Tag: kasur

  • Bahaya! Ini Akibatnya Jika Sering Lompat-lompat di Atas Kasur


    Jakarta

    Kasur dibuat dengan permukaan yang empuk dan tahan terhadap beban. Tidak heran jika anak-anak suka melompat-lompat seperti sedang bermain di atas trampolin, menyenangkan dan sama sekali tidak sakit.

    Namun, kasur sebenarnya sama sekali tidak didesain untuk menahan beban untuk tekanan yang diakibatkan dari lompatan. Justru gerakan melompat di atas kasur dapat menyebabkan kerusakan dan bencana lainnya.

    Dilansir situs Sleep Junkie, berikut beberapa dampak yang timbul saat seseorang sering melompat-lompat di atas kasur.


    1. Kerusakan pada Pegas Kasur

    Di bawah permukaan kasur terdapat pegas atau baja yang elastis. Pegas ini penting keberadaannya di kasur, tanpa benda ini, kasur akan sulit kembali ke bentuk semula saat menerima beban.

    Pegas yang rusak akan menyebabkan perubahan pada permukaan kasur. Selain itu, apabila pegas timbul hingga ke permukaan akan berbahaya.

    2. Kerusakan pada Kerangka Kasur

    Selain pegas yang bisa rusak, kerangka kasur juga bisa patah karena menerima beban berat secara tiba-tiba secara berulang saat seseorang melompat di atasnya. Hal ini sangat mungkin terjadi jika orang melompat di atas kasur yang memiliki kaki-kaki dari kayu dan besi, terutama yang usianya sudah lama.

    3. Kerusakan pada Dinding dan Lantai

    Jika orang yang melompat di atas kasur banyak dan bobotnya berat tekanan dari kasur tersebut dapat membuat goresan, tekanan, hingga retakan pada dinding dan lantai. Sebab, ketika melompat, kasur juga bisa bergerak beberapa sentimeter sehingga menimbulkan goresan.

    Selain itu, getaran saat melompat juga bisa terasa hingga ke benda sekitar, apabila ada barang pecah beling, bisa pecah saat bergeser.

    4. Cedera Fisik

    Melompat di atas kasur dapat menyebabkan cedera fisik seperti jatuh, sakit pada leher dan kaki, serta bertabrakan dengan orang lain apabila melompat berbarengan dengan orang lain.

    5. Gangguan Tidur

    Bagi anak yang suka melompat-lompat di atas kasur, dapat menyebabkan tidurnya terganggu karena sulit rileks dan kelebihan energi.

    Itulah sederet bahaya yang bisa terjadi apabila terlalu sering lompat-lompat di atas kasur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Ternyata Jangan Langsung Rapikan Kasur Ketika Bangun Tidur, Ini Akibatnya



    Jakarta

    Apa yang biasanya dilakukan orang ketika bangun tidur? Bagi mereka yang terbiasa rajin, merapikan tempat tidur menjadi hal utama yang langsung dilakukan setelah itu baru melakukan aktivitas lain. Namun, hal tersebut justru tidak dianjurkan, loh! Kok, bisa ya?

    Dikutip dari situs Real Simple,=, faktanya ketika bangun tidur disarankan untuk jangan langsung merapikan atau membersihkan tempat tidur. Mengapa demikian? Sebab, tungau debu yang ada di kasur dapat tumbuh di tempat yang lembap, termasuk tempat tidur yang baru saja ditiduri semalaman.

    CEO MattressNextDay Martin Seeley menjelaskan bahwa rata-rata manusia berkeringat sebanyak 500 mililiter per malam sehingga tempat tidur menjadi lembap dan cocok bagi tungau berkembangbiak pada pagi hari.


    “Oleh sebab itu, penting untuk membiarkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit agar sirkulasi udara lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kelembapan secara menyeluruh di tempat tidur,” kata Seeley.

