Tag: kasur

  • Kasur Sudah Kendur? Jangan Langsung Dibuang, Coba Tips Ini



    Jakarta

    Pasti kamu pernah merasa kasur kamu sudah tidak sekuat dulu. Banyak orang mengalami masalah ini juga, dengan kasur yang mulai kempes atau kurang mendukung. Ada beberapa cara yang dapat kamu coba untuk membuat kasur kamu lebih kencang dan nyaman.

    Berikut adalah eksplorasi tentang beberapa tips dan trik yang dapat membantu kamu mengembalikan kualitas tidur yang optimal.

    Pelapis Kasur yang Kuat

    Melansir Homes & Gardens, pada Minggu (10/11/2024), pelapis kasur yang berkualitas dapat memperpanjang umur kasur yang sudah lembut dan kendur sambil kamu menunggu untuk membeli kasur baru. Ketika memilih jenis pelapis kasur, carilah yang terbuat dari lateks alami atau busa memori dengan kepadatan tinggi.


    Dalam hal ini yang ditekankan adalah kepadatan tinggi karena kamu tidak ingin menggunakan bahan yang terlalu lembut dan mudah kempes. Kamu memerlukan busa yang kokoh dan mendukung, sehingga dapat mengikuti kontur tubuh kamu tanpa membuat kamu tenggelam ke dalam kasur.

    Kepadatan diukur dalam pon busa per kaki kubik, semakin tinggi kepadatan busa, semakin baik dukungannya. Kamu harus mempertimbangkan untuk memakai busa memori dengan kepadatan 5 pon.

    Namun, perlu diingat bahwa semakin padat busanya, semakin banyak panas yang terperangkap. Ini bisa menjadi masalah bagi mereka yang mudah merasa panas atau tinggal di daerah dengan iklim hangat.

    Jika kamu sering berkeringat di malam hari atau merasa gerah, sebaiknya fokus pada pelapis kasur pendingin terbaik. Kamu dapat menemukan pelapis kasur busa memori yang dilengkapi dengan gel pendingin untuk mengurangi panas dan menyerap kelembapan.

    Untuk pendinginan alami dan dukungan yang lebih elastis, pelapis kasur lateks adalah pilihan yang tepat. “Lateks adalah bahan pelapis kasur yang bagus karena memiliki dukungan yang responsif,” ujar salah satu pendiri Coop merek tempat tidur mewah, Jin Chon, dalam kutipannya di Homes & Gardens.

    Lateks adalah bahan yang cocok untuk tidur, berbeda dengan busa memori berdensitas rendah yang cenderung membuat kamu tenggelam. Pelapis kasur yang keras dapat membantu mendistribusikan berat badan secara merata di seluruh permukaan kasur, sehingga mencegah terjadinya titik-titik tekanan yang membuat kamu tenggelam.

    Selain itu, pelapis kasur yang lebih tebal lebih disarankan dibandingkan yang tipis. Idealnya, kamu sebaiknya memilih pelapis kasur dengan ketebalan 3 inci atau lebih.

    Membalik Kasur

    “Seiring berjalannya waktu, bahan-bahan di kasur kamu mulai memadat dan rusak, sehingga daya dukungnya berkurang,” jelas ilmuwan tidur Hafiz Shariff.” Membalik atau memutar kasur dapat membantu mendistribusikan kembali bahan-bahan di dalamnya dan mengembalikan sebagian kekencangannya.

    Perhatikan dengan seksama kasur kamu dan identifikasi area-area yang menonjol. Pertimbangkan apakah seluruh permukaan kasur terasa empuk atau hanya bagian tertentu saja.

    Mungkin ada area tertentu yang mengalami tekanan lebih besar, sehingga menyebabkan kasur menjadi kendur dan kehilangan dukungannya. Pikirkanlah jika kamu cenderung tidur di area yang sama setiap malam, wajar jika bagian tersebut akan mulai kehilangan daya dukungnya lebih cepat dibandingkan dengan bagian kasur yang jarang kamu gunakan.

    Cek Fondasinya

    Jika kamu telah mencoba membalik kasur tetapi tidak melihat banyak perubahan, kemungkinan masalahnya bukan terletak pada kasur itu sendiri. Kehilangan dukungan mungkin berasal dari alas tempat tidur kamu.

    Bahkan rangka tempat tidur yang terbaik pun bisa menjadi longgar dan bergerak seiring berjalannya waktu. Saat kamu berada di tempat tidur di malam hari, perhatikan bunyi berderit dan rasakan area yang kendur.

