Tag: kanopi

  • Desain Kanopi Tanaman Rambat



    Jakarta

    Kanopi merupakan struktur bangunan berupa atap tambahan yang banyak dipasang di rumah-rumah Indonesia. Ada beragam jenis kanopi yang bisa dipasang di rumah, salah satunya kanopi dengan tanaman rambat.

    Penambahan tanaman rambat pada kanopi tidak hanya melindungi dari panas dan hujan, tetapi juga bisa mempercantik tampilan rumah. Namun, jangan sembarangan pilih tanaman rambat untuk kanopi, ya!

    Pengertian Tanaman Rambat

    Tanaman rambat merupakan salah satu jenis tanaman hias yang berfungsi sebagai elemen dekorasi rumah. Selain itu, tanaman rambat juga bisa dipasang di tembok, pagar, dan kanopi rumah.


    Melansir RimbaKita.com, Minggu (26/11/2023), ada dua jenis tanaman rambat, yaitu tanaman rambat berbunga dan tanaman rambat daun. Bunga dan daun tanaman rambat biasanya memiliki bentuk dan warna yang unik sehingga cocok digunakan sebagai penghias rumah, mulai dari pagar hingga kanopi.

    Jenis-Jenis Tanaman Rambat untuk Kanopi

    Saat ingin membuat kanopi dari tanaman rambat, kamu tidak boleh sembarangan pilih. Melansir Dekoruma, Minggu (26/11/2023), berikut 5 jenis tanaman rambat yang bisa kamu jadikan kanopi rumah.

    1. Bougenville

    KUNMING, CHINA - MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images)KUNMING, CHINA – MAY 09: A floral waterfall of blooming bougainvillea flowers flows down the side of a building on May 9, 2023 in Kunming, Yunnan Province of China. (Photo by Li Jiaxian/China News Service/VCG via Getty Images) Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service

    Dengan daun hijau muda dan bunga beragam warna, bougenville tidak hanya akan membuat rumahmu sejuk dan segar, tetapi juga tampak indah. Bunga bougenville sendiri mekar tahunan dengan berbagai warna, seperti ungu, merah, oranye, putih, dan kuning.

    Bougenville cocok dijadikan kanopi rumah di Indonesia yang beriklim tropis. Untuk merawatnya, kamu cukup menyiram dan memangkasnya setiap bunga tanaman rambat ini berguguran. Lakukan perawatan ini secara rutin agar pertumbuhan tanaman rambat seragam dan rapi.

    2. Tanaman Dolar

    Tanaman rambat/Via CleanpediaTanaman rambat/Via Cleanpedia Foto: Tanaman rambat/Via Cleanpedia

    Tanaman dolar hanya memiliki daun-daun kecil berwarna hijau tua. Tanaman rambat untuk kanopi jenis ini tidak memiliki bunga layaknya bougenville.

    Meski begitu, tanaman dolar banyak digunakan untuk kanopi rumah karena perawatannya yang mudah. Daun-daun tanaman rambat ini jarang rontok, akarnya kecil, dan pertumbuhannya cepat.
    Perlu diingat, daun-daun tanaman rambat ini berwarna hijau gelap dan cenderung rimbun sehingga perlu ditambahkan lampu pada sudut-sudut kanopi agar tampak lebih terang.

    3. Alamanda

    Yellow Alamanda tropical flowering tree of the apocynaceae family in the Naha City in Okinawa island in Japan.Yellow Alamanda tropical flowering tree of the apocynaceae family in the Naha City in Okinawa island in Japan. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuremo

    Alamanda memiliki bunga berwarna cerah, seperti kuning dan merah muda. Bentuk bunganya menyerupai terompet dengan lima buah kelopak. Di Indonesia, alamanda berwarna kuning lebih populer dibandingkan alamanda berwarna merah muda. Warna bunganya yang cerah akan menambahkan suasana ceria pada rumahmu.

    4. Morning Glory

    Fence with beautiful blue morning glories.Fence with beautiful blue morning glories. Foto: Getty Images/iStockphoto/borchee

    Selanjutnya, ada tanaman morning glory yang memiliki bunga beraneka warna. Warna bunga tanaman rambat ini yanh paling populer adalah biru tua dan biru muda. Bunganya berjumlah sangat banyak dan biasanya akan bermekaran saat pagi hari. Sementara itu, daun tanaman rambat ini berukuran besar menyerupai bentuk hati.

    Tanaman morning glory tak sulit untuk dirawat. Kamu hanya perlu menyiram secukupnya. Namun, perlu diingat, kamu tidak boleh menyiramnya secara berlebihan karena bisa menyebabkan akarnya membusuk.

