Tag Archives: kebocoran

Kenapa AC Tidak Dingin? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya


Jakarta

Menyalakan AC saat cuaca sedang panas dapat membantu mendinginkan ruangan. Namun terkadang AC tidak mampu menyemburkan udara dingin meski sudah dinyalakan dalam waktu yang lama.

Kondisi ini tentu bikin jengkel karena ruangan tetap terasa panas dan gerah. Di sisi lain, listrik akan menjadi boros karena AC terus dinyalakan selama berjam-jam agar ruangan menjadi dingin.

Sebelum memanggil teknisi ke rumah, sebenarnya kamu dapat mengecek sendiri penyebab AC menjadi tidak dingin. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya dalam artikel ini.


Penyebab AC Tidak Dingin

Ada sejumlah faktor yang membuat AC menjadi tidak dingin. Dilansir situs TCL dan Carrier, berikut sejumlah penyebabnya:

1. Filter Udara Kotor

Sebagai informasi, filter udara berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu saat masuk ke dalam AC. Dengan begitu, udara yang disemburkan dari AC ke ruangan dalam kondisi bersih dan sehat.

Meski begitu, seiring penggunaan filter AC bisa kotor karena tidak dibersihkan. Ketika sudah kotor, aliran udara yang keluar akan terhambat sehingga mengurangi kapasitas pendinginan AC.

Solusinya adalah dengan membersihkan filter udara AC secara rutin. Jika memang sudah sangat kotor maka sebaiknya diganti dengan yang baru.

2. Kurang Cairan Pendingin

Cairan pendingin bersirkulasi melalui evaporator, lalu mendinginkan udara yang mengalir di atasnya dan mengeluarkan udara sejuk ke seluruh ruangan. Ketika level cairan pendingin tidak mencukupi maka AC tidak mampu mendinginkan udara secara optimal. Untuk mengatasi masalah ini bisa menggunakan jasa cuci AC untuk mengisi ulang cairan pendingin.

3. Ada Serpihan di Kondensor

Apabila AC masih tidak mengeluarkan udara dingin, cobalah cek bagian kondensor. Sebagai informasi, kondensor adalah bagian dari sistem yang mendorong udara melalui ventilasi.

Kondensor memiliki kipas dan kumparan yang terletak di bagian luar. Jika terdapat kotoran di dalam atau di sekitar kondensor maka bisa menghalangi aliran udara dingin masuk ke dalam rumah.

Masalah ini dapat diatasi dengan cara dibersihkan menggunakan sikat berbulu lembut atau menyemprotkan air. Namun jika kotoran yang menempel sudah sangat banyak, sebaiknya panggil teknisi AC untuk membersihkannya.

4. Kompresor Rusak

Kompresor bisa disebut sebagai ‘jantung’ AC karena berfungsi untuk mendinginkan udara di ruangan. Sebab, kompresor merupakan motor yang memampatkan cairan pendingin, lalu disebar melalui kumparan evaporator dan kondensor.

Jika AC tidak dingin maka bisa disebabkan kompresor rusak. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti masalah kelistrikan, ada sumbatan, atau masa usia pakai.

5. Freon AC Bocor

AC yang tidak mampu mengeluarkan udara dingin bisa disebabkan karena freon AC bocor. Jika freon AC di rumah kamu sudah mengalami kebocoran parah, maka AC sama sekali tidak mengeluarkan udara dingin. Jika AC dipaksa terus menyala dikhawatirkan dapat merusak komponen lainnya hingga menyebabkan AC mati total.

6. Remote AC Rusak

Mungkin penyebab AC di rumah tidak dingin karena remote AC sudah rusak. Hal tersebut membuat remote gagal mengirimkan sinyal perubahan suhu ke unit AC. Solusinya adalah cukup dengan membeli remote yang baru dan cobalah untuk mengatur suhu AC.

Demikian enam penyebab AC tidak dingin dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Keran Air Longgar Tanpa Alat Khusus



Jakarta

Keran air yang terus menetes meski sudah ditutup rapat bisa bikin risih, boros air, bahkan berisiko meningkatkan tagihan bulanan. Masalah ini umum terjadi di banyak rumah, namun kabar baiknya: bisa diatasi sendiri tanpa perlu alat-alat khusus.

