Tag Archives: kebocoran

Kenapa Air Keran Muncrat Saat Dibuka? Ini Penjelasan dan Cara Perbaikinya


Jakarta

Pernahkah mengalami air keran tiba-tiba muncrat saat dibuka? Padahal, air biasanya keluar secara perlahan ketika menarik atau memutar kenop keran.

Tekanan air yang keluar terlalu besar bisa menyebar dan membuat area sekitar basah. Belum lagi, kalau pakaian terkena cipratan air, pastinya sangat menjengkelkan ya.

Aliran air bisa saja hanya muncrat sementara, lalu mengecil seketika atau pada bukaan kedua. Namun ada juga air keran yang muncrat terus menerus, bahkan alirannya melebar sehingga kamu perlu mengecilkan debit air.


Lantas, kenapa air keran bisa muncrat ya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Angie’s List.

Penyebab Air Keran Muncrat

Inilah beberapa penyebab air keran muncrat saat dibuka serta bagaimana cara memperbaikinya.

1. Pipa Saluran Air Dimatikan

Air keran bisa muncrat karena saluran air yang sudah lama tidak digunakan. Biasanya hal ini terjadi setelah pemilik rumah baru pulang dari berlibur atau jarang berada di rumah.

Penghuni jarang menggunakan air, sehingga otomatis sudah lama tidak ada yang memberikan tekanan untuk air mengalir ke atas. Pada saat kembali digunakan, keran mengeluarkan suara pipa kosong, baru setelah itu air muncrat keluar.

Jika mengalami hal ini, tidak perlu lakukan perbaikan pada saluran air. Sebab, air bisa kembali mengalir dengan lancar seperti semula setelah sering digunakan.

2. Lubang Penyaring Keran Tersumbat

Biasanya ada penutup berlubang pada lubang keran air, untuk menghasilkan aliran air yang lancar dan bebas percikan. Aliran air muncrat bisa jadi pertanda penyaring keran itu tersumbat, sehingga air keluar dengan deras dan keras.

Jika benar tersumbat, coba lepas penyaring keran dan sikat bagian lubang dan dalamnya. Biasanya sumbatan itu terjadi karena ada lumut yang menumpuk.

3. Kerusakan pada Cartridge Keran

Jika cara buka keran dengan diangkat, jenis keran itu disebut cartridge. Katup keran cartridge yang rusak atau kotor bisa menghambat aliran air, alhasil menyebabkan keran air muncrat. Solusinya, katup keran cartridge rusak perlu diganti dengan yang baru.

4. Pipa Air Retak

Air keran muncrat juga bisa disebabkan pipa air yang retak. Kondisi ini membuat udara masuk ke dalam aliran air dan menimbulkan air muncrat.

Adapun tanda-tanda kebocoran air pada pipa rusak di antaranya terdapat noda air di dinding seperti rembesan. Selain itu, tercium bau lapuk, keran air terasa longgar, dan keran air muncrat setiap dibuka.

Untuk memperbaiki pipa air yang retak tergantung, perlu disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Jika retaknya parah, pipa air harus diganti dengan yang baru.

Kalau pipa air masih bisa ditambal, gunakan dengan lem fiber, dempul epoksi, serta selongsong karet dan jepitan. Minta bantuan ahli agar perbaikan pipa retak cepat teratasi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Septic Tank Bisa Meledak dan Bocor kalau Kepenuhan, Begini Ciri-cirinya


Jakarta

Septic tank memiliki daya tampung yang terbatas, ketika isinya sudah penuh, mau tidak mau perlu dilakukan penyedotan agar tidak terjadi kebocoran atau meledak. Septic tank yang meledak biasanya disebabkan oleh gas metana hasil dari pengolahan limbah yang tidak diolah dengan baik.

Banyak kejadian septic tank meledak karena pemiliknya tidak mengecek dan mengetahui jika limbah di dalamnya sudah terlalu penuh. Septic tank yang meledak, bukan hanya akan membahayakan orang dan properti yang berada di sekitarnya, melainkan limbah yang ada di dalamnya juga akan ikut berceceran keluar.

Penyedotan septic tank sebenarnya tidak perlu dilakukan setiap bulan, melainkan bisa setiap 2-3 tahun sekali. Namun, waktu penyedotannya bisa lebih cepat jika sudah ada tanda-tanda septic tank tersebut penuh.


