Tag: karpet

  • Langkah-langkah Pasang Karpet Sendiri, Anti Geser!


    Jakarta

    Karpet menjadi salah satu yang dibutuhkan untuk kehangatan di dalam rumah. Karpet juga memberikan kenyamanan untuk penghuni rumah, terlebih saat keluarga sedang berkumpul. Berbeda dengan penutup lantai lain, karpet juga berfungsi sebagai kedap suara.

    Pemasangan karpet ternyata tidak bisa asal. Saat kamu membeli karpet, biasanya sudah satu paket dengan pemasangan yang sudah termasuk dalam biaya total, tetapi apabila kamu ingin memasang sendiri itu juga merupakan salah satu cara yang tepat.

    Melansir The Spruce, Kamis (12/09/2024), berikut ini merupakan langkah-langkah untuk kamu memasang karpet sendiri.


    1. Bersihkan Lantai

    Membersihkan lantai sebelum memasang karpet sangat penting dilakukan. Kotoran bisa saja akan mengikis bagian bawah karpet dan menjadi penyebab utama timbulnya jamur pada karpet.

    Dengan membiarkan kotoran saat pemasangan karpet, membuat jamur lebih cepat berkembang karena adanya kelembapan dan kotoran. Dengan membersihkan kotoran dapat mencegah karpet kamu rusak dengan cepat.

    2. Pasang Strip Paku Karpet

    Paku karpet adalah potongan kayu dengan paku dan mengarah ke atas. Paku dipasang pada lantai dasar di sekeliling ruangan untuk mengikat tepi karpet.

    Pulled Back Carpet and Padding In Room of House.Strip paku atau tack strips merupakan benda yang terpasang di dinding. Bagian bawah karpet disebut padding atau bantalan.Foto: Getty Images/Feverpitched

    Hal ini membuat karpet tetap tertahan pada tempatnya, menjaga tepinya tetap rendah, dan menjaga karpet tetap kencang untuk menghindari kerutan. Strip perekat bisa dipasangkan pada semua jenis substrat, baik lantai kayu maupun beton.

    3. Sisakan Celah Antara Strip Paku dan Dinding

    Pasang strip perekat karpet dengan jarak 1/4 inci antara strip dan dinding, jangan pasang strip perekat pada dinding rumah.

    Ruang tambahan digunakan untuk menyelipkan tepi karpet di atas strip. Celah harus lebih kecil dari ketebalan karpet, sehingga bagian yang terselipkan tetap terjepit dengan erat di tempatnya.

    4. Pasangkan Bantalan di Antara Strip Paku

    Pastikan bantalan karpet berada di dalam perimeter bagian dalam yang dibentuk oleh strip perekat karpet. Bantalan harus menyentuh tepi bagian dalam strip perekat tetapi tidak boleh tumpang tindih dengan strip karena akan terjadi gumpalan.

    Jika mengalami kesulitan agar karpet tetap menempel pada strip perekat, mungkin ada bantalan atau halangan yang mengganjal.

    Gunakan bantalan yang berkualitas tinggi. Karpet berkualitas rendah akan berfungsi lebih baik jika bantalan di bawahnya berkualitas tinggi. Kepadatan merupakan salah satu cara untuk menilai kualitas bantalan karpet.

    5. Sewa Alat Pemasangan Karpet

    Untuk pemasangan yang kuat dan benar, dibutuhkan sejumlah peralatan profesional. Biasanya kamu memerlukan setrika jahitan, alat peregang listrik, dan penendang lutut.

    6. Gunakan Peregang Karpet dan Penendang Lutut

    Knee kickerKnee kicker atau penendang lutut. Foto: Getty Images/iStockphoto/BanksPhotos

    Alat ini akan memberikan tampilan yang rata dan kencang pada karpet yang akan bertahan bertahun-tahun. Penggunaan knee kicker juga bisa membantumu memasang karpet hingga ke sudut ruangan dan terpasang di strip paku atau tack strips.

    Itulah beberapa tips pasang karpet yang tidak mudah bergeser.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Membersihkan Karpet


    Jakarta

    Penggunaan karpet bisa menambah kehangatan dan kenyamanan di setiap rumah. Akan tetapi, penggunaan karpet dapat mengumpulkan kotoran dan noda seiring berjalannya waktu.

    Membersihkan karpet secara asal akan merusak karpet dalam waktu cepat. Secara tidak sengaja mungkin kamu sering melakukan kesalahan dalam membersihkan karpet.

    Melansir angi.com, Jumat (4/10/2024), berikut kesalahan umum dalam membersihkan karpet sehingga menyebabkan kerusakan pada karpet.


    Tidak Membersihkan Karpet Berdasarkan Jenis

    Karpet terbagi menjadi dua kategori, yaitu serat sintetis dan serat alami. Penting bagi kamu untuk mengidentifikasi jenis karpet yang kamu miliki, hal itu akan menentukan produk pembersih mana yang cocok untuk karpet kamu.

    Sebelum menggunakan produk pembersih, baca labelnya dan lihat apakah produk tersebut aman untuk bahan karpet kamu.

