Tag: kanopi

  • Ini Kekurangan dan Kelebihan Kanopi Kaca, Wajib Tahu Sebelum Pasang


    Jakarta

    Kanopi Kaca merupakan salah satu jenis kanopi yang banyak digunakan di rumah. Pemasangan kanopi kaca selain dapat memberi perlindungan dari cuaca buruk, juga dapat menambah nilai estetika sebuah bangunan.

    Walau demikian, sebelum memasang kanopi kaca di rumah, sebaiknya ketahui dulu kekurangan maupun kelebihannya. Hal ini tentunya bisa dijadikan pertimbangan sebelum memasangnya di rumah.

    Dilansir dari Awnings.com, berikut kelebihan dan kekurangan kanopi kaca.


    Kekurangan

    1. Biaya Pembuatan dan Pemasangan Tinggi

    Bahan bakunya mahal dan proses pembuatan kaca membutuhkan energi tinggi sehingga meningkatkan total biaya pembangunan. Dari informasi yang diberikan oleh Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, harga kanopi kaca per meternya bisa mencapai Rp 1,5 juta sampai Rp 1,8 juta pada 2023 lalu.

    2. Rapuh

    Kaca gampang pecah, terlebih jika kacanya tipis. Belum lagi pecahannya tajam dan berbahaya, sehingga hal ini menimbulkan potensi risiko cedera.

    3. Biaya Keamanan Tinggi

    Kanopi kaca harus dilindungi dari potensi kerusakan oleh benda-benda yang jatuh atau tidak sengaja dilempar. Inilah yang meningkatkan biaya keamanan.

    Kelebihan

    1. Perlindungan dari Cuaca Buruk

    Kanopi yang kuat dapat melindungi hunian dari cuaca yang tak menentu, seperti hujan deras dan angin kencang. Selain itu, kanopi juga bisa melindungi bangunan agar tetap kuat dan kering.

    2. Umur Panjang

    Tidak seperti bahan lain yang lebih terjangkau, seperti fiberglass atau plastik membutuhkan perawatan dan penggantian yang sering. Kanopi kaca memerlukan dana yang besar untuk pemasangan, tapi daya tahannya lama sehingga bisa mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang.

    3. Bisa Hemat Energi

    Kanopi kaca dapat memaksimalkan cahaya alami masuk sehingga dapat menampilkan keseluruhan bangunan. Tidak hanya menambah nilai desain, tapi juga bisa menghemat energi karena kebutuhan pencahayaan buatan di dalam ruangan otomatis berkurang.

    4. Daya Tarik Visual Unik

    Selain fungsional, kanopi kaca juga memperindah tampilan rumah. Tidak hanya rumah, contoh lainnya adalah kanopi kaca pada bangunan komersial dan pusat perbelanjaan membuat titik fokus yang dapat menarik pengunjung.

    Kamu harus cermat mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan kanopi kaca sebelum memutuskan untuk memasangnya di rumah. Disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional terlebih dahulu untuk memastikan pemasangan kanopi kaca di rumahmu efisien dan aman.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Harga Kanopi Terbaru 2024 Berdasarkan Jenisnya


    Jakarta

    Kanopi bisa digunakan untuk melindungi bagian belakang atau depan rumah yang tidak terlindungi oleh atap. Untuk memasangnya tentu kamu perlu menyiapkan dananya terlebih dahulu. Kira-kira berapa ya harga kanopi per meter?

    Kanopi biasanya tidak dipasang langsung oleh pengembang saat membangun rumah, sehingga kamu perlu menyiapkan anggaran lebih untuk pemasangannya. Sebagai referensi sebelum membeli, simak beberapa jenis kanopi beserta harga terbarunya di 2024 sebagai berikut.

    Kanopi Alderon

    Kanopi satu ini memiliki bentuk yang ramping dan banyak digunakan pada perumahan modern atau desain rumah minimalis. Kanopi alderon adalah jenis kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga.


    Dilansir dari Lamudi, harga kanopi Alderon berkisar Rp 410.000-Rp 460.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi alderon:

    – Menggunakan bahan yang ramah lingkungan.
    – Tahan lama dan kokoh.
    – Kedap suara

    Kekurangan kanopi alderon:

    – Harga cenderung mahal
    – Warna dan model tidak bervariatif

    Kanopi Spandek

    Kanopi spandek adalah jenis penutup yang terbuat dari campuran bahan alumunium dan seng. Beberapa jenis kanopi spandek juga ditambahkan silikon agar lebih fleksibel.

