Tag: kebakaran

  • 8 Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet


    Jakarta

    Tentu akan sangat mengagetkan jika tiba-tiba ular muncul di dalam toilet. Ular bisa masuk dari berbagai lubang toilet, misalnya ventilasi, pipa yang mengarah ke luar, saluran pembuangan, atau bahkan bersembunyi di lubang WC.

    Dalam artikel ini akan kita ulas penyebab ular masuk ke toilet, termasuk 8 tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet.

    Penyebab Ular Masuk Toilet

    Dilansir dari laman House Digest, ada beberapa penyebab ular bisa masuk ke toilet melalui lubang-lubang yang ada:


    1. Menyesuaikan Suhu

    Alasan pertama ular masuk ke toilet atau WC adalah karena mereka menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan. Ular memang memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu lingkungan sesuai kebutuhan. Saat ular merasa kepanasan, insting mereka adalah mencari tempat sejuk, salah satunya adalah toilet yang lembap.

    2. Mengejar Mangsa

    Ular juga mungkin masuk ke toilet karena mengejar mangsa yang mengarah ke toilet. Mangsa mereka antara lain tikus. Indra penciuman ular akan mengejar ke mana tikus bersembunyi. Jika ular masuk ke toilet, mungkin saja ada tikus yang sempat melintas di situ.

    Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet

    Berikut ini sejumlah tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet yang dikutip dari catatan detikProperti dan Gladesville Plumbing Service:

    1. Tutup Tempat Duduk WC

    Ular bisa masuk ke rumah lewat banyak jalan, tidak selalu langsung melalui lubang toilet. Mereka bisa masuk lewat pintu rumah, baru kemudian bersembunyi di dalam WC.

    Jika detikers menggunakan toilet duduk, maka tutuplah ketika tidak menggunakannya. Kamu juga bisa menerapkan penutup untuk WC jongkok dengan penutup apapun.

    2. Kendalikan Mangsa Ular

    Salah satu penyebab ular masuk rumah adalah mengejar mangsa. Jika rumahmu sering ditemukan tikus, maka harus waspada. Segera cari pembasmi tikus untuk mengurangi kemungkinan ular masuk ke rumahmu.

    3. Kenali Masalah Sumbatan WC

    Ular mungkin bersembunyi di dalam lubang toilet rumahmu. Jika ular cukup besar, maka mungkin akan menyumbat saluran pembuangan. Kenali masalah sumbatan yang mungkin terjadi. Jangan-jangan penyebabnya adalah ular.

    4. Pasang Jaring Kawat

    Detikers bisa memasang jaring kawat untuk menutup celah-celah yang ada di toilet, seperti pada ventilasi, pipa, atau saluran pembuangan. Selain mencegah ular masuk, Ini juga berfungsi menghalangi tikus atau reptil lain.

    5. Pasang Multi-Flap

    Multi-flap adalah katup yang berfungsi satu arah. Pasanglah penutup dengan sistem kerja multi-flap di saluran-saluran pembuangan. Dengan demikian, binatang dari luar tidak bisa masuk melalui saluran tersebut.

    6. Siram Toilet Sebelum Pakai

    Untuk mencegah ular keluar dari lubang kloset saat kita buang air, selalu siram toilet dahulu sebelum menggunakannya. Ular kemungkinan akan ikut arus dan mencegah keluar dari lubang.

    7. Bersihkan Kloset Secara Rutin

    Selalu bersihkan toilet dengan rutin, termasuk lubang kloset. Ular tidak suka bau menyengat. Dia akan menjauhi toilet jika baunya menyengat.

    8. Panggil Profesional

    Jika ular sudah dipastikan masuk toilet, maka detikers bisa memanggil profesional, seperti petugas pemadam kebakaran atau pawang ular.

    Nah, itulah tadi berbagai tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet. Meski kasus ini cukup jarang terjadi, kita sebaiknya tetap waspada agar keluarga dijauhkan dari bahaya.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya! Begini Panduan dan Perawatan Stabilizer yang Benar



    Jakarta

    Stabilizer kerap digunakan untuk menyiasati tegangan listrik yang tidak seimbang. Alat ini juga dapat melindungi perangkat elektronik dari kerusakan karena tegangan listrik yang tidak stabil.

