Tag: kamar mandi

  • 3 Tempat yang Tepat Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi Agar Tak Lembap



    Jakarta

    Exhaust fan adalah kipas yang digunakan untuk mengeluarkan udara panas dan kelembapan ruangan, salah satunya kamar mandi. Exhaust Fan dapat berfungsi dengan maksimal jika dipasang di tempat yang benar. Lantas, di mana tempat yang tepat pasang exhaust fan di kamar mandi?

    Sebelum memasang exhaust fan kamu perlu mengetahui cara kerja kipas ini. Exhaust fan bukan untuk mendinginkan kamar mandi, melainkan menarik udara lembap keluar ruangan. Biasanya exhaust fan bisa menjadi solusi praktis untuk kamar mandi yang kecil dan tidak ingin ditambahkan lubang seperti jendela.

    Ada beberapa exhaust fan yang bisa disetel menyala otomatis ketika lampu kamar mandi dinyalakan. Namun, ada pula yang menggunakan remote dan alat bantu lainnya.


    Setelah dipasang exhaust fan, ke depannya udara lembap, jamur, bau tidak sedap, cat dindingnya mengelupas, hingga lantai yang licin bisa berkurang dari kamar mandi. Mengutip dari The Spruce, Senin (27/5/2024), berikut tempat yang tepat pasang exhaust fan di kamar mandi.

    1. Loteng atau Atap Kamar Mandi

    Layaknya ventilasi pada umumnya, pemasangan exhaust fan tentu memerlukan ventilasi untuk membuang udara dari kamar mandi tersebut. Perlu diingat biasanya kamar mandi lokasinya di tengah rumah dan di pojok rumah. Belum lagi jika tipe rumah berdekatan dengan tetangga sehingga tidak bisa sembarangan melubangi dinding.

    Solusinya adalah dengan memasangnya di atap atau langit-langit kamar mandi. Jika rumah tidak ditambah ke atas atau hanya terdiri dari 1 lantai saja, pemasangan saluran ventilasi pembuangan keluar lebih mudah. Namun, terdiri dari 2 lantai atau lebih, kamu perlu menyiapkan saluran pembuangannya sejak awal pembangunan.

    Saat memasangnya letakkan di antara dua balok langit-langit dan sisakan ruangan untuk peralihan udara dari kipas ke saluran. Selain itu, pastikan tidak ada yang bermasalah pada atap.

    2. Area Paling Lembap di Kamar Mandi

    Untuk memerangkap kelembapan, pasti kita harus mencari tempat untuk memasang perangkap tersebut. Maka dari itu, saat memasang exhaust fan kamu perlu mengetahui sumber kelembapan di kamar mandi. Biasanya ini adalah area di atas bak mandi atau pancuran.

    Kamu bisa meletakkan exhaust fan langsung di atas bak mandi atau alas pancuran, namun cukup ditempatkan di mana saja di dekat area mandi.

    3. Dekat Jalur Pembuangan Terdekat

    Membuat ventilasi tidak susah, lubang yang cukup bisa membuang kelembapan kamar mandi. Namun jika memakai exhaust fan kamu tentu perlu jalur pembuangan. Maka pilih jalur yang paling pendek agar pembuangan cepat dan tidak ada yang terperangkap di jalurnya.

    Ukuran paling ideal untuk jalur ventilasi exhaust fan adalah 30 cm dari tutup ventilasi luar. Selain itu pastikan rute ventilasi tersebut lurus.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Keran Air dengan Bentuk dan Fungsi yang Berbeda-beda


    Jakarta

    Keran air adalah alat yang berfungsi untuk mengalirkan air yang sering ditemukan di dapur dan kamar mandi. Ada banyak jenis keran air yang di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan selera pemakaian.

    Adapun jenis-jenis keran ini memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Walaupun sama-sama mengalirkan air, sebaiknya memilih bentuk yang pas untuk menunjang gaya hidup penghuni rumah.

    Lantas, apa saja jenis-jenis keran air? Berikut ini deretan keran air dengan bentuk dan fungsi yang berbeda-beda, dikutip dari Klopmart, Jumat (14/6/2024).