    Untuk harganya berkisar Rp 220.000-Rp 320.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi spandek:

    – Warna dan model bervariatif
    – Tahan lama, tidak mudah pecah, dan kokoh
    – Pemasangan mudah
    – Harganya terjangkau

    Kekurangan kanopi spandek:

    – Menyerap panas
    – Menimbulkan suara berisik ketika hujan

    Kanopi Polycarbonate

    Jika melihat dari jauh bahan Polycarbonate terlihat transparan seperti kaca, padahal ini adalah bahan yang berbeda. Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Tampilannya yang transparan bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tidak ingin menggunakan kanopi kaca.

    Untuk harga per meternya, dilansir dari Lamudi, sekitar Rp 300.000-Rp 360.000. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari jenis dan ukuran yang dipilih.

    Kelebihan kanopi polycarbonate:

    – Pemasangan kanopi polycarbonate mudah
    – Fleksibel dan tahan lama
    – Menangkal radiasi panas matahari
    – Tidak mudah bocor

    Kekurangan kanopi polycarbonate:

    – Harga tidak jauh berbeda dengan kanopi kaca
    – Sulit dibersihkan

    Kanopi Kaca

    Kanopi jenis ini tidak menutup pandangan ke langit karena sifatnya yang transparan. Saat membuka pintu kamu juga bisa melihat cuaca cerah atau hujan tanpa perlu keluar halaman. Pemasangan kanopi kaca ini menggunakan fondasi dari rangka baja ringan atau rangka besi.

    Untuk harganya jika dilihat di e-commerce berkisar Rp 1.200.000-Rp 2.000.000 per meter. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dengan ketebalannya.

    Kelebihan kanopi kaca:

    – Menambah estetika rumah dan lebih elegan
    – Rumah tetap mendapat pencahayaan alami yang maksimal.
    – Jenis rumah apa pun akan cocok memakai kanopi kaca.
    – Tahan lama.

    Kekurangan kanopi kaca:

    – Pemasangannya rumit
    – Bobot kaca yang berat

    – Harga mahal

    Itulah harga beberapa jenis kanopi terbaru. Sebagai catatan, harga kanopi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu dan tergantung dari jenis serta daerah pembelian.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bangun Rumah dengan Atap Spandek? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Salah satu elemen penting dalam pembangunan suatu rumah adalah atap. Memilih jenis atap yang tepat sangatlah penting, agar bagian dalam rumah bisa terlindungi dari hujan dan panas dengan baik.

    Ada berbagai jenis bahan atap, salah satunya yang sering digunakan sekarang adalah atap spandek. Jika ingin membangun rumah yang memiliki atap spandek, ada kelebihan dan kekurangan atap spandek yang mesti kamu ketahui.

    Apa Itu Atap Spandek?

    Atap spandek adalah nama pasaran untuk atap metal polos. Mengutip situs resmi PT Bumi Lancang Kuning Pusaka (BLKP), atap spandek umumnya terbuat dari seng, aluminium, dan uPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Atap spandek berbahan dasar baja ringan juga sering ditemukan.


    Kelebihan Atap Spandek

    Ini dia beberapa kelebihan atap spandek.

    1. Mudah Dipasang

    Pemasangan atap spandek terbilang mudah karena menggunakan lembaran besar, desain sederhana, dan bobotnya ringan. Oleh karena itu, pemasangan atap spandek juga hemat biaya karena tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.

    2. Anti Pecah

    Meski ringan, atap spandek cukup kuat dan tahan berbagai kondisi cuaca. Atap spandek juga mampu menahan beban berat dengan baik.

    3. Tahan Rayap

    Keunggulan atap spandek selanjutnya adalah tahan serangan rayap karena terbuat dari campuran zinc, aluminium, dan silikon. Dengan demikian, atap spandek lebih tahan lama karena aman dari kerusakan akibat rayap.

    4. Hadir dalam Berbagai Varian Warna

    Atap spandek tersedia dalam berbagai varian warna. Selain warna-warna yang tersedia oleh pabrik, atap spandek juga bisa dicat sesuai warna keinginan masing-masing orang.

    5. Tahan Lama

    Atap spandek bisa bertahan hingga 20 tahun lebih. Bukan hanya karena aman dari gangguan rayap, atap spandek juga tangguh terhadap kondisi cuaca eksternal yang ekstrim, sinar UV, maupun bahaya korosi.

    6. Tahan Terhadap Risiko Kebakaran

    Mungkin ada yang berpikir bahwa atap dari besi, misalnya atap spandek, lebih rawan kebakaran. Padahal, mengutip This Old House, atap spandek tahan terhadap penyebaran api, sehingga rumah dengan atap spandek aman dari risiko kebakaran.

    Kekurangan Atap Spandek

    Meski memiliki sejumlah kelebihan, atap spandek juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut.

    1. Mudah Menyerap Panas

    Atap spandek mudah menyerap panas jika terpapar sinar matahari langsung. Sebab, material besi yang digunakan dalam pembuatan atap spandek adalah konduktor panas yang baik.

    Oleh karena itu, di hari-hari yang terik, suhu dalam ruangan bisa memanas dengan cepat, sehingga penghuni bisa merasa tidak nyaman.

    2. Peredaman Suara Rendah

    Kekurangan atap spandek yang lain adalah peredaman suara yang rendah karena terbuat dari bahan logam yang tipis. Hal ini mengakibatkan suara dari luar, misalnya suara hujan, terdengar lebih jelas di dalam bangunan. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan penghuninya.

    Itu dia sejumlah kelebihan dan kekurangan dari atap spandek. Semoga bermanfaat bagi detikers yang sedang mencari bahan atap yang cocok untuk bangunan.

    (khq/khq)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Model Kanopi Teras depan Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Saat ini, sejumlah rumah modern telah memasang kanopi di bagian depan rumahnya. Kanopi merupakan atap tambahan yang sering digunakan untuk melindungi bagian rumah yang terbuka, seperti carport atau taman belakang.

    Meski fungsi kanopi hanya melindungi bagian rumah agar tidak kepanasan atau kehujanan, tetapi jangan sampai salah pilih. Sebab, kanopi terdiri dari beberapa jenis.

    Model-model kanopi dibedakan tergantung dari bahan yang digunakan. Selain itu, ada sejumlah kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis kanopi.


    Lantas, apa saja model kanopi teras depan rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Model Kanopi Teras Depan Rumah

    Panggah Nuzhulrizky selaku Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, menjelaskan kepada detikProperti bahwa ada sejumlah model kanopi yang umum digunakan pada rumah-rumah di Indonesia.

    Simak beberapa model kanopi teras depan rumah beserta kelebihan dan kekurangannya di bawah ini:

    1. Kanopi Alderon

    Kanopi Alderon yang menggunakan material UPVC.Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

    Model kanopi teras depan rumah yang pertama adalah kanopi alderon. Jenis material yang digunakan adalah UPVC atau unplasticized polyvinyl chloride dengan ciri khas memiliki tekstur bergelombang dan berongga.

    Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena dinilai cocok dipakai untuk rumah yang minimalis. Selain digunakan untuk teras depan rumah, kanopi alderon juga cocok untuk halaman belakang.

    Kelebihan Kanopi Alderon:

    • Kuat dan tahan lama.
    • Ramah lingkungan.
    • Kedap suara.

    Kekurangan Kanopi Alderon:

    • Harganya cukup mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi.
    • Warna dan model tidak banyak variasi.

    2. Kanopi Kaca

    Kanopi model kacaFoto: iStock/U. J. Alexander

    Apabila punya budget lebih dan ingin menerapkan rumah yang estetik, kanopi kaca bisa jadi opsi yang terbaik untuk hunian detikers. Sesuai namanya, kanopi ini terbuat dari material kaca

    Biasanya, kanopi kaca dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca, kemudian dipasang dengan menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

    Kelebihan Kanopi Kaca:

    • Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk.
    • Mudah diaplikasikan pada berbagai desain rumah minimalis.
    • Rumah jadi terlihat lebih elegan dan estetik.

    Kekurangan Kanopi Kaca:

    • Proses pemasangannya cukup rumit.
    • Punya ukuran lebih berat karena terbuat dari kaca.
    • Punya harga yang mahal, sekitar Rp 1.500.000 hingga Rp 1.800.000 per meter.

    3. Kanopi Polycarbonate

    Kanopi polycarbonate untuk teras depan rumah.Foto: Wikimedia Commons/Beeblebrox

    Model kanopi yang terakhir adalah kanopi polycarbonate. Atap tambahan ini terbuat dari material polimer spesial yang terlihat seperti plastik bening.

    Dari segi tampilannya, atap kanopi ini lebih cocok digunakan untuk melindungi bagian carport atau halaman belakang untuk menjemur pakaian.

    Kelebihan Kanopi Polycarbonate:

    • Dapat meredam radiasi panas matahari.
    • Pemasangannya lebih mudah.
    • Tahan lama dan fleksibel.

    Kekurangan Kanopi Polycarbonate:

    • Harganya sedikit mahal, sekitar Rp 700.000 per meter.
    • Sulit untuk dibersihkan.

    Itu dia tiga model kanopi teras depan rumah beserta kelebihan dan kekurangannya. Jadi, mau pilih kanopi yang jenis apa?

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Kanopi Spandek dan Alderon, Ini Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Ada banyak jenis lembaran kanopi yang dijual di pasaran. Yang paling terkenal adalah kanopi spandek dan kanopi alderon. Kedua kanopi ini dinilai tahan lama dan punya kualitas yang cukup baik/.

    Meskipun bisa diganti, kita harus betul-betul mempertimbangkan jenis kanopi apa yang cocok dan jadi pilihan kita. Oleh karena itu, kita harus mengetahui kelebihan dan kekurangan kanopi spandek dan alderon.

    Apa saja kelebihan dan kekurangan kanopi spandek dan alderon?


    Kanopi Spandek

    Kanopi atap spandek merupakan salah satu jenis kanopi yang terbuat dari campuran bahan alumunium dan seng. Beberapa produsen juga menambahkan beberapa bahan tambahan seperti silikon ke dalam campurannya untuk meningkatkan tingkat kelenturan produk atap. Dari komposisi bahan-bahan tersebut maka akan terciptalah produk kanopi atap rumah yang awet, kokoh dan ringan.

    Kelebihan

    1. Daya tahan yang baik dan awet
    2. Warna yang variatif
    3. Anti pecah, keropos serta anti rayap
    4. Pemasangan mudah
    5. Harganya terjangkau

    Kekurangan

    1. Daya serap panas tinggi
    2. Bising ketika hujan

    Kanopi Alderon

    Kanopi alderon terbuat dari baja ringan yang kuat. Tak hanya itu, kanopi alderon juga mampu meredam panas lebih baik dari kanopi spandek. Selain itu, kanopi alderon baja ringan juga dapat mendongkrak estetika dari rumah karena bentuknya yang menarik.

    Kelebihan

    1. Ramah lingkungan
    2. Mudah dibersihkan
    3. Tidak mudah terbakar
    4. Kedap suara
    5. Tahan dengan berbagai cuaca
    6. Meredam panas

    Kekurangan

    1. Harga relatif mahal
    2. Pilihan warna yang terbatas, hanya terdapat warna biru dan putih

    Berikut kelebihan dan kekurangan dari kanopi spandek dan alderon. Semoga dapat membantu detikers dalam memilih jenis kanopi yang sesuai dengan preferensi dan budget.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Ambruk! Baja Ringan di Kanopi Tetap Bisa Berkarat, Ini Biang Keroknya



    Jakarta

    Baja ringan sering kali digunakan sebagai bahan pengganti kayu saat membangun rumah. Bahan ini biasa digunakan sebagai rangka atap, partisi dinding, hingga penyangga kanopi.

    Banyak orang menyukai material ini karena bobotnya yang ringan dan harganya yang lebih ekonomis. Tak hanya itu, baja ringan juga anti rayap, anti korosi atau karatan, serta mudah dibentuk.

    Meski banyak keunggulan, penggunaan baja ringan yang kurang tepat justru bisa merugikan pemilik rumah, lho. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim mengungkapkan kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan baja ringan ketika membangun kanopi. Pemasangan baja ringan yang salah ternyata justru menyebabkan korosi yang bisa fatal bila dibiarkan.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringanya dianggap seperti pengganti besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Albert kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Apabila baja ringan dibiarkan berkarat, lama-lama bisa menggerogoti dan menghilangkan ketebalan. Alhasil, baja ringan akan mudah tertekuk, bahkan runtuh dalam kasus ekstrem.

    “Kebanyakan penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (bajanya),” katanya.

    Selanjutnya, Albert menjelaskan penyebab korosi akibat cairan semen yang mengenai baja ringan. Terdapat reaksi kimia pada campuran air dan semen yang bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    Adapun, sebenarnya baja ringan sebagai bahan yang sederhana menurut Albert, selama digunakan sesuai fungsinya maka akan tahan lama. Catatan yang perlu diingat adalah tidak mencampur baja ringan dengan cairan semen, maka akan aman dari korosi.

