Tag: keamanan rumah

  • Maling Auto Gagal! 7 Cara Jitu Amankan Pintu Rumah


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat yang aman bagi penghuninya. Nah, salah satu ciri rumah yang aman adalah pintunya tidak dapat diterobos oleh maling.

    Pintu depan adalah akses utama ke rumah, jadi jangan beri kesempatan buat maling masuk. Sebaiknya kamu meningkatkan keamanan pintu depan rumah biar anti maling.

    Lalu, bagaimana cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah? Simak caranya berikut ini.


    Cara Amankan Pintu Agar Anti Maling

    Inilah cara meningkatkan keamanan pintu supaya aman dari maling, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Pasang Bel Pintu Video

    Kamu bisa pasang bel pintu dengan video untuk memantau aktivitas di depan rumah. Lalu, videonya bisa disimpan untuk dilihat nantinya.

    2. Kuatkan Pelat Penahan Pintu

    Maling bisa mendobrak pintu buat masuk rumah. Pastikan pelat penahan pintu kamu kuat dengan memasang sekrup yang lebih panjang.

    3. Pasang Smart Lock

    Smart lock adalah teknologi yang bisa meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu dapat mengendalikan akses rumah dari jarak jauh untuk memberikan perlindungan ekstra. Lalu, ada smart lock yang juga punya sistem alarm, lho.

    4. Pilih Bahan Pintu yang kuat

    Kamu perlu memilih pintu berbahan kuat agar aman dari maling. Pintu solid atau pintu logam punya ketahanan yang cukup kuat buat menahan maling yang mau mendobrak masuk rumah. Sebagai alternatif, kamu dapat mengganti bahan pintu depan dengan bahan yang lebih kokoh.

    5. Pasang Sistem Keamanan

    Pertimbangkan buat memasang sistem keamanan di rumah, seperti sensor jendela dan sensor gerakan untuk mengamankan rumah. Alternatif yang lebih mudah adalah memasang lonceng pada pintu, sehingga suaranya bisa bikin maling panik dan kabur ketika mencoba buka pintu.

    6. Slot Kunci

    Kalau nggak mau ganti pintu, kamu bisa menambah slot pintu yang kuat di bagian atas dan bawah pintu. Pilihan efektif lainnya adalah rantai pintu karena mengharuskan pintu dibuka dari dalam.

    7. Pasang Lampu Sensor Gerak

    Lampu keamanan yang otomatis menyala ketika ada gerakan di dekat pintu depan akan menyulitkan pencuri untuk mendekat tanpa terdeteksi. Saat memasang lampu luar ruangan, pastikan pencahayaannya terang dan mencakup semua akses masuk rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengamankan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Pasang! Ini Titik Terbaik CCTV untuk Lindungi Rumah Saat Mudik



    Jakarta

    Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum pergi mudik, terutama yang berkaitan dengan keamanan rumah. Sebab, banyak aksi kriminal seperti pencurian atau pembobolan rumah. Hal ini membuat orang sering khawatir meninggalkan rumah saat mudik.

    Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan rumah adalah menggunakan teknologi seperti CCTV. Melansir dari artikel ilmiah yang ditulis oleh Andi Adriansyah, Mirzanu Rizki GM, dan Yuliza dari Program Studi Teknik Elektro Universitas Mercu Buana, CCTV kepanjangan dari Closed Circuit Television yang merupakan sebuah perangkat kamera video digital untuk mengirim sinyal ke layar monitor di suatu ruang atau tempat tertentu. Hal ini yang membuat penggunanya dapat memantau situasi dan kondisi tempat dari jarak jauh.

    Menurut Mandepa seperti yang dikutip pada Jurnal Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis, tujuan memasang CCTV sebagai barang bukti tindak kejahatan yang telah terjadi sehingga CCTV mampu membantu menumbuhkan rasa aman dan tentram selama rumah ditinggal mudik.


    CCTV bukan lagi hal yang sulit didapatkan pada zaman sekarang. Penggunaan CCTV didukung oleh teknologi internet yang dapat diakses penggunanya kapanpun dan di manapun selama 24 jam. Maka, CCTV menjadi pilihan tepat ketika meninggalkan rumah selama mudik. Namun, penggunaan dan pemasangan CCTV juga harus diperhatikan supaya tepat sasaran dan dapat melihat ruangan secara menyeluruh.

    Mengutip dari situs Cnet, berikut beberapa tempat di rumah yang harus dipasang CCTV

    Pintu Depan

    Asosiasi Internasional Inspektur Rumah Bersertifikat menunjukkan data sebesar 34% pencuri masuk melalui pintu utama atau depan. Memasang CCTV di area pintu masuk dapat mengawasi setiap orang yang masuk atau keluar rumah, mulai dari anggota keluarga, ART, pengantar paket, dan yang lainnya. Kamu bisa letakkan CCTV dekat bel pintu rumah sebagai pilihan yang tepat.

    Pintu Belakang dan Samping

    Selain pintu depan, pintu lainnya seperti belakang dan samping juga merupakan area wajib dipasang CCTV. Menurut data dari NACHI, 22% pembobolan rumah terjadi melalui pintu belakang. Sebab, lokasi pintu belakang dan samping cenderung tidak terlihat dan memungkinkan orang bisa masuk tanpa sepengetahuan.

    Garasi dan Jalan Masuk

    Garasi juga menjadi salah satu sasaran umum bagi pencuri karena merupakan area titik masuk yang lemah. Arahkan CCTV ke garasi yang memperlihatkan mobil, motor, sepeda, dan peralatan lainnya. Selain itu, jika ada gerbang di ujung jalan masuk rumah, tambahkan juga CCTV yang mengarah ke sana agar dapat melihat siapa saja yang mencoba masuk.

    Halaman

    Halaman juga tak kalah penting untuk memantau siapapun yang mengintip rumah kamu. Arahkan CCTV ke halaman bisa menangkap aktivitas anak-anak, hewan, dan siapa saja. Pastikan juga kamera dapat menjangkau gerbang pagar atau pintu gudang di halaman.

    Dapur atau Ruang Tamu

    Menempatkan kamera CCTV di tempat berkumpulnya orang juga pilihan tepat untuk melihat aktivitas dalam ruangan. Area ini akan terlihat bagaimana ART, pengasuh, petugas perbaikan, bahkan hewan peliharaan beraktivitas. Selain itu, ruang tamu juga wajib menjadi area yang dipantau CCTV untuk melihat apakah ada aksi pembobolan atau tidak.

    Tangga dan Lorong

    Jika rumah kamu memiliki 2 lantai dan berlorong, pastikan juga menjangkau area tersebut. Sebab, pencuri bisa membobol ruangan lain seperti kamar tidur atau kamar mandi yang merupakan area tidak terpantau. Maka, untuk tetap bisa mengawasi, pasang di lorong atau tangga untuk memastikan kemana pencuri itu bergerak di dalam rumah.

    Akan tetapi, tidak semua bagian rumah dapat dipasang CCTV. Dua tempat berikut adalah area yang justru sebaiknya dihindari.

    Tempat yang Melanggar Privasi Tetangga

    Kamu perlu pastikan kamera tidak mengarah pada tempat yang menjadi privasi orang lain. Hal ini biasanya jika kamu memasang CCTV di luar rumah, pastikan tidak sampai mencakup area yang memperlihatkan isi rumah tetangga.

    Kamar Tidur dan Kamar Mandi

    Walau memantau rumah sendiri, sebaiknya tidak meletakkan CCTV di kamar tidur apalagi kamar mandi sebagai area privasi.

    Selain itu, berikut beberapa tips menempatkan CCTV yang tepat dan aman

    Di Luar Ruangan

    • Pasang kamera CCTV pada ketinggian 2,5 meter hingga 3 meter dari tanah. Ketinggian ini cukup rendah untuk menangkap detail tetapi cukup tinggi agar tidak mudah dijangkau pencuri.
    • Jangan arahkan kamera langsung ke matahari. Hal ini menyebabkan silau dan kontras tinggi pada rekaman kamera.
    • Pastikan kamera CCTV kedap air karena diletakkan di luar ruangan yang rentan terhadap cuaca panas atau hujan.
    • Hindari meletakkan dekat pohon atau semak sebab dapat tanaman itu dapat tumbuh dan menghalangi kamera.

    Di Dalam Ruangan

    • Letakkan di sudut ruangan karena dapat menjangkau pandangan seluas mungkin.
    • Bisa letakkan di rak jika tidak mau digantung di sudut.
    • Jangan arahkan ke jendela karena cahaya yang datang dari jendela dapat menurunkan kualitas rekaman.
    • Hati-hati terhadap pencahayaan lampu di dalam ruangan agar tidak menghalangi pandangan kamera.

