Tag Archives: kekurangan

Rumah 2 Lantai, Lokasi Kamar Utamanya Bagus Dimana Ya? Ini Jawabannya


Jakarta

Saat ini banyak rumah yang terdiri ditinggikan karena lahan terbatas. Biasanya hunian di perumahan bisa menaikkan rumahnya 2-3 lantai. Susunan kamar dan ruangan lain bisa berbeda-beda. Untuk kamar tidur misalnya ada yang berada di lantai pertama, ada pula yang berada di lantai dua. Namun, kamu perlu mempertimbangkan dengan cermat posisi kamar utama.

Kamar utama adalah kamar orangtua atau kamar paling lengkap dan besar. Kamar ini harus ditempatkan di tempat paling nyaman. Selain itu, apabila rumah tersebut hendak dijual lagi, lokasi kamar utama adalah pertimbangan utama calon pemilik rumah.

Jika ada 2 lantai di rumah, bagian mana yang lebih baik? Kamar di lantai bawah atau atas? Melansir dari newhomescc.com, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.


Kamar Utama di Lantai Bawah

Kelebihan

1. Kemudahan Akses

Keuntungan paling utama untuk kamar yang berada di lantai bawah adalah kemudahan aksesnya. Kamu tidak perlu naik ke tangga. Kamar tidur utama di lantai pertama mempermudah orang tua atau manula yang sulit naik dan turun tangga. Jika kamu berencana untuk menempati rumah tersebut dalam jangka waktu lama, lebih baik untuk menempatkan kamar utama di lantai bawah. Semakin bertambah umur, kita cenderung akan mudah lelah jika harus menaiki tangga, jadi kamar di lantai pertama akan lebih baik.

2. Nilai Properti Bisa Meningkat

Seperti yang sudah dikatakan di awal, kamar utama di lantai bawah bisa meningkatkan nilai jual rumah. Hal ini dikarenakan kamar di lanta bawah menarik bagi banyak pembeli, terutama mereka yang mementingkan kenyamanan di rumahnya.

3. Menghemat Energi

Dengan posisi kamar di dekat pintu utama, kamu tidak perlu waktu lama untuk sampai ke kamar apalagi naik dan turun tangga. Selain itu, jika dalam keadaan terburu-buru kamu bisa lebih hemat energi. Menempatkan kamar utama di lantai pertama bisa mengurangi kebutuhan akan pendingin udara terutama bagi kamu yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum mempunyai anak. Hal ini karena hanya satu lantai yang ditempati, sehingga bisa mengurangi tagihan listrik secara keseluruhan.

Kekurangan

1. Lebih Berisik

Penghuni kamar tidur utama di lantai bawah akan lebih mudah terganggu karena di lantai bawah biasanya terdapat ruang tamu dan ruang keluarga.

2. Luas Kamar Terbatas

Jika kamu membeli rumah siap dihuni, luas kamar utama di bawah tidak akan mengalami banyak perubahan karena bergantung pada denah lantai dan ukuran lahan rumah. Jika lahan rumahnya sempit, lokasi kamar utama di lantai satu bisa membuat area halaman luar atau carport lebih sempit.

Kamar Utama di Lantai Dua (Atas)

Kelebihan

1. Kenyamanan dan Privasi

Keuntungan utama untuk penghuni kamar utama di lantai dua atau lantai atas adalah privasi. Menempatkan kamar tidur utama di lantai dua bisa memberikan privasi yang lebih baik karena jauh dari kebisingan ruang tamu atau dapur di lantai pertama. Kamu bisa juga menempatkannya di ujung untuk suasana yang lebih hening dan nyaman.

2. Pemandangan yang Bagus

Lokasinya yang berada di tempat yang tinggi menawarkan pemandangan yang lebih bagus, terutama jika rumah kamu memiliki pemandangan yang menarik. Seperti taman, atau pemandangan alam yang bagus.

3. Fleksibilitas Ruang

Biasanya kamar utama di lantai 2 dibuat atas keinginan pemilik rumah bukan desain awal dari kontraktor.

Kekurangan

1. Harus Naik-Turun Tangga

Kamar utama di lantai dua satu-satunya akses hanya melalui tangga. Ini dapat menjadi masalah bagi yang memiliki masalah pada kaki atau lansia.

2. Biaya dan Modifikasi

Menambahkan kamar tidur utama di lantai dua memerlukan biaya. Gangguan selama proses konstruksi juga perlu dipertimbangkan karena bisa berpengaruh hingga ke lantai bawah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Mudah Perbaiki Pintu Kayu Seret yang Mepet Lantai


Jakarta

Banyak masyarakat yang menggunakan pintu berbahan kayu sebagai pintu rumah. Salah satu alasannya karena pintu kaya lebih ringan dan tidak mudah berayun ketika udara masuk.

Namun, pintu kayu juga memiliki sejumlah kekurangan, salah satunya adalah mengalami seret. Kondisi itu menyebabkan pintu jadi sulit dibuka karena menempel ke lantai.

Kalaupun pintu dipaksa untuk dibuka, muncul gesekan antara pintu dengan lantai yang menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Selain itu, keramik juga bisa rusak karena adanya gesekan dengan pintu.


Jika pintu rumah detikers seret hingga sulit dibuka, jangan khawatir dulu. Sebab, ada sejumlah cara mudah untuk memperbaiki pintu kayu yang seret.

Lantas bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Penyebab Pintu Kayu Seret

Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

“Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

Apakah pintu rumah detikers mengalami seret sehingga sulit dibuka? Jangan panik. Sebