Tag: kebersihan kamar

  • Kamar Sering Tercium Bau Tak Sedap? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya!


    Jakarta

    Pernah nggak kamu merasa kamar kamu bau apek, bau keringat, atau terasa pengap? Biasanya kondisi kamar seperti ini karena sirkulasi udara yang kurang sehingga bau dan panas terperangkap di dalam.

    Kondisi seperti tadi membuat suasana kamar tidak nyaman. Tanpa kamu sadari kondisi kamar yang bau dan pengap ini juga mempengaruhi kualitas tidur dan kondisi kesehatan kamu.

    Untuk mengatasinya, kamu perlu mencari tahu apa penyebab kamar kamu sering tercium bau tak sedap karena kurangnya sirkulasi udara bukan satu-satunya alasan. Dilansir Love to Know, berikut beberapa penyebab kamar tidur berbau tak sedap.


    1. Noda dan Bekas Tumpahan

    Membawa makanan ke dalam kamar terutama hingga ke kasur memang harus hati-hati. Selama kamu tidak membuat kotor area kamar, sebenarnya kamar kamu tidak akan begitu berbau.

    Beda halnya, jika kamu tidak hati-hati, makanan mudah tumpah hingga meninggalkan noda, bau, dan rasa. Cara mengatasinya tidak lain adalah membersihkan noda tersebut. Apabila tidak bisa diusap dengan kain, maka kamu harus menggantinya dengan yang baru. Bersihkan juga area karpet dan furniture kamar tidur secara rutin.

    2. Debu

    Debu adalah pemicu utama bau tak sedap muncul di rumah. Seberapa keras kamu membersihkannya, debu pasti muncul lagi. Maka dari itu, setidaknya sehari sekali kamu perlu membersihkan kamar agar tidak muncul bau tak sedap.

    Kamu bisa gunakan kain mikrofiber untuk membersihkan debu terlebih dahulu. Jangan lupa untuk buka jendela dan biarkan udara segar masuk.

    3. Ventilasi Udara yang Kotor

    Jika di kamar kamu memiliki ventilasi, kamu perlu mengecek area ini. Letaknya yang berada di atas terkadang luput saat kamu bersih-bersih. Ventilasi udara yang kotor dapat menimbulkan banyak masalah, seperti bau tidak sedap. Bersihkan saluran udara secara rutin untuk mendapatkan kualitas udara yang segar.

    4. Jamur atau Lumut

    Apabila kamar tidur jarang dibersihkan, biasanya jamur mudah sekali muncul dan berkembang di sana. Pertumbuhan jamur biasanya menimbulkan bau. Bahkan kemunculan jamur seperti di plafon juga berbahaya bagi kesehatan. Selain karena kamar yang jarang dibersihkan, udara yang lembap juga mempercepat pertumbuhan lumut dan jamur di rumah.

    5. Tanaman Hias

    Sebenarnya tanaman memiliki banyak manfaat. Tetapi jika kamu salah memiliki jenis tanaman, justru jadi boomerang bagi kamu. Tanaman tersebut bukannya memberikan manfaat, justru membuat kamar jadi bau. Biasanya ini karena kamu salah merawatnya sehingga tanaman jadi busuk dan berbau.

    6. Filter Pendingin Udara Tersumbat

    Jika kamu memakai pendingin udara atau AC, coba cek apakah kondisi filter pendinginnya kotor atau tidak. Filter pendingin yang kotor ternyata bisa menimbulkan bau tak sedap di kamar karena penumpukan debu.

    7. Pakaian dan Perlengkapan Tidur Kotor

    Pemicu lainnya kamar jadi sering berbau adalah banyak pakaian kotor yang tidak disimpan di tempat khusus, justru diletakkan sembarangan di dalam kamar. Bau keringat, polusi, atau pasir yang menempel di baju tercium di seluruh kamar. Biasakan untuk meletakkan baju kotor di tempat yang benar bukan diletakkan di kamar begitu saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Dapur yang Ampuh Hilangkan Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi


    Jakarta

    Menjaga kebersihan kamar mandi sangatlah penting agar tidak menimbulkan noda kuning di lantai. Soalnya, noda kuning itu tak hanya membuat tampilan kamar mandi jadi jelek, tapi juga bikin licin sehingga berbahaya.

    Noda kuning tersebut bisa menjalar ke dinding, kloset, hingga bak mandi yang bersinggungan langsung dengan lantai kamar mandi. Penyebabnya karena beberapa hal, seperti pertumbuhan jamur, lumut, sisa kerak sabun yang tidak ikut terbuang dengan air, campuran minyak tubuh, penumpukan kelembapan, dan endapan mineral air sadah untuk rumah yang kondisi airnya kurang bersih.