    “Seharusnya ada kolom beton dulu yang naik. Terus (kalau) kolom betonnya sudah jadi, sudah kering baru ditambahin sama baja ringan. Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. itu baru benar atau pakai material lain,” tutur Albert.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Kanopi yang Tak Bising Kena Hujan, Lengkap dengan Harganya di 2025


    Jakarta

    Kanopi menjadi salah satu elemen penting dalam hunian modern. Fungsinya tak cuma sebagai pelindung area tertentu seperti carport, tetapi juga menambah estetika rumah.

    Hanya saja, jangan sampai cuma asal estetik, namun kanopi mengeluarkan suara berisik saat musim hujan tiba. Beberapa jenis kanopi dirancang khusus untuk mengurangi kebisingan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni rumah.

    4 Jenis Kanopi yang Tak Bising Diterpa Hujan dan Harganya

    Penggunaan atap PVC (Polyvinyl Chloride) salah satu menjadi pilihan karena dianggap materialnya ringan dan mampu meredam suara saat hujan turun. Tapi, PVC punya kekurangan sebagai bahan kanopi yang dibuat dari pemrosesan plastik.


    Setiap jenis kanopi rumah memiliki keunggulan dan kekurangannya. Ada pula beberapa jenis lain seperti kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat. Berikut adalah perbandingan kelebihan, kekurangan, serta kisaran harga terbaru dari masing-masing jenis kanopi pada tahun 2025.

    1. Kanopi PVC

    Dikutip dari laman Aussie Tonneaus, PVC banyak dipilih sebagai produk dianggap lebih unggul dari lainnya. Kanopi PVC kedap air, tidak bising, dan tidak akan menyusut seiring waktu.

    Nia Noorrahmah dalam bukunya yang berjudul 21 Disain Atap Carpot, menjelaskan kanopi bahan PVC bersifat ringan seperti plastik, tetapi kuat dan tidak mudah patah. Selain dapat digunakan sebagai penutup atap carport, bahan ini pun biasa dipakai untuk atap teras, teritisan, atau kanopi jendela.

    Tapi kekurangannya, kanopi PVC yang berbahan plastik tentu tak ramah lingkungan. Plafon jenis ini juga masih menampilkan kesan plastik setelah dipasang.

    Ada kesan kurang rapi sebab sambungan antar panel tetap terlihat jelas. Material berbahan plastik juga pastinya tak sekuat bahan lain jika terpapar panas.

    Dilansir dari laman berbagai agen properti, kanopi PVC memiliki harga yang terjangkau dan tergantung pada motif yang ditawarkan. Rata-rata kisaran harganya Rp 85-130 ribu per meter persegi. Lalu tak jarang harga PVC dikombinasikan dengan bahan lain seperti aderon dan solarflat, dengan harga Rp 400-700 ribu per meternya.

    2. Kanopi Alderon

    Nah dengan berbagai kekurangan kanopi PVC, maka kini banyak yang beralih ke material UPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Ialah kanopi alderon, yang dikenal lebih ramah lingkungan dan punya permukaan bergelombang serta berongga.

    Dilansir dalam laman Alderon, karakteristik uPVC lebih kaku dan tidak mengalami proses plastisisasi. Bahan ini bebas dari kandungan BPA dan memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap api.

    Kandungan klorin (garam) dalam uPVC berperan dalam menghambat penyebaran api dan aliran listrik, sehingga material ini tidak mudah terbakar. Malah, bahan kanopi ini bukan cuma mampu meredam bising hujan, tapi juga meredam panas sehingga membuat ruangan menjadi lebih sejuk dan dingin.

    Di tengah segala kelebihannya, kanopi bahan ini punya kekurangan yakni harga yang agak lebih mahal. Selain itu, pilihan warnanya cenderung lebih sedikit. Kanopi alderon lebih banyak dipakai di hunian model modern.

    Harga kanopi alderon terkini dimulai dari harga Rp 550 ribu per meter, dalam laman Pro Konstruksi. Namun, harga dapat berubah tergantung jenis dan ketebalannya.

    3. Kanopi Solarflat

    Solarflat merupakan jenis kanopi yang terbuat dari lembaran polycarbonate, sangat cocok untuk rumah di daerah tropis. Semakin tebal material solarflat, semakin baik pula kemampuannya dalam meredam suara dan mencegah kebocoran.

    Solarflat tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, hingga 6 mm. Solarflat terbagi menjadi dua jenis, yaitu plain dan embossed. Versi embossed memiliki keunggulan dalam menjaga suhu ruangan lebih sejuk dibandingkan plain.