    Tidak Segera Membersihkan Noda

    Aturan praktis yang baik adalah semakin cepat kamu membersihkan noda, semakin sedikit waktu yang dimilikinya untuk meresap ke dalam karpet kamu. Namun, ada beberapa noda yang mungkin sulit untuk segera diatasi.

    Noda cair seperti kopi dapat meresap hingga ke bantalan karpet. Cobalah untuk menyerap sebanyak mungkin cairan dari karpet terlebih dahulu sebelum menggunakan pembersih apapun.

    Menggosok Noda

    Sering kali dalam membersihkan karpet kamu selalu menggosokan noda di karpet. Hal itu tidak disarankan karena dapat merusak serat karpet dan membuat berjumbai. Cara ini juga dapat mendorong noda semakin dalam ke dasar karpet.

    Cobalah untuk segera mengoleskan larutan pembersih pilihan kamu langsung ke area yang terkena noda. Setelah mengoleskannya, tepuk-tepuk noda dengan handuk atau kain lap. Metode ini akan membantu menyerap sisa cairan ke dalam handuk.

    Tidak Menyedot Debu Secara Teratur

    Menyedot debu secara teratur tidak hanya menghilangkan kotoran, debu, dan bulu hewan peliharaan, tetapi juga membuat serat karpet menjadi lurus dan terasa lembut.

    Menggunakan Produk Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Meskipun banyak produk pembersih yang bagus di pasaran, beberapa di antaranya menggunakan bahan kimia keras yang dapat menghasilkan asap beracun, seperti naftalena dan formaldehida.

    Untuk menghindari penggunaan produk pembersih yang beresiko, pastikan kamu membaca daftar bahan-bahan dengan seksama sebelum membelinya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini 7 Tips Pilih Wallpaper-Karpet Lantai untuk Kamar Tidur



    Jakarta

    Menata kamar tidur bukan hanya soal memilih perabot yang tepat, tetapi juga memperhatikan detail seperti wallpaper dan karpet yang bisa menambah kesan nyaman. Pemilihan wallpaper dinding kamar yang sesuai bisa menghadirkan suasana berbeda di ruang pribadi Anda.

    Dari motif hingga warna, semuanya perlu dipertimbangkan agar hasilnya sesuai dengan selera dan gaya desain interior. Selain itu, karpet lantai juga memainkan peran penting dalam menciptakan kenyamanan. Karpet yang tepat tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membuat kamar terasa hangat dan nyaman.

    7 Tips Memilih Wallpaper Dinding dan Karpet Lantai untuk Kamar Tidur


    Agar hasilnya maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih wallpaper dan karpet untuk kamar tidur Anda. Berikut telah dirangkum 7 tips memilih wallpaper dan karpet lantai untuk kamar tidur.

    1. Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan

    Salah satu hal pertama yang harus diperhatikan saat memilih wallpaper dan karpet adalah ukuran kamar tidur Anda. Jika ruangan berukuran kecil, pilih wallpaper dengan motif yang sederhana dan warna cerah untuk memberi kesan lebih luas. Wallpaper dengan motif besar atau terlalu ramai bisa membuat ruangan terasa sesak.

    Begitu pula dengan karpet, untuk ruangan kecil sebaiknya pilih karpet berukuran kecil atau medium yang tidak menutupi seluruh lantai. Karpet dengan warna netral atau pola minimalis akan membantu membuat kamar terasa lebih lega.

    2. Pilih Warna yang Tepat

    Warna wallpaper dan karpet harus selaras dengan tema warna keseluruhan kamar. Jika kamar tidur Anda memiliki furnitur dengan warna netral, Anda bisa bermain dengan wallpaper yang memiliki warna lebih mencolok atau bermotif. Namun, jika kamar Anda sudah penuh warna, sebaiknya pilih wallpaper dengan warna kalem.

    Begitu juga dengan karpet lantai. Karpet dengan warna senada atau kontras dengan dinding bisa memberikan tampilan yang harmonis atau dinamis, tergantung preferensi Anda. Pilihan warna yang tepat akan membuat kamar tidur terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

    3. Perhatikan Material Wallpaper dan Karpet

    Material wallpaper dan karpet sangat penting, terutama untuk kamar tidur. Pilih wallpaper yang mudah dibersihkan dan tahan lama. Ada beberapa material wallpaper yang tahan air, sehingga lebih mudah dirawat dan dibersihkan dari debu atau kotoran.

    Untuk karpet, pastikan memilih material yang lembut dan nyaman untuk dipijak. Karpet berbahan wol atau katun biasanya lebih nyaman untuk kamar tidur karena teksturnya yang lembut dan hangat di kaki.

    4. Pertimbangkan Kebutuhan Perawatan

    Kamar tidur adalah tempat di mana Anda ingin merasa rileks. Jadi pastikan Anda tidak memilih wallpaper dan karpet yang membutuhkan perawatan ekstra. Wallpaper yang mudah dibersihkan sangat disarankan, terutama jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.

