Tag: kebersihan rumah

  • Jurus Jitu Membersihkan Rumah, Cukup 15 Menit Setiap Hari



    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah mungkin pekerjaan yang sulit bagi sebagian orang, terutama kalau sibuk. Meski begitu, sebaiknya penghuni rumah tetap menyempatkan untuk membersihkan rumah.

    Kalau penghuni rumah susah meluangkan waktu, pekerjaan itu bisa dicicil kok. Coba luangkan 15 menit saja setiap hari khusus untuk membersihkan rumah.

    Metode ini bisa dicoba daripada tidak memulai sama sekali, sehingga rumah berantakan begitu saja. Sebagian besar rutinitas 15 menit ini memang belum termasuk serangkaian tugas harian lain seperti mencuci piring, merapikan tempat tidur, dan membersihkan meja dapur. Namun, penghuni bisa menyelesaikan banyak pekerjaan selama 15 menit.


    Lalu, bagaimana cara menerapkan metoda bersihkan rumah 15 menit setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Simple.

    Berdasarkan Ruangan

    Tentukan ruangan mana yang akan dibersihkan setiap hari dalam seminggu. Misalnya, tetapkan ruangan yang berbeda untuk setiap hari, dengan serangkaian aktivitas yang harus dilakukan di setiap ruangan. Contohnya sebagai berikut.

    • Senin: kamar tidur
    • Selasa: kamar mandi
    • Rabu: dapur
    • Kamis: ruang keluarga
    • Jumat: barang yang dibersihkan bulanan (peralatan atau lemari)
    • Sabtu: Pekarangan

    Berdasarkan Aktivitas

    Selain itu, penghuni bisa menentukan tugas harian berdasarkan aktivitas. Penghuni akan fokus pada satu jenis kegiatan setiap hari selama 15 menit. Contohnya berikut ini.

    • Senin: kamar mandi
    • Selasa: bersihkan debu
    • Rabu: menyapu
    • Kamis: mengepel
    • Jumat: sisa pekerjaan yang terlewat
    • Sabtu: ganti seprai tempat tidur

    Berdasarkan Prioritas

    Nggak harus membuat jadwal, penghuni rumah bisa memilih untuk memprioritaskan kekacauan yang terlihat paling buruk hari itu. Misalnya lantai jika melihat debu beterbangan di sudut-sudut, atau toilet jika kamar mandi terlihat agak kotor.

    Buat Rutinitas Tetap

    Cara terbaik untuk memulai kebiasaan adalah menentukan waktu spesifik buat mengerjakannya. Mungkin penghuni rumah lebih suka membersihkan rumah di malam hari setelah pulang kerja. Penghuni juga bisa mengerjakannya di pagi hari sebelum mulai beraktivitas.

    Ajak Semua Penghuni Rumah

    Banyak pekerjaan rumah bisa diselesaikan kalau bekerja sama. Sebaiknya ajak semua penghuni untuk ikut membereskan rumah selama 15 menit setiap hari. Nah, kalau melibatkan orang lain, jangan lupa membagi tugas tertentu untuk masing-masing orang.

    Itulah beberapa cara menjaga kebersihan rumah 15 menit setiap hari. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Barang yang Haram Disimpan di Lemari Pakaian, Bisa Bawa Penyakit


    Jakarta

    Ruang penyimpanan seperti lemari sangat dibutuhkan di kamar tidur untuk menyimpan segala keperluan. Namun, perlu diingat seluas apa pun lemari di kamar, tidak semua barang bisa disimpan di dalamnya.

    Dilansir Better Homes and Gardens terlalu banyak barang yang disimpan di lemari justru mempersulit penggunanya saat mencari dan bisa membawa penyakit. Ada pun barang yang seharusnya disingkarkan dari lemari, sebagai berikut.

    1. Sepatu

    Saat ini banyak ditemukan orang menyimpan sepatu di lemari yang berada di kamar. Padahal seharusnya sepatu diletakkan di dekat pintu atau tempat yang dekat dari pintu masuk. Hal ini untuk menghindari kotoran dari luar terbawa ke dalam kamar.


