Tag: karat

  • Penyebab Pagar Besi Berkarat dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pagar besi merupakan bagian rumah yang tidak hanya berfungsi untuk keamanan, tetapi juga menjadi elemen dekorasi untuk mempercantik rumah. Namun, seperti banyak benda logam lainnya, pagar besi rentan terhadap karat.

    Kemunculan karat pada pagar besi bisa memperburuk tampilan, baik pagar itu sendiri maupun rumahmu secara keseluruhan. Lantas, apa yang menyebabkan pagar besi berkarat? Bagaimana pula cara mengatasinya.

    Mengapa Pagar Besi Bisa Berkarat?

    Sebagaimana benda logam lainnya, pagar besi bisa berkarat. Melansir BBC, Minggu (26/11/2023), karat muncul akibat hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang kita kenal sebagai karat.


    Melansir AR Iron, Minggu (26/11/2023), penting untuk memahami penyebab karat agar bisa mengatasinya dengan efektif. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan pagar besi berkarat adalah sebagai berikut.

    1. Cat Terkelupas

    Saat cat terkelupas, besi di bawahnya terpapar dan bisa mengalami karat.

    2. Cuaca

    Hujan deras dan kelembapan tinggi bisa memicu pertumbuhan karat, terutama di daerah yang sangat lembab.

    3. Kotoran dan Vegetasi

    Tumpukan kotoran atau tanaman yang tumbuh di atas pagar juga bisa mempercepat korosi.

    Tanda-tanda Karat dan Kerusakan Lainnya

    Ada beberapa tanda pagar besimu berkarat yang perlu kamu ketahui agar bisa segera mengambil tindakan. Tanda-tanda tersebut adalah sebagai berikut.

    1. Noda di sepanjang tiang, alas, atau permukaan batu lainnya yang berkontak langsung dengan pagar.

    2. Retakan di batu tempat karya besi terpasang.

    3. Pagar yang melengkung, gerbang yang berderit atau terikat. Hal ini karena karat bisa sedikit melemahkan struktur sehingga membengkok sedikit.

    Jika kamu mulai melihat tanda-tanda ini pada pagar besi di rumahmu, segera ambil tindakan untuk mengatasinya.

    Cara Mengatasi Pagar Besi Berkarat

    Setelah mengetahui tanda-tanda karat, cara-cara berikut bisa membantumu mengatasi masalah ini.

    1. Tetapkan Penyebabnya

    Identifikasi apakah karat disebabkan oleh cat terkelupas, kelembapan tinggi, atau pertumbuhan tanaman. Usahakan untuk mengatasi penyebab munculnya karat tersebut.

    2. Periksa Seluruh Pagar

    Jika ada karat di satu tempat, kemungkinan besar ada karat di tempat lain. Tandai area yang terkena karat untuk diperiksa lebih lanjut.

    3. Bersihkan Karat dengan Sikat Kawat atau Amplas

    Untuk karat yang ringan, amplas karat dari area yang terkena, lalu cat ulang. Pastikan cat baru sesuai dengan warna lama. Pertimbangkan untuk mengecat seluruh pagar jika terdapat beberapa bercak karat atau jika inspeksi mengungkapkan cat terkelupas di tempat lain.

    4. Hubungi Profesional Jika Perlu

    Untuk masalah yang lebih serius, seperti melengkungnya pagar, konsultasikan dengan profesional. Mereka bisa memberikan saran apakah perbaikan bisa dilakukan sendiri atau memerlukan bantuan ahli.

    Jika pagar melengkung atau ada kerusakan struktural, biasanya kamu harus mengganti bagian yang rusak tersebut. Para profesional biasanya akan menggunakan besi modern yang sesuai dengan tampilan dan fungsi aslinya.

    Pencegahan dan Pemeliharaan Pagar Besi Setelah Perbaikan

    Setelah perbaikan, langkah-langkah berikut akan membantu mencegah karat kembali.

    1. Lakukan Perawatan Rutin

    Bersihkan dan periksa pagar setidaknya sekali hinga dua kali dalam setahun. Bersihkan pagar besi dengan amplas atau sikat kawat jika mulai muncul karat di permukaannya.