    Tungau debu yang hinggap pada tempat tidur dapat berbahaya bagi kesehatan manusia. Menurut American Lung Association, kotoran dari tungau debu dapat memicu reaksi fisik, seperti flu, mata berair, hingga bersin. Hal itu didapat dari sisa-sisa kotoran mereka yang menempel pada seprai yang kemudian dihirup manusia.

    Sebaiknya, ketika bangun pada pagi hari, bukalah seprai sebentar atau biarkan. Lalu, nyalakan kipas angin dan buka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara. Jadi, ketika bangun tidur tunda dulu merapikan tempat tidurnya, ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Jangan Abaikan, Ini 6 Tanda Kasur Kamu Perlu Diganti


    Jakarta

    Kasur yang nyaman punya peran penting untuk membuat tidur kamu nyenyak. Tentunya, kasur yang biasa kamu pakai ini tidak selamanya bisa dipakai apalagi jika sudah menunjukkan rasa tidak nyaman saat dipakai.

    Dikutip dari techradar, Jumat (29/12/2023), banyak yang berpikir bahwa mengganti kasur bukanlah hal yang diperlukan karena menganggap kasur hanya dipakai untuk rebahan. Padahal jika sudah menandakan rasa tidak nyaman, ini dapat berdampak pada waktu istirahat kamu menjadi tidak optimal. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini adalah 6 tanda kasur kamu sudah waktunya diganti.

    1. Masa Pakai Kasur 10 Tahun atau Lebih

    Baik kasur murah ataupun mahal, semuanya memiliki massa pakai. Ada beberapa model lateks premium yang bisa bertahan selama 20 tahun, tetapi diluar model itu banyak yang perlu diganti seperti model innerspring yang masa pakainya hanya 5-7 tahun. Sedangkan model hybrid dan busa memori bisa bertahan selama 10 tahun.


    2. Tubuh Selalu Terasa Sakit dan Nyeri

    Jika tubuh kamu sering terasa sakit dan nyeri ketika bangun tidur, kemungkinan penyebab utamanya adalah kasur kamu sudah tidak layak dipakai. Kasur yang sudah tua biasanya sudah tidak mampu menopang tulang belakang dan titik tekanan, sehingga membuat tubuhmu sakit. Rasa sakit ini bisa mengganggu aktivitas kamu dan membuat kamu terbangun di malam hari untuk mencari posisi yang nyaman ketika ingin kembali tidur.

    Jika kamu terbangun terus selama seminggu, kemungkinan ada masalah pada kasur kamu. Namun, jika tubuh kamu terasa sakit seharian dan dalam jangka panjang, kemungkinan kamu perlu memeriksa ke dokter karena kemungkinan masalah tersebut bukan lagi berasal dari kasur kamu.

    3. Kasur Menggumpal atau Kendur

    Seiring bertambahnya usia kasur, kualitasnya akan mudah rusak dan membuat kasur kamu menggumpal dan kendur. Tentunya ini bisa berdampak pada kualitas tidur kamu menjadi terganggu. Untuk jangka waktu tertentu kamu bisa saja mengurangi kendurnya, tetapi ini tidak bisa memperbaiki sehingga kamu perlu mengambil tindakan dengan membeli kasur baru.

    4. Kasur menguning

    Seiring bertambahnya usia kasur kamu, pasti akan menunjukkan tanda menguning karena kasur mulai oksidasi. Proses ini alami terjadi karena oksigen di udara dan membuat kasur menjadi kuning. Noda oksidasi ini tidak berbau, tetapi sulit dihilangkan ketika dibersihkan. Ada baiknya kamu perlu memastikan terlebih dahulu jika noda tersebut bukan timbul karena faktor lain, seperti keringat, bakteri, jamur, atau tungau debu. Jika dapat dibersihkan, mungkin kamu hanya perlu menambahkan pelindung kasur dibanding langsung mengganti kasur dengan yang baru.