    Namun jangan khawatir, noda kuning di lantai kamar mandi dapat dibersihkan dengan bahan sederhana. Apa saja bahan tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Bahan Sederhana untuk Membersihkan Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi

    Ada sejumlah bahan sederhana dan mudah didapat yang diklaim ampuh mengatasi noda kuning di lantai kamar mandi. Dikutip dari Express dan Get Set Clean, berikut bahan-bahannya:

    1. Soda Kue

    Soda kue atau baking soda dikenal sebagai bahan yang ampuh mengangkat noda membandel. Cara pakainya cukup tuang dua sendok makan soda kue ke dalam wadah yang telah diisi air, lalu aduk hingga soda kue larut.

    Setelah itu, siram larutan tersebut ke seluruh lantai kamar mandi. Gosok lantai dengan sikat dengan gerakan memutar, bisa menggunakan sikat khusus lantai dan sikat gigi bekas untuk area yang sempit. Kemudian, bilas lantai dengan air bersih agar seluruh noda kuning tersapu.

    2. Cuka

    Selain digunakan untuk bahan masak, cuka juga bisa dimanfaatkan untuk mengangkat noda kuning di lantai kamar mandi. Langkah ini disarankan jika soda kue kurang efektif untuk mengatasi noda kuning.

    Untuk cara penggunaannya, campur satu sendok makan cuka dengan dua sendok makan soda kue, kemudian tuang ke dalam wadah yang sudah berisi air. Lalu, siram larutan tersebut ke seluruh lantai kamar mandi dan gosok pakai sikat lantai. Terakhir, bilas lantai dengan air bersih agar seluruh noda kuning tersapu.

    3. Perasan Jeruk Lemon

    Air perasan jeruk lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Sifatnya yang asam disebut efektif membasmi noda membandel.

    Agar lebih efektif, disarankan menggunakan campuran soda kue dan jeruk lemon. Caranya dengan mencampur dua sendok makan soda kue dan dua gelas air jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata.

    Siram larutan tersebut ke lantai kamar mandi, kemudian gosok menggunakan sikat lantai. Diamkan selama kurang lebih 45 menit agar soda kue dan air jeruk lemon bereaksi. Terakhir, bilas lantai kamar mandi dengan air bersih agar seluruh noda kuning ikut tersapu.

    Bahan yang Tidak Aman Digunakan untuk Membersihkan Lantai Kamar Mandi

    Sejumlah pakar melarang penggunaan pemutih, amonia, dan pembersih yang terlalu asam untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Bahan-bahan tersebut dinilai terlalu keras, dapat merusak, dan menurunkan kualitas keramik, terutama jika pelapis keramik memiliki kualitas yang rendah.

    Demikian tiga bahan sederhana yang ampuh membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Bersihkan Kamar Biar Bebas Debu dan Tungau


    Jakarta

    Menjaga kebersihan dan kenyamanan di kamar tidur merupakan hal wajib karena sebagian besar kegiatan dilakukan di sana. Namun, kenyataannya adalah kamar tidak mungkin 24 jam selalu rapi dan bersih.

    Sebenarnya tidak ada salahnya membuat kamar tidur berantakan dan kotor selama penghuninya berkomitmen untuk rajin membersihkan secara rutin. Bagi penghuni rumah yang sulit untuk bersih-bersih karena keterbatasan waktu atau bingung harus mulai dari mana, ada trik sehingga setiap kali meninggalkan dan kembali lagi ke kamar bisa terlihat rapi dan bersih.

    Dilansir Better Homes and Gardens, berikut beberapa langkah membersihkan kamar.


    1. Ganti Seprai

    Seprai, sarung bantal dan guling, serta selimut harus sering diganti dan sebaiknya pemakaiannya tidak boleh lebih dari sebulan. Sebab, bahan pelapis tempat tidur dan perlengkapan ini merupakan sumber bakteri dan debu yang bisa mengancam kesehatan. Belum lagi jika kasur ditemukan tungau. Hewan satu ini bisa membuat tubuh gatal-gatal.

    2. Rapikan Barang-barang yang Berserakan

    Jika di kamar terdapat pakaian kotor, pindahkan ke keranjang pakaian kotor. Sementara itu, apabila pakaian bersih yang tak jadi dipakai berserakan di luar lemari, segera lipat, rapikan, dan simpan kembali ke lemari.

    Selain pakaian, cek juga di lantai, meja, hingga semua sudut kamar. Letakkan barang-barang yang berserakan ke tempatnya, buang yang tidak terpakai, dan cuci yang sudah kotor.

    3. Bersihkan Permukaan Perabotan

    Sembari mengembalikan barang-barang ke tempat semula, bersihkan juga permukaan meja, laci penyimpanan, meja, hingga sudut-sudutnya. Sebab, perabotan tersebut kerap kali menjadi sarang debu.