    2. Cat Ulang Pagar

    Setelah perbaikan besar, pertimbangkan untuk mengecat ulang seluruh pagar. Gunakan cat tahan karat untuk melindungi dari korosi di masa depan.

    3. Gunakan Penetralisir Karat

    Sebelum mengecat pagar besi, aplikasikan netralisir karat atau campuran air lemon dan cuka pada area pagar besi yang berkarat.

    Demikianlah penjelasan mengenai penyebab pagar besi berkarat dan cara mengatasinya. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab dan langkah-langkah penanganan karat, kamu bisa mempertahankan kecantikan pagar besi di rumahmu dalam waktu yang lama. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alat Wajib buat Mengatasi Pagar Besi yang Berkarat di Musim Hujan



    Jakarta

    Pagar besi sering dipilih pemilik rumah karena bahannya yang cenderung praktis, tahan lama dan punya tampilan yang bisa membuat rumah kelihatan lebih mewah.

    Meski terbilang tahan lama, namun pagar besi tetap membutuhkan perawatan karena ada risiko berkarat. Apa lagi, pada masim hujan seperti saat ini.

    Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (3/1/2024), ada sedikitnya 3 alat yang wajib kamu punya buat mengatasi masalah karat pada pagar besi.


    Sikat Kawat, Kikir dan/atau Bor Listrik

    Kalau kamu memiliki gerbang besi yang menunjukkan tanda-tanda mengelupas atau terbentuk karat, sikat kawat adalah alat yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

    Bulu bajanya berfungsi dengan baik untuk menghilangkan cat atau kotoran yang lepas, terutama di area yang sulit dijangkau, seperti area yang tergulung atau batang yang terpuntir.
    Area yang membulat, seperti ini bisa menjadi tantangan untuk dijangkau dengan alat lain.

    Selain itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor menjadi sangat berguna atau alat multi berosilasi yang dapat mengampelas, mengikis, dan menggiling. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat jika Anda memiliki ruang yang cukup untuk menggunakannya.

    Permukaan datar juga cocok untuk peralatan listrik. Tapi kalau kamu ingin melakukannya dengan cara kuno, kamu bisa menggunakan sikat kawat atau kikir kasar.

    Kuas Pembersih Lubang

    Untuk area pagar besi yang membandel di mana menghilangkan karat mungkin lebih sulit, semprotkan asam fosfat di area yang lebih kecil; dan karat yang tersisa akan berubah menjadi serpihan hitam, dalam waktu 24 jam.

    Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih lubang kawat baja tahan karat. Sikat kawat dan pembersih lubang dirancang khusus untuk membersihkan permukaan tersembunyi dengan sangat efektif.

    Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

    Kuas Cat

    Menerapkan lapisan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan sepenuhnya merupakan langkah penting untuk mencegah karat kembali terjadi di masa depan.

    Untuk mengaplikasikan cat primer tersebut kamu hanya membutuhkan kuas cat berkualitas baik.

    Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak. Perkakas ini harus kamu masukkan ke dalam kotak peralatan pemeliharaan gerbangmu.

    Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior biasa untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Melawan korosi tidak harus menjadi sebuah perjuangan selama pemeliharaan gerbang besi dilakukan secara benar dan berkala.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Cat Ulang Pagar Besi yang Berkarat


    Jakarta

    Perubahan cuaca dari panas dan hujan dapat mengakibatkan pagar besi rumah kamu cepat berkarat. Kondisi ini membuat ketahanan pagar besi menurun dan mengganggu estetika bagian depan rumah.

    Melansir dari BBC pada Jumat (22/3/2024), karat pada besi dapat muncul akibat hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang kita kenal sebagai karat.

    Karat pada besi ini penyebabnya selain karena cuaca juga bisa dipicu besi yang kotor, terdapat tumbuhan yang tumbuh di dekatnya, hingga cat pelindung yang terkelupas.


    Untuk mengetahui pagar besi kamu telah berkarat terlihat dari tanda berikut.

    1. Terdapat noda kehitaman yang kasar dan timbul pada permukaan pagar.
    2. Bentuk pagar melengkung dan terdapat permukaan yang rusak atau bolong. Hal ini karena karat bisa melemahkan struktur besi.
    3. Pagar sulit saat ditarik dan didorong serta terdengar suara berderit.

