Tag Archives: kebocoran

Ketahui 4 Penyebab Tikus di Atap Rumah dan Cara Mengusirnya



Jakarta

Tikus yang berlalu-lalang di atas rumah seringkali mengganggu. Selain menimbulkan suara berisik, adanya tikus berisiko merusak kabel listrik dan dapat menyebarkan penyakit lewat urin dan kotorannya.

Mungkin banyak yang tidak tahu mengapa tikus bisa sampai ke atap rumah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini berlindung di atap rumah. Simak informasinya berikut ini.

Penyebab Tikus Ada di Atap

Tikus akan datang ke atap saat menemukan akses, tempat berlindung, makanan, serta kebocoran pipa. Berikut penjelasannya.


1. Ada Titik Masuk

Penyebab pertama adanya tikus di atap rumah adalah karena ada titik masuk yang mudah diterobos tikus. Mengutip lama Attic Project, tikus adalah pemanjat hebat yang bisa masuk melalui celah-celah dinding atau lubang kecil di atap.

2. Ada Tempat Berlindung

Saat berhasil masuk, tikus yang menemukan tempat yang nyaman akan berlindung di sana. Mereka bisa bekembang biak dan membuat sarang.

3. Ada Makanan

Tikus datang ke rumah yang menyediakan akses mudah untuk mendapat makanan. Mereka suka mencari makanan yang tidak disimpan dengan aman, termasuk makanan di dapur atau sisa makanan yang tergeletak.

4. Ada Kebocoran Pipa

Seperti makhluk hidup lainnya, tikus juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga, mereka akan mencoba mencari tempat tinggal yang dekat dengan sumber air atau kelembapan. Mengutip Cleanipedia, kemungkinan ada kebocoran pipa air yang menarik tikus untuk terus menerus ke tempat tersebut. Saluran air yang utuh juga bisa digerogoti oleh tikus.

Cara Mengusir Tikus Masuk Atap

Mengutip laman Strong Guard, Pinnacle Pest Control, Eco Guard Pest Management, dan Ready Steady Defend, berikut beberapa cara mengusir tikus masuk atap:

1. Gunakan Perangkap Jepret

Untuk menangkap tikus, pasang perangkap di area tikus berlalu-lalang. Salah satunya adalah perangkat jepret.
Meski tergolong kuno, perangkap ini masih cukup efektif.
Keunggulan dari perangkap ini adalah bisa digunakan kembali. Jangan lupa jauhkan perangkap jepret dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena batang logamnya akan menutup dengan kuat.

2. Gunakan Perangkap Elektronik

Perangkap ini bekerja dengan memikat tikus ke dalam bilik plastik dan memberi sengatan listrik bertegangan tinggi. Meski lebih mahal dari perangkap jepret, perangkat ini aman di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

3. Singkirkan Sumber Makanan dan Air

Seperti yang sudah dijelaskan, tikus hanya akan bersarang di tempat yang menyediakan makanan dan air. Dengan menyingkirkan dua hal ini, tikus akan mencarinya di tempat lain.

4. Menyewa Layanan Profesional

Kamu juga bisa melibatkan layanan profesional untuk mengusir tikus. Dengan begitu, tikus bisa dibasmi dengan efektif. Perlu diketahui, tikus bisa berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan risiko kesehatan.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Untuk mencegah tikus masuk rumah, lakukan beberapa cara berikut ini.

1. Tutup Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

Pastikan tidak ada akses untuk tikus masuk ke atap rumah. Tambal lubang dengan sabut baja atau dempul, sehingga tikus akan kesulitan mengunyah material tersebut.

2. Rapikan Bagian Luar Rumah

Tikus suka bersembunyi di semak-semak yang tumbuh tinggi hingga cabang-cabang pohon. Karena itu, jaga taman dan halaman tetap terawat. Pangkas tanaman dan pohon yang tumbuh terlalu tinggi.

3. Singkirkan Tempat yang Berpotensi Disukai Tikus

Selalu bersihkan tumpukan kayu di semua tempat. Singkirkan juga segala area berantakan yang mungkin menjadi tempat berlindung tikus.