    1. Keran Angsa

    Ilustrasi kran airJenis Keran Air Foto: Ilustrasi kran air

    Jenis keran air pertama adalah keran angsa. Kran ini punya bentuk melengkung seperti leher angsa. Fungsi dari keran ini sebagai keran untuk mencuci piring dan biasanya keran ini dipasang pada wastafel yang ada di dapur.

    2. Keran Cartridge

    Ilustrasi kran airJenis Keran Air Foto: Ilustrasi kran air

    Jenis keran selanjutnya yang dapat Kamu gunakan adalah keran cartridge atau keran tabung. Keran ini berbentuk seperti tabung atau cartridge yang dapat digerakkan ke atas atau ke bawah. Tabung ini berfungsi sebagai pengatur volume air yang dikeluarkan sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebocoran air.

    3. Keran Otomatis

    Ilustrasi kran airJenis Keran Air Foto: Ilustrasi kran air

    Jenis keran ini memiliki fitur sensor otomatis sehingga Kamu tidak perlu menyentuh katup pembuka dan penutup pada keran. Jika kamu menggunakan keran ini juga akan lebih bersih higienis dan praktis.

    4. Keran Tanam

    Ilustrasi kran airJenis Keran Air Foto: Ilustrasi kran air

    Jenis keran selanjutnya adalah keran tanam. Berfungsi sebagai keran untuk menyiram tanaman. Keran ini biasanya diletakkan di tengah halaman atau bagian luar rumah yang sekitarnya banyak tanaman. Keran ini diletakkan di tengah halaman karena punya tekanan air dari keran ini sangat kuat.

    5. Keran Cabang

    Ilustrasi kran airJenis Keran Air Foto: Ilustrasi kran air

    Jenis keran terakhir yang dapat Kamu gunakan adalah keran yang memiliki cabang. Keran ini memiliki 2 cabang yang berfungsi untuk memisahkan antara aliran air panas dan aliran air dingin. Keran ini biasanya digunakan di bagian kamar mandi terutama di bagian shower.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Ada di Kamar Mandi Biar Aman Nggak Gampang Kepeleset


    Jakarta

    Kamar mandi atau toilet adalah tempat yang biasa terpapar oleh air. Lantai kamar mandi yang tidak terawat biasanya akan ditumbuhi oleh lapisan lumut yang licin, membuatnya jadi tempat yang berbahaya, terutama untuk para lansia yang sudah sulit untuk menyeimbangkan diri.

    Bukan hanya karena lumut saja, penggunaan bahan lantai yang tidak cocok juga bisa membuat kamar mandi menjadi licin dan berbahaya. Bahan lantai yang terlalu mulus, bisa menjadi licin bila terkena air, atau sabun.

    Selain melakukan perawatan untuk mencegah terjadinya terpeleset atau tergelincir akibat lantai kamar mandi yang licin, kamu juga bisa lakukan beberapa hal berikut ini supaya kamar mandi atau toilet rumahmu supaya tidak terpeleset.


    Cara Buat Kamar Mandi Jadi Bebas Licin

    Dikutip dari ccl-wetrooms.co.uk, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya terpeleset saat menggunakan kamar mandi atau toilet, berikut caranya.

    1. Keset Shower/ Keset Anti Selip

    Cara yang pertama adalah dengan memasang anti-slip mat (keset anti selip). Dengan memasang keset anti selip, kamar mandi kamu akan menjadi lebih aman lagi.

    Biasanya keset anti selip ini terbuat dari karet, vinil, atau plastik yang bagian bawahnya dibentuk seperti mangkuk yang nantinya akan menempel di lantai. Bagian atas dari keset ini bertekstur dan memiliki daya cengkeram tinggi, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk terpeleset.

    2. Besi Pegangan dan Kursi

    Cara yang kedua yaitu dengan memasang besi untuk kita berpegangan ketika di kamar mandi atau toilet.

