Tag Archives: kebakaran

Jadi Pemicu Kebakaran 4 Rumah di Bone, Begini Cara Cegah Korsleting Listrik



Jakarta

Empat rumah warga terbakar di Kampung Bajo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek.

Dalam laporan detikSulsel, Minggu 12 Mei 2024, kebakaran itu terjadi di Kampung Bajo, Jalan Cakalang, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone pada Minggu (12/5) sekitar pukul 18.30 Wita. Rumah yang terbakar yakni milik Sumardi (55) dan menyerempet ke rumah tetangganya.

“Betul, ada 4 rumah terbakar. 1 unit rumah yang terbakar habis, 3 lainnya terkena serempet api saja,” ujar Kasubsi PIDM Sihumas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar kepada detikSulsel, Minggu (12/5/2024) kemarin.


Korsleting adalah hubungan arus pendek atau short circuit yang terjadi ketika aliran listrik yang mengalir tidak sesuai dengan nilai hambatan (tahanan). Hal tersebut mengakibatkan lonjakan arus listrik yang besar dan dapat menimbulkan percikan api hingga ledakan.

Setelah mengetahui apa itu korsleting listrik, bagaimana cara mencegah korsleting listrik tersbeut?

Banyaknya kasus korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran menjadi pelajaran bagi kita semua agar menggunakan listrik dengan bijaksana. Dilansir dari situs Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, korsleting listrik paling sering disebabkan oleh kelalaian manusia.

Kelalaian tersebut seperti menyambungkan kabel tidak sesuai dengan ketentuan hingga menyebabkan penumpukan beban yang berlebihan. Di samping itu, korsleting juga dapat terjadi akibat kabel listrik yang mengelupas dan menyebabkan saluran bertegangan menempel ke saluran netral.

Ada beberapa hal yang bisa detikers lakukan untuk mencegah terjadinya korsleting listrik di rumah. Berikut 7 cara mencegah korsleting listrik:

1. Jangan mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB).

2. Jangan menumpuk steker atau colokan listrik secara berlebihan. Hal tersebut berpotensi menimbulkan panas yang berlebih dan berakibat pada kebakaran.

3. Jangan biarkan tusuk kontak peralatan, seperti TV, menetap pada stop kontak dalam waktu yang lama.

4. Hindari menggunakan tusuk kontak terlalu longgar.

5. Gunakan peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK. Pastikan tidak terlena dengan harga murah namun kualitas rendah.

6. Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada instalatir resmi.

7. Periksa instalasi listrik bangunan secara berkala. Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Bahaya! Ini 5 Risiko Bakar Sampah di Lingkungan Rumah


Jakarta

Membakar sampah di dekat rumah masih sering dilakukan baik di desa maupun kota. Langkah ini menjadi solusi praktis untuk mengatasi sampah yang menumpuk.

Namun, membakar sampak sebenarnya dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Bahkan, tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan karena menimbulkan bencana.

Lantas, apa saja risiko membakar sampah di lingkungan rumah? Simak penjelasan berikut ini.


Risiko Bakar Sampah di Dekat Rumah

1. Pencemaran Udara

Salah satu dampak dari membakar sampah adalah pencemaran udara. Selama proses pembakaran, asap dan partikel-partikel kecil dilepaskan ke atmosfer. Asap ini mengandung berbagai zat berbahaya, termasuk karbon monoksida, senyawa organik volatil, dan logam berat.

2. Gangguan Kesehatan

Paparan terhadap asap ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk, sesak napas, dan iritasi pada mata dan tenggorokan. Pada jangka panjang, ini dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis. Asap dari pembakaran sampah juga mengandung polutan yang berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti dioksin dan furan. Paparan jangka panjang terhadap zat-zat ini dapat meningkatkan risiko kanker, gangguan hormonal, dan masalah kesehatan lainnya.

3. Merusak Ekosistem

Bukan hanya udara yang tercemar, tetapi juga lingkungan sekitar tempat pembakaran sampah. Asap dan partikel berbahaya dapat jatuh ke tanah dan mencemari tanah serta sumber air. Ini dapat merusak ekosistem lokal, mengancam keberlangsungan hidup hewan dan tumbuhan, serta mengganggu rantai makanan.

