Tag: kebakaran

  • Ingin Liburan Tenang? Cek Dulu 5 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah



    Jakarta

    Libur sejenak di tengah-tengah padatnya rutinitas memang mengasyikkan! Siapa nih yang punya rencana berlibur long weekend? Eits, tunggu dulu, jangan lupa kerjakan hal-hal ini ya sebelum meninggalkan rumah buat liburan!

    Dikutip dari Martha Stewart, terdapat 5 hal yang wajib dilakukan di rumah sebelum ditinggal liburan.

    Tutup Jendela dan Pintu

    Hal yang paling penting adalah memastikan pintu dan jendela tertutup dan terkonci rapat. Jangan hanya pintu dan jendela utama, tetapi juga jendela kamar bahkan pintu belakang. Jika meninggalkan kendaraan di rumah, pastikan juga pintu garasi tertutup rapat serta kendaan dalam keadaan terkunci ya.


    Cabut Peralatan Elektronik

    Demi alasan keselamatan, cabut semua peralatan elektronik seperti TV, charger HP, rice cooker, mesin cuci, dan alat elektronik lainnya. Hal ini guna mencegah risiko kebakaran listrik akibat korsleting serta dapat menghemat tagihan listrik.

    Bersihkan Kulkas

    Periksa kulkas apakah ada bahan makanan yang perlu dibuang atau tidak. Meninggalkan makanan berlama-lama di kulkas yang sudah membusuk bisa membuat kulkas bau dan kulkas mudah rusak.

    Periksa Tanaman

    Jika ada tanaman di dalam rumah, jangan lupa untuk diperiksa juga. Pastikan sudah disiram agar ketika pulang tanaman tidak kering. Dianjurkan juga memotong rumput sebelum meninggalkan rumah agar halaman tetap rapi. Halaman yang ditumbuhi rumput liar dapat menjadi ciri penghuni sedang bepergian dan ini tanda baik bagi penjahat.

    Beritahu Tetangga atau Teman yang Dipercaya

    Beritahu tetangga atau teman yang paling dipercaya dan berikan mereka kunci darurat. Hal ini guna mencegah risiko serta mereka dapat langsung masuk ke rumah jika terjadi keadaan darurat. Namun, tentu saja tetap berhati-hati saat mempercayakan rumah kepada orang terdekat ya.

    Itu dia sedikit tips untuk kamu yang berencana berlibur long weekend kali ini. Semoga membantu dan tetap hati-hati!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Usai Rumahnya Terbakar, Paris Hilton Beli Lagi Rp 1 T Punya Mark Wahlberg



    Jakarta

    Usai rumah mewahnya hangus dan hancur dalam bencana kebakaran dahsyat di Los Angeles pada awal tahun lalu, Paris Hilton kini punya rumah baru. Dia membeli rumah milik aktor Mark Wahlberg.

    Model dan aktris ini merogoh kocek USD 63 juta atau sekitar Rp 1 triliun untuk membeli rumah dengan 12 kamar dan 20 kamar mandi ini. Hunian mewah seluas 2,4 hektare ini berlokasi di kawasan elite Beverly Hills.

    Dikutip dari SFG News, Selasa 24/6/2025), Paris Hilton dan suaminya Carter Reum sepakat untuk membeli rumah ini pada 20 Juni lalu. Transaksi ini dibantu oleh saudaranya Barron Hilton dan istrinya Tessa Hilton.


    Mark Wahlberg yang terkenal berperan sebagai Bob Lee Swagger dalam film Shooter membangun sendiri rumah ini pada 2014. Bersama keluarganya dia tinggal di rumah ini sampai 2022 hingga akhirnya pindah ke Nevada.

    Paris Hilton bisa bernapas lega karena akhirnya dia mendapatkan rumah idamannya. Setelah sebelumnya dia berduka karena rumah mewahnya di pantai Malibu hangus karena bencana kebakaran hutan di Los Angeles.

    Hilton menyaksikan sendiri lewat tayangan berita bagaimana api melalap bangunan rumahnya dengan sangat dahsyat.

    Rumah Paris Hilton yang terbakarRumah Paris Hilton yang terbakar Foto: Instagram/@parishilton; ABC via Page Six

    “Sakit hati tak bisa diungkapkan,” kata Paris dalam caption unggahan di sosial medianya.

    “Rumah ini meninggalkan banyak kenangan. Di sini Phoenix (anaknya) belajar berjalan dan kami bermimpi membangun kenangan hidup bersama London (anak perempuannya),” kata Paris.