Dilansir dari berbagai sumber, salah satu penyebab utama keran menetes adalah bagian dalamnya yang mulai aus, terutama washer alias segel karet kecil di dalam gagang keran. Selain itu, komponen seperti ring-O, seal, atau katup bisa saja longgar akibat karat, retakan, atau penumpukan mineral dari air yang mengalir setiap hari.

Masalah makin parah jika air digunakan dalam tekanan tinggi. Debit besar dapat menekan bagian dalam keran dan menyebabkan kebocoran seiring waktu.


Berikut ini langkah-langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki keran air longgar di rumah, tanpa perlu memanggil tukang:

1. Matikan Saluran Air

Pastikan aliran air utama ditutup agar tidak menyembur saat keran dibuka. Ini juga mencegah air terbuang sia-sia ke saluran pembuangan.

2. Lepas Gagang Keran

Gunakan obeng atau tangan kosong (jika memungkinkan) untuk membuka gagang keran. Simpan sekrup di tempat yang aman agar mudah dipasang kembali nanti.

3. Periksa Bagian Dalam Keran

Buka katup atau cartridge dengan memutar berlawanan arah jarum jam. Perhatikan kondisi washer dan ring-O di dalamnya. Jika sudah aus, keras, atau pecah, segera ganti dengan yang baru.

4. Gunakan Selotip Pipa

Untuk keran dengan ulir, kamu bisa melilitkan selotip khusus pipa di bagian sambungan agar lebih rapat dan mencegah kebocoran.

5. Rakit Ulang dan Tes

Setelah penggantian selesai, pasang kembali seluruh komponen keran seperti semula. Kencangkan secukupnya, lalu buka saluran air dan tes. Jika keran sudah tidak menetes, berarti kamu berhasil mengatasi masalahnya.

Dengan perawatan sederhana ini, kamu tak hanya menghemat air, tapi juga menghindari kerusakan lebih parah yang bisa mengganggu aktivitas di rumah. Jadi, sebelum buru-buru panggil tukang, tak ada salahnya mencoba sendiri dulu, kan?

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Menghindari Kerusakan Plafon karena Bocor



Jakarta

Hal yang paling dikhawatirkan saat musim hujan adalah rumah bocor. Rumah bocor bisa disebabkan karena genteng pecah atau plafon yang rusak.

Tak semua orang mengecek apa penyebab kebocoran rumah, apakah karena plafon atau genteng. Mereka baru sadar atap dan plafon bocor ketika hujan sudah turun.

Pada akhirya, si pemilik rumah harus merogoh kocek dalam untuk memperbaiki plafon yang rusak demi bocor tak terulang. Oleh karena itu, ada baiknya mencegah hal itu terjadi. Bagaimana caranya? Simak informasi ini selengkapnya


Tips Memperbaiki Atap atau Plafon

Untuk memperbaiki atap atau plafon yang bocor, diperlukan langkah yang tepat agar pekerjaan menjadi efektif. Dilansir dari Detik Properti, berikut adalah tips untuk memperbaiki plafon yang rusak:

1. Identifikasi Kebocoran

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memperbaiki plafon yang rusak adalah mengidentifikasi masalah kebocoran. Cari tahu penyebab kebocoran untuk mengetahui lokasi yang harus diperbaiki. Selain karena air hujan, kebocoran plafon juga bisa diakibatkan oleh pipa atau AC yang mengalami kebocoran, sehingga air merembes ke dinding dan plafon.

2. Segera Perbaiki Kebocoran

Apabila masalahnya sudah diidentifikasi, segeralah memperbaiki kebocoran tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, kebocoran akan terus membesar dan berisiko merusak rumah secara keseluruhan.

Tips Mencegah Plafon Bocor

Jika atap rumah sudah rusak, biaya perbaikannya bisa sangat besar. Untuk menghindari pengeluaran besar, diperlukan tindakan pencegahan agar plafon tidak mudah bocor. Dilansir dari Detik Properti, berikut ini adalah tips untuk mencegah plafon rumah agar tidak bocor:

1. Bersihkan Talang Air

Salah satu cara untuk menghindari plafon bocor adalah dengan membersihkan talang air. Air hujan yang tergenang di atap akan membuat atap menjadi mudah bocor. Oleh karena itu, diperlukan talang air yang berfungsi mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah penampungan.