4. Perubahan Iklim

Di samping itu pembakaran sampah dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas-gas ini berkontribusi pada pemanasan global dan perubahan iklim. Dengan kata lain secara tidak langsung kita berperan dalam mengintensifkan perubahan iklim global yang semakin merusak bumi.

5. Kebakaran

Praktik membakar sampah juga membawa risiko kebakaran yang tidak terkontrol. Api dapat dengan cepat menyebar, mengancam rumah, dan properti lainnya. Ketika api tidak terkendali, asap dan gas beracun dilepaskan dalam jumlah yang lebih besar, mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

Alternatif dari Membakar Sampah

Dalam rangka menjaga kesehatan dan lingkungan yang baik, sangat penting untuk menghentikan praktik membakar sampah di dekat rumah. Sebagai alternatif, kita harus mendorong dan mengikuti praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, seperti daur ulang, pemilahan sampah, dan penggunaan layanan pengelolaan sampah yang tepat.

Kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari pembakaran sampah juga perlu ditingkatkan sehingga kita semua dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jarang Disadari, Kenali 8 Tanda Sakelar Lampu di Rumah Bermasalah


Jakarta

Sakelar lampu adalah tombol untuk menyalakan dan mematikan lampu di rumah. Sakelar lampu dibuat dengan bahan yang aman untuk disentuh atau isolator seperti plastik.

Meskipun aman untuk dipegang, tetapi sakelar lampu tidak bisa dipencet terus menerus dalam waktu bersamaan. Jika terlalu sering, tuas sakelar cepat aus dan rusak. Biasanya tanda sakelar lampu mulai aus adalah lambat merespon ketika tombol ditekan.

Selain itu, mengutip dari The Spruce, Sabtu (6/7/2024) ada beberapa tanda sakelar listrik di rumah bermasalah atau rusak, sebagai berikut.


1. Terdengar Suara Aneh Saat Sakelar Lampu Ditekan

Sakelar lampu yang bermasalah dapat menyebabkan sambungan kabel longgar. Alhasil saat ditekan menimbulkan efek suara elektrik seperti mendesis dan berdengung. Namun suara tersebut juga bisa berasal dari lampu. Kerusakan pada sakelar lampu juga akan berpengaruh pada struktur filamen bola lampu yang ikut bergetar. Maka dari itu, hindari menekan sakelar terlalu kuat.

2. Tuas Sakelar Sudah Keras

Sakelar lampu didesain agar mudah saat ditekan. Namun, jika sakelar lampu bermasalah maka bunyi saat menekan sakelar lampu tidak terdengar. Saat ditekan juga terasa keras dan susah. Solusinya kamu perlu mengganti sakelar lampu untuk menghindari lampu semakin lama merespon.

3. Sakelar Terasa Panas

Seperti yang diketahui sakelar lampu dibuat dari bahan isolator yang tidak menghantarkan panas dan listrik. Namun, jika kamu merasakan sakelar lampu hangat, berarti ada masalah pada pembuangan panas dari aliran listrik. Hal ini wajar terjadi pada sakelar lampu. Namun, jika sakelar lampu terasa sangat panas, kamu perlu mengeceknya dan ganti dengan yang baru.

4. Lampu Tidak Langsung Menyala

Sakelar dan lampu yang berfungsi dengan baik biasanya langsung terkoneksi. Namun, jika saat menekan sakelar listrik, lampu justru berkedip dahulu atau lebih lama merespon, bisa jadi ada yang rusak pada logam sakelar. Tidak hanya itu, bisa juga dikarenakan tuas sakelar kendor atau kerusakan pada kabel sehingga lampu telat merespon.

5. Muncul Percikan Api

Tanda sakelar listrik bermasalah yang perlu diwaspadai adalah muncul percikan api saat kamu menekan tuas atau terjadi tiba-tiba. Percikan api bisa membahayakan orang yang berada di dekat sakelar listrik dan biasanya percikan api diikuti dengan korsleting listrik atau padamnya lampu.

