Tag: kekurangan pemasangan

  • Ayun vs Geser, Mana yang Lebih Efisien?



    Jakarta

    Tampak depan rumah sering kali dilengkapi dengan pagar untuk menjaga privasi dan keamanan penghuninya. Jenis-jenis pagar bisa dibedakan berdasarkan cara membukanya, seperti pagar ayun dan pagar geser.

    Pemilik rumah bisa memilih tipe pagar sesuai preferensi dan kebutuhan. Tentunya, kedua jenis pagar tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

    Apa saja kelebihan dan kekurangan pagar ayun dan pagar besi? Pemilik dapat menentukan tipe pagar yang paling cocok dari penjelasan berikut ini.


    Pagar Ayun

    Pagar ayun/Automated GatesPagar ayun/Automated Gates Foto: Pagar ayun/Automated Gates

    Dilansir dari Fleurs et Bouquets, pagar ayun dibuka selayaknya cara kerja pintu biasa. Terdapat sejenis ayun pada bagian sisi gerbang, sehingga gerbang dapat dibuka ke arah luar atau ke arah.

    Kelebihan

    • Cocok untuk rumah dengan lahan luas karena mekanisme pagar ayun diayun saat dibuka atau ditutup.
    • Biaya pemasangan lebih murah daripada pagar geser karena tidak butuh roda dan jalur rel.
    • Perawatan lebih mudah karena tidak ada roda dan jalur rel. Cukup memberi pelumas pada ayun agar tidak berkarat.

    Kekurangan

    • Bagian bawah pagar rawan rusak karena gesekan dengan permukaan lantai karena sering diayun.
    • Memakan banyak ruang ketika dibuka tutup, sehingga tidak cocok untuk rumah dengan lahan yang terbatas.

    Pagar Geser

    Pagar Rumah MinimalisPagar Geser Foto: Istimewa

    Dikutip dari Creative Door, pagar geser mempunyai roda di bagian bawahnya. Cara bukanya dengan meluncur pagar di sepanjang jalur rel.

    Kelebihan

    • Pemasangan pagar lebih mudah.
    • Bagian bawah gerbang lebih awet karena menggunakan rel dan roda khusus sehingga minim terjadi gesekan.
    • Mudah buka tutup pagar tanpa melewati bagian tanah yang menonjol tajam.
    • Tidak butuh banyak ruang untuk membuka ataupun menutup gerbang, sehingga cocok untuk rumah di dekat jalan raya.

    Kekurangan

    • Pemasangan lebih mahal karena pagar geser perlu pemasangan komponen tambahan dibandingkan gerbang ayun.
    • Terkadang muncul suara desis saat buka tutup gerbang karena melewati pijakan rel. Oleh karena itu, perlu rutin melumasi bagian bawah gerbang dan bagian roda dan rel gerbang.

    Itulah penjelasan seputar pagar ayun dan pagar geser. Bagaimana, sudah tahu mau pasang jenis pagar yang mana?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Ubin buat Lantai Rumah, Mana yang Paling Kuat?



    Jakarta

    Lantai adalah permukaan yang terekspos di dasar bangunan bangunan. Bagian ini biasanya dilapisi dengan ubin agar permukaan lebih kuat, estetik, dan bersih.

    Kontraktor sekaligus CEO Sobat Bangun Taufiq Hidayat mengatakan penghuni rumah tentu menginginkan lantainya rata dan keras. Nah, ada berbagai jenis material ubin buat melapisi lantai yang bisa dipilih sesuai dengan konsep arsitektur rumah.

    “Lantai rumah itu nanti akan terpengaruh sama tingkat kekuatan, tingkat kerataan, ke-level-an. Kan penginnya rata itu ya kalau pakai ubin, pakai keramik, pakai marmer itu maunya rata dan tingkat kekuatan keras,” ujar Taufiq kepada detikProperti, Senin (7/7/2025).


    Apa saja jenis-jenis ubin lantai untuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Ubin Lantai

    Inilah beberapa jenis ubin yang dapat digunakan buat lantai rumah.

    1. Kayu

    Salah satu jenis material untuk melapisi lantai adalah kayu. Ubin kayu dapat memiliki beragam motif alami dan bisa disesuaikan bentuknya.

    Kelebihan

    • Warnanya alami
    • Tekstur lembut
    • Mudah dibentuk
    • Meredam panas

    Kekurangan

    • Tidak tahan cuaca
    • Tidak tahan rayap

    2. Keramik

    Ubin keramik sering digunakan di rumah. Ubin ini terbuat dari tanah liat yang melewati proses pembakaran.

    Kelebihan

    • Keras
    • Kuat terhadap benturan
    • Relatif murah

    Kekurangan

    • Memantulkan panas
    • Bentuk sesuai pabrik tidak dapat diubah

    3. Marmer

    Ubin marmer terbuat dari bongkahan batu alam dengan motif serat alami. Ubin ini sering digunakan di rumah-rumah mewah.

    Kelebihan

    • Adem
    • Tampilan estetik
    • Menyerap kelembapan

    Kekurangan

    • Sangat mahal
    • Pengerjaan sulit

    4. Granit

    Ubin granit mirip seperti marmer yang terbuat dari batu dan disertai motif. Namun, ubin ini terbuat dari batu granit.

    Kelebihan

    Kekurangan

    • Pemasangan sangat presisi
    • Harganya mahal

    Itulah informasi seputar jenis ubin lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com