4. Buang Sampah di Tempatnya

Sampah bisa menjadi sumber makanan juga bagi tikus. Jadi pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat. Selain itu, sampah lain seperti kayu dan kardus juga perlu disingkirkan jika memungkinkan.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Buruan Cek! 4 Titik Ini Rawan Alami Kebocoran di Rumah


Jakarta

Rumah bocor adalah salah satu masalah yang kerap terjadi, terutama saat musim hujan tiba. Pemilik rumah harus lebih memperhatikan dan merawat rumah untuk mencegah kebocoran.

Sebab, rumah yang mengalami kebocoran berisiko menimbulkan kerusakan yang berkelanjutan pada bangunan rumah. Air yang menerobos ke dalam rumah membuat bangunan rumah menjadi lembap.

Oleh karena itu, kamu perlu tahu titik-titik rawan bocor di rumah. Berikut ini tempat berpotensi mengalami kebocoran saat hujan, dikutip dari Homes & Gardens.


Titik Rawan Bocor di Rumah

Inilah beberapa lokasi di rumah yang kerap kali terjadi bocor ketika hujan.

1. Talang Air

Talang air yang tersumbat bisa menyebabkan luapan air dan kebocoran. Jika dibiarkan, luapan air bisa menimbulkan kerusakan pada rumah.

Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan rutin pada atap dan talang air untuk mencegah kebocoran ketika turun hujan.

2. Jendela Atap atau Skylight

Mempunyai skylight atau jendela pada atap adalah cara yang bagus untuk menambah pencahayaan alami rumah. Namun, Skylight juga merupakan salah satu area yang rawan bocor.

Biasanya kebocoran terjadi karena ada kerusakan segel yang sudah aus seiring waktu. Untuk memperbaikinya, kamu cukup memasang segel baru atau pendempulan.

Selain itu, retakan pada kaca juga bisa jadi penyebab kebocoran. Sebaiknya kamu segera mengganti seluruh kaca kalau menemukan retakan.

3. Jendela dan Pintu

Kebocoran juga bisa terjadi pada area jendela dan pintu rumah. Air hujan masuk melalui retakan dan celah pada dua tempat itu.

Pastikan jendela dan pintu tertutup rapat selama hujan dan perbaiki retakan dan celah pada jendela dan pintu.

4. Lembah Atap

Lembah atap adalah titik pertemuan dua bagian atap yang membentuk palung. Tempat ini mengarahkan limpasan air, tetapi juga merupakan titik rawan kebocoran.

Air yang terperangkap bisa menyebar dan mengganggu flashing atap, sehingga menimbulkan peluang kebocoran.

Itulah beberapa titik yang rawan bocor di rumah saat terjadi hujan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Letak Toilet Lantai Atas dan Bawah Harus Sama



Jakarta

Saat kita membangun atau merenovasi rumah dua lantai, ada hal penting yang harus diperhatikan soal tata letak ruangan khususnya kamar mandi. Posisi kamar mandi tidak bisa sembarangan bila kita punya rumah bertingkat.

Sebenarnya, alasan utama letak kamar mandi harus berada di posisi yang sama adalah karena terkait kenyamanan dan efisiensi. Selain itu, kamar mandi di posisi yang sama juga bisa mengurangi risiko-risiko seperti rembesan air dan kebocoran.

Bisa dibayangkan bila posisi kamar mandi di lantai atas berada di tengah-tengah rumah yang lantai bawahnya ruang keluarga, dapur atau bahkan kamar. Pasti tidak nyaman dan akan ada risiko kebocoran.


Lalu, apa alasan sebenarnya dari letak kamar mandi atas dan bawah yang harus sama? Yuk! Simak penjelasan lengkap berikut.

Memudahkan Sistem Perencanaan Pipa (Plumbing)

Seperti yang kita tahu, kamar mandi perlu memiliki sistem pembuangan limbah dan kotoran. Maka dari sangat penting untuk memiliki sistem perencanaan pipa yang baik. Selain pipa pembuangan untuk air kotor juga terdapat pipa untuk air bersih dan air panas.

Jika rumah memiliki 2 lantai atau lebih, sebaiknya sistem pipa air atau plumbing kamar mandi dibuat segaris pada jalur vertikal. Jadi, kamar mandi atas dan bawah dibuat di satu zona vertikal yang sama.