    5. Pegas Kasur Berderit dan Terasa Menyembul

    Masalah ini sering terjadi pada kasur pegas di dalamnya yang ditutupi lapisan busa. Busa dapat rusak dengan lebih cepat dibanding jenis kasur lainnya, dan ini bisa membuat adanya tekanan pada pegas sehingga kemungkinan kamu bisa merasakan pegas menyembul atau bahkan mulai menampakkan bentuknya saat kamu berbaring.

    6. Membuat Alergi

    Jika kamu penderita alergi, dan terasa semakin parah saat berbaring di tempat tidur, kemungkinan penyebabnya ada pada kasur. Terutama tanda-tanda ini terjadi jika masa pakai kasur kamu sudah tua sehingga kemungkinan tumbuhnya sarang jamur dan bakteri jika tidak rutin dirawat. Oleh karena itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan kasur secara menyeluruh terlebih dahulu dengan menghilangkan debu, tungau, kulit mati, dan alergen lainnya. Lapisi juga kasur kamu dengan pelindung anti alergi. Perhatikan juga jika penyebab alergi kamu kambuh karena bantal atau bukan. Jika dari usulan berikut tidak memberikan perubahan, kemungkinan kamu perlu mengganti kasur dengan yang baru.

    Itulah 6 tanda kasur kamu sudah waktunya perlu diganti. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih Spring Bed yang Nyaman dan Berkualitas



    Jakarta

    Banyak orang memilih kasur spring bed karena memiliki kualitas yang lebih baik dari jenis kasur lainnya. Dengan rentang harga mulai dari 1 jutaan hingga puluhan juta, kamu akan mendapatkan kasur yang nyaman, empuk, dan berkualitas.

    Memutuskan untuk memilih spring bed supaya dapat tidur dengan nyaman langkah awal yang tepat. Oleh karena itu, sebelum membeli Kasur spring bed, lebih baik kamu mengetahui berbagai tips untuk memilihnya agar tidak salah beli. Yuk! Simak penjelasan lebih lanjut.

    Kelebihan Kasur Spring Bed dari Jenis Kasur lainnya

    Melansir dari Mustikaland, Selasa (9/1/2024), spring bed memiliki kelebihan yang tidak dimiliki jenis kasur lainnya di pasaran. Kasur jenis spring bed ini sering diminati karena terkenal tahan lama dan kuat. Hal ini disebabkan kasur ini dapat menopang beban tubuh yang berat sekalipun dengan menggunakan per atau pegas pada bagian dalamnya.


    Berbeda dengan kasur busa, kasur spring bed tidak akan mudah kempes meski digunakan tidur dalam waktu yang lama. Kelebihan lainnya adalah desain yang modern dan elegan sehingga kasur ini tepat melengkapi ruangan kamu.

    Saking diminati oleh banyak orang, terkadang ada produsen spring bed nakal yang membuat kasur dari bahan yang berkualitas rendah. Oleh sebab itu, kamu perlu mengetahui cara memilih kasur spring bed yang tepat dan memperhatikan beberapa ciri-ciri kasur spring bed yang berkualitas. Simak tips memilih kasur spring bed berikut.

    Tips Memilih Kasur Spring Bed Berkualitas

    Masih melansir dari situs yang sama, ada beberapa poin di bawah ini untuk mendapatkan kasur spring bed berkualitas impian kamu.

    1. Periksa Ketebalan Kasur

    Semakin tebal sebuah kasur, tentunya makin nyaman dan empuk untuk ditiduri. Kasur tebal juga lebih awet untuk digunakan. Perlu kamu ketahui tentang ketebalan kasur karena akan mempengaruhi kenyamanan tubuh kamu. Salah satu untuk mengetahui layaknya kasur yaitu dengan mengetahui ketebalan kasur spring bed di pasaran yaitu 22 cm hingga 40 cm.

    2. Sesuaikan Ukuran Kasur dengan Kebutuhan

    Di pasaran tentunya menjual kasur spring bed dengan berbagai macam ukuran. Jika kamu mencari tempat tidur untuk diri sendiri, cobalah memilih ukuran single size (90 cm x 200 cm atau 100 cm x 200 cm). Kasur single ini juga tepat untuk digunakan anak.

    Jika kamu memerlukan kasur untuk dua orang, kamu dapat memilih queen size (160 cm x 200 cm), yaitu ukuran yang tepat untuk digunakkan dua orang. Untuk kamu yang memiliki ruangan yang besar, ukuran king size (180 cm x 200 cm) adalah ukuran yang tepat untuk ruangan besar. Selanjutnya , ukuran yang paling besar adalah super king size (200 cm x 200 cm). Ukuran ini dapat digunakan oleh tiga orang dewasa karena ukuran kasur yang luas.

    3. Kenali Jenis Kasur Spring Bed

    Kasur spring bed menggunakan per dalam pembuatan kasur. Per memiliki dua jenis yaitu bonnel spring dan pocket spring. Mari kita simak perbedaan per berikut ini.

    Bonnell spring

    Per yang satu ini lebih murah namun tetap dapat tahan lama. Kasur spring bed yang berkualitas standar banyak menggunakan per ini. Bonnel spring terbuat dari kawat ulir dengan bahan baja terhubung dari satu per ke per yang lain sehingga dapat bergerak bersamaan ketika terkena tekanan tubuh. Meski jenis per ini memiliki harga ekonomis, kasur ini memiliki sifat tahan lama.

    Pocket spring

    Berbeda dengan bonnel spring yang saling berhubungan dengan satu per ke per lainnya, pocket spring dapat berfungsi secara mandiri. Pocket spring dapat menjaga kasur dari guncangan ketika terkena tekanan tubuh. Kasur yang memiliki per ini dapat menjaga tubuh dari risiko sakit tulang belakang sehingga tidur semakin nyaman. Per yang terdapat dalam kasur ini memiliki lebih banyak per dibanding dengan per lainnya. Oleh karena itu, bobot kasur ini lebih berat juga dari kasur bonnel spring.

    4. Jumlah Per atau Pegas yang Digunakan

    Setelah membaca perbedaan jenis per, kamu juga harus mengecek berapa jumlah per yang digunakan. Sebab, kasur spring bed yang berkualitas adalah yang memiliki per yang terbanyak. Bahkan, kasur spring bed yang memiliki jumlah per yang banyak dijual lebih mahal.

    Kasur spring bed memiliki 140 buah per di setiap perseginya. Tentunya, jika kamu ingin kasur yang berkualitas maka kamu harus mencari jumlah per yang lebih banyak.

    5. Pilihlah Bahan Matras Topper yang Berkualitas

    Perlengkapan kasur spring bed yang berkualitas yaitu juga menggunakan lapisan di atasnya. Lapisan ini dinamakan matras topper dan biasanya terbuat dari bahan lateks dan bahan busa. Fungsi dari matras topper adalah untuk memberikan kenyamanan dan sensasi lebih empuk untuk tubuh.

    Demikian 5 tips memilih spring bed yang nyaman dan berkualitas. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Kenapa Kasur Perlu Rutin Dibalik dan Diputar



    Jakarta

    Kasur yang nyaman dapat mempengaruhi kualitas tidur kita. Kualitas tidur yang baik tak cuma mempengaruhi kepada kesehatan fisik juga kesehatan mental.

    Maka dari itu, perawatan terhadap kasur itu sangat penting untuk menjaga kondisi kasur. Salah satu perawatan kasur yang paling mudah adalah dengan cara membalik atau memutarnya.

    Namun, apa alasan kasur perlu rutin dibalik dan diputar, serta apakah ini berlaku untuk semua jenis kasur? Mengutip dari Family Handyman, Selasa (30/1/2024), berikut penjelasannya.


    Perawatan Kasur berdasarkan Ukuran dan Bahannya

    Setiap kasur memiliki ukuran yang berbeda sehingga perawatannya pun juga berbeda. Mulai kasur busa yang tebal, kasur memiliki bagian atas yang halus, bahkan springbed.