Pastikan talang air tidak tersumbat oleh daun, ranting, atau kotoran lainnya agar air dapat mengalir dengan lancar dan mencegah plafon bocor.

2. Ganti Atap yang Rusak

Jika Anda menemukan atap yang sudah mulai rusak, segera ganti dengan yang baru agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.

3. Lapisi Area yang Rawan

Area yang rawan bocor, seperti atap dan dinding, harus segera dilapisi dengan bahan kedap air. Gunakan semen anti-air dan cat waterproof pada dinding rumah untuk perlindungan ekstra.

4. Pangkas Ranting Pohon yang Mengganggu

Pohon besar dengan ranting yang menyentuh atap rumah dapat berbahaya. Saat hujan lebat atau badai, ranting besar berisiko patah atau tumbang, yang dapat merusak atap rumah. Untuk mencegah hal ini, pangkaslah ranting-ranting pohon yang lebat dan besar secara berkala.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Awas! Ini Jalur Kalajengking Masuk Rumah Tanpa Disadari


Jakarta

Pernah lihat kalajengking di rumah? Hewan yang satu ini bisa berbahaya bagi manusia apabila disengat karena pada bagian ujung ekornya berbisa.

Adanya kalajengking di rumah bukan tanpa alasan. Hewan ini biasanya masuk ke rumah untuk mencari makanan atau bersembunyi. Pada siang hari, kalajengking mencari perlindungan atau tempat istirahat di dalam retakan atau celah pada pagar, dinding, atau pekarangan rumah.

Lalu, bagaimana cara kalajengking masuk rumah? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Jalur Masuk Kalajengking

Ventilasi AC

Kalau di rumah pakai AC, hati-hati karena kalajengking bisa masuk lewat ventilasi AC. Dilansir dari Angi, kalajengking sering menemukan celah di antara saluran dan penutup ventilasi. Dari sana, mereka bisa masuk ke bagian dalam rumah.

Bawah Jendela atau Pintu

Dilansir dari Responsible Pest & Scorpion Control, kalajengking juga bisa masuk ke dalam rumah dari celah jendela dan pintu. Sebaiknya, pasang karet atau penghalang di bawah pintu agar kalajengking tidak bisa masuk.

Celah Bangunan

Kalajengking juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau retakan kecil di bagian luar rumah maupun dinding garasi. Kalajengking bisa masuk melalui celah sekecil 0,5 cm dan kerap ditemukan di dasar dinding garasi yang belum dirapikan serta sekitar pipa dan kabel yang tidak disegel yang masuk ke dalam rumah.

Terbawa Penghuni Rumah

Kalajengking bisa saja masuk ke dalam karena tidak sengaja terbawa oleh penghuni rumah. Misalnya, penghuni membawa kotak, benda, atau tanaman dari tempat yang ada kalajengking ke dalam rumah.

Cara Mencegah Kalajengking Masuk Rumah

Berikut ini langkah mencegah kalajengking masuk ke dalam rumah dikutip dari insectek.

Pangkas Pohon dan Semak-semak

Kalajengking suka bersembunyi di semak-semak dan pohon. Jika tumbuhan ini menempel atau dekat bangunan rumah, kalajengking bisa merayap ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan tidak ada semak-semak atau pohon terlalu dekat rumah.

Buang Tumpukan Kayu dan Puing Pekarangan

Kalajengking bisa bersembunyi pada tumpukan barang seperti kayu atau puing.Semakin lama suatu tempat tidak tersentuh, semakin besar potensi adanya kalajengking yang bersembunyi di sana. Jadi sebaiknya bersihkan pekarangan dari tumpukan barang.

Tutup Celah Jendela dan Pintu

Kalajengking bisa masuk ke dalam rumah lewat bukaan maupun celah. Penghuni bisa mencegahnya masuk rumah dengan menutup retakan atau celah pintu, jendela, fondasi, dan dinding.

Perbaiki Kebocoran dan Bersihkan Genangan Air

Penghuni rumah bisa perbaiki kebocoran dan bersihkan genangan air di rumah untuk mencegah kalajengking masuk. Sebab, kalajengking biasanya mencari air.