Jika sistem pipanya dibuat terlalu berliuk-liuk dan punya banyak percabangan, maka seiring waktu pipa bisa mampet karena air tidak dapat mengalir dengan lancar.

Meminimalisir Masalah Rembesan Air dari Kamar Mandi Lantai Atas

Salah satu masalah yang sering terjadi pada kamar mandi lantai atas adalah rembesan air jatuh ke lantai bawah. Mengutip dari Ambpi, masalah rembesan air ini terjadi karena adanya insiden kebocoran pada lantai kamar mandi atas.

Nah, alasan mengapa kamar mandi lantai atas dan bawah perlu pada lokasi yang sama adalah selain memudahkan sistem perencanaan pipa juga dapat meminimalisir rembesan air jatuh ke ruangan lain.

Jika letak kamar mandi atas sama dengan lantai bawah, maka otomatis rembesan hanya akan jatuh ke kamar lantai bawah. Jadi, kamu tak perlu khawatir jika ruangan lain jadi kotor dan bau akibat rembesan air.

Mempermudah Perbaikan Pipa yang Mampet dan Bocor

Seperti yang sudah disinggung tadi, jika jalur pipa vertikal diperlukan untuk kamar mandi atas dan bawah sehingga letak perlu sama.

Nah, selain agar saluran air tidak mampet, letak kamar mandi lantai atas dan bawah yang sama juga dapat membuat kamu terhindar dari permasalahan sistem plumbing berikut.

  • Kesalahan dalam menentukan ukuran pipa yang tepat
  • Kesalahan dalam perencanaan jalur pipa
  • Kurangnya akses ke area pipa
  • Kesalahan instalasi pipa secara menyeluruh

Dengan demikian, hal ini juga mempermudah tukang untuk memperbaiki saluran pipa jika terjadi masalah mampet atau bocor.

Demikian alasan mengapa letak kamar mandi lantai atas dan bawah harus sama. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jamur di Plafon Kamar Mandi Bahaya buat Kesehatan, Begini Cara Atasinya



Jakarta

Plafon kamar mandir menjadi salah satu area yang sering terkena jamur. Salah satu alasannya karena kondisi kamar mandi yang lembap ataupun ada kebocoran di atap.

Nah buat kamu yang penasaran apakah kamar mandi kamu atapnya berjamur bisa dilihat apakah ada noda-noda kecoklatan atau warna yang kontras dengan plafon. Biasanya jamur ini bisa bertambah banyak tergantung pada besar area lembap.

Jika ada jamur di atap kamar mandi kamu jangan dianggap sepele. Sebab itu bisa berisiko bagi kesehatan. Mulai dari batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.


Lagi pula membasmi jamur pada plafon kamar mandi ternyata tidak sulit. Dilansir The Spruce, berikut ada cara menghilangkan jamur di plafon kamar mandi.

Cara Menghilangkan Jamur sari Plafon Kamar Mandi Drywall (Papan Gipsum) Yang Dicat

1. Campurkan Larutan Pembersih

Larutan pembersih jamur mudah kamu temukan, bahkan ada yang instan. Namun, jika kamu ingin membuat sendiri larutan pembersih tersebut. Caranya dengan menyiapkan sabun pencuci puring dan pemutih klorin. Campurkan kedua larutan tersebut ke dalam sebuah wadah berisi air hangat dengan perbandingan 1:2:1.

Setelah itu, masukkan larutan pembersih ke dalam botol. Semprotkan larutan tersebut pada plafon yang berjamur. Diamkan seharian, lalu semprot lagi hingga terlihat perubahannya.

Saat membersihkan jamur, kamu harus memakai alat pelindung seperti masker wajah, kacamata pelindung, dan sarung tangan. Selain itu, pastikan ventilasi di kamar mandi dalam keadaan terbuka atau berfungsi agar kamar mandi tidak lembap dan area yang dibersihkan bisa cepat kering.

2. Periksa Noda Secara Teratur

Jamur tidak akan hilang dalam satu kali penyemprotan. Kamu perlu menyemprotkan larutan pembersih secara berulang hingga noda tersebut hilang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

13 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik, Pastikan Lakukan Hal Ini


Jakarta

Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia punya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman. Namun, bagi beberapa orang mereka punya akan rumah yang harus ditinggalkan dalam waktu lama.