    Pemasangan stabilizer perlu dilkukan oleh orang yang ahli. Jika tidak, stabilizer dapat menimbulkan api karena aliran listrik kacau. Ada beberapa kejadian, pemasangan stabilizer yang salah justru menimbulkan listrik di rumah mati hingga kebakaran.

    SPV Teknik PLN Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan sebelum memasang stabilizer, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah pastikan tegangan di rumah lebih besar dari daya stabilizer yang akan terpasang.


    “Dia itu ada kapasitor yang bisa bekerja di atas 190 Volt, (sekitar) di 200 Volt, di 220 Volt,” kata Yudhi saat dihubungi detikProperti pada Jumat (18/10/2024).

    Kemudian, pastikan stabilizer yang digunakan merupakan produk yang berkualitas dan telah berstandar SNI. Apabila ingin menaikkan tegangan listrik di rumah, pastikan kabel yang terpasang di rumah juga ikut disesuaikan.

    “Saat pemasangan, pastikan juga kabel tersebut sudah sesuai standar dengan arus yang akan dihantarkan. Misalkan daya 2.200, kabel itu harus sesuai juga. Setelah itu kita pastikan juga produk stabilizernya apa, apakah sudah SNI,” ujarnya.

    Kamu juga perlu memastikan kabel yang terpasang sudah kencang, dalam keadaan tertutup, dan disimpan dengan rapih.

    “Dari pemasangan, pemasangan pengawatan yang terpasang dipasang oleh instalatir. (yang menyebabkan stabilizer rusak) kabelnya bisa kurang kencang dan masih menggunakan isolasi terbuka, nah itu kan tidak boleh,” tambahnya.

    Apabila dari pemasangannya sudah tepat, bisa dipastikan stabilizer dapat bekerja dengan optimal dan aman. Namun kamu juga tetap mengawasi dan merawat alat tersebut agar tahan lama. Berikut beberapa hal yang harus diterapkan.

    1. Letakkan stabilizer di tempat yang kering, terhindar dari air dan area basah.

    2. ⁠Gunakan kabel penyaluaran stabilizer yang telah berstandar untuk beban listrik. Hal ini untuk mencegah kerusakan stabilizer akibat korsleting atau over heating.

    3. ⁠Pengecekan secara berkala dan menjaga kebersihannya. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada kabel, soket, atau kemungkinan ada binatang yang bersarang di dalam stabilizier.

    4. ⁠Matikan stabilizer jika tidak digunakan dan saat keluar rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Pilihan Pencahayaan Agar Balkon Rumah Terlihat Cantik


    Jakarta

    Memilih lampu di area balkon rumah terkadang cukup sulit dilakukan. Sebab, bisa saja kamu tidak ingin mengganggu tetangga dengan lampu yang terlalu terang sehingga jadi mengganggu.

    Luas persegi yang kecil bisa menjadi keuntungan karena pencahayaan luar ruangan yang murah dan redup, tidak seperti untuk taman yang luas. Melansir Homes & Gardens, Jumat (18/10/2024), berikut beberapa cara untuk membuat balkon lebih terang dengan nyaman namun praktis.

    Gunakan Lampu Hias

    Christmas balcony decorationLampu hias Foto: Getty Images/CreativeDJ

    Cara terbaik untuk menerangi sebagian besar balkon adalah dengan menggunakan lampu hias. Hal ini menciptakan cahaya atmosferik dan karena balkon relatif kecil, lampu ini praktis dengan cara yang biasanya tidak dilakukan di taman besar.


    Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti menggantungkan lampu di sepanjang dinding balkon, atau bisa juga melilitkan lampu di sekeliling pagar untuk menciptakan tampilan yang santai.

    Lentera

    Close-up of lanterns with candles on wooden background. Sparkling lights in background.  Evening or night scenes.Lentera Foto: Getty Images/iStockphoto/svetikd

    Lentera bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menerangi balkon rumah kamu. Ukuran balkon yang kecil akan sangat menguntungkan, lampu ini cukup kecil dan redup dan hanya memancarkan sedikit cahaya sejauh beberapa kaki.

    Cahaya lembut yang menutupi beberapa kaki akan menerangi seluruh area tanpa sepenuhnya membanjiri dengan cahaya terang. Dengan sumber cahaya yang tersembunyi di balik naungan kaca buram atau efek lilin yang berkedip-kedip.

    Kamu juga memiliki beberapa pilihan untuk penempatan, lampu lantai yang tinggi sangat cocok untuk sudut balkon. Kamu dapat meletakkan lampu di lantai balkon untuk cahaya redup.

    Penggunaan Lampu Sorot

    Lampu sorot bisa menjadi cara yang bagus untuk menerangi balkon, namun harus pintar dalam menggunakan nya. Cukup letakkan lampu sorot di dasar dinding dan arahkan kepala lampu ke sambungan tempat dinding bertemu dengan lantai.

    Hal ini akan menyebarkan cahaya ke seluruh dinding dan efeknya jauh lebih bagus daripada lampu biasa. Namun, kamu harus mendapatkan sudut yang tepat atau efeknya tidak akan berhasil.

    Lilin

    Two modern patio chairs close to evening lanterns on balcony. Armchairs near glass top table on roof terrace with green potted plants. Residential building with cityscape view on background Lilin Foto: Getty Images/brizmaker

    Lilin adalah cara lain yang efektif untuk menerangi balkon dan jauh lebih efektif di tempat ini daripada di area luar ruangan lain. Balkon berukuran kecil sehingga cahaya lebih efektif dan relatif tertutup.

    Namun, menggunakan lilin sangat berisiko. Kamu perlu memperhatikan di sekitar kamu sehingga tidak menimbulkan kebakaran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kompor Gas vs Kompor Listrik: Adu Hemat dan Keamanan



    Jakarta

    Memilih antara kompor gas dan kompor listrik bisa menjadi dilema bagi banyak orang. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri yang dapat mempengaruhi biaya, kenyamanan, hingga keamanan di dapur.

    Apakah kamu lebih sering memasak dalam jumlah besar atau hanya sekedar membuat masakan dalam jumlah kecil. Sebelum menentukan pilihan, simak perbandingan dan beberapa faktor berikut antara kompor gas dan kompor listrik untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

    Keamanan

    Melansir Bob Vila, pada umumnya kompor listrik dianggap jauh lebih aman dibanding kompor gas. Kompor gas dapat menghasilkan emisi berbahaya, seperti karbon dioksida dan karbon monoksida yang berbahaya bagi kamu dan lingkungan sekitar, terutama yang tidak memiliki ventilasi udara yang baik.


    Terdapat api yang terbuka pada kompor gas, ini memungkinkan resiko kebakaran yang lebih tinggi, apalagi jika dekat benda yang mudah terbakar seperti tisu dapur dan kain lap.

    Biaya Perawatan

    Kompor gas cenderung lebih mahal untuk dipasang dibanding dengan kompor listrik, tetapi tidak jauh lebih mahal. Harga dari keduanya sangat bervariasi, ini semua tergantung pada model, merek, dan fiturnya, jadi dalam beberapa kasus, kompor listrik masih jauh lebih mahal daripada kompor gas.

    Namun, biaya operasional biasanya cukup berbeda sehingga menjadi faktor penting dalam memilih. Meskipun tarif listrik dan gas bervariasi di setiap wilayah, di kebanyakan tempat, gas alam cenderung lebih terjangkau dibandingkan listrik.

    Karena itu, kompor gas umumnya menghabiskan biaya operasional 10 hingga 30 persen lebih rendah bila digunakan terus-menerus.

    Dalam hal perawatan, meskipun membersihkan kompor dengan elemen listrik terbuka hampir sama dengan kompor gas yang memiliki pembakar dan jeruji, kompor listrik dengan permukaan kaca atau keramik cenderung jauh lebih mudah dibersihkan.

    Saat sudah dingin, permukaan kompor listrik ini bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah dan sedikit sabun pencuci piring.

    Kontrol Suhu

    Kompor gas bereaksi sangat cepat pada perubahan suhu ketika api menyebar di dasar panci, sehingga kamu bisa mengatur panas nya lebih tepat sesuai kemauan. Sementara itu kompor listrik memiliki reaksi yang kurang cepat, terutama ketika suhu berubah dari panas ke dingin.

    Efisiensi Energi

    Walaupun kompor gas lebih ekonomis dalam biaya operasional dibandingkan kompor listrik, kompor gas kurang efisien dalam penggunaan energi. Sekitar 74 persen energi dari kompor listrik dialirkan ke makanan, sedangkan pada kompor gas hanya sekitar 40 persen.

    Namun, kompor listrik masih belum menjadi pilihan paling hemat energi. Berdasarkan studi dari American Council for an Energy-Efficient Economy, kompor induksi, yang memanaskan peralatan memasak melalui elektromagnetisme, mampu mentransfer hingga 90 persen energinya langsung ke makanan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada yang Bakar Sampah Sembarangan dan Ganggu, Bisa Dilaporin Nggak Sih?



    Jakarta

    Aktivitas pembakaran sampah banyak ditemukan di Indonesia baik di perkotaan atau pedesaan sekali pun. Membakar sampah dinilai sebagai langkah tercepat untuk melenyapkan sampah di rumah. Mereka tidak memperhatikan dampak yang ditimbulkan dari kegiatan ini.

    Jelas aktivitas pembakaran sampah baik di lahan kosong maupun di lingkungan padat penduduk ada kerugiannya. Asap dan bau dari pembakaran tersebut bisa berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Selain itu, dampak yang paling sering terjadi adalah kebakaran.

    Api dari membakar sampah dapat menyebar bahkan hingga ke bangunan rumah. Apabila tidak diawasi, api bisa menyebar dengan cepat. Dampaknya bisa bertambah besar apabila ada korban jiwa, misalnya pada saat api menyambar ke rumah, penghuninya terkurung di dalam dam tidak dapat menyelamatkan diri.


    Melihat bahaya dari membakar sampah ini seharusnya dapat menyadarkan bahwa pengelolaan sampah yang baik dengan dikumpulkan dan dibuang ke tempat sampah. Nantinya sampah tersebut bisa diolah atau dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Membakar Sampah Bisa Dilaporkan ke Polisi?

    Pengacara Muhammad Rizal Siregar mengatakan cara memusnahkan sampah secara instan yakni membakarnya dapat menyebabkan permasalahan baru.

    Aturan yang melarang membakar sampah juga sudah dibuat yakni dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2008 yang membahas mengenai Pengelolaan Sampah. Di dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa proses pembakaran sampah yang tidak sesuai dengan teknis termasuk dalam kegiatan melanggar hukum, baik dilakukan kepada tetangga atau di area pemukiman.

    “Membuang sampah dengan cara dibakar memang terlihat sepele. Namun, pengelolaan sampah dengan cara dibakar tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucap Pengacara Muhammad Rizal Siregar kepada detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Selanjutnya, Direktur FWA Law Office, Febrian Willy Atmaja menjelaskan bahwa meski larangan pembakaran sampah sudah di atur dalam undang-undang, aturannya harus diperkuat lagi dengan adanya Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Walikota (Perwali), atau Peraturan Gubernur.

    “Jadi memang kalau mengacu kepada Pasal 12 Ayat 1 Undang-Undang No. 18 Tahun 2008, pun di situ dijelaskan berkaitan dengan pembakaran sampah, sanksi, dan dendanya. Tetapi, harus diperkuat juga dengan peraturan daerah, perwali, atau peraturan gubernurnya,” ujar Febrian kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, masyarakat boleh melaporkan orang yang membakar sampah sembarangan ke aparat penegak hukum atau polisi. Namun, orang yang membakar sampah tersebut tidak akan langsung diberi hukuman pidana, melainkan akan ada resotarif justice untuk mediasi terlebih dahulu.

    “Kalau memang untuk dilaporkan pun juga bisa-saja dilaporkan kepada aparat penegak hukum karena sudah meresahkan dan berakibat dengan kesehatan tidak baik. Nah, tetapi pihak kepolisian pun tidak serta-merta langsung melakukan hukuman pidana. Melainkan harus ada resotarif justice untuk mediasi sesuai daripada kultur budaya kita,” jelasnya.