    Untuk memeriksa bagian dasar tempat tidur dengan lebih baik, angkat kasur dan lihat apakah ada bilah yang rusak atau retak. Jika kamu memiliki tempat tidur yang dapat disesuaikan, coba atur kontrolnya untuk menciptakan dasar yang rata dan mendukung.

    Letakkan Papan Kayu Lapis

    Ini adalah trik yang harus kamu pelajari dari pengujian kasur. Jika kasur kamu terlalu empuk dan kamu tidak ingin membeli kasur atau alas baru, kamu bisa menggunakan papan tripleks sebagai solusi sementara.

    Ini adalah cara yang mudah dan terjangkau untuk menciptakan permukaan yang kokoh dan datar, serta memberikan dukungan yang lebih konsisten pada kasur kamu. Kamu bisa memotong sepotong kayu lapis, dan tidak perlu terlalu khawatir tentang ketebalan kayu, kayu lapis dengan ketebalan satu inci sudah cukup.

    Letakkan papan di antara kasur dan alas tempat tidur, pastikan papan berada di tengah agar dapat mendukung kedua sisi kasur secara merata.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memilih dan Meletakkan Lampu Kamar untuk Suasana yang Nyaman


    Jakarta

    Pencahayaan merupakan salah satu elemen yang menciptakan kenyamanan dan keindahan dalam sebuah kamar. Tak hanya berfungsi sebagai sumber cahaya, lampu juga bisa memberikan suasana yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter penghuninya.

    Sehingga, pemilihan lampu yang tepat penting untuk diketahui. Simak cara memilih dan meletakkan lampu kamar berikut ini.

    Cara Memilih dan Meletakkan Lampu Kamar

    Saat mendekorasi kamar, lampu menjadi salah satu bagian yang bisa dirancang untuk mempercantik tampilan kamar. Ada beberapa lampu yang biasa digunakan dalam kamar yaitu yang diletakkan di atas, untuk membaca, dan berhias (make up).


    Lampu Atas

    Lampu atas berfungsi sebagai sumber penerangan utama yang menerangi seluruh ruangan. Berikut cara memilih lampu atas untuk kamar tidur:

    1. Pemilihan Lampu

    Desainer Anna Franklin dalam laman The Spruce menjelaskan, pada ruangan yang besar sebaiknya menggunakan lampu berukuran sama misal lampu gantung anyaman rotan. Jika ruang berukuran kecil dengan langit-langit rendah, bisa dipilih lampu yang lebih kecil dan tidak menempel di atas ruangan. Terkait model, situs Family Handyman menyarankan pemilihan lampu berdesain rata untuk ketinggian kamar 2 meter atau kurang (flush mount light).

    2. Posisi Lampu

    Posisikan lampu di tengah ruangan untuk pencahayaan yang seimbang. Pastikan ada jarak yang cukup antara langit-langit dan dinding. Mengutip laman Rejuvenation, untuk ruangan dengan langit-langit yang tinggi bisa menggunakan lampu gantung untuk menambah daya tarik visual serta mengisi ruangan.

    Lampu Baca

    Lampu baca memberi pencahayaan yang terfokus untuk membaca atau bekerja di tempat tidur. Cara memilih dan meletakkan lampu baca adalah sebagai berikut.

    1. Pemilihan Lampu

    Untuk ruangan tidur yang kecil, gunakan lampu dinding atau lampu gantung di samping tempat tidur yang bisa dicolokkan ke stopkontak. Sementara, untuk ruangan yang lebih besar bisa menggunakan lampu meja. Pastikan lampu bisa disesuaikan dan memberi pencahayaan yang memadai.

    Pilih lampu baca yang sesuai dengan gaya kamar tidur. Kamu bisa memilih desain yang modern atau tampilan yang lebih tradisional. Pastikan lampu bisa meningkatkan suasana d dalam ruangan

    2. Posisi Lampu

    Letakkan lampu baca di ketinggian yang nyaman untuk membaca di tempat tidur. Lampu dinding harus dipasang sekitar 76 cm-92 cm di atas kasur, sementara lampu meja diletakkan setinggi mata saat duduk di tempat tidur.

    Lampu Hias

    Lampu hias dapat mempercantik ruangan kamar tidur. Pilih lampu yang sesuai dengan skala kamar tidur.

    1. Pemilihan Lampu

    Ketika memilih lampu, baik lampu meja atau lampu lantai, pilih desain yang cocok dengan kamar tidur. Pastikan lampu tersebut selaras dengan estetika kamar secara keseluruhan.