Rumah yang mengalami kebocoran dan ada genangan air jadi kondisi yang ideal buat menarik kalajengking. Selain itu, serangga lain yang jadi mangsa kalajengking juga tertarik dengan sumber air.

Itulah jalur masuk dan cara mencegah kalajengking masuk rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Mengusir Semut dari Dapur biar Nggak Balik Lagi



Jakarta

Dapur sering jadi ‘surga’ bagi semut. Serangga kecil ini bisa dengan cepat menyerbu makanan dan minuman, bahkan hanya karena remah-remah yang tertinggal. Selain mengganggu, semut juga berpotensi membawa bakteri dan merusak bagian rumah.

Dilansir dari The Spruce, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar semut tak lagi mondar-mandir di dapur.

1. Bersihkan Dapur secara Menyeluruh

Semut tertarik pada makanan manis dan berminyak. Pastikan dapur selalu bersih dari remah-remah, tumpahan, atau sisa makanan. Meski jumlahnya sedikit, kotoran di sudut atau bawah lemari tetap bisa memancing semut masuk.


2. Simpan Makanan dengan Benar

Gunakan wadah tertutup rapat untuk menyimpan makanan, termasuk makanan hewan peliharaan. Meski disimpan di lemari, tanpa wadah yang tepat semut tetap bisa menjangkaunya.

3. Singkirkan Sumber Kelembapan

Selain makanan, semut juga menyukai air. Periksa keran dan pipa untuk memastikan tidak ada kebocoran. Jaga area dapur tetap kering dan segera lap tumpahan air di meja maupun lantai.

4. Gunakan Pengusir Semut Alami

Beberapa bahan dapur bisa membantu mengusir semut, seperti minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, cuka, atau soda kue. Semut biasanya tidak menyukai aroma-aroma tersebut.

5. Tutup Titik Masuk Semut

Ikuti arah pergerakan semut untuk menemukan celah atau lubang yang mereka gunakan. Tutup celah tersebut dengan dempul atau bahan penutup lain agar mereka tidak bisa masuk lagi.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, dapur akan tetap bersih dan bebas semut. Jadi, kamu bisa masak dan makan dengan nyaman tanpa diganggu pasukan semut yang datang tanpa diundang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Capek Atap Bocor Terus Setiap Hujan? Ini Solusinya


Jakarta

Akhir-akhir ini beberapa wilayah di Indonesia terus diguyur hujan deras dari siang ke malam. Hujan memang berkat bagi beberapa orang, tetapi bagi sebagian orang yang atap rumahnya bocor justru membuat mereka was-was.

Kebocoran atap tidak boleh dianggap sepele karena apabila sudah parah bukan hanya plafon yang jebol, melainkan besi penyangga atap juga dapat cepat rapuh. Hal ini berbahaya bagi keselamatan penghuni rumah.

Jangan tunggu sampai ambruk, berikut hal yang harus dilakukan jika sudah menemukan atap rumah bocor, dilansir Angi.


1. Cek Lokasi yang Bocor

Atap yang bocor biasanya terlihat jelas lokasinya dari lokasi tetesan air, noda jamur yang kehitaman, dan kerusakan pada plafon dan cat dinding. Cara memperbaikinya bukan dengan menambal bagian plafon, melainkan harus dari atap karena bocor akan tetap terjadi selama celah utama air masuk ke dalam rumah belum diatasi.

2. Ganti Atap yang Rusak

Jika tidak memiliki pengalaman memperbaiki atap apalagi berdiri lama di atap yang tinggi, sebaiknya bagian perbaikan atap yang rusak dilakukan oleh tenaga profesional dan berpengalaman. Sebelum itu, bisa mencari tahu dahulu biaya dan upah tukang yang dibutuhkan sehingga perbaikan bisa cepat dilakukan.

3. Bersihkan Talang Air

Talang air adalah jalur tempat air terbuang dari atap ke bawah. Talang air harus bersih dan tidak ada penghalang agar tidak ada genangan dan air tidak lari ke celah lain. Talang air ini bisa tersumbat karena sampah daun, sampah yang sulit terurai, atau kotoran. Oleh karena itu, diperlukan pengecekan dan pembersihan secara berkala pada talang air di rumah.

