Tag: kebersihan rumah

  • Tips Mudah Membersihkan Kompor dan Areanya



    Jakarta

    Area dapur seringkali menjadi bagian rumah yang mudah kotor karena aktivitas memasak, mencuci piring dilakukan di area ini. Bagian dapur yang seringkali mudah kotor dan sulit dibersihkan adalah kompor dan area sekitarnya.

    Sisa-sisa makanan, bumbu, lemak dan bekas minyak yang menempel di kompor dan sekitarnya paling sulit dibersihkan dibandingkan dengan area lainnya. Nah,

    Bagaimana caranya?


    Inilah langkah membersihkan kompor gas dengan mudah, dilansir dari The Spruce.

    1. Cuci Pan Support dan Knob

    Pertama, pastikan kompor gas mati dan tidak panas. Lalu, lepaskan pan support dan knob.

    Rendam pan support kompor ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sementara knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

    2. Bersihkan Sisa Makanan

    Lap permukaan kompor menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat buat membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

    Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

    3. Bilas dan Keringkan

    Selanjutnya, bilas permukaan kompor gas dengan spons basah dengan seksama, terutama soda kue pada burner supaya bisa berfungsi dengan baik. Setelah itu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

    4. Rangkai Kembali Kompor

    Kalau semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

    5. Jaga Kebersihan Kompor

    Jangan lupa untuk membersihkan kompor gas secara berkala. Jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak ketika kompor sudah dingin.

    Itulah cara mudah membersihkan kompor gas agar dapur selalu terlihat bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Rayap yang Mulai Muncul di Bingkai Pintu



    Jakarta

    Kehadiran rayap adalah musuh bagi pemilik rumah yang punya banyak barang-barang berbahan dasar kayu. Biasanya, rayap menggerogoti furniture kayu hingga membentuk koloni. Tapi perlu diingat, rayap tak hanya menyerang furniture lho.

    Pemilik rumah juga harus memperhatikan rangka, struktur bangunan, jendela hingga pintu yang berbahan kayu. Bukan tak mungkin, rayap menyerang barang-barang itu.

    Lalu bagaimana cara mengusir rayap dan mencegahnya datang kembali? Begini triknya.


    Cara Usir Rayap di Rumah

    1. Menanam Catnip

    Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    2. Menanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan, permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    3. Menanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    4. Semprot Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    5. Taruh Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    6. Semprotkan Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap.

    Cara penggunaanya Masukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    7. Taruh daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    8. Semprotkan Cairan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Lanjut halaman berikutnya

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Meski sudah melakukan perawatan dan mencoba cara untuk membasmi rayap tetapi tidak kecil kemungkinan rayap akan Kembali lagi, berikut adalah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap kembali lagi ke rumah.

    1. Rutin Menjemur Furnitur Kayu

    Rayap paling suka menggerogoti sesuatu yang lembap. Salah satu cara paling mudah mencegah rayap memakan lemari adalah rutin menjemur perabot di bawah matahari.

    Pastikan setiap sisi furnitur berbahan kayu benar-benar kering dan tidak ada sisi yang lembap. Cara ini tidak hanya efektif untuk membasmi rayap kayu, tetapi juga dapat menghilangkan uap di dalam lemari.

    2. Beri Jarak Antara Furnitur dan Dinding

    Memberikan jarak antara perabot dan dinding. Apalagi, furnitur bahan kayu lebih mudah lapuk ketika berdekatan dengan dinding yang lembap.

    3. Hindari Kontak Langsung dengan Lantai Kayu

    Menggunakan trap dari material besi disarankan untuk menghindari jarak antara perabot dan lantai kayu

    4. Perhatikan Kebersihan Lingkungan Rumah

    Membersihkan Genangan air di Rumah salah satu cara termudah untuk melakukan pencegahan karena penyebab banyak rayap di rumah adalah adanya genangan air baik di selokan maupun di halaman, terutama di musim penghujan.

    5. Kurangi Kelembapan di Rumah

    Jika ada rembesan hujan ataupun keramik lantai yang rusak disebabkan oleh kebocoran saluran air harus segera di perbaiki agar rumah tidak menjadi lembap dan mudah diserang oleh rayap.

    6. Tutup Retakan Dinding dan Kusen

    Retakan dinding dan kusen yang sudah dihinggapi rayap akan sangat terlihat sebelum kerusakanya semakin parah segera perbaiki bagian tersebut. menggunakan semen putih, sebelum rayap membentuk koloni.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghindari Sarang Semut di Rumah dengan Bahan Seadanya



    Jakarta

    Ada gula ada semut. Ungkapan tersebut benar karena semut biasanya berkoloni bila mengendus sesuatu yang manis.