    Cara in memang tidak menyelesaikan lantai yang licin, tetapi dengan memasang besi pegangan, kamu jadi bisa memiliki tempat untuk berpegangan ketika kamu hendak bergerak atau berdiri dari toilet.

    Disamping memasang besi pegangan, kamu juga bisa menambahkan kursi anti selip pada kamar mandi kamu. Gunanya adalah untuk kamu duduk ketika sedang mandi, sehingga kamu tidak perlu bertumpu pada kaki kamu.

    Selain itu, kamu juga harus memastikan agar besi pegangan ini dipasang sesuai dengan aturan yang ada.

    3. Lakban/Plester Anti Selip

    Cara yang selanjutnya yaitu dengan melapisi lantai kamar mandi kamu dengan lakban anti selip. Cara ini sangat mudah dilakukan dan hanya membutuhkan budget yang minim.

    Tetapi, kekurangan dari lakban anti selip ini adalah dari segi kemampuannya menahan licin. Dibandingkan dengan keset anti selip, lakban anti selip ini memiliki kekuatan yang lebih kecil.

    4. Cek Saluran Air

    Ketika membuat kamar mandi atau toilet, kamu harus memastikan agar sistem pembuangan airnya baik dan tidak menyisakan genangan air.

    Genangan air ini akan mempercepat pertumbuhan kumu pada lantai kamar mandi. Maka dari itu, kamu harus pastikan kalau saluran pembuangan air kamar mandi atau toilet kamu dalam keadaan baik sehingga tidak menyisakan genangan air.

    5. Ganti Lantai dengan Lantai Anti Selip

    Cara yang terakhir tentunya dengan memastikan bahwa lantai yang kamu gunakan pada kamar mandi atau toilet kamu adalah lantai yang dibuat khusus anti selip.

    Bila kamu merasa lantai kamar mandi kamu tetap licin walaupun sering dibersihkan, itu artinya kamu perlu mengganti lantai tersebut dengan lantai anti selip khusus kamar mandi atau toilet.

    Nah, itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat lantai kamar mandi kamu tidak licin supaya terhindar dari bahaya terpeleset. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Kebiasaan Buang Tisu ke Dalam Toilet, Ini Bahayanya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada tanda dilarang membuang tisu atau sampah ke dalam toilet di WC umum? Hal itu bukan tanpa alasan, lho!

    Membuang sampah ke toilet ternyata bisa memicu masalah. Mulai dari saluran pembuangan yang mampet hingga kerusakan toilet mungkin terjadi kalau kamu terus membuang tisu ke toilet. Tentunya, memperbaiki toilet bakal sangat merepotkan.

    Oleh karena itu, sebaiknya jangan membuang sampah tisu ke dalam toilet. Yuk, simak risikonya, dikutip dari Scott English Plumbing, Kamis (20/6/2024).


    Risiko Buang Tisu ke Dalam Toilet

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Jika kamu pikir tisu yang dibuang ke toilet akan hancur, maka asumsi kamu keliru. Masalah ini bukan terjadi bagaimana tisu toilet itu mengalir dengan baik tanpa perlu terjun atau apa pun tetapi justru masalahnya akan muncul setelahnya. Ketika tisu tersebut dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    2. Efek Fatberg

    Fatberg sering terjadi di rumah dan menghasilkan perbaikan pipa rumah. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    3. Benda Tersangkut di Pipa

    Semakin tua pipa rumah kamu maka akan semakin rapuh sistemnya. Artinya, pipa kamu terkorosi sehingga tidak mengherankan jika saluran pembuangan banyak lubang-lubang kecil. Banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi.

    Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan untuk mulai tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan di sambungan yang bisa menyebar dan membentuk jaring di seluruh pipa sehingga benda-benda yang melewati pipa ini bisa tersangkut ke akar.

    4. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Jika tisu basah yang disiram tidak tersangkut di pipa atau tersumbat dan mencapai sistem saluran pembuangan, ini bisa menimbulkan kerusakan dan menyebabkan kerusakan di sistem septik tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota. Hasilnya saluran pembuangan cadangan yang dapat masuk ke rumah kamu seperti melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septik rumah.