Supaya rumah tetap aman dan terawat selama mudik, penting untuk melakukan beberapa langkah persiapan. Simak tips meninggalkan rumah saat mudik di bawah ini.

Tips agar Rumah Dapat Ditinggal dengan Nyaman saat Mudik

Hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah sebelum mudik adalah dengan memeriksa beberapa titik dan barang yang ada.


Dari catatan detikcom dan mengutip postingan akun resmi NTMC Korlantas Polri, berikut adalah beberapa tips meninggalkan rumah saat ditinggal mudik:

  1. Memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik.
  2. Sistem alarm aktif dan berfungsi (jika ada)
  3. CCTV berfungsi dan merekam dengan baik.
  4. Kran air sudah ditutup.
  5. Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
  6. Matikan kompor dan gas.
  7. Kran air sudah ditutup.
  8. Nyalakan lampu secukupnya atau lampu otomatis sudah diatur.
  9. Lapor kepada RT/RW setempat bahwa kamu akan meninggalkan rumah selama mudik. Bisa juga memberi tahu tetangga
  10. terpercaya untuk menitip kunci rumah (jika diperlukan).
  11. Tidak meninggalkan barang berharga, jika ada pastikan diletakkan di tempat yang aman.
  12. Periksa atap, dinding, dan pondasi rumah. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa memicu masalah lebih besar saat rumah ditinggal mudik
  13. Jika ada kebocoran, sebaiknya perbaiki kebocoran atau retakan kecil sebelum berangkat.
    Pastikan sudah membuang sampah dan barang-barang yang tidak perlu.

Dengan melakukan persiapan dengan baik dan tepat, kamu dan keluarga akan bisa lebih tenang meninggalkan rumah saat mudik. Jadi, pastikan semua langkah keamanan dan perawatan rumah telah dilakukan ya. Semoga tips di atas bisa bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Penyebab Kelabang Suka Masuk Rumah dan Cara Atasinya


Jakarta

Kelabang adalah hewan melata berkaki banyak yang terkadang masuk rumah. Meski berukuran mungil, kelabang bisa bikin penghuni rumah merasa ngeri dan geli.

Mungkin kamu langsung tergerak untuk membasmi kelabang saat menemukannya. Namun, terkadang kelabang datang lagi ke rumah.

Lantas, mengapa artropoda ini muncul di rumah ya? Yuk, simak beberapa penyebab kelabang masuk rumah dan cara mengatasinya berikut ini.


Penyebab Kelabang Masuk Rumah

Inilah beberapa penyebab kelabang kerap masuk ke dalam rumah seperti yang dilansir dari Pests Hero.

1. Rumah Lembap

Kelabang memerlukan kelembapakan untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Tanah yang lembap di sekitar rumah dapat menjadi tempat yang bagus bagi kelabang untuk bertelur.

Segala jenis kelembapan, genangan air, dan tetesan air dapat berasal dari berbagai tempat di sekitar rumah. Keran yang bocor, penyumbatan atau penumpukan air karena masalah talang dan semua yang menyebabkan kelembapan sangat perlu diperhatikan.

Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kelembapan berkurang. Seperti memperbaiki kebocoran, menambal keretakan, dan mengurangi kelembapan dari udara di rumah.

2. Banyak Serangga

Kelabang juga membutuhkan tempat yang memiliki pasokan makanan mereka. Hewan satu ini biasanya memakan serangga, kutu, dan laba-laba.

Area yang memiliki persediaan makanan melimpah akan menarik kelabang ke daerah tersebut. Untuk menghindari datangnya serangga di malam hari, pastikan tutup semua celah dan lampu dimatikan.

Serangga akan tertarik pada lampu, yang menjadi makanan kelabang. Selain itu, serangga juga tertarik dengan sampah yang ditinggalkan di luar.

Karena kelabang biasanya tidak sering terlihat, indikasi populasi serangga yang lebih tinggi dapat menjadi tanda kalau ada kelabang di sekitar rumah. Kamu bisa coba membasmi serangga untuk menyingkirkan kelabang dari rumah.