    Karpet juga perlu dipilih berdasarkan kemudahan perawatannya. Karpet berbahan sintetis biasanya lebih mudah dibersihkan dan tahan terhadap noda, sementara karpet berbahan alami seperti wol mungkin memerlukan perawatan khusus.

    5. Pilih Motif yang Menenangkan

    Untuk kamar tidur, sebaiknya pilih motif wallpaper dan karpet yang menenangkan agar suasana tidur menjadi lebih nyaman. Motif yang terlalu ramai atau mencolok bisa membuat ruangan terasa berlebihan dan mengganggu waktu istirahat Anda.

    Motif floral atau geometris dengan warna lembut biasanya menjadi pilihan yang baik untuk wallpaper kamar tidur. Sementara untuk karpet, pilih yang bermotif sederhana atau polos agar tidak bertabrakan dengan motif wallpaper.

    6. Sesuaikan dengan Gaya Interior

    Gaya interior kamar tidur juga harus menjadi pertimbangan utama. Jika kamar tidur Anda bergaya minimalis, pilih wallpaper dengan motif yang simpel dan karpet yang tidak terlalu tebal. Untuk kamar bergaya klasik, wallpaper dengan motif bunga atau ornamen elegan bisa menjadi pilihan yang sempurna.

    Sesuaikan karpet dengan gaya interior tersebut. Karpet berbulu tebal cocok untuk kamar tidur bergaya klasik, sementara karpet tipis dengan pola sederhana cocok untuk kamar bergaya modern atau minimalis.

    7. Perhatikan Anggaran

    Meskipun wallpaper dan karpet bisa mempercantik kamar tidur, jangan lupa untuk tetap menyesuaikan dengan anggaran. Pilih wallpaper dan karpet yang berkualitas, tetapi tetap dalam batas anggaran yang Anda tetapkan. Tidak perlu selalu memilih yang paling mahal untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

    Ada banyak pilihan wallpaper dan karpet berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Yang penting adalah kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan Anda, bukan harga yang terlalu tinggi.

    Beli Wallpaper dan Karpet di Decorindo Perkasa

    Jika Anda sedang mencari wallpaper dan karpet lantai untuk mempercantik kamar tidur, Decorindo Perkasa adalah tempat yang tepat. Decorindo Perkasa menyediakan beragam pilihan wallpaper dengan motif dan warna yang bisa disesuaikan dengan gaya interior kamar. Selain itu, pilihan karpet yang nyaman dan berkualitas tinggi juga tersedia untuk melengkapi tampilan kamar tidur impian Anda.

    Anda bisa mengunjungi toko offline Decorindo Perkasa di Jl Dewi Sartika no 306A Cawang, Jakarta Timur, untuk melihat langsung koleksi wallpaper dan karpet yang tersedia. Jika tidak sempat datang ke toko, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi mereka di decorindoperkasa.com untuk melihat katalog produk dan melakukan pembelian secara online dengan mudah.

    Memilih wallpaper dinding dan karpet lantai untuk kamar tidur memang tidak bisa asal-asalan. Berkat mempertimbangkan beberapa tips di atas, Anda bisa mendapatkan kamar tidur yang nyaman, indah, dan sesuai dengan selera. Mulai dari ukuran, warna, hingga material, semua faktor ini perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal.

    Jangan ragu untuk membeli wallpaper dan karpet di Decorindo Perkasa. Hadir dengan banyaknya pilihan dan kualitas yang terjamin, Anda bisa menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan kamar tidur Anda!

    (Content Promotion/Decorindo Perkasa)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Pilih Karpet yang Cocok untuk Tangga Rumah


    Jakarta

    Memilih karpet terbaik untuk tangga bisa sulit karena karpet harus memiliki ketahanan dan ketebalan yang sesuai agar berfungsi dengan baik. Karpet juga harus terlihat bagus saat dipotong, dililitkan, dan diselipkan di sekitar tepi anak tangga dan tiang pagar.

    Jika kamu memiliki tangga yang sering dilewati atau memiliki anak kecil di rumah, disarankan untuk memasang karpet pada tangga di rumah kamu.

    Melansir The Spruce, Selasa (15/10/2024), berikut cara memilih karpet dan metode pemasangan untuk tangga rumah kamu.


    Cara Memilih Karpet untuk Tangga

    1. Pilih Bahan yang Tepat

    Dampak dari berjalan di tangga lebih besar daripada di permukaan datar karena adanya gaya gravitasi tambahan saat kamu menuruni tangga. Oleh karena itu, mempertimbangkan kualitas dan daya tahan bahan karpet. Pastikan juga permukaan karpet tetap rendah.

    Untuk tangga, kamu bisa coba pakai karpet nilon sintetis yang dipotong dengan permukaan yang rendah, sehingga menawarkan stabilitas optimal.

    2. Pertimbangkan Ketebalan

    Ketebalan karpet merupakan faktor penting dalam kesesuaian karpet untuk tangga. Karpet tebal dengan permukaan yang tinggi mungkin ideal untuk kamar tidur, tetapi terlalu tebal untuk tangga.