    Namun, tak jarang semut juga sering muncul di rumah tanpa ada pemanis. Gerombolan semut juga sering bermunculan bila ada sisa-sisa makanan, bangkai binatang seperti cicak atau kecoa.

    Hal ini tentu bikin penghuni rumah risih. Apalagi bila koloni semut sudah membuat sarang di sudut-sudut rumah.


    Pemilik juga harus tahu di mana tempat-tempat yang rentan sarang semut. Ini informasi selengkapnya:

    Area Rentan Sarang Semut di Rumah

    Di antara banyaknya area di dalam rumah, ada tiga tempat yang rentan dijadikan sarang bagi semut. Area tersebut adalah dapur, kamar mandi, dan kamar tidur.

    Melansir Rentokil, semut menyukai area dapur karena mudah menemukan sumber makanan dan air. Sisa-sisa makanan yang berserakan di meja dapur atau kotak sampah sangat menarik bagi semut.

    Begitu pula dengan kamar tidur. Serpihan makanan yang kita makan di dalam kamar tidur juga bisa mengundang semut untuk membangun sarangnya.

    Selain area yang dekat dengan sumber makanan, semut juga mencari tempat yang lembap. Nah, karena itu, kamar mandi juga menarik bagi semut karena merupakan area yang lembap dan dekat dengan sumber air.

    Cara Menghilangkan Sarang Semut di Rumah

    Ada beberapa cara efektif untuk menghilangkan sarang semut di rumah tanpa harus membunuh mereka secara membabi buta. Melansir Daily Express, Minggu (26/11/2023), berikut lima cara menghilangkan sarang semut di rumah.

    1. Siram Sarang Semut dengan Air Mendidih

    Air mendidih adalah cara tradisional yang sangat efektif untuk mengatasi sarang semut. Cukup tuangkan air mendidih ke sarang semut, lalu menutup semua pintu masuknya. Meskipun mungkin perlu beberapa percobaan, metode ini murah, aman, dan efektif.

    2. Gunakan Cuka Putih

    Cuka putih bukan hanya bahan dapur biasa, tetapi juga senjata ampuh melawan semut. Tuangkan cuka putih langsung ke sarang semut dan mereka akan mati seketika. Metode ini aman digunakan untuk membasmi sarang semut di area taman tanpa merusak pertumbuhan tanaman.

    3. Semprot Sarang Semut dengan Sabun Cuci dan Minyak

    Campuran sabun cuci dan minyak bisa menjadi solusi licin yang tingkat keberhasilannya tinggi dalam membunuh semut. Campurkan kedua bahan tersebut, lalu semprotkan pada sarang semut dengan memfokuskan pada pintu masuk untuk hasil optimal.

    4. Pancing Semut dengan Asam Borat dan Gula

    Asam borat yang dicampur dengan gula bisa menciptakan pasta yang menarik semut keluar dari sarang. Semut akan membawa campuran ini kembali ke sarang dan bisa membunuh ratu semut dan anggota sarang lainnya.

    5. Tanaman Penolak Serangga

    Tanaman tertentu, seperti lavender dan mint, mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh sebagian besar serangga. Meskipun bukan solusi instan untuk sarang semut, menanam tanaman ini bisa mencegah semut membangun sarang di rumah yang tidak diinginkan di masa depan.

    Demikianlah cara menghilangkan sarang semut di rumah. Dengan mengikuti salah satu dari lima cara ini, kamu bisa menghilangkan sarang semut di rumah tanpa merugikan lingkungan sekitar. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Cegah Laba-laba Masuk Rumah!


    Jakarta

    Laba-laba seringkali muncul di dalam rumah tanpa disadari. Hewan kecil berkaki delapan ini bisa berkembang biak dan membuat jaring di sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

    Jika dibiarkan, sarang laba-laba tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi pertanda bahwa rumah dalam kondisi kotor atau tidak terawat. Untuk itu, penting mengetahui cara mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Dilansir dari Real Simple dan Places for People, berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menghalau laba-laba agar tidak betah tinggal di rumah.


    1. Tutup Celah dan Retakan

    Laba-laba bisa masuk rumah melalui celah kecil di dinding, kusen jendela, maupun pintu. Lakukan pengecekan secara berkala dan segera tutup celah atau retakan dengan dempul agar mereka tak bisa menyelinap masuk.

    2. Rutin Bersihkan Rumah

    Laba-laba senang bersarang di tempat yang gelap dan jarang disentuh. Rutinlah membersihkan rumah, terutama di area langit-langit, kolong furnitur, hingga bagian belakang lemari.

    3. Rapikan Halaman Rumah

    Tanaman liar dan barang tak terpakai di halaman bisa jadi tempat ideal untuk laba-laba membuat sarang. Pastikan halaman tetap bersih, rumput tidak terlalu tinggi, dan barang-barang tertata rapi.

    4. Usir Serangga Lain

    Laba-laba memangsa serangga kecil seperti lalat dan semut. Dengan mengusir serangga lain terlebih dulu, otomatis laba-laba akan kehilangan sumber makanan dan enggan datang ke rumah.

    5. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Lampu terang di luar rumah bisa menarik perhatian serangga, yang pada akhirnya mengundang laba-laba. Matikan lampu luar saat tidak digunakan, khususnya di malam hari.

    6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

    Beberapa tanaman seperti lavender, mint, dan citronella mengeluarkan aroma yang tidak disukai laba-laba. Tanam di sekitar rumah agar sekaligus memperindah halaman dan jadi pengusir alami.

    7. Gunakan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti peppermint dan tea tree juga bisa digunakan. Teteskan di sekitar pintu, jendela, atau sudut ruangan. Aromanya menyengat bagi laba-laba, tapi segar untuk penghuni rumah.

    Dengan langkah-langkah di atas, rumah tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tapi juga bebas dari gangguan laba-laba. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Toilet, 6 Benda Ini Ternyata Harus Dibersihkan Setiap Hari


    Jakarta

    Kebersihan rumah penting untuk dijaga demi kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah. Penghuni perlu rajin membersihkan rumah, terutama benda-benda yang sering digunakan setiap hari.

    Aktivitas bersih-bersih terkadang melelahkan, tetapi setidaknya luangkan waktu buat bersihkan benda yang cepat kotor. Sebab, bakteri dan kuman berkembang biak dengan cepat dan dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    “Permukaan yang disentuh setiap hari oleh semua orang di rumah mengandung kuman dari luar yang mudah berpindah. Membersihkan area ini setiap hari dapat meningkatkan kesehatan lingkungan rumah Anda secara signifikan,” ujar Manajer Operasional Geaux Maids, Sarah Grace Vedros, dikutip dari Southern Living, Kamis (21/8/2025).


    Lalu, benda apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini.

    6 Benda yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

    Inilah barang-barang yang sebaiknya rajin dibersihkan, dikutip dari Southern Living.

    1. Gagang Pintu

    Gagang pintu disentuh setiap hari dan berkali-kali oleh penghuni rumah. Hal ini membuat gagang pintu menjadi sarang kuman, apalagi kalau penghuni kembali dari luar rumah. Sebaiknya bersihkan gagang pintu setiap hari menggunakan tisu disinfektan untuk membasmi kuman.

    2. Wastafel Dapur

    Wastafel dapur biasanya terdapat bekas makanan setelah digunakan. Jika dibiarkan, wastafel bakal jadi sarang kuman serta menarik lalat buat datang. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan wastafel dapur menggunakan bahan ampuh misalnya soda kue.

    3. Meja Dapur

    Dapur adalah ruangan yang cepat kotor karena sering digunakan penghuni rumah. Apalagi ruangan ini sering terdapat makanan, air, dan sampah. Penghuni dianjurkan untuk membersihkan meja dapur setelah digunakan.

    4. Wastafel Kamar Mandi

    Selain itu, kamar mandi juga ruangan yang sering digunakan dan cepat kotor. Nah, wastafel kamar mandi sebaiknya dibersihkan di penghujung setiap hari.

    “Tangan terus-menerus menyentuh keran dan dibersihkan di sini,” kata Me’Shayla Sandifer dari Princess Cleaning Services.

    Mangkuk wastafel pun area yang perlu dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan sisa pasta gigi. Penghuni rumah dapat menggunakan semprotan pembersih dan spons buat mensanitasi permukaan wastafel.

    5. Dudukan Kloset dan Tombol Flush

    Dudukan toilet dan tombol siram atau flush merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Penghuni disarankan untuk mensanitasi area ini menggunakan tisu disinfektan setiap hari. Meskipun kamar mandi rutin dibersihkan setiap minggu, tidak ada salahnya membersihkan dua benda ini lebih sering.