Percikan api ini juga bisa menyebabkan asap dan bau hangus pada sakelar. Jika sudah begini kamu perlu mengganti sakelar listrik secepatnya agar tidak menyebabkan kebakaran.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Hindari Mengecat 5 Bagian Rumah Ini, Ada yang Bisa Sebabkan Kebakaran!


Jakarta

Mengecat rumah adalah salah satu cara mempercantik tampilan rumah. Dengan dicat, rumah tersebut sudah memasuki tahap akhir pembangunan atau renovasi. Biasanya bagian yang dicat adalah dinding, pagar, plafon, bingkai jendela. Ada pula perabotan yang dicat, biasanya karena warna asli benda tersebut tidak cocok dengan selera atau ruanganmu.

Namun, ada beberapa benda di rumah yang tidak bisa dicat. Bukan mempercantik, cat justru merusak permukaannya. Hal ini dikarenakan beberapa material kurang cocok jika diberi lapisan cat di atasnya. Selain itu, ada juga benda yang fungsinya justru bisa terganggu jika dicat.

5 Benda di Rumah yang Tidak Boleh Dicat

Melansir Real Simple, Selasa (16/7/2024), berikut 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat.


1. Keramik Lantai

Keramik sebenarnya sudah memiliki warna dan corak sendiri. Kamu tidak perlu repot untuk mengecatnya. Namun, ada beberapa orang yang ingin berkreasi dan suasana baru sehingga mengecat keramiknya. Menurut seniman dan desainer Elizabeth Sutton menyarankan agar Anda tidak mencoba melakukannya.

“Jangan pernah mengecat ubin. Tidak akan pernah terlihat bagus,” kata Sutton dikutip dari Real Simple, Senin (20/11/2023).

Menurutnya, mengecat keramik tidak akan pernah memberikan hasil yang baik. Selain itu, cat pada keramik akan mudah mengelupas dan terlihat tidak rapi. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan ubin backsplash yang bisa dilepas-pasang agar bisa digonta-ganti dengan lebih mudah dan estetis.

2. Trim Kayu Alami

Kayu identik dengan warna coklat, tetapi ada pula yang akhirnya mengecat kayu untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Namun, untuk trim kayu, menutupi serat kayu alami dengan cat justru bisa merusak keindahan tekstur kayu itu sendiri. Jika kamu ingin mengubah warna trim kayu, gunakanlah plitur atau pernis. Plitur atau pernis bersifat transparan sehingga memungkinkan keindahan alami kayu tetap terlihat.

3. Lantai Kayu

Satu lagi, permukaan kayu yang sebaiknya tidak dicat adalah lantai kayu. Misalnya saja lantai rumah yang sudah tua, bukan membuat tampilannya jadi baru, melainkan lantai bisa rusak dan sulit diperbaiki nantinya. Belum lagi, penggantian lantai akan memakan biaya yang tak sedikit. Jika kamu ingin mengubah warna lantai, pilihan yang lebih aman dan ekonomis adalah dengan menggunakan jasa profesional untuk memernisnya ulang.

4. Benda-Benda dari Logam, seperti Kenop, Keran, dan Engsel

Bahan logam, selain mudah korosi ternyata rentan juga apabila dilapisi cat. Mengecat benda-benda dari logam, seperti kenop atau keran, dengan cat bisa menyebabkan cat mudah mengelupas dan tergores.

Menurut Kat Christie, kontraktor berlisensi dan ahli DIY, mengecat kunci atau pegangan pintu juga bisa menyebabkan masalah serius, termasuk masalah keamanan jika cat masuk ke dalam kunci sehingga menutup jalan masuknya kunci.

5. Alat Elektronik Rumah Tangga

Benda berikutnya adalah alat elektronik. Jarang sekali kita melihat orang mengecat alat elektroniknya. Namun, di luar sana pasti ada yang pernah penasaran bagaimana tampilannya jika dicat. Sebelum melakukan hal tersebut, sebaiknya kamu memikirkan kembali karena cara ini justru berbahaya.

“Secara umum, saya tidak akan mengecat peralatan rumah tangga karena cat bisa mengganggu pengoperasian dan listrik sehingga menimbulkan bahaya kebakaran,” katanya.

Solusinya adalah mengganti alat-alat elektronik dengan yang baru. Namun, ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka, lebih baik menunggu diskon atau mengumpulkan dana untuk mendapatkan peralatan baru yang aman dan estetis.