    Untuk terhindar dari laporan tersebut, ia menyarankan untuk pengelolaan sampah yang aman bisa dilakukan dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang diangkut dari perumahan nantinya akan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang kemudian akan diolah oleh pemerintah. Selain itu, kita juga bisa melakukan 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle untuk sampah-sampah anorganik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Buruan Cek! Begini Cara Periksa Kebocoran Listrik di Rumah


    Jakarta

    Masalah kelistrikan di rumah tidak sesederhana kelihatannya. Ada beberapa masalah seputar listrik yang tidak diketahui jika dilihat dari fisiknya saja. Kamu perlu mengeceknya langsung dari meteran listrik. Salah satunya adalah kebocoran listrik.

    Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya hingga bisa menyengat manusia dan tidak akan mati meskipun meteran listrik atau kWh meter sudah dalam kondisi mati.

    SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kebocoran listrik dapat berbahaya bagi penghuni rumah. Terutama pada aliran listrik yang bocor di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.


    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti ditulis Jumat (1/11/2024).

    “(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

    Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

    Untuk mengecek ada kebocoran atau tidak pada listrik, caranya cukup mudah. Kamu bisa mengeceknya di meteran listrik yang biasanya terpasang di depan rumah. Namun, ini hanya berlaku pada meteran listrik pra bayar yang memiliki tombol. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa mengikuti cara berikut.

    1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

    2. Matikan meteran listrik

    3. Tekan angka ’44’ lalu enter

    4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

    “Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

    Penyebab Kebocoran Listrik

    1. Kabel Listrik Sudah Tua

    Risiko kebocoran listrik bisa terjadi pada kabel listrik yang periode pemakaiannya sudah lama.

    “Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

    2. Pemasangan Kabel yang Tidak Sesuai

    Meskipun bentuk kabel sama, ternyata setiap besaran arus listrik jenis kabel yang digunakan berbeda lho. Yudhi menuturkan penyambungan kabel yang sembarangan dan tidak sama besarannya dapat menyebabkan arus listrik bocor.

    “Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

    3. Kabel Stop Kontak Berbeda Dipakai Bersambung

    Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini 4 Cara Perbaiki Kebocoran Listrik di Rumah


    Jakarta

    Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya. Kondisinya dapat berbahaya karena listrik dapat menyambar ke benda atau bahkan penghuni rumah.

    Menurut SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya kebocoran listrik akan lebih berbahaya apabila dekat dengan media yang sifatnya penghantar listrik seperti besi dan air.

    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Kamis (31/10/2024).


    “(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

    Selain dapat membahayakan keselamatan, kebocoran listrik juga dapat memicu korsleting listrik dan kebakaran. Peralatan listrik juga jadi cepat rusak karena daya yang diterima bisa jadi lebih besar dari yang bisa diproses.

    Kerugian lainnya adalah tagihan listrik dipastikan membengkak setiap bulan karena pemakaian listrik yang berlebihan meskipun sudah mengurangi penggunaan perangkat elektronik.

    “Tagihan listrik kita kan naik terus ya, maksudnya kayak gede. Jadi kenapa sih masyarakat sering kan kontraknya saya agak bengkak itu (karena kebocoran listrik),” jelasnya.

    Cara Mengatasi Kebocoran Listrik

    1. Cek Listrik di Rumah Bocor atau Tidak

    Apabila kamu merasa tagihan listrik tiap bulan besar nominalnya, sementara penggunaan listrik tidak seberapa, coba periksa kebocoran listrik melalui meteran listrik atau kWh meter. Pastikan meteran listrik di rumah berjenis pra bayar yang memiliki tombol.

    Pada saat mengecek ini, kamu harus mematikan semua perangkat listrik dan mencabut kabel dari stop kontak. Lalu, meteran listrik juga dalam keadaan mati. Setelah itu pencet angkat ’44’ lalu enter.

    Lihat angka yang muncul di layar. Apabila yang muncul angka ‘0’ maka listrik di rumah tidak bocor. Namun, apabila muncul angka lain, maka listrik di rumah kamu mengalami kebocoran.

    “Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” ungkapnya.