    Bila dibandingkan dengan rumah barunya ini, rumah yang hancur itu hanya punya 3 kamar tidur. dan ada ruang terbuka seluas 3.000 kaki persegi. Tapi lokasinya, idaman banyak orang. Rumah Hilton ini berada di pantai La Costa, di sisi Pacific Coast Highway, yang hancur oleh kebakaran saat menyebar dari Palisades melalui Santa Monica dan Malibu.

    Dia dan Reum membeli tempat tinggal itu seharga USD 8,4 juta pada tahun 2021.

    (zlf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Hindari Pasang AC di 5 Tempat Ini biar Tagihan Listrik Aman dan Bebas Bau


    Jakarta

    Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan merupakan perangkat elektronik andalan di negara tropis. Jika dahulu kipas angin menjadi perangkat pendingin nomor satu, kini posisinya dilangkahi oleh AC sebagai perangkat instan yang banyak dipilih masyarakat.

    Padahal jika dibandingkan antara kipas angin dan AC, jelas AC lebih banyak memakai listrik dan membuat tagihan listrik bulanan membengkak. Namun, fungsinya yang bisa membuat ruangan lebih sejuk dalam waktu singkat membuat banyak orang rela untuk tetap menggunakan AC ketimbang kipas angin.

    Pemakaian listrik yang besar bukan hanya disebabkan oleh lama pemakaian, tetapi juga bisa karena lokasi pemasangannya yang salah. Apabila AC diletakkan di tempat yang benar, mesin AC akan bekerja normal untuk mendinginkan ruangan. Sebaliknya, jika dipasang di lokasi yang salah justru menyita banyak daya.


    Oleh karena itu, agar tetap bisa memakai AC tanpa perlu khawatir listrik boncos, dilansir dari House Digest, berikut lokasi-lokasi yang harus dihindari untuk pemasangan AC.

    1. Dekat Barang dan Area yang Mudah Terbakar

    Sebagai perangkat yang berfungsi mendinginkan ruangan, AC harus jauh-jauh dari sumber panas, seperti cerobong asap, tungku api, kompor atau dekat oven yang terbuka. Oleh karena itu, kebanyakan dapur di rumah jarang ada yang memakai AC. Ketika AC berada dekat dengan sumber panas, sistem pendingin AC bekerja 2x lebih keras karena harus membuat ruangan dingin.

    2. Tempat Terpanas di Rumah

    Sebenarnya salah satu alasan pemilik rumah memasang AC adalah untuk mendinginkan udara di ruangan tersebut. Namun, perlu dipertimbangkan jika ruangan tersebut banyak tersorot sinar matahari dan di dekat sumber panas, sebaiknya ubah interior ruangan agar lebih banyak ventilasi atau pasang kipas angin agar suhu panas bergerak menjauh dari pusat aktivitas penghuninya.

    Sama seperti di atas, AC yang ditempatkan di ruangan yang terlalu panas harus bekerja 2x lebih keras agar ruangan tersebut dingin seperti yang diinginkan penghuninya. Jika AC dibiarkan seperti ini, lama-lama akan timbul masalah pada mesin.

    Solusi lainnya, coba halau sinar matahari masuk ke dalam ruangan dengan memasang tirai. Apabila sedang tahap pembangunan, bisa mengukur arah matahari akan mengarah ke mana. Selain sinar matahari, uap dari dapur atau asap panas yang dihasilkan di dalam rumah juga harus jauh dari lokasi AC dipasang.

    3. Lokasi yang Tersembunyi

    AC harus ditempatkan di area yang tidak ada penghalang tepat di depannya. Hal ini untuk memudahkan udara dingin menyebar ke seluruh ruangan. Namun ada saja yang memasang AC tanpa pengukuran sehingga memilih tempat-tempat yang sempit dan banyak barang besar yang menghalangi.

    Kasus seperti ini banyak ditemukan pada peletakan AC outdoor. Alasannya AC outdoor kerap disimpan di area tersembunyi agar tampilan rumah enak dilihat. Sebab, menampakkan AC outdoor dianggap dapat merusak dekorasi rumah.

    Banyak orang yang menutupi keberadaan AC outdoor dengan memasang penutup atau memasang penghalang seperti tanaman atau lemari. Cara ini justru membuat AC jadi cepat rusak karena udara panas dari unit tidak dapat terbuang dan justru kembali ke dalam sirkulasi AC. Solusinya, penghuni rumah boleh menutupinya tetapi jangan meletakkan barang apa pun di depan baling-balingnya sehingga udara panas dapat dibuang.