Demikianlah 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat. Dengan memahami batasan dalam mengecat benda-benda tertentu di dalam rumah, kamu bisa menjaga keindahan dan fungsionalitas rumah tanpa mengorbankan kesehatan dan keamanan. Semoga informasinya bermanfaat!

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips buat Juragan Kos Terhindar dari Penghuni ‘Hobi’ Timbun Sampah Seperti Kos-kosan Bekasi



Jakarta

Kasus penghuni kos di Bekasi yang menimbun sampah di kamarnya mencuri perhatian warganet. Hal tersebut juga bisa membuat was-was para pemilik kos saat ingin menerima penyewa kamar.

Untuk mencegah hal tersebut kejadian lagi, Ibu Kos tersebut, Siska Avizar akan melakukan pengecekan kamar yang jadwalnya barengan dengan servis AC.

“Jadi memang sebaiknya diadakan pengecekan kamar tapi kalau untuk sebulan sekali itu mungkin agak mengganggu privacy penghuni kost. Jadi tindakan yang pas itu memang penjadwalan service/pembersihan AC dan itu wajib diikuti oleh penghuni kost tanpa alasan apapun,” tuturnya kepada detikcom melalui pernyataan tertulis, Rabu (17/7/2024).


Terpisah, Pengamat dan Direktur Investment PT Global Asset Management, Steve Sudijanto mengatakan bahwa pemilik kos sebaiknya membuat kontrak sewa kepada semua penyewa kos. Hal itu untuk menghindari permasalahan dengan penyewa kos di kemudian hari.

“Saran saya semua ibu kost wajib membuat perjanjian kontrak sewa untuk perlindungan antara pihak penyewa dan pemilik kost,” katanya kepada detikcom.

Kontrak sewa itu diperlukan baik untuk jangka panjang (bulanan) maupun jangka pendek (harian atau mingguan). Di dalamnya dapat berisi aturan menginap atau tinggal di kos-kosan tersebut.

Contohnya seperti pihak penyewa wajib menjaga kebersihan ruangan kamar kos dan memelihara inventaris barang-barang di dalam kamar. Pihak penyewa juga dilarang melakukan menimbun barang dan hal-hal yang menimbulkan bau tidak sedap, kebisingan, dan bahaya kebakaran.

Bisa juga dimasukkan soal uang jaminan atau deposit dan periode sewa kos. Untuk pembayaran sewa wajib dilakukan sebelum serah terima kunci dan dilakukan di depan untuk masa sewa jangka pendek dan per bulan di depan untuk masa sewa jangka panjang, misalnya.

Steve juga menyarankan untuk memasukkan klausul apabila tidak membayar uang kos akan dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak dan pengosongan dalam waktu 3 hari sejak pemberitahuan tertulis, baik via WhatsApp maupun email.

“Pemilik kos bisa melakukan tindak pembersihan dan perawatan kamar kos apabila diperlukan dengan melakukan pemberitahuan 1×24 jam di depan,” tuturnya.

Sebelumnya, di sosial media ramai soal ibu kos yang menggerebek salah satu kamar kos lantaran terdapat bau menyengat dari sana. Saat dibuka, kamar kos itu penuh dengan sampah dan barang-barang yang berserakan.

Dari video yang dilihat detikcom, ibu kos tersebut menggerebek kamar tersebut dengan menggunakan masker karena bau yang menyengat.

“Ibu kost menghindari keributan karena kost berada di lingkungan perkampungan jadi biar nggak mancing warga sekitar. Berusaha tenang padahal nahan nangis & emosi jiwa,” tulis caption dalam akun TikTok Siska Avizar, dikutip Rabu (17/7/2024).

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Jadi Pemicu 3 Rumah Terbakar di Cengkareng, Begini Cara Cegah Korsleting Listrik


Jakarta

Tiga rumah di Cengkareng, Jakarta Barat terbakar diduga karena korsleting listrik pada Minggu (28/7/2024). Api bersumber dari salah satu rumah yang sedang kosong karena penghuninya sedang berlibur. Api dengan cepat merambat ke rumah sebelahnya.

