Tag: kayu

  • 4 Jenis Ubin buat Lantai Rumah, Mana yang Paling Kuat?



    Jakarta

    Lantai adalah permukaan yang terekspos di dasar bangunan bangunan. Bagian ini biasanya dilapisi dengan ubin agar permukaan lebih kuat, estetik, dan bersih.

    Kontraktor sekaligus CEO Sobat Bangun Taufiq Hidayat mengatakan penghuni rumah tentu menginginkan lantainya rata dan keras. Nah, ada berbagai jenis material ubin buat melapisi lantai yang bisa dipilih sesuai dengan konsep arsitektur rumah.

    “Lantai rumah itu nanti akan terpengaruh sama tingkat kekuatan, tingkat kerataan, ke-level-an. Kan penginnya rata itu ya kalau pakai ubin, pakai keramik, pakai marmer itu maunya rata dan tingkat kekuatan keras,” ujar Taufiq kepada detikProperti, Senin (7/7/2025).


    Apa saja jenis-jenis ubin lantai untuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Ubin Lantai

    Inilah beberapa jenis ubin yang dapat digunakan buat lantai rumah.

    1. Kayu

    Salah satu jenis material untuk melapisi lantai adalah kayu. Ubin kayu dapat memiliki beragam motif alami dan bisa disesuaikan bentuknya.

    Kelebihan

    • Warnanya alami
    • Tekstur lembut
    • Mudah dibentuk
    • Meredam panas

    Kekurangan

    • Tidak tahan cuaca
    • Tidak tahan rayap

    2. Keramik

    Ubin keramik sering digunakan di rumah. Ubin ini terbuat dari tanah liat yang melewati proses pembakaran.

    Kelebihan

    • Keras
    • Kuat terhadap benturan
    • Relatif murah

    Kekurangan

    • Memantulkan panas
    • Bentuk sesuai pabrik tidak dapat diubah

    3. Marmer

    Ubin marmer terbuat dari bongkahan batu alam dengan motif serat alami. Ubin ini sering digunakan di rumah-rumah mewah.

    Kelebihan

    • Adem
    • Tampilan estetik
    • Menyerap kelembapan

    Kekurangan

    • Sangat mahal
    • Pengerjaan sulit

    4. Granit

    Ubin granit mirip seperti marmer yang terbuat dari batu dan disertai motif. Namun, ubin ini terbuat dari batu granit.

    Kelebihan

    Kekurangan

    • Pemasangan sangat presisi
    • Harganya mahal

    Itulah informasi seputar jenis ubin lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Jenis-jenis Pintu Kayu, Mana yang Tahan Lama?


    Jakarta

    Kebanyakan pintu rumah terbuat dari kayu. Bahan ini memang menjadi andalan karena tampilannya yang alami dan daya tahannya yang kuat.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan kayu adalah bahan yang ideal buat pintu karena tidak mudah dijebol. Namun, setiap kayu punya karakteristik masing-masing sehingga perlu disesuaikan penggunaannya.

    “Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” kata Denny saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.


    Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

    Lantas, apa saja jenis-jenis kayu yang digunakan buat pintu? Simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Kayu buat Pintu

    Inilah beberapa kayu yang cocok dijadikan pintu menurut ahlinya.

    1. Jati

    Kontraktor Wildan menyebut jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding jenis lainnya. Bahan ini punya karakteristik yang membuatnya tahan terhadap cuaca.

    “Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucapnya.

    Ia mendeskripsikan kayu jati berwarna coklat keemasan. Tampilan itu memberi kesan anggun dan hangat pada ruangan.

    2. Kamper

    Kemudian ada kayu kamper yang juga dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Saking kuatnya, kayu ini tahan serangan rayap alias anti rayap.

    “(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus,” imbuhnya.

    3. Kenari

    Pemilik rumah juga bisa menggunakan kayu kenari sebagai pintu. Sebab, kayu ini tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

    4. Mahoni

    Lalu, ada kayu mahoni yang cocok buat dibikin pintu rumah. Bahan tersebut tahan terhadap pelapukan dan cukup stabil menahan kelembapan.