    Jika memiliki banyak koleksi sepatu tetapi ruang penyimpanan terbatas di dekat pintu, lebih baik mengurangi jumlah sepatu dengan meletakkan sepatu-sepatu yang sering dipakai di rak dekat pintu, sisanya bisa diletakkan di lemari penyimpanan baru di tempat lain, selain kamar tidur.

    2. Cadangan Seprai

    Barang lainnya yang sebaiknya tidak diletakkan di lemari terpisah adalah perlengkapan tempat tidur dan handuk. Sebab, barang-barang seperti handuk, seprai, hingga selimut membutuhkan ruang yang besar karena ukurannya berbeda dengan baju atau celana.

    3. Tas tangan

    Tas tangan terdiri dari berbagai jenis bahan dan bentuk. Berbeda dengan baju yang bisa dilipat dan ditumpuk, tas tangan sebaiknya dibiarkan berdiri atau diletakkan tanpa ada barang lain di atasnya. Beban dapat menekan dan mengubah bentuk tas. Selain itu, tas yang diletakkan di lemari yang sama dengan pakaian terlihat berantakan dan makan tempat.

    4. Perlengkapan Kamar Mandi

    Barang-barang di kamar mandi biasanya berbentuk cair dan mudah hancur. Barang-barang ini seharusnya disimpan di tempat tersendiri dan jauh dari pakaian.

    5. Pakaian Berbahan Tebal dan Kaku

    Pakaian seperti mantel, jaket, jaket almamater, jas, atau rok tebal lebih baik diletakkan di lemari khusus. Apabila pakaian-pakaian tersebut akan sering dipakai, bisa disimpan di gantungan khusus yang mudah dijangkau saat hendak dipakai.

    6. Banyak Gantungan Baju

    Gantungan baju ternyata menghabiskan banyak ruang pada lemari pakaian. Apalagi jika memilih gantungan baju yang memiliki pelindung plastik. Agar lemari terlihat lebih rapih dan tidak sempit, kurangi jumlah pakaian di lemari. Simpan atau sumbangkan pakaian yang sudah tidak terpakai.

    7. Alat Olahraga

    Bagi kalian yang senang olahraga di rumah, pasti memiliki peralatan olahraga pendukung seperti dumbel, matras yoga, atau resistance band, dan lainnya. Namun, jangan simpan alat olahraga tersebut di dalam lemari pakaian. Selain terlalu makan tempat, alat olahraga membawa bakteri dan bau ke pakaian di dalam lemari. Buat tempat khusus untuk menyimpan alat olahraga yang lebih aman.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Bersihkan Cermin, Auto Kinclong Tanpa Meninggalkan Bekas



    Jakarta

    Cermin sangat sering ditemukan di dalam rumah, baik untuk bercermin atau sebagai dekorasi. Cermin yang bersih dan jernih tak hanya bagus secara estetika tetapi membuat orang yang bercermin nyaman melihat bayangannya.

    Jika dibiarkan, lama-lama akan ada lapisan debu menumpuk pada cermin. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan cermin secara berkala.

    Pastikan untuk membersihkan cermin dengan metode yang tepat ya. Sebab, kalau sekadar pakai tisu dan air, bisa meninggalkan bekas garis air pada cermin.


    Lalu, bagaimana cara yang tepat membersihkan cermin? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Bersihkan Cermin

    Inilah cara membersihkan cermin agar kinclong maksimal, dikutip dari Real Simple.

    1. Cairan Pembersih

    Sebelum mulai mengelap kaca, penghuni rumah perlu menyiapkan cairan pembersih. Kalau mau pakai cairan pembersih yang biasa dijual di pasaran, pastikan khusus untuk kaca.

    Di samping itu, penghuni rumah bisa membuat cairan pembersih sendiri, lho. Cairan ini tentu lebih murah, aman untuk kesehatan, dan ramah lingkungan.

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Kocok campuran dengan baik.

    2. Bersihkan Bingkai Cermin

    Jika cermin ada bingkai, pastikan untuk membersihkannya duluan. Cermin yang sudah dibersihkan tetap terlihat kotor kalau tidak membersihkan bingkainya.

    Nah, kalau membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan penghuni harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai. PR banget bukan?

    3. Menyemprot Cairan Pembersih

    Semprotkan cairan pembersih ke kain lap. Dengan cara ini, pembersih tidak akan meresap ke balik lapisan cermin yang dapat menimbulkan noda hitam.