Melansir dari detikNews, petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima laporan kebakaran pada pukul 14.07 WIB. Lokasi kejadian berada di sebuah perumahan di Jalan Crisant II B RT 03 RW 12 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakbar.

“Pelapor posisi rumahnya berdekatan dengan rumah TKP kebakaran, mendengar suara teriakan dari orang rumah terjadi kebakaran yang apinya sudah membesar, kemudian langsung menghubungi pemadam kebakaran,” kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Syarifudin pada Minggu (28/7/2024).


Api dapat dipadamkan dua jam kemudian yakni pada 16.27 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi 13 jiwa dari 3 KK terdampak dan kehilangan hunian. Kerugian ditaksir mencapai Rp 864 juta untuk 3 rumah terdampak dengan luas area terbakar sekitar 288 meter persegi.

“Jumlah Kerugian kurang lebih Rp 864 juta,” sebutnya.

Korsleting listrik kerap menjadi penyebab kebakaran. Arus pendek atau short circuit yang mengalir tidak sesuai dengan nilai hambatan (tahanan) menimbulkan lonjakan arus listrik yang besar. Akibatnya terjadi percikan api hingga ledakan yang apabila mengenai benda mudah terbakar dapat menyebar ke area lain.

Berkaca dari kejadian 3 rumah terbakar di Cengkareng akibat korsleting listrik, bagaimana cara kita mencegah korsleting listrik?

Dilansir dari situs Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, kebanyakan korsleting listrik asal mulanya karena kelalaian manusia. Salah satu contohnya adalah pemasangan kabel listrik yang tidak sesuai atau tidak merawat kabel listrik di rumah. Kabel listrik yang sudah terkelupas atau rusak karena tertekuk dapat mengakibatkan aliran listrik terganggu yang biasa memicu korsleting.

Untuk mencegah hal tersebut, berikut 7 cara mencegah korsleting listrik di rumah agar terhindar dari kebakaran.

Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah

1. Selalu Cabut Kabel Listrik Setelah Digunakan

Kebanyakan orang setelah menggunakan perangkat elektronik, tidak langsung mencabut kabel pada stop kontak. Padahal itu berisiko penghuni rumah tersetrum dan korsleting listrik.

2. Pilih Kualitas Peralatan Listrik yang Bermutu

Pastikan peralatan listrik di rumah adalah produk baru dan berkualitas. Lebih baik membeli peralatan listrik dengan harga mahal, daripada rumah yang justru hangus terbakar. Cari peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK.

3. Hindari Memakai Tusuk Kontak yang Terlalu Longgar

Tusuk kontak adalah area kepala dan kaki dari kabel. Biasanya tusuk kontak adalah bagian yang dimasukkan ke dalam stop kontak. Tusuk kontak yang terlalu longgar, jika terpegang tangan bisa menyetrum dan tidak sedikit yang menimbulkan percikan.

Salah satu penyebab korsleting listrik lainnya adalah kebiasaan menumpuk steker atau colokan listrik secara berlebihan. Hal tersebut berpotensi menimbulkan panas yang berlebih dan berakibat pada kebakaran.

5. Jangan Memencet atau Memainkan MCB

Mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB) dapat menyebabkan korsleting listrik.

6. Minta Bantuan Ahli Saat Pemasangan Instalasi Listrik di Rumah

Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada ahli.

7. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala

Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

Itulah cara mencegah korsleting listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran. Semoga bermanfaat ya detikers!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Belajar dari Kejadian di Cengkareng, Ini 3 Cara Cegah Kebakaran Rumah


Jakarta

Kebakaran terjadi di perumahan padat di Cengkareng, Jakarta Barat. Sebanyak 3 rumah yang letaknya bersebelahan terdampak dari kejadian ini. Menurut Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Syarifudin penyebab kebakaran tersebut adalah korsleting listrik pada salah satu rumah yang tengah ditinggal penghuninya.

Melansir dari detikNews, laporan kejadian diterima oleh damkar pada pukul 14.06 WIB. Sebanyak 6 unit mobil dikirimkan ke lokasi, kemudian ada tambahan mobil damkar lagi hingga total 17 unit dengan 85 personel berjibaku memadamkan api hingga pukul 16.27 WIB.