    5. Merbau

    Kayu merbau bersifat sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Kayu itu dapat menjadi opsi menarik buat bikin pintu rumah.

    6. Oak

    Kayu oak termasuk bahan yang kuat sehingga bagus dijadikan pintu. Tak hanya kuat, kayu ini juga kedap air, lho.

    7. Pinus

    Pemilik dapat mempertimbangkan kayu pinus kalau mau bahan yang tidak mudah menyusut atau mengembang. Apalagi, jenis kayu ini terbilang paling murah dibandingkan lainnya.

    Itulah sederet pilihan kayu yang biasa dijadikan pintu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Usir Rayap biar Benda Kayu Nggak Keropos di Rumah


    Jakarta

    Rayap suka memakan benda berbahan kayu sampai keropos. Kehadiran serangga berkoloni ini cukup meresahkan penghuni rumah.

    Perlahan furnitur hingga bingka pintu pun rusak di rumah gegara rayap. Alhasil, penghuni rumah menjadi rugi secara material. Apalagi keselamatan penghuni dapat terancam, misalkan akibat terjatuh dari kursi yang keropos.

    Jika mengetahui ada serangan rayap di rumah, penghuni perlu segera mengatasinya. Temukan cara mengusir rayap dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Rayap

    Inilah beberapa cara untuk mengatasi rayap di rumah, dikutip dari Southern Perimeter.

    1. Insektisida

    Penghuni rumah dapat mengaplikasikan insektisida atau lebih tepatnya termisida buat membasmi rayap. Caranya dengan menyuntikkan termisida pada bagian benda yang terserang rayap.

    2. Catnip

    Catnip adalah tanaman pengusir serangga yang juga ampuh terhadap rayap. Penghuni dapat menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara lain adalah mengoleskan minyak esensial beraroma catnip pada area yang terkena rayap.

    3. Kapur Barus

    Rayap tidak suka bau menyengat dan zat kimia naftalena pada kapur barus. Letakkan kamper atau kapur barus di daerah yang terserang rayap.

    4. Borat

    Selain itu, asam borat punya kandungan racun yang bisa mengganggu sistem pencernaan rayap. Penghuni dapat membasmi rayap dengan menyemprotkan cairan asam borat pada sarangnya.

    5. Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga bisa mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Larutkan 1 sendok makan garam dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap secara rutin sampai hilang.

    6. Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar mempunyai aroma kuat yang tidak disukai oleh rayap. Letakkan dedaunan ini di dalam lemari atau perabotan lainnya untuk mengusir rayap.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir rayap dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Jaga Furnitur Kayu biar Awet dan Kinclong


    Jakarta

    Pemilik rumah yang mempunyai furnitur kayu perlu merawat dan menjaganya sebaik mungkin. Hal ini penting kalau mau perabotan itu awet dan tetap terlihat indah.

    Desainer objek dan interior Hendro Hadinata mengatakan furnitur merupakan benda yang seharusnya tahan lama dan bisa diberikan kepada generasi selanjutnya. Namun, pemakaian furnitur memang perlu dijaga.

    Bagaimana cara menjaga furnitur kayu agar tetap awet dan kinclong? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Menjaga Furnitur Kayu

    Inilah beberapa hal yang perlu dilakukan agar furnitur kayu tetap terjaga menurut desainer.

    1. Bersihkan Secara Berkala

    Menurut Hendro, perawatan furnitur kayu pada dasarnya bisa dengan menjaga kebersihannya. Ia menganjurkan untuk membersihkan furnitur secara berkala sesuai kebutuhan.

    “Ada baiknya kita bersihkan furnitur secara menyeluruh. Misalnya kita sering bersihkan dengan kain yang lembap. Kalau mau, dikasih detergen ringan misalnya pembersih piring. Kemudian dibilas dengan kain lembap,” ujar Hendro kepada detikProperti dalam acara Indonesia Design Week Exhibition di Indonesia Design District, PIK2, Selasa (16/9/2025).