    Penghuni bisa saja menyemprotkan cairan langsung ke cermin, tapi pastikan untuk cepat membersihkannya.

    4. Mengelap Kaca

    Gunakan kain mikrofiber untuk mengelap cermin. Jenis kain ini bisa menarik kotoran dan minyak tanpa meninggalkan bekas serat.

    Sebaiknya mengelap dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan mengelap seluruh permukaan cermin hanya dengan satu sapuan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tidur Sebelum Lakukan 6 Hal Ini di Rumah!


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang melelahkan sehingga bagi sebagian orang melakukannya pada akhir pekan. Namun, membersihkan rumah juga perlu menjadi kebiasaan agar rumah senantiasa rapi dan sehat.

    Untuk memulai kebiasaan membersihkan rumah, penghuni rumah perlu mencoba beberapa hal yang harus dibersihkan sebelum tidur. Melakukan rutinitas pembersihan sebelum tidur ini akan meringankan beban di keesokan pagi.

    Dilansir dari situs Real Simple, berikut rutinitas pembersihan rumah yang bisa dilakukan pada malam hari atau sebelum tidur.


    1. Bersihkan Kamar Mandi

    Memang kedengarannya cukup melelahkan membersihkan kamar mandi pada malam hari. Namun, jika kebiasaan ini terus dilakukan maka akan membuat hidup lebih mudah. Sebab, pembersihan rutin kamar mandi dapat mencegah kotoran menumpuk akhirnya jika terbiasa maka kamar mandi dapat dengan mudah dibersihkan.

    “Ceceran pasta gigi dan bercak air dapat menumpuk dengan cepat, jadi membersihkannya dengan cepat juga di malam hari dapat membantu menjaga kamar mandi terlihat bagus,” ucap Michelle Urban, pengelola rumah professional The Organized House, dikutip dari Real Simple.

    Menurutnya, agar tidak membuat penghuni malas, simpan saja beberapa tisu desinfektan atau kain mikrofiber jika ingin membersihkan dengan cepat.

    2. Cuci Piring

    Piring yang menumpuk di wastafel dapat menjadi pekerjaan besar bila tidak dibersihkan dengan cepat. Bangun tidur tanpa melihat tumpukan cucian piring juga dapat membuat penghuni rumah merasa segar. Maka, jadikan mencuci piring sebagai kebiasaan yang senantiasa dilakukan sebelum tidur.

    3. Bersihkan Meja Dapur

    Membersihkan meja dapur dari barang yang berserakan juga mampu mencegah kotoran menumpuk. Sebab, meja dapur yang kotor dapat menarik hama dari sisa-sisa makanan sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Membersihkan meja dapur juga tidak memakan waktu banyak dan bisa dilakukan sebelum tidur.

    4. Buang Sampah

    Jika tempat sampah di rumah sudah penuh atau ada sampah yang menimbulkan bau, maka sebaiknya segera dituntaskan sebelum tidur. Hal ini berlaku untuk seluruh tempat sampah baik di dapur, kamar, atau kamar mandi. Membuang sampah dilakukan agar ketika bangun tidur tidak ada sampah yang meluap atau berbau.

    5. Merapikan Ruang Keluarga

    Seharusnya merapikan ruang keluarga tidaklah sulit dan memberatkan. Cukup dua hingga tiga menit seperti meletakkan barang-barang ke tempatnya atau merapikan bantal atau selimut. Supaya lebih mudah, sediakan keranjang lucu yang dapat menampung berbagai barang-barang acak.

    6. Melipat Pakaian

    Pakaian juga merupakan salah satu barang yang cepat menumpuk sehingga menyebabkan ruangan menjadi berantakan. Jika ada pakaian yang baru kering, maka lipat. Lalu, jika ada pakaian kotor berceceran, maka tumpuk di keranjang cuci.

    Itulah rutinitas membersihkan rumah sebelum tidur, semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Jangan Lupa Selalu Mengganti 4 Alat Bersih-bersih Ini



    Jakarta

    Alat bersih-bersih seperti sapu, kain pel, spons cuci piring, dan yang lainnya sangat berperan penting untuk membuat rumah bersih dan nyaman. Saking seringnya digunakan, terkadang pemilik rumah lupa untuk mengganti alat bersih-bersih ini.