    Karpet yang terlalu tebal dapat membahayakan keselamatan karena saat melilit ujung depan tangga. Karpet tersebut berfungsi sebagai jalan menurun untuk kaki kamu. Tanpa permukaan yang kuat untuk menopang kaki, kamu berisiko untuk terjatuh.

    3. Ketahanan

    Ada perbedaan antara noda dan kotoran, meskipun tumpahan cenderung lebih sering terjadi pada karpet ruang keluarga daripada di tangga. Tetap penting untuk mencari karpet dengan kualitas tahan kotoran untuk tangga kamu.

    4. Gaya dan Penampilan

    Meskipun gaya karpet apapun dapat digunakan di tangga, ada baiknya untuk mempertimbangkan bagaimana tampilan karpet saat dililitkan di tepi tapak atau menyambung jahitan di sekitar tiang.

    Pertimbangkan juga pola pada karpet dan bagaimana tampilannya saat dipasang. Pola karpet harus diletakkan secara vertikal, jangan pernah horizontal di tangga demi alasan estetika dan performa.

    5. Pilihan Metode Memasang Karpet

    Metode Waterfall

    Tangga dengan karpetTangga dengan karpet Foto: Getty Images/iStockphoto/Elena Sgarabotto

    Dilakukan dengan menekuk karpet di tepi tangga dan membiarkannya jatuh lurus ke bawah hingga sejajar dengan anak tangga berikutnya.

    Ini adalah cara yang mudah dan cepat untuk memasang karpet dan karena alasan ini banyak pembangunan rumah menggunakan metode ini.

    Metode French Cap

    Karpet Tangga Hollywood/French CapKarpet Tangga Hollywood/French Cap Foto: The Spruce / Meg MacDonald

    Disebut juga gaya Hollywood adalah tampilan tangga yang mewah dan dirancang khusus. Pemasang membungkus karpet dengan erat di sekeliling tepi setiap anak tangga, lalu menyelipkan dan menjepitnya di bawah bibir tangga, menyesuaikan bentuk anak tangga.

    Metode ini membutuhkan lebih banyak waktu dan keterampilan dari pihak pemasang. Pelat tangga juga dapat dipasang dengan metode French cap untuk menonjolkan ujung tangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghilangkan Bau Tak Sedap Pada Rumah Tua


    Jakarta

    Memiliki rumah tua sering kali membawa tantangan tersendiri, salah satunya adalah bau apek yang tak kunjung hilang. Aroma khas ini biasanya timbul dari kelembapan, debu, hingga sisa-sisa bahan bangunan yang sudah menua.

    Tidak hanya mengganggu kenyamanan, bau ini juga bisa menciptakan kesan kurang bersih di dalam rumah. Tapi jangan khawatir, dengan beberapa langkah sederhana dan bahan yang mudah didapat, kamubisa menghilangkan bau tak sedap ini dan mengembalikan suasana segar di rumah kamu.

    Beri Pencahayaan Ruang untuk Matahari

    Melansir Everyday Old House, pada (27/10/2024), buka tirai dan jendela agar udara segar dapat masuk dan tidak ada udara yang terkurung di dalam ruangan, kunci utamanya adalah meningkatkan sirkulasi udara ke seluruh bagian rumah, termasuk sudut-sudut dan celah rumah tua.


    Buka semua jendela dan pintu berjeruji, serta nyalakan kipas angin untuk menciptakan aliran udara yang menembus setiap sudut rumah.

    Membuka rumah bukan hanya memberi kesempatan udara segar untuk bersirkulasi dan mengeringkan area lembap, tetapi juga memungkinkan sinar matahari masuk.

    Sinar UV dari matahari bertindak sebagai disinfektan alami dan memberikan panas kering tambahan yang membantu menghilangkan aroma khas rumah tua.

    Identifikasi Sumbernya

    Memahami penyebab bau pada rumah lama sangat penting untuk benar-benar menghilangkannya, tentu saja lebih mudah menyingkirkan sumber bau daripada sekadar menutupinya dengan wewangian lain, tapi ini sering kali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

    Lakukan pemeriksaan menyeluruh di ruang bawah tanah dan loteng untuk mendeteksi adanya kebocoran atau jamur, pastikan kamu memeriksa bagian bawah setiap wastafel, keran, dan pipa di rumah untuk mencari tanda-tanda kebocoran.

    Jika menemukan masalah, segera lakukan perbaikan, bila kamu masih kesulitan menemukan sumber bau, pertimbangkan untuk memanggil tenaga ahli. Apabila aroma apek tercium di rumah, sebaiknya hubungi tukang ledeng untuk memeriksa kondisi pipa lama yang mungkin mengalami kebocoran.

    Hilangkan Kelembapan

    Selain membiarkan udara segar dan sinar matahari masuk, jika rumah kamu terasa lembap, pertimbangkan untuk menggunakan satu atau dua dehumidifier.

    Biarkan dehumidifier ini menyala untuk menghilangkan kelembapan berlebih dari udara, yang dapat memicu pertumbuhan jamur, dan untuk membantu mengeringkan area rumah lebih lanjut.