    Itu dia cara menentukan posisi yang tepat dan pemasangan kamera CCTV di rumah selama ditinggal mudik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Catat! 10 Barang Elektronik yang Harus Dicabut Sebelum Mudik



    Jakarta

    Memastikan keamanan rumah sebelum pergi mudik menjadi salah satu prioritas yang harus dilakukan. Apalagi, jika di rumah banyak barang elektronik yang perlu diperhatikan supaya tetap aman selama ditinggal mudik.

    Barang elektronik dapat berbahaya jika dibiarkan menyala saat tidak ada penghuni rumah. Konsleting listrik hingga kebakaran menjadi risiko terbesar. Selain itu, membiarkan barang elektronik dalam keadaan menyala tanpa dipakai juga berakibat pemborosan energi dan biaya.

    Untuk menghindari hal-hal tersebut, dilansir dari Better Home & Gardens, terdapat 10 barang elektronik yang harus kamu cabut sebelum kamu pergi mudik.


    Barang Elektronik Dapur

    Jika kamu punya mesin pembuat kopi, ketel listrik, pemanggang kopi, microwave atau peralatan di dapur yang menggunakan listrik maka cabut kabelnya dari stopkontak. Jangan biarkan alat-alat tersebut masih tersambung aliran listrik.

    TV dan WiFi

    Kamu juga wajib mencabut TV dan WiFi atau sambungan internet selama mudik. Sebab, perangkat ini tidak digunakan secara aktif.

    Komputer

    Pastikan perangkat komputer dan laptop tidak terhubung listrik. Apalagi komputer yang harus selalu dicolokkan ke stopkontak, maka saat mudik harus dicabut. Sebab, aliran energi akan terus mengalir ke komputer dan membuat komputer menjadi panas. Hal ini mengakibatkan pemborosan energi serta menambah tagihan listrik kamu. Selain itu, perangkat lain seperti printer juga harus dicek.

    Charger

    Apapun jenis pengisi daya, jika kamu sudah selesai mengisi daya pada perangkat, maka cabut. Jangan pernah meninggalkan rumah dengan kondisi charger masih terhubung pada stopkontak. Hal ini berbahaya tak hanya risiko kebakaran, tetapi juga kerusakan pada peralatan.

    Konsol Game

    Jika kamu punya PS atau konsol game di rumah, maka cabut dan matikan.

    Mesin Cuci

    Cabut aliran listrik mesin cuci dari stopkontak, termasuk pengeringnya. Setelah dicabut, jangan lupa bersihkan dul mesin cuci untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

    Kipas Angin

    Jangan lupa juga matikan kipas angin, AC, atau pembersih udara di dalam rumah. Hal ini merupakan langkah pencegahan risiko konsleting listrik.

    Itu dia beberapa barang elektronik di rumah yang kamu harus cabut sebelum pergi bermudik. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sebelum Mudik, Tutup 4 Jalur Ini Agar Rumah Aman dari Tikus


    Jakarta

    Memasuki waktu mudik, banyak yang harus dipersiapkan agar rumah tetap aman dan bersih meski keadaannya tengah kosong dan tak berpenghuni. Salah satunya adalah menjaga rumah aman dari tikus.

    Hewan pengerat satu ini termasuk cerdas karena terkadang bisa mengelabui manusia. Bahkan setelah kita memasang perangkap, mereka bisa datang lagi dan lagi. Ternyata memasang perangkap tidak cukup, kita harus cek beberapa area di rumah yang bisa jadi adalah akses utama tikus masuk ke rumah. Kira-kira di mana saja tempatnya?

    Dilansir The Spruce, berikut 4 jalur masuk tikus ke rumah.


    1. Saluran Pembuangan dan Sistem Perpipaan

    Sebagai hewan pengerat, tikus biasa hidup di tempat yang kotor seperti got atau saluran pembuangan air. Mereka memiliki ingatan yang kuat sehingga bisa kembali ke tempat yang sama berulang kali. Oleh karena itu, cara mencegah tikus adalah dengan menutup akses agar mereka tidak datang kembali.

    Biasanya tikus masuk ke rumah dari got melalui saluran pipa atau jalan pipa pembuangan. Cara mencegah tikus masuk dan keluar dari pipa adalah membuat penutup pada ujung pipa. Pilih penutup yang memiliki lubang agar air tetap dapat keluar.

    2. Atap dan Ventilasi

    Salah satu tempat kesukaan tikus adalah bagian atap rumah. Tanda mereka berada di balik plafon adalah suara berisik ketika mereka berjalan di atas. Jika menemukan tikus berada di atap rumah akan lebih sulit untuk menangkapnya karena perlu membuka plafon atau genteng.