    Victoria Wildhorn, seorang spesialis konten kesehatan tidur di Mattress Clarity, mengidentifikasi enam jenis kasur, yakni keras, lembut, springbed, busa, dan hybrid. Setiap kasur perlu ditangani secara berbeda, oleh karena itu penting untuk mengikuti rekomendasi pabrik untuk perawatan kasur.

    Kasur kecil dan empuk bisa cepat terasa kempes, kata Wildhorn, sementara kasur besar dan kokoh menahan bentuknya lebih lama. “Seperti halnya lantai dan meja yang berbeda di rumah kamu, kamu harus menggunakan produk pembersih yang tepat untuk bahan busa versus bahan mewah,” kata Wildhorn. Tentu kamu tidak ingin membuat kondisi kasur menjadi lebih buruk karena kesalahan.

    Mengapa Kasur Perlu Dibalik dan Diputar?

    Sebagian orang memiliki sisi tempat tidur favorit pada area kasur. Kamu mungkin tidur pada permukaan yang sama pada jangka waktu yang lama, hal ini menyebabkan, area kasur terasa sudah kempes lebih cepat.

    Untuk mengatasinya, memutar dan membalik kasur dapat membantu meratakan masalah kempes pada kasur. Wildhorn mengatakan, hal ini bisa memperpanjang usia kasur. Menurut dia, ketika kasur diputar 180 derajat, maka akan membantu kamu membantu mempertahankan kenyamanan pada area punggung yang sangat penting untuk mendapatkan istirahat malam yang baik.

    Kasur dengan cekungan di tengah tidak senyaman kasur yang dirawat dengan baik. kamu akan tidur lebih nyenyak dan kasur akan bertahan lebih lama dengan perawatan rutin.

    Seberapa Sering harus Memutar atau Membalik Kasur?

    Layaknya membersihkan kasur, kamu dapat melakukannya secara rutin. Punggung kamu mungkin juga memberi tahu kapan waktunya. “kamu akan bangun dengan tidak nyaman atau lebih sering kesakitan, mungkin ada jejak dari tubuh di mana kamu tidur, dan mungkin tidak ‘bangkit kembali’ seperti dulu,” ujar Wildhorn.

    Drew Miller, direktur pemasaran, konsultan tidur, dan salah satu pemilik Sit ‘n Sleep, memberikan beberapa panduan tentang kapan harus membalik dan memutar kasur. “(Kasur) busa, kasur lateks, dan springbed dalam yang lebih baru harus diputar satu hingga dua kali per tahun. Beberapa produsen kasur busa dan kasur hybrid menyarankan setiap tiga hingga enam bulan,” saran Miller.

    Demikian alasan mengapa kasur perlu diputar dan dibalik. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Kayak Kasus di Pondok Ranji, Begini Buang Kasur Bekas yang Benar


    Jakarta

    Belum lama ini terjadi sebuah insiden KRL yang diakibatkan kawat spring bed. Kejadian ini berimbas pada terhambatnya perjalanan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung di Stasiun Pondok Ranji.

    Dikutip dari detikFinance, Senin (5/2/2024), terhambatnya Commuter Line nomor 1772 itu karena ada oknum yang membuang spring bed sehingga kawatnya menyangkut pada rangkaian bawah kereta.

    Nah, buat kamu yang punya spring bed atau jenis kasur bekas yang tak terpakai lainnya, sebaiknya jangan dibuang pada sembarang tempat sebab dapat berpotensi membahayakan orang lain seperti kejadian di atas.


    Lalu, bagaimana caranya membuang kasur bekas atau terpakai dengan benar dan aman? Dikutip dari The Spruce, Senin (5/2/2024), berikut cara buang kasur tak terpakai dengan benar.

    Daur Ulang kasur

    Untuk kasur yang memiliki ukuran yang besar (tergantung pada ukuran kasur), akan sulit untuk didaur ulang. Namun, ada beberapa komponen yang dapat didaur ulang, sekitar 80 persen bahan dalam kasur dapat didaur ulang.