    Material ini dikenal tahan lama, kuat, dan tidak mudah pecah. Selain itu juga bisa dikombinasikan dengan penutup kanopi lainnya. Hanya saja, pemasangannya harus teliti sebab rentan bocor jika pemasangan kurang tepat. Pilihan modelnya pun terbatas.

    Dari segi harga, solarflat juga cukup tinggi yakni antara Rp 850 ribu hingga Rp 1,2 juta per meter. Harga ini dapat berubah tergantung jenis dan ketebalannya.

    4. Kanopi Polycarbonate

    Kanopi polycarbonate dibuat dari polimer khusus yang tampilannya menyerupai plastik bening. Kanopi ini sering menjadi alternatif pengganti kaca karena memberikan kesan transparan yang serupa.

    Kanopi polycarbonate tersedia dalam bentuk roll, lembaran, dan per meter. Harga dalam bentuk roll cenderung lebih terjangkau, tetapi tetap bergantung pada jenis dan ketebalannya.

    Material ini punya banyak keunggulan yakni bobotnya ringan, pemasangan relatif mudah, dan tentunya meredam suara bising hujan. Kekuatan polycarbonate juga tahan lama dan mampu menyaring radiasi panas matahari.

    Tapi, warnanya mudah pudar seiring waktu. Selain itu jika pemasangan tidak tepat, dapat menyebabkan kebocoran. Polycarbonate juga cenderung sulit dibersihkan.

    Harganya dalam bentuk roll dan lembaran berkisar rata-rata antara Rp 1.150.000-8.780.000. Dalam laman Monotaro, untuk panjang 11.8 meter, lebar 2.1 meter dan ketebalan 5 mm, seharga Rp 3.999.000-4.499.900, tergantung warna yang dipilih.

    Nah itulah tadi daftar kanopi yang tak bising dari hujan, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan harganya. Pemilihan yang tepat tergantung pada kebutuhan, desain rumah, serta anggaran yang tersedia. Semoga membantu!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pasang Kanopi Kaca? Cek Dulu Plus dan Minusnya


    Jakarta

    Kanopi kerap dipasang untuk melindungi teras hingga carport di rumah-rumah. Ada banyak material yang dapat digunakan untuk kanopi, salah satunya kaca.

    Sama seperti material lain, penggunaan kaca sebagai kanopi memiliki kelebihan dan kekurangan. Faktor-faktor ini perlu dipertimbangkan saat hendak memasang kanopi kaca di rumah atau bangunan lain. Lantas, apa saja plus-minus pasang kanopi kaca?

    Kekurangan Kanopi Kaca

    Dikutip dari situs Awnings.com, berikut sederet kekurangan kanopi dari kaca yang bisa dipertimbangkan:


    1. Biaya Produksi dan Pemeliharaan Tinggi

    Kanopi kaca membutuhkan biaya pembuatan mahal karena suhu tinggi yang diperlukan untuk memproses bahan baku. Materialnya juga bernilai tinggi sehingga biaya produksinya melejit.

    Kanopi kaca juga memerlukan pelindung dari benda-benda yang mungkin terjatuh atau terlempar. Sehingga biaya pasangnya kanopi rentan melonjak.

    Selain itu, material kaca mudah kotor dengan debu yang mudah menempel. Hal ini membuat perawatannya yang berkala membutuhkan biaya mahal.

    2. Material Rapuh dan Tajam

    Kaca termasuk material rapuh yang gampang terpecah belah. Bahannya mudah sekali pecah bahkan dengan sedikit tekanan. Kanopi dari material ini sulit menahan beban terlalu berat.

    Potongan-potongan kaca pecah yang tercipta juga sangat tajam dan bisa menyebabkan cedera. Sehingga perlu hati-hati saat terpecah.

    3. Sulit Dipasang

    Bukan hanya materialnya yang sulit diproses, kanopi kaca membutuhkan sistem pendukung yang kuat dan bagus. Pemasangan kaca pada kanopi perlu ekstra hati-hati dan membutuhkan tenaga ahli.

    4. Bikin Suhu Panas

    Indonesia termasuk negara tropis. Kaca yang transparan dapat menyerap terik sehingga membuat hunian panas dan gerah. Hal ini bisa menaikkan penggunaan listrik untuk menyalakan kipas atau AC.