    2. Laporkan ke PLN

    Kamu harus segera melaporkan temuanmu itu PLN, bisa dengan menghubungi nomor bantuan atau melalui aplikasi yakni PLN Mobile. Masuk ke fitur ‘ListriQu’ di aplikasi PLN Mobile lalu jelaskan keluhan listrik di rumah.

    3. Tunggu Petugas PLN Datang

    Agar kerusakan tidak parah, lebih baik menunggu pemeriksaan dari PLN. Biaya pemeriksaan tidak dipungut biaya operasional apa pun.

    “Ya (gratis) misalkan hanya pengaduan, kita datang pengecekan,” ujarnya.

    4. Penggantian Kabel

    Apabila letak masalahnya pada pemasangan kabel atau kondisi kabel yang sudah tidak layak, maka ada pergantian kabel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Terbakar saat KPR Masih Berjalan Bisa Klaim Asuransi?



    Jakarta

    KPR adalah kredit kepemilikan rumah atau cara pembayaran rumah dengan cara mencicil. Cara ini tidak diwajibkan, hanya untuk nasabah yang menginginkan pembayaran rumah nominal kecil tetapi dalam jangka waktu yang lama. Biasanya waktu pembayaran KPR ini bisa dari 5 hingga 30 tahun, tergantung besaran gaji nasabah tersebut.

    Pada saat mencicil, mungkin saja saja terjadi kerusakan atau parahnya rumah tersebut hancur atau terbakar. Risiko ini tidak ada yang bisa menebak tetapi bisa disiasati agar uang KPR yang telah dikeluarkan tidak sia-sia. Caranya dengan mengambil asuransi kebakaran.

    Menurut Perencana Keuangan, Andy Nugroho asuransi kebakaran ini biasa ditawarkan di awal dan sifatnya tidak wajib. Sebab, tidak semua bank menyediakan asuransi ini. Namun, ada pula bank yang mengharuskan nasabah untuk mengasuransikan rumah mereka sebagai syarat dalam perjanjian KPR.


    “Misalnya ternyata rumahnya kebakaran, ada nggak coverage-nya dari asuransi? Tergantung dari pihak banknya itu asuransinya sudah include asuransi kebakaran, banjir, dan lain-lainnya juga nggak? Kalau kebakaran, banjir, dan lain-lainnya tidak ditanggung berarti ya tidak ada penggantian apapun,” kata Andy kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Asuransi ini akan menutup beberapa persen kerugian dari musibah yang terjadi di rumah. Namun, kamu perlu membedakan antara asuransi kebakaran dengan asuransi kerugian. Asuransi kerugian adalah asuransi yang memberikan ganti rugi terhadap pihak tertanggung karena kejadian tidak terduga.

    Asuransi ini lebih luas jenis bencananya bukan hanya kebakaran. Di dalamnya mencakup bangunan rumah tersebut (tidak termasuk tanah) dan juga barang-barang berharga yang ada di dalamnya.

    Ketika rumah yang dijamin asuransi mengalami kebakaran, peminjam bisa mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi. Jika klaim tersebut disetujui, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang tercantum dalam polis asuransi. Ganti rugi tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang rusak akibat kebakaran.

    Asuransi kebakaran hanya akan mengganti kerugian pada bangunan dan isinya. Bukan pada lahan.

    “Asuransi kerugian itu yang di-cover adalah bangunan rumah sama isinya. Bangunannya saja tanahnya nggak dihitung. Jadi ibarat kata ada kebakaran sangat parah atau gempa bumi yang sangat parah yang bikin rumahnya ambruk rata dengan tanah, nah itu untuk membangunnya lagi harganya berapa kira-kira,” ujar Andy.

    Penting untuk mengingat barang apa saja yang ada di dalam rumah saat kejadian beserta harganya. Nanti daftar barang tersebut akan diserahkan kepada pihak asuransi.