    Cara lebih aman adalah dengan memanggil tenaga profesional yang biasa membasmi tikus. Dikhawatirkan apabila dilakukan sendiri terjadi kecelakaan saat menghindari tikus yang melompat atau kejadian tak disangka lainnya.

    Kemudian, tutup pula ventilasi, lubang di dapur, ventilasi pada atap pelana, dan celah di atap yang berpotensi menjadi akses utama tikus masuk ke rumah.

    3. Lubang

    Selain dari pipa, ventilasi, atau lubang di antara atap, waspadai lubang lain di rumah. Tikus bisa masuk lewat akses di mana saja selama mereka mencium sumber makanan. Jika kamu ingin memasang pengaman atau penutup pada setiap lubang, pastikan bahannya yang tidak mudah rusak apabila digigit oleh tikus.

    4. Tumpukan Barang di Garasi dan Gudang

    Tikus menyukai tempat yang lembap seperti di gudang dan tumpukan barang yang sudah tidak dipakai. Meskipun tidak ada sumber makanan, tetapi tempat penuh debu, hangat, dan kumuh itu merupakan tempat tinggal yang nyaman bagi semut. Sebelum pergi mudik, sebaiknya bersihkan dahulu area gudang, tumpukan barang di dapur, kamar, dan area lainnya agar tidak ada peluang tikus bersarang di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Hal Sepele di Rumah yang Bisa Picu Kebakaran



    Jakarta

    Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sangat mungkin diakibatkan oleh ulah manusia. Kebakaran juga bisa terjadi di mana saja, termasuk di rumah kita sendiri. Jika terjadi kebakaran di rumah tentu kerugian yang diterima pasti sangat besar. Oleh karena itu, menjaga keamanan dan keselamatan rumah dari kebakaran merupakan hal yang penting.

    Salah satu penyebab kebakaran di rumah bisa terjadi dari hal-hal yang tidak disadari. Menurut situs Family Handyman, berikut … hal yang perlu diantisipasi.

    Kebakaran Saat Memasak

    Memasak merupakan aktivitas yang melibatkan api untuk mematangkan makanan. Bahaya dari aktivitas memasak dapat timbul dari kain yang diletakkan dekat kompor, menyalakan api yang terlalu besar, hingga kompor penuh minyak dan kotor sehingga bisa memicu potensi kebakaran. Untuk itu, selalu berhati-hati saat memasak dan perhatikan keselamatan serta keamanan.


    Kabel dan Perangkat Listrik

    Kabel di rumah juga bisa menjadi potensi kebakaran, misalnya kelebihan beban, sambungan yang buruk, dan hal ceroboh yang bisa melelehkan isolasi kabel. Selain itu, korsleting listrik yang tidak diketahui juga bisa menjadi pemicu kebakaran tanpa disadari. Perhatikan juga stopkontak di rumah. Jika stopkontak longgar dan kabelnya sudah kendur dapat menimbulkan lengkung listrik yang berbahaya.

    Buang Baterai ke Tempat Sampah

    Baterai jika sudah tidak digunakan merupakan sampah elektronik yang sebaiknya tidak dibuang ke tempat sampah. Khususnya baterai dengan tegangan 9 volt merupakan pemantik api yang hebat. Jika baterai tersebut bertemu dengan bahan logam lain maka dapat menyebabkan korsleting dan kebakaran.

    Barang Pecah Belah

    Jika kamu punya barang pecah belah seperti akuarium, toples kaca, atau apapun yang terbuat dari kaca, maka hindari paparan sinar matahari langsung. Hindari meletakkannya dekat jendela atau area terkena sinar matahari. Sebab, barang pecah belah juga termasuk salah satu pemicu kebakaran.

    Itu dia hal-hal di rumah yang bisa memicu kebakaran. Tetap hati-hati, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! 7 Cara Efektif Cegah Maling Bobol Rumah


    Jakarta

    Rumah merupakan tempat bagi penghuni untuk menyimpan barang, bahkan terkadang ada benda berharga. Salah satu kekhawatiran penghuni adalah rumah dibobol maling sewaktu ditinggalkan.

    Rumah kemalingan tentu merupakan mimpi buruk bagi pemiliknya. Oleh karena itu, penting sekali memastikan rumah tidak bisa diterobos oleh maling.