    Itulah beberapa risiko membuang tisu ke dalam toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Kepeleset, Begini Cara Mengatasi Lantai Kamar Mandi yang Licin


    Jakarta

    Kamar mandi sebagai ruang untuk membersihkan diri, tentu identik dengan penggunaan air. Tak jarang genangan air membuat lantai kamar mandi licin.

    Lantai kamar mandi licin bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti jarang membersihkan lantai hingga pemakaian ubin yang tidak tepat. Hal seperti ini seharusnya tidak dibiarkan karena dapat membahayakan orang.

    Kalau tidak hati-hati, penghuni rumah bisa terpeleset dan jatuh akibat lantai rumah yang licin. Bahkan, orang bisa sampai mengalami patah tulang dan cedera fatal.


    Nah, untuk mengatasi lantai kamar mandi licin, coba lakukan tips berikut ini yang dilansir dari Ibupedia, Kamis (20/6/2024).

    Cara Mengatasi Lantai Kamar Mandi Licin

    1. Menggunakan Semprotan Anti Slip

    Pemakaian larutan atau semprotan anti slip dapat membuat ubin yang licin menjadi lebih kasar. Kamu juga dapat menemukan semprotan anti slip pada toko terdekat.

    Kamu dapat menggunakan semprotan anti-slip pada ubin keramik, ubin porselen, hingga ubin yang terbuat dari batu. Kamu juga nggak perlu khawatir kalau semprotan ini akan merusak atau mengubah motif pada lantai kamar mandi.

    2. Memakai Stiker Anti Slip atau Alas Tambahan Anti Slip

    Stiker anti slip atau alas tambahan anti slip bisa diletakkan di atas lantai yang cenderung licin. Ini merupakan salah satu solusi murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

    Stiker atau alas anti slip biasanya mudah dipasang dan dilepas, beberapa produk bahkan ada yang bisa dicuci kembali supaya tetap higienis.

    3. Memilih Jenis Ubin Khusus Kamar Mandi

    Mengatasi lantai kamar mandi licin bisa kamu antisipasi dari awal sebelum membuat kamar mandi, yaitu dengan cara memilih ubin khusus kamar mandi yang biasanya tidak licin dan lebih aman. Permukaan ubin khusus kamar mandi akan memilih tekstur permukaan lebih kasar, jika dibandingkan dengan ubin biasa yang digunakan untuk ruangan lain di dalam rumah.

    4. Membersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

    Agar lantai kamar mandi licin bisa berkurang, sebaiknya kamu menjadwalkan secara rutin kapan kamar mandi dibersihkan.Kegiatan yang satu ini sangat penting karena meskipun jenis lantai yang digunakan tidak licin, namun jika tidak dibersihkan akan menimbulkan lumut atau kotoran lain penyebab lantai kamar mandi licin.

    5. Memakai Pembersih Khusus Kamar Mandi

    Untuk menghindari kamar mandi yang licin, kamu dapat membersihkan lantai kamar mandi dengan pembersih khusus kamar mandi. Selain untuk menjaga agar lantai lebih awet, pembersih kamar mandi biasanya dilengkapi dengan zat pembersih kerak membandel juga.

    Demikian tips efektif mengatasi lantai kamar mandi licin. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ngeri! Ular Bisa Keluar dari Lubang Toilet, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Terkadang rumah bisa didatangi dan ditinggali oleh berbagai jenis hewan. Mulai dari hama yang tak berbahaya hingga hewan buas seperti ular dapat muncul di rumah.

    Meski kemunculan di dalam rumah terbilang jarang, sekalinya ular muncul bisa membahayakan penghuni rumah. Anehnya, ular bisa keluar dari lubang toilet kamar mandi, lho!

    Jika kamu menghadapi kejadian serupa, jangan panik. Segera meminta bantuan tetangga atau menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mengamankan ular tersebut. Daripada keburu apes, lebih baik kamu melakukan langkah-langkah pencegahan supaya ular tidak keluar dari lubang toilet.