    2. Semir Enam Bulan Sekali

    Selanjutnya, furnitur kayu juga perlu rutin dirawat menggunakan produk pembersih khusus furnitur atau semir setiap enam bulan sekali. Caranya cukup dengan mengoleskan produk tersebut menggunakan kain.

    3. Hindari Benturan

    Pemilik perlu berhati-hati ketika menggunakan furnitur kayu. Hindari benturan keras pada furnitur untuk menjaga bentuknya.

    “Furnitur itu mesti dipakai selayaknya, jangan sering tertabrak benda keras,” ucapnya.

    4. Letakkan Sesuai Peruntukan

    Terakhir, pastikan untuk meletakkan furnitur kayu di tempat yang sesuai peruntukannya. Perhatikan label furnitur untuk mengetahui penggunaannya bisa di dalam atau di luar ruangan.

    “Furnitur yang memang dilabeli indoor dia nggak bisa direct kena sinar matahari, atau furnitur yang tidak bisa kena hujan secara terus menerus itu harus ditaruh di posisi yang lebih aman,” kata Hendro.

    “Kalau memang buat outdoor ya harus beli yang benar-benar outdoor yang (aman) kena direct sinar matahari dan direct kena hujan,” sambungnya.

    Itulah tips untuk menjaga furnitur kayu tetap awet, kinclong, dan indah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Kitchen Set Kayu Bisa Berjamur dan Ambruk



    Jakarta

    Kitchen set merupakan lemari penyimpanan di dapur yang umumnya dipasang di atas dan di bawah kompor. Kitchen set menjadi unsur yang penting di dapur dan harus dirawat dengan baik.

    Saat memasang kitchen set pastikan bahan yang dipakai tahan terhadap kelembapan karena dapur merupakan salah satu ruangan yang mudah sekali lembap. Sumber kelembapan ini berasal dari tidak adanya ventilasi untuk mengurangi kelembapan di dapur, adanya kebocoran pipa yang menyebabkan sekitar kitchen set lembap dan basah, dan terpapar uap saat memasak menurut JMT Kitchens and Bedrooms.

    Kelembapan tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur. Tanda kitchen set telah ditumbuhi jamur adalah muncul noda berwarna, seperti putih, coklat, hijau, hingga hitam dengan serabut halus di permukaannya.


    Bahan yang biasa berjamur adalah kayu. Apabila didiamkan, jamur dapat membuat kualitas kayu menurun, bahayanya jika kitchen set sampai rusak atau ambruk pada saat kamu tengah memasak di dapur. Selain berjamur, material dari kayu juga rawan jadi sasaran rayap sehingga perawatannya harus ekstra jika ingin membuat kitchen set dari kayu.

    Beruntungnya masalah ini sebenarnya sudah ada solusinya. Banyak produsen kayu melapisi material tersebut dengan cat khusus yang bisa melindungi kayu dari jamur dan rayap sehingga tahan lama.

    Bahan Kitchen yang Aman dari Jamur

    Saat ini sudah terdapat berbagai jenis material kitchen set yang tersedia. Hasilnya pun tidak kalah menarik dari kitchen set kayu. manajer FurnitureMu, Sidiq, menyarankan untuk memilih material seperti PVC board dan aluminium yang lebih tahan terhadap jamur.

    “Untuk bahan PVC board dan aluminium cocok digunakan bagi konsumen yang tidak ingin memiliki masalah dengan jamur dan rayap, namun dari segi harga juga berbeda. Bahan dari PVC board dinilai lebih mahal dari kedua bahan yang lain,” sebutnya saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Rayap di Rumah? Ini Cara Ampuh Mengatasinya


    Jakarta

    Rayap merupakan salah satu jenis serangga yang sering ditemukan di dalam rumah, terutama di tempat-tempat tersembunyi. Meski berukuran kecil, serangga ini dapat mengganggu kenyamanan hingga merusak hunian.

    Sebab, rayap merupakan serangga pemakan kayu sehingga furniture atau perabotan kayu di rumah jadi rusak dan berlubang. Bahkan, rayap juga bisa menggerogoti atap rumah yang masih menggunakan kayu.

