Tag: kekacauan

  • Cara Merapikan Rumah Tanpa Takut Menyesal Buang Barang



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa “takut nyesel” kalau ingin membuang atau merapikan barang-barang di rumah? Hal ini karena barang-barang itu sudah terlalu banyak dan menumpuk, tetapi jika dibuang juga takut ada rasa menyesal karena tidak memilikinya lagi.

    Ternyata, proses membuang-buang barang yang tidak terpakai juga butuh keputusan emosional ya. Apalagi jika barang tersebut bersifat pribadi, seperti foto, kenangan, barang pemberian, dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara mengatasi hal ini ya?

    Dikutip dari Martha Stewart, sebaiknya ini yang perlu dilakukan.


    Luangkan Waktu

    Pakar pengorganisasian Charlotte Berlin menjelaskan bahwa meluangkan waktu adalah kunci mencegah penyesalan. Luangkan waktu misalnya pada akhir pekan untuk merapikan barang-barang.

    Simpan di Kotak

    Barang-barang yang punya kedekatan emosional memang tidak dapat diganti tetapi bisa disimpan rapi dalam kotak. Namun, tidak semua bisa disimpan. Kartu ucapan, undangan pernikahan, bahkan strip photobooth yang mungkin terlihat kurang bagus bisa dibuang.

    Jujur pada Diri Sendiri

    Tanyakan pada diri sendiri seberapa mudah barang digantikan untuk menghindari penyesalan. Misalnya barang itu hanya berupa kaus hitam biasa atau buku yang bisa dibeli lagi, maka tidak masalah jika dibuang.

    Donasikan

    Fokus pada donasi daripada menumpuk barang-barang yang tidak juga digunakan.

    Pertimbangkan Penggunaan

    Jika memiliki barang yang dipakai seperti pakaian atau sepatu, coba seolah-olah bertanya pada barang tersebut. Apakah kamu menyukainya? Apakah pernah dipakai? Atau apakah disimpan hanya untuk jaga-jaga?

    Ingat Tujuan

    Jika masih merasa takut menyesal atau sedih membuang barang-barang. Ingatlah, bahwa membersihkan kekacauan fisik membantu seseorang menyingkirkan kekacauan mental.

    Aturan Dua Bulan

    Coba buat aturan dua bulan, jika dalam waktu dua bulan kamu tidak gunakan barang tersebut, maka pertimbangkan untuk membuangnya.

    Itulah beberapa tips untuk merapikan barang-barang tanpa rasa menyesal. Semoga membantu!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


    Jakarta

    Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

    Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

    Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


    Cat dengan Hasil Akhir Glossy

    Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

    Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

    Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

    Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

    “Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

    Kabinet Terbuka

    Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

    Gorden Berlapis-lapis

    Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

    Terlalu Banyak Dekorasi

    Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

    “Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Merapikan Kamar Tidur yang Efisien dan Cepat


    Jakarta

    Setiap hari tampilan kamar tidur pasti terlihat berantakan setelah digunakan. Kamar tidur terlihat rapih hanya pada saat kamu tidak memakai kamar tersebut. Sementara, kamu ingin kamar tetap terlihat rapih meskipun sering digunakan.

    Biasanya yang menyebabkan tampilan kamar berantakan karena banyak barang. Mulai dari tumpukan pakaian, barang yang belum dikembalikan ke tempatnya, hingga sampah yang lupa dibuang ke luar. Agar tampilan kamar kembali rapih dan enak dilihat, coba beberapa cara mengatur kamar tidur terlihat lebih rapih.

    Seberapa Sering Harus Merapikan Kamar Tidur?

    Melansir dari Real Simple Carrie Yama, seorang expert organizer dan pendiri Clutter Keeper, mengatakan bahwa kamar tidur tetap harus dirapikan setiap hari agar rapih dan tidak berantakan.


    “Menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk mengambil barang-barang yang berantakan dan mengembalikannya ke tempat semula bisa mencegah kekacauan menumpuk,” kata Yama, dikutip Senin (22/7/2024).

    Kegiatan merapikan kamar tidur juga bisa membuat tubuh bergerak dan menurut penelitian bisa mengurangi stres. Meskipun sulit untuk memulainya, tetapi jika sudah sering dilakukan, kamu akan terbiasa.