    2. Posisi Lampu

    Tempatkan lampu hias secara strategis untuk menciptakan titik fokus dan meningkatkan suasana ruangan. Gunakan lampu meja di meja rias atau meja tulis dan lampu lantai di sudut kamar. Jika berminat, kamu juga bisa menggunakan lampu tempel untuk yang menyorot sebuah karya seni untuk menarik perhatian ke area tertentu

    Itulah cara memilih dan meletakkan lampu tidur agar kamar nyaman. Selamat mencoba detikers.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Wajib Diputar dan Dibalik kalau Mau Lama Pemakaiannya


    Jakarta

    Untuk mempertahankan kondisi kasur yang baik untuk jangka waktu yang lama, kamu perlu merawatnya dengan baik. Menjaga kebersihan kasur saja tidak cukup, tetapi kamu bisa dengan cara membalik atau memutar kasur. Apa fungsinya?

    Mengutip dari Family Handyman, dengan membalik atau memutar posisi kasur dapat mencegah permukaannya kempes lebih cepat. Sebab, salah satu faktor kasur lebih cepat kempes permukaannya karena tekanan hanya diletakkan di satu tempat yang sama berulang kali. Kata lainnya, tidak ada pergantian posisi tidur sehingga permukaan yang kerap menopangnya lama kelamaan kempes.

    Dengan kasur dibalik atau apabila permukaan kasur lebar, kamu bisa tidur di spot mana saja di kasur, tidak harus di pinggir atau di tengah selamanya. Dengan begitu tidak hanya satu tempat yang terus menerus menahan beban.


    Sebagai catatan, tidak semua jenis kasur bisa menerapkan cara ini karena ada yang ukurannya kecil, ada pula jenis kasur yang tidak bisa dibalik.

    Bagi kamu yang tipe kasurnya lebar dan terpisah dari dipan atau kaki kasur, bisa mencoba cara ini. Kondisi kasur yang baik dan nyaman saat dipakai dapat menjaga kesehatan tulang dan kualitas tidur penggunanya.

    Seberapa Sering harus Memutar atau Membalik Kasur?

    Tidak aturan ketat terkait hal ini, tetapi sebaiknya bisa dilakukan secara rutin. Apabila dirasa kamu sudah bosan atau merasa sakit kamu bisa berpindah tempat atau memutar kasur.

    Drew Miller, direktur pemasaran, konsultan tidur, dan salah satu pemilik Sit ‘n Sleep, memberikan beberapa panduan tentang kapan harus membalik dan memutar kasur.

    “(Kasur) busa, kasur lateks, dan springbed dalam yang lebih baru harus diputar satu hingga dua kali per tahun. Beberapa produsen kasur busa dan kasur hybrid menyarankan setiap tiga hingga enam bulan,” saran Miller.

    Tanda Kasur Harus Diganti

    Dilansir Nolah Mattress, untuk mengetahui waktu kasur perlu diganti adalah dari tubuh kita sendiri. Sebagai contoh kamu merasa tidak segar saat bangun tidur, terasa nyeri, hingga sulit tidur. Namun, pastikan gejala ini muncul bukan karena setelah sering bergadang, aktivitas fisik yang berlebihan, atau mengalami stres. Tanda tadi akan berbeda artinya.

    Kemudian, tanda yang bisa diketahui dari kondisi kasur adalah kasur semakin sering mendengar suara aneh saat bergerak di atas kasur atau ada bagian kasur yang rusak seperti pegas yang menembus ke permukaan, hingga muncul cekungan dalam bahkan setelah tidak ditindih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Riset Sebut Jangan Merapikan Tempat Tidur Setelah Bangun!


    Jakarta

    Banyak yang menyarankan setelah bangun tidur sebaiknya langsung merapikan kasur. Hal ini bertujuan agar kamar terlihat rapih. Namun, ternyata hasil penelitian justru mengatakan sebaliknya. Kasur sebaiknya tidak langsung dirapikan setelah bangun tidur. Lho kenapa?

    Tentu ini suatu fakta yang mengejutkan karena biasanya, sejak kecil kita diajarkan untuk merapikan tempat tidur setelah bangun.

    Melansir dari Real Simple, membiarkan kasur tidak rapikan setelah bangun tidur dapat mematikan sumber penyakit. Sebab, pada saat tidur manusia biasanya mengeluarkan keringat yang membuat kasur lembap. Tempat yang lembap disukai oleh tungau debu yang kerap memakan sel-sel kulit mati manusia.


    Dengan membiarkan kasur sekitar 30 menit dapat membantu mengurangi kelembapannya. Namun, perlu diingat pada saat membiarkan kasur, kamu jangan berada di atas kasur.