Dilansir Forbes Homes, berikut beberapa tanda-tanda septic tank di rumah sudah penuh dan harus disedot.

Ciri-ciri Septic Tank Penuh

1. Banyak Lalat dan Hama

Seperti yang kita tahu, di dalam septic tank berisi kotoran limbah dari kloset. Apabila ada yang tidak beres, bau dari kotoran tersebut bisa menembus penutup di luar. Serangga dan hama seperti lalat dan kecoak yang menyukai tempat kotor bisa dengan cepat menangkap sinyal tersebut. Lalat biasanya bertelur di bahan organik basah, yang bisa ada di sekitar tangki yang sudah penuh. Hama lain juga bisa bertelur di genangan air yang disebabkan oleh tangki yang tersumbat.

2. Bau Tak Sedap

Bau yang tercium hingga keluar merupakan tanda paling jelas septic tank perlu disedot karena septic tank dibuat agar bau dari limbah tidak akan mengganggu area sekitar. Sebelum bau tersebut semakin bertambah parah bahkan hingga mengundang serangga berdatangan, segera sedot septic tank yang sudah penuh.

3. Genangan Air di Halaman

Isi tangki pembuangan tersebut bukan hanya kotoran padat, melainkan ada air. Apabila tangki tersebut penuh, air yang sifatnya fleksibel akan lebih mudah muncul di permukaan. Jika melihat ada genangan di sekitar septic tank dan saat itu tidak sedang hujan, temuan ini harus dicurigai. Genangan ini juga bisa disebabkan karena drainase yang kurang memadai di sekitar septic tank.

4. Rumput Tebal dan Rimbun

Ternyata cairan limbah yang bocor keluar bisa menjadi pupuk yang membantu penyuburan tanaman. Jangan heran jika tiba tiba rumput tumbuh subur dan cepat tinggi di sekitar septic tank. Namun, hal ini bukan pertanda baik ya. Ini bisa jadi tanda buat kamu cek septic tank dan menyedotnya.

5. Saluran Air Lambat

Septic tank yang penuh akan menghambat kotoran-kotoran baru yang akan masuk. Alhasil air di rumah mengalir dengan lambat. Sebagai contoh toilet jadi tidak bisa cepat kosong setelah penyiraman kotoran. Di samping itu, masalah seperti ini juga bisa disebabkan karena adanya penyumbatan pada pipa.

6. Suara Gemericik di Dalam Pipa

Suara gemericik sering terdengar pada pipa dan sumbernya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah karena adanya pipa yang tersumbat akibat dari septic tank yang penuh. Dalam kondisi ideal, limbah akan mengalir ke saluran pembuangan hampir tanpa suara. Namun ketika tangki tersumbat, udara bisa terperangkap di depan limbah yang mengalir melalui pipa.

7. Saluran Air Berbalik Lagi

Septic tank yang penuh dapat memblokir jalan air di dalam perpipaan. Risikonya adalah limbah yang harusnya masuk ke dalam septic tank, justru kembali ke atas dan menimbulkan bau tak sedap.

Karena tangki septic tidak bisa mengalirkan air, limbah yang dibuang dari lantai di atasnya mengikuti jalur yang hambatannya paling kecil, bisa berupa pancuran, wastafel, toilet, atau bahkan saluran pembuangan lantai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Penyebab Plafon Gampang Roboh, Salah Satunya karena Air


Jakarta

Plafon merupakan salah satu komponen penting di dalam rumah. Sebab, plafon berfungsi untuk melindungi para penghuni agar tidak kepanasan maupun kehujanan serta terhindar dari paparan debu.

Apabila tidak dirawat, plafon bisa mengalami kerusakan seiring waktu. Jika tidak segera diperbaiki maka plafon bisa roboh dan menimpa penghuni di dalamnya.

Plafon roboh tak hanya bikin kamu rugi dari segi finansial, tapi juga membahayakan penghuni rumah karena bisa saja tertimpa reruntuhan. Lantas, apa saja penyebab plafon gampang roboh? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Ini 5 Penyebab Plafon Roboh

Plafon roboh dapat terjadi bukan tanpa sebab. Dilansir situs Prance Building, Rabu (14/5/2025) berikut sejumlah penyebab plafon rumah gampang roboh:

1. Tergerus Air

Penyebab yang pertama karena plafon tergerus air secara terus menerus. Hal ini bisa disebabkan oleh dua hal, yakni karena atap yang bocor atau ada pipa yang bocor.