    6. Benda Elektronik

    Beberapa benda elektronik di rumah harus sering dibersihkan, misalnya ponsel, tablet, keyboard komputer, dan remot TV. Pasalnya, semua benda itu disentuh oleh banyak tangan setiap hari.

    Membersihkan benda-benda ini di penghujung hari dapat menghilangkan kuman dan bakteri. Namun, pastikan menggunakan pembersih yang cocok agar tidak merusak permukaan benda elektronik.

    Itulah sejumlah benda yang sebaiknya dibersihkan setiap hari di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Berantakan! 7 Kebiasaan Kecil yang Bikin Rumah Selalu Rapi


    Jakarta

    Rumah yang bersih tak hanya nyaman bagi penghuni tetapi estetik untuk dipandang. Sebaiknya penghuni rajin membersihkan rumah agar selalu terlihat kinclong.

    Tak perlu dianggap sebagai beban, penghuni bisa membangun kebiasaan baik untuk menjaga kebersihan rumah. Dengan begitu, penghuni tidak akan merasa kewalahan ketika membersihkan rumah.

    Apa saja kebiasaan baik untuk membersihkan rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    7 Kebiasaan untuk Menjaga Kebersihan Rumah

    Inilah beberapa kebiasaan agar rumah selalu bersih, dikutip dari HGTV.

    1. Rapikan Tempat Tidur

    Segera rapikan tempat tidur setelah bangun di pagi hari. Setidaknya lipat selimut dan taruh bantal ke tempatnya.

    2. Bersihkan Permukaan yang Sering Tersentuh

    Gunakan tisu disinfektan untuk membersihkan permukaan yang sering tersentuh seperti saklar lampu, remot, gagang pintu, dan gagang lemari. Bersihkan permukaan tersebut seminggu sekali untuk membasmi kuman dan bakteri.

    3. Lepaskan Sepatu

    Biasakan untuk melepaskan sepatu setiap kali masuk rumah. Kebiasaan ini akan mencegah masuknya kotoran sehingga tidak menambah beban kerja penghuni rumah buat membersihkannya.

    4. Bersihkan Lantai Setiap Hari

    Kebiasaan menyapu lantai setiap akan menjaga rumah tetap bersih. Akan lebih baik lagi kalau penghuni rumah juga mengepel lantai setelahnya.

    5. Bersihkan Dapur

    Bangun di pagi hari dengan kondisi dapur yang bersih sangat menyenangkan. Untuk itu, biasakan untuk membersihkan dapur sebelum tidur. Cuci piring dan wastafel, lalu lap permukaan dapur agar bebas dari minyak, kuman, dan sisa makanan.

    6. Cicil Cuci Pakaian Kotor

    Daripada membiarkan pakaian kotor menumpuk, lebih baik mencicil cuci baju. Mulailah konsisten mencuci baju misalnya dua kali seminggu lalu segera masukkan ke lemari pakaian.

    7. Lap Cermin Kamar Mandi

    Cermin kamar mandi rawan terkena cipratan air dan pasta gigi. Penghuni rumah bisa membiasakan diri untuk membersihkan cermin menggunakan kain mikrofiber dan semprotan berisi cuka putih dan air.

    Itulah beberapa kebiasaan baik untuk menjaga rumah tetap bersih. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bau Apek? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Pernah merasa udara di dalam rumah tidak segar atau bau apek? Suasana rumah seperti ini bisa membuat penghuni merasa kurang nyaman.

    Bukan tanpa alasan, bau apek itu dapat muncul karena berbagai faktor. Kalau merasa terganggu, penghuni sebaiknya mengatasi bau langsung pada sumbernya karena jika hanya menyemprot pewangi tak cukup menghilangkan baunya.

    Namun, kenapa rumah bisa bau apek ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Rumah Bau Apek

    Inilah sederet hal yang membuat rumah bau, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Kurang Sirkulasi Udara

    Bau tidak sedap bisa timbul dari aktivitas penghuni rumah seperti memasak, berolahraga di rumah, dan membersihkan rumah. Aroma itu bisa terperangkap di dalam rumah yang kurang sirkulasi udara. Nah, pastikan rumah sudah memiliki cukup ventilasi udara.

    2. Kelembapan Rumah Tinggi

    Rumah yang terlalu lembap bisa menimbulkan bau apek dan lembap. Kondisi seperti ini juga memicu pertumbuhan jamur dan lumut sehingga menambah bau. Penghuni dapat mengurangi kelembapan menggunakan dehumidifier atau membuka jendela setiap pagi selama setengah jam.