    Dilansir dari situs Homes and Garden, Minggu (25/05/2025), alat bersih-bersih justru harus sering diganti agar menjaga kehigienisan rumah. Berikut 4 alat bersih-bersih yang harus diganti.

    Spons Cuci Piring

    Tanda spons harus diganti adalah jika sudah mencium bau tidak enak. Spons harus diganti setelah beberapa minggu karena spons mudah kehilangan daya serap. Biasanya spons diganti setiap seminggu sekali. Supaya spons tetap higienis, bersihkan dengan cuka untuk membunuh bakteri dan jamur.


    Jika tidak ingin mengganti spons terlalu sering, bisa gunakan spons berbahan silikon. Sebab, spons ini tidak berpori yang membuat bakteri lebih lama tumbuh di dalam spons.

    Kain Pel

    Seberapa sering kamu mengganti kain pel? Kain pel yang kotor tidak akan efektif membersihkan lantai karena dapat meninggalkan bercak atau kotoran. Biasanya kain pel harus diganti setiap tiga bulan sekali, tetapi jika sering digunakan maka bisa diganti lebih cepat.

    Sikat Toilet

    Sikat toilet yang bulunya sudah bengkok atau bentuknya sudah usang dan tidak sesuai maka saatnya diganti. Apalagi jika sudah berbau tidak sedap. Sebab, sikat toilet seperti itu tidak lagi efektif bisa membersihkan. Idealnya ganti sikat toilet enam bulan sekali atau tergantung pemakaian.

    Kantong Pewangi Lemari

    Pemilik rumah yang gemar menggantungkan pengharum entah di ruangan atau lemari memang membuat udara lebih segar. Namun, jangan lupa untuk menggantinya setiap tiga bulan sekali atau ketika produk sudah tidak mengeluarkan aroma dan menunjukkan perubahan warna.

    Itu dia 4 benda untuk bersih-bersih yang harus diganti, jangan lupa ya

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Tokek di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Pernah lihat tokek ada di dinding rumah? Hewan reptil ini memang sekilas mirip dengan cicak namun memiliki ukuran yang lebih besar.

    Hewan yang satu itu memiliki ciri khas berupa suara yang berbunyi ‘tokek’. Jika mendengar suara tersebut, sudah pasti ada tokek di rumah.

    Nah, tokek rumah atau yang biasa disebut tokek ini memang kerabat dekat dari cicak. Hanya saja, hewan dengan nama latin Gecko gecko ini berukuran lebih besar.


    Tapi, kenapa ya bisa ada tokek di rumah?

    Pada Maret 2025 lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi sempat mengatakan bahwa tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Lalu, bagaimana kalau mengusirnya?

    Keberadaan tokek memang tidak mengancam manusia. Namun, ada saja penghuni yang ingin mengusirnya. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

    “Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itu tadi penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Waktu Ideal Bersihkan Kipas Angin dan Langkah-langkahnya


    Jakarta

    Kipas angin sudah menjadi alat penyejuk ruangan andalan banyak orang sejak lama. Hingga saat ini kipas angin tetap menjadi andalan masyarakat meskipun di rumah tersebut sudah terpasang AC.

    Namun, ada satu hal yang sering disepelekan orang yakni menjaga kebersihan kipas angin. Meskipun kipas angin cara kerjanya adalah menciptakan angin, tetapi debu tetap bisa menempel pada bagian penutup dan baling-balingnya sehingga sebaiknya kipas angin digunakan dalam keadaan bersih.

    Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membersihkan kipas angin?


    Melansir The Spruce, kipas angin perlu dibersihkan setiap seminggu sekali. Debu tidak akan menumpuk terlalu banyak pada penutup dan baling-baling kipas angin jika dibersihkan secara teratur. Namun, kipas boleh dibersihkan lebih sering jika penggunaannya memang di tempat yang kotor dan mudah terpapar debu.

    Cara Membersihkan Kipas Angin

    1. Matikan Kipas Angin

    Pastikan ketika membersihkan kipas angin, kabel tidak dalam keadaan tertancap ke stop kontak karena bisa berbahaya jika kipas aktif saat sedang membersihkan baling-balingnya.