    “Mengingat rata-rata orang berkeringat 500 mililiter per malam, tentu saja, tempat tidur adalah tempat berkembang biak yang baik bagi tungau debu di pagi hari. Itulah mengapa penting untuk meninggalkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit untuk memberikan ventilasi yang lebih baik untuk mengurangi kelembapan di tempat tidur,” jelas Martin Seeley, CEO di balik MattressNextDay seperti yang dikutip pada Kamis (5/12/2024).

    Anjuran ini juga telah dikaji dalam sebuah penelitian di Inggris pada tahun 2006. Hasilnya pun sama, dengan meninggalkan kasur dan tidak langsung merapikannya dapat mengurangi tungau.

    Bahaya dari Tungau Debu di Kasur

    Tungau debu atau kutu kecil berwarna merah memang tidak membahayakan secara langsung. Namun hewan ini dapat memicu gejala alergi, terutama bagi penderita asma. Menurut American Lung Association, kotoran dari tungau yang terhirup manusia, dapat memicu pilek, mata berair, dan bersin.

    Harus Rajin Ganti Seprai

    Selain memberikan waktu bagi kasur untuk ‘bernapas’, kamu juga perlu rutin mengganti seprai kasur.

    Mengutip dari The Spruce, seprai tidak boleh dipakai lebih dari dua minggu. Bahkan sebelum 2 minggu sudah diganti jauh lebih baik. Waktu penggantian seprai ini bisa disesuaikan dengan kegiatan penggunanya.

    Sebagai contoh pengguna kasur tersebut sering tidur dengan pakaian kotor atau tanpa mengganti pakaian setelah datang dari luar. Jika memiliki kebiasaan seperti ini, kamu perlu mengganti seprai sesering mungkin.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 6 Tanda Ada Tungau di Kasur, Bisa Bikin Badan Gatal


    Jakarta

    Jika kamu merasa gatal saat ingin tidur meskipun tidak ada nyamuk yang berkeliaran, kemungkinan hal itu karena tempat tidur dipenuhi dengan segerombolan tungau. Keberadaan mereka tidak diketahui apabila hanya dilihat dengan mata.

    Tungau merupakan hama mikroskopis yang hidup di tempat yang nyaman, yaitu kasur. Tungau bersembunyi di tempat-tempat berdebu tersembunyi. Jika kasur atau seprai belum dibersihkan selama beberapa waktu, ada kemungkinan besar tungau bersarang.

    Melansir tom’s guide, berikut beberapa tanda adanya tungau di kasur yang membuat tidur kamu tidak nyenyak dan nyaman.


    Tidur Terganggu

    Menurut American Lung Association, tungau dapat memperburuk alergi yang sudah ada dan menyebabkan masalah pernapasan, seperti asma. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, serta gejala yang sangat mirip dengan flu biasa, seperti rongga hidung bengkak.

    Hal itu dapat membuat kamu sulit untuk tertidur dan menyebabkan dengkuran. Tungau dapat mempengaruhi kualitas tidur, sangat penting untuk menjaga tempat tidur tetap bersih dan mengurangi jumlahnya.

    Mengalami Batuk Kering

    Batuk kering yang berkepanjangan merupakan indikasi kuat bahwa tungau mungkin bersarang di kasur dan tempat tidur kamu. Tungau tidak minum air, namun bergantung pada kelembapan yang hilang melalui pori-pori saat tidur yang jumlahnya antara 0,5 hingga 1 liter.

    Jika kamu bangun dengan sakit tenggorokan dan batuk kering serta gatal, hal itu merupakan indikator kuat bahwa tempat tidur dipenuhi tungau.

    Kulit Gatal

    Kulit kering dan gatal menjadi tanda lain bahwa tungau berdiam di tempat tidur kamu. Tungau memakan sel kulit mati di tempat tidur, oleh karena itu penting untuk membersihkan tempat tidur secara teratur pada siklus 60°C untuk mencegah serangan hama ini.

    Tungau tidak dapat hidup tanpa kelembapan di udara atau kasur tempat tungau bersarang. Jangan merapikan tempat tidur langsung di pagi hari, biarkan jendela terbuka untuk menghilangkan kelembapan dan menjaganya tetap rendah.

    Mengalami Bersin saat Tidur

    Alergi tungau menyerupai demam atau pilek, jadi bersin-bersin adalah hal yang umum terjadi saat tungau hadir terutama jika bersin lebih parah di malam hari. Tidur di area tempat tidur yang dipenuhi tungau dapat memicu alergi dan menyebabkan bersin-bersin.