Jika atap mengalami kebocoran, air hujan dapat turun melalui celah-celah atap dan langsung mengenai plafon. Alhasil, plafon bisa lembap dan berjamur sehingga merusak struktur dan materialnya.

Hal yang sama juga terjadi ketika ada pipa bocor. Tetesan air yang terus keluar bisa menyebabkan plafon berjamur dan menghitam. Jika tidak segera ditangani, struktur plafon bisa rusak dan akhirnya roboh.

2. Material Plafon yang Buruk

Saat membangun plafon, sebaiknya pilih material yang berkualitas agar kokoh dan tahan lama. Pemilihan material plafon yang kurang bagus dapat memperpendek masa pakai plafon, sehingga harus sering diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

Adapun sejumlah jenis plafon yang sering dipakai di banyak rumah, mulai dari plafon PVC, lapisan plester, hingga lapisan kayu.

3. Serangan Hama

Penyebab selanjutnya karena serangan hama, seperti rayap, tikus, dan semut tukang kayu (carpenter ant) yang dapat memakan material sehingga merusak struktur plafon. Hama-hama tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada balok penyangga serta komponen plafon.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan jasa pembasmi hama profesional untuk mengusir hama-hama di plafon rumah. Nantinya, beberapa sudut rumah juga akan dilapisi cairan khusus agar hama tidak muncul lagi.

4. Plafon Sudah Usang

Plafon bisa saja roboh karena usianya sudah usang sehingga harus diganti dengan yang baru. Disarankan untuk mengecek plafon apakah kondisinya masih bagus atau muncul tanda-tanda kerusakan.

Setelah diganti dengan yang baru, kamu bisa perkuat langit-langi dengan bahan logam modern, seperti balok aluminium atau penyangga baja tahan karat agar lebih awet. Biasanya, plafon dapat bertahan hingga mencapai 30 tahun, tapi tergantung juga dari material plafon yang dipilih.

5. Beban Berlebih

Pemasangan perabotan rumah di langit-langit, seperti lampu gantung atau kipas angin juga dapat merusak struktur plafon, terutama jika bebannya terlalu berat. Selain itu, penggunaan struktur penyangga atap yang kurang tepat bisa mempercepat plafon roboh.

Jika memang ingin memasang furniture di langit-langit, sebaiknya pilih yang ringan agar tidak merusak struktur plafon. Apabila masih ragu, kamu bisa berkonsultasi dengan arsitek rumah.

Demikian lima penyebab plafon rumah gampang roboh. Semoga bermanfaat!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Cara Basmi dan Cegahnya



Jakarta

Sekali-kali penghuni rumah bisa menemukan kaki seribu di dalam rumah. Hewan melata ini tidak berbahaya tetapi sebagian orang mungkin geli dengan kehadirannya.

Dilansir dari Southern Living, kaki seribu biasanya hidup di bawah tanah serta tempat yang lembap dan gelap. Di sekitar rumah, mereka tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu.

Lalu, kenapa kaki seribu masuk rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

Kaki seribu tertarik pada tempat yang sejuk dan lembap. Saat lingkungan panas dan kering, kaki seribu bisa berpindah tempat untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik.

Jika cuaca di luar menjadi terlalu basah karena hujan lebat, mereka akan mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Mereka suka ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

Cara Basmi Kaki Seribu

Berikut hal yang bisa dilakukan jika menemukan kaki seribu di rumah.

1. Buang Kaki Seribu

Ketika menemukan kaki seribu di rumah, penghuni bisa dengan mudah mengangkat dan membuangnya, misalnya dengan penyedot debu. Kaki seribu biasanya meringkuk dan mati setelah beberapa hari di bagian dalam rumah yang kering.

2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

Sebarkan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah. Selain itu, ada bahan alami seperti minyak esensial dan cabai rawit yang dapat ditaburkan atau disemprotkan di sekitar area yang bermasalah.

Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

Supaya kaki seribu nggak masuk rumah, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

1. Hilangkan Kelembapan

Periksa fondasi dan ruangan, lalu singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan dan tempat persembunyian. Misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

2. Hilangkan Genangan Air

Periksa air yang tidak mengalir dengan baik yang menyebabkan genangan air di sekitar fondasi. Genangan air dapat menarik perhatian kaki seibu.

Hal ini juga berlaku untuk pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Perbaiki kebocoran dan pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

3. Tutup Celah di Rumah

Cari celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Tutup rapat celah-celah di rumah agar kaki seribu tidak masuk rumah. Selain itu, tutup semua retakan pada dinding fondasi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Tahu Ada Kebocoran Listrik di Rumah dan Penyebabnya


Jakarta

Kebocoran listrik harus diketahui sejak awal karena apabila terlambat bisa menimbulkan sengatan listrik dan membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Ada pun, kebocoran listrik adalah kondisi arus listrik yang mengalir di luar jalur. Listrik yang mengalir di luar jalur ini tidak bisa dicegah meskipun token listrik telah dalam kondisi mati.

Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya hingga bisa menyengat manusia dan tidak akan mati meskipun meteran listrik atau kWh meter sudah dalam kondisi mati.


SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kondisi listrik dapat lebih berbahaya apabila lokasi yang bocor berada di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.

“Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Jumat (1/11/2024) lalu.

“(Aliran dekat air) itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

Lantas, bagaimana cara mengetahui ada kebocoran listrik di rumah? Berikut penjelasannya.

Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

Kebocoran listrik di rumah bisa diketahui dengan mengecek meteran listrik atau token, terutama yang memakai meteran pra bayar. Selanjutnya lakukan hal ini:

1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

2. Matikan meteran listrik

3. Tekan angka ’44’ lalu enter

4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

“Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

Penyebab Kebocoran Listrik

Kebocoran listrik bisa disebabkan oleh beberapa hal, berikut di antaranya.

1. Kabel yang Dipakai Tak Sesuai

Kabel yang dipasang di rumah harus menyesuaikan dengan besaran listrik di rumah. Sebab, setiap besaran arus listrik memiliki jenis kabel berbeda. Apabila memakai kabel asal-asalan dan tak layak pakai, kebocoran listrik mudah terjadi

“Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

2.Kabel Listrik Sudah Tua

Usahakan memakai kabel baru dan yang memiliki kondisi yang baik. Banyak kejadian kebocoran listrik terjadi karena periode pemakaiannya sudah lama.

“Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

3. Pemakaian Stop Kontak Bersambung

Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mudah Basmi Kecoak di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


Jakarta

Kehadiran kecoak sangat dibenci manusia karena kotor dan bentuknya menggelikan. Serangga cokelat ini suka masuk ke rumah untuk mencari makan dan tempat berlindung.

Sayangnya, kecoak berkembang biak dengan cepat dan dapat menyebarkan penyakit ke penghuni rumah. Jika menemukan kecoak di rumah, kemungkinan ada kecoak lainnya tersembunyi.

Lantas, bagaimana cara membasmi kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


Cara Membasmi Kecoak di Rumah

Inilah beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membasmi kecoak, dikutip dari Insight Pest Management.

1. Soda Kue

Soda kue adalah bahan yang berbahaya bagi kecoak. Campurkan soda kue dengan gula, lalu taruh di area yang rawan kecoak sebagai perangkap.

Ketika soda kue tertelan, perut kecoak akan dipenuhi gas yang tidak dapat dikeluarkan. Hal ini bisa membuat perut kecoak pecah.

2. Sabun Cuci Piring

Jika menemukan kecoak dan ingin cepat membasminya, larutan air dan sabun cuci piring bisa jadi bahan yang efektif. Semprotkan larutan itu pada kecoak. Larutan tersebut akan menyumbat pori-pori pernafasan kecoak dan membuat mereka kesulitan bernapas, sehingga mati lemas.

3. Minyak Pepermin

Minyak peppermint sangat efektif untuk mengusir kecoak. Campurkan 15 tetes minyak pepermin dengan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Cara ini akan menghalau kecoak masuk rumah.

4. Lemon

Kecoak tidak menyukai aroma lemon dan buat sitrus lainnya. Sebarkan jus lemon atau kulit lemon di sekitar rumah sebagai pengusir kecoak alami, sehingga mereka ogah enggan masuk.

