Tag: kasa nyamuk

  • Area di Rumah yang Bisa Jadi Sarang Nyamuk, Cek Sekarang!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga pengganggu yang sering muncul di rumah. Biasanya nyamuk muncul pada malam hari untuk mengganggu penghuni rumah. Mereka menghisap darah manusia melalui kulit lalu meninggalkan rasa gatal disertai bentol pada kulit.

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management (APJIPMI), Boyke Arie Pahlevi, nyamuk yang paling sering muncul di rumah adalah Aedes Aegypti (penyebab demam berdarah), Culex (nyamuk malam yang sering terdengar berdengung), dan Anopheles (penyebab malaria yang umumnya di daerah tertentu). Selain itu, menurutnya, nyamuk juga lebih banyak muncul pada musim hujan.

    “Nyamuk lebih banyak muncul di musim hujan karena banyak genangan air yang jadi tempat ideal buat mereka bertelur dan berkembang biak,” kata Boyke saat dihubungi detikcom, pada Jumat (18/04/2025).


    Boyke juga mengatakan bahwa terdapat area di rumah yang berpotensi menjadi tempat atau sarang pertumbuhan jentik nyamuk. Di antaranya adalah ember atau wadah yang menampung air, pot tanaman terutama yang ada tatakan air, tempurung kelapa serta botol atau barang bekas yang bisa menampung air hujan, saluran air yang tersumbat, hingga kolam ikan yang tidak terawat.

    Jika terdapat salah satu dari area tersebut di rumah, sebaiknya cepat dibasmi agar tidak menambah pertumbuhan jentik nyamuk yang lebih banyak.

    “Caranya terapkan prinsip 3M yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang bekas. Gunakan larvasida pada tempat air yang tidak bisa dikuras. Rutin bersihkan dan buang air di wadah minimal seminggu sekali. Serta pastikan tidak ada air yang menggenang lebih dari 7 hari,” ujar Boyke.

    Mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain membasmi area sarang nyamuk di rumah, kamu juga bisa melakukan pencegahan agar mengurangi genangan air yang menjadi penyebab timbulnya sarang nyamuk. Boyke menyarankan 4 langkah pencegahan sebagai berikut.

    Rutin bersihkan tempat-tempat yang bisa jadi tempat air menggenang.

    • Pasang kasa nyamuk di jendela dan ventilasi.
    • Gunakan obat nyamuk (semprot, elektrik, atau oles).
    • Tanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender, serai wangi, atau daun mint.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Rumah Diserbu Banyak Nyamuk? Ini Penyebab dan Cara Basminya


    Jakarta

    Nyamuk kerap kali ditemukan berterbangan di dalam rumah, terutama saat musim hujan. Serangga penghisap darah ini memang sangat mengganggu karena gigitannya membuat kulit jadi gatal.

    Lebih dari itu, nyamuk juga bisa membawa penyakit dan menularkannya ke manusia. Belum lagi suara nyamuk cukup bising ketika berlalu-lalang dekat telinga. Nggak heran kalau kehadiran nyamuk dibenci oleh penghuni rumah.

    Namun, kenapa bisa ada banyak nyamuk masuk rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Nyamuk Masuk di Rumah

    Inilah beberapa alasan nyamuk menyerbu dan berkembang biak di rumah, dikutip dari Recon Pest Services.

    1. Mencari Tempat Berlindung

    Nyamuk akan mencari tempat berlindung dari cuaca dan angin. Nyamuk menyukai tempat yang hangat, gelap, dan lembap.

    Nah, salah satu tempat yang nyaman bagi mereka bisa jadi di dalam rumah. Beberapa tempat persembunyian nyamuk seperti di dapur, kamar mandi, dan lemari.

    2. Ada Celah Masuk Rumah

    Serangga bersayap ini pandai mencari celah untuk masuk rumah. Mereka bisa menyelinap melalui celah-celah kecil, retakan, dan bukaan pada pintu, jendela, kasa, dan garasi.

    Nyamuk juga tertarik dengan cahaya dari lampu. Mereka bisa saja masuk rumah di malam hari karena tertarik dengan lampu yang menyala.

    3. Ada Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak dan bertelur. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got dapat menarik nyamuk untuk mendekat.

    Sementara di dalam rumah, tanaman pot, minuman hewan, dan genangan air lainnya juga menjadi tempat nyamuk bertelur.

    4. Ada Sumber Makanan

    Tahukah kalau nyamuk betina lah yang biasa menghisap darah? Ya, nyamuk betina membutuhkan darah untuk bertelur. Dengan begitu, nyamuk tertarik bisa tertarik masuk rumah karena manusia dan hewan piaraan, yakni sumber makanan mereka.

    Selain itu, nyamuk juga memakan nektar tanaman. Kalau ada tanaman hias di dalam rumah, hal itu dapat menarik hama ini.

    Cara Agar Rumah Bebas Nyamuk

    Berikut ini beberapa cara untuk mengusir dan mencegah nyamuk masuk rumah.

    1. Tutup Akses Masuk

    Periksa celah dan bukaan di sekitar rumah yang bisa jadi titik masuknya nyamuk. Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat.

    Memasang kasa nyamuk pada pintu dan jendela adalah cara efektif untuk mencegah nyamuk masuk rumah. Perbaiki atau ganti layar penghalau nyamuk ini kalau rusak.

    2. Basmi Nyamuk

    Jika menemukan nyamuk di sekitar rumah, penghuni rumah bisa menepuk untuk membunuhnya. Namun, cara lain yang lebih efektif adalah menggunakan menyemprot cairan pembasmi nyamuk.

    3. Musnahkan Sarangnya

    Temukan dan musnahkan tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk di dalam dan di luar rumah. Periksa genangan air seperti tatakan pot tanaman dan mangkuk air hewan peliharaan.

    Jaga agar talang tetap bersih dan tidak tersumbat. Lalu, hindari menyiram tanaman di dalam ruangan secara berlebihan.

    4. Pelihara Tanaman Pengusir Nyamuk

    Ada beberapa tanaman yang tidak disukai nyamuk. Penghuni rumah bisa memelihara tanaman pengusir nyamuk seperti serai, rosemary, dan peppermint di sekitar rumah.

    5. Rawat Pekarangan Rumah

    Rawatlah pekarangan rumah agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk. Pangkas semak dan rumput yang terlalu tinggi secara teratur. Lalu, singkirkan daun-daun yang berserakan.

    Itulah penyebab dan cara mengusir nyamuk masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com