    Tempatkan di area yang cenderung lembap, seperti ruang bawah tanah, ruangan sempit, atau kamar mandi. Ingat, dehumidifier memerlukan ruang yang cukup agar aliran udara tidak terhambat, jadi hindari meletakkannya terlalu dekat dengan furnitur atau dinding.

    Basmi Jamur

    Jamur tidak hanya menjadi penyebab utama bau pada rumah tua, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan lingkungan.

    Jamur dapat memperburuk alergi serta masalah pernapasan seperti asma, dan bahkan menyebabkan infeksi serius pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Oleh karena itu, penting untuk berhati-hati saat membersihkan jamur.

    Sebagai aturan, jika kamu menemukan area jamur lebih dari 10 kaki persegi, atau menduga ada jamur tersembunyi atau beracun, sebaiknya hubungi profesional untuk penanganan lebih lanjut.

    Jika kamu memutuskan untuk membersihkannya sendiri, bacalah terlebih dahulu panduan singkat dari Environmental Protection Agency atau EPA tentang Jamur dan Kelembapan di rumah untuk memahami cara aman menangani jamur di rumah kamu.

    Bersihkan Karpet dan Furnitur

    Kain berpori, seperti serat karpet dan pelapis jendela, cenderung menyimpan bau. Ini termasuk aroma tembakau, noda hewan peliharaan, tumpahan yang tidak dibersihkan dengan baik, bahkan muntahan.

    Sayangnya, karpet dan kain pelapis dapat menyerap bau tersebut dalam waktu yang sangat lama. Untungnya, ada beberapa cara untuk mengatasi sumber bau pada kain di rumah.

    Untuk pembersihan ringan, taburkan soda kue pada area yang terkena, biarkan semalaman untuk menyerap bau, lalu bersihkan dengan penyedot debu keesokan harinya. Alternatif lainnya, kamu bisa menyemprotkan campuran cuka putih dan air pada jok.

    Jika kamu membutuhkan pembersihan yang lebih menyeluruh dan kemungkinan besar kamu akan membutuhkannya, pertimbangkan untuk membeli atau menyewa pembersih karpet, atau serahkan tugas tersebut kepada profesional dengan menyewa jasa pembersihan.

    Atau mungkin solusi terbaik adalah melepas karpet, menurunkan dekorasi jendela, dan menggantinya sepenuhnya.

    Jika kamu cukup beruntung tinggal di rumah tua, kamu mungkin menemukan kejutan menyenangkan berupa lantai kayu keras yang indah yang tersembunyi di bawah karpet tersebut.

    Perhatikan Sistem HVAC

    Saluran udara, pipa, ventilasi, dan komponen lain dari sistem pemanas dan pendingin kamu mengumpulkan debu dan kotoran selama bertahun-tahun. Dalam beberapa kasus, hal ini juga dapat menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Kemungkinan besar, pemilik sebelumnya tidak merawat sistem HVAC mereka dengan baik. Jika sumber bau pada rumah tua berasal dari sistem HVAC kamu, ini bisa membuat baunya semakin parah kamu bisa tanpa sadar menyebarkan bau tersebut ke seluruh rumah kamu.

    Tergantung pada jenis sistem HVAC yang kamu miliki, kamu mungkin perlu mengganti filter udara. Filter udara berfungsi untuk menyaring kontaminan di dalam rumah kamu.

    Filter ini bisa saja tersumbat dan dipenuhi oleh hal-hal yang menyebabkan bau rumah tua. Setelah mengganti filter, pastikan untuk membuat jadwal pemeliharaan agar penggantian filter dilakukan secara rutin.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Menyesal! Ini 6 Kesalahan Desain Interior yang Harus Diperhatikan



    Jakarta

    Desain bersifat sangat pribadi, terutama dalam hal desain interior yang terkadang menggambarkan sifat dari pemilik rumah tersebut. Bisa saja bagi kamu cocok, namun bagi yang lain tidak terasa cocok dengan desain yang kamu inginkan.

    Kesalahan desain interior bisa terjadi dari masalah seperti lantai yang tidak terpasang dengan sempurna, hingga masalah kecil seperti ukuran karpet ruangan yang tidak sesuai.

    Dilansir The Spruce, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa kesalahan desain interior yang akhirnya membuat kamu kecewa dengan desain yang diinginkan.


    Memilih Pencahayaan yang Buruk

    Pencahayaan menjadi masalah umum dalam mendesain rumah. Pencahayaan sangat mempengaruhi dan penting dalam menentukan suasana hati serta nuansa suatu ruangan, seperti menggunakan lampu besar dan hanya mengandalkan satu pencahayaan.

    Solusinya untuk mengutamakan kehangatan dan individualitas, daripada hanya menggunakan lampu tersembunyi atau lampu langit-langit, gunakan pencahayaan berlapis. Campuran pencahayaan akan mempercantik dan menonjolkan rumah kamu.

