini banyak yang menggunakan shower sebagai alat bantu pancuran air dibandingkan bak mandi. Tampilannya yang minimalis membuat kamar mandi terlihat lebih luas. Bagi kamu yang tertarik menggunakan shower, ketahui dahulu trik memilih shower kamar mandi yang tahan lama dan hemat air.

    Dalam pameran ke-10 Keramika Indonesia bersama Mega Build Indonesia edisi ke-21, Perusahaan PT Global Pasifik Prima memperkenalkan beberapa produk kamar mandi, salah satunya shower.

    Saat ditemui, Nasional Retail Manager PT Global Pasifik Prima, Nicolass mengatakan saat memilih shower pastikan bahannya terbuat dari kuningan. Bahan ini dinilai tahan dari oksidasi atau tidak bereaksi saat terkena air sehingga tidak mudah korosi dan tahan lama.


    “Harus kuningan. Kalau Stainless Steel 304, dari namanya saja stainless ya kan? Tidak mudah terkena noda, tetapi tetap teroksidasi. Tapi kalo kuningan dia tidak teroksidasi,” kata Nicolass kepada detikProperti pada Kamis (9/5/2024).

    Selain menggunakan kuningan, bagian cartridge shower menggunakan bahan keramik. Bagian cartridge shower ini adalah jantungnya keran shower. Bagian ini harus bersih agar tidak terjadi sumbatan.

    “Jadi kalo pemasangan baru, ada baiknya saluran airnya tuh di-flush (disiram) dulu karena cartridge shower ini kan terbuat dari keramik. Fungsinya itu jalur air. Dihidupkan dulu biar kotoran-kotoran keluar dulu. Lalu unitnya dipasang. Kalau unitnya langsung dipasang sebelum di-flush, kotoran-kotorannya akan masuk ke cartridge ini,” tambahnya saat ditemui di Jakarta.

    Kemudian, saat memilih shower, kamu bisa memilih jumlah pancuran airnya. Perusahaan PT Global Pasifik Prima memiliki shower bernama Loire dengan 3 jenis pancuran yakni head shower, hand shower, dan spout. Model shower ini mirip dengan yang dipakai di Eropa tetapi ada 1 tambahan yakni pada bagian spout.

    Tambahan keran atau spout di shower yang dijual di Indonesia.Tambahan keran atau spout di shower yang dijual di Indonesia. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    “Bagi orang Eropa dia nggak butuh spout. Kalau orang Asia masih punya konsep nampung air atau keran wudhu. Penampungan air ini untuk jaga-jaga mati lampu segala macam,” jelasnya.

    Inovasi tampilan yang ditawarkan oleh PT Global Pasifik Prima adalah model shower yang bisa ditanam di dalam dinding atau di luar dinding. Jika shower ditanam di dalam dinding, yang terlihat hanya bagian pancuran dan keran air. Sementara, pipa air dimasukkan di dalam dinding.

    Lalu, jika kamu ingin memiliki air panas otomatis dari shower seperti yang disediakan di vila atau hotel, kamu perlu menambahkan water heater. Sementara shower hanya menyediakan fitur keran air panas saja.

    “Tetap untuk air panas harus menggunakan water heater. Nanti dibikin instalasi, lalu air panas itu ada di sisi kiri, air dinginnya ada di sisi kanan,” unjuknya.

    Kriteria pemilihan shower lainnya adalah yang bisa menghemat air. Nicolass menyebutkan shower di series Loire milik mereka lebih hemat air karena saat keran dinyalakan 70% yang keluar adalah air dan 30% lainnya adalah udara.

    “Kita ada satu teknologi di seri Loire, airatornya menggunakan satu merek dari Eropa. Jadi komposisinya airnya bercampur sama udara, jadi lebih hemat. Dibandingkan dengan shower system sejenis, mungkin mereka keluar airnya itu 100% air, nah kalau yang shower ini dia keluarnya itu bisa airnya 70% dan 30%-nya udara. Splashnya kalau kena di tangan, berasanya sama (dengan yang keluar 100% air),” pungkasnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Begini Panduan Beli Keramik untuk Kamar Mandi



    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan paling sering terkena air, rawan licin, dan lembap. Pemilihan keramik yang tepat dapat menghindari kecelakaan seperti terpeleset atau kaki terluka karena ada pecahan keramik. Pemilihannya yang tidak bisa asal, begini panduan membeli keramik untuk kamar mandi.

    Dalam pameran ke-10 Keramika Indonesia bersama Mega Build Indonesia edisi ke-21, PT Kia Serpih Mas atau KIA Ceramics memperkenalkan beberapa produk untuk kamar mandi, salah satunya keramik.

    Graphic Designer PT Kia Serpih Mas, Besa Wade Ruwapensa mengatakan untuk kamar mandi terdapat 2 jenis keramik yang disarankan yakni satin atau baby skin dan anti-slip atau anti licin.


    “Kalau kamar mandi disarankan untuk wet areanya memakai anti slip. Terus untuk area kering kalau menurut saya lebih disarankan memakai satin. Jangan pakai yang glossy karena di sana biasanya ada wastafel, takut ada cipratan air berpotensi basah licin,” kata Besa kepada detikProperti, ditulis Sabtu (11/5/2024).