4. Lapisi Area yang Rawan Bocor

Setelah masalah utama sudah diatasi, jangan lupa lapisi atap dengan cat khusus antibocor. Cat ini juga bisa dilapisi pada dinding. Nama lain dari cat antibocor adalah cat waterproof.

5. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

Keberadaan pohon di dekat rumah bisa berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang. Selain itu, pohon yang terlalu dekat dengan talang air juga dikhawatirkan menyumbat karena banyak daun kering yang berjatuhan.

Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Kamar Mandi Sering Mengeluarkan Bau Tak Sedap? Ini Sebabnya


Jakarta

Kamar mandi jadi salah satu ruangan di dalam rumah yang sering mengeluarkan bau tak sedap. Sebab, kamar mandi digunakan untuk membersihkan diri dari kotoran sekaligus buang air.

Hal yang wajar apabila kamar mandi mengeluarkan bau setelah digunakan oleh seseorang. Namun, kalau kamar mandi terus mengeluarkan bau tak sedap meski tidak ada yang menggunakannya, maka kamu patut curiga.

Kamar mandi yang mengeluarkan aroma tak sedap bisa menandakan ada sejumlah masalah. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Penyebab Kamar Mandi Beraroma Tak Sedap

Dilansir situs Mr Rooter, berikut sejumlah penyebab kamar mandi mengeluarkan bau yang tak sedap:

1. Saluran Air Tersumbat

Salah satu penyebab kamar mandi mengeluarkan bau tak sedap karena saluran air tersumbat. Hal ini dapat terjadi karena kotoran dan rambut yang menyumbat saluran air sehingga tidak bisa mengalir dengan lancar.

Air yang tersumbat bisa menjadi tempat berkembang biak bagi kuman dan bakteri. Selain mengeluarkan bau tak sedap, kondisi ini juga bisa memicu berbagai penyakit.

2. Saluran Pembuangan Tercemar

Muncul bau tak sedap di kamar mandi bisa disebabkan karena saluran pembuangan di sekitar area kamar mandi yang tercemar. Gas limbah yang menumpuk bisa terdorong kembali ke dalam rumah, sehingga menyebabkan aroma busuk di kamar mandi.

Kondisi ini umumnya terjadi setelah hujan deras karena saluran pembuangan penuh, sehingga air dari dalam rumah tak bisa mengalir keluar. Untuk mengatasinya, kamu bisa memasang katup backflow (backflow valve) pada saluran pembuangan agar kotoran tidak kembali masuk ke dalam kamar mandi.

3. Septic Tank Penuh

Septic tank wajib disedot secara berkala agar tidak mencemari air tanah. Selain itu, septic tank yang sudah penuh bisa menyebabkan bau tidak sedap di kamar mandi.

4. Kebocoran Gas di Saluran Pembuangan Toilet yang Rusak

Penyebab berikutnya karena segel lilin di sekitar toilet sudah rusak. Maka dari itu, penting untuk mengecek segel secara rutin dan segera perbaiki juga ditemukan ada kerusakan.

5. P-Trap Kering atau Rusak

P-Trap merupakan bagian penting dalam sistem saluran air agar mencegah gas limbah masuk ke rumah, khususnya di kamar mandi. P-Trap merupakan belokan berbentuk ‘U’ pada pipa saluran pembuangan kamar mandi dan pipa lainnya di rumah.

Jika P-Trap kering atau rusak maka gas limbah bisa bocor ke dalam kamar mandi. Cara atasi masalah ini cukup sederhana, yakni dengan menyalakan air keran selama beberapa menit. Jika masih mengeluarkan bau, kamu bisa memanggil jasa ledeng.

6. Ada Bakteri yang Tumbuh

Jika tidak ada kerusakan pada saluran air, maka bau tak sedap di kamar mandi mungkin disebabkan adanya bakteri. Lingkungan yang lembap dan gelap di dalam saluran pembuangan merupakan tempat yang pas bagi bakteri untuk tumbuh.

7. Kamar Mandi Jarang Dibersihkan

Kamar mandi yang jarang dibersihkan tentu cepat kotor dan mengeluarkan bau tak sedap. Selain bikin tidak nyaman saat digunakan, kamar mandi yang kotor juga bisa mengganggu kesehatan penghuni rumah.