    Jika sudah melihat tanda-tanda tadi, kamu tidak perlu mengganti pagar tersebut. Apabila pagar masih kokoh kamu bisa menghilangkan karat tersebut dengan pengecatan ulang.

    Mengutip dari The Spruce, berikut cara pengecetan ulang pagar besi yang berkarat.

    1. Bersihkan Karat pada Pagar Besi

    Gunakan sikat kawat saat membersihkan karat yang timbul dan cat yang terkelupas. Bisa juga menggunakan pisau dempul untuk mengikis karat.

    Setelah itu, ketuk logam secara perlahan dengan palu untuk menilai kekuatan besi masih bagus atau tidak untuk dicat ulang. Apabila logam tidak hancur atau patah saat terkena hantaman, berarti logam tersebut masih bagus untuk dicat ulang.

    2. Haluskan Permukaan Pagar

    Haluskan permukaannya dengan ampelas. Kali ini yang dihaluskan secara keseluruhan termasuk cat pagar besi yang masih bagus. Saat menghilangkan cat lama jangan menggunakan alcohol atau pelarut cat karena dapat membuat tekstur bergelombang pada cat baru.

    3. Berikan Penghilang Karat

    Setelah permukaan pagar besi yang berkarat dibersihkan dan dikeringkan, berikan cairan penghilang karat dengan cara dioleskan atau disemprotkan.

    Selama melapisi hindari adanya tetesan sehingga kamu perlu menambahkan lapisan di bawah pagar agar cairan tidak jatuh langsung ke tanah. Biarkan penghilang karat bekerja selama 24 jam.

    4. Cat Ulang Pagar

    Gunakan cat khusus untuk besi yang dicampurkan dengan thinner. Pengecatan ini memerlukan 3-4 lapisan cat agar warna yang diinginkan terlihat. Setiap lapisan kamu perlu menunggu sampai mengering sempurna maksimal 8 jam, baru melanjutkan dengan lapisan cat kedua hingga lapisan terakhir.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Hilangkan Karat di Keran Air


    Jakarta

    Karat adalah masalah yang umum terjadi pada barang-barang yang terbuat dari logam atau besi, salah satunya adalah keran air. Seiring berjalannya waktu, keran air yang terbuat dari logam akan berkarat.

    Salah satu penyebabnya adalah air yang mengandung tingkat oksigen dan mineral tertentu bisa memicu terbentuknya karat pada permukaan keran. Selain itu, kelembaban udara, dan paparan air yang terus-menerus juga mempercepat proses korosi dan pembentukan karat pada keran air.

    Ketika keran air sudah terlanjur berkarat, kamu harus tahu cara cepat untuk menghilangkannya. Dilansir dari laman Tapron UK, berikut adalah beberapa cara ampuh untuk hilangkan karat di keran air


    Hilangkan Karat Menggunakan Cuka

    Menghilangkan karat menggunakan cuka adalah salah satu metode yang paling murah dan mudah. Cuka adalah bahan rumah tangga serbaguna yang terkenal karena khasiatnya dalam menghilangkan karat. Begini langkah-langkah untuk menghilangkan karat dengan cuka:

    1. Tuangkan cuka putih ke dalam mangkuk.
    2. Rendam kain lembut di dalam cuka dan bungkus di sekitar area keran yang berkarat.
    3. Diamkan selama sekitar satu jam, dan biarkan cuka bekerja menghilangkan karat.
    4. Gosok keran secara perlahan dengan sikat gigi untuk menghilangkan karat yang terlepas.
    5. Bilas hingga bersih dengan air dan keringkan dengan kain bersih.

    Hilangkan Karat Menggunakan Lemon dan Garam

    Gabungan lemon dan garam adalah cara yang ampuh juga untuk menghilangkan karat. Sifat lemon yang asam digabungkan dengan kemampuan garam yang abrasive bisa menjadi solusi ampun menghilangkan karat bagi kamu yang menginginkan cara yang alami. Begini caranya:

    1. Potong lemon menjadi dua bagian dan taburkan garam meja dalam jumlah banyak pada salah satu bagiannya.
    2. Gunakan setengah lemon yang sudah ditaburi garam sebagai sikat untuk menggosok area keran yang berkarat.
    3. Peras lemon untuk mengeluarkan sarinya sambil digosok.
    4. Biarkan campuran lemon dan garam menempel di area yang berkarat selama sekitar 30 menit.
    5. Gunakan sikat gigi untuk menggosok sisa karat yang masih menempel.
    6. Bilas hingga bersih dengan air dan keringkan dengan kain bersih.