    Lantas, kok ular bisa masuk ke dalam toilet? Lalu, bagaimana cara mencegah ular keluar dari lubang toilet?

    Kenapa Ular Bisa Masuk ke dalam Toilet?

    Ular merupakan hewan berdarah dingin, sehingga ketika musim kemarau ular akan mencari tempat yang bisa menghangatkan tubuhnya ketika dingin malam tiba. Oleh karena itu, ular tertarik dengan toilet yang identik dengan hawa hangat.

    Selain itu, ular itu bisa masuk terbawa arus air saat sedang banjir hingga tahu-tahu keluar dari lubang toilet. Namun, kamu nggak perlu khawatir ular masuk ke dalam toilet, karena ada beberapa cara untuk mencegah ular masuk ke dalam toilet.

    Tips Cegah Ular Keluar dari Lubang Toilet

    1. Jaring Kawat

    Tutup pipa ventilasi dengan jaring kawat untuk penghalang masuk hewan lainnya seperti tikus dan tupai. Agar tidak gampang ditembus kamu perlu memasang dengan ukuran tebal. Setelah dipasang pastikan kamu mengganjalnya dengan batu atau benda lainnya agar tidak gampang copot.

    2. Roof Vent Hood

    IstIst Foto: Proline Ranger Hoods

    Kamu bisa memasang Roof Vent Hood. Tetapi pemasangannya memerlukan biaya lebih dan tenaga profesional agar terpasang dengan benar. Roof Vent Hood hanya opsi lain dari jaring kawat.

    3. Multi-Flap

    IstIst Foto: Pest Control Direct

    Multi-flap berfungsi dengan baik untuk mencegah masuknya ular dan tikus. Dengan memasang ini akan mencegah ular masuk sebab dengan sistem arah akan menutup akses masuk dengan otomatis tertutup setelah menyiram toilet. Alat ini juga bisa menghemat biaya tagihan air kamu karena menghemat penggunaan air.

    Itulah cara mencegah ular keluar dari lubang toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kesalahan Ini Bikin Rumah Bau, Pengharum Ruangan Pun Nyerah!


    Jakarta

    Rumah yang bersih dan rapi bisa bikin penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya, apalagi kalau aroma rumah wangi dan segar. Namun, kebiasaan buruk yang sering dilakukan penghuni rumah bisa bikin rumah bau tidak sedap.

    Bahkan, pengharum ruangan pun tidak cukup menutupi bau rumah. Nah, daripada mengandalkan pengharum ruangan saja, sebaiknya mengatasi bau tersebut langsung pada sumbernya.

    Lalu, apa saja kesalahan yang bisa bikin rumah bau? Simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


    Kesalahan yang Bikin Rumah Bau

    1. Jarang Membuang Sampah

    Salah satu penyebab utama rumah bau adalah makanan yang membusuk yang bisa menjadi masalah jika kamu tidak memiliki saluran pembuangan di wastafel. Sebelum memasang kantong sampah baru, mungkin juga sudah saatnya membersihkan tong sampahmu.

    Semprotkan pembersih serbaguna pada sehelai kertas dan lap bersih. Jangan lupa memeriksa semua tempat sampah di rumah tanpa terkecuali.

    Trik untuk mengurangi bau tak sedap dari tong sampah adalah melapisi bagian bawahnya dengan beberapa lapisan koran. Dengan dilapisi koran, tumpahan sampah yang berbau akan terserap sehingga bisa meminimalisasi munculnya bau tak sedap.

    2. Tidak Membersihkan Kulkas

    Salah satu bagian rumah yang sering kita abaikan untuk dibersihkan adalah bagian dalam kulkas. Tumpahan kecil, kebocoran dari wadah makanan, atau hanya makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa bisa menjadi sumber bau tak sedap jika tidak segera ditangani.

    Untuk membersihkan kulkas dengan benar, sebaiknya keluarkan semua rak dan cuci dengan air panas dan sabun. Kemudian lap bagian dalam kulkas dengan campuran cuka putih, baking soda, dan air. Lakukan ini setidaknya empat kali setahun, tetapi bersihkan tumpahan segera setelah terjadi.