“Pelapor posisi rumahnya berdekatan dengan rumah TKP kebakaran, mendengar suara teriakan dari orang rumah terjadi kebakaran yang apinya sudah membesar, kemudian langsung menghubungi pemadam kebakaran,” kata Syarifudin seperti yang dikutip pada Selasa (30/7/2024).


Luas area rumah yang terbakar sekitar 288 meter persegi yang sebelumnya ditempati oleh 3 KK yang terdiri dari 13 jiwa. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 864 juta.

“Jumlah Kerugian kurang lebih Rp 864 juta,” sebutnya.

Menilik dari kejadian ini, pemicu kebakaran justru bermula dari kerusakan beberapa barang mudah terbakar di dalam rumah. Sebagai contoh kabel listrik, alat elektronik, kompor, gas, dan lainnya. Lantas, bagaimana cara mencegah kebakaran sehingga kejadian seperti itu tidak terulang kembali?

Tips Mencegah Kebakaran di Rumah

Pada 2023 lalu, CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, memberikan beberapa tips supaya rumah tidak mudah terbakar, sebagai berikut.

1. Pilih Material yang Tidak Mudah Terbakar

Material di sini adalah bahan bangunan di rumah. Jika kamu membeli rumah siap huni, pilih bangunan yang permanen yang materialnya tidak mudah terbakar. Dinding atau fondasi dari batu bata atau batako yang paling di sarankan.

“Yang tahan api ya bahan-bahan rumahnya kayak temboknya, misalnya dari kayu itu kan gampang terbakar. Tapi kalau dari batu bata atau bata ringan kan bahan itu nggak mudah terbakar,” tuturnya kepada detikcom, Sabtu (12/8/2023) lalu.

2. Pasang Instalasi Listrik dengan Bantuan Ahli

Korsleting listrik yang sering menjadi penyebab kebakaran berasal dari kesalahan pada aliran listrik. Maka, saat hendak memasang instalasi listrik sebaiknya dilakukan oleh ahli. Hal ini untuk menghindari adanya korsleting di kemudian hari.

“(Kalau penyebab kebakaran dari korsleting listrik) ya harus dipastikan instalasi listrik aman dan sesuai kapasitas daya listrik yang akan digunakan di rumah itu,” ujar Taufiq.

Taufiq juga mengatakan untuk menggunakan kabel sesuai kapasitasnya. Jika daya yang dipakai cukup besar, semakin kompleks jaringan listriknya.

“(Pastikan) kabel itu tidak melebihi kapasitasnya. Biasanya, kabelnya kecil, tapi dicolokin semua itu daya semua, buat kulkas, tv, rice cooker, itu sampai cabang-cabangnya banyak, sehingga kabel itu panas. Ketika panas itu lapisan penutupnya, karetnya itu bisa kebakar. Kalau kebakar, terus bahan-bahan di sekitarnya gampang kebakar, ya sudah rumah itu rawan kebakaran,” jelasnya.

3. Siapkan Alat Pemadam Api

Alat pemadam api ringan atau APAR biasa ditemukan di bangunan umum seperti mal, kantor, stasiun, hingga halte. Ternyata APAR juga dibutuhkan di dalam rumah. Alternatif lainnya kamu bisa stok kain bekas dan karung. Saat melihat api, kamu bisa membasahi keduanya lalu melempar ke sumber api.

“Satu lagi, kalau bisa harus tersedia alat-alat pemadam api, APAR atau sedia karung, kain (yang mudah menyerap air untuk memadamkan api) yang sewaktu-waktu terjadi timbul api, dari listrik atau kompor (gas) itu bisa langsung diatasi,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Cegah Kebakaran, Ini Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Liburan


Jakarta

Saat hendak liburan, banyak hal yang harus dipersiapkan. Bukan hanya soal keperluan ketika liburan, melainkan memastikan rumah yang ditinggal selama berhari-hari tetap aman. Salah satu masalah yang bisa terjadi saat rumah ditinggal adalah potensi kebakaran. Musibah satu ini, bukan hanya akan merugikan satu rumah saja, terkadang api bisa merambat ke rumah lain.