    5. Flame of Irian

    Flame of IrianFlame of Irian Foto: iStock/Salsabila Rahma Ayu

    Terakhir, ada tanaman flame of Irian atau juga dikenal sebagai melati Irian. Tanaman rambat ini memiliki bunga berwarna merah menyala yang menjuntai ke bawah. Hal ini akan menarik perhatian siapa pun yang bertamu ke rumahmu.

    Untuk perawatannya, kamu cukup rutin memangkas daun da bunganya. Hal ini agar kamu bisa menyesuaikan panjang juntaian bunga yang lebih teratur dan tidak mengganggu orang yang melintas di bawahnya.

    Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis tanaman rambat yang bisa kamu jadikan sebagai kanopi di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumus Menghitung Biaya Pasang Kanopi Baja Ringan Lengkap Simulasinya


    Jakarta

    Memasang kanopi atau atap tambahan bisa mempercantik rumah di samping melindungi kendaraan dari cuaca hujan dan panas. Biasanya, pemilik rumah memasang kanopi lewat jasa tukang kanopi secara borongan.

    Si pemilik rumah biasanya tahu beres dengan menggunakan jasa borongan pasang kanopi. Tapi, kita juga bisa lho menghitung biaya pasang kanopi biar nggak salah dan sesuai budget.

    Bagaimana cara menghitung rumus pasang kanopi? Berikut penjelasannya.


    Sebelum menghitung berapa total biaya yang dibutuhkan untuk memasang kanopi, kita harus menghitung dulu kebutuhan baja ringan yang digunakan untuk rangka atap kanopi.

    Katakan kita akan membuat kanopi standar rangka baja ringan dengan ukuran panjang 5 meter dan lebar 3 meter.

    Dirangkum dari Rh desain rumah, berikut rumusnya:

    Jenis kanopi via My CanopyJenis kanopi via My Canopy Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Menghitung Kebutuhan Baja Ringan

    1. Menghitung tiang

    Untuk kanopi standar, umumnya rangka kanopi membutuhkan 6 tiang yang tingginya masing-masing 3 meter. Selain itu, masing-masing tiang biasanya dibuat 2 rangkap agar lebih kuat. Sehingga hitungannya menjadi:

    6 x 3 x 2 = 36. Sehingga kebutuhan rangka baja ringan untuk tiang sepanjang 36 meter.

    2. Menghitung Gording

    Gording adalah rangka sisi yang melebar. Bila lebar kanopi 3 meter dan panjang 5 meter, gording yang dibutuhkan kira-kira 3 buah. Sehingga, rumusnya menjadi 3 meter dikali 3 buah maka totalnya 9 meter.

    Perlu dicatat, biasanya gording pun dipasang bolak balik atau dua lapisan. Tergantung dari permintaan si pemilik rumah.

    3. Menghitung Kaso

    Kaso adalah rangka yang memanjang.

    Sebagai simulasi, dibutuhkan 4 kaso dengan masing-masing panjang 5 meter. Sehingga rumusnya: 4 x 5 = 20 meter.

    4. Menghitung reng

    Jarak antara reng biasanya 50 sampai 60 cm. Dengan lebar 3 meter dan panjang 5 meter, maka diperkirakan reng yang dibutuhkan sebanyak 8 batang. Maka rumusnya menjadi 8 x 3 = 24 meter.

    5. Total kebutuhan rangka baja ringan

    Dari hitungan tadi, maka total kebutuhan baja ringan:

    36 + 9 + 20 + = 65 meter

    Total kebutuhan reng = 24 meter.

    6. Konversi menjadi batang

    Diketahui, baja ringan umumnya memiliki ukuran 6 meter per batang. Maka hasilnya menjadi:

    Kebutuhan baja ringan: 65 : 6 = 11 batang

    Kebutuhan reng: 24 : 6 = 4 batang.

    Biasanya, kebutuhan baja ringan ditambahkan spare untuk mengantisipasi kekurangan bahan. Maka lebih baik ditambahkan masing-masing 1 batang sehingga totalnya menjadi 12 batang baja ringan dan 5 batang reng.

    Perhitungan biaya

    Total biaya baja ringan

    Ada banyak jenis baja ringan yang ada di pasaran. Untuk mempermudah hitungan, kita asumsikan baja ringan yang dipakai adalah jenis Taso dengan ketebalan 1 milimeter. Di pasaran, harga baja ringan Taso dengan tebal 1 milimeter adalah Rp 150 ribu per batang.

    Maka, biaya yang diperlukan adalah:

    Rp 150 ribu x 11 batang = Rp 1.650.000

    Sementara harga reng baja ringan merek Taso dengan ketebalan 0,45 milimeter di pasaran berkisar Rp 60.000/batang.