    Mungkin akan sulit untuk membedakan antara pilek biasa dan alergi tungau, tetapi jika gejala-gejala seperti pilek berlanjut setelah seminggu, hal ini bisa jadi alergi tuang yang ada di kasur.

    Sulit Bernapas di Malam Hari

    Keberadaan tungau merupakan salah satu pemicu asma terbesar di dalam ruangan yang dapat menyebabkan gejala ringan maupun berat, termasuk serangan asma. Hal ini karena alergi yang disebabkan oleh tungau dapat menyebabkan dada sesak di malam hari.

    Kesulitan bernapas tidak boleh diabaikan, terutama jika kamu memiliki masalah pernapasan. Pastikan untuk menyedot debu kasur dan kamar tidur secara menyeluruh untuk menghilangkan tungau, kotorannya, dan partikel debu berlebih.

    Mata Kering dan Gatal

    Tidak seperti kutu busuk, tungau tidak menggigit atau menyengat. Sebaliknya, tungau menunjukkan kehadirannya dengan menimbulkan gejala seperti flu yang membuat mata berair dan gatal.

    Itulah beberapa tanda adanya tungau di kasur kamu. Segera dibersihkan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Membersihkan Kasur yang Bikin Cepat Rusak, Jangan Dilakukan!


    Jakarta

    Membersihkan dan merawat kasur perlu dilakukan agar tahan lama. Nah, ada beberapa hal yang kerap dilakukan saat membersihkan kasur yang justru bisa membuatnya cepat rusak.

    Pastinya hal ini tidak ingin terjadi pada kasur kamu. Sebisa mungkin hindari kesalahan saat membersihkan kasur, agar kasur tidak cepat rusak dan tahan lama.

    Dilansir dari tom’s guide, berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari agar kasur tidak cepat rusak.


    Menggunakan Bahan Kimia Keras

    Pembersih yang dibeli di toko seringkali mengandung pemutih atau pelarut kuat yang dapat merusak serat dan bahan kasur, sehingga permukaannya menjadi tidak rata yang akan mengganggu tidur kamu.

    Selain itu, bahan kimia keras seringkali meninggalkan residu yang dapat membuat kulit iritasi atau menyebabkan masalah pernapasan. Kasur mudah dibersihkan dengan produk rumah tangga yang kamu miliki seperti soda kue dan cuka.

    Kasur Basah

    Adanya cairan yang berlebihan akan menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut pada kasur. Hal ini akan merusak kasur dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Saat membersihkan kasur, gunakan cairan seminimal mungkin dan pastikan kasur benar-benar kering sebelum memasang seprai dan tidur di atasnya.

    Tidak Menggunakan Pelindung Kasur

    Menggunakan pelindung kasur adalah salah satu cara termudah untuk menjaga tempat tidur kamu dalam kondisi prima sejak hari pertama. Pelindung ini mengurangi risiko kasur terkena tumpahan, noda, tungau, dan keringat. Pelindung ini juga bisa membuat permukaan tempat tidur kamu bertahan lebih lama.

    Tidak Menyedot Debu Kasur

    Debu, rambut, dan bulu hewan peliharaan dapat menumpuk di permukaan kasur kamu seiring waktu yang menjadi tempat berkembang biaknya tungau serta bakteri. Penumpukan ini dapat menyebabkan alergi dan serat kasur rusak lebih cepat.

    Jika kamu memiliki alergi atau kamar tidur cepat berdebu, sebaiknya menyedot debu kasur lebih sering. Alat berbulu lembut yang dirancang untuk membersihkan debu dan kotoran dengan lembut tanpa menyebabkan kerusakan.

    Tidak Memutar Kasur

    Kamu harus memutar kasur untuk mencegah terbentuknya bekas di tempat tidur setiap malam, hal ini dapat menyebabkan hilangnya dukungan dan kerusakan material lebih cepat. Secara umum, kamu harus memutar kasur setiap tiga hingga enam bulan untuk menjaga permukaannya tetap segar.

    Mengabaikan Tumpahan dan Noda

    Kecelakaan memang bisa terjadi, tetapi penting untuk segera mengatasinya. Mengabaikan tumpahan dan noda dapat merusak permukaan kasur serta menjadikannya tempat berkembang biaknya bakteri, jamur, dan lumut.

    Noda dapat merusak pemandangan dan akan mulai mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap jika tidak segera mengatasinya. Untuk noda dan bau yang membandel, sebaiknya bersihkan kasur secara menyeluruh.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa membuat umur kasur lebih pendek.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Mudah Merawat Kasur Agar Tahan Lama


    Jakarta

    Tidur dapat mempengaruhi aspek kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan kinerja otak. Sehingga kasur menjadi komponen penting untuk kenyamanan saat tidur.