    Tampilan keramik anti slip keluaran KIA Ceramics.Tampilan keramik anti slip keluaran KIA Ceramics. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Namun, jika ukuran kamar mandi terlalu kecil sehingga hanya terdiri dari area basah saja atau wet area, bisa hanya menggunakan keramik anti-slip. Untuk ukuran dan modelnya bisa dibebaskan keinginan pembeli.

    Untuk tahun ini, Besa mengatakan KIA Ceramics banyak mengeluarkan produk berwarna netral, earth tone, dan beige. Keramiknya pun tidak hanya yang polos, melainkan ada pula yang bercorak hingga bertekstur.

    Tidak terbatas pada lantai, KIA Ceramics juga memiliki produk keramik untuk dinding kamar mandi. Meskipun sama-sama keramik, ternyata spesifikasi Keramik lantai dan dinding berbeda.

    “Disarankan menggunakan keramik sesuai peruntukkannya. Contohnya banyak yang memakai keramik dinding ke lantai. Padahal itu kurang cocok karena breaking strength-nya lebih rendah yang dinding. Kalau dia ditempel otomatis ada kemungkinan kalau perekatnya tidak kuat akan jatoh, nanti menimpa orang. Nah makanya keramik dinding pasti lebih ringan dari keramik lantai,” jelasnya.

    Tampilan keramik baby skin atau satin keluaran KIA Ceramics.Tampilan keramik baby skin atau satin keluaran KIA Ceramics. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Untuk membedakan keramik lantai dan dinding, bisa dilihat melalui kemasan produk. Untuk keramik lantai biasanya ditulis floor tile dan untuk keramik dinding dinamakan wall tile.

    Lebih lanjut, Besa menjelaskan semakin besar ukuran keramik maka ketebalannya akan bertambah. Begitu juga dengan harganya juga akan semakin mahal.

    “Kalau untuk pasar Indonesia biasanya memakai ukuran 30×30 cm (persegi), 25×25 cm untuk kamar mandi. Kalau bentuknya square biasanya untuk keramik lantai,” sebutnya.

    Biasanya ketinggian dinding yang perlu dipasang keramik apabila hanya sebagian yang ditutup keramik sekitar 150-175 cm dari bawah. Penentuannya disesuaikan dengan tinggi penghuni rumah.

    Kemudian untuk menentukan jumlah keramik yang perlu dibeli baik untuk dinding dan lantai bisa diketahui dari luas ruangan. Besa menyebutkan harga keramik ditentukan per meter persegi. Dalam satu dus keramik itu terdiri dari keramik 1 meter persegi (square meter).

    Selain itu, keramik tidak bisa dibeli satuan sehingga saat membeli keramik kamar mandi harus dilebihkan 1 dus untuk berjaga-jaga.

    “Anggaplah perumahan-perumahan sekarang itu kamar mandinya 1,5 meter x 1,5 meter biasanya. Berarti tinggal dikalikan. Nanti kita dapat luasnya berarti 22,5 meter persegi. Berarti harus beli 3 dus untuk keramik ukuran 50 x 50 cm dengan 12 pcs keramik isinya. Biasanya satu dus itu 1 square meter. Satu dus (ukuran 50 x 50 cm) isinya 4 pcs karena 1 keramik setengah meter,” ujarnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Artinya ‘Setengah Kamar Mandi’? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Banyak hal menjadi pertimbangan bagi seseorang saat memutuskan untuk membeli rumah, terutama bagi orang yang pertama kali beli rumah. Salah satu bagian rumah yang diperhatikan saat membeli rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi.

    Namun, saat membuka situs jual beli rumah biasanya kita menemukan tulisan “1 setengah kamar mandi” di bagian spesifikasi ruangan yang tersedia. Bagi sebagian orang, angka ini bisa jadi membingungkan. Hal ini karena angka penghitungan kamar mandi berbeda dengan penghitungan kamar tidur.

    Lantas, apa arti dari “1 setengah kamar mandi”? Melansir dari realtor.com, simak penjelasan mengenai angka yang digunakan pada pembagian jenis kamar mandi berikut ini.


    1. Kamar Mandi Penuh atau 1 Kamar Mandi Lengkap

    kamar mandi prillykamar mandi lengkap. Foto: YouTube

    Pertama, kita mulai dari yang paling umum. Tulisan 1 kamar mandi lengkap atau kamar mandi penuh adalah istilah untuk kamar mandi yang memiliki fasilitas lengkap. Fasilitas yang dimaksud adalah empat perlengkapan utama, yaitu toilet, wastafel, bak mandi, dan shower.

    Ada beberapa kamar mandi yang menambahkan berbagai fitur tambahan seperti lemari, wastafel ganda, dan juga meja rias. Namun, hanya dengan empat fitur utama tadi saja kamar mandi tersebut sudah bisa disebut sebagai sebuah kamar mandi yang lengkap.