    Saat kamu membuang kasur ke tempat sampah, bahan-bahan tersebut terbuang percuma. Jadi, cara terbaik untuk mendaur ulang kasur bekas adalah melalui jasa daur ulang kasur yang akan menjemputnya, menghancurkannya, dan mendaur ulang.

    Atau kamu juga dapat mendaur ulang sendiri dengan mengambil komponen yang penting seperti isi kapuk untuk isi bantal, kain sebagai kain perca, kawat dan bahan lainnya.

    Menyumbangkan kasur

    Cara membuang kasur bekas berikutnya adalah dengan menyumbangkannya. Sebelum menyumbangkan kasur bekas milikmu, pastikan tidak ada kerusakan dan terlihat masih layak. Sebab jika kasur yang disumbangkan kondisinya dalam kondisi buruk, kemungkinan akan berakhir di tempat sampah.

    Atasi masalah seperti noda, robekan, lubang, sobekan, jamur, atau kutu busuk sebelum kasur disumbangkan. Jika ingin menyumbangkan kasur bekas, kamu juga dapat menjangkau tempat penampungan tunawisma.

    Menjual Kasur Bekas

    Cara untuk menyingkirkan kasur bekas lainnya adalah dengan menjualnya. Jika kasur bekas milikmu dalam kondisi masih layak, daripada membuangnya secara sembarangan, kamu dapat menjualnya untuk menutupi biaya pembelian kasur baru. Sebelum kamu menjual kasur bekas, sebaiknya dibersihkan atau didesinfeksi secara profesional terlebih dahulu.

    Kamu bisa jual kepada orang terdekat yang butuh kasur dengan harga murah. Namun, kamu dapat menjualnya secara online. Jangan lupa untuk promosikan kasur bekas milikmu pada situs-situs jual-beli online dan media sosial.

    Demikian cara buang kasur bekas yang benar. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih Kasur yang Tepat Biar Tidur Makin Nyenyak


    Jakarta

    Kasur merupakan salah satu perabotan penting di rumah. Dengan memilih kasur yang tepat, tentunya bisa membuat kualitas tidurmu lebih baik.

    Dengan banyaknya pilihan kasur di pasaran terkadang membuat calon pembeli bingung. Dilansir dari Casper, berikut ini tips memilih kasur yang bisa dilakukan.

    1. Ukuran Kamar

    Sebelum membeli kasur, penting untuk mengukur luas kamar terlebih dahulu. Hal itu supaya kamar tidak terasa sempit apabila membeli kasur yang terlalu besar.


    Jika kamu memiliki kamar yang sempit, kamu bisa membeli kasur twin bed karena ukurannya yang kecil. Sementara itu, kalau ukuran kamarmu cukup luas, kamu bisa membeli kasur double bed, queen bed, bahkan king bed.

    2. Tinggi Badan

    Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah tinggi badan. Selain tinggi badan, ukuran tubuh badan juga perlu diperhatikan agar kasur yang dibeli tidak kekecilan.

    3. Bahan Kasur

    Terdapat berbagai jenis bahan kasur yang ada di pasar. Pilihan jenis bahan kasur juga bisa membuatmu nyaman.

    Misalnya, kalau kamu suka yang empuk dan lembut bisa memilih kasur memory foam. Apabila kamu senang kasur yang empuk, tidak keras, nyaman, bisa memilih spring bed. Tak hanya itu, ada berbagai jenis bahan kasur lainnya, seperti kapuk, futon, hingga latex.

    4. Ketebalan Kasur

    Umumnya, kasur memiliki ketebalan 22-30 cm. Kasur yang lebih tebal dari ukuran tersebut tidak selalu lebih baik. Kalau kasur terlalu tebal terkadang sulit untuk mendapatkan seprai yang cocok.