    Cara Merapikan Kamar Tidur

    Ada pun cara untuk merapikan kamar tidur yang efisien dan cepat sebagai berikut.

    1. Mengurangi Barang yang Tidak Terpakai

    Saat kamu hanya memiliki sedikit barang di kamar tidur, akan lebih mudah mencari barang yang dibutuhkan. Selain itu di tempat penyimpanan juga banyak ruang kosong, kamu hanya perlu meletakkannya tanpa perlu merapikan susunannya. Semakin sedikit barang di kamar, semakin sedikit pula yang harus dibersihkan dan diatur. Jadi, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyortir dan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

    Cara mudah melakukan sortir barang adalah menyortirnya menjadi tiga kategori, yaitu simpan, buang, dan sumbangkan. Dengan membagikan barang ke tiga kategori tersebut, kamu bisa menentukan mana barang yang sekiranya masih ingin dipakai, mana yang ingin dibuang, dan mana yang bisa disumbangkan.

    2. Buang Sampah di Luar Kamar

    Sampah adalah bisa jadi masalah di kamar terutama sampah bekas makanan karena dapat mengundang semut atau lalat. Sebaiknya apabila ada sampah makanan sebaiknya langsung buang ke luar. Namun jika sampah hanya berupa kertas bersih, tidak masalah membuangnya di tempat sampah di dalam kamar. Selain sampah kemasan, kamu juga harus sering membersihkan debu di kamar. Debu ini juga termasuk sampah apalagi jika penghuninya mengalami rambut rontok. Kamu bisa menggunakan sapu lidi, sapu, dan vakum cleaner untuk membersihkan debu halus.

    3. Simpan Barang Sesuai Jenis

    Di kamar tidur wajib memiliki laci penyimpanan atau tempat penyimpanan. Dengan begitu kamu mudah untuk menyimpan dan mengambil barang di laci. Jika ingin lebih rapih lagi, kamu bisa menambahkan sekat antar laci. Pembatas laci ini bisa kamu buat sendiri dari karton atau dibeli di toko-toko.

    4. Gunakan Toples atau Kotak untuk Menyimpan Barang di Atas Meja

    Jika kamu memiliki barang-barang yang pasti digunakan setiap hari dan ukurannya kecil, coba gunakan kotak yang bisa dibawa ke mana saja. Kontainer atau kotak bisa menyimpan barang-barang sehingga kamar bisa jadi lebih rapi.

    5. Pakai Ruang di Bawah Tempat Tidur

    Kolong tempat tidur kerap menyisakan ruang yang cukup untuk dimanfaatkan. Namun ini tergantung pada jenis tempat tidur yang dipakai. Jika kamar mandi di rumah mudah untuk didekorasi dan diubah menjadi tempat penyimpanan baru, kamu bisa meletakkannya di sana.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini 7 Tips Jaga Kebersihan Rumah buat Orang Sibuk


    Jakarta

    Rumah yang bersih dan rapi tentu sangat diidamkan karena bisa bikin penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya. Akan tetapi, sering kali kita terlalu sibuk dengan berbagai aktivitas, sehingga kebersihan rumah terabaikan.

    Padahal, kondisi rumah yang bersih dan rapi itu baik untuk kesehatan tubuh maupun mental kita. Oleh karena itu, kita harus tetap meluangkan waktu untuk membersihkan rumah walau sebentar saja.

    Lalu, bagaimana cara menjaga kebersihan dan kerapian rumah kalau terlalu sibuk? Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari The Savvy Sparrow, Senin (9/9/2024).


    Tips Jaga Kebersihan Rumah buat Orang Sibuk

    Perlu diingat bahwa menunda-nunda pekerjaan rumah hanya akan menciptakan lebih banyak tumpukan pekerjaan dan kekacauan nantinya. Agar rumah tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya, sebaiknya lakukan pekerjaan rumah sesegera mungkin.

    Terlebih jika hanya pekerjaan sederhana, seperti mencuci satu piring yang baru saja digunakan atau melipat selimut saat bangun tidur. Hal ini akan meringankan beban bersih-bersih nantinya.