    Melupakan Ukuran, Skala, dan Proporsi

    Kesalahan selanjutnya adalah membeli furniture dan dekorasi yang terlalu kecil untuk ruangan. Skala sangat penting untuk menyempurnakan desain kamu, dengan barang-barang yang kecil dapat membuat ruangan terasa berantakan.

    Mengukur dan menata seperti apa tampilan furniture agar ruangan tidak terasa sesak, hal ini juga mencegah pengeluaran berlebihan dalam jangka panjang.

    Kurangnya Skema Warna yang Melekat

    Penting untuk memilih warna yang tepat agar membuat keselarasan, seringkali rumah yang memiliki warna yang tidak sesuai.

    Jika kamu ingin warna-warna terlihat lebih serasi, kamu harus memulai dengan warna-warna dasar netral dan membangun skema warna di sekitarnya. Hal ini akan bekerja paling baik jika kamu menggunakan warna-warna yang berseberangan.

    Meninggalkan Kepribadian

    Masalah lain yang penting dalam desain rumah tetapi hampir terlalu mudah dilupakan adalah memasukkan selera pribadi kamu. Kebanyakan orang meniru tampilan yang mereka lihat di media sosial.

    Akan lebih baik jika desain pribadi dimasukkan ke dalam desain interior rumah. Hal ini akan membuat rumah terasa seperti yang kamu inginkan.

    Mendapatkan Ukuran Karpet yang Salah

    Karpet adalah sesuatu yang sulit untuk ditata dengan tepat, sehingga hal ini menjadi kesalahan yang paling umum. Jika karpet terlalu kecil, furniture akan diletakkan terlalu rapat sehingga membatasi gerakan dan menghasilkan tampilan yang sempit.

    Pelajari cara memilih karpet yang tepat agar ruangan terlihat lebih indah dan cantik, juga tidak membahayakan penghuni rumah seperti tersandung sisa karpet yang tidak terpasang.

    Jarak dan Ketinggian Dekorasi yang Tidak Tepat

    Jarak dan ketinggian yang tepat sangat penting untuk membuatnya terasa menyatu. Terkadang dekorasi yang salah akan membuang waktu dan biaya yang kamu keluarkan, sehingga ukuran jarak untuk dekorasi sangat penting untuk dipikirkan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pasang Karpet di Ruangan Ini, Nanti Menyesal!



    Jakarta

    Karpet sering kali menjadi alat yang dimanfaatkan untuk mempercantik ruangan. Dengan ditempatkan di atas lantai, karpet juga berfungsi membuat lantai menjadi lebih nyaman.

    Banyak kelebihan yang bisa didapat saat memasang karpet di ruangan. Namun, tidak semua ruangan bisa dipasang karpet. Pertimbangkan segala kebutuhan yang diinginkan saat memasang karpet di rumah.

    Melansir Better Homes & Gardens, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa ruangan yang tidak seharusnya dipasang karpet:


    1. Kamar Mandi

    Kamar mandi menjadi ruangan yang tidak seharusnya dipasang karpet. Hal ini karena adanya shower, wastafel, dan bak mandi yang menjadi area dengan tingkat kelembapan tinggi.

    Kamar mandi juga seringkali menjadi ruang terbatas dengan ventilasi yang lebih sedikit dibandingkan ruangan lain di rumah. Saat kamar mandi berkarpet, kelembapan akan mulai meresap ke dalam karpet, yang menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut.

    Pertimbangkan menggunakan ubin vinyl, laminasi, keramik, atau porselen. Hal ini karena memiliki ketahanan terhadap air, sehingga tidak perlu khawatir tentang jamur atau lumut yang tumbuh.

    2. Dapur

    Dapur berfungsi sebagai ruang serbaguna, seperti untuk memasak dan menyiapkan makanan. Sehingga lantai dapur harus bebas dari tumpahan dan kotoran, sedangkan karpet susah dibersihkan saat terkena noda dan kotoran.

    Pertimbangkan untuk memasang lantai kayu keras, laminasi, atau vinyl di dapur. Pilihan ini akan memudahkan pembersihan dan tahan terhadap keausan yang diterima lantai dapur. Gunakan alas lantai yang rendah atau yang dapat dicuci di dapur untuk menambah warna.

    3. Ruang Cuci

    Ruang cuci adalah area dengan tingkat kelembapan tinggi yang rentan terhadap penumpukan jamur dan lumut seiring waktu. Penumpukan yang lambat dapat dipercepat jika ada masalah dengan mesin cuci, seperti kebocoran pada mesin cuci.

    Kamu bisa menggunakan laminasi atau vinyl untuk lantai ruang cuci. Jika mesin cuci mengalami kebocoran atau perlu diganti, cukup menggeser keluar mesin cuci dan membersihkan tumpahan tanpa harus mengganti lantai.

    4. Ruang Bermain

    Pastinya kamu berpikir bahwa meletakkan karpet tebal di tempat yang sering digunakan anak-anak menjadi ide yang bagus. Adanya noda spidol, minuman, dan noda lainnya akan sulit dihilangkan terutama saat noda sudah kering atau menempel.