Itulah tujuh penyebab kamar mandi mengeluarkan bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Tips Menjaga Kitchen Set Tetap Awet dan Jauh dari Sasaran Rayap hingga Jamur


Jakarta

Kitchen set merupakan lemari atau ruang penyimpanan yang biasa dipasang di dapur. Fungsinya sebagai ruang penyimpanan peralatan memasak dan makan.

Model penyimpanan seperti ini sangat digandrungi terutama pada dapur-dapur modern. Sebab, ukurannya yang besar, bisa menyesuaikan dengan ukuran dapur yang kecil hingga besar, dan tampilannya yang elegan serta terlihat lebih rapi.

Namun, kitchen set juga memiliki kekurangan, terutama yang menggunakan material dari kayu, yakni mudah berjamur dan keropos. Pemilik rumah bisa melihat tanda-tanda jamur tersebut dengan jelas dari noda kehitaman atau warna lain yang muncul pada sudut-sudut kitchen set. Dalam jangka waktu lama, jamur tersebut bisa membuat serat kayu rusak dan membuatnya keropos. Belum lagi jika kitchen set jadi sasaran serbuan rayap, kerusakannya bisa semakin parah.

Cara Mencegah Kitchen Set Berjamur dan Keropos

Menurut manajer FurnitureMu Sidiq cara merawat kitchen set tidak sulit. Berikut cara menjaga kitchen set tetap awet dan jauh dari sasaran rayap serta tidak mudah berjamur.

1. Hindari Lingkungan yang Lembap

Bagi yang memakai kitchen set dari kayu, hal yang perlu kamu ketahui adalah musuh dari kayu. Material alami ini mudah sekali rentan sekali ditumbuhi jamur apabila sering terpapar udara lembap.

Dapur adalah ruangan yang lembap di rumah setelah kamar mandi. Kelembapan tersebut tidak hanya berasal dari air, melainkan dari uap api ketika memasak. Uap tersebut bisa menjadi air dan menempel pada kitchen set.

Selain itu, kayu juga material favorit rayap. Apabila tidak dilapisi cat anti rayap, kitchen mudah sekali keropos. Penyebab kitchen set lembap juga bisa disebabkan oleh dinding dapur yang bocor, rembesan air, atap yang bocor, hingga pipa yang bocor

“Memastikan bahwa lingkungan tempat yang ada aman dari rembesan air dan kelembapan. Bisa juga dengan ditambahkan cairan anti jamur pada kabinet kayu,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

Kitchen set memiliki beragam warna, bentuk, dan material yang digunakan. Terdapat beberapa bahan kitchen set yang dijamin aman dari jamur, yakni HPL, Multiplek, Decosheet, Medium Density Fiberboard (MDF), Poly Vinyl Chloride (PVC), dan Blockboard.

2. Tambahkan Ventilasi di Dapur

Sidiq menyarankan di dalam dapur harus ditambahkan ventilasi untuk mengeluarkan panas dan udara lembap. Ventilasi akan membantu udara segar masuk ke rumah dan mendorong udara panas keluar.

“Menjaga sirkulasi ruangan ataupun mengecek dinding jika terjadi kebocoran atau rembesan air dari luar. Kalau mau lebih aman gunakan kitchen set yang berbahan dasar waterproof seperti aluminium maupun PVC board,” ungkapnya.

3. Hindari Meletakkan Muatan Berlebihan di Kitchen Set Atas

Kitchen set ada yang letaknya di atas kompor dan ada yang berada di bawah. Pada setiap ruang pasti ada maksimal bobot yang bisa ditampung di dalamnya. Setiap pembeli harus bertanya kepada produsen. Jangan sampai muatannya melebihi kapasitas. Risikonya kitchen set bisa ambruk dan menimpa pemilik rumah yang sedang memasak.