    3. Karpet Kotor

    Selain itu, bau apek bisa berasal dari karpet yang sudah tua dan jarang dibersihkan. Sebenarnya sekadar menyedot debu pada karpet tidak cukup. Sebaiknya menyedot debu dan menggunakan semprotan pembersih seminggu sekali untuk menjaga kebersihan karpet.

    4. Pakaian Lembap

    Pakaian dan linen yang belum sepenuhnya kering alias lembap bisa menimbulkan bau apek di rumah. Pastikan semua bahan kain kering sempurna sebelum menyimpannya di lemari.

    5. Jamur

    Rumah yang lembap sangat rawan ditumbuhi jamur. Beberapa tanda pertumbuhan jamur adalah muncul bercak hitam di tembok, furniture, dan karpet disertai bau apek. Cara menyingkirkannya bisa dengan menyemprotkan cuka pada jamur hitam lalu bilas dengan air hangat secara perlahan.

    Bau apek juga bisa disebabkan oleh debu dan kotoran di rumah. Setiap sudut rumah dan furnitur harus rajin dibersihkan agar tidak bau. Penghuni dapat menggunakan kain kanebo dan cairan pembersih.

    Itulah beberapa sumber bau apek di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Hal yang Wajib Dibersihkan di Kamar Mandi, Jangan Sampai Terlewat!


    Jakarta

    Kamar mandi cepat sekali kotor sehingga harus dibersihkan secara rutin. Penghuni sebaiknya membersihkan seluruh kamar mandi seminggu sekali.

    Kebersihan kamar mandi perlu dijaga agar penghuni rumah merasa nyaman menggunakannya. Tak hanya itu, kamar mandi yang bersih juga baik buat kesehatan penghuni.

    Apa saja yang perlu dibersihkan di kamar mandi setiap minggu? Simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Membersihkan Kamar Mandi

    Inilah beberapa hal yang perlu dibersihkan di kamar mandi, dikutip dari The Spruce.

    1. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai, tembok, dan tirai untuk menghilangkan noda dan jamur di permukaan kamar mandi. Lalu, jangan lupa membuang rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air.

    2. Bersihkan Kloset

    Selain itu, bersihkan kloset secara menyeluruh pada bagian luar dan dalamnya. Gunakan sikat dan cairan pembersih untuk membersihkan bagian dalam kloset. Lalu, pakai tisu basah disinfektan atau spons dan cairan pembersih buat bagian luar kloset.

    3. Bersihkan Wastafel

    Area wastafel juga harus dibersihkan. Singkirkan barang-barang di atasnya terlebih dahulu, lalu gunakan cairan pembersih. Bilas wastafel dengan bersih dan keringkan.

    4. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar

    Jangan lupa bersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Benda ini sering disentuh sehingga bisa menjadi sarang kuman dan bakteri.

    5. Bersihkan Cermin

    Pastikan cermin bersih dan kinclong agar kamar mandi terlihat terawat. Gunakan cairan pembersih dan kain mikrofiber untuk membersihkan cermin.

    6. Buang Sampah

    Supaya kamar mandi nggak bau, biasakan untuk membuang sampah setiap minggu. Setelah buang sampah, pasang kantong plastik baru ke tempat sampah.

    7. Cuci Keset

    Keset rawan menjadi tempat bersarangnya kuman. Penghuni perlu mencuci keset setidaknya seminggu sekali, lalu jemur sampai kering.

    Itulah tips membersihkan kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tiba-tiba Muncul Lalat di Kamar Mandi, Pertanda Apa?


    Jakarta

    Kemunculan hewan di suatu tempat bisa jadi pertanda ada perubahan yang disukai oleh mereka. Lantas, jika menemukan ada lalat di kamar mandi, pertanda apa ya?

    Sebelumnya, kenalan dulu dengan jenis lalat yang ditemui di kamar mandi karena bentuknya berbeda dengan lalat-lalat yang sering di dekat makanan. Serangga tersebut disebut dengan lalat limbah.

    Jika diperhatikan, lalat limbah ukurannya jauh lebih kecil sekitar 0,6 cm dan lebih banyak diam. Tubuhnya pun tidak berwarna hitam dan hijau, melainkan cokelat keabu-abuan atau hitam, dan tampak seperti bulu halus. Sayapnya memiliki bulu dan berbentuk seperti daun.


    Kemunculan lalat limbah pada kamar mandi ini bisa didasari pada dua alasan, dilansir Family Handyman begini penjelasannya.