    Sehingga total biaya untuk reng adalah:

    Rp 60.000 x 4 = Rp 240.000

    Maka totalnya = Rp 1.890.000

    Untuk harga lengkap baja ringan, baca di bawah ini:

    Baut

    Baut untuk baja ringan kita asumsikan Rp 100.000

    Biaya Atap Kanopi

    Sekarang kita coba menghitung biaya atap kanopi. Dengan panjang 5 meter dan lebar 3 meter, maka luas kanopi yang dihasilkan adalah 15 meter.
    Ada banyak pilihan atap kanopi di pasaran, namun kita asumsikan untuk mengambil contoh atap kanopi spandek standar dengan harga Rp 200.000/meter, maka total biaya yang dibutuhkan Rp 3.000.000

    Untuk daftar harga atap lainnya baca di bawah ini

    Biaya tukang dan lain-lain

    Pengerjaan kanopi setidaknya membutuhkan waktu 3 sampai 4 hari tergantung dari seberapa luas kanopi yang dibuat. Dengan asumsi biaya tukang per hari Rp 150.000/orang/hari. Kita ambil dalam kasus ini pengerjaan kanopi dikerjakan oleh 2 orang tukang dalam 4 hari. Maka totalnya menjadi: 2 x Rp 150.000 x 4 = Rp 1.200.000.

    Total keseluruhan:

    Total keseluruhan perkiraan biaya pembuatan kanopi 3 x 5 meter adalah:

    Rp 1.890.000 + Rp 100.000 + Rp 3.000.000 + Rp 1.200.000 = Rp 6.190.000

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan dan Keunggulan Pasang Kanopi Kain



    Jakarta

    Memasang kanopi kain bisa jadi opsi alternatif untuk atap pelindung konvensional dengan fondasi kayu dan metal. Kanopi kain memiliki kelebihan pada desain unik dan motif yang beragam. Hal ini membuat rumah kamu akan memiliki desain eksterior unik dan cantik.

    Nah, buat kamu yang terpincut mau pasang kanopi kain, kamu bisa pertimbangkan alasan mengapa kanopi kain cocok dipasang di rumah. Simak penjelasan berikut.

    Apa itu kanopi kain?

    Melansir dari Fitinline, Selasa (9/1/2024), kanopi kain atau awning adalah komponen tambahan untuk mempercantik atau menambah estetika sebuah bangunan. Kamu mungkin juga akan sering melihat kanopi kain pada beberapa toko, cafe atau bangunan lainnya. Fungsi utama dari kanopi kain ini adalah memberikan perlindungan dari sinar matahari dan air hujan untuk apapun yang berada di bawahnya.


    Melansir Kanopi Modern, setidaknya ada 5 alasan mengapa kamu harus mempertimbangkan untuk memasang kanopi kain untuk rumah.

    Fungsi Kanopi Kain

    Berfungsi Sebagai Pelindung Rumah

    Dengan menggunakan kanopi kain ini, maka rumah kamu dapat terhindar dari air hujan atau paparan sinar matahari yang menyengat. Sehingga tampak rumah kamu akan terlihat lebih bersih, rapi dan halaman pun dapat terlihat lebih indah.

    Mempercantik Eksterior Rumah

    Selain itu dengan kanopi kain ini dapat memberikan kesan modern atau bergaya lebih kekinian pada rumah, maka kanopi kain menjadi pilihan yang tepat untuk kamu. Dimana kanopi kain ini dapat memberikan sebuah nilai eksterior yang lebih cantik, menarik dan pastinya lebih sempurna.

    Sebagai Atap Teras Atau Halaman

    Biasanya pada atap teras atau halaman dibiarkan begitu saja tanpa adanya sebuah pelindung sama sekali. Oleh karena itu kamu dapat memanfaatkan kanopi kain ini dalam membuat hunian rumah kamu menjadi lebih menarik dan modern.

    Dengan begitu maka atap teras atau halaman rumah kamu bisa menghasilkan sebuah kesan estetika yang luar biasa dan yang pasti rumah hunian kamu tampak lebih enak untuk dipandang.

    Biaya Pemasangan dan Perawatan yang Lebih Terjangkau

    Selain dapat memberikan sebuah nilai yang indah pada sebuah rumah, ternyata untuk pemasangan kanopi kain ini juga lebih terjangkau. Sehingga kamu pun tidak harus mengeluarkan banyak biaya anggaran pada saat instalasi atau pemasangan kanopi kain ini.

    Kamu juga tak perlu memikirkan biaya perawatan, sebab perawatan kanopi kain jauh lebih sederhana daripada kanopi dengan konvesional.

    Mempunyai Banyak Variasi Desain dan Motif

    Jika kamu menginginkan rumah huniannya menjadi tampak lebih elegan dan lebih berkelas. Maka dapat mempertimbangkan dengan memanfaatkan dari kanopi kain ini. Karena desainnya yang bervariasi ini dapat dipilih sesuai dengan selera atau keinginan kamu.