    Hilangkan Karat dengan Cairan Penghilang Karat

    Jika karat yang ada di keran sudah sangat tebal dan membandel, bahan-bahan alami seperti yang di atas tidak akan mempan untuk menghilangkannya. Lebih baik menggunakan cairan penghilang karat jika kondisinya sudah seperti ini. Kamu bisa membeli cairan ini di took atau secara online. Setelah itu, kamu bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini:

    1. Pakailah sarung tangan pelindung untuk melindungi tangan dari bahan kimia.
    2. Oleskan penghilang karat komersial sesuai instruksi pabrik.
    3. Diamkan selama waktu yang disarankan untuk melarutkan karat.
    4. Gunakan kain lembut atau spons untuk menyeka karat dan sisa penghilangnya.
    5. Bilas keran secara menyeluruh dengan air dan keringkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Baja Ringan Anti-Karat tapi Berkarat? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Baja ringan adalah bahan bangunan yang banyak digunakan sebagai pengganti kayu. Bahan ini biasanya digunakan sebagai rangka atap dan partisi dinding pada rumah.

    Nah, orang-orang senang menggunakan bahan ini karena memiliki banyak keunggulan sebagai pengganti material lainnya. Salah satu alasan utama menggunakan baja ringan antara lain bobotnya yang ringan, sehingga harganya pun bisa lebih ekonomis.

    Selain itu, baja ringan juga anti rayap, anti korosi, dan mudah dibentuk. Meski banyak kelebihannya, baja ringan bisa merugikan pemilik rumah jika menggunakannya dengan cara yang salah.


    Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim mengungkapkan kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan baja ringan ketika membangun kanopi. Pemasangan baja ringan yang salah ternyata justru menyebabkan korosi yang bisa fatal bila dibiarkan.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringanya dianggap seperti pengganti besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Albert kepada detikcom, Minggu (7/4/2024).

    Apabila baja ringan dibiarkan berkarat, lama-lama bisa menggerogoti dan menghilangkan ketebalan. Alhasil, baja ringan akan mudah tertekuk, bahkan runtuh dalam kasus ekstrem.

    “Kebanyakan penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (bajanya),” katanya.

    Selanjutnya, Albert menjelaskan penyebab korosi akibat cairan semen yang mengenai baja ringan. Terdapat reaksi kimia pada campuran air dan semen yang bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    Adapun, sebenarnya baja ringan sebagai bahan yang sederhana menurut Albert, selama digunakan sesuai fungsinya maka akan tahan lama. Catatan yang perlu diingat adalah tidak mencampur baja ringan dengan cairan semen, maka akan aman dari korosi.

    “Seharusnya ada kolom beton dulu yang naik. Terus (kalau) kolom betonnya sudah jadi, sudah kering baru ditambahin sama baja ringan. Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. itu baru benar atau pakai material lain,” pungkas Albert.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan Kesalahan Ini saat Bangun Kanopi, Bisa Rugi!



    Jakarta

    Kanopi adalah atap memanjang yang berguna untuk melindungi bagian rumah yang terbuka dari suhu dan cuaca. Biasanya letak kanopi ada di bagian depan rumah dan menempel pada dinding.

    Nah, bentuk kanopi yang beragam tentunya memiliki bahan yang bervariasi pula. Salah satu bahan yang sering dipakai adalah baja ringan karena pemasangannya yang cepat, mudah, dan hemat biaya.

    Baja ringan sebenarnya bahan yang cukup sederhana, sehingga tidak mudah rusak dan perawatannya juga tidak susah. Akan tetapi, cara memasang baja ringan salah justru malah mengakibatkan korosi dan kerugian lainnya.