    2. Setengah Kamar Mandi

    Toilet-Lemari Mungil Menggantung.Toilet-Lemari Mungil Menggantung. Foto: Freepik

    Half-bath atau setengah kamar mandi biasanya dikenal dengan powder room. Kamar mandi ini biasanya digunakan untuk kamar mandi tamu dan hanya memiliki dua dari empat fasilitas kamar mandi utama, yaitu toilet dan wastafel.

    Setengah kamar mandi ini biasanya memang berukuran kecil karena hanya berisi toilet dan wastafel saja. Umumnya, powder room ini terletak di lantai utama rumah bertingkat, dan digunakan oleh tamu yang datang berkunjung.

    Walaupun terlihat sepele, sebagian besar agen real estat menilai adanya setengah kamar mandi di rumah bisa meningkatkan nilai jual rumah tersebut.

    3. Tiga Perempat Kamar Mandi

    Kamar mandi PituRooms/via PituRoomsKamar mandi PituRooms/via PituRooms Foto: Via PituRooms

    Kamar mandi tiga perempat hanya memiliki shower, wastafel, dan toilet. Sementara itu, untuk bak mandi dihilangkan. Namun, fasilitas kamar mandi tiga perempat ini jika di rumah tua, di dalamnya bisa didapati fasilitas yang lengkap yakni wastafel, toilet, dan bak mandi. Modelnya rumah tua, tentu di dalam kamar mandinya tidak memiliki shower. Biasanya pemilik baru akan menambahkan shower di atas bak mandi, dan menambahkan tirai jika dibutuhkan ke depannya.

    4. Seperempat Kamar Mandi

    Ilustrasi desain kamar mandi.Ilustrasi desain kamar mandi. Foto: iStock

    Terakhir adalah seperempat kamar mandi. Seperti namanya, berarti kamar mandi ini hanya memiliki satu dari 4 komponen kamar mandi. Dalam hal ini, seperempat kamar mandi biasanya memiliki dua versi, yakni hanya memiliki toilet dan hanya memiliki shower. Jenis seperempat kamar mandi yang hanya memiliki shower biasanya ada di luar ruangan seperti di pinggir kolam renang.

    Nah, itu adalah penjelasan mengenai angka-angka yang ada pada kamar mandi. Jadi, jangan bingung lagi, ya. Semoga bermanfaat!

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Terlewat! Ini Bagian yang Sering Luput saat Membersihkan Kamar Mandi


    Jakarta

    Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan agar tidak kotor dan menjadi sarang kuman. Namun, kadang-kadang ada saja bagian-bagian yang luput dibersihkan.

    Biasanya, bagian-bagian yang sering dibersihkan adalah yang terlihat kotor. Padahal, ada juga bagian-bagian yang tidak terlihat kotor tetapi juga perlu dibersihkan.

    Apa saja bagian-bagian kamar mandi yang luput saat dibersihkan? Dilansir dari The Spruce, Jumat (24/5/2024), berikut ini daftarnya.


    Belakang Toilet

    Bagian belakang toilet terkadang luput dibersihkan. Sebab, biasanya hanya bagian toilet nya saja yang dibersihkan.

    Jika jarak antara dinding dengan toilet sangat sempit, kamu bisa membersihkan bagian itu menggunakan sikat gigi bekas. Kamu juga bisa membersihkannya dengan semprotan disinfektan dan lap mikrofiber.

    Permukaan Benda

    Bagian permukaan benda-benda yang ada di kamar mandi juga perlu dibersihkan, misalnya tombol flush toilet, keran wastafel, dan gagang pintu. Menurut global director of microbiology di Reckitt, Dr. Julie McKinney, kamu perlu membersihkan atau mendisinfeksi bagian-bagian itu sesering mungkin.

    Sikat Toilet

    Salah satu alat yang digunakan untuk membersihkan toilet adalah sikat toilet. Ternyata, sikat tersebut juga perlu dibersihkan lho setelah digunakan. Jika tidak dibersihkan, bisa saja kotoran yang ada di toilet berpindah tempat ke tempat penyimpanan sikat yang sudah digunakan.

    “Seiring berjalannya waktu, kamu akan menyadari bahwa ini adalah bagian kamar mandi yang paling kotor dan tidak higienis,” kata pemilik dan CEO MaidForYou, Delah Gomasi.

    Cara terbaik untuk mengatasinya dengan menjaga kebersihan sikat toilet. Kamu bisa membersihkannya dengan air panas dan disinfektan. Jangan pernah memasukkan sikat toilet langsung ke tempatnya tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi juga harus dibersihkan. Untuk membersihkannya, kamu bisa lakukan dengan cara membilasnya secara teratur dengan air panas jika bagian bawahnya terlihat kotor. Kalau perlu, rendam tempat sikat gigi dengan disinfektan 2 minggu sekali atau sebulan sekali, tergantung seberapa kotor tempatnya.

    “Tempat ini sering kali menampung campuran sisa pasta gigi, air, dan bakteri sehingga menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi kuman,” tutur microbiologist dan Co-Founder Oura, Shaun Veran.

    Itulah bagian-bagian yang luput saat membersihkan kamar mandi. Jangan sampai terlewat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com