    2. Bersihkan Debu pada Baling-baling dan Kerangka Kipas

    Keuntungan dengan pembersihan yang rutin, kamu tidak perlu sampai membongkar kipas anginnya, cukup bersihkan sekilas. pada setiap rongga-rongga kipas angin dan baling. Gunakan pengering rambut atau udara terkompresi untuk meniup debu dari permukaan baling-baling. Namun, ingat atur suhu udara dari pengering rambut tersebut jadi yang paling dingin dan beri jarak antara kipas angin dan mulut pengering sekitar 15 cm.

    Ketika membersihkan kipas angin, pasti ada debu yang berjatuhan. Bersihkan debu-debu tersebut memakai vacuum cleaner atau tisu agar debunya tidak terbang ke tempat lain.

    3. Lap Kipas Angin

    Setelah semuanya selesai, lap kipas angin menggunakan lap mikrofiber. Basahkan lap mikrofiber terlebih dahulu, kemudian peras dan lap bagian kipas yang sudah dibersihkan tadi. Hal ini dilakukan agar kipas lebih bersih.

    Tips untuk Menjaga Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

    1. Membersihkan kipas angin seminggu sekali akan membantu meminimalisir debu. Jadi, penghuni rumah tidak perlu sering membersihkan kipas angin.

    2. Jika kipas angin memiliki filter udara, periksa secara berkala untuk memastikannya bersih sehingga kipas bisa berfungsi secara efisien dan efektif.

    Itulah cara membersihkan kipas angin supaya bersih lebih lama. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kegiatan Bersih-bersih yang Harus Dilakukan Setiap Akhir Pekan


    Jakarta

    Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk membersihkan rumah. Sebab, akhir pekan merupakan waktu libur di mana seseorang akan memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai.

    Pada hari biasa, seseorang jauh lebih sibuk di luar rumah seperti bekerja, pergi ke sekolah, atau kegiatan lainnya. Dengan menyisihkan waktu sebentar untuk bersih-bersih rumah, rumah akan jauh lebih nyaman dan tidak begitu kotor bahkan untuk seminggu ke depan .

    Dilansir The Spruce, berikut kegiatan bersih-bersih yang harus dilakukan di rumah saat akhir pekan.


    1. Area Halaman dan Pintu Masuk

    Area depan rumah merupakan wajah dari hunian. Namun, area ini terkadang jarang diperhatikan. Padahal area ini harus sering dibersihkan seperti memotong rumput, membuang daun kering, merapikan sepatu yang berantakan, membersihkan carport dari debu dan kotoran bekas kendaraan, hingga membersihkan kotoran cicak atau tikus yang mungkin menumpuk di pojok-pojok halaman.

    2. Menyapu

    Kegiatan wajib lainnya yang paling tidak dilakukan setiap hari adalah menyapu. Kegiatan ini sebenarnya tidak membutuhkan waktu hingga satu jam. Selain itu, saat ini sudah tersedia robot vacuum yang bisa membersihkan lantai rumah secara otomatis.

    Meskipun jarang berada di rumah, lantai rumah pasti mudah sekali berdebu. Jadi sempatkan untuk menyapu minimal sekali dalam seminggu. Lebih baik bisa dilakukan setiap hari.

    3. Mengganti Seprei

    Seprei merupakan penutup kasur atau alas terluar kasur. Banyak sekali yang mengira seprai diganti sebulan sekali. Padahal seprai bisa sama kotornya dengan kamar mandi sehingga harus sering diganti maksimal seminggu sekali. Seprei juga diwajibkan lebih sering diganti jika sering tidur ketika masih memakai pakaian dari luar atau terkena kotoran lain.

    4. Membersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan area yang mudah lembap. Jamur dan bakteri mudah sekali berkembang biak di sini. Untuk mengatasinya, kamu perlu sering-sering membersihkan kamar mandi. Dengan begitu tidak akan muncul bau tak sedap di kamar mandi dan lantai pun tidak akan mudah licin.

    5. Mencuci Pakaian

    Biasanya pekerja yang sibuk sering menumpuk pakaian kotor dan akan dicuci saat akhir pekan. Apabila sudah ditumpuk selama seminggu, segera dicuci saat akhir pekan agar tidak tidak menumpuk dan tidak muncul jamur pada pakaian.