3. Ada Benda Nganggur

Kelabang masuk rumah karena membutuhkan tempat untuk menghabiskan hari yang jauh dari predator dan sinar matahari. Hal ini karena kelabang bersifat nokturnal, artinya kelabang aktif di malam hari.

Tempat tinggal kelabang sangat bervariasi, seperti di antara tumpukan kayu atau dibawah peralatan yang telah ditinggalkan selama beberapa waktu. Kelabang bahkan dapat bersembunyi di rumput tinggi yang lembap dan tumpukan daun.

Di dalam ruangan, kelabang akan tinggal di bawah rak, kotak, atau barang lainnya. Akan lebih baik jika kelabang dapat menemukan barang-barang di ruangan yang tidak terpakai di rumah.

Cara termudah agar kelabang tidak memiliki tempat tinggal adalah dengan membuang benda-benda yang biasa digunakan untuk tinggal. Menjaga halaman tetap bersih akan mencegah serangga lain hidup di halaman rumah.

Itulah beberapa penyebab kelabang masuk rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Hindari Bau Apek di Rumah Saat Mudik, Lakukan Langkah Ini!



Jakarta

Selain mempersiapkan barang-barang yang dibawa untuk mudik, ternyata menjaga kebersihan dan keamanan rumah sebelum berangkat juga sangat penting. Sebab, rumah akan kosong selama beberapa hari tanpa adanya pembersihan. Walau tidak ada aktivitas, ternyata rumah juga bisa kotor karena penumpukan debu dan kuman yang setiap hari selalu ada.

Salah satu masalah kebersihan rumah selama ditinggal mudik adalah rumah cepat mengalami bau apek. Bau apek ini sering disebabkan oleh jamur dan lumut. Sebetulnya, bau apek mudah hilang dengan membuka jendela rumah, membersihkan rumah secara menyeluruh setiap hari, dan mengeluarkan cucian agar kering.

Namun, yang menjadi masalah adalah ketika mudik, pintu dan jendela rumah berada dalam keadaan tertutup dan tidak dibersihkan setiap hari. Hal ini menjadi PR tersendiri bagi pemilik rumah.


Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Untuk mengurangi timbulnya bau apek di rumah, kamu bisa terlebih dahulu memeriksa beberapa area yang menjadi pemicu udara lembap. Melansir dari situs Homemade Simple, Rabu (26/03/2025), berikut beberapa area yang bisa kamu cek.

Periksa Wastafel

Jamur dan lumut tumbuh subur di area yang lembap. Untuk itu, periksa wastafel dan cari jika ada kebocoran atau penumpukan air yang menyebabkan pertumbuhan jamur. Gosok area tersebut dengan larutan pemutih atau cuka ringan dan biarkan mengering.

Kamar Mandi

Periksa kamar mandi apakah ada jamur atau lumut. Jika ada, maka gosok dan bersihkan jamur dan lumut tersebut.

Tempat Sampah

Jangan lupa cek tempat sampah. Ketika mau mudik, buang semua sampah dan bersihkan tempat sampah sampai bersih dan kering.

Cucian Basah

Jangan biarkan ada cucian atau baju basah menggantung di sudut rumah.

Lantai Rusak Akibat Air

Jika kamu lihat ada lantai yang melengkung atau bergelombang dan bagian tersebut basah, maka itu bisa jadi berasal dari pipa rumah yang bocor. Hubungi petugas untuk menyelesaikan masalah ini.

Jika kamu sudah periksa area tersebut, maka ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek sebelum kamu berangkat mudik.

Biarkan Sirkulasi Udara Masuk

Sebelum ditinggal mudik, buka semua jendela dan pintu agar sinar matahari dan udara segar masuk ke rumah.

Pasang Dehumidifier

Kamu bisa memasang dehumidifier di dalam rumah. Alat ini akan mengambil udara masuk dan mengeluarkan udara kering sehingga kelembapan udara di rumah akan tetap terjaga. Selain itu, dapat menjaga rumah tetap kering serta mencegah bakteri dan kuman berkembang biak.

