Tag: kanopi buka tutup

  • Kelebihan dan Kekurangan Pasang Kanopi Buka Tutup di Rumah


    Jakarta

    Membuat rumah dengan sirkulasi dan pencahayaan yang maksimal bisa dibuat dengan memasang kanopi buka tutup sebagai pengganti kanopi kerangka baja permanen atau atap kaca.

    Kanopi buka tutup atau kanopi sliding ini memungkinkan untuk dibuka dan ditutup saat dibutuhkan. Penggunaannya jauh lebih efisien dan mudah karena biasanya kanopi tersebut menggunakan remote atau ditarik dengan tali.

    Penggunaan kanopi buka tutup ini di Indonesia banyak ditemui di dalam rumah. Khususnya untuk rumah yang memiliki taman, kolam renang, atau kolam ikan yang perlu ditutup saat hujan atau panas terik.


    Jika kamu tertarik untuk memasang kanopi buka tutup di rumah, mengutip dari angi.com pada Kamis (29/2/2023) berikut beberapa kelebihan dan kekurangan kanopi buka tutup.

    Kelebihan Kanopi Buka Tutup

    Fleksibel dan Tahan Lama

    Tenda yang dapat dibuka dan tutup bisa tahan lebih lama daripada yang permanen. Hal ini dikarenakan kanopi hanya digunakan saat dibutuhkan. Selain itu kanopinya juga jadi lebih mudah dibersihkan karena ada akses untuk ke atas kanopi.

    Membuat Rumah Tetap Sejuk

    Kelebihan satu ini sebenarnya juga bisa didapat dari pemasangan kanopi permanen, tetapi dengan fungsi buka tutup ini juga membantu sirkulasi udara di dalam dan sekitar rumah lebih baik.

    Jika sinar matahari sudah tidak terik, kamu bisa membuka kanopi rumah dan membiarkan angin berhembus ke sekeliling rumah tanpa ada penghalang. Sirkulasi udara yang baik juga membantu kamu untuk tidak bergantung pada AC untuk membuat sejuk bagian dalam rumah.

    Melindungi Perabotan

    Pemasangan kanopi di dalam rumah juga bisa melindungi perabotan rumah dari paparan sinar matahari. Dengan kanopi yang bisa dibuka dan ditutup kamu lebih fleksibel untuk menggunakannya. Misalnya saat sinar matahari sudah tidak bersinar terlalu terik, kamu bisa membukanya, lalu saat terik bisa kembali ditutup.

    Mencegah Banjir

    Kanopi yang bisa dibuka tutup juga dilengkapi dengan talang air. Saat hujan deras kamu bisa membentangkan kanopi agar air terhalang permukaan kanopi. Air yang jatuh akan mengalir ke talang air dan dibuang langsung ke selokan bukan menggenang di depan rumah.

    Kekurangan Kanopi Buka Tutup

    Biayanya Mahal

    Kelemahan terbesarnya adalah biaya yang dibutuhkan untuk memasang kanopi yang bisa buka tutup cukup mahal. Hal ini dikarenakan beberapa diantaranya dilengkapi sistem yang digunakan untuk mempermudah pengguna mengatur buka dan tutupnya melalui satu tombol saja. Pemasangannya juga dilakukan oleh orang ahli sehingga biaya pemasangannya lebih mahal.

    Perawatan Sulit

    Kanopi ini pasti memiliki jalur khusus untuk terbuka dan tertutup. Ada beberapa hal yang memicu akses buka tutup kanopi ini macet. Pertama, jika bahan kanopi yang digunakan dari baja ringan maka berpotensi berkarat. Kedua, apabila di sela-selanya terdapat sampah yang menghambat penutupnya untuk bergerak.

    Hal lain yang bisa menghambat kerja kanopi adalah sistem yang terhubung dengan remote atau tombol kanopi eror. Jika sensor rusak, biaya penggantiannya bisa mahal.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penjelasan Arsitek soal Kanopi Buka Tutup, Worth It Nggak?



    Jakarta

    Kanopi buka tutup merupakan salah satu jenis penutup area terbuka di rumah yang fleksibel. Pasalnya penutup tersebut bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan.

    Saat ini, banyak rumah memakai kanopi jenis ini, terutama untuk bagian taman belakang rumah. Mereka tetap ingin memiliki ruang terbuka, tetapi tidak ingin terasa terlalu panas atau terlalu becek saat hujan.

    Arsitek Denny Setiawan membenarkan bahwa fungsi kanopi buka tutup adalah untuk mempermudah akses cahaya masuk ke area rumah. Sebab, kanopi permanen seringkali menutup akses cahaya masuk ke area depan rumah. Dengan adanya akses buka dan tutup tersebut, cahaya matahari bisa masuk saat dibutuhkan dan ketika hujan bisa ditutup kembali.


    “Di bagian carport ada inovasi baru, yaitu jendela buka tutup atau biasanya disebut lovera. Lovera ini digunakan untuk penahan hujan ketika dia tertutup. Tapi ada kalanya, pemilik rumah menginginkan cahaya banyak masuk sehingga fleksibilitas dengan membuka seluruh helai yang ada di kanopi buka tutup itu,” kata Denny ketika dihubungi detikProperti, Rabu (2/7/2025).

    Denny mengatakan untuk model lovera saat ini jenisnya belum terlalu beragam daripada jenis kanopi permanen. Hanya tersedia kanopi dengan material dari aluminium.