    4. Tempat yang Banyak Perangkat Elektronik Berdaya Besar

    Cara untuk menghemat pemakaian listrik adalah tidak menggunakan perangkat elektronik berdaya besar secara bersamaan. Saat hendak menyalakan AC perangkat lain seperti blender, oven, mesin air sebaiknya tidak dalam keadaan menyala. Listrik turun atau jeglek bisa mengakibatkan korsleting listrik dan berbahaya apabila terjadi kebakaran.

    5. Dekat Tempat Sampah

    Tempat sampah bisa menjadi sumber bau di rumah. Terutama untuk tempat pembuangan sampah bekas makanan. Memasang AC di ruangan yang di dalamnya terdapat tempat sampah justru dapat membawa masalah kesehatan.

    Seperti yang diketahui pemasangan AC lebih baik di dalam ruangan yang tertutup, apabila ada bau menguar dari tempat sampah, seluruh penghuninya bisa mencium bau tersebut. Efek jangka pendeknya bisa menyebabkan masalah pernapasan, nyeri dada, hiperreaktivitas saluran napas. Sedangkan dalam jangka panjang seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

    Itulah beberapa lokasi yang sebaiknya tidak dipasang AC, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Ulat Bulu ‘Jajah’ Cirebon, Ini Cara Basmi Ulat Bulu di Rumah


    Jakarta

    Beberapa hari lalu, warga di Dusun Plaosan, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon ‘diserbu’ ulat bulu di permukiman warga. Kejadian ini sudah berlangsung selama 3 hari lamanya.

    Akibatnya, banyak warga merasa terganggu aktivitasnya. Diduga, ulat bulu tersebut muncul dari perkebunan pohon jati yang ada di sekitar permukiman warga.

    “Warga sudah mulai resah sama ulat bulu ini, karena beberapa rumah warga sudah didatangi sama ulat bulu dan warga cuma bisa membersihkan menggunakan alat seadanya,” tutur Kepala Dusun Plaosan, Abas Riadi, dikutip dari detikJabar, Selasa (19/12/2023).


    Pemadam kebakaran setempat pun sudah membasminya dengan menyemprotkan cairan detergen dan cairan pembasmi ulat bulu.

    Sebenarnya, ada beberapa hal yang membuat ulat bulu bisa masuk ke rumah. Dikutip dari Pest Pointers, Selasa (19/12/2023), ulat bulu bisa datang ke rumah untuk bersarang. Biasanya, ulat bulu aktif pada beberapa masa setiap tahun, contohnya seperti masa pertumbuhan.

    Selama hidupnya, ulat bulu akan mencari dedaunan untuk dimakan dan bersiap menjadi kepompong. Mereka juga akan mencari tempat yang aman untuk membuat kepompongnya. Pada salah satu waktu ini, kamu mungkin saja menemukannya di dalam rumah ketika ulat bulu mencari tempat yang aman untuk makan dan bersembunyi.

    Cara Ulat Bulu Masuk Rumah

    – Masuk lewat jendela atau jendela
    – Masuk bersama dengan hewan lain
    – Ada retakan di bagian rumah
    – Ulat bulu juga bisa masuk melalui tanaman yang ada

    Cara Basmi dan Usir Ulat Bulu dari Rumah

    Untuk mengusir atau menghilangkan ulat bulu dari rumah, ada beberapa cara untuk melakukannya. Dikutip dari The Spruce, begini caranya.

    1. Dibuang Pakai Tangan

    Cara yang mudah dan cepat untuk dilakukan adalah membuangnya pakai tangan sendiri. Sebelum membuangnya, jangan lupa pakai sarung tangan dan taruh ulat bulu di tempat yang ada tumbuhan namun jauh dari rumah.

    2. Semprotkan Neem Oil atau Minyak Mimba

    Menyemprotkan neem oil atau minyak mimba bisa membunuh hama, seperti ulat bulu dan tungau. Semprotan tersebut bisa membuat mereka sulit bernapas. Neem oil juga aman digunakan dan tidak berbahaya bagi hewan atau manusia.

    Minyak mimba adalah minyak nabati yang dihasilkan dari pohon mimba yang merupakan tanaman yang vegetasi alaminya berada di Madhya Pradesh, India.

    3. Hilangkan Sarangnya

    Salah satu cara ampuh untuk membasmi ulat bulu adalah dengan menghilangkan sarangnya. Kamu bisa memangkas pohon untuk menghilangkan sarangnya, membakarnya, atau meninggalkannya agar dimakan oleh predators alami, seperti burung dan tawon.