    2. Sortir Barang yang Tidak Diinginkan

    Memiliki barang lebih sedikit bisa membantu dalam mengurangi berantakan di rumah. Oleh karena itu, kamu bisa mulai menyortir barang-barang di rumah, lalu menyingkirkan barang yang tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan.

    Dengan mempunyai lebih sedikit barang, maka proses beres-beres semakin cepat. Selain itu, juga menjadi lebih mudah karena sedikit barang yang menghalangi kamu saat mengelap rak ataupun menyapu dan mengepel lantai.

    3. Siapkan Tempat Penyimpanan Sementara

    Untuk mencegah baju ataupun barang berserakan karena asal meletakkan barang, coba siapkan tempat penyimpanan sementara. Tempat ini bisa berupa gantungan baju di dinding ataupun keranjang.

    Baju yang baru dikenakan yang tentunya tidak bersih tapi juga tidak terlalu kotor bisa digantung saja. Sementara itu, untuk barang yang baru dipakai tetapi tidak sempat dirapikan, seperti kabel atau tas bisa disimpan dalam keranjang dulu.

    4. Pakai Furnitur yang Dilengkapi Tempat Penyimpanan

    Penting bagi sebuah rumah memiliki tempat penyimpanan barang yang cukup. Pastikan agar setiap barang kamu memiliki ‘rumah’ atau tempat penyimpanan khusus.

    Kamu bisa memilih furnitur yang dilengkapi dengan tempat penyimpanan seperti laci di bawah kasur dan meja ataupun kursi ottoman.

    5. Luangkan Waktu 10 Menit Setiap Hari

    Coba curi-curi waktu untuk membersihkan atau merapikan rumah di sela-sela kesibukan. Luangkan waktu 10 menit saja setiap harinya untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang ringan seperti melipat baju, mengelap jendela, atau merapikan meja.

    Hal ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik untuk membereskan rumah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dibanding menghabiskan waktu scrolling di media sosial ketika senggang.

    6. Tentukan Satu Hari untuk Bersih-bersih Rumah

    Pilih satu hari dalam seminggu khusus untuk membereskan rumah secara mendalam dan tanpa gangguan. Kamu bisa melakukannya di akhir pekan karena biasanya ada lebih banyak waktu luang pada hari itu.

    Buatlah komitmen untuk membersihkan sebagian besar rumah serta melakukan pekerjaan rumah yang berat pada hari itu, sehingga kamu tidak perlu memikirkan hal tersebut di hari-hari lain.

    7. Ajak Anggota Keluarga Ikut Bereskan Rumah

    Menjaga kebersihan rumah merupakan tanggung jawab semua penghuninya. Jadi, jangan sungkan untuk mengajak anggota keluarga mengurus rumah bersama dengan membagi tugas.

    Dengan kerja sama tim, tentunya membereskan rumah menjadi lebih mudah dan cepat serta tidak menjadi beban satu orang saja.

    Itulah cara mudah menjaga rumah tetap bersih dan rapi di tengah kesibukan. Selamat mencoba!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Tidur Berantakan? Mungkin Karena Kamu Masih Lakukan 5 Kesalahan Ini



    Jakarta

    Kamar tidur seharusnya menjadi tempat perlindungan dan tempat istirahat ternyaman kamu. Menyimpan barang yang asal, akan membuat kamar kamu berantakan dan tidur kamu akan terganggu.

    Menata kamar tidur bukanlah hal yang mudah, apalagi kamu tidak memiliki waktu yang banyak untuk melakukan hal itu. Dengan menaruh barang pada tempat yang seharusnya, membuat kamar tidur kamu terhindar dari kekacauan.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa hal yang seharusnya tidak kamu simpan di kamar tidur.


    Peralatan Kantor atau Peralatan Bekerja

    Ada beberapa barang yang seharusnya tidak berada di kamar tidur, seperti printer, laptop, dan lain sebagainya. Desainer Amity Worrel memperingatkan untuk tidak meletakkan meja, kecuali meja tulis sederhana yang tidak mengingatkan pada pekerjaan.