    6. Membersihkan Dapur

    Saat memasak setiap pagi dan malam, mungkin hanya beberapa bagian yang bisa dibersihkan karena keterbatasan waktu. Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan deep cleaning, seperti membersihkan bagian sekitar kompor, oven, kulkas, hingga ke wastafel.

    7. Membuang Sampah

    Membuang sampah seharusnya dilakukan setiap hari, tetapi terkadang ada penghuni rumah yang jarang membuang sampah karena tidak ada yang harus dibuang.
    Saat membuang sampah, pastikan semua sampah dalam keadaan aman untuk dibuang, jangan sampai membahayakan tukang pengambil sampah. Jangan lupa mencuci tempat sampah, jangan hanya membuang plastiknya saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda yang Bikin Lalat Menyerbu Rumah, Cepat Singkirkan!



    Jakarta

    Pernahkah terganggu dengan adanya lalat di rumah? Lalat apalagi dengan jumlah banyak memang bikin resah bila menyerbu rumah.

    Apalagi, lalat diketahui sering hinggap di tumpukan sampah sehingga membuat penghuni rumah jijik dan khawatir lalat akan membawa sumber penyakit.

    Meski sudah diusir, seringkali lalat masih datang dan masuk ke rumah.


    Bisa jadi, rumah kita masih ada benda-benda yang mengundang lalat datang. Apa saja benda yang mengundang lalat datang? Berikut penjelasannya.

    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Dicuci, Keset Kamar Mandi Bisa Jadi Sarang Bakteri!



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan paling cepat kotor di rumah. Salah satu benda yang tak luput kotor adalah keset kamar mandi.

    Sayangnya, keset kamar mandi sering kali luput dari perhatian penghuni rumah, sehingga jarang dicuci. Padahal, keset harus rajin dicuci atau diganti karena bisa menjadi tempat bakteri dan jamur berkembang biak.

    Dengan mencuci keset kamar mandi, kebersihan kamar mandi lebih terjaga karena terhindari dari pertumbuhan bakteri dan jamur. Hal itu membantu menurunkan risiko timbulnya penyakit.


    Selain itu, tampilan kamar mandi bakal lebih bersih kalau penghuni rajin mencuci keset. Aroma kamar mandi pun bakal lebih segar.

    Lantas, kapan dan seberapa sering penghuni rumah perlu mencuci keset kamar mandi? Simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari HappyNest, Rabu (2/7/2025).

    Seberapa Sering Keset Kamar Mandi Harus Dicuci?

    Intensitas mencuci keset kamar mandi tergantung pada beberapa faktor, termasuk berapa penghuni rumah, seberapa sering keset dilalui, serta kebersihan kamar mandi secara menyeluruh. Keset kamar mandi di rumah yang sibuk sebaiknya dicuci setiap 3-5 hari.

    Jika kamar mandi hanya digunakan oleh segelintir orang serta tidak terlalu sering, penghuni bisa mengulur waktu buat mencuci keset. Namun, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi, sehingga keset tidak perlu sering dibersihkan. Dalam hal ini, mencuci keset kamar mandi bisa seminggu sekali.

    Di sisi lain, seberapa sering mencuci keset kamar mandi bisa ditentukan tergantung kondisi keset. Kalau keset terlihat ada berubah warna atau muncul bau tak sedap, itulah tanda untuk mencucinya.

    Penghuni rumah juga perlu memperhatikan kapan harus mengganti keset dengan yang baru. Keset kamar mandi lama-lama dapat rusak dan kehilangan kemampuannya menyerap air. Jika sudah tidak berbentuk, inilah saatnya untuk menggantinya.

    Cara Cuci Keset Kamar Mandi

    Cara terbaik untuk mencuci keset kamar mandi adalah menggunakan mesin cuci dengan air hangat. Namun, kalau bahan keset raput, penghuni bisa mencucinya menggunakan tangan dengan air hangat dan detergen.

    Sebaiknya menggunakan detergen yang lembut dan memiliki pH netral. Bahan kimia keras seperti pemutih dapat merusak keset kamar mandi, jadi hindari bahan kimia tersebut. Keset kamar mandi akan lebih awet jika digantung hingga kering setelah dicuci dan dijauhkan dari area lembap.

    Itulah informasi seputar mencuci keset kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com