    Faktor lamanya kasur bertahan tergantung pada bahan dan perawatan yang diberikan. Ada kasur yang bertahan enam tahun dan juga ada beberapa bahan kasur yang bertahan hingga 10 sampai 20 tahun.

    Dilansir dari CNET, berikut beberapa cara mudah merawat kasur agar tetap awet selama bertahun-tahun.


    Gunakan Pelindung Kasur

    Pelindung kasur menjadi bagian penting dari perlengkapan tempat tidur kamu. Pelindung kasur berfungsi sebagai penghalang antara kamu dan tempat tidur, menyerap keringat, tungau, dan benda lain yang bersarang di kasur.

    Pelindung kasur juga mencegah tempat tidur dari noda. Pelindung kasur yang dipasang seperti seprai akan menutupi seluruh tempat tidur kamu.

    Cuci Seprai Sesering Mungkin

    Idealnya, mencuci seprai dilakukan setiap minggu. Saat mencucinya, kamu dapat menggunakan pengaturan untuk pakaian halus. Mencuci seprai memastikan seprai tetap segar dan melindungi kasur dari noda serta kelembapan akibat keringat.

    Jangan Loncat-loncat di Atas Kasur

    Meskipun loncat-loncat di atas kasur seperti trampoline menyenangkan, seiring waktu, tindakan ini dapat merusak tempat tidur lebih cepat. Produsen mendesain tempat tidur untuk penggunaan rutin. Melompat di tempat tidur menciptakan benturan yang lebih keras yang dapat merusaknya.

    Balikkan Kasur Secara Teratur

    Salah satu cara paling efektif untuk membuat tempat tidur lebih awet adalah dengan membalik atau memutar kasur. Cara ini mencegah tempat tidur kamu mengalami penurunan secara permanen karena menggunakan sisi bagian tempat tidur yang sama. Biasanya hal ini harus dilakukan setiap beberapa bulan sekali, agar tempat tidur bertahan lama.

    Bersihkan Noda dengan Segera

    Kesalahan di tempat tidur salah satunya adalah adanya tumpahan noda. Hal ini harus segera diatasi sebelum noda menempel permanen.

    Direkomendasikan untuk membuat pasta ke noda, biarkan selama 30 hingga 60 menit, lalu bersihkan dengan handuk bersih. Kamu juga bisa menggunakan air sabun cuci piring dan soda kue untuk membersihkan noda.

    Hindari Makan atau Minum di Tempat Tidur

    Makan dan minum di tempat tidur dapat mengakibatkan noda kecil yang tidak terlihat. Hal ini akan mengundang semut dan kecoa untuk datang yang akan membuat kasur kamu terlihat kotor.

    Waspada Terhadap Kutu Busuk

    Serangan kutu busuk dapat membuat kasur tidak dapat digunakan lagi. Maka dari itu, kamu perlu melindungi tempat tidur dari kutu busuk dengan menggunakan pelindung serta menjaga kamar tidur tetap bersih.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga kasur tetap awet. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Merapikan Tempat Tidur Seperti di Hotel, Coba Metode Tiga Lembar Ini!



    Jakarta

    Merapikan tempat tidur dapat menjadi lebih dari sekadar rutinitas dengan penerapan Metode Tiga Lembar. Teknik ini, yang umum digunakan di hotel berbintang, tidak hanya menciptakan tempat tidur yang rapi tetapi juga memberikan kesan mewah dan higienis.

    Dengan langkah-langkah sederhana, kamu dapat meningkatkan kenyamanan tidur dan mempercantik tampilan kamar di rumah.

    Apa Itu Metode Tiga Lembar?

    Melansir dari Beter Homes & Gardens, metode seprai tiga lapis adalah cara merapikan tempat tidur yang menggunakan tiga lembar seprai alih-alih dua lembar seprai tradisional. Pendekatan ini juga mencakup penggunaan selimut atau duvet ringan, sehingga menghilangkan kebutuhan akan penutup selimut yang rumit.


    Teknik ini banyak diterapkan dalam industri perhotelan karena beberapa alasan. Dari segi logistik, metode ini mempercepat proses pergantian kamar bagi tamu. Secara visual, metode ini membuat tampilan tempat tidur menjadi lebih rapi dan menarik.