    4. Semprotan Cabai

    Kamu bisa membunuh ulat bulu dengan menyemprotkan semprotan cabai. Gunakan sarung tangan dan pelindung mata, lalu cincang halus cabai habanero secukupnya hingga 1/2 cangkir. Geprek 6 siung bawang putih.

    Haluskan cabai dan bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring di dalam blender.

    Tuang campuran ke dalam stoples kaca dan tutup rapat. Jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2 hari. Lalu, saring larutan merica dan masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan ulat dengan cairan tersebut.

    5. Semprotan Minyak

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur apapun, 1 sendok teh sabun cuci piring, dan 2 gelas air hangat. Tuangkan larutan ke botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu sebanyak-banyaknya. Jangan gunakan ini pada tanaman anggrek, labu, atau tanaman yang daunnya berbulu.

    6. Semprotan Cuka

    Larutan cuka dan air akan membunuh dan mengusir sebagian besar hama taman, termasuk ulat bulu. Campurkan 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dan semprotkan cairan tersebut ke ulat bulu.

    7. Molase dan Sabun Cuci Piring

    Campuran molase atau tetes tebu dengan sabun cuci piring juga bisa mengusir ulat bulu dari rumah. Campurkan satu sendok makan Molase dan satu sendok teh sabun cuci piring dengan satu liter air hangat. Setela berada pada suhu ruangan, semprotkan campuran tersebut secara teratur ke seluruh daun, dari atas sampai ke bawah.

    Sebagai catatan, informasi tersebut bisa dilakukan apabila ulat bulu tidak dalam jumlah banyak. Jika ada banyak ulat bulu, sebaiknya panggil profesional.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi atau mengusir ulat bulu dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Beli! Ini Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi


    Jakarta

    Kompor listrik dan kompor induksi kini menjadi pilihan terbaik untuk memasak karena praktis dan modern. Namun, masih banyak orang yang masih belum dapat membedakan kompor listrik dan induksi.

    Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, apa saja perbedaan kompor listrik dan induksi?

    Agar memudahkan kamu dalam memilih jenis kompor mana yang cocok dengan kebutuhan kamu, mari simak ulasan lengkapnya di bawah.


    Apa itu Kompor Listrik?

    Mengutip dari Hi Cook, Rabu (24/1/2024), kompor listrik bekerja dengan adanya arus listrik yang mengalir melalui kumparan logam di bawah permukaan kaca atau keramik plat (perantara). Selanjutnya, kumparan diubah menjadi panas karena hambatan listrik. Kumparan akan memindahkan energi panasnya melalui perantara menggunakan teknologi infra merah.

    Jadi, prinsip memasak dan cara kerja pada kompor listrik yaitu perpindahan panas radiasi antara kompor dan panci.

    Apa itu Kompor Induksi?

    Masih dikutip situs yang sama, berbeda dengan kompor listrik. Kompor induksi menggunakan elektromagnet sebagai pengganti kumparan logam pada kompor listrik. Arus listrik akan bergantian saat melewati cincin ke peralatan masak. Hasilnya adalah panci atau wajan mulai memanas.

    Kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar kompor dapat bekerja. Biasanya panci yang digunakan pada kompor induksi berbentuk datar pada bagian bawah serta memiliki bahan lapisan magnet sebagai penghantar panas (konduktor). Jadi, wajan biasa tidak digunakan pada kompor induksi sebab diperlukan lapisan magnet pada dasar wajan agar dapat berfungsi.

    Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi

    Cara Kerja Pemanasan

    Perbedaan dari cara kerja pemanasan kedua jenis kompor terletak pada energi yang digunakan. Kompor induksi memakai energi elektromagnetik sehingga pemanasan terjadi secara langsung.

    Sementara itu, untuk bekerja kompor listrik perlu menghantarkan panas melalui sumber listrik. Jadi, cara kerja kompor listrik dan induksi dalam menghantarkan panas berbeda, meskipun sama-sama tidak menggunakan gas.

    Tingkat Efisiensi Energi

    Kompor induksi terhitung lebih efisien sebab pemanasan terjadi secara langsung. Reaksi elektromagnetik untuk menghantarkan panas ke makanan dalam wajan atau panci mencapai 80-90%.

    Sementara. kompor listrik punya efisiensi energi lebih rendah, yakni sekitar 70% saja. Hal ini karena metode pemanasannya secara tidak langsung.