    4. Bersihkan Jendela dan Cermin

    Selanjutnya, bersihkan area jendela dan cermin di kamar. Jendela merupakan area yang rentan berdebu. Apabila dibiarkan, debu bisa menumpuk di sudut jendela dan bingkainya. Area tersebut cukup sulit dibersihkan. Selain itu, cermin juga mudah berdebu dan banyak noda tangan yang tak sengaja menempel.

    Cara membersihkannya bisa memakai kain mikrofiber dan cairan pembersih noda khusus untuk kaca. Saat mengusapnya juga tidak perlu terlalu ditekan.

    5. Vakum atau Sapu

    Setelah semua debu pada perabotan dan sudut rumah dibersihkan, sapu semuanya atau gunakan penyedot debu. Kamar tidur yang bersih dari atas ke bawah mustahil tanpa membersihkan lantai. Jika masih ada waktu, penghuni rumah juga bisa mengepel agar lantai tidak terasa licin dan lembap.

    6. Rapikan Tempat Tidur

    Setelah semua bersih, pasang seprai kembali dan rapikan bantal serta guling. Bersihkan dan ratakan permukaannya agar tampilannya lebih rapi.

    Itulah tahapan membersihkan kamar agar terlihat rapi dan bersih, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Licin! Ini Jenis Lantai Terbaik untuk Kamar Mandi Menurut Arsitek



    Jakarta

    Jenis lantai di kamar mandi berbeda dengan lantai lain. Lantai kamar mandi yang selalu basah sangat berisiko licin ketika diinjak sehingga pilihan lantai yang digunakan adalah tipe anti selip.

    Sayangnya tidak banyak orang yang sudah menggunakan keramik anti slip di kamar mandinya karena keterbatasan dana. Padahal material lantai sangat berguna terutama untuk kamar mandi kecil yang tidak memiliki ruang basah dan kering.

    Kamar mandi yang luas umumnya dibuat area yang basah dan kering. Area yang basah merupakan bagian yang biasa digunakan untuk mandi. Di area tersebut terdapat shower, bak mandi, ember, bathtup, dan keran tanpa tampungan di bawahnya. Kemudian, area kering adalah area yang jarang basah seperti wastafel, cermin di kamar mandi, dan kloset.


    Menurut arsitek sekaligus dosen Binus University Denny Setiawan menyarankan baik area basah dan kering sebaiknya memakai jenis material lantai yang tidak licin atau anti selip. Apabila tidak bisa, minimal lantai anti selip tersebut dipasang di area basah.

    “Di area basah, tentunya harus (keramik) bertekstur karena kemungkinan bersentuhan dengan sabun atau sampo. Itu membuatnya jadi licin. Jadi memang sebaiknya di 2 area dalam kamar mandi dipisah berdasarkan tekstur dari penutup lantainya,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Jumat (4/7/2025).

    Jenis material pelapis lantai yang disarankan dan memiliki tekstur anti selip adalah adalah granite tile, keramik bertekstur, andesit, basalto, granit alam, dan marmer dengan finishing honed.

    “Beberapa produsen granite tile sekarang sudah membuat yang anti selip. Jadi walaupun dia halus dan terlihat polish, tapi kalau kita injak atau terkena air pun dia akan anti selip,” sebutnya.

    Kemudian, pilih ukuran ubin sesuai dengan luas. Apabila ukuran kamar mandi kecil, pakai ubin berukuran kecil untuk menghindari banyak sisa ubin yang tidak terpakai.

    “Lantainya lebar biasanya akan banyak potongan di keramiknya. Jadi keramik kecil lebih efektif karena nggak perlu ada potongan. Yang kedua, kamar mandi itu biasanya lantainya harus membutuhkan kemiringan supaya air bisa mengalir. Jadi dengan keramik kecil, si tukang atau pembangun bisa mengarahkan dengan mudah,” jelasnya.

    Selain pemilihan keramik yang tepat, kebersihan kamar mandi juga berpengaruh pada keselamatan penggunanya. Sebab, kamar mandi yang licin bukan hanya disebabkan oleh permukaan lantai saja, melainkan sabun yang terjatuh atau tumbuhnya jamur juga bisa membuat permukaannya licin.

    Kemiringan lantai kamar mandi juga penting, kata Denny. Lantai yang dibuat miring sekitar 1-2 cm mengarah ke lubang pembuangan dapat mengurangi genangan di lantai.

    “1-2 cm cukup sepertinya. Air pasti akan masuk flood drain. Kemudian air dari kamar mandi itu diresapkan di sumur resapan,” jelasnya.

    Itulah tips memastikan lantai kamar mandi tidak licin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com