    “Kemudian di dalam rumah itu ada isinya apa aja, oh ada TV harganya sekian, ada kulkas harganya sekian, segala macam barang yang menurut kita berharga, itu kita disuruh declare di dalam form untuk asuransi kerugiannya ini tadi. Misalnya ternyata memang kita punya asuransi kerugiannya, itu akan dicek nanti sama pihak asesornya, yang rusak apa aja, yang terbakar apa aja. Jadi, apapun yang disebutkan di dalam perjanjian awal, dan itu ikut terbakar, itu yang akan diganti, tapi dengan catatan itu kita mesti memastikan pertama apakah pihak bank memang memberikan asuransi kerugian dulu atau tidak,” ungkap Andy.

    Apabila rumah hancur atau terbakar habis, asuransi akan membayar biaya untuk pembangunan atau perbaikannya, sesuai kesepakatan di awal. Selanjutnya pihak asuransi juga akan mengganti barang-barang yang rusak di dalamnya seperti TV, kulkas, dan barang berharga lainnya yang telah dideklarasikan dalam formulir asuransi.

    Namun, penting untuk memeriksa apakah pihak bank telah memberikan asuransi kerugian sebagai bagian dari perjanjian KPR. Jika ya, pihak asuransi akan menilai kerusakan dan mengganti apa pun yang telah dijamin dalam polis asuransi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Semua Tempat Cocok, Hindari Pasang AC di 5 Tempat Ini!


    Jakarta

    AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan merupakan salah satu perangkat elektronik yang saat ini banyak digunakan di rumah. Perangkat ini dapat mendinginkan suhu ruangan dengan instan dan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pemakainya.

    Perangkat ini biasanya dipakai di dalam kamar, ruang tamu, ruang keluarga, bahkan ada pula yang di dapur. Namun, kamu harus tahu jika tidak setiap area di dalam rumah cocok dipasang AC lho. Ada beberapa lokasi yang dapat mempengaruhi kinerja AC.

    Lantas, area mana saja yang harus dihindari? Melansir dari House Digest, berikut beberapa tempat yang sebaiknya tidak dipasang AC.


    1. Dekat Barang dan Area yang Mudah Terbakar

    AC lebih baik dipasang di tempat yang terisolasi atau tertutup. Udara panas di luar akan sulit masuk sehingga AC bisa bekerja maksimal mendinginkan udara. Maka dari itu, AC tidak cocok berada di ruangan yang mudah terbakar seperti cerobong asap, tungku api, kompor atau dekat oven yang terbuka.

    Dekat dengan sumber panas membuat sistem pendingin AC bekerja 2x lebih keras karena harus membuat ruangan dingin, sementara sumber panas tetap menyala. Maka dari itu, memakai AC di dapur ada posisi khusus penempatannya yakni tidak boleh anginnya mengarah langsung ke kompor.

    2. Tempat Terpanas di Rumah

    Fungsi AC memang untuk mendinginkan ruangan, tetapi ketika ruangan tersebut lebih banyak terkena sinar matahari, lebih sulit untuk didinginkan. AC akan bekerja 2x lebih keras agar ruangan tersebut dingin seperti yang diinginkan penghuninya. Jika AC dibiarkan seperti ini, lama-lama akan timbul masalah pada mesin.

    Sebagai solusi, kamu bisa menghalau sinar matahari masuk ke dalam ruangan dengan memasang tirai. Apabila kamu sedang tahap pembangunan, bisa mengukur arah matahari akan mengarah ke mana.

    Selain sinar matahari, uang dari dapur atau asap panas yang dihasilkan di dalam rumah juga harus jauh dari lokasi AC dipasang.

    3. Lokasi yang Tersembunyi

    Beberapa orang ada yang memasang AC di tempat tersembunyi terutama untuk AC outdoor. Alasannya agar tampilan rumah enak dilihat. Menurut mereka, menampakkan AC outdoor dapat merusak dekorasi rumah.

    Mereka menutupi keberadaan AC outdoor dengan memasang penutup atau memasang penghalang seperti tanaman atau lemari. Cara ini justru membuat AC jadi cepat rusak karena udara panas dari unit tidak dapat terbuang dan justru kembali ke dalam sirkulasi AC.

    Solusinya, kamu boleh menutupinya tetapi jangan meletakkan barang apa pun di depan baling-balingnya sehingga udara panas dapat dibuang.