Sapu, Pel, dan Vakum

Pastikan kamu sudah menyapu, mengepel, dan memvakum area seisi rumah. Biarkan lantai dan isi rumah tetap kering dengan membuka pintu serta jendela.

Bersihkan Karpet

Bau apek juga bisa timbul dari karpet yang menjadi sarang kuman dan bakteri. Sebaiknya cuci bersih karpet dan simpan di tempat yang aman agar tetap menjaga kelembapan udara dalam rumah.

Bersihkan Furnitur Kain

Bersihkan furnitur berbahan kain seperti sofa dengan menyeluruh. Caranya buka dulu semua penutup pada furnitur dan gosok area pada noda yang kotor. Tetap hati-hati jangan sampai terlalu basah dan pastikan kering setelah dicuci.

Semprotkan Pewangi

Kamu bisa menyemprotkan pewangi pada semua kain yang telah dicuci untuk menghilangkan bau tidak sedap atau apek. Atau bisa juga tambahkan lilin aroma, minyak esensial, dan bunga segar di dalam rumah.

Itulah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah bau apek di rumah saat ditinggal mudik. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Rumah Agar Bebas Semut Selama Mudik



Jakarta

Sebelum pergi mudik ada banyak hal yang harus diperhatikan termasuk kebersihan rumah. Ketika rumah dibiarkan kosong berhari-hari, bukan tidak mungkin ada hewan yang masuk, seperti semut.

Semut menjadi serangga yang paling sering ada di rumah terutama dapur. Hal tersebut karena dapur menjadi tempat penyimpanan makanan yang diincar semut. Ketika tidak ada penghuni rumah, semut bisa semakin banyak karena tidak cepat dibasmi. Pulang mudik dengan keadaan rumah banyak semut menjadi mimpi yang menakutkan.

Namun, tentu saja tidak perlu khawatir berlebih. Sebab, kamu bisa lakukan antisipasi sebelum pergi mudik dengan membersihkan rumah yang menjadi sarang semut. Untuk itu, jangan lupa melakukan hal-hal berikut ini agar semut tidak masuk ke rumah selama mudik.


Tutup Celah

Melansir dari situs Better Homes & Garden, pada Kamis (27/03/2025), semut dapat masuk melalui celah atau retakan. Periksa jendela, pintu, dan bagian rumah yang terdapat celah atau retakan terbuka tempat semut dapat masuk. Kamu bisa menutup bagian celah atau retakan tersebut.

Simpan Makanan

Jika masih ada sisa makanan maka simpan dalam wadah kedap udara. Bungkus rapat dengan plastik atau alumunium foil lalu taruh di kulkas. Selain itu, makanan hewan peliharaan juga harus disimpan dengan rapat.

Bersihkan Dapur

Penting membersihkan dapur, seperti lantai dan meja dapur agar tidak meninggalkan kotoran yang mengundang semut masuk.

Buang Sampah

Pastikan tidak ada sampah yang tertinggal di dapur maupun setiap ruangan.

Jauhkan Tanaman

Mengutip dari situs The Spruce, semut menggunakan tanaman sebagai jembatan masuk ke rumah, sehingga beri jarak antara tanaman dengan rumah agar tidak terlalu dekat.

Periksa Kebocoran

Semut mencari kelembapan dan makanan, sehingga penting mengecek apakah ada kebocoran atau tumpahan kecil di rumah. Pastikan tidak ada dan rumah betul-betul kering.

Itulah hal-hal yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat mudik supaya rumah terbebas dari semut. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Perlukah Cabut Kulkas Saat Ditinggal Mudik?



Jakarta

Meninggalkan rumah saat mudik menjadi hal kekhawatiran tersendiri. Apalagi, banyak peralatan elektronik yang berisiko ditinggal tanpa pengawasan dalam jangka panjang, seperti kulkas. Kalau kamu, termasuk tim matikan atau tetap nyalakan kulkas saat mudik?

Kulkas memang salah satu peralatan elektronik di rumah yang membutuhkan daya listrik besar dibanding barang lainnya. Sehingga, kondisi kulkas harus diperhatikan sebagai upaya mencegah kerusakan.