    Pertimbangkan untuk memakai ubin lantai busa yang dapat dipasang di seluruh ruangan. Selain itu, ubin ini memiliki berbagai pola dan warna sehingga kamu dapat memilih opsi yang paling sesuai di rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Tata Letak Ruangan Agar Terasa Nyaman



    Jakarta

    Saat pindah ke rumah baru, tata letak ruangan menjadi hal penting yang harus dipikirkan. Tata letak yang efisien dapat menghemat uang dan waktu kamu, serta ruangan terlihat rapi dan tidak berantakan.

    Banyak yang harus dipertimbangkan saat menata ruangan, seperti pengaturan pada tempat duduk dan menentukan fungsi ruangan yang akan ditata. Pertimbangkan juga ukuran furniture yang akan digunakan, agar ruangan tidak sempit.

    Melansir dengarden, berikut beberapa cara untuk merencanakan tata letak ruangan kamu agar lebih efisien.


    1. Mulai dengan Gambar di Kertas

    Ambil selembar kertas kosong untuk menggambar tata letak furniture sebelum memindahkannya secara fisik. Hal ini akan meminimalisir kesalahan yang akan dilakukan menata furniture, sehingga akan lebih menghemat waktu.

    2. Tetapkan Titik Fokus

    Hampir setiap ruangan kemungkinan besar memiliki titik fokus. Ruangan yang besar bahkan mungkin memiliki lebih dari satu titik fokus. Sebelum menempatkan furniture, carilah titik fokus utama ruangan, seperti pintu, jendela yang akan mempengaruhi penempatan.

    Misalnya di ruang keluarga, tempat duduk biasanya menghadap televisi yang bisa menjadi titik fokus tambahan. Karya seni, lampu hias, atau dinding aksen bisa dimanfaatkan untuk merencanakan tata letak yang efisien.

    3. Gunakan Karpet

    Pertimbangkan untuk menggunakan karpet sebagai panduan untuk penempatan furniture. Setelah menempatkan karpet di ruangan, mulailah menata furniture di atas karpet. Seperti di ruang tamu, dua kaki depan sofa dan kursi setidaknya harus berada di tepi karpet.

    4. Pilih Tempat Duduk yang Sesuai

    Di ruang tamu atau ruang keluarga, coba untuk memulai dengan sofa dan beberapa kursi yang nyaman. Pilih kursi tergantung dengan apa yang akan kamu lakukan di ruangan itu, dan sesuaikan dengan ukuran ruangan agar tidak sempit dan penuh.

    5. Keseimbangan dan Harmoni

    Simetri menjadi konsep kunci dalam hal penempatan furniture. Keseimbangan berarti keteraturan, stabilitas, dan harmoni sekaligus menciptakan ruangan yang menyenangkan secara visual.

    Dalam ruangan yang bentuknya tidak teratur, menemukan keseimbangan tidak akan mudah. Seperti gunakan seni dinding dan pencahayaan untuk membantu menciptakan ruangan yang merata.

    6. Pertimbangkan Lalu Lintas Ruangan

    Tidak ada yang lebih buruk daripada ruangan yang penuh dengan perabotan. Setiap ruangan membutuhkan ruang yang cukup untuk bergerak di dalam ruangan. Sebagai aturan praktis, sediakan jarak untuk memperlancar arus lalu lintas ruangan.

    7. Ciptakan Zona Fungsional

    Setiap ruangan memiliki fungsi, penempatan furniture harus disesuaikan dengan ruangan. Sebaiknya pertimbangkan penggunaan ruangan saat kamu mulai merencanakan, fungsi ruangan pada akhirnya akan membantu menentukan tata letak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Karpet yang Sudah Ketinggalan Zaman, Jangan Dipakai!



    Jakarta

    Dalam mendekorasi rumah, karpet bisa menjadi salah satu barang yang wahib dipertimbangkan untuk dipasang karena bisa mempercantik ruangan. Karena warna dan pola karpet bisa membuat rumah terlihat cantik serta menarik. Banyak pilihan warna yang bisa dicocokan untuk dekorasi rumah.

    Namun, tidak semua warna pada karpet cocok untuk diaplikasikan ke dalam ruangan. Ada beberapa warna yang sudah ketinggalan zaman sehingga sebaiknya tidak digunakan.

    Berikut beberapa daftar warna karpet yang sudah ketinggalan zaman.


    Warna Tebal dan Neon

    Meskipun menggunakan warna karpet yang berani dan neon, seperti hijau, jingga, merah muda, dan biru populer selama beberapa waktu, namun warna ini menonjolkan rona yang sangat cerah.

    Warna neon digunakan pada karpet sebagai cara yang menyenangkan untuk memadukan warna aksen, tetapi ada cara lain untuk mendesain ruangan dengan cara yang menyenangkan seperti dengan cat atau seni dinding.

    “Nuansa hangat seperti kuning keemasan, karat, merah karat tua, dan coklat kemerahan sedang tren, tetapi hindari warna merah terang dan asli pada karpet kamu. Ganti warna merah muda menyala dengan warna merah mawar,” kata Jill Greaves, seorang desainer interior.