Maka dari itu, sebelum liburan kamu harus memastikan keadaan rumah aman dan tidak ada kejanggalan yang bisa memicu kebakaran di rumah. Salah satu yang harus dicek adalah aliran listrik di rumah. Mulai dari kabel listrik, kabel peralatan elektronik, hingga stop kontak.

Untuk lebih jelasnya, melansir dari dari situs PLN, Selasa (30/7/2024), berikut beberapa tips agar aman tinggalkan rumah saat liburan agar terhindar dari kebakaran.


1. Cek Sambungan Listrik

Pastikan sambungan listrik di rumah tidak dalam keadaan tersambung ke stop kontak. Cabut semua kabel listrik termasuk AC dan kulkas.

2. Bayar Listrik di Awal Bulan

PLN menyarankan sebelum berlibur, pastikan listrik di rumah sudah dibayarkan. Hal ini untuk menghindari pemutusan jaringan listrik saat penghuninya tidak ada di rumah. Sementara bagi pengguna prabayar, isi token listrik secukupnya dan siapkan cadangan jika diperlukan. Hal ini dilakukan agar listrik tetap menyala, khususnya untuk penerangan.

3. Cek Instalasi Listrik

Korsleting listrik biasa bermula dari kerusakan pada instalasi listrik di rumah. Maka dari itu, sebelum berlibur cek instalasi listrik terlebih dahulu. Jika bisa dari jauh-jauh hari agar apabila benar ada kerusakan bisa diperbaiki oleh ahli atau PLN.

4. Lapor ke RT atau RW Setempat

Saat kamu tidak ada di rumah dalam jangka waktu lama, kamu harus mengabari RT dan RW. Hal ini membantu mereka untuk mengawasi rumahmu dan apabila ada kejadian mencurigakan, mereka bisa bertindak dan memberitahu penghuni rumah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Begini Pentingnya Punya Asuransi Kebakaran dan Ketentuannya



Jakarta

Asuransi memiliki banyak jenis, bukan hanya asuransi kesehatan. Fungsi dari asuransi ini adalah sebagai bentuk pengelolaan pembiayaan tak terduga atas suatu risiko. Salah satu risiko yang harus dipersiapkan adalah asuransi kebakaran. Tentu, tidak ada yang mau propertinya hangus karena membelinya saja membutuhkan dana yang besar. Maka dari itu, untuk mengatasi pengeluaran yang besar, kamu bisa mengajukan asuransi kebakaran untuk dana pengganti properti yang rusak.

Pentingnya Memiliki Asuransi Kebakaran

Menurut pengamat asuransi, Irvan Rahardjo, memiliki asuransi kebakaran penting untuk menjaga aset propertinya. Sebab, asuransi kebakaran tidak hanya mengelola risiko karena korsleting listrik, melainkan karena sambaran petir (Lightning), ledakan (Explosion), dan kejatuhan pesawat terbang (Aircraft Impact), dan asap (Smoke) atau yang biasa disebut FLEXAS.

Dia menyebut penyebab FLEXAS ini adalah jaminan dasar, sementara penyebab kebakaran lain masuk dalam jaminan perluasan misalnya rumah rusak karena huru-hara, gempa, dan banjir. Huru-hara di sini maksudnya adalah kerusakan rumah karena adanya kerusuhan seperti kerusuhan Mei 1998.


“Kalau ingin perluasan atau jaminan yang lebih luas biasanya terhadap huru hara, gempa bumi, banjir, harus menambah premi,” kata Irvan Rahardjo saat dihubungi detikProperti, Selasa (30/7/2024).

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia, Andy Samuel juga mengatakan memiliki asuransi kebakaran ini bukan hanya untuk rumah-rumah hunian, melainkan properti yang digunakan sebagai tempat bisnis juga.

“Pada intinya, asuransi ini penting, mempertimbangkan risiko kebakaran itu sumbernya bisa dari mana aja. Bisa dari faktor internal dan eksternal, mau itu sifatnya teknis maupun faktor human error. Terutama untuk pelaku bisnis, tentunya ketika terjadi risiko kebakaran atau gempa bumi akan mengganggu operasional bisnis mereka. Karena seperti produk asuransi kebakaran bukan hanya dapat menjamin risiko terbakarnya sebuah properti, tetapi dapat melindungi juga dari risiko seperti petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap,” ujar Andy dalam keterangannya, Selasa (30/4/2024) lalu.