    “Saat menciptakan ruang yang seharusnya menjadi tempat bersantai dan pelarian dari tuntutan pekerjaan, usaha, dan tugas. Penting untuk mempertimbangkan dengan cermat apa yang harus dipertahankan dan apa yang harus dihilangkan,” katanya, dikutip dari sumber yang sama.

    Terlalu Banyak Rak

    Rak terbuka yang berlebihan menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan. Simpan barang pada rak seminimal mungkin dan hanya sebagai hiasan kamar.

    “Saya tidak suka rak terbuka yang berlebihan di kamar tidur. Hal ini dapat menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan,” kata desainer Abbie Naber.

    Ponsel dan Televisi

    Menjaga kamar dari teknologi, membuat kamar tidur kamu bebas dari kekacauan dan membuat kamar menjadi tenang dan nyaman.

    Kamar tidur seharusnya menjadi zona bebas teknologi. Meskipun kamu harus menaruh ponsel, jangan menggunakan saat kamu ingin memulai untuk tidur. Hal itu akan membuat tidur kamu menjadi terganggu.

    Tambahkan buku, foto keluarga, atau barang-barang yang bisa membuat kamu nyaman dan terhindar dari stres berlebih.

    Pakaian Berantakan

    Hindari menumpuk baju di kamar tidur, hal ini akan membuat kamar tidur kamu terlihat berantakan dan menjadi tidak nyaman untuk tidur.

    Merapikan lemari pakaian menjadi kegiatan yang penting saat kamu membersihkan dan merapikan kamar tidur kamu.

    Peralatan Olahraga

    Jangan jadikan kamar tidur kamu menjadi tempat untuk kamu berolahraga. Kamar tidur harus tenang, tentram, dan menyegarkan diri kamu.

    Jangan taruh peralatan olahraga di kamar tidur, hal ini akan membuat kamu tidur kamu berantakan dan terlihat penuh.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Freezer Tapi Nggak Beku? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Freezer yang tidak membeku akan menyebabkan makanan menjadi cepat busuk, hal ini akan menimbulkan kekacauan dan memakan biaya yang besar. Jika kamu mengalami, segera pindahkan makanan sebelum membusuk.

    Banyak penyebab yang menjadi masalah freezer tidak membeku, seperti kipas evaporator yang tersumbat dan komponen yang rusak. Suhu optimal dari freezer adalah 0 derajat Fahrenheit.

    Melansir The Spruce, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa alasan mengapa freezer tidak beku dan solusinya.


    Pengaturan yang Salah

    Salah satu alasan paling umum mengapa freezer kesulitan membekukan adalah karena suhu freezer atau pengaturan lainnya yang tidak diatur dengan benar.

    Sesuaikan pengaturan freezer dengan mengikuti petunjuk produsen untuk pengaturan yang tepat. Banyak freezer memiliki pengaturan suhu yang direkomendasikan, tetapi kamu juga bisa membuat pengaturan yang lebih dingin untuk kebutuhan penyimpanan makanan.

    Kumparan Kondensor Rusak

    Kumparan kondensor freezer biasanya terletak di bagian belakang dekat bagian bawah, meskipun posisi pastinya dapat bervariasi dari satu model ke model lainnya. Karena lokasinya yang eksternal, kumparan kondensor rentan menjadi kotor dan tersumbat.

    Jika hal itu terjadi, freezer kamu akan kesulitan mendinginkan dengan benar, sehingga menyebabkan makanan tidak beku. Biasakan memeriksa kumparan kondensor freezer secara teratur dan membersihkan debu sebelum terlalu menumpuk.

    Segel Pintu Rusak

    Sekalipun freezer kamu berfungsi dengan baik, segel pintu yang rusak akan dengan cepat menimbulkan masalah yang dapat menghentikan freezer kamu dari membekukan makanan.

    Jika segel pintu freezer kamu rusak, kamu perlu mengganti dan memasang yang baru. Namun, bisa juga segel hanya perlu dibersihkan.

    Thermistor Rusak

    Thermistor pada freezer merupakan salah satu komponen terpenting untuk siklus pendinginan. Thermistor memantau suhu freezer dan memberi tahu kompresor kapan harus menyala dan mati untuk mendinginkannya.

    Jika thermistor rusak, freezer tidak akan dingin dengan baik. Untungnya thermistor freezer biasanya murah dan relatif mudah diganti.