    Dengan memilih sebuah konsep serta gaya yang menarik, maka dapat meningkatkan sebuah sisi yang modern dan lebih elegan pada sebuah rumah. Dengan begitu maka rumah hunian yang kamu sangat impikan pastinya dapat terwujud.

    Setelah mengetahui beberapa alasan berikut. Berikut juga beberapa jenis bahan kain kanopi yang bisa kamu jadikan pilihan sebelum memasang kanopi kain.

    Jenis-jenis kanopi kain

    Jenis kanopi kain dapat dibedakan dengan jenis bahan kain yang digunakan. Dilansir dari Canopy Membrane, setidaknya ada 3 jenis kanopi kain yang umum digunakan.

    Canopy Kain Polyester

    Jenis kanopi kain yang pertama dan yang paling terjangkau adalah kanopi polyester. Seperti namanya, kanopi ini terbuat dari bahan polyester dan cukup kuat sebagai awning.

    Polyester memiliki struktur bahan yang semi-permanen sehingga daya tahannya cukup kuat. Selain itu, polyester bisa menangkal sinar UV dengan baik dan mampu menahan air.

    Selain cocok untuk carport, kamu bisa menggunakan kanopi kain buka tutup berbahan polyester untuk area outdoor cafe maupun restoran.

    Canopy Kain Vinyl

    Jenis kanopi kain ada yang terbuat dari bahan vinyl. Kanopi kain yang satu ini sebenarnya berasal dari polyester lalu dalam prosesnya melibatkan lapisan vinyl di atasnya.

    Oleh karena itu, meskipun sifatnya mirip dengan polyester, kanopi kain yang satu ini jauh lebih baik dalam menangkal panas matahari dan sinar UV. Selain itu, ketahanannya terhadap air jauh lebih baik.

    Vinyl tersedia dalam berbagai warna dan motif sehingga kamu akan lebih mudah untuk menentukan look kanopi.

    Sayangnya lapisan tambahan tersebut menjadikan kanopi vinyl jauh lebih berat daripada jenis kain lainnya. Lebih dari apapun, kanopi vinyl cocok untuk kamu yang mementingkan gaya dan tampilan tanpa mengurangi kualitas.

    Canopy Kain Sunbrella

    Kanopi kain Sunbrella punya bentuk unik menyerupai payung. Memiliki tampilan dan tekstur seperti kain tenda yang ringan, material sunbrella sangat baik dalam menahan panas dan juga hujan serta menghalangi sinar UV dari matahari.

    Memang material yang satu ini harganya lebih tinggi daripada kanopi kain lainnya, namun keunggulannya juga tidak main-main. Tidak hanya tahan cuaca, material sunbrella memiliki karakteristik kain yang tahan jamur dan bahan kimia lain yang biasanya ada di air.

    Kain sunbrella juga jauh lebih awet daripada jenis kain kanopi lainnya lho! Bahkan bisa tahan hingga 10 tahun penggunaan.

    Demikian 5 alasan kenapa kamu harus pasang kanopi kain di rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Model Talang Air yang Cocok untuk Kanopi


    Jakarta

    Memasang talang air di atap kanopi dapat kamu pertimbangkan. Hal itu karena dengan keberadaan talang air dapat membantu mengalirkan aliran air dari atap ke bawah.

    Nah, mengingat letak talang air di atap rumah dengan talang air di kanopi berbeda, maka model talang air yang digunakan juga cukup berbeda. Buat kamu yang mau pasang talang air untuk kanopi, simak dulu beberapa macam model talang berikut.

    Mengutip dari Qhome Mart, Selasa (9/1/2024), terdapat 4 model talang air yang cocok dan umum digunakan untuk kanopi.


    1. Model Kotak

    Talang air kotak umumnya digunakan untuk kebutuhan talang komersial seperti perusahaan maupun industri yang membutuhkan talang air yang besar, namun kamu bisa meminta jasa untuk memasang model talang air untuk kanopi seperti ini. Talang ini cocok untuk kapasitas volume air yang tinggi, contohnya seperti air hujan yang lebat.

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The SpruceIlustrasi model talang air kotak/beekeepx/Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    2. Model Talang K-Style

    Model talang air untuk kanopi selanjutnya ada K-style. Model talang satu berbentuk melengkung dan menciptakan tampilan yang dekoratif.

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The SpruceIlustrasi model talang K-Style/Brett Taylor/Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang seperti ini cocok digunakan untuk tipe-tipe rumah minimalis supaya tampil lebih maksimal. Model k-style dapat menampung air lebih banyak karena bentuk lekungan bagian depan yang mampu menampung lebih banyak air.n

    Dengan lengkungan tersebut, kecil kemungkinan air tumpah ke samping, jadi semua bisa lebih tertampung ketika hujan.