    1. Masalah pada Saluran Pembuangan

    Lalat limbah sering mendapat sinyal untuk toilet-toilet yang mengalami masalah seperti mampet, jarang dibersihkan, dan jarang digunakan. Mereka menyukai tiga kondisi tersebut. Oleh karena itu, toilet atau kamar mandi harus sering dibersihkan dan dipakai secara berkala agar lalat limbah tidak muncul.

    Menjaga kebersihan toilet bukan hanya pada tempat pembuangan tinja saja, melainkan kamar mandi secara keseluruhan.

    2. Mencari Makanan

    Alasan kedua adalah lalat limbah menemukan sumber makanan. Hewan kecil ini tertarik pada bahan yang berbau busuk, alga, bakteri, dan jamur. Biasanya sumber makanannya menempel di dekat saluran pembuangan, lekukan bagian bawah barang di kamar mandi dan sudut-sudut yang jarang dibersihkan.

    Cara Mencegah Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi

    Dilansir laman Martha Stewart, berikut cara mencegah lalat limbah datang ke kamar mandi.

    • Perbaiki kebocoran pipa dan pastikan saluran air tidak tersumbat.
    • Bersihkan saluran air secara teratur dengan menggunakan pembersih enzimatik atau mikroba.
    • Tutup saluran pembuangan wastafel, pancuran, atau lubang kamar mandi saat tidak digunakan
    • Jangan biarkan ada sampah busuk di dalam rumah
    • Buang sampah setiap hari

    Itulah penyebab lalat limbah muncul di kamar mandi dan cara mencegahnya. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahli Ungkap 3 Kesalahan Membersihkan Rumah, Justru Bikin Makin Kotor


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar rumah tetap terawat dan terjaga keindahannya. Akan tetapi, ada beberapa kebiasaan membersihkan rumah justru bisa membuatnya tampak kotor.

    Salah satu contohnya adalah menggunakan terlalu banyak produk kebersihan. Banyak yang mengira menggunakan banyak produk kebersihan bisa meninggalkan residu yang akhirnya justru bisa membuatnya semakin kotor.

    Selain itu, masih ada beberapa kesalahan lainnya saat membersihkan rumah yang justru bisa membuatnya tampak kotor. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Menggunakan Alat Pembersih yang Salah

    Penggunaan alat pembersih yang salah justru bisa meninggalkan noda tak diinginkan. Salah satu yang sering digunakan adalah paper towel atau tisu dapur untuk membersihkan cermin dan jendela. Disarankan untuk menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan kering saat membersihkan cermin dan jendela.

    “Tisu dapur meninggalkan serat dan goresan kecil, membuat cermin dan kaca tampak bergaris-garis dan kusam seiring waktu, dan pada akhirnya dapat merusak cermin/jendela Anda,” kata petugas kebersihan Brandon Pleshek, dikutip dari The Spruce, Selasa (26/8/2025).

    Saat membersihkan cermin dan jendela, semprotkan larutan pembersih dan usap dari atas ke bawah. Gunakan lap mikrofiber kering dan bersih lainnya untuk menggosok permukaan hingga bersih agar tetap bersih lebih lama.

    Langsung Membersihkan Pakai Lap Basah

    Saat membersihkan permukaan, sebaiknya bersihkan dulu dengan lap kering atau kemoceng. Kalau langsung menggunakan lap basah, justru debu dan kotoran bisa menempel di lap dan membuat permukaan menjadi kotor.

    Hal yang sama juga harus dilakukan saat membersihkan lantai. Sapu dulu debu dan kotoran baru kemudian dipel.

    Saat mengepel pun harus dipastikan kalau kain lap dibilas dulu sebelum dipakai agar tidak membuat lantai kotor.

    Pakai Lap yang Sama untuk Membersihkan Seluruh Rumah

    Menggunakan satu kain lap saat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain saat membersihkan dapat menyebarkan bakteri dan menyebabkan kontaminasi silang. Maka dari itu sebaiknya gunakan kain lap yang berbeda saat membersihkan ruangan.

    “Beri kode warna pada kain lap Anda-satu warna untuk kamar mandi, satu untuk dapur, dan seterusnya,” saran pendiri Clean Mama Routine dan produk Clean Mama, Becky Rapinchuk.

    Pastikan untuk mencuci kain lap ini sesering mungkin, idealnya setelah setiap penggunaan, tetapi minimal setelah kotoran terlihat di kain lap.

    Itulah beberapa kesalahan yang justru bisa membuat rumah kotor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com