    Kipas Evaporator Rusak

    Kipas evaporator freezer mengedarkan udara dingin ke seluruh freezer. Jika kipas evaporator mati, freezer tidak akan mendingin dengan baik.

    Kipas evaporator adalah salah satu komponen yang paling mudah diganti pada sebagian besar model freezer.

    Freezer Kelebihan Muatan

    Menaruh terlalu banyak makanan atau makanan yang terlalu rapat dapat mengganggu kemampuan freezer untuk mengalirkan udara dingin yang diperlukan untuk menjaga makanan tetap beku.

    Hal ini dapat menyebabkan munculnya titik-titik hangat di dalam freezer. Keluarkan barang-barang hingga freezer hanya terisi 3/4 dari kapasitas freezer. Tata barang untuk meningkatkan aliran udara sehingga freezer dapat mendistribusikan udara dingin.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ide Menarik Optimalkan Penyimpanan untuk Kamar Tidur Kecil


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur kecil membuat kamu harus berhati-hati dalam hal penyimpanan barang di kamar kamu. Pastikan kamu memiliki tempat untuk setiap barang dan meletakkan setiap barang pada tempatnya untuk menciptakan suasana kamar tidur bebas dari kekacauan.

    Penting untuk merapikan tempat tidur penyimpanan pakaian kamu, jangan lupa untuk menyediakan tempat penyimpanan untuk barang-barang lainnya. Hal ini membuat kamar tidur kamu tidak terlihat berantakan dan kacau.

    Melansir The Spruce, Minggu (20/10/2024), berikut beberapa ide penyimpanan untuk kamar tidur kecil kamu agar tetap rapi dan mudah di akses.


    Pilih Meja Penyimpanan

    Saat memilih perabotan kamar tidur, sebaiknya carilah meja yang dilengkapi dengan tempat penyimpanan internal, seperti laci atau tempat kamu dapat menyimpan barang-barang.

    Meja samping tempat tidur kayu memiliki kompartemen penyimpanan tersembunyi di balik bagian depan anyaman yang dapat ditarik kebawah, sehingga bagian atasnya untuk beberapa barang lainnya.

    Penyimpanan Buku

    Menambahkan rak berbentuk L yang berfungsi sebagai penyimpanan buku, tempat memajang karya seni, dan sandaran kepala.

    Rak tersebut menyatu dengan dinding putih sekaligus memberikan struktur, sementara isinya menambahkan warna pada kamar tidur yang terang, cerah, dan membuatnya menjadi kompak.

    Dinding Penyimpanan

    Jika kamu merenovasi kamar tidur kecil, pertimbangkan untuk mengalokasikan seluruh dinding untuk menjadi tempat penyimpanan yang dibuat khusus. Sehingga hal ini dapat memanfaatkan setiap centi ruang yang tersedia.

    Rak Terbuka

    Di kamar tidur, pastikan untuk menata rak dengan rapi dan tertata sedemikian rupa sehingga kamar tidur tidak terasa acak-acakan atau kacau yang dapat mengganggu tidur kamu.

    Menambahkan rak terbuka di ruang kamar tidur bisa digunakan untuk menyimpan dan memajang buku serta dekorasi yang kamu inginkan.

    Tata Ruang Penyimpanan Kamu

    Meskipun penyimpanan lemari lebih mementingkan keteraturan daripada estetika yang diberikan, jangan lupa untuk mencari peluang untuk meningkatkan suasana hati kamu dengan pencahayaan dan dekorasi.

    Gantung Barang Sehari-hari

    Di kamar tidur kecil, carilah kesempatan untuk memajang barang-barang yang sering digunakan dengan menggantungnya di dinding.

    Rak pasak kayu yang digantung di dinding menyediakan tempat untuk menyimpan perhiasan dan syal, sementara bangku dengan penyimpanan tersembunyi di bawahnya berfungsi ganda sebagai tempat duduk.