    Lantas, bagaimana cara efektif menghalau maling masuk ke rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Cegah Maling Bobol Rumah

    Inilah beberapa upaya yang bisa penghuni rumah lakukan buat mencegah maling masuk rumah.

    1. Kunci Pintu Ganda

    Dilansir dari Good Housekeeping, penghuni rumah bisa memasang kunci ganda pada pintu supaya maling kesulitan menerobosnya. Nggak cuma dipasang, pastikan untuk selalu mengunci pintu rumah.

    2. Pasang Gorden dengan Benar

    Sebaiknya halangi pandangan ke dalam rumah menggunakan gorden. Pasang gorden dan tutup jendela dengan benar agar maling tidak bisa mengintip keadaan di dalam rumah.

    3. Kunci Jendela

    Selain pintu, maling akan mencoba masuk melalui jendela. Pastikan untuk memasang kunci jendela dan jangan lupa untuk menggunakannya.

    4. Jangan Asal Simpan Kunci

    Terkadang ada penghuni rumah yang menyembunyikan atau menaruh kunci di sekitar pintu depan. Maling punya banyak akal untuk menemukan dan raih kunci tersebut, baik di luar atau dalam rumah. Untuk itu, kunci mesti ditaruh di tempat yang sulit diraih dan ditemukan maling.

    5. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Dikutip dari situs South Australia Police, penghuni bisa mengelabui maling dengan cara membuat rumah seakan ramai. Nyalakan radio atau TV supaya maling mengira ada banyak orang di rumah, sehingga mengurungkan niatnya.

    6. Pasang Sistem Keamanan

    Gunakan sistem keamanan di rumah untuk menakuti maling. Misalnya memasang lampu otomatis bisa menyorot gerakan pelakunya.

    7. Rapikan Pekarangan

    Pangkas pohon dan semak-semak untuk memastikan pengawasan yang baik dari jalan. Singkirkan tempat yang berpotensi jadi tempat persembunyian maling. Semak-semak yang tumbuh terlalu tinggi dapat memudahkan pencuri masuk ke rumah.

    Itulah beberapa cara efektif menjaga rumah dari maling. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Pekerjaan Rumah yang Harus Dikerjakan Tukang, Bahaya Jika Diurus Sendiri


    Jakarta

    Ketika ada barang rusak dan perlu segera diperbaiki, terkadang kita berinisiatif untuk menyelesaikan masalah itu sendirian. Apabila tidak paham, kita mencari cara memperbaikinya melalui internet.

    Beberapa percobaan mungkin berhasil, tetapi tidak semua barang di rumah bisa diselesaikan seorang diri. Sebab, ilmu dari panduan atau internet saja tidak cukup. Apabila diselesaikan sendiri tanpa bantuan tukang atau ahli, khawatirnya berisiko pada keselamatan diri sendiri.

    Dilansir The Spruce, berikut 7 perbaikan di rumah yang sebaiknya dilakukan oleh para profesional untuk memastikan keamanan dan hasil yang optimal.


    1. Proyek Perpipaan Besar

    Perpipaan di rumah pemasangannya tidak semudah kelihatannya. Apalagi letaknya tidak di permukaan. Apabila terdapat masalah pada perpipaan atau butuh memasang pipa yang baru, sebaiknya panggil tukang ledeng berlisensi. Mereka jauh lebih berpengalaman sehingga bisa bekerja lebih cepat dan tepat.

    2. Penebangan Pohon

    Beberapa orang mengira menebang pohon adalah urusan kecil. Mereka bisa mengatakan hal tersebut untuk ukuran pohon yang kecil. Namun, bagaimana jika ukurannya besar, sebesar pohon beringin misalnya. Salah potong justru dapat membahayakan nyawa dan merusak bangunan di sekitarnya. Demi memastikan keamanan, sebaiknya panggil tenaga profesional yang memang berpengalaman dalam hal tanaman dan pertanaman.

    3. Renovasi Struktur Rumah

    Struktur rumah yang rusak tentu perlu perbaikan, tetapi hal tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan arsitek. Hal ini untuk mengukur bagian mana yang harus diperbaiki dan bagaimana cara menggantinya agar minim debu, biaya, dan agar tetap aman. Struktur bangunan ini mencakup fasad, fondasi, tiang, atau bagian lainnya yang menopang rumah tersebut tetap berdiri.

    4. Pekerjaan Listrik

    Berurusan dengan perangkat kelistrikan harus dengan perlengkapan yang lengkap dan aman. Banyak kejadian orang meninggal dunia karena tersetrum listrik. Oleh karena itu, pemasangan kabel atau peningkatan panel perlu dilakukan oleh tukang listrik berlisensi. Keamanan dan kepatuhan dengan kode bangunan lokal harus diutamakan.