    Segi Keamanan

    Untuk tingkat keamanan kompor induksi cenderung lebih aman karena tidak terasa panas saat disentuh. Selain itu, kompor induksi juga punya fitur otomatis yang bisa mengatur durasi masak, jadi aman bila kamu tinggalkan.

    Tetapi, kedua jenis kompor bisa kita simpulkan tergolong lebih aman dari kompor gas. Hal ini karena keduanya tidak mengandalkan api sebagai sumber panas dan resiko kebakaran juga menjadi lebih kecil.

    Suhu Maksimal

    Dari segi suhu, kompor listrik bisa menghasilkan suhu panas yang lebih tinggi daripada kompor induksi. Suhu maksimal kompor listrik dapat mencapai 393 derajat Celcius, sementara kompor induksi sekitar 351 derajat Celcius.

    Meski begitu, kompor induksi lebih unggul dalam hal menurunkan suhu dari panas ke dingin. Karena kompor listrik perlu waktu lebih lama sehingga perlu berhati-hati untuk tidak menyentuhnya setelah digunakan.

    Harga

    Harga kompor listrik memiliki harga yang cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan kompor induksi. Namun, kompor listrik akan lebih mahal pada biaya tagihan listrik. Sebab kompor listrik membutuhkan daya yang cukup besar untuk menyalakannya.

    Cara Perawatan

    Untuk perawatan sendiri, kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sementara kompor listrik kamu perlu mendiamkan dan menunggu kompor hingga dingin untuk membersihkannya.

    Demikian perbedaan dari kompor listrik dan induksi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cegah Rumah Kebakaran, Teknologi Ini Bisa Cepat Padamkan Api


    Jakarta

    Belakangan ini sering terjadi kebakaran rumah, seperti hal yang baru terjadi pada rumah milik seorang dokter di Jalan Manyar Indah VI/4 Surabaya kemarin. Dikutip dari catatan detikJatim, Jumat (22/2/2024), kebakaran diduga terjadi akibat korsleting dari sebuah AC. Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dalam kurun waktu kurang lebih 30 menit dengan bantuan 9 unit mobil pemadam kebakaran.

    Kebakaran rumah adalah bencana yang sulit untuk diprediksi, namun mudah untuk mencegahnya. Penyebab kebakaran rumah biasanya datang dari kecerobohan manusia, seperti membiarkan kompor gas menyala, membuang rokok sembarangan, bermain api di sekitar benda mudah terbakar, dan lainnya. Namun ada juga penyebab kebakaran yang sulit untuk diprediksi, salah satu contohnya seperti korsleting listrik. Hal ini membuat kita sangat khawatir ketika hendak meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama.

    Oleh karena itu, alat pencegahan otomatis mungkin bisa menjadi solusi untuk meminimalisir dampak dari kebakaran ini. Salah satu contohnya adalah Fire Sprinkler System. Sistem ini biasa digunakan pada bangunan gedung besar sebagai salah satu standar keamanan.


    Melansir dari rainwbowstores.com, saat ini di California, Maryland, dan Washington DC telah menetapkan peraturan bahwa standar setiap rumah disana wajib memiliki sistem fire sprinkler. Lantas, perlukah pemerintah Indonesia mengadopsi kebijakan sistem ini di Indonesia?

    Sebelum menjawab pertanyaan itu, sebaiknya kamu mengenal apa itu fire sprinkler system terlebih dahulu.

    Apa itu Fire Sprinkler System?

    Sistem fire sprinkler adalah salah satu sistem keamanan bangunan terhadap bencana, khususnya kebakaran. Mengutip dari vincifire.com, cara kerja sistem fire sprinkler ini adalah dengan menyiramkan air bervolume besar dari saluran pipa yang sudah disiapkan saat sensor menyala.

    Manfaat Fire Sprinkler System

    Apa saja manfaat dari sistem ini? Dilansir dari totalfire.co.id, sistem ini memiliki banyak manfaat. beberapa diantaranya yaitu:

    – Sistem ini bisa aktif secara otomatis menggunakan sistem sensor, bahkan ada beberapa tipe yang masih bisa aktif tanpa menggunakan listrik.

    – Meningkatkan peluang selamat dari bencana kebakaran hingga 97%.

    – Sistem ini dapat memadamkan api dalam waktu kurang lebih 2 menit, sehingga dampak dari kebakaran lebih minim.

    – Efisiensi biaya. Biaya perawatan yang murah dan mencegah terjadinya kerusakan menjadikan sistem ini sebagai alat yang sangat berguna. Menurut data yang ada, berkat sistem ini biaya asuransi pemilik rumah bisa menurun hingga 15%.

