Tag: kebersihan air

  • Ampuh! 4 Cara Mencegah Pertumbuhan Lumut di Toren Air


    Jakarta

    Toren air atau tangki air berfungsi untuk penampungan cadangan air di rumah. Kondisi toren yang lembap menjadi tempat yang cocok buat lumut bertumbuh.

    Terkadang lumut bisa tumbuh di dalam toren air karena terpapar sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Hal ini bisa mengganggu kebersihan air di rumah, lho.

    Lalu, bagaimana cara mencegah lumur di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Selasa (23/7/2024).


    Cara Cegah Toren Air Lumutan

    1. Tutup tangki dengan rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Demikian beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut padatoren air di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tunggu Sampai Mampet, Ini Waktu yang Tepat Bersihkan Toren Air!



    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki tangki air atau biasa disebut toren. Fungsi dari toren sendiri adalah menampung air siap pakai yang nantinya akan mengalir ke setiap saluran air di rumah seperti dapur, kamar mandi, wastafel, hingga keran halaman depan.

    Kebersihan air di rumah juga dipengaruhi oleh kebersihan dari toren air itu sendiri. Maka dari itu, kamu perlu memastikan toren air dalam keadaan bersih dan terawat. Toren air memang tidak perlu setiap hari dibersihkan karena lumut tidak akan secepat itu menyebar di dalamnya. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membersihkan toren air?

    Pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, Suratman, mengatakan bahwa mayoritas klien menggunakan jasanya saat air di rumah mereka keruh atau keran mampet.


    “Tapi cuci toren itu nunggu air keruh atau mampet baru orang order cuci toren rata-rata,” ungkap Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com beberapa waktu lalu, seperti yang dikutip pada Sabtu (26/10/2024).

    “Rata-rata yang order itu torennya itu kan sampai nggak dicuci bertahun-tahun, nunggu air nggak ngalir, baru order. Rata-rata kayak gitu masalah mampet, banyak lumut, banyak lumpur di saluran,” lanjut Suratman.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan penyebab toren air lebih cepat kotor. Menurutnya pemicu utamanya adalah pertumbuhan lumut dan endapan lumpur di dalam toren tersebut. Pertumbuhan lumut biasanya terjadi karena paparan sinar matahari ke air yang ada di dalam toren. Sementara itu, lumpur di dalam toren berasal dari endapan dari kotoran-kotoran yang ada di dalam kandungan air. Seperti yang diketahui rata-rata rumah di Indonesia memakai air tanah sehingga saat air masuk ke dalam toren air, ada tanah yang terbawa.

    Dua benda ini yang apabila diabaikan justru menyumbat pipa yang menyambungkan toren dengan keran.

    “Jadi keran yang mampet karena lumpur itu jadi endapan di toren itu udah penuh, jadi kotoran itu ke instalasi ke keran. Jadi menutup ke pipa,” jelas Suratman.

    Seberapa Sering Toren Air Harus Dikuras?

    Membersihkan dan menguras toren harus dilakukan rutin, sedikitnya satu sampai dua kali dalam setahun. Banyaknya pengurasan tergantung pada tingkat kebersihan sumber air di tempat tinggal masing-masing.

    “Untuk daerah Jabodetabek, itu minimal setahun sekali. Satu sampai dua kali lah,” jelas Suratman.

    Suratman menyampaikan Proses membersihkan dan menguras toren pun ternyata hanya memakan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam. Sebelum dibersihkan, toren air harus dalam keadaan kosong agar waktu pembersihannya semakin cepat.

    “Kalau biasa kita tuh paling lama satu jam, paling cepat 30 menit, tergantung kondisi air, kosong atau penuh pas kita datang. Kosongin dulu itu hampir setengah jam,” jelas Suratman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Cegah Lumut di Toren Air, No Ribet!


    Jakarta

    Toren air atau tangki air adalah penampungan cadangan air di atap rumah. Karena selalu diisi air, kondisi toren tentu menjadi lembap, sehingga cocok buat lumut bertumbuh.

    Selain kondisi lembap, lumut bisa tumbuh di dalam toren air karena paparan sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Nah, sebaiknya mencegah pertumbuhan lumut di toren air supaya tidak mengganggu kebersihan air di rumah.

    Lalu, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Senin (6/7/2025).


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah cara mencegah pertumbuhan lumut di dalam toren.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Demikian beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Efektif Cegah Toren Air Berlumut Agar Selalu Bersih


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya memiliki tangki atau toren air yang menyimpan cadangan air bersih. Kandungan air itu membuat kondisi tangki menjadi lembap, sehingga rawan ditumbuhi lumut.

    Lumut juga bisa tumbuh di dalam toren air karena paparan sinar matahari. Oleh karena itu, perlu ada langkah pencegahan agar toren air tidak berlumut. Sebab, lumut di toren air bisa mengganggu kebersihan air di rumah.

    Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini,dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr.


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah cara mencegah pertumbuhan lumut di dalam toren.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Itulah cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Cegah Toren Air Ditumbuhi Lumut Agar Selalu Bersih



    Jakarta

    Toren air adalah tangki atau tempat untuk menyimpan cadangan air bersih di rumah. Tangki yang berisi air ini bisa ditumbuhi lumut karena kondisinya yang lembap.

    Belum lagi ada paparan sinar matahari yang menembus tangki, sehingga mendukung pertumbuhan lumut. Kalau sudah ditumbuhi lumut, air akan tercemar dan mempengaruhi kebersihannya.

    Lalu, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah cara mencegah lumut tumbuh di atas toren, dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Itulah cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya memiliki wadah penampung cadangan air bersih yang disebut toren air atau tangki air. Tangki ini berpotensi ditumbuhi lumut karena kondisinya yang lembap, padahal air perlu dijaga kebersihannya.

    Bukan cuman lembap, lumut dapat tumbuh akibat paparan sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Toren air memang sebaiknya dirawat agar bebas dari lumut.

    Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Simak caranya berikut ini, dikutip dari catatan detikProperti.


    Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air

    Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mencegah toren air ditumbuhi lumut.

    1. Rutin Kuras Toren Air

    Penghuni rumah bisa menguras tangki air secara rutin untuk menghambat pertumbuhan lumut. Disarankan untuk menguras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Jika lumut tumbuh dengan cepat, penghuni dapat lebih sering melakukan pengurasan, misalnya 3-4 bulan sekali.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Sinar matahari dapat menembus bahan plastik berwarna cerah pada toren air, sehingga memicu pertumbuhan lumut. Hal ini bisa dihindari dengan memasang pelindung di atas tangki, seperti atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain itu, eksterior toren air berbahan plastik juga bisa dicat dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata untuk mencegah cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Tutup Tangki dengan Rapat

    Pastikan menutup toren air dengan rapat. Langkah ini penting buat mencegah sinar matahari yang masuk ke tangki.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Cegah Lumut di Toren Air, Nggak Perlu Ribet!



    Jakarta

    Toren air atau tandon air merupakan penampungan cadangan air yang biasa diletakkan di atap rumah. Fungsinya sangat vital, yaitu menyimpan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak.

    Namun, karena toren selalu terisi air, kondisi di dalamnya menjadi lembap dan rentan ditumbuhi lumut. Jika dibiarkan, pertumbuhan lumut ini bisa membuat air menjadi keruh, berbau, dan tidak layak pakai.

    Kondisi lembap, paparan sinar matahari langsung, hingga kualitas air baku yang buruk menjadi penyebab utama toren cepat ditumbuhi lumut. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?


    Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berikut ini tips mencegah pertumbuhan lumut di toren air rumah:

    1. Pastikan Tangki Air Tertutup Rapat

    Lumut tumbuh subur saat air terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, pastikan toren air selalu dalam kondisi tertutup rapat. Penutup yang baik akan menghalangi sinar matahari masuk dan menjaga kualitas air tetap bersih.

    2. Pasang Pelindung atau Atap di Atas Toren

    Banyak toren berbahan plastik dan berwarna cerah yang memungkinkan cahaya menembus ke dalam. Solusinya, pasang pelindung atau kanopi di atas toren agar tidak terpapar sinar matahari langsung. Dengan begitu, suhu dan kelembapan di dalam toren bisa lebih terkontrol.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Alternatif lain untuk meminimalisir masuknya cahaya adalah dengan mengecat toren menggunakan warna gelap. Warna gelap seperti hitam atau biru tua mampu menghalangi penetrasi cahaya, sehingga menekan pertumbuhan lumut di dalam toren.

    4. Kuras Toren Secara Rutin

    Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah menguras toren secara berkala. Idealnya, toren air dikuras setiap 6 bulan sekali. Namun, jika lumut tumbuh lebih cepat, lakukan pengurasan setiap 3-4 bulan sekali agar air tetap higienis dan sehat digunakan.

    Menjaga kebersihan toren air adalah bagian penting dari upaya menjaga kesehatan keluarga. Jangan tunggu sampai air berubah warna atau berbau! Lakukan perawatan sederhana namun rutin agar toren bebas lumut dan air tetap bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Cegah Toren Air Berlumut biar Selalu Bersih


    Jakarta

    Toren air adalah tempat penyimpanan cadangan air bersih untuk rumah. Tangki ini bisa ditumbuhi lumut yang mengganggu kebersihan air.