    5. Pemasangan Jendela

    Biasanya pemasangan jendela dilakukan setelah fasad atau dinding selesai. Pemasangannya dilakukan oleh tukang atau ahlinya karena mereka mengetahui bagaimana bingkai tersebut dapat masuk ke dalam lubang yang sudah tercetak di dinding. Kesalahan kecil bisa mengakibatkan masalah besar, seperti kebocoran udara atau air. Celah pada jendela dapat berpengaruh pada kondisi dinding dan kelembapan di dalam rumah.

    6. Perbaikan atau Penggantian Atap

    Sama seperti perubahan struktur, perbaikan dan penggantian atap sebaiknya dilakukan oleh ahlinya. Sebab, mereka lebih berpengalaman dan lebih peka untuk mencari sumber masalah. Lokasinya yang berada di atas tentu berbahaya bagi orang awam yang tiba-tiba kehilangan keseimbangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Mau Rumah Kelihatan di Google Maps? Begini Caranya



    Jakarta

    Saat ini terdapat fitur yang mempermudah seseorang untuk melihat rumah tanpa perlu datang langsung ke lokasi yakni melalui Google Maps. Namun, fitur ini cukup berbahaya karena bisa disalahgunakan.

    Cara melihat bangunan melalui Google maps cukup dengan memasukkan alamat lengkap atau minimal nama jalan dan kecamatan. Setelah itu akan muncul tampilan bangunan dan jalanan. Penggunanya bisa menggeser tampilan hingga menemukan rumah yang dimaksud.

    Google Maps memang tidak menyajikan keseluruhan tampilan bangunan, terutama yang jauh dari jalan dan tertutup. Namun, apabila ingin melihat penampakan depannya, dari Google Maps sudah cukup jelas.


    “Mobil Google Street View mengambil gambar dari jalan umum, yang mungkin termasuk rumah Anda,” tulis Google seperti yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (1/7/2025).

    Menurut petugas di Departemen Kepolisian Riverside di California Selatan, Ryan Railsback, mengatakan kepada ABC News, disarankan untuk memblur tampilan rumah di Google Maps. Hal ini untuk mencegah terjadinya pencurian dan tindak kejahatan lainnya.

    “Para penjahat mencari cara-cara baru dan inovatif untuk mencari korban. Ada baiknya masyarakat menyadari hal itu dan mencegah hal tersebut,” kata Ryan.

    Menurut profesor hukum dan ilmu kepolisian di John Jay College of Criminal Justice di New York, Christopher Herrmann, opsi permintaan membuat buram properti di Google Maps sudah tersedia sejak lama dan tidak dipungut biaya apa pun.

    Fitur ini dapat menghentikan aksi penjahat yang biasa mengintai rumah-rumah untuk mengetahui letak pintu masuk, jendela, atau akses masuk ke rumah lewat foto di Google Maps.

    Cara untuk mengaburkan foto rumah atau properti lain yang dimiliki cukup mudah. Pemiliknya pun tidak harus datang ke kantor polisi setempat atau mendatangi kantor Google.

    Cara Membuat Buram Gambar Rumah di Google Maps

    Dilansir dari laman Google, berikut cara membuat buram gambar rumah di Google Maps.

    1. Cari rumah dan buka gambar Street View yang ingin diburamkan

    2. Pilih ‘Laporkan masalah’ atau ‘Report a problem’ di bagian kanan bawah dan isi formulir yang tersedia

    3. Pilih objek yang ingin diburamkan. Ada rumah, wajah, mobil atau plat kendaraan, hingga objek lainnya

    4. Setelah itu, masukkan e-mail dan lakukan verifikasi

    5. Masukkan captcha dan klik ‘kirim’

    6. Cek e-mail secara berkala untuk mengetahui apakah permintaan pemilik rumah sudah disetujui Google.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Rumah Kamu Perlu Segera Direnovasi, Jangan Tunggu Rusak Parah!



    Jakarta

    Rumah juga punya ‘batas usia’. Kalau sudah terasa tidak nyaman, sering muncul kerusakan kecil, hingga atap mulai bocor, bisa jadi itu sinyal kuat rumahmu butuh direnovasi.

