Tag: kebakaran dapur

  • Penting! Begini Cara Mencegah Kebakaran di Dapur


    Jakarta

    Dapur merupakan ruangan yang rawan terjadi kebakaran. Tak heran, ruangan ini memang difungsikan untuk menggunakan api dan gas buat memasak makanan.

    Adapun kebakaran di dapur bisa disebabkan karena kelalaian manusia maupun faktor-faktor yang tidak terduga. Oleh karena itu, penghuni rumah harus tetap berhati-hati ketika beraktivitas di area dapur, terutama ketika sedang menggunakan kompor.

    Melansir dari laman Fire and Rescue New South Wales dikutip Senin (4/3/2024), berikut ini kiat-kiat mencegah kebakaran di dapur.


    Jangan Tinggalkan Alat Masak Menyala

    Jangan pernah biarkan kompor menyala tanpa pengawasan serta meninggalkannya ketika memasak. Begitu juga dengan oven, sebaiknya tidak ditinggalkan karena dikhawatirkan kamu akan lupa, sehingga malah menimbulkan kebakaran.

    Jika benar-benar harus meninggalkan dapur, kamu bisa mematikan kompor terlebih dahulu atau memasang timer agar tidak lupa.

    Gunakan Peralatan Masak Sebagaimana Mestinya

    Sebelum menggunakan peralatan dapur seperti pemanas air, kompor, atau oven pelajari dan ikuti instruksi dari pabrik soal pemasangan dan pemakaian. Selain itu, pastikan agar alat masak dimatikan setelah selesai digunakan.

    Jangan memanaskan barang atau makanan yang tidak dianjurkan ke dalam microwave. Sebab, sejumlah makanan bisa lebih rentan untuk terbakar jika tidak sesuai ketentuan..

    Jauhkan Alat Masak dari Risiko Kebakaran

    Jangan letakkan serbet, sarung tangan, dan barang-barang yang mudah terbakar di dekat kompor. Lalu, awasi anak-anak agar tidak mendekati kompor atau oven yang menyala. Sebagai langkah pencegahan, kamu bisa memasang penghalang kompor supaya lebih aman.

    Gunakan Alat Pendeteksi Asap

    Sebaiknya memasang alat pendeteksi asap agar bisa segera mengetahui tanda-tanda maupun kebakaran di dapur. Pilih alat berjenis photoelectric di luar dapur supaya tidak sering berbunyi ketika memasak.

    Siapkan Alat Pemadam Api

    Selalu sediakan alat pemadam api dan selimut api di area dapur dan pelajari cara penggunaannya. Alat-alat ini harus diletakkan setidaknya 1 meter dari kompor dan menuju jalan keluar. Penting untuk segera mengatasi kebakaran agar tidak tumbuh dan menyebar.

    Namun, perlu diingat agar tidak memadamkan api yang disebabkan oleh lemak dan minyak dengan menyiramkan air. Cara ini hanya akan memperbesar api, bahkan luapan api dapat penyambar dirimu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Siram Air! Begini Cara Ampuh Atasi Kebakaran Kecil di Dapur



    Jakarta

    Area dapur rawan terjadi kebakaran karena ada sumber api pada kompor dan gas. Kebakaran bisa terjadi kapan saja akibat kelalaian maupun kecelakaan, sehingga penting bagi penghuni rumah tahu cara mengatasinya.

    Kebakaran bisa terjadi ketika meninggalkan masakan dengan kompor menyala terlalu lama, sehingga minyak beserta makanannya terbakar. Langkah paling efektif untuk memadamkan api tentunya dengan menggunakan alat pemadam kebakaran.

    Jika tidak punya alat tersebut, mungkin kamu terpikir untuk menyiram air buat memadamkan api. Eits hati-hati, langkah itu justru bakal memperbesar api, bahkan menyambar orang yang menyiramnya.


    Lalu, bagaimana cara memadamkan kebakaran kecil di dapur? Yuk, simak caranya berikut ini.

    Dilansir dari UVTV44, kebakaran yang terjadi ketika memasak berarti ada unsur minyak yang terbakar. Air dan minyak tidak dapat menyatu, sehingga menyiram air justru akan membuat airnya muncrat dan menambah kobaran api.

    Siapa sangka, ternyata kamu bisa menggunakan handuk basah sebagai alternatif dari alat pemadam api, lho. Dengan catatan, handuk cukup dibuat lembap saja karena kalau terlalu basah justru dikhawatirkan ada tetesan air yang menciptakan sambaran api.

    Jadi cara yang lebih tepat adalah sedikit membasahi handuk, lalu di dikibaskan untuk memastikan tidak ada tetesan air. Selanjutnya, lemparkan handuk lembap tersebut menutupi seluruh permukaan api pada wajan atau alat masak yang terbakar.

    Langkah ini akan membantu padamkan api karena handuk lembap tersebut akan menghilangkan oksigen dalam wajan, alhasil api tidak bisa terbentuk lagi. Sebab, api tercipta dari gabungan tiga hal, yakni panas, bahan bakar, dan udara. Hilangkan satu hal saja, maka api akan padam.

    Selain itu, yang tak kalah penting adalah untuk tidak panik menghadapi kebakaran. Segera siapkan handuk lembab, pindahkan wajan dari sumber panas, matikan kompor, dan padamkan api dengan handuk tersebut.

    Dengan demikian, handuk basah sebenarnya bisa membantu padamkan api pada masakan asal tidak terlalu basah dan meneteskan air. Namun, jangan lupa agar selalu berhati-hati saat berurusan dengan api dan utamakan menggunakan alat pemadam api.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com