“Rak di atas bisa diisi sesuai dengan kebutuhan misalnya seperti wadah-wadah yang berbahan dasar plastik yang lebih ringan, sementara untuk peralatan yang berbahan dasar logam biasanya sudah disediakan wadah di kabinet bawah. Piring juga boleh diletakkan di rak gantung atas wastafel, namun sebagian piring yang lain juga biasanya tersedia rak di kabinet bawah,” pungkasnya.

itulah 3 cara untuk merawat kitchen set di dapur, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Masalah yang Biasa Muncul di Rumah Akibat Hujan



Jakarta

Rumah dirancang untuk melindungi penghuni dari panas matahari dan terpaan hujan. Meski didesain kuat, terkadang masalah muncul di rumah akibat cuaca seperti di kala hujan.

Mungkin masalah yang timbul sepele, tapi lama-lama bisa menjadi parah kalau dibiarkan. Oleh karena itu, sebaiknya penghuni lebih memperhatikan kondisi rumah saat hujan.

Apa saja masalah yang biasa terjadi karena hujan? Simak penjelasannya berikut ini dikutip dari Civil Engineering Web.


Masalah yang Sering Muncul Akibat Hujan

Inilah beberapa masalah rumah yang kerap muncul di kala hujan.

1. Atap Bocor

Salah satu masalah yang umum terjadi ketika hujan adalah kebocoran atap yang berawal dari perawatan yang kurang memadai. Hal ini terjadi karena ada celah atau retakan pada atap.

Sistem drainase yang tersumbat, pecah, atau rusak juga bisa mengakibatkan kebocoran atap. Akibatnya, air masuk ke dalam rumah dan menimbulkan noda pada langit-langit atau dinding.

2. Dinding Rembes

Air hujan bisa rembes dari luar dinding rumah kalau perawatan kurang baik. Misalnya plesteran dan pengecatan tidak memadai sehingga terjadi pengelupasan ketika hujan. Lalu, air juga dapat masuk lewat retakan kecil pada dinding.

3. Genteng Lepas

Jika hujan deras disertai angin kencang, genteng bisa bergeser. Kondisi tersebut akibat sambungan yang longgar atau genteng tertiup angin. Pastikan untuk memeriksa kondisi dan sambungan genteng butuh perbaikan atau tidak.

4. Saluran Drainase Tersumbat

Saluran drainase dapat tersumbat pada talang air, terutama ketika musim hujan. Masalah ini disebabkan oleh atap dan pipa drainase yang tidak dibersihkan.

5. Lumut Tumbuh

Lumut dapat tumbuh di sekitar rumah kalau sering hujan. Penting untuk segera membersihkan dan mencegah pertumbuhan lumut agar permukaan rumah tidak licin. Gunakan larutan pembersih khusus dan sikat untuk membersihkan lumut di rumah.

Itulah beberapa hal yang perlu penghuni rumah waspadai ketika hujan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Pilihan Kanopi Rumah Anti Bising saat Hujan Beserta Plus Minusnya


Jakarta

Saat memilih kanopi halaman, bukan hanya ketahanan yang harus ditanyakan, melainkan apakah bahan tersebut berisik atau tidak saat hujan. Aspek ini terkadang sering terlewat untuk ditanyakan oleh calon pembeli karena tidak ada gambaran sebelumnya.

Kanopi yang mengeluarkan suara yang besar saat hujan turun sebenarnya bisa memberi sinyal bahwa sedang turun hujan. Namun, jika suara tersebut terlalu keras, justru dapat mengganggu karena berisik.

Produk kanopi yang bisa meredam suara tidak harus mahal seperti memakai beton dan genteng, material yang lebih ringan, tidak berisik, dan lebih murah sudah banyak dijual saat ini. Berikut rangkumannya.


Jenis Kanopi yang Tidak Bising Saat Hujan

1. Kanopi Alderon

Jenis kanopi pertama adalah produk dari Alderon. Jenis kanopi ini terbuat dari UPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Bentuknya bergelombang, naik, turun, dan datar. Kemudian, pada bagian ketebalannya terdapat rongga. Untuk memasang kanopi Alderon kerangkanya memakai baja ringan.

Kelebihan dari kanopi Alderon mengutip dari situs resminya adalah dapat meredam suara, tidak membuat rumah panas, tahan efek kimia, warnanya tahan lama, dan dan banyak pilihan warna. Ada pun, kekurangan kanopi Alderon adalah harganya yang relatif mahal dan warna serta modelnya yang tidak terlalu beragam daripada jenis kanopi lain.