    Gunakan Kepala Tempat Tidur

    Kepala tempat tidur dengan ruang penyimpanan akan terintegrasi yang membantu kamu memaksimalkan setiap centi kamar tidur kamu. Sehingga hal ini akan membantu kamu dalam masalah penyimpanan yang terbatas.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diulang! 5 Kesalahan saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Dalam menata rak buku memerlukan usaha lebih dari sekedar menaruh hiasan dan buku di satu tempat. Setelah kamu menata buku dengan baik, hasilnya akan membuat barang-barang atau buku kamu terlihat rapi dan tertata.

    Namun, terkadang kamu tidak menyadari ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat menata rak buku di rumah. Melansir Better Homes & Gardens, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat menata rak buku kamu di rumah.

    Rak Hanya Digunakan untuk Buku

    Rak buku memang diutamakan untuk menaruh buku-buku yang kamu miliki agar tertata rapi di rumah. Namun, barang-barang dekoratif seperti foto dan koleksi pribadi menjadi kunci untuk menata rak buku.


    Memasukkan benda-benda lain di rak buku kamu tidak hanya memberi rak lebih banyak kepribadian tetapi juga menciptakan tampilan yang lebih lengkap. Seperti vas bunga kecil, lampu bertenaga baterai, dan karya seni berbingkai bisa kamu gunakan.

    Salah Memilih Ukuran

    Ukuran rak buku adalah hal penting dalam menata barang. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, namun barang yang ukurannya tidak pas membuatnya akan mencolok.

    Untuk memberi bobot lebih pada barang-barang yang lebih kecil, kelompokkan semuanya. Untuk barang-barang yang besar, beri banyak ruang agar tidak terasa terlalu sesak.

    Tidak Mempertimbangkan Bagian Belakang Rak Buku

    Wallpaper, papan kayu, atau cat yang akan menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu. Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan.

    Terangi rak-rak kamu dengan lampu perpustakaan, lampu kecil, dan bahkan lilin untuk memamerkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Menata Barang Terlalu Berdekatan

    Satu hal yang penting untuk diingat saat menata dengan rak terbuka adalah batas tipis antara penataan yang sempurna dan jauh dari kekacauan. Menciptakan ruang di seluruh rak memungkinkan tampilan kamu terasa lebih harmonis.

    Hal ini juga dapat memastikan setiap barang atau pengelompokan mendapatkan bagiannya sendiri. Saat rak kamu menjadi terlalu penuh, saat itulah kamu tidak akan dapat menghargai barang-barang istimewa yang ingin kamu pajang.

    Menata Rak Secara Berlebihan

    Membuat rak buku yang tampak ditata dengan sempurna memerlukan pengendalian. Mulailah dengan barang-barang yang kamu suka, tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini Sederet Potensi Bahaya di Setiap Bagian Rumah



    Jakarta

    Rumah merupakan tempat yang seharusnya membuat kita dapat merasa aman dan terlindungi. Namun, beberapa area di tempat tinggal kita bisa saja menjadi lebih berbahaya daripada yang kita duga.

    Kecelakaan bisa saja terjadi, bahkan di area yang menurut kita aman. Potensi bahaya di dalam rumah kita bisa mulai dari kamar mandi yang licin hingga dapur yang banyak benda tajam.

    Namun, dengan menyadari potensi bahaya, kemungkinan cedera dapat berkurang secara signifikan. Yuk, simak apa saja potensi bahaya di sekitar rumah seperti yang dikutip dari Dengarden, Selasa (5/11/2024).


    1. Kamar Tidur

    Kamar tidur yang nyaman buat beristirahat pun ternyata punya potensi bahaya, lho. Kamu tidak sepenuhnya aman dari segala sesuatu yang berbahaya.

    Misalkan jatuh dari tempat tidur, tersandung karpet, bahkan kepala terbentur meja nakas. Sebagian potensi bahaya bisa cukup parah hingga berpotensi membuat kamu dirawat di rumah sakit.

    Pakailah pegangan pada tempat tidur jika perlu, pasang karpet menggunakan bantalan yang anti selip, lalu atur meja nakas yang jauh dari area kasur kamu guna mengurangi resiko terbentur.

    2. Loteng

    Loteng biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Biasanya bagian ini berantakan dan kurang pencahayaan. Hal ini menciptakan lingkungan yang rawan terjadi kecelakaan karena tidak bisa melihat dengan jelas keadaan di dalam.