    3. Model Half Round

    Seperti namanya, model talang air half round memiliki bentuk setengah lingkaran yang sederhana dengan bentuk menyerupai huruf U. Pemasangan talang air model ini juga sangat praktis, jadi tidak heran jika model ini sering digunakan untuk kanopi.

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The SpruceIlustrasi model talang half round/Vaivirga/Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Half round cocok untuk kanopi sederhana, meskipun tidak memiliki kedalaman dengan model talang air lainnya. Model talang air untuk kanopi half round bisa dibuat dari pipa yang dibelah menjadi 2, lalu bisa dipasang pada bagian pinggir kanopi.

    Pertimbangkan juga bahan material yang digunakan karena hal ini dapat mempengaruhi keawetannya.

    4. Model Fascia Custom

    Talang air model fascia custom mampu memberikan tampilan kontemporer pada kanopi yang tidak dapat kamu temui jika memakai model talang lain seperti k-style, half round dan sebagainya. Hal ini dapat membuat kanopi terlihat lebih menarik di pandangan mata.

    Ilustrasi jenis talang airIlustrasi jenis talang air Fascia Custom Foto: Ilustrasi jenis talang air

    Biasanya talang fascia memiliki tinggi yang sama dengan model K-style, namun luasnya lebih sempit. Hal itu karena, memiliki ruang yang lebih sempit maka untuk perawatannya butuh usaha lebih, apalagi untuk membersihkan bagian dalamnya.

    Demikian 4 model talang air yang cocok untuk kanopi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Macam Kanopi Rumah Beserta Harga Terbaru 2024


    Jakarta

    Memasuki musim penghujan, bagian depan rumah perlu dilindungi dengan atap tambahan yang disebut kanopi. Selain hujan, kanopi juga bisa melindungi dari panas.

    Dengan adanya kanopi, kamu bisa meletakkan kendaraan, tanaman, rak sepatu, dan barang lainnya di halaman depan tanpa takut rusak akibat terkena panas dan hujan.

    Kanopi biasanya tidak dipasang langsung oleh pengembang saat membangun rumah, sehingga kamu perlu menyiapkan anggaran lebih untuk pemasangannya. Sebagai referensi sebelum membeli, simak beberapa jenis kanopi beserta harga terbarunya di 2024 sebagai berikut.


    Kanopi Kaca

    Kanopi jenis ini tidak menutup pandangan ke langit karena sifatnya yang transparan. Saat membuka pintu kamu juga bisa melihat cuaca cerah atau hujan tanpa perlu keluar halaman. Pemasangan kanopi kaca ini menggunakan fondasi dari rangka baja ringan atau rangka besi.

    Untuk harganya menurut Art Home berkisar Rp 1.350.000-Rp 1.550.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi kaca:

    – Menambah estetika rumah dan lebih elegan
    – Rumah tetap mendapat pencahayaan alami yang maksimal.
    – Jenis rumah apa pun akan cocok memakai kanopi kaca.
    – Tahan lama.

    Kekurangan kanopi kaca:

    – Pemasangannya rumit
    – Bobot kaca yang berat

    Kanopi Polycarbonate

    Jika melihat dari jauh bahan Polycarbonate terlihat transparan seperti kaca, padahal ini adalah bahan yang berbeda. Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Tampilannya yang transparan bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tidak ingin menggunakan kanopi kaca.

    Untuk harganya kanopi polycarbonate biasa dijual dalam bentuk roll dan lembaran menurut Bursa Bangunan berkisar Rp 1.150.000-Rp 8.780.000. Sementara untuk harga per meternya menurut Lamudi sekitar Rp 300.000-Rp 360.000. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari jenis dan ukuran yang dipilih.

    Kelebihan kanopi polycarbonate:

    – Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
    – Fleksibel dan tahan lama
    – Menangkal radiasi panas matahari
    – Tidak mudah bocor

    Kekurangan kanopi polycarbonate:

    – Harga tidak jauh berbeda dengan kanopi kaca
    – Sulit dibersihkan

    Kanopi Alderon

    Kanopi satu ini memiliki bentuk yang ramping dan banyak digunakan pada perumahan modern atau desain rumah minimalis. Kanopi alderon adalah jenis kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga.

    Untuk harganya menurut Lamudi berkisar Rp 410.000-Rp 460.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi alderon:

    – Menggunakan bahan yang ramah lingkungan.
    – Tahan lama dan kokoh.
    – Kedap suara

    Kekurangan kanopi alderon:

    – Harga cenderung mahal
    – Warna dan model tidak bervariatif

    Kanopi Spandek

    Kanopi spandek adalah jenis penutup yang terbuat dari campuran bahan alumunium dan seng. Beberapa jenis kanopi spandek juga ditambahkan silikon agar lebih fleksibel.