Jenis Alderon yang lumayan banyak tersebar di pasaran adalah jenis Alderon 830 yang memiliki ukuran 830 mm. Estimasi harganya jika melihat dari e-commerce adalah sekitar Rp 168-172 ribu. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dengan jenis dan ketebalannya.

Terdapat beberapa kanopi Alderon yang tidak dijual per meter, melainkan langsung 7 meter atau 42 meter. Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

2. Kanopi Polycarbonate

Kanopi polycarbonate terbuat dari polimer atau plastik. Bentuknya memiliki gelombang kecil dengan ukuran yang sama dari ujung ke ujung. Namun, gelombang ini tidak sebesar yang dimiliki kanopi Alderon. Kebanyakan kanopi polycarbonate yang dipakai bentuknya transparan tetapi tidak bening. Warna transparan ini bukan hanya pada warna yang cerah, melainkan warna yang gelap juga.

Kelebihan kanopi polycarbonate adalah daya tahannya yang kuat, harganya murah, bobotnya yang ringan, dan bisa meredam suara. Kanopi jenis ini juga bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan kanopi kaca tetapi mengalami keterbatasan biaya. Kekurangan kanopi polycarbonate adalah warnanya mudah pudar, apabila pemasangan tidak sesuai bisa menyebabkan kebocoran, dan apabila kotor bagian luarnya akan sulit dibersihkan.

Produk kanopi ini dijual dalam 2 macam produk, yakni yang berbentuk roll atau gulungan dan meteran atau lembaran.

Kisaran harga kanopi polycarbonate menurut beberapa e-commerce cukup beragam. Untuk kanopi yang dijual per gulung dengan ketebalan 4 mm, sekitar Rp 895 ribu (panjang sekitar 5 meter) hingga Rp 2,2 juta (panjang sekitar 11,5 meter). Sementara untuk kanopi yang dijual per lembaran dengan ketebalan 4 mm dan luas 5 meter persegi sekitar Rp 260-950 ribu. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari ukuran, ketebalan, hingga warna yang dipilih.

Biasanya semakin tebal dan besar ukurannya harganya semakin mahal. Kemudian warna kanopi putih atau transparan lebih mahal dari warna lainnya. Selain itu, estimasi harga tersebut belum termasuk dengan besi penyangga, baut, dan biaya pemasangannya.

3. Solarflat

Rekomendasi ketiga adalah kanopi solarflat. Jenis satu ini terbuat dari plastik dan disebut cocok untuk daerah yang beriklim tropis. Penggunaan solarflat sudah cukup luas tidak terbatas pada area perumahan, melainkan sudah banyak dipakai sebagai atap infrastruktur, seperti JPO Gelora Bung Karno.

Semakin tebal ukuran solarflat, kekuatan meredamkan suara semakin bagus. Selain itu, ketebalannya juga berpengaruh pada risiko kebocoran atap. Ketebalan dari solarflat sendiri cukup beragam, terdiri dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, dan 6 mm. Kemudian untuk jenis solarflat dibagi menjadi 2 yakni plain dan embose. Solarflat embose biasanya bisa membuat bagian depan lebih sejuk daripada yang plain.

Perbedaan kanopi solarflat dengan 2 kanopi sebelumnya adalah bentuknya yang datar dan tidak bergelombang. Selain itu, kanopi jenis ini kebanyakan transparan yang benar-benar jernih sehingga cahaya matahari tetap dapat menerangi area carport atau halaman.

Kelebihan kanopi solarflat adalah tahan lama, tidak mudah pecah, kokoh, tidak mudah terbakar, pemasangannya mudah, hingga kedap suara. Lalu, kekurangannya adalah mudah bocor jika salah pemasangan da variasi warna yang sedikit.

Produk berjenis solarflat dijual dalam bentuk gulungan dan lembaran. Berdasarkan daftar harga di e-commerce, solarflat gulungan yang plain sepanjang 20 meter dijual Rp 12,2 juta. Sementara itu, untuk lembaran yang dijual per meter harganya mulai dari Rp 500 ribuan.

Itulah 3 jenis kanopi yang tidak berisik saat hujan beserta kelebihan, kekurangan, dan kisaran harganya. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com