    Agar furniture kesayanganmu di rumah tidak rusak gara-gara dimakan rayap, sebaiknya segera basmi serangga tersebut sebelum kerusakan makin bertambah parah.


    Ingin tahu kenapa ada banyak rayap yang muncul di rumah? Lalu bagaimana cara atasinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Kenapa Ada Banyak Rayap di Rumah

    Sebagai informasi, ada tiga jenis rayap yang umum menyerang rumah, yaitu rayap kayu lembap, rayap kayu kering, dan rayap tanah. Meski sama-sama tertarik pada kayu, tetapi ketiga jenis rayap itu memiliki sejumlah perbedaan.

    Dilansir situs Orkin, rayap kayu kering cenderung mencari kayu yang kondisinya kering, sedangkan kayu lembap jadi incaran para rayap kayu basah. Lain halnya dengan rayap tanah yang harus berada di tanah lembap dan mencari apa pun kayu yang terdapat di tanah.

    Setelah mengetahui jenis-jenisnya, berikut sejumlah alasan mengapa rayap sering kali muncul di rumah:

    1. Kondisi Rumah yang Lembap

    Udara lembap menjadi alasan utama mengapa ada banyak rayap di rumah. Pada umumnya, rayap kayu basah akan masuk ke dalam untuk mencari kayu yang bisa dimakan.

    Jumlah rayap bisa semakin banyak jika furniture di rumah umumnya menggunakan material kayu. Ditambah lagi udara lembap yang membuat rayap semakin puas menggerogoti perabotan kayu.

    2. Muncul Retakan atau Celah di Rumah

    Adanya retakan pada dinding menjadi kesempatan bagi rayap untuk masuk ke rumah. Mereka akan mencari kayu yang lembap untuk sumber makanan mereka.

    Celah pada jendela atau pintu juga bisa dilalui oleh serangga kecil tersebut. Oleh sebab itu, penting untuk menambal retakan pada dinding serta menutup celah terbuka di jendela.

    3. Ada Pipa Air yang Bocor

    Pipa air yang bocor di rumah bisa menyebabkan area di sekitar menjadi lembap. Kondisi tersebut sangat ideal bagi rayap untuk masuk dan berkembang biak di rumah.

    Populasi rayap di rumah bisa semakin bertambah jika struktur atap masih menggunakan kayu. Seiring waktu, struktur bangunan bisa rusak dan akhirnya roboh karena habis dimakan rayap.

    Cara Membasmi Rayap di Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membasmi rayap di rumah. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Pakai Cat Kayu Anti Rayap

    Langkah pertama adalah menggunakan cat kayu anti rayap untuk furniture dengan material kayu. Pastikan seluruh permukaan furniture, terutama bagian belakang telah dilapisi cat kayu agar tidak digerogoti rayap sehingga tahan lama.

    2. Hindari Area Lembap di Rumah

    Guna mencegah rayap datang ke rumah, pastikan seluruh ruangan di rumah tidak lembap. Dengan begitu, furniture kayu tak akan digerogoti oleh serangga kecil tersebut.

    Cek juga bagian langit-langit rumah karena rayap sering bersembunyi di tempat tersebut. Jika ditemukan rayap dalam jumlah banyak, segera panggil pest control atau layanan pengendali hama.

    3. Bersihkan Selokan

    Penting untuk membersihkan selokan secara berkala. Sebab, selokan yang tersumbat oleh sampah membuat air tidak mengalir dengan lancar. Kondisi ini dapat menciptakan genangan air yang masuk ke rumah dan membasahi furniture kayu, sehingga menarik rayap untuk memakannya.

    4. Lakukan Pengecekan Rutin

    Sebagai bentuk pencegahan, lakukan pengecekan rutin pada ruangan yang mudah lembap dan terdapat banyak furniture kayu. Cek juga bagian atap rumah guna memastikan tidak ada rayap yang bersarang.

    Jika menemukan ada celah atau lubang di beberapa titik, sebaiknya segera ditutup agar rayap tidak bisa masuk ke dalam rumah.