    Untuk harganya menurut Lamudi berkisar Rp 220.000-Rp 320.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi spandek:

    – Warna dan model bervariatif
    – Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
    – Pemasangan mudah
    – Harganya terjangkau

    Kekurangan kanopi spandek:

    – Menyerap panas
    – Menimbulkan suara berisik ketika hujan

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Kanopi Minim Suara saat Hujan Beserta Harga Terbarunya di 2024


    Jakarta

    Atap kanopi rumah yang terbuat dari PVC tengah digandrungi di Indonesia. Hal ini dikarenakan bahan PVC cukup tebal, kokoh, dan transparan.

    Selain itu incaran utama dari pemasangan atap berbahan PVC di rumah adalah tidak menimbulkan bising atau suara ketika terkena air hujan. Sehingga saat hujan, penghuni rumah yang hendak bersantai atau beristirahat tidak akan terganggu karena suara bising di luar.

    Terdapat 3 jenis kanopi rumah yang memiliki keunggulan tersebut yakni kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat.


    Meski ketiganya dipercaya sebagai kanopi minim bising saat hujan, tetapi kamu tetap harus memperhatikan ukuran ketebalan dari bahan ketiga kanopi tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak kekurangan dan kelebihan dari kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat beserta harga terbarunya di 2024.

    Solarflat

    Solarflat adalah jenis kanopi yang terbuat dari lembaran polycarbonate yang cocok untuk rumah di iklim tropis. Selain sebagai kanopi rumah, solarflat juga digunakan sebagai atap JPO atau jembatan penyebrangan di Jakarta seperti JPO Gelora Bung Karno.

    Semakin tebal ukuran solarflat maka kekuatan untuk meredam suara semakin bagus. Selain itu ketebalan juga mempengaruhi tingkat kebocoran atap. Ketebalan dari solarflat sendiri terdiri dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, dan 6 mm.

    Kemudian untuk jenis solarflat dibagi menjadi 2 yakni plain dan embose. Solarflat embose biasanya bisa membuat bagian depan lebih sejuk daripada yang plain.

    Untuk harga dari solarflat sendiri menurut hargano.com mulai dari Rp 300.000-Rp 1.100.000 per meternya. Harga ini dapat berubah seiring waktu.

    Kelebihan kanopi solarflat:

    – Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
    – Tidak mudah terbakar
    – Pemasangan mudah
    – Dapat digabungkan dengan penutup kanopi lain.

    Kekurangan kanopi solarflat:

    – Mudah bocor
    – Variasi modelnya sedikit

    Kanopi Alderon

    Kanopi alderon adalah kanopi yang terbuat dari UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang permukaannya berbentuk gelombang dan berongga.

    Penggunaan kanopi alderon cocok untuk rumah dengan desain minimalis dan modern. Bentuknya yang ramping dan pilihan warnanya yang netral membuat tampilanya semakin menarik. Kanopi alderon biasa dipasang dengan tiang dan kerangka dari baja ringan.

    Untuk harga kanopi alderon sendiri menurut Lamudi berkisar Rp 410.000-Rp 460.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi alderon:

    – Mudah perawatan dan membersihkannya
    – Menggunakan bahan yang ramah lingkungan
    – Tahan lama dan kokoh
    – Kedap suara
    – Meredam panas dengan baik

    Kekurangan kanopi alderon:

    – Harga relatif mahal
    – Warna dan model tidak bervariatif

    Kanopi Polycarbonate

    Polycarbonate terbuat dari material yang terbuat dari polimer spesial dan tampilannya seperti plastik bening. Kanopi polycarbonate bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin beralih dari kanopi kaca karena tampilannya yang sama-sama transparan.

    Polycarbonate biasa dijual dalam bentuk roll, lembarang dan meter. Harga roll lebih murah, tetapi ini tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

    Rincian harga kanopi polycarbonate dalam bentuk roll dan lembaran menurut Bursa Bangunan berkisar Rp 1.150.000-Rp 8.780.000. Sementara untuk harga per meternya menurut Lamudi sekitar Rp 300.000-Rp 360.000. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu.

    Kelebihan kanopi polycarbonate:

    – Tidak berat
    – Dapat meredam suara bising
    – Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
    – Fleksibel dan tahan lama
    – Menangkal radiasi panas matahari
    – Tidak mudah bocor

    Kekurangan kanopi polycarbonate:

    – Warnanya mudah pudar
    – Mudah bocor jika pemasangannya tidak tepat
    – Sulit dibersihkan

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Baja Ringan Anti-Karat tapi Berkarat? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Baja ringan adalah bahan bangunan yang banyak digunakan sebagai pengganti kayu. Bahan ini biasanya digunakan sebagai rangka atap dan partisi dinding pada rumah.