    – Meningkatkan nilai properti.

    detikers pasti penasaran dengan cara memasang sistem fire sprinkler ini. Tentunya melakukan pemasangan sistem ini membutuhkan tenaga ahli yang berpengalaman. Namun kamu tidak perlu khawatir, ada juga beberapa tips yang bisa kamu baca agar bisa lebih paham lagi dengan pemasangan sistem fire sprinkler ini.

    Bila kamu tertarik ayo kita simak tips yang perlu kamu ketahui sebelum memasangnya di bawah ini.

    Tips Saat Memasang Fire Sprinkler System

    Dikutip dari patigeni.com, ada beberapa tips dalam pemasangan sistem ini.

    – Peletakan sprinkler disarankan untuk dipasang di langit-langit, sehingga pancaran air langsung mengarah ke bawah.

    – Temperatur operasi standardnya adalah 68 derajat Celcius dengan warna cairan jingga kemerahan, atau kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

    – Kepadatan pancaran airnya sekitar 2,25mm/menit untuk klasifikasi hunian kebakaran ringan, 5mm/menit untuk klasifikasi hunian kebakaran sedang, dan 7,5 ~ 12,5 mm/menit untuk klasifikasi hunian kebakaran besar.

    – Jarak antar sprinkler adalah 4,6 meter, dan jarak dengan tembok adalah 1,7 meter.

    – Pastikan kamu memilih tenaga ahli yang terpercaya dan berpengalaman ketika hendak memasang sistem ini.

    Itulah pengenalan singkat dan tips dalam memilih fire sprinkler system. Gimana detikers, dengan manfaatnya yang cukup banyak ini, apakah Indonesia perlu menerapkan kebijakan ini?

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Handuk Basah Bisa Padamkan Kebakaran Kecil di Rumah?



    Jakarta

    Ancaman kebakaran bisa terjadi di mana saja, terutama di dapur yang juga berpotensi karena memiliki sumber api dari kompor. Ada saja kejadian kebakaran di dapur karena kelalaian maupun kecelakaan.

    Kebakaran bisa timbul ketika meninggalkan masakan dengan kompor menyala terlalu lama karena lupa tengah memasak, sehingga minyak beserta makanannya terbakar. Tentunya, langkah yang paling benar adalah menggunakan alat pemadam api.

    Namun, saat tidak ada alat tersebut mungkin insting pertama seseorang adalah memadamkan api dengan menyiram. Padahal, justru menyiram air malah akan memperbesar api, bahkan menyambar orang yang menyiramnya.


    Lantas bagaimana dengan memadamkan api dengan handuk basah? Berikut ini penjelasannya.

    Melansir dari UVTV44 dikutip Senin (4/3/2024), kebakaran yang terjadi ketika memasak berarti ada unsur minyak yang terbakar. Air dan minyak tidak dapat menyatu, sehingga menyiram air justru akan membuat airnya muncrat dan menambah kobaran api.

    Adapun menggunakan handuk basah sebenarnya bisa menjadi alternatif dari alat pemadam api. Dengan catatan, handuk cukup dibuat lembap saja karena kalau terlalu basah justru dikhawatirkan ada tetesan air yang menciptakan sambaran api.

    Jadi cara yang lebih tepat adalah untuk sedikit membasahi handuk, lalu di dikibaskan untuk memastikan tidak ada tetesan air. Selanjutnya, lemparkan handuk lembab tersebut menutupi panci dan seluruh permukaan api.

    Langkah ini akan membantu padamkan api karena handuk lembap tersebut akan menghilangkan oksigen dalam panci, alhasil api tidak bisa terbentuk lagi. Sebab, api tercipta dari gabungan tiga hal, yakni panas, bahan bakar, dan udara. Hilangkan satu hal saja, maka api akan padam.

    Selain itu, yang tak kalah penting adalah untuk tidak panik menghadapi kebakaran. Segera siapkan handuk lembab, pindahkan panci dari sumber panas, matikan kompor, dan padamkan api dengan handuk tersebut.

    Dengan demikian, handuk basah sebenarnya bisa membantu padamkan api pada masakan asal tidak terlalu basah dan meneteskan air. Namun, jangan lupa agar selalu berhati-hati saat berurusan dengan api dan utamakan menggunakan alat pemadam api.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Begini Cara Mencegah Kebakaran di Dapur


    Jakarta

    Dapur merupakan ruangan yang rawan terjadi kebakaran. Tak heran, ruangan ini memang difungsikan untuk menggunakan api dan gas buat memasak makanan.