    5. Siapkan Budget

    Selanjutnya perhatikan budget yang dimiliki. Sebaiknya, beli lah kasur yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Sebab, kasur yang mahal belum tentu kasur terbaik dan cocok untuk kamu.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Tipe-tipe Kasur Berdasarkan Ukuran


    Jakarta

    Kasur merupakan salah satu benda yang diperlukan di rumah. Nah, untuk mendapatkan kasur atau tempat tidur sesuai dengan yang dibutuhkan, tentu perlu diperhatikan ukurannya.

    Ukuran ranjang perlu disesuaikan dengan kamar dan kebutuhan agar bisa memberi kenyamanan sekaligus menyeimbangkan penataan ruang. Namun, dengan banyaknya ukuran tempat tidur yang ada di pasaran terkadang dapat membuat bingung, seperti ada ukuran twin bed, double bed, dan single bed.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ukuran tempat tidur yang biasa digunakan.


    Twin Bed

    Dilansir dari laman National Council on Aging, Selasa (20/2/2024) twin bed dikenal juga sebagai single bed. Twin bed adalah jenis tempat tidur yang sering digunakan dan memiliki ukuran yang cukup kecil.

    Biasanya, kasur ini hanya cukup untuk 1 orang saja. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dengan lebar 96,5 cm.

    Twin bed juga ideal diletakkan dalam ruangan kamar yang sempit. Ukuran kasur ini bisa jadi pilihan yang tepat kalau detikers sering berpindah-pindah tempat tinggal.

    Full Bed/Double Bed

    Selanjutnya ada ukuran Full Bed atau Double Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai sendiri yang ingin memiliki tempat tidur yang lebih luas. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dan lebarnya 134 cm.

    Queen Bed

    Selanjutnya adalah Queen Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai untuk 2 orang. Biasanya, kasur ini memiliki panjang 203 cm dan lebar 152 cm.

    King Bed

    King Bed merupakan kasur dengan ukuran yang cukup besar. Biasanya, kasur tipe ini dipakai untuk 2 orang. Ukurannya memiliki panjang sekitar 203 cm dan lebar 193 cm.

    California King Bed

    Tempat tidur jenis ini memiliki ukuran yang sangat besar sehingga cocok untuk orang dengan perawakan besar atau bagi yang ingin memiliki ruang lebih. Ukurannya memiliki panjang sekitar 213 cm dan lebar 182 cm.

    Itulah ukuran-ukuran tempat tidur yang biasa digunakan. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Busa hingga Spring Bed, Ini Jenis-Jenis Kasur Berdasarkan Bahannya


    Jakarta

    Kasur yang nyaman tentu dibutuhkan setiap orang. Tingkat kenyamanan kasur tentunya tergantung dari bahannya.

    Ada berbagai jenis bahan kasur yang sering digunakan, misalnya spring bed, kasur air, kasur udara, memory foam, dan lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, bisa simak informasi berikut ini.

    Dilansir dari The Spruce, Selasa (20/2/2024), berikut ini macam-macam kasur berdasarkan bahannya.


    Memory Foam

    Memory Foam adalah variasi poliuretan yang mengandung bahan aditif yang membuat busa lebih mudah dibentuk terhadap panas. Memory foam memungkinkan kasur mengikuti bentuk tubuh kamu saat berbaring dan ‘memantul’ kembali satu bangun.

    Kasur jenis ini juga dapat memerangkap panas tubuh dan meningkatkan suhu tubuh orang tidur sepanjang malam. Memory foam juga pilihan yang cukup baik karena tahan terhadap alergen, debu, dan tungau.

    Latex

    Kasur bahan latex mirip dengan memory foam, tetapi lebih empuk dan lebih sedikit menahan panas. Kasur jenis ini cocok bagi kamu yang ingin menggunakan kasur dengan bahan natural karena latex terbuat dari getah pohon karet.

    Kasur Air

    Kasur air memiliki kantung luar dengan ruang tersendiri yang dapat diisi dengan air sesuai keinginan. Kasur ini juga memiliki kontrol termostat untuk mengatur suhu.