    3. Membiarkan Handuk Berjamur

    Handuk yang terlalu lembap bisa menyebabkan jamur dan bakteri tumbuh di handuk. Bersihkan handuk dengan detergen berkualitas dan cuka atau baking soda pada siklus panas. Untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan, jemur handuk setelah digunakan agar kering sempurna.

    Selain itu, kamar mandi bisa menjadi tempat berkembang biak jamur. Jika ada jendela di sana, coba buka ketika kamu sedang tidak mandi dan jangan lupa menyalakan kipas jika kamu memilikinya.

    4. Jarang Bersihkan Debu

    Jika rumahmu tidak benar-benar berbau buruk, tetapi mungkin saja tidak segar, kamu mungkin perlu membersihkannya secara menyeluruh dengan menyapu dan menghisap debu. Debu adalah campuran bakteri, sel-sel kulit mati, serbuk sari, kotoran, dan hal-hal lain di atmosfer, yang juga bisa menimbulkan bau tak sedap di rumah.

    5. Jarang Bersihkan Karpet dan Tikar

    Karpet dan tikar bisa menyimpan bau, terutama jika kamu memiliki hewan peliharaan. Jika hanya menghisap debu tidak cukup, coba berikan produk penyegar karpet yang aman di atas tikar, biarkan selama lima belas menit, lalu sedot dengan vacuum.

    Jika kamu memiliki karpet atau tikar yang bisa dicuci, bersihkanlah secara teratur sesuai petunjuk pabrik. Di sisi lain, jika kamu memiliki karpet berukuran besar, kamu mungkin perlu menggunakan layanan profesional untuk membersihkannya secara menyeluruh.

    Bau kaki yang tidak sedap adalah hal lumrah bagi banyak dari kita. Ini biasanya terjadi karena sepatu kita terkontaminasi oleh molekul bau yang tidak sedap.

    Ketika sejumlah besar sepatu mulai menumpuk di pintu masuk, itu menciptakan bau yang tidak terlihat. Pertimbangkan untuk menyimpannya di dalam lemari tertutup atau keranjang setidaknya untuk mengendalikan bau.

    Selain itu, rajinlah menyucinya secara rutin agar bau tak sedap benar-benar menghilang.

    7. Tidak Merawat Tanaman Hias

    Tanaman hias di dalam rumah yang kurang terawat bisa menimbulkan bau. Pembusukan akar, yang disebabkan oleh terlalu banyak air, akan membuat rumah berbau.

    Jika sudah begini, kamu perlu mengeringkan pot tanaman dan melakukan triase, tergantung pada jenis tanaman yang kamu miliki.

    8. Jarang Memandikan Hewan Peliharaan

    Meski memelihara hewan di rumah menyenangkan, bau alami mereka umumnya tetaplah tidak mengenakkan. Terkadang rumahmu bisa berbau seperti anjing atau kucing. Kamu bisa memandikannya sendiri atau membawanya ke salon hewan.

    Itulah kesalahan-kesalahan yang bisa bikin rumah bau. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Bau Tidak Sedap? Pakai Bahan Ini Biar Wangi dan Segar


    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat lembap dan tertutup yang digunakan untuk membersihkan diri dari beragam kotoran. Nah, hal-hal ini dapat membuat kamar mandi bau.

    Meskipun sering dibersihkan, terkadang kamar mandi tetap saja bau. Nah, kalau kamu menghadapi masalah seperti ini, bisa coba menggunakan bahan-bahan alami untuk mengatasinya.

    Lantas, apa saja bahan alami yang bisa dipakai untuk mengatasi kamar mandi bau? Simak daftarnya berikut ini, dikutip dari Germany Brilliant, Jumat (5/7/2024).


    Bahan Alami untuk Mengatasi Kamar Mandi Bau

    1. Cuka

    Cuka adalah salah satu bahan yang ampuh untuk menghilangkan bau kamar mandi. Kamu bisa campurkan sendok makan cuka putih, dengan campuran garam.