5. Tanah Diatom

Tanah diatom merupakan insektisida alami yang terbuat dari alga yang telah dihaluskan dan menjadi fosil. Bahan ini berupa bubuk yang tajam, sehingga bisa mengeringkan rangka luar kecoa. Jika terkena tanah diatom, kecoak akan mengalami dehidrasi.

Cukup taburkan tanah diatom food grade di area yang sering didatangi kecoa. Metode ini aman digunakan di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

Cara Bikin Rumah Bebas Kecoak

Selain dibasmi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar rumah bebas kecoak. Berikut ini caranya.

  • Periksa dan tutup celah, bukaan, dan retakan di sekitar rumah.
  • Atasi kelembapan di rumah, seperti memperbaiki kebocoran pipa atau wastafel.
  • Pastikan rumah bersih dari tumpahan makanan, piring kotor, serta rajin kosongkan tempat sampah.

Itulah cara membasmi dan mencegah kecoak di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

6 Pekerjaan Rumah yang Harus Dikerjakan Tukang, Bahaya Jika Diurus Sendiri


Jakarta

Ketika ada barang rusak dan perlu segera diperbaiki, terkadang kita berinisiatif untuk menyelesaikan masalah itu sendirian. Apabila tidak paham, kita mencari cara memperbaikinya melalui internet.

Beberapa percobaan mungkin berhasil, tetapi tidak semua barang di rumah bisa diselesaikan seorang diri. Sebab, ilmu dari panduan atau internet saja tidak cukup. Apabila diselesaikan sendiri tanpa bantuan tukang atau ahli, khawatirnya berisiko pada keselamatan diri sendiri.

Dilansir The Spruce, berikut 7 perbaikan di rumah yang sebaiknya dilakukan oleh para profesional untuk memastikan keamanan dan hasil yang optimal.


1. Proyek Perpipaan Besar

Perpipaan di rumah pemasangannya tidak semudah kelihatannya. Apalagi letaknya tidak di permukaan. Apabila terdapat masalah pada perpipaan atau butuh memasang pipa yang baru, sebaiknya panggil tukang ledeng berlisensi. Mereka jauh lebih berpengalaman sehingga bisa bekerja lebih cepat dan tepat.

2. Penebangan Pohon

Beberapa orang mengira menebang pohon adalah urusan kecil. Mereka bisa mengatakan hal tersebut untuk ukuran pohon yang kecil. Namun, bagaimana jika ukurannya besar, sebesar pohon beringin misalnya. Salah potong justru dapat membahayakan nyawa dan merusak bangunan di sekitarnya. Demi memastikan keamanan, sebaiknya panggil tenaga profesional yang memang berpengalaman dalam hal tanaman dan pertanaman.

3. Renovasi Struktur Rumah

Struktur rumah yang rusak tentu perlu perbaikan, tetapi hal tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan arsitek. Hal ini untuk mengukur bagian mana yang harus diperbaiki dan bagaimana cara menggantinya agar minim debu, biaya, dan agar tetap aman. Struktur bangunan ini mencakup fasad, fondasi, tiang, atau bagian lainnya yang menopang rumah tersebut tetap berdiri.

4. Pekerjaan Listrik

Berurusan dengan perangkat kelistrikan harus dengan perlengkapan yang lengkap dan aman. Banyak kejadian orang meninggal dunia karena tersetrum listrik. Oleh karena itu, pemasangan kabel atau peningkatan panel perlu dilakukan oleh tukang listrik berlisensi. Keamanan dan kepatuhan dengan kode bangunan lokal harus diutamakan.

5. Pemasangan Jendela

Biasanya pemasangan jendela dilakukan setelah fasad atau dinding selesai. Pemasangannya dilakukan oleh tukang atau ahlinya karena mereka mengetahui bagaimana bingkai tersebut dapat masuk ke dalam lubang yang sudah tercetak di dinding. Kesalahan kecil bisa mengakibatkan masalah besar, seperti kebocoran udara atau air. Celah pada jendela dapat berpengaruh pada kondisi dinding dan kelembapan di dalam rumah.