    Jenis kanopi via My CanopyIlustrasi kanopi kaca Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Kelebihan Kanopi Kaca

    Selain kekurangan, kanopi kaca punya sejumlah kelebihan yang patut dipertimbangkan:

    1. Memberi Kesan Unik

    Kanopi kaca mampu mempercantik visual rumah. Bagian ini dapat menjadi titik daya tarik bagi siapa saja yang melihatnya. Hal ini dapat menguntungkan saat berniat menjual rumah.

    Kanopi kaca yang dipasang di bangunan komersial juga bisa menarik pengunjung. Apabila dimanfaatkan dengan baik, area di bawah atap ini dapat menjadi spot yang memikat.

    2. Sumber Pencahayaan Maksimal

    Kaca memungkinkan cahaya matahari tembus sepenuhnya. Atap transparan ini memudahkan banyak cahaya alami masuk dan menyorot interior rumah.

    Jika ingin rumah selalu terang dengan pencahayaan alami, kanopi kaca adalah pilihan yang tepat. Cahaya matahari yang menyorot juga bisa membuat warna dan dekorasi hunian menjadi lebih menonjol.

    3. Menghemat Energi

    Pintu masuk cahaya matahari menjadi maksimum dengan dipasangnya kanopi kaca dan membuat rumah selalu terang. Hal ini membuat pencahayaan buatan dari lampu tidak terlalu diperlukan sehingga meminimalisasi penggunaan listrik.

    4. Daya Tahan Lama

    Meski harga produksi dan pemasangannya agak mahal, material kaca punya daya tahan lebih lama dibanding plastik atau fiberglass. Hal ini mampu mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang alias tidak cepat diganti karena materialnya yang awet.

    5. Perlindungan dari Cuaca Buruk

    Kaca kuat bisa menahan hujan lebat dan angin kencang. Jika digunakan pada kanopi tentunya dapat melindungi hunian dari cuaca buruk. Halaman rumah maupun teras juga tetap kering dan tidak terkena cipratan air hujan.

    Dengan penjelasan kelebihan dan kekurangan kanopi kaca, detikers bisa mempertimbangkan kembali jika hendak menggunakan material tersebut. Sebagai pengingat, kanopi kaca perlu perawatan dan perlindungan ekstra agar tetap terlihat estetik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan 3 Jenis Kanopi Populer untuk Rumah


    Jakarta

    Kanopi adalah atap untuk melindungi bagian rumah yang terbuka seperti carport dan taman belakang. Ada berbagai jenis kanopi berdasarkan bahannya.

    Pemilihan bahan akan mempengaruhi budget, fungsi, dan pemasangan kanopi. Oleh karena itu, bahan kanopi perlu disesuaikan dengan budget dan kebutuhan rumah.

    Lantas, apa saja bahan-bahan kanopi? Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangannya?


    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky sempat menjelaskan jenis-jenis kanopi kepada detikProperti, berikut ini penjelasannya.

    Kelebihan dan Kekurangan Bahan Kanopi

    Inilah jenis-jenis bahan kanopi beserta kelebihan dan kekurangannya.

    1. Kanopi Kaca

    Kanopi model kacaKanopi model kaca Foto: iStock/U. J. Alexander

    Kanopi kaca adalah atap tambahan dari material kaca. Biasanya, kanopi ini dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca yang terpasang menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

    Kelebihan

    • Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk
    • Mudah diaplikasikan pada berbagai desain
    • Rumah terlihat lebih elegan

    Kekurangan

    • Proses pemasangan yang lebih rumit
    • Lebih berat
    • Harga berkisar cenderung mahal, sekitar Rp 1.500.000-1.800.000 per meter.

    2. Kanopi Polycarbonate

    Inspirasi Kanopi Teras di rumah.Ilustrasi kanopi polycarbonate. Foto: Homes by Monticello, Randy Colwell via The Spruce

    Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Dari kejernihan tampilannya, atap kanopi polycarbonate sangat cocok digunakan untuk kanopi di carport.

    Kelebihan

    • Meredam radiasi panas matahari
    • Pemasangan mudah
    • Tahan lama dan fleksibel

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 700.000 per meter
    • Sulit dibersihkan

    3. Kanopi Alderon

    Jenis kanopi via My CanopyJenis kanopi alderon via My Canopy Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Alderon adalah jenis material yang digunakan untuk kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga. Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena atap ini sangat cocok digunakan untuk rumah yang minimalis.