“Sedangkan untuk asuransi gempa bumi (yang bisa menjadi perluasan jaminan dari asuransi kebakaran), dapat menjamin kejadian gempa bumi itu sendiri, serta letusan gunung berapi, kebakaran dan Ledakan yang mengikuti terjadinya Gempa Bumi dan atau Letusan Gunung Berapi,” tambahnya.

Ketentuan Pengajuan Asuransi Kebakaran

Irvan mengatakan untuk pengajuan asuransi kebakaran bisa langsung mengunjungi perusahaan asuransi terdekat. Kamu juga bisa memeriksa secara online melalui website atau menelpon call center.

“Tinggal pilih dari daftar perusahaan asuransi dari daftar asosiasi asuransi umum. Nanti kita hubungi mereka lewat website, call center, mengisi proposal form, dan seterusnya. Nanti pihak asuransi akan mengadakan survei, kalau survei sudah disetujui, mereka akan membuat police dan tagihan premi. Terus kita membayar premi,” jelasnya.

Dia menegaskan asuransi kebakaran ini bisa mengatasi risiko 100% sesuai dengan nilai pertanggungannya atau nilai rumah yang diasuransikan. Nilai dana yang harus dibayar atau preminya menurut Irvan sekitar 0,25% yang dibayarkan per tahun. Sejak asuransi disetujui, dana bisa cair dalam waktu 30 hari.

“Seratus persen, sesuai dengan nilai pertanggungannya. Nilai pertanggungan itu sesuai dengan nilai kondisi baru. Jadi rumah itu dalam kondisi baru,” imbuhnya.

Kemudian, asuransi kebakaran ini dapat cair untuk semua properti yang terbakar, tetapi dilihat kembali tingkat risikonya. Sebab, dana yang harus dibayarkan akan berbeda bila rumah tersebut berada di wilayah yang rawan terjadi kebakaran seperti dekat pabrik dan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

“Umumnya bisa (semua mendapat asuransi), tinggal mereka akan menilai tingkat risikonya seperti apa. Kalau berdekatan dengan objek-objek yang mudah terbakar, misalnya pabrik, itu preminya akan lebih mahal,” pungkasnya.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Panik Saat Temukan Ular di Sekitar Rumah, Segera Lapor ke Nomor Ini



Jakarta

Terkadang ada saja kejadian ular masuk rumah atau ditemukan di sekitar pekarangan. Meski hewan ini tidak bermaksud mengganggu, tetap saja dapat membahayakan penghuni rumah.

Kejadian ini bisa dialami oleh siapa saja, sehingga penting untuk mengetahui cara menghadapi kondisi tersebut. Seperti yang terjadi di Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seekor ular sanca dilaporkan masuk ke saluran air di pemukiman warga. Ular tersebut berukuran sekitar 2,5 meter.


“Kurang lebih 2,5 meter panjangnya,” kata Danru 1 Rescue Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto dikutip dari detikNews, Minggu (4/8/2024).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/8) siang. Warga yang merasa khawatir melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar).

“Warga melaporkan kepada petugas bahwa terdapat ular yang cukup besar berada di buangan air depan rumah dan dikhawatirkan membahayakan,” ungkapnya.

Menerima laporan tersebut, petugas Damkar segera menuju lokasi. Petugas Damkar segera melakukan evakuasi setibanya di lokasi menggunakan sejumlah peralatan.

“Situasi akhir ular berhasil dievakuasi, evakuasi dilakukan selama 1 jam,” jelasnya.

Bagi warga yang membutuhkan pertolongan, pihaknya mengimbau warga agar melapor kepada petugas. Ia menyebutkan laporan bisa ke kantor Damkar terdekat maupun call center 112.

“Jika membutuhkan pertolongan dan bantuan perihal kebakaran atau non-kebakaran, dapat menghubungi kantor pemadam kebakaran terdekat atau dapat menghubungi @bogorsiaga112 di call center darurat 112,” pungkasnya.

Artikel ini sudah tayang di detikNews.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com