    Lalu, apa yang membuat baja ringan pada kanopi cepat berkarat? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringannya dianggap seperti penggantinya besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim kepada detikcom, Minggu (7/4/2024).

    Albert menjelaskan penyebab korosi pada baja ringan disebabkan oleh cairan semen yang mengenai baja ringan. Reaksi kimia dari campuran air dan semen pada beton bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    “Penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja. Itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (baja ringannya),” ucapnya.

    Apabila baja ringan digerogoti karat hingga tipis, maka pilar kanopi harus diganti dengan yang baru. Hal ini tentunya membuat pemilik rumah harus mengeluarkan uang lagi buat perbaikan.

    Selain itu, baja ringan yang berkarat lama-lama bisa tertekuk dan rubuh pada kasus yang ekstrem, sehingga dapat membahayakan penghuni rumah.

    “Kalau orangnya lupa ganti (pilar kanopi), kebiasaan kan kita take it for granted, bikin penggunaan sudah, ditinggal-tinggalin terus lupa di-maintain. Nah, baja ringan kayak gini itu kalau sudah berkarat dibiarin terus-terusan ya bahaya buat yang ninggalin,” kata Albert.

    Bagi yang ingin menggunakan baja ringan untuk membangun kanopi, Albert menyarankan untuk membuat kolom beton yang agak naik terlebih dulu. Kemudian, kolom beton yang sudah kering bisa dipasang baja ringan.

    “Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. Itu baru benar atau ya pakai material lain,” pungkasnya.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertimbangkan Faktor Ini Saat Pilih Material Pagar Biar Awet dan Kuat


    Jakarta

    Banyak rumah menggunakan pagar untuk menjaga keamanan dan privasi penghuni rumah. Kamu pun bisa pertimbangkan untuk pasang pagar untuk melengkapi rumah.

    Namun, jangan asal saat pilih material pagar. Cari tahu dulu material yang kuat dan cocok dengan rumah kamu biar awet.

    Saat memilih material pagar, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini beberapa faktor penentunya, dikutip dari Bay Area Lions Gate, Selasa (20/8/2024).


    Tips Pilih Material Pagar

    1. Iklim

    Faktor pertama yang perlu dipertimbangkan saat memilih material pagar adalah iklim. Material pagar harus bisa menahan kondisi cuaca di area rumah.

    Jika tinggal di area dengan kelembapan tinggi, kamu bisa pertimbangkan material yang tahan korosi seperti aluminium atau baja anti karat. Kalau tempat tinggal kamu sangat panas, bisa pakai material tahan panas seperti aluminium dan vinil.

    2. Keamanan

    Selain itu, pertimbangkan juga keamanan dari material pagar. Material yang kamu pilih harus kuat dan tahan lama untuk mencegah penyusup masuk. Material seperti baja atau besi tempa adalah pilihan yang sangat bagus untuk keamanan.

    3. Perawatan

    Lalu, pertimbangkan cara merawat material pagar. Material yang kamu pilih harus mudah dirawat. Material seperti aluminium atau vinil memerlukan sedikit perawatan, sedangkan material seperti kayu perlu pewarnaan atau pengecatan secara teratur.

    Jenis-jenis Material Pagar

    1. Aluminium

    Aluminium adalah material yang ringan, tahan lama, dan anti karat. Gerbang aluminium juga mudah dirawat dan dapat dilapisi bubuk dalam berbagai warna untuk menghias properti.

    2. Baja

    Baja adalah material yang kuat dan tahan lama, sehingga memberikan keamanan yang sangat baik. Baja tahan benturan dan dapat bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem. Namun, gerbang baja memerlukan perawatan rutin untuk mencegah karat dan korosi.

    3. Kayu

    Kayu mempunyai tampilan tradisional dan dapat dicat untuk melengkapi tampilan rumah. Namun, gerbang kayu memerlukan perawatan rutin untuk mencegah pembusukan dan pelapukan.

    4. Vinil

    Vinil adalah material yang perawatannya rendah yang tahan terhadap pemudaran, keretakan, dan pengelupasan. Material ini pilihan yang bagus untuk daerah yang cuacanya sangat panas. Vinil juga hanya memerlukan sedikit perawatan.