    Siapa tahu kamu menginjak benda tajam atau menabrak barang-barang di dalam. Selain itu, lantai loteng juga tidak terlalu kokoh, sehingga ada potensi lantai roboh.

    Jika mau membuat loteng lebih aman lagi, pasang pencahayaan serta lantai yang berkualitas. Lalu, gunakan wadah penyimpanan yang kuat dan kokoh guna menjaga barang-barang tetap teratur.

    Kamu juga harus memperhatikan batas berat dan jangan sampai kelebihan muatan pada ruangan tersebut, yang bisa menimbulkan kerusakan struktural dan meningkatkan resiko kecelakaan.

    3. Garasi

    Sering kali garasi berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan perkakas, alat olahraga, serta berbagai alat rumah tangga lainnya. Kekacauan barang ini bisa menimbulkan lingkungan yang berbahaya karena menyebabkan seseorang mudah tersandung serta menjatuhkan barang.

    Jika ingin mengurangi resiko ini, rapikan perkakas dan peralatan dengan menatanya pada tempatnya dan simpan barang-barang di rak atau lemari. Pastikan bahan-bahan berbahaya seperti bahan kimia dan cat disimpan di tempat yang tertutup dan aman serta jauh dari jangkauan anak-anak.

    Kamu juga perlu mempertimbangkan untuk memasang lampu yang memadai supaya aktivitas di garasi menjadi lebih aman.

    4. Dapur

    Dapur adalah ruangan yang rawan kecelakaan, terutama karena ada benda tajam, lantai yang cenderung licin, serta permukaan panas. Cedera akibat benda tajam seperti pisau sering terjadi, namun sering kali dapat dihindari dengan cara memakai teknik pemotongan yang tepat.

    Kemudian, bersihkan tumpahan minyak atau apapun cairan lainnya pada lantai. Hal ini guna mencegah permukaan licin, sehingga kamu tidak terpeleset dan jatuh.

    5. Kamar Mandi

    Kamar mandi juga bisa menjadi tempat yang berbahaya jika tidak dirawat dengan baik dan benar. Lantai yang basah adalah area yang rawan untuk kamu terpeleset, terutama bagi lansia dan anak kecil.

    Kamu perlu mempertimbangkan untuk memasang keset antiselip guna mencegah kecelakaan itu terjadi, baik di dalam maupun luar pancuran atau bak mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Benda Ini di Kolong Kasur!



    Jakarta

    Jika kamu menempati rumah kecil dan memiliki banyak barang, mulailah bersikap kreatif dengan memikirkan penyimpanan untuk barang-barang tersebut. Memakai ruang kosong pada kolong tempat tidur merupakan ide yang tepat, karena dapat menyembunyikan kekacauan visual dan menjauhkan barang dari lorong kamu.

    Namun, terdapat peringatan untuk menyimpan barang-barang tertentu pada kolong tempat tidur. Ada beberapa barang yang seharusnya kamu hindari untuk disimpan di sana dengan cara apapun demi menjaga area kamar tidur agar selalu bersih.

    Dokumen Penting

    Melansir Better Homes & Gardens, pada Kamis (7/11/2024), Dokumen penting seharusnya tertata dengan rapi serta mudah untuk diakses dan terlindungi, idealnya diletakkan di brankas yang tahan api.


    Meskipun kamu menyimpan dokumen dengan rapi pada dalam kotak, tapi jika berada di kolong tempat tidur tentu kamu akan susah meraihnya terlebih jika dalam keadaan darurat yang tentunya akan sangat merepotkan, bahkan berbahaya.

    Tak hanya itu, serangga, rayap, termasuk kutu buku tentu akan sangat menyukai hal ini dan yang pasti akan membuat dokumen menjadi rusak. Dalam hal ini, kamu bisa menyimpan produk yang berbahan kertas apa pun pada kolong kasur kamu, termasuk juga foto dan kotak kardus.

    Jika buku kamu terlalu menumpuk dan terlalu besar untuk diletakkan di meja samping kasur, maka kamu bisa meletakkannya di keranjang, tapi hindari dari bawah kasur jika kamu khawatir dengan serangga.