    Itulah alasan mengapa banyak rayap di rumah dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Basmi Rayap Bisa Pakai Cuka Putih dan Minyak Esensial, Ini Caranya


    Jakarta

    Munculnya rayap di rumah bukanlah pertanda baik. Sebab, serangga kecil ini dapat menggerogoti furniture kayu sehingga jadi rusak dan tak terlihat bagus lagi.

    Tak hanya itu, rayap juga bisa menggerogoti struktur atap rumah yang masih menggunakan material kayu. Jika tak segera dibasmi, fondasi atap bisa rusak dan suatu saat roboh.

    Maka dari itu, penting untuk membasmi rayap yang muncul di rumah. Jika jumlahnya sudah banyak, kamu bisa menggunakan jasa pembasmi hama atau pest control profesional.


    Kalau rayap yang ditemukan masih sedikit, kamu bisa membasminya dengan sejumlah bahan alami, seperti cuka putih dan minyak esensial. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Basmi Rayap di Rumah dengan Cuka Putih

    Membasmi rayap di rumah ternyata bisa menggunakan cuka putih. Bahan dapur ini mengandung asam asetat yang dapat mengusir sekaligus membasmi berbagai serangga, seperti semut, laba-laba, dan rayap.

    Serangga seperti rayap sangat sensitif terhadap aroma cuka yang menyengat. Maka dari itu, mereka memilih menghindari area yang telah disemprotkan cairan cuka karena mencium bau tak sedap dan kandungan asam yang bisa membunuhnya.

    Kamu bisa membuat cairan cuka putih alami dengan mudah dan cepat. Dilansir situs Varsity Termite and Pest Control, berikut cara membuatnya:

    1. Siapkan wadah kecil dan isi dengan air secukupnya
    2. Tuang 6-8 tetes cuka putih ke dalam wadah
    3. Peras dua buah lemon untuk menambah kandungan asam
    4. Aduk hingga semua bahan tercampur rata
    5. Setelah itu, tuang cairan cuka ke dalam botol semprot
    6. Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan
    7. Semprotkan cairan cuka ke area yang dilalui rayap atau langsung ke sarangnya.

    Sifat asam dari cuka putih dan lemon dinilai efektif untuk membasmi rayap secara cepat. Setelah rayap berhasil dimusnahkan, segera buang sisa-sisa rayap agar tidak menumpuk.

    Perlu diingat, hati-hati saat menyemprotkan cairan cuka ke furniture kayu. Sebab, sifat asamnya dapat merusak permukaan kayu atau memudarkan warna aslinya.

    Minyak Esensial Bisa Jadi Solusi Membasmi Rayap

    Kalau tidak suka dengan aroma cuka yang menyengat, kamu bisa menggunakan minyak esensial untuk membasmi rayap. Beberapa aroma minyak esensial seperti cengkeh, tea tree, dan jeruk diklaim ampuh untuk mengusir dan membunuh rayap. Senyawa yang terkandung di dalam minyak esensial tersebut dapat mengganggu sistem pernapasan dan saraf rayap.

    Agar efektif membasmi rayap dianjurkan membuat semprotan dari minyak esensial. Berikut cara membuatnya:

    1. Siapkan wadah kecil dan isi dengan air secukupnya
    2. Tuang 8-10 tetes minyak esensial sesuai aroma yang diinginkan
    3. Aduk hingga minyak esensial dan air tercampur rata
    4. Setelah itu, tuang cairan minyak esensial ke dalam botol semprot
    5. Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan
    6. Semprotkan cairan minyak esensial ke area yang dilalui rayap atau langsung ke sarangnya.

    Semprot cairan minyak esensial pada titik masuk sarang, struktur kayu, dan area yang sering ditemukan rayap. Bahan ini dinilai lebih aman karena tidak merusak furniture kayu terlalu parah.

    Penggunaan cairan minyak esensial harus tetap hati-hati karena ada beberapa orang yang memiliki kulit sensitif terhadap minyak esensial.

    Itulah cara mudah membasmi rayap di rumah dengan cuka putih dan minyak esensial. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com