    “Warnanya nggak bening, warnanya sama kayak aluminium. Ter-powder coating, warnanya bisa pilih. Tapi kayaknya nggak ada yang warna bening,” ujarnya.

    Dari segi harga, Denny mengatakan harga pemasangan kanopi termasuk mahal. Untuk harga pastinya disesuaikan dengan luas dari kanopi yang dipesan. Minimal luas kanopi yang ideal adalah 3 meter.

    “Karena dia kanopi buka tutup mesinnya yang mahal. Nah, jika kanopi buka-tutup ini, dia masih yang manual itu ya dengan tarik, atau bisa pakai motor, biasanya lewat mataharinya (panel surya),” jelasnya.

    Meskipun begitu, Denny mengatakan perawatan kanopi buka tutup cukup mudah karena bisa menggunakan kain basah. Ada pun, lokasi yang cocok untuk memasang kanopi buka dan tutup biasanya berada di carport, ruang jemur, dan dekat gazebo di taman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pasang Kanopi Buka Tutup? Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Kanopi merupakan atap yang berfungsi untuk menutup area terbuka agar dapat digunakan pada saat panas dan hujan. Atap tambahan ini memiliki banyak jenis, bahkan ada yang bisa dibuka tutup sesuai kebutuhan pemiliknya.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan kanopi buka tutup biasanya dipasang di carport atau halaman depan rumah tempat parkir kendaraan, area jemur pakaian, hingga gazebo di taman.

    Salah satu jenis kanopi buka tutup yang tersedia di pasaran adalah lovera. Kanopi satu ini terbuat dari aluminium. Bentuknya seperti batang-batang aluminium dipasang berjejer pada atap, layaknya stik-stik ditempel pada kerangka aluminium. Kemudian, ketika pemiliknya ingin membuka kanopi, batang-batang aluminium tersebut akan terangkat dari kerangka ke satu sisi yang sama, seperti mekanisme membuka tutup kotak yang satu sisinya menempel.


    Denny menyebut kanopi buka tutup sangat fleksibel dan banyak manfaatnya. Apabila detikers tertarik untuk memasang kanopi buka tutup di rumah, berikut kelebihan dan kekurangannya.

    Kelebihan Kanopi Buka Tutup

    1. Membuat Rumah Terang dan Tetap Kering

    Kanopi buka tutup sangat fleksibel. Ketika kanopi dibuka, cahaya matahari bisa masuk ke area rumah. Kemudian, saat hujan kanopi bisa langsung ditutup sehingga di bawahnya tetap kering.

    “Lovera ini digunakan untuk penahan hujan ketika dia tertutup. Tapi ada kalanya, pemilik rumah menginginkan cahaya banyak masuk sehingga fleksibilitas dengan membuka seluruh helai yang ada di kanopi buka tutup itu,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Rabu (2/7/2025).

    2. Mudah Digunakan

    Kanopi buka tutup telah dilengkapi dengan mesin yang memanfaatkan energi dari panel surya sehingga mempermudah penggunaannya. Selain itu, ada pula yang manual dengan ditarik dan didorong.

    “Karena dia kanopi buka tutup mesinnya yang mahal. Nah, jika kanopi buka-tutup ini, dia masih yang manual itu ya dengan tarik, atau bisa pakai motor, biasanya lewat mataharinya (panel surya),” jelasnya.

    3. Perawatannya Mudah

    Untuk menjaga kanopi buka tutup tetap bisa digunakan dan tidak mudah rusak adalah dengan rajin membersihkannya. Kanopi yang kotor karena debu atau dedaunan bisa dibersihkan menggunakan kain basah.

    Kekurangan Kanopi Buka Tutup

    1. Biaya Mahal

    Seperti yang disebut sebelumnya, kanopi buka tutup banyak yang memakai mesin sehingga biaya produksinya tentu mahal. Belum lagi jika memilih kanopi yang menggunakan listrik ketimbang panel surya, kemungkinan tagihan listrik bulanan akan naik setelah pemasangan panel buka tutup tersebut.

    Dilihat detikcom dari beberapa toko di e-commerce, harga kanopi buka tutup model lovera mulai dari Rp 1,25-2,25 juta per meter. Biaya ini belum termasuk jasa pemasangan dan kerangka.

    Apabila dibandingkan dengan kanopi permanen seperti kanopi berbahan dasar polycarbonate yang banyak dipakai saat ini, harganya hanya berkisar Rp 895 ribu (panjang sekitar 5 meter) hingga Rp 2,2 juta (panjang sekitar 11,5 meter) untuk yang dijual per gulungan dengan ketebalan 4 mm. Sementara untuk kanopi yang dijual per lembaran dengan ketebalan 4 mm dan luas 5 meter persegi sekitar Rp 260 ribu hingga Rp 950 ribu. Biaya ini juga belum termasuk dengan biaya jasa pasang, kerangka, dan pengaitnya.

    2. Bisa Mengalami Korosi

    Kekurangan kanopi buka tutup adalah bisa mengalami korosi karena reaksi kimia. Biasanya hal ini dikarenakan penggunaannya yang sudah lama.

    “Mekanisme atau mekanik daripada kanopi buka tutup ini rentan terhadap korosi sehingga kecepatannya pada saat buka tutup berkurang atau melambat,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com