    Nah, orang-orang senang menggunakan bahan ini karena memiliki banyak keunggulan sebagai pengganti material lainnya. Salah satu alasan utama menggunakan baja ringan antara lain bobotnya yang ringan, sehingga harganya pun bisa lebih ekonomis.

    Selain itu, baja ringan juga anti rayap, anti korosi, dan mudah dibentuk. Meski banyak kelebihannya, baja ringan bisa merugikan pemilik rumah jika menggunakannya dengan cara yang salah.


    Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim mengungkapkan kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan baja ringan ketika membangun kanopi. Pemasangan baja ringan yang salah ternyata justru menyebabkan korosi yang bisa fatal bila dibiarkan.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringanya dianggap seperti pengganti besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Albert kepada detikcom, Minggu (7/4/2024).

    Apabila baja ringan dibiarkan berkarat, lama-lama bisa menggerogoti dan menghilangkan ketebalan. Alhasil, baja ringan akan mudah tertekuk, bahkan runtuh dalam kasus ekstrem.

    “Kebanyakan penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (bajanya),” katanya.

    Selanjutnya, Albert menjelaskan penyebab korosi akibat cairan semen yang mengenai baja ringan. Terdapat reaksi kimia pada campuran air dan semen yang bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    Adapun, sebenarnya baja ringan sebagai bahan yang sederhana menurut Albert, selama digunakan sesuai fungsinya maka akan tahan lama. Catatan yang perlu diingat adalah tidak mencampur baja ringan dengan cairan semen, maka akan aman dari korosi.

    “Seharusnya ada kolom beton dulu yang naik. Terus (kalau) kolom betonnya sudah jadi, sudah kering baru ditambahin sama baja ringan. Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. itu baru benar atau pakai material lain,” pungkas Albert.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan Kesalahan Ini saat Bangun Kanopi, Bisa Rugi!



    Jakarta

    Kanopi adalah atap memanjang yang berguna untuk melindungi bagian rumah yang terbuka dari suhu dan cuaca. Biasanya letak kanopi ada di bagian depan rumah dan menempel pada dinding.

    Nah, bentuk kanopi yang beragam tentunya memiliki bahan yang bervariasi pula. Salah satu bahan yang sering dipakai adalah baja ringan karena pemasangannya yang cepat, mudah, dan hemat biaya.

    Baja ringan sebenarnya bahan yang cukup sederhana, sehingga tidak mudah rusak dan perawatannya juga tidak susah. Akan tetapi, cara memasang baja ringan salah justru malah mengakibatkan korosi dan kerugian lainnya.


    Lalu, apa yang membuat baja ringan pada kanopi cepat berkarat? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringannya dianggap seperti penggantinya besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim kepada detikcom, Minggu (7/4/2024).

    Albert menjelaskan penyebab korosi pada baja ringan disebabkan oleh cairan semen yang mengenai baja ringan. Reaksi kimia dari campuran air dan semen pada beton bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    “Penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja. Itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (baja ringannya),” ucapnya.

    Apabila baja ringan digerogoti karat hingga tipis, maka pilar kanopi harus diganti dengan yang baru. Hal ini tentunya membuat pemilik rumah harus mengeluarkan uang lagi buat perbaikan.

    Selain itu, baja ringan yang berkarat lama-lama bisa tertekuk dan rubuh pada kasus yang ekstrem, sehingga dapat membahayakan penghuni rumah.

    “Kalau orangnya lupa ganti (pilar kanopi), kebiasaan kan kita take it for granted, bikin penggunaan sudah, ditinggal-tinggalin terus lupa di-maintain. Nah, baja ringan kayak gini itu kalau sudah berkarat dibiarin terus-terusan ya bahaya buat yang ninggalin,” kata Albert.

    Bagi yang ingin menggunakan baja ringan untuk membangun kanopi, Albert menyarankan untuk membuat kolom beton yang agak naik terlebih dulu. Kemudian, kolom beton yang sudah kering bisa dipasang baja ringan.

    “Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. Itu baru benar atau ya pakai material lain,” pungkasnya.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pasang Kanopi Kaca di Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Kanopi adalah atap tambahan yang dipasang di banyak rumah di Indonesia. Kanopi memiliki banyak jenis, salah satunya terbuat dari kaca.

    Selain dapat memberi perlindungan dari cuaca buruk, kanopi kaca juga dapat menambah nilai estetika sebuah bangunan. Maka dari itu, kanopi kaca menjadi salah satu elemen perlindungan yang kian populer.

    Kamu harus tahu kelebihan dan kekurangan kanopi kaca untuk bahan pertimbangan, sebelum memasangnya di rumah.


    Dilansir dari Awnings.com, berikut kelebihan dan kekurangan kanopi kaca.