    Lalu, gosokkan campuran tadi pada area yang bau. Siram setelahnya menggunakan air untuk membersihkan sisa-sisa pembersihan.

    2. Lemon

    Trik lain untuk menjaga kamar mandi tetap segar adalah meletakkan irisan lemon di wastafel atau dekat toilet.

    Lemon bagus untuk menetralkan bau, bahkan akan membuat kamar mandi terasa segar dan nyaman. Ingatlah untuk mengganti irisan lemon seminggu sekali.

    3. Soda Kue

    Untuk menghilangkan bau tak sedap di dalam kamar mandi, kamu dapat meletakkan semangkuk kecil soda kue atau baking soda di dalam kamar mandi. Soda kue memiliki kemampuan untuk menyerap bau tak sedap yang berada di dalam kamar mandi.

    Namun, jangan lupa menggantinya setiap bulan untuk memastikan kesegarannya. kamu bahkan bisa mengubahnya menjadi solusi alami.

    4. Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti lavender dan serai sangat bagus untuk menutupi bau kamar mandi yang paling kuat sekali pun. Jika kamu tidak memiliki diffuser untuk meletakkannya, cukup oleskan beberapa tetes di bola kapas dan letakkan di wadah sehingga aromanya dapat menyebar.

    Namun, pastikan kamu mengganti bola kapas beraroma itu setiap minggu ya!

    5. Kayu Manis

    Kayu manis mampu mengusir bau tak sedap di kamar mandi, lho! Dengan aroma yang kuat, kamu bisa taruh beberapa batang kayu manis di dalam wadah kemudian taruh di pojok kamar mandi.

    Demikian 5 bahan alami yang ampuh lawan bau kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 3 Tips Pilih Furniture buat Rumah Kecil Biar Nggak Sempit


    Jakarta

    Rumah kecil mempunyai ruang yang terbatas, sehingga tidak bisa diisi dengan banyak barang, termasuk furniture. Pemilik rumah kecil perlu memilih furniture dengan lebih selektif lagi agar tidak memakan banyak tempat di dalam rumah.

    Lalu, pemilik rumah kecil juga perlu membatasi pembelian furniture. Lalu, bagaimana cara memilih furniture yang tepat buat rumah kecil?

    Melansir dari The Spruce, Selasa (9/7/2024), berikut ini tips memilih furniture untuk rumah kecil.


    Tips Pilih Furniture buat Rumah Kecil

    1. Utamakan Kegunaan

    Kalau punya rumah kecil, kamu perlu furniture yang fungsional dan tidak memakan tempat. Misalnya pada kamar mandi, cukup ada shower dan kloset saja. Bahkan terkadang di dalam kamar mandi tak ada wastafel karena fungsinya sama seperti wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris mengatakan, menambahkan kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Sementara itu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    “Misalnya, saya tidak memerlukan oven di rumah mungil saya karena saya jarang membuat kue. Selain itu, oven memakan banyak ruang dan menggunakan banyak listrik,” kata Pendiri blog Tiny House Giant Journey Jenna Spesard, dikutip dari The Spruce, Selasa (9/7/2024).

    “Saya juga tidak memiliki pembuat kopi atau microwave karena alasan yang sama. Saya merasa yang saya butuhkan hanyalah beberapa kompor, kulkas mini, wastafel, dapur kering, dan banyak ruang di meja dapur,” tambahnya.

    2. Pilih furniture yang Mudah Disimpan

    Sebaiknya memilih furniture yang dapat dilipat, digulung, diperluas, maupun ditarik, sehingga tidak memakan banyak tempat. Misalnya, meja makan yang digunakan adalah meja lipat. Jadi setelah digunakan, meja bisa dilipat dan ditaruh di sisi ruangan.

    3. Pilih Tempat Tidur Multifungsi

    Tempat tidur adalah salah satu furniture yang memakan banyak tempat. Hal ini bisa diatasi dengan cara yang kreatif, misalnya memilih tempat tidur yang bagian bawahnya terdapat lemari penyimpanan. Kamu bisa menyimpan pakaian di bawahnya, sehingga kamu tidak perlu membeli lemari lagi.