6. Perbaikan atau Penggantian Atap

Sama seperti perubahan struktur, perbaikan dan penggantian atap sebaiknya dilakukan oleh ahlinya. Sebab, mereka lebih berpengalaman dan lebih peka untuk mencari sumber masalah. Lokasinya yang berada di atas tentu berbahaya bagi orang awam yang tiba-tiba kehilangan keseimbangan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jamur di Dinding Rumah Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya



Jakarta

Musim hujan bisa memicu timbulnya jamur pada dinding rumah. Kondisi yang lembap bisa mempercepat tumbuhnya jamur.

Apalagi jika terdapat kebocoran di dalam rumah, maka jamur dengan bisa tumbuh di sudut-sudut ruangan yang lembap.

Nah jamur di dinding sebenarnya bukan hanya mengganggu estetika rumah, tapi juga berbahaya buat kesehatan. Oleh karena itu, jika ada jamur di rumah maka secepatnya harus ditangani.


Cara Membersihkan Jamur dari Dinding Rumah

Dilansir dari The Spruce, berikut cara membersihkan jamur di dinding rumah.

1. Campuran Larutan Pembersih Jamur

Jamur tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, melainkan harus memakai campuran larutan pembersih diantaranya cairan klorin dan sabun cucian piring. Tuang dua larutan tersebut ke dalam air.

Klorin merupakan produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Pilihan lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di dinding tidak banyak.

Takarannya untuk membersihkan jamur pada area dinding yang tidak begitu luas, campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

Cairan pencuci piring membantu larutan melekat lebih lama pada dinding untuk membunuh spora jamur. Jangan lupa menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan.

2. Cuka Putih

Cuka putih memiliki kandungan asam yang bisa merusak struktur jamur. Kamu bisa menyemprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu lap dengan kain mikrofiber atau spons, dan biarkan area itu mengering.

Namun, jika ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu melakukan pembersihan tambahan dengan pembersih noda khusus dinding.

3. Buat Ventilasi di Ruangan

Saat membersihkan jamur pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu di rumah dalam keadaan terbuka. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding tersebut kamu bisa menyalakan kipas angin.

4. Larutan Pembersih

Larutan pembersih bisa digunakan dengan memakai botol semprot atau spons. Bersihkan jamur mulai dari bawah dan naik ke atas. Ini akan mencegah spora menyebar dan noda bercak di dinding rumahmu.

Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembab untuk mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dekat langit-langit gunakan tangga.

5. Tunggu Mengering dan Periksa Noda yang Tersisa

Dinding yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Setelah itu kamu baru bisa melihat hasilnya apakah bersih dari jamur atau ada noda yang tersisa seperti noda gelap. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah dengan larutan pembersih pemutih yang segar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Dinding Lembap Tapi Nggak Hujan, Ini Penyebabnya


Jakarta

Masalah yang kerap ditemui di rumah dan mungkin jarang disadari oleh penghuninya adalah kondisi dinding yang lembap. Hal ini bisa semakin parah ketika memasuki musim hujan. Lantas, bagaimana tanda kondisi dinding yang lembap?

Tanda-tanda dinding yang lembap cukup beragam tergantung pada penyebabnya. Meskipun begitu, kondisi dinding yang lembap sama-sama dapat menimbulkan ancaman yang sama yakni merusak kualitas dan tampilan dinding rumah. Selain itu, bisa membahayakan kesehatan karena jamur hitam atau black mold dapat membuat gangguan pernapasan.

Dilansir laman Ultra Techcement, berikut beberapa penyebab kelembaban pada dinding dan cara mengatasinya dengan tepat.


1. Rembesan Air

Penyebab paling banyak yang membuat dinding lembab adalah air. Asalnya bukan hanya dari air hujan, melainkan kebocoran atap, kebocoran pipa air, dinding di tempat lembab seperti kamar mandi, wastafel atau bak cucian piring.

Cara mengatasi dinding yang lembab adalah dengan mengatasi sumber masalah. Apabila ada kebocoran, perbaiki dan tutup celahnya, apabila berada di kamar mandi bisa menggunakan cat khusus dan usahakan kamar mandi bisa cepat kering setelah digunakan.

2. Hasil Kondensasi

Kelembaban dari hasil kondensasi terjadi akibat udara yang mengembun di dinding. Ketika udara hangat dan lembab bersentuhan dengan permukaan yang dingin, seperti dinding, udara tidak bisa menahan kelembaban, yang mengakibatkan tetesan air muncul dan menyebabkan lembap berlebih. Hal ini juga bisa disebabkan karena ventilasi udara yang buruk di rumah.