    Itulah beberapa tips seputar pemilihan material pagar. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mencegah Karat (Korosi) Muncul di Furnitur Logam hingga Besi


    Jakarta

    Perabot rumah yang terbuat dari logam dan besi rentan berkarat, terlebih furnitur outdoor yang diletakkan di teras maupun halaman. Karat yang muncul dapat merusak mebel sehingga membuatnya tidak bisa digunakan kembali.

    Namun detikers tidak perlu khawatir, terdapat cara untuk mencegah furnitur rumah karatan. Dengan begitu, usia penggunaan perabot dapat tahan lama. Simak caranya di bawah ini.

    Cara Mencegah Karat (Korosi) pada Perabot Logam dan Besi

    Mengutip Bob Vila dan Granite Gold, berikut cara mudah melindungi furnitur rumah dari karat:


    1. Keringkan Usai Terkena Hujan dan Embun

    Risiko meletakkan furnitur di pekarangan yaitu terkena hujan. Jika mebel terbuat dari logam terguyur hujan, jangan membiarkannya basah dalam waktu lama, misalnya semalaman.

    Hal itu disebabkan karat bisa muncul pada permukaan logam yang basah akibat reaksi kimia yang terjadi antara zat besi, air, dan oksigen. Untuk menghindari itu, detikers dapat mengeringkan langsung perabot dengan kain mikrofiber setelah terkena hujan.

    2. Hindari Paparan Langsung Udara dan Sinar Matahari

    Saat proses korosi atau pengkaratan, logam akan bersentuhan dengan oksigen di udara. Perabot luar rumah bisa berkarat lebih cepat lantaran berada di udara terbuka dan terpapar matahari. Udara sendiri mengandung banyak uap air sehingga mempengaruhi kecepatan munculnya karat.

    3. Bersihkan Kotoran yang Menempel

    Debu maupun kotoran biasanya akan menempel pada mebel berbahan besi atau logam lain, terutama furnitur outdoor. Detikers bisa bersihkan perabot secara teratur agar tidak memicu karatan.

    Untuk noda membandel seperti minyak, perabot dapat dilap dengan kain lembut yang dicelupkan ke dalam air detergen secara perlahan. Furnitur logam juga bisa dijaga agar tetap mengkilap supaya tidak berkarat.

    4. Tutupi Furnitur saat Tidak Digunakan

    Furnitur outdoor sebaiknya ditutupi dengan penutup khusus saat tidak digunakan. Hal ini agar menjadi pelindung dari lembap, hujan, maupun sinar matahari. Pastikan untuk menutupi secara menyeluruh, termasuk bagian kaki-kakinya.

    Sebelum ditutup, mebel dapat dibersihkan terlebih dahulu dari debu dan kotoran yang menempel. Setelah ditutup, pemberat dapat diletakkan di atasnya agar penutup tidak terbuka jika cuaca berangin.

    5. Segera Perbaiki saat Karat Terdeteksi

    Saat rutin membersihkan perabot logam dan besi, karat yang muncul pada permukaan bisa saja terlihat. Usai melihatnya, detikers dapat segera melakukan perbaikan sebelum karat semakin banyak.

    Caranya bisa dengan amplas berpasir halus yang digosokkan perlahan ke area berkarat. Lalu bersihkan seluruh permukaan furnitur dari debu dan kotoran lain yang menempel.

    Nah, itu tadi cara mencegah karat muncul pada permukaan furnitur logam dan besi. Jangan segan membersihkan perabot logam dan besi ya detikers, agar bisa berfungsi dengan baik dalam waktu lama.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Masuk Musim Hujan, Ini 3 Alat yang Ampuh Cegah Pagar Besi Berkarat


    Jakarta

    Besi dikenal sebagai salah satu jenis material yang mudah berkarat. Pemicunya biasanya karena air atau lingkungan yang lembap. Mengingat akhir-akhir ini beberapa wilayah sering diguyur hujan deras, kamu perlu melindungi barang di rumah dari karat, seperti pagar besi.

    Pagar adalah penutup akses masuk ke rumah agar lebih aman, tertutup, dan rapih bila dilihat dari luar. Biasanya material yang sering digunakan adalah besi. Sebab, besi cukup tahan lama, harganya lebih terjangkau, dan mudah diolah. Di satu sisi, memang ada kekurangannya yakni pagar besi mudah berkarat.