Melansir dari situs Southern Living, sebelum pergi mudik, sebaiknya catat dan perhatikan makanan apa saja yang masih ada di dalam kulkas. Jika sudah tidak dimakan, maka lebih baik buang. Jika masih bisa dimakan, maka simpan dengan baik. Hal ini dapat menjaga kulkas agar bebas bakteri selama ditinggal.


Selain itu, perhatikan suhu kulkas. Idealnya ada di 35 hingga 40 derajat Fahrenheit. Upayakan jangan melebihi dan kurang daripada derajat tersebut.

Bisa juga kamu tambahkan soda kue untuk menghilangkan bau di dalam kulkas. Letakkan sekotak soda kue di bagian belakang rak kulkas agar membantu mencegah bau tidak sedap saat kamu kembali ke rumah.

Kemudian, kamu perlu pertimbangkan. Apakah kamu akan mudik selama satu minggu atau satu bulan?

Jika mudik kurang dari seminggu, maka:

  • Biarkan kulkas menyala dan simpan pada suhu yang ditentukan.
  • Matikan pembuat es jika tidak digunakan.
  • Buang makanan yang sudah tidak dimakan.
  • Bersihkan kulkas.

Jika mudik lebih dari seminggu, maka:

  • Pertimbangkan untuk mencabut kabel kulkas.
  • Matikan pembuat es.
  • Kosongkan kulkas.
  • Biarkan pintu kulkas sedikit terbuka untuk mencegah tumbuhnya jamur dan lumut.

Jadi, pertimbangkan berapa lama kamu akan mudik baru sebaiknya tentukan apakah kulkas dicabut atau tidak. Namun, yang pasti, untuk kulkas yang ada freezernya lebih baik dimatikan bagian freezernya. Sebab, freezer atau pembuat es dapat menghemat listrik, mencegah kerusakan seperti saluran tersumbat akibat gumpalan es, dan menghindari kebocoran air.

Itulah penjelasan tentang apakah sebaiknya kulkas dimatikan atau tidak selama ditinggal mudik. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Mau Beli Rumah Bekas? Ketahui 5 Tanda Bangunan yang Lama Tak Diurus


Jakarta

Tidak semua orang mampu untuk membeli rumah karena harganya yang mahal. Solusinya, beberapa orang lebih memilih membeli rumah bekas yang harganya biasanya lebih rendah dari pasaran.

Namun, jangan mudah tergiur dengan harga yang rendah karena bisa jadi perlu adanya banyak perbaikan yang nilainya lebih besar daripada membeli rumah baru.

Seperti halnya di Eropa, banyak rumah dijual seharga secangkir kopi yakni Rp 17 ribu, tetapi pemerintah setempat mengharuskan pemilik barunya melakukan renovasi yang nilainya mencapai miliaran.


Untuk menghindari hal seperti ini, sebaiknya sebelum membeli rumah bekas, konsumen harus mengecek kondisi rumah terlebih dahulu. Usahakan membeli rumah yang terawat. Sebab, rumah yang tak terawat biasanya berpotensi harus direnovasi.

Dilansir Bluenote Painting, berikut ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.

1. Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

Tanda paling meyakinkan jika rumah tersebut telah lama tidak diurus adalah di halaman rumahnya banyak rumput liar tumbuh. Rumah yang terawat setidaknya sebulan sekali bagian halaman akan dibersihkan. Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah.

2. Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

Tanda kedua dapat dilihat dari kondisi cat eksterior pada fasad rumah. Jika kondisinya memudar dan mengelupas berarti kualitasnya cat yang dipakai kurang baik, terlalu lembap, ada kebocoran, dan tidak terurus.

3. Cat Interior Rumah yang Rusak

Kemudian, konsumen juga perlu mengecek interior rumah terutama kondisi catnya. Cat interior biasanya lebih tahan lama daripada cat eksterior karena kondisinya yang berada di dalam bangunan. Apabila kondisi cat interior sama buruknya dengan eksterior, maka perlu ada perbaikan besar-besaran pada rumah.

4. Bagian Rumah Tak Berfungsi

Cek juga bagian penting pada rumah seperti sistem kelistrikan, air, dan pembuangan. Apabila ketiga sistem tersebut tidak berfungsi dengan baik, maka nantinya perlu ada perbaikan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com