    Adapun kebakaran di dapur bisa disebabkan karena kelalaian manusia maupun faktor-faktor yang tidak terduga. Oleh karena itu, penghuni rumah harus tetap berhati-hati ketika beraktivitas di area dapur, terutama ketika sedang menggunakan kompor.

    Melansir dari laman Fire and Rescue New South Wales dikutip Senin (4/3/2024), berikut ini kiat-kiat mencegah kebakaran di dapur.


    Jangan Tinggalkan Alat Masak Menyala

    Jangan pernah biarkan kompor menyala tanpa pengawasan serta meninggalkannya ketika memasak. Begitu juga dengan oven, sebaiknya tidak ditinggalkan karena dikhawatirkan kamu akan lupa, sehingga malah menimbulkan kebakaran.

    Jika benar-benar harus meninggalkan dapur, kamu bisa mematikan kompor terlebih dahulu atau memasang timer agar tidak lupa.

    Gunakan Peralatan Masak Sebagaimana Mestinya

    Sebelum menggunakan peralatan dapur seperti pemanas air, kompor, atau oven pelajari dan ikuti instruksi dari pabrik soal pemasangan dan pemakaian. Selain itu, pastikan agar alat masak dimatikan setelah selesai digunakan.

    Jangan memanaskan barang atau makanan yang tidak dianjurkan ke dalam microwave. Sebab, sejumlah makanan bisa lebih rentan untuk terbakar jika tidak sesuai ketentuan..

    Jauhkan Alat Masak dari Risiko Kebakaran

    Jangan letakkan serbet, sarung tangan, dan barang-barang yang mudah terbakar di dekat kompor. Lalu, awasi anak-anak agar tidak mendekati kompor atau oven yang menyala. Sebagai langkah pencegahan, kamu bisa memasang penghalang kompor supaya lebih aman.

    Gunakan Alat Pendeteksi Asap

    Sebaiknya memasang alat pendeteksi asap agar bisa segera mengetahui tanda-tanda maupun kebakaran di dapur. Pilih alat berjenis photoelectric di luar dapur supaya tidak sering berbunyi ketika memasak.

    Siapkan Alat Pemadam Api

    Selalu sediakan alat pemadam api dan selimut api di area dapur dan pelajari cara penggunaannya. Alat-alat ini harus diletakkan setidaknya 1 meter dari kompor dan menuju jalan keluar. Penting untuk segera mengatasi kebakaran agar tidak tumbuh dan menyebar.

    Namun, perlu diingat agar tidak memadamkan api yang disebabkan oleh lemak dan minyak dengan menyiramkan air. Cara ini hanya akan memperbesar api, bahkan luapan api dapat penyambar dirimu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Cegah Kebakaran di Rumah, Penting Dicatat!


    Jakarta

    Bencana atau musibah memang bisa datang kapan saja dan di mana saja. Salah satu yang sering terjadi di rumah adalah kebakaran. Kebakaran merupakan bencana yang bisa mengancam keselamatan dan keamanan penghuni serta lingkungan sekitarnya.

    Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kebakaran, mulai dari kerusakan alat-alat elektronik di rumah seperti korsleting, sampai yang disebabkan oleh kelalaian para penghuni rumah sendiri. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik rumah untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga rumah agar terhindar dari risiko kebakaran.

    Mari simak cara-cara menjaga rumah agar terhindar dari kebakaran, yang dikutip dari laman detikSumut di bawah ini.


    Cara Mencegah Kebakaran di Rumah

    1. Bijak dalam Menggunakan Alat-Alat Elektronik

    Di dalam rumah tentunya banyak alat-alat elektronik yang digunakan, seperti lampu, televisi, mesin cuci, dan lain sebagainya. Kita harus bijak dalam menggunakan alat-alat tersebut. Usahakan untuk menggunakan sewajarnya dan tidak melebihi beban kapasitas meter listrik di rumah.

    Jangan lupa juga untuk mencabut dan mematikan alat-alat elektronik di rumah ketika hendak bepergian jauh. Matikan juga lampu dan alat elektronik lainnya ketika tidak digunakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, kita juga bisa menghemat listrik dengan bijak dalam menggunakan alat elektronik.

    2. Awasi Penggunaan Kompor Gas

    Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan gas cukup banyak terjadi. Oleh karena itu, penting untuk selalu melepaskan selang gas apabila berencana berpergian dalam waktu lama. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan kebakaran karena gas adalah salah satu bahan yang bisa memicu api. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada gas saat menggunakan kompor gas.