    Meski dapat menawarkan kenyamanan, kasur air tidak bisa dinikmati semua orang. Untuk menggunakan kasur air perlu waktu yang lama untuk memasangnya dan cukup berat untuk memindahkannya.

    Kasur Udara

    Charlene Petitjean-Barkulis via The SpruceKasur Udara Foto: Charlene Petitjean-Barkulis via The Spruce

    Kasur udara sering digunakan sehari-hari, terkadang juga ditaruh di ruang keluarga agar bisa dipakai bersantai bersama. Kasur udara yang berkualitas biasanya dilapisi busa dan ruang udara yang dapat disesuaikan agar lebih nyaman digunakan. Kasur ini juga cenderung ringan dan mudah digunakan.

    Spring Bed

    Spring bed merupakan jenis kasur yang paling dikenal dan banyak digunakan. Dilansir dari Healthline, jenis kasur ini umumnya menggunakan gulungan baja yang melapisi kasur dan membantu untuk mendistribusikan beban. Gulungan tersebut dapat dihubungkan bersama atau dibungkus secara terpisah untuk mengontrol transfer gerakan dengan lebih baik.

    Spring bed juga memiliki beragam jenisnya. Ada yang continuous coil innerspring yaitu menggunakan kawat tunggal yang saling bertautan sehingga membentuk gulungan berbentuk S. Jenis ini memiliki harga cukup terjangkau dan tahan lama.

    bonnell coil innerspring/lindo12345 / Getty Imagesbonnell coil innerspring Foto: lindo12345 / Getty Images

    Ada juga jenis bonnell coil innerspring yaitu bagian kawatnya berbentuk seperti jam pasir. Jenis ini memang lebih terjangkau, tetapi kurang nyaman.

    Itulah beberapa jenis kasur berdasarkan bahannya yang sering digunakan. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Kasur Biar Nggak Salah Pilih


    Jakarta

    Memiliki kasur yang tepat tentunya akan membuat orang nyaman untuk tidur dan betah berada di dalam kamar. Maka dari itu, sebelum membeli kasur yang cocok perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya ukuran kamar.

    Apabila ukuran kamar kecil tetapi membeli kasur yang cukup besar maka bisa membuat kamar terasa pengap. Tak hanya itu, ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan sebelum membeli kasur.

    Dilansir dari Casper, berikut ini tips memilih kasur yang bisa dilakukan.


    1. Siapkan Budget

    Selanjutnya perhatikan budget yang dimiliki. Sebaiknya, beli lah kasur yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Sebab, kasur yang mahal belum tentu kasur terbaik dan cocok untuk kamu.

    2. Tinggi Badan

    Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah tinggi badan. Selain tinggi badan, ukuran tubuh badan juga perlu diperhatikan agar kasur yang dibeli tidak kekecilan.

    3. Ukuran Kamar

    Sebelum membeli kasur, penting untuk mengukur luas kamar terlebih dahulu. Hal itu supaya kamar tidak terasa sempit apabila membeli kasur yang terlalu besar.

    Jika kamu memiliki kamar yang sempit, kamu bisa membeli kasur twin bed karena ukurannya yang kecil. Sementara itu, kalau ukuran kamarmu cukup luas, kamu bisa membeli kasur double bed, queen bed, bahkan king bed.

    4. Bahan Kasur

    Terdapat berbagai jenis bahan kasur yang ada di pasar. Pilihan jenis bahan kasur juga bisa membuatmu nyaman.

    Misalnya, kalau kamu suka yang empuk dan lembut bisa memilih kasur memory foam. Apabila kamu senang kasur yang empuk, tidak keras, nyaman, bisa memilih spring bed. Tak hanya itu, ada berbagai jenis bahan kasur lainnya, seperti kapuk hingga latex.

    5. Ketebalan Kasur

    Umumnya, kasur memiliki ketebalan 22-30 cm. Kasur yang lebih tebal dari ukuran tersebut tidak selalu lebih baik. Kalau kasur terlalu tebal terkadang sulit untuk mendapatkan seprai yang cocok.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum membeli kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com