    Menerapkan metode seprai tiga lapis di kamar tidur kamu dapat memberikan manfaat serupa dan lebih banyak lagi, meskipun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

    Cara Menentukan Apakah Metode Ini Sesuai untuk Kamu

    Sebelum memutuskan apakah teknik ini cocok untuk tempat tidur kamu, pertimbangkan beberapa faktor berikut. Jika kamu masih merasa ragu, tidak ada salahnya untuk mencoba metode ini dengan mengikuti tutorial di bawah, kamu selalu bisa kembali ke rutinitas semula jika metode ini tidak sesuai dengan preferensi tidur kamu.

    Kelebihan Menggunakan Metode ini

    Kamu dapat menghemat waktu dan biaya dalam mencuci sprei dibandingkan dengan selimut tebal, memastikan kamu tidur di tempat tidur yang selalu bersih karena lapisan sprei yang bersentuhan langsung dengan kulit.

    Memberikan tampilan mewah bergaya hotel berkat sudut-sudut yang tajam dan permukaan yang halus, serta memungkinkan penyesuaian sesuai musim dengan mengganti sisipan selimut atau selimut tebal yang diletakkan di antara seprai.

    Kekurangan Menggunakan Metode Ini

    Kamu akan membutuhkan seprai tambahan untuk setiap tempat tidur jika ingin mencoba metode seprai rangkap tiga, yang berarti kamu mungkin perlu membeli set seprai tambahan dan mencari ruang penyimpanan jika saat ini tidak memiliki cukup seprai, dan jika kamu terbiasa dengan kenyamanan selimut tebal.

    Kamu mungkin perlu melakukan penyesuaian saat beralih ke metode ini, karena selimut tebal tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga membuat tempat tidur terlihat lebih ramping dan tidak terlalu berawan.

    Selain itu, hingga kamu merasa nyaman dengan teknik ini, kedua lembar kain datar bisa terurai, terutama jika kamu banyak bergerak saat tidur, yang dapat mengganggu tujuan untuk menghindari kontak dengan selimut bagian dalam.

    Teknik Merapikan Tempat Tidur Menggunakan Metode Tiga Lembar Seprai

    Meskipun menguasai cara membuat tempat tidur dengan tiga lembar seprai mungkin terasa menakutkan, dengan sedikit latihan kamu akan dapat melakukannya dengan cepat dan mungkin menemukan bahwa metode ini jauh lebih mudah dibandingkan memasang kembali selimut penutup setiap kali mencucinya.

    Untuk memulai, kamu memerlukan satu lembar sprei, dua lembar datar dengan ukuran yang sama, dan satu selimut atau sisipan selimut, serta untuk sentuhan dekoratif opsional. Kamu dapat menambahkan runner di ujung tempat tidur untuk menciptakan tampilan dan nuansa hotel yang elegan.

    Siapkan Dasar Tempat Tidur

    Pasang sprei yang telah disiapkan pada kasur seperti biasa. Tarik ujung-ujungnya dengan erat agar permukaannya menjadi sehalus mungkin, yang akan menjadi fondasi untuk tampilan keseluruhan.

    Tambahkan Lembaran Datar Pertama

    Ketika kamu meletakkan seprai datar di tempat tidur, pastikan sisi yang sudah dijahit menghadap ke bawah, mulai dari kaki tempat tidur dan melanjutkan ke sisi-sisinya dengan menyelipkan tepi seprai di bawah kasur, dan jika kamu sudah terbiasa membuat sudut rumah sakit.

    Gunakan teknik tersebut untuk menciptakan tampilan tempat tidur yang lebih rapi.

    Lapisi Sisipan Selimut

    Selanjutnya, letakkan selimut pilihan kamu di atas seprai datar. Sisipan selimut tanpa penutup sangat cocok digunakan karena tidak akan terlihat. Pastikan selimut berada di posisi tengah sehingga terdapat tonjolan yang merata di semua sisi, dan ratakan agar tidak mengumpul.

    Selesaikan dengan Lembaran Datar Kedua

    Berbeda dengan langkah pertama, biarkan sisi yang sudah dijahit menghadap ke atas saat kamu meletakkan kain ini di atas selimut. Pastikan bagian atas kain datar pertama, selimut, dan kain ini sejajar.

    Selanjutnya, lipat bagian atas kedua kain di atas selimut dan rapatkan di antara keduanya. Kamu akan tahu bahwa kamu telah melakukannya dengan benar jika sisipan tidak terlihat.

    Ratakan Semua

    Selipkan semua sisi selimut dan lembar atas yang ketiga di bawah kasur sekali lagi, gunakan sudut rumah sakit untuk hasil yang maksimal. Ratakan bagian atas dan samping sebelum menambahkan bantal hias atau penutup untuk menyelesaikan transformasi tempat tidur kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kasur Harus Rutin Dibalik? Ternyata Ini Alasannya



    Jakarta

    Jika ingin tidur nyenyak, tentu salah satu faktor pendukungnya adalah kasur yang nyaman dan empuk. Nah, salah satu cara merawat kasur adalah dengan membalik atau memutarnya secara berkala.