    Kelebihan

    • Kuat dan tahan lama
    • Kedap suara
    • Ramah lingkungan

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi
    • Warna dan model tidak bervariatif

    Itulah penjelasan tentang beberapa jenis bahan kanopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Kanopi yang Kuat dan Tidak Bising, Lengkap dengan Harganya


    Jakarta

    Pemasangan kanopi bisa menjadi solusi terbaik untuk menambah estetika rumah. Selain itu, hadirnya kanopi juga dapat melindungi area tertentu seperti carport, sehingga kendaraan tidak kepanasan atau kehujanan.

    Sebelum membeli kanopi, penting untuk mengetahui jenis-jenis atap yang digunakan. Sebaiknya, pilih atap kanopi yang punya material kokoh dan tidak bising ketika kena air hujan.

    Di pasaran, sudah ada beberapa jenis kanopi yang dirancang khusus mengurangi kebisingan dan diklaim kokoh. Untuk harganya sendiri bisa berbeda-beda tergantung dari jenis dan ukuran.


    Ingin tahu jenis-jenis kanopi yang kuat dan tidak bising? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Kanopi yang Kuat dan Tidak Bising saat Hujan

    Jika kamu berencana ingin memasang kanopi di rumah, sebaiknya ketahui dulu beberapa jenis atap kanopi yang kokoh, awet, dan tidak bising ketika hujan. Berikut jenis-jenis kanopi:

    1. Kanopi Baja Ringan

    Jenis kanopi yang satu ini banyak dipilih masyarakat karena ringan, kokoh, dan tahan karat. Material kanopi ini dilapisi dengan galvalum, yakni bahan yang terbuat dari campuran seng, aluminium, dan silikon.

    Keunggulan dari kanopi baja ringan adalah mudah dipasang karena hanya butuh baut khusus untuk menyambung antar lembaran baja. Selain itu, desain kanopi baja ringan juga dinilai estetis sehingga dapat memperindah rumah dari luar.

    Harga baja ringan bisa berbeda-beda tergantung dari panjang dan ketebalan. Dari pantauan detikProperti di berbagai toko online, Minggu (8/6/2025), harga atap galvalum 0,3 mm dibanderol sekitar Rp 165.000-250.000 per 6 meter.

    2. Kanopi Alderon

    Merek kanopi yang satu ini sangat populer di masyarakat. Kanopi Alderon menggunakan material uPVC atau unplasticized polyvinyl chloride yang merupakan turunan dari PVC.

    Mengutip buku Seri Rumah Ide – 30 Material Inovatif oleh Imelda Akmal Architecture, uPVC merupakan bahan yang lebih kaku dan tidak mengalami proses seplastis PVC. Bahan ini bebas dari kandungan BPA sehingga dinilai lebih ramah lingkungan.

    Material ini punya sejumlah keunggulan, yakni mengusung lapisan berongga yang berfungsi sebagai insulator panas dan suara, sehingga tidak bising saat hujan. Kandungan klorin (garam) pada atap uPVC diklaim dapat menghambat penyebaran api dan aliran listrik, sehingga material ini tidak mudah terbakar.

    Soal harga, atap Alderon memang lebih mahal daripada jenis atap lainnya untuk kanopi. Untuk atap Alderon uPVC R830 ketebalan 10 mm dibanderol sekitar Rp 175.500 per meter. Selain itu, ada juga atap Alderon uPVC single layer gelombang trimdeck dengan harga sekitar Rp 68.000 per meter.

    3. Kanopi Polycarbonate

    Kanopi jenis ini terbuat dari polimer khusus yang tampilannya mirip seperti plastik bening. Kanopi polycarbonate menjadi pilihan alternatif pengganti kaca karena dapat memberikan kesan transparan.

    Ada sejumlah keunggulan dari kanopi polycarbonate, mulai dari bobotnya yang ringan, pemasangan relatif mudah, kuat, tahan lama, serta dapat meredam suara bising saat hujan. Meski transparan, material kanopi ini dapat meredam suhu panas matahari sehingga bikin carport tetap sejuk.

    Namun, kekurangan dari kanopi jenis ini adalah dapat berubah warna menjadi kuning jika jarang dibersihkan. Perubahan warna tersebut diakibatkan oleh air hujan dan kotoran yang menempel. Untuk membersihkannya pun juga cukup sulit, sehingga dapat merusak estetika hunian.

    Harga kanopi polycarbonate bisa berbeda-beda tergantung ukuran, ketebalan, dan warnanya. Untuk kanopi polycarbonate ketebalan 1,2 mm dibanderol sekitar Rp 205.000 per meter.

    Demikian tiga jenis kanopi yang kokoh dan tidak bising saat hujan, lengkap dengan kisaran harga terbaru di 2025. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com