    Renovasi rumah bukan sekadar soal tampilan, tapi juga demi menjaga kenyamanan dan keamanan penghuninya. Mengutip laman Architecture Beast, berikut 6 tanda umum bahwa rumah kamu sebaiknya segera direnovasi.

    1. Atap atau Genteng Mulai Bocor

    Bintik air di langit-langit atau rembesan saat hujan adalah alarm awal. Umumnya genteng perlu diganti setiap 30 tahun, tapi kalau sudah banyak yang bocor, sebaiknya segera renovasi atap untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.


    2. Kebutuhan Ruang Tambahan

    Punya anak yang beranjak remaja atau keluarga yang bertambah? Artinya kamu perlu menambah ruangan di rumah. Renovasi bisa jadi solusi agar tata letak lebih optimal sekaligus menyegarkan tampilan rumah.

    3. Perbaikan Kecil yang Tak Kunjung Usai

    Kalau kamu merasa terus memperbaiki masalah yang sama, seperti dinding retak atau pintu yang macet, itu bisa jadi sinyal renovasi besar. Selain menghemat biaya jangka panjang, renovasi menyeluruh bikin rumah lebih efisien dan fungsional.

    4. Lantai Sudah Usang atau Rusak

    Lantai yang retak, terkelupas, atau tampak bobrok bisa jadi bahaya tersembunyi. Selain fungsional, memperbarui lantai juga dapat menambah estetika rumah secara keseluruhan.

    5. Pipa Bocor

    Masalah pipa sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak ke struktur rumah jika dibiarkan. Segera hubungi tukang dan pertimbangkan renovasi sistem perpipaan bila kebocoran terus terjadi.

    6. Banyak Rayap dan Hama

    Kalau kamu mulai sering melihat jejak rayap, terutama di furnitur kayu, artinya rumah kamu sedang dalam bahaya. Serangan hama bisa merusak struktur bangunan dan memicu biaya perbaikan yang tinggi. Renovasi sekaligus pembasmian rayap bisa jadi langkah pencegahan jangka panjang.

    Jangan tunggu rusak parah baru renovasi. Mengenali tanda-tanda awal ini bisa membantumu menjaga rumah tetap nyaman, aman, dan tahan lama. Jadi, sudah siap merenovasi rumah?

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Cegah Kebakaran Rumah Akibat Korsleting Listrik


    Jakarta

    Kebakaran rumah sering kali terjadi akibat korsleting listrik. Hal ini merupakan ancaman yang serius, terutama di kawasan Jakarta.

    Wakil Gubernur DK Jakarta Rano Karno belum lama ini menyatakan 90 persen kebakaran di Jakarta disebabkan oleh korsleting listrik. Umumnya, korsleting listrik berawal dari kelalaian manusia dan instalasi listrik.

    Hal ini menunjukkan pentingnya mencegah kebakaran akibat korsleting listrik. Berikut adalah lima langkah penting yang bisa dilakukan untuk melindungi rumah.


    Cara Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

    Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah korsleting listrik, dikutip dari keterangan Schneider Electric.

    1. Cabut Aliran Listrik Perangkat Saat Tidak Digunakan

    Penghuni rumah bisa membiasakan diri untuk mematikan dan mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan. Cara sederhana ini sangat efektif untuk mencegah korsleting listrik.

    Perangkat seperti dispenser, setrika, kipas angin, dan rice cooker sebaiknya dicabut dari stopkontak setelah digunakan. Tak hanya mengurangi risiko kebakaran, langkah ini juga membantu menghemat konsumsi listrik harian.

    Selain itu, pastikan stopkontak yang digunakan memiliki kualitas baik dan memenuhi standar keamanan. Stopkontak berbahan plastik tidak tahan panas atau tidak dirancang untuk arus tinggi sehingga berisiko meleleh, terbakar, dan memicu kebakaran.

    2. Periksa dan Rawat Sistem Kelistrikan Secara Teratur

    Kemudian, pemilik juga perlu memeriksa instalasi listrik di rumah secara rutin. Hal ini dapat membantu melindungi rumah dari risiko korsleting listrik.

    Pastikan kabel listrik di area yang sering digunakan seperti dapur, kamar tidur, dan ruang keluarga dalam kondisi baik. Jangan ada stop kontak yang longgar atau kelebihan beban. Lalu, segera ganti perangkat listrik yang sudah usang atau rusak.

    3. Siapkan Alat Pemadam Api Ringan

    Pemilik dapat menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah buat mengantisipasi kebakaran, terutama yang dipicu korsleting listrik. Tempatkan APAR di titik-titik strategis seperti dapur atau dekat panel listrik. Lalu, pastikan seluruh penghuni tahu cara penggunaan APAR.