    Setiap kasur memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga perawatannya berbeda. Mulai kasur busa yang tebal, kasur memiliki bagian atas yang halus, bahkan spring bed. Kasur kecil dan empuk bisa cepat terasa kempes, sementara kasur besar dan kokoh menahan bentuknya lebih lama.

    Namun, apa alasan kasur perlu rutin dibalik dan diputar? Yuk, simak jawabannya berikut ini.


    Mengapa Kasur Perlu Dibalik dan Diputar?

    Dikutip dari Family Handyman, sebagian orang memiliki sisi tempat tidur favorit pada area kasur. Kamu mungkin tidur pada permukaan yang sama pada jangka waktu yang lama, hal ini menyebabkan, area kasur terasa sudah kempes lebih cepat.

    Untuk mengatasinya, kamu cukup memutar dan membalik kasur agar dapat meratakan masalah kempes pada kasur. Ternyata langkah ini bisa memperpanjang usia kasur, lho. Spesialis konten kesehatan tidur Mattress Clarity Victoria Miller mengatakan menjelaskan kasur diputar 180 derajat dapat membantu mempertahankan kenyamanan pada area punggung.

    Kasur dengan cekungan di tengah tentu tidak senyaman kasur yang dirawat dengan baik. Kamu akan tidur lebih nyenyak dan kasur akan bertahan lebih lama dengan perawatan rutin.

    Seberapa Sering Membalik Kasur?

    Layaknya membersihkan kasur, kamu dapat membaliknya secara rutin. Punggung kamu pun mungkin juga memberi tahu kapan waktunya.

    Drew Miller, direktur pemasaran, konsultan tidur, dan salah satu pemilik Sit ‘n Sleep, memberikan beberapa panduan tentang kapan harus membalik dan memutar kasur.

    “(Kasur) busa, kasur lateks, dan springbed dalam yang lebih baru harus diputar satu hingga dua kali per tahun. Beberapa produsen kasur busa dan kasur hybrid menyarankan setiap tiga hingga enam bulan,” kata Miller.

    Itulah alasan mengapa kasur perlu diputar dan dibalik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Ini Macam-macam Kasur Berdasarkan Ukuran


    Jakarta

    Memilih kasur yang pas penting dilakukan. Ukuran kasur yang pas bisa membuat kamar tidak terlalu sempit maupun terlalu luas serta membuat penghuni kamar nyaman.

    Ukuran kasur perlu disesuaikan dengan kamar dan kebutuhan agar bisa memberi kenyamanan sekaligus menyeimbangkan penataan ruang. Banyaknya ukuran tempat tidur yang ada di pasaran terkadang dapat membuat bingung, seperti ada ukuran twin bed, double bed, dan single bed.

    Tapi kamu nggak perlu khawatir. Berikut ini ukuran tempat tidur yang biasa digunakan.


    Twin Bed

    Dilansir dari laman National Council on Aging twin bed dikenal juga sebagai single bed. Twin bed adalah jenis tempat tidur yang sering digunakan dan memiliki ukuran yang cukup kecil.

    Biasanya, kasur ini hanya cukup untuk 1 orang saja. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dengan lebar 96,5 cm.

    Twin bed juga ideal diletakkan dalam ruangan kamar yang sempit. Ukuran kasur ini bisa jadi pilihan yang tepat kalau detikers sering berpindah-pindah tempat tinggal.

    Full Bed atau Double Bed

    Selanjutnya ada ukuran Full Bed atau Double Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai sendiri yang ingin memiliki tempat tidur yang lebih luas. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dan lebarnya 134 cm.

    Queen Bed

    Selanjutnya adalah Queen Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai untuk 2 orang. Biasanya, kasur ini memiliki panjang 203 cm dan lebar 152 cm.

    King Bed

    King Bed merupakan kasur dengan ukuran yang cukup besar. Biasanya, kasur tipe ini dipakai untuk 2 orang. Ukurannya memiliki panjang sekitar 203 cm dan lebar 193 cm.

    California King Bed

    Tempat tidur jenis ini memiliki ukuran yang sangat besar sehingga cocok untuk orang dengan perawakan besar atau bagi yang ingin memiliki ruang lebih. Ukurannya memiliki panjang sekitar 213 cm dan lebar 182 cm.

    Itulah ukuran-ukuran tempat tidur yang biasa digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com