    Kelebihan

    1. Perlindungan dari Cuaca Buruk

    Kanopi yang kuat dapat melindungi hunian dari cuaca yang tak menentu, seperti hujan deras dan angin kencang. Selain itu, kanopi juga bisa melindungi bangunan agar tetap kuat dan kering.

    2. Efisiensi Biaya dengan Umur Panjang

    Tidak seperti bahan lain yang lebih terjangkau, seperti fiberglass atau plastik membutuhkan perawatan dan penggantian yang sering. Kanopi kaca memerlukan dana yang besar untuk pemasangan, tapi daya tahannya lama dapat bantu mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang.

    3. Pencahayaan Maksimal dan Penghematan Energi

    Kanopi kaca dapat memaksimalkan cahaya alami masuk sehingga dapat menampilkan keseluruhan bangunan. Tidak hanya menambah nilai desain, tapi juga bisa menghemat energi karena kebutuhan pencahayaan buatan di dalam ruangan otomatis berkurang.

    4. Daya Tarik Visual Unik

    Selain fungsional, kanopi kaca juga memperindah tampilan rumah. Tidak hanya rumah, contoh lainnya adalah kanopi kaca pada bangunan komersial dan pusat perbelanjaan membuat titik fokus yang dapat menarik pengunjung.

    Kekurangan

    1. Biaya Pembuatan dan Pemasangan Tinggi

    Bahan bakunya mahal dan proses pembuatan kaca membutuhkan energi tinggi sehingga meningkatkan total biaya pembangunan.

    2. Kerapuhan dan Kekerasan Kaca

    Kaca gampang pecah dan pecahannya tajam dan berbahaya, sehingga hal ini menimbulkan potensi risiko cedera.

    3. Biaya Keamanan Tinggi

    Kanopi kaca harus dilindungi dari potensi kerusakan oleh benda-benda yang jatuh atau tidak sengaja dilempar. Inilah yang meningkatkan biaya keamanan.

    Kamu harus cermat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan kanopi kaca sebelum memutuskan untuk memasangnya di rumah. Disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional terlebih dahulu untuk memastikan pemasangan kanopi kaca di rumahmu efisien dan aman.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Kanopi yang Sering Dipakai di Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Kanopi merupakan atap tambahan yang sering digunakan sebagai pelindung pada bagian rumah yang terbuka, misalnya carport atau taman belakang. Ternyata, kanopi itu banyak jenisnya lho!

    Terdapat beberapa jenis kanopi rumah yaitu kanopi alderon, kanopi kaca, dan kanopi polycarbonate. Nah, pemilihan kanopi juga dapat menentukan budget pembangunan rumah. Maka dari itu, ada baiknya kalian memilih kanopi sesuai dengan budget dan kebutuhan di rumah.

    Memang apa saja sih perbedaan dari jenis-jenis kanopi tersebut? Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky sempat menjelaskan jenis-jenis kanopi yang sering digunakan di rumah kepada detikProperti, berikut ini penjelasannya.


    1. Kanopi Kaca

    Kanopi model kacaKanopi model kaca Foto: iStock/U. J. Alexander

    Kanopi kaca adalah atap tambahan dari material kaca. Biasanya, kanopi ini dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca yang terpasang menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

    Kelebihan:
    – Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk
    – Mudah diaplikasikan pada berbagai desain
    – Rumah terlihat lebih elegan

    Kekurangan:
    – Proses pemasangan yang lebih rumit
    – Lebih berat

    – Harga berkisar cenderung mahal, sekitar Rp 1.500.000-1.800.000 per meter.

    2. Kanopi Polycarbonate

    Inspirasi Kanopi Teras di rumah.Ilustrasi kanopi polycarbonate. Foto: Homes by Monticello, Randy Colwell via The Spruce

    Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Dari kejernihan tampilannya, atap kanopi polycarbonate sangat cocok digunakan untuk kanopi di carport.

    Kelebihan:
    – Meredam radiasi panas matahari
    – Pemasangan mudah
    – Tahan lama dan fleksibel

    Kekurangan:
    – Harga cenderung mahal, sekitar Rp 700.000 per meter
    – Sulit dibersihkan

    3. Kanopi Alderon

    Jenis kanopi via My CanopyJenis kanopi alderon via My Canopy Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Alderon adalah jenis material yang digunakan untuk kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga. Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena atap ini sangat cocok digunakan untuk rumah yang minimalis.

    Kelebihan:
    – Kuat dan tahan lama
    – Kedap suara
    – Ramah lingkungan

    Kekurangan:
    – Harga cenderung mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi
    – Warna dan model tidak bervariatif

    Gimana, sudah tahu kan perbedaan dari masing-masing jenis kanopi? Semoga bermanfaat ya informasinya!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com