    Abu-abu Dingin

    Seiring dengan semakin banyaknya orang yang memasukkan kehangatan, kenyamanan, dan warna ke dalam rumah mereka. Karpet abu-abu yang sejuk dapat menambah kesan suram dan tidak pada tempatnya pada ruangan yang ramai.

    “Abu-abu dingin sudah tidak relevan, gantilah dengan abu-abu yang lebih hangat dan warna netral seperti dempul. Warna ini sangat cocok dengan tren vintage dam tampilan pesisir yang lebih lembut,” ujar Greaves.

    Hitam

    Karpet hitam yang suram dan dramatis pernah menjadi tren di masa lalu, tetapi mungkin akan tetap menjadi tren di masa lalu. Tren desain yang menggunakan warna-warna berani, seperti hitam.

    Alternatif warna hitam yang paling dekat dan paling modern adalah coklat tua. Warna netral gelap ini menawarkan nuansa hitam yang sama muram dan menyelimuti tanpa tampilan yang ketinggalan zaman.

    Putih

    Ruangan serba putih termasuk karpet putih mencolok, juga ketinggalan zaman karena orang menginginkan lebih banyak tekstur, pola, kehangatan, dan warna di ruangan. Karpet putih hampir mustahil untuk tetap bersih.

    “Kita sudah terlalu lama menggunakan warna putih, saya rasa kita semua sudah bosan dengan ruangan serba putih dan mencari nuansa yang lebih hangat, seperti pola yang menarik atau tekstil yang lebih alami,” kata Greaves.

    Pertimbangkan lantai yang memiliki warna hangat alami. Jika mengganti karpet putih bukan pilihan, padukan daya tarik visual dengan melapisi karpet rumput laut di atasnya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Dekorasi Ruangan Agar Terlihat Mewah



    Jakarta

    Mendekorasi ruangan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Mendekorasi bukan hanya tentang mempercantik rumah, tetapi juga memasukkan desain pribadi yang diinginkan ke ruangan.

    Mendekorasi ruangan apapun bisa menjadi tantangan ketika keinginan dan anggaran tidak sesuai dengan yang direncanakan.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa cara untuk membuat ruangan apapun tampak dan terasa mewah tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.


    Tambahkan Dekorasi Jendela

    Jendela yang kosong mungkin terlihat kurang terawat, tetapi jendela yang dilengkapi gorden memiliki banyak kelebihan. Tidak hanya memberi privasi dan menyaring sinar matahari, tetapi membuat ruangan secara keseluruhan lebih mewah.

    “Hiasan jendela, dan khususnya gorden benar-benar menambahkan lapisan akhir yang membuat ruangan terasa lebih lengkap,” kata Julie Mitchiner, dari JAM Interior Design.

    Tekstur yang Lebih Banyak

    Pikirkan bantal beludru, selimut kasmir, dan karpet berbulu. Barang-barang aksen yang lebih kecil langsung memperindah ruangan dan memberikan kesan yang sangat canggih dan mewah.

    “Saya suka menambahkan berbagai tekstur mewah ke ruangan untuk mendapatkan tampilan yang terasa sangat mewah dan mahal.”kata Kathy Kuo.

    Singkirkan Kekacauan di Ruangan

    Tumpukan surat di meja dan gelas air minum yang tidak dibereskan akan membuat ruangan terasa berantakan, sehingga membuat ruangan jauh dari kata mewah.

    “Saat mendekorasi, lebih sedikit lebih baik. Kekacauan membuat ruangan tampak lebih kecil dan juga tidak menarik,” ujar Cassie Fruggiero, agen real estat.

    Untuk meningkatkan faktor kemewahan ruangan, luangkan waktu untuk sesi pembersihan yang serius. Pertimbangkan semua yang dipajang, mulai dari buku hingga peralatan di meja dapur. Hal ini akan membuat penghuni rumah tidak stres saat dilihat.

    Pencahayaan

    Pencahayaan bukan hanya kebutuhan fungsional, tetapi perlengkapan yang berfungsi ganda sebagai karya seni yang mencolok.

    “Lampu hias dapat memberikan dampak besar pada dinding yang kosong dan menciptakan kesan mewah di ruangan manapun atau lampu pahatan dapat berfungsi ganda sebagai karya seni,” kata Leslie Dapper, desainer utama di Rumor Designs.

    Pencahayaan seringkali menjadi titik fokus ruangan dan dapat menambah keanggunan, keunikan, dan gaya. Hal ini adalah cara cepat untuk mengubah tampilan dan dapat dilakukan dengan anggaran berapapun.

    Tambahkan Karpet

    Warna, pola, kehangatan, dan pijakan kaki yang lembut akan membuat ruangan terasa mewah. Manfaat menambahkan karpet ke ruangan manapun, seperti ruang tamu, lorong, atau kamar tidur membuat ruangan tampak mahal meskipun dengan karpet murah.

    “Karpet dapat membuat ruangan apapun tampak rapi, yang menciptakan ruang yang lebih bijaksana dan bermakna,” kata Sam Lund, dari Simply Sam.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com