    Agar pagar besi bisa lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat kamu perlu mencegahnya dan merawatnya. Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (16/10/2024), kamu bisa memakai 3 alat ini untuk mengatasi masalah karat pada pagar besi.


    1. Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

    Sikat kawat dan kikir dapat digunakan untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas. Apabila sudah seperti itu, kamu perlu mengikisnya dahulu baru ditutupi dengan cat atau lapisan yang baru.

    Sementara itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor juga dapat mengampelas, mengikis area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

    2. Kuas Pembersih Lubang

    Untuk area pagar besi yang sudah terlihat berkarat dan lebih sulit dibersihkan, kamu bisa menggunakan cairan kimia seperti asam fosfat. Dalam 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

    Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

    3. Kuas Cat

    Tahap selanjutnya adalah memberikan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini. Pastikan kamu memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

    Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagusan Kanopi Spandek atau Alderon? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Ketika memilih kanopi, banyakan dihadapkan dengan pilihan antara kanopi spandek dan alderon.

    Keduanya menawarkan keunggulan tersendiri dalam hal estetika, ketahanan, dan fungsionalitas.

    Kanopi sendiri adalah struktur atap yang digunakan untuk memberikan perlindungan area outdoor. Selain fungsinya sebagai pelindung, kanopi juga jadi elemen estetika yang bisa mempercantik tampilan bangunan.


    Perbedaan karakteristik material, daya tahan terhadap cuaca, dan biaya pemasangan membuat pilihan ini semakin menarik untuk dianalisis.

    Mengenal Atap Spandek

    Spandek adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran metal modern terdiri dari campuran zinc dan alumunium. Bentuknya lembaran bergelombang persegi.

    Atap spandek cenderung tipis, sehingga mudah penyok (apalagi ketika diinjak pada saat pemasangan)

    Biasanya, kanopi spandek digunakan untuk bangunan komersial, gudang, dan rumah hunian.

    Atap jenis ini memungkinkan variasi dalam penampilan dari yang minimalis hingga modern, karena desainnya sederhana. Terlebih, tampilan spandek kontemporer menarik secara estetika.

    Kelebihan Kanopi Spandek

    • Ketahanan terhadap benturan
    • Ekonomis
    • Banyak variasi tampilannya
    • Spandek ringan namun kuat dan kokoh
    • Tahan karat

    Kekurangan Kanopi Spandek

    • Punya daya serap panas yang tinggi
    • Tidak tahan korosi terhadap adukan semen atau mortar
    • Tidak tahan bahan kimia
    • Spandek cenderung tidak dilengkapi lapisan pelindung UV
    • Kurang bisa meredam suara, sehingga bisa bising saat hujan.

    Mengenal Atap Alderon

    Mengutip situs Alderon (PT Impack Pratama Industri Tbk), alderon adalah atap yang terbuat dari bahan Unplasticizide Polyvinyl Chloride (uPVC) yang diformulasikan dan direkayasa ulang.

    Umumnya, atap alderon punya ketebalan sekitar 10 mm. Struktur atap alderon berongga, rongga udara tersebut mampu meredam panas sangat baik. Tak heran jika jenis atap ini membuat ruangan di bawahnya menjadi lebih sejuk.

    Kelebihan Alderon

    • Sangat kuat dan kokoh
    • Mudah dibersihkan
    • Biaya perawatannya rendah
    • Ramah lingkungan
    • Mudah dipotong
    • Tidak merambatkan api dan tidak mudah terbakar
    • Mampu untuk meredam panas
    • Tidak mudah luntur dan tahan lama
    • Tidak berkarat
    • Tahan bahan kimia
    • Alderon kedap suara sehingga tidak berisik saat hujan.

    Kekurangan Alderon

    • Harga yang relatif mahal
    • Pilihan warnanya sedikit

    Dalam memilih antara kanopi spandek atau Alderon, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor seperti kebutuhan fungsional, estetika, dan anggaran yang tersedia.

    Dengan memahami perbedaan dan kelebihan masing-masing, semoga detikers bisa membuat keputusan yang tepat.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com