    Contoh lainnya, kamu bisa menggunakan sofabed. Pada rumah yang sempit, sofabed bisa menjadi pilihan yang solutif. Pada pagi hingga siang hari bisa menggunakan sofa ketika ada tamu, lalu pada malam hari, sofa tersebut bisa digunakan sebagai tempat tidur.

    Di sisi lain, Spesard menyebutkan bahwa mendekorasi rumah mungil bisa menjadi sebuah tantangan dan terkadang hal yang terbaik adalah berinvestasi pada furnitur khusus atau built-in furniture. Hal yang paling penting adalah kamu siap beradaptasi sesuai dengan kebutuhan.

    “Kamu tidak akan tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan di rumah mungil sampai kamu tinggal di dalamnya. Jadi saya sarankan mulailah dengan jumlah yang sedikit dari yang kamu pikir kamu butuhkan,” katanya.

    “Kamu selalu bisa menambahkan lebih banyak atau meningkatkan furniture selama tinggal di sana,” tambahnya.

    Itulah beberapa tips memilih furniture untuk rumah kecil. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Maksimalkan Sirkulasi Udara Supaya Rumah Terasa Sejuk


    Jakarta

    Rumah yang sehat harus mempunyai sirkulasi udara yang memadai. Dengan memiliki sirkulasi, udara di rumah akan penuh dengan oksigen agar terasa lebih segar dan sejuk.

    Sebaliknya, rumah dengan sirkulasi yang buruk akan terasa pengap, sehingga bisa mengganggu aktivitas di rumah. Mulai dari kualitas tidur yang menurun hingga munculnya gangguan kesehatan mungkin saja terjadi karena udara pengap.

    Lalu, bagaimana cara memaksimalkan sirkulasi udara di rumah? Simak caranya di sini, dikutip dari Real Simple, Selasa (9/7/2024).


    Tips Maksimalkan Sirkulasi Udara

    1. Buka Jendela Rumah

    Tentunya cara paling mudah meningkatkan sirkulasi udara adalah membuka jendela agar udara segar masuk ke dalam rumah. Namun, perlu diperhatikan bahwa udara luar mungkin mengandung polusi. Sebelum membuka jendela, cek kualitas udara di daerahmu masing-masing, ya!

    2. Manfaatkan AC

    Menyalakan AC adalah cara andal untuk meningkatkan aliran udara di seluruh rumah. Pastikan untuk rutin mengganti filter AC setiap bulan guna mencegah masuknya debu dan polutan ke dalam rumah.

    3. Nyalakan Kipas Angin

    Menurut Glory Dolphin, seorang ahli kualitas udara, menyalakan kipas langit-langit atau kipas kotak bisa membantu memperlancar sirkulasi udara di ruangan. Hal ini tidak hanya memberikan efek pendinginan, tetapi juga membantu mengatasi pengap pada ruangan.

    4. Gunakan Kipas Kamar Mandi dan Dapur

    Selain menghilangkan kelembapan, kipas penghisap udara di kamar mandi dan dapur bisa menciptakan tekanan negatif. Ini membantu udara segar masuk dari luar. Jangan lupa tetap menggunakan air purifier atau pemurni udara jika kamu khawatir akan polusi lingkungan.

    5. Teknik Tekanan Negatif dengan Pemanasan Ruangan

    Glory Dolphin merekomendasikan teknik tekanan negatif dengan memanaskan satu ruangan pada suatu hari dengan pintu tertutup, lalu membuka jendela di hari berikutnya. Ini membantu mengeluarkan udara yang sudah ‘basi’ dan membawa udara segar ke dalam rumah.

    6. Gunakan Air Purifier dengan Filter HEPA

    Penggunaan air purifier, terutama yang dilengkapi dengan filter high-efficiency particulate air (HEPA), bisa membantu menyaring polutan dan alergen dari udara. Pastikan untuk memilih pemurni udara yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu.

    Itulah cara memaksimalkan sirkulasi udara supaya rumah terasa sejuk. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com