    3. Matikan Kompor saat Tidak Digunakan

    Jangan lupa untuk selalu mematikan segala peralatan memasak yang ada di dapur seperti kompor, oven, microwave, dan lainnya ketika sudah tidak digunakan atau hendak tidur.

    4. Jauhkan Benda yang Mudah Terbakar dari Sumber Api

    Beberapa benda di rumah merupakan benda yang mudah terbakar. Contohnya adalah bahan bahan yang terbuat dari kain seperti sprai, pakaian, karpet, dan juga benda-benda dari kertas. Sebagai langkah pencegahan kebakaran, kamu harus menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar tersebut dari sumber api. Jarak amannya setidaknya adalah 1 meter.

    5. Rutin Mengecek Kondisi Kabel Listrik di Rumah

    salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi adalah diakibatkan oleh korsleting listrik. Maka dari itu, kamu harus secara rutin mengecek kondisi kabel listrik di rumah. Jika ada yang rusak kamu harus segera memperbaikinya ataupu menggantinya.

    6. Jangan Membakar Sampah di Pekarangan Rumah

    Ketika kamu membakar sampah di pekarangan atau halaman rumah, hal tersebut berpotensi untuk mengakibatkan kebakaran. Hal ini dikarenakan saat membakar sampah, api bisa merambat ke bagian-bagian yang lain melalui udara. Untuk itu, ada baiknya sampah-sampah seperti daun bisa dijadikan kompos saja. Sedangkan sampah yang lain dibuang.

    7. Sediakan Alat Pemadam Kebakaran di Rumah

    Yang terakhir adalah sediakan alat pemadam kebakaran di rumah. Membeli alat pemadam api di rumah adalah salah satu langkah cerdas untuk menghindari api menyebar lebih luas. Kamu bisa menaruhnya di tempat-tempat yang dekat dengan sumber api, seperti dapur.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadi Pemicu Kebakaran 4 Rumah di Bone, Begini Cara Cegah Korsleting Listrik



    Jakarta

    Empat rumah warga terbakar di Kampung Bajo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek.

    Dalam laporan detikSulsel, Minggu 12 Mei 2024, kebakaran itu terjadi di Kampung Bajo, Jalan Cakalang, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone pada Minggu (12/5) sekitar pukul 18.30 Wita. Rumah yang terbakar yakni milik Sumardi (55) dan menyerempet ke rumah tetangganya.

    “Betul, ada 4 rumah terbakar. 1 unit rumah yang terbakar habis, 3 lainnya terkena serempet api saja,” ujar Kasubsi PIDM Sihumas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar kepada detikSulsel, Minggu (12/5/2024) kemarin.


    Korsleting adalah hubungan arus pendek atau short circuit yang terjadi ketika aliran listrik yang mengalir tidak sesuai dengan nilai hambatan (tahanan). Hal tersebut mengakibatkan lonjakan arus listrik yang besar dan dapat menimbulkan percikan api hingga ledakan.

    Setelah mengetahui apa itu korsleting listrik, bagaimana cara mencegah korsleting listrik tersbeut?

    Banyaknya kasus korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran menjadi pelajaran bagi kita semua agar menggunakan listrik dengan bijaksana. Dilansir dari situs Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, korsleting listrik paling sering disebabkan oleh kelalaian manusia.

    Kelalaian tersebut seperti menyambungkan kabel tidak sesuai dengan ketentuan hingga menyebabkan penumpukan beban yang berlebihan. Di samping itu, korsleting juga dapat terjadi akibat kabel listrik yang mengelupas dan menyebabkan saluran bertegangan menempel ke saluran netral.

    Ada beberapa hal yang bisa detikers lakukan untuk mencegah terjadinya korsleting listrik di rumah. Berikut 7 cara mencegah korsleting listrik:

    1. Jangan mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB).

    2. Jangan menumpuk steker atau colokan listrik secara berlebihan. Hal tersebut berpotensi menimbulkan panas yang berlebih dan berakibat pada kebakaran.

    3. Jangan biarkan tusuk kontak peralatan, seperti TV, menetap pada stop kontak dalam waktu yang lama.

    4. Hindari menggunakan tusuk kontak terlalu longgar.

    5. Gunakan peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK. Pastikan tidak terlena dengan harga murah namun kualitas rendah.

    6. Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada instalatir resmi.

    7. Periksa instalasi listrik bangunan secara berkala. Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com