Cara untuk mencegah hal ini terjadi adalah dengan menyediakan alat dehumidifier yang memang berguna untuk menyerap kelembapan di rumah. Lalu, jangan lupa selalu buka jendela dan ventilasi yang lain saat hari cerah dengan begitu sirkulasi udara di dalam rumah dapat lancar.

Rembesan air yang berlebih dapat merusak tembok dan menyebabkan banyak masalah, seperti kebocoran, cat terkelupas, retak, bahkan jamur dan lumut. Pengecatan ulang tidak akan mengatasi kelembapan pada dinding. Pemilik rumah harus mengatasi sumber masalah, baru memperbaiki tampilan dinding agar masalah yang sama tidak terulang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

4 Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi dan Cara Atasinya


Jakarta

Cacing merupakan salah satu hewan melata yang bisa muncul di berbagai tempat, salah satunya di dalam kamar mandi. Sebagian orang merasa geli dan takut dengan kehadiran cacing karena khawatir bisa masuk ke dalam tubuh.

Ada sejumlah penyebab mengapa cacing bisa muncul di kamar mandi, salah satunya karena kondisi kamar mandi yang lembap dan basah. Kondisi itu jadi tempat yang cocok bagi hewan melata tersebut untuk berkembang biak.

Namun jangan khawatir, ada beberapa cara ampuh untuk mengatasi cacing di kamar mandi. Bagaimana caranya? Simak tipsnya dalam artikel ini.


Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan cacing bisa muncul di kamar mandi rumah. Dikutip dari DIY Home Comfort, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyebabnya:

1. Pipa Air Bocor

Faktor yang pertama karena terjadi kebocoran pipa air. Hal itu menyebabkan kamar mandi sangat lembap sehingga jadi tempat ideal bagi cacing untuk tumbuh. Sayangnya, kebocoran pipa air sering tidak terlihat seperti di balik dinding atau di bawah atap.

2. Drainase Buruk

Kondisi drainase di rumah yang buruk juga bisa menyebabkan cacing muncul di kamar mandi. Hewan ini bisa masuk lewat saluran pembuangan yang mampet atau kotor.

3. Kamar Mandi Kotor

Selain karena drainase yang buruk, kondisi kamar mandi yang kotor juga menjadi tempat yang disenangi cacing. Bahkan, kotoran hingga jamur bisa tumbuh di kamar mandi sehingga membahayakan kesehatan penghuni.

4. Suhu Lembap di Kamar Mandi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kondisi lembap pada kamar mandi juga bisa menyebabkan cacing bermunculan. Ventilasi udara yang buruk membuat toilet jadi lembap secara terus-menerus, sehingga jadi tempat yang cocok bagi cacing berkembang biak.

Cara Ampuh Mengatasi Cacing di Kamar Mandi

Jika menemukan cacing di kamar mandi, jangan panik dan khawatir. Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi hewan tersebut. Simak beberapa tipsnya di bawah ini:

1. Cairan Pemutih

Cara yang pertama adalah menggunakan cairan pemutih. Zat kimia tersebut dapat membunuh telur dan juga cacing-cacing yang bersembunyi di kamar mandi. Untuk cara pakainya, kamu bisa menuangkan cairan pemutih ke saluran air atau sela-sela di kamar mandi yang jadi tempat bersembunyi cacing.

2. Baking Soda dan Cuka Putih

Kombinasi baking soda dan cuka putih dinilai ampuh untuk membasmi cacing di kamar mandi. Untuk cara pakainya, campurkan baking soda dan cuka putih dengan perbandingan 50:50, lalu tuang air secukupnya dan aduk hingga merata.

Jika sudah tercampur rata, siram cairan tersebut ke area yang terdapat cacing dan saluran pembuangan air di kamar mandi.

3. Garam dan Air Sabun Mandi

Cara berikutnya adalah dengan menggunakan garam dan sabun mandi. Campurkan 500 gr garam dengan 5 liter air sabun mandi, setelah itu kocok hingga merata.

Kemudian siram air tersebut pada dinding, lantai, dan saluran pembuangan air di kamar mandi. Jangan lupa untuk menyikat kamar mandi dan siram kembali dengan air bersih.

Itulah empat penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi dan cara ampuh untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com