    Barang yang Jarang Dipakai

    Sebaliknya, menyimpan barang-barang yang jarang kamu butuhkan di bawah tempat tidur dapat memperkuat mentalitas jauh dari pandangan, jauh dari pikiran.

    Barang-barang tersebut bisa tertinggal di sana selama bertahun-tahun, mengumpulkan debu, dan menyebabkan energi yang stagnan. Dukung diri kamu dan ciptakan ruang yang lebih segar dengan rutin merapikan barang-barang tersebut.

    Barang yang Sering Dipakai

    Jika bicara tentang kenyamanan, kamu mungkin akan mengalami efek sebaliknya jika kamu memutuskan untuk menaruh barang-barang pada kolong tempat tidur. Membungkuk dan meraih barang yang sulit dijangkau setiap hari atau bahkan setiap minggu pasti akan terasa sangat membosankan.

    Apalagi jika kamu malas untuk menaruh serta meletakkannya kembali, ini akan berakibat pada kekacauan dan mempersulit kamu untuk menemukan barang apa yang akan kamu butuhkan.

    Terlalu Banyak Barang

    Menumpuk terlalu banyak barang di bawah tempat tidur dapat menghambat aliran udara dan menciptakan lingkungan yang kurang ideal untuk penyimpanan. Kamu perlu mengetahui bahwa hal ini juga bisa mengganggu kualitas tidur.

    Sirkulasi udara yang buruk di bawah tempat tidur dapat sedikit meningkatkan suhu kamar, yang mungkin cukup membuat kamu kesulitan untuk tidur nyenyak. Ruangan yang sesak juga menyulitkan pembersihan di bagian bawah tempat tidur, sehingga berpotensi menumpuk alergen yang berdampak pada pernapasan.

    Meskipun mungkin praktis untuk menyimpan barang di bawah tempat tidur, penting untuk memahami efek negatifnya juga.

    Keranjang Cucian

    Kurangnya ruang pada kamar tidur untuk keranjang cucian mungkin akan membuat kamu berpikir untuk memanfaatkan area pada kolong kasur untuk menaruh keranjang cucian. Kecuali kamu sudah putus asa, sebaiknya kamu pikirkan lagi untuk hal ini.

    Pakaian kotor menahan kelembapan dan menimbulkan bau tak sedap yang akan terus berada di dekat kamu dan akan tercium ketika kamu mencoba untuk tidur.

    Ini akan menjadi hal yang berat untuk menarik dan mengeluarkan keranjang cucian dari kolong tempat tidur secara berulang. Sebaiknya kamu menyiapkan ruang untuk keranjang cucian selain di area tempat tidur.

    Makanan

    Tren laci camilan di nakas yang viral di media sosial membuat menyimpan makanan di kamar tidur semakin umum. Beberapa orang bahkan mungkin mulai menggunakan ruang di bawah tempat tidur mereka untuk menyimpan stok makanan agar tidak perlu ke dapur.

    Memang menggoda untuk memiliki cemilan tengah malam yang mudah dijangkau saat bersantai di tempat tidur, tetapi hal itu tidak sebanding dengan risiko menarik hama ke kamar kamu.

    Hewan pengerat bisa menggerogoti kemasan yang belum dibuka, sementara serangga seperti semut dan kecoa tertarik pada gula dan pati.

    Meskipun makanan disimpan dalam wadah plastik berpenutup di bawah tempat tidur, hama bisa saja menemukan cara untuk mengaksesnya. Untuk mencegah risiko ini, sebaiknya tetap simpan makanan di dapur atau pantry.

    Elektronik

    Menyimpan perangkat elektronik di bawah tempat tidur dapat menimbulkan risiko kebakaran, terutama jika ada kabel yang terhubung ke stopkontak di area tersebut, yang mudah menjadi terlalu panas.

    Meski tidak sedang diisi daya, perangkat elektronik yang dibiarkan di bawah tempat tidur dalam waktu lama pasti akan berdebu, yang dapat merusak baterai dan sirkuit sehingga perangkat mahal kamu tidak lagi berfungsi.

    Kurangi risiko ini dengan mendaur ulang perangkat elektronik lama di pusat daur ulang limbah elektronik terdekat dan simpan perangkat yang masih digunakan di pusat media atau area kantor rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com