    4. Pastikan Instalasi Listrik Sesuai Standar Keselamatan

    Pemilik dapat memastikan instalasi listrik di rumah ditangani oleh instalatur yang memiliki Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK). Sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh Kementerian ESDM sebagai bukti bahwa teknisi telah memenuhi standar keselamatan kelistrikan nasional dan memiliki kemampuan memasang perangkat listrik dengan benar.

    Selain itu, instalasi listrik juga perlu mengikuti standar teknis yang ditetapkan dalam PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). PUIL mewajibkan penggunaan peralatan listrik yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk memastikan sistem kelistrikan di rumah aman dan andal. Salah satu contohnya adalah penggunaan kabel dengan ukuran yang sesuai kapasitas arus listrik guna mencegah panas berlebih atau korsleting.

    Hal ni tak hanya mematuhi regulasi, tapi juga menjaga keselamatan keluarga dan mencegah risiko kebakaran di rumah. Untuk mendukung pemerintah dalam mencegah potensi kebakaran, Schneider Electric menjalankan kampanye nasional ‘Gerakan Listrik Aman’. Kampanye ini bermaksud meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat kompetensi instalatur listrik di lapangan.

    Lebih dari 7.800 instalatur dari 15 asosiasi dan komunitas di 10 kota besar di Indonesia telah menerima pelatihan instalasi listrik hunian dari Schneider Electric. Pelatihan ini tidak menggantikan sertifikasi resmi dari pemerintah, melainkan menjadi pendukung untuk memastikan para instalatur benar-benar siap memasang sistem kelistrikan yang andal dan sesuai regulasi.

    5. Tambahan Proteksi MCB

    Miniature circuit breaker (MCB) atau yang dikenal sebagai anti korsleting adalah perangkat pengaman listrik. Alat ini secara otomatis memutus aliran listrik saat terjadi korsleting atau beban berlebih.

    Pemilik perlu memastikan MCB yang digunakan memiliki kualitas baik dan sesuai standar keamanan. Penggunaan MCB yang murah tanpa jaminan mutu berisiko gagal atau terlambat memutus arus, terutama jika bahan pembuatnya tidak tahan panas.

    Meskipun MCB penting untuk mencegah korsleting dan beban berlebih, perlindungan instalasi listrik tidak cukup dengan satu perangkat saja. Pemilik rumah perlu gawai proteksi arus sisa (GPAS) atau residual current circuit breaker (RCCB). Alat ini berfungsi memutus aliran listrik secara otomatis saat terdeteksi kebocoran arus, bahkan arus sekecil 30 mA.

    Penggunaan MCB dan RCCB secara bersamaan menjadi standar wajib dalam instalasi listrik rumah tangga untuk memastikan perlindungan maksimal sesuai regulasi yang berlaku. GPAS atau RCCB Domae dari Schneider Electric memberikan proteksi kelistrikan yang ideal untuk sektor hunian seperti rumah dan apartemen.

    Domae tersedia dalam dua varian sensitivitas. Varian pertama dengan sensitivitas 30 mA membantu melindungi manusia dari risiko sengatan listrik. Lalu, varian kedua dengan sensitivitas 300 mA dirancang untuk membantu mencegah potensi bahaya kebakaran akibat arus sisa.

    “Schneider Electric berkomitmen untuk membantu masyarakat mengenali risiko kelistrikan sejak dini dan mendorong penggunaan perangkat proteksi seperti MCB dan RCCB secara tepat. Melalui kampanye Gerakan Listrik Aman, kami secara konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah nyata untuk mencegah potensi kebakaran di rumah akibat korsleting atau kebocoran arus listrik,” ujar President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (28/7/2025).

    “Kami percaya bahwa dengan meningkatkan kesadaran dan akses terhadap sistem kelistrikan yang aman dan sesuai standar, kita dapat melindungi lebih banyak keluarga dan menciptakan lingkungan hunian yang lebih terlindungi,” sambungnya.

    Peralatan dan alat proteksi listrik adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan keamanan rumah. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu menggunakan perangkat yang berkualitas dan andal serta tidak tergoda harga murah.

    Dengan menerapkan lima langkah perlindungan kelistrikan di rumah, pemilik meningkatkan keamanan bagi keluarga. Pemilik juga mencegah risiko korsleting dan kebakaran yang dapat merugikan dari segi materi maupun nyawa.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com