    Pertumbuhan lumut biasanya dipicu oleh kondisi tangki yang lembap, mengingat ada kandungan air di dalamnya. Lalu, paparan sinar matahari ke toren air juga memicu lumut untuk tumbuh.

    Jika ingin menjaga air tetap bersih, pemilik perlu mencegah lumut di toren air. Simak caranya berikut ini.


    Tips Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah beberapa cara mencegah lumut tumbuh di toren air, dikutip dari arsip berita detikProperti.

    1. Rutin Kuras Toren Air

    Penghuni bisa menghambat pertumbuhan lumut dengan menguras toren air secara rutin. Sebaiknya kuras tangki air minimal 6 bulan sekali. Kalau lumut cepat tumbuh, pemilik bisa lebih sering menguras air, misalnya 3-4 bulan sekali.

    2. Tutup Tangki dengan Rapat

    Pastikan tangki air tertutup dengar rapat agar sinar matahari tidak masuk. Lumut dapat tumbuh saat air terkena sinar matahari.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Sinar matahari dapat menembus dinding tangki yang berwarna cerah. Untuk mencegah hal ini, pemilik bisa mengecat toren air berbahan plastik menggunakan warna gelap. Pastikan pengecatan dilakukan secara merata dan tebal.

    4. Pasang Atap di Atas Toren Air

    Selain itu, pemilik bisa memasang atap di atas toren air. Atap tersebut akan melindungi toren dari cahaya matahari, sehingga tidak menembus masuk dan memicu pertumbuhan lumut.

    Itulah cara untuk menghindari pertumbuhan lumut di toren air. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Toren Air Suka Ditumbuhi Lumut, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Setiap rumah harus punya cadangan air bersih, caranya dengan menampungnya di toren air. Namun, kondisi tangki yang lembap karena berisi air rawan ditumbuhi lumut.

    Selain lembap, paparan sinar matahari mendukung pertumbuhan lumut. Meski tidak berbahaya, lumut tersebut dapat mempengaruhi kebersihan air.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu menjaga kondisi toren air agar senantiasa bersih dan tidak ditumbuhi lumut. Simak caranya dalam artikel ini.


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah beberapa langkah untuk merawat toren air agar tidak ditumbuhi lumut, dikutip dari arsip berita detikProperti.

    1. Rutin Kuras Air Toren

    Penghuni rumah bisa mencegah pertumbuhan lumut dengan menguras airnya secara rutin. Sebaiknya kuras air tangki minimal 6 bulan sekali. Jika lumut cepat tumbuh, penghuni perlu lebih sering menguras air sekitar 3-4 bulan sekali.

    2. Cat Tangki dengan Warna Gelap

    Paparan sinar matahari yang menembus lapisan toren air memicu pertumbuhan lumut. Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam.

    Penghuni dapat menghalangi paparan cahaya tersebut dengan mengecat tangki berbahan plastik dengan warna gelap. Pastikan lapisan cat tebal dan merata agar tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    3. Pastikan Tangki Tertutup Rapat

    Selain itu, sinar matahari bisa menembus tutup tangki yang tidak tertutup rapat. Tutup tangki dengan benar agar tidak ada cahaya yang masuk.

    4. Pasang Pelindung di Atas Toren Air

    Terakhir, penghuni rumah bisa memberi perlindungan tambahan pada toren air dengan memasang atap. Pasang pelindung di atas tangki untuk menghindari paparan matahari.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut di toren air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Toren Air Harus Sering Dibersihkan Agar Tak Berlumut, Ini Waktu Idealnya



    Jakarta

    Lumut merupakan ancaman bagi toren air atau tangki air yang jarang dibersihkan. Lumut bukan hanya berpengaruh pada kebersihan air, melainkan dapat menyumbat saluran sehingga air yang keluar dari keran sering kali sedikit dan tidak deras.

    Selain jarang dibersihkan, lumut pada toren disebabkan karena kualitas dinding toren air yang terlalu tipis sehingga cahaya mudah sekali menembus. Selama dinding toren air tebal, tidak ada celah untuk cahaya masuk pagi dan malam, air bisa tetap bersih dan pertumbuhan lumut dapat dicegah.

    Penyebab lainnya toren air sering kotor adalah kondisi airnya tidak jernih, warnanya kekuningan, dan mengandung kapur. Kondisi air seperti ini bisa memicu gatal-gatal hingga alergi kulit. Oleh karena itu, ketahui waktu yang tepat untuk membersihkan toren air.


    Waktu Ideal Bersihkan Toren Air

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.

    Jangka waktu tersebut dapat membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Cara Agar Toren Air Tidak Berlumut

    Supaya air selalu dalam keadaan bersih, berikut cara agar toren air tidak berlumut.

    • Rutin dibersihkan
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki

    Itulah waktu yang tepat untuk membersihkan toren air, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com