    4. Tempat yang Banyak Perangkat Elektronik Berdaya Besar

    AC adalah salah satu perangkat elektronik yang membutuhkan daya yang besar. Saat perangkat ini dihidupkan dari aliran listrik yang juga digunakan untuk perangkat berdaya besar lainnya, listrik di rumah kamu bisa tiba-tiba mati.

    Kondisi ini dapat memicu kerusakan pada mesin AC. Selain itu, bisa juga memicu korsleting listrik dan kebakaran.

    5. Dekat Tempat Sampah

    Tempat sampah bisa menjadi sumber bau di rumah. Terutama untuk tempat pembuangan sampah bekas makanan. Memasang AC di ruangan yang di dalamnya terdapat tempat sampah justru dapat membawa masalah kesehatan.

    Seperti yang diketahui pemasangan AC lebih baik di dalam ruangan yang tertutup, apabila ada bau menguar dari tempat sampah, seluruh penghuninya bisa mencium bau tersebut. Efek jangka pandeknya bisa menyebabkan masalah pernapasan, nyeri dada, hiperreaktivitas saluran napas. Sedangkan dalam jangka panjang seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Persiapan Agar Rumah Terhindar dari Sambaran Petir


    Jakarta

    Saat memasuki musim hujan, biasanya rumah mulai mengalami beberapa masalah, salah satunya adalah potensi tersambar petir. Memang, saat kamu berada di dalam rumah, kamu akan lebih aman dari bahaya petir, tetapi fenomena alam ini juga bisa menyebabkan kebakaran lho.

    Melansir situs resmi Institut Teknologi Bandung, petir merupakan fenomena alam yang terjadi karena adanya lompatan elektron-elektron dari awan yang bermuatan negatif ke bumi yang bermuatan positif. Saat petir ini sampai ke bumi, ini bisa menyambar ke beberapa objek, seperti pohon, kendaraan, tiang listrik, hingga bangunan terutama bangunan tinggi.

    Petir biasanya terjadi pada musim hujan. Ada pun, Indonesia termasuk negara dengan jumlah petir yang banyak karena terletak di daerah khatulistiwa. Maka dari itu, bahaya dari petir ini mungkin saja terjadi. Namun, kamu tidak perlu khawatir berlebihan karena masalah ini bisa dicari solusianya.


    Tips Mencegah Sambaran Petir Mengenai Rumah

    Melansir situs Family Handyman, Selasa (5/11/2024), berikut tips mencegah sambaran petir, khususnya untuk rumah bertingkat.

    1. Pasang Penangkal Petir

    Penangkal petir adalah alat paling penting yang harus dipasang di rumah dan tidak boleh dilupakan terutama untuk bangunan tinggi. Bentuk penangkal listrik ini sederhana yakni sebuah batang logam yang ditancapkan di ujung atap. Batang itu dihubungkan ke kawat tembaga yang mengalir ke tanah, dihubungkan dengan batang logam lain yang terkubur di bawah tanah. Dengan begitu, tegangan dapat disalurkan dengan aman ke bumi.

    Selain itu, kamu juga bisa memasang penangkal petir internal pada panel listrik atau barang-barang elektronik.

    2. Pasang Perangkat Pelindung Lonjakan Listrik

    Seperti yang disebut sebelumnya, petir membawa muatan listrik yang besar. Apabila rumah tersambar petir, ada potensi terjadi lonjakan listrik di rumah. Ini bukan pertanda baik, lonjakan listrik ekstrem dapat menyebabkan listrik di rumah padam hingga korsleting. Parahnya jika korsleting tersebut disertai ledakan dapat menyebabkan kebakaran.

    Solusinya adalah dengan memasang Surge Protector atau perangkat pelindung lonjakan arus. Pelindung ini dapat mencari, memblokir, dan mengalihkan tegangan di rumah. Alat ini sudah banyak dijual secara online dan mudah dipakai.

    3. Cabut Kabel Perangkat Elektronik

    Saat hujan disertai badai dan petir, sebaiknya tidak menyalakan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, kabel pengisi daya ponsel, hingga peralatan portable. Sedangkan, untuk perangkat yang terkadang nggak bisa asal dimatikan yakni mesin cuci, pengering, dan kompor, atau kulkas sebenarnya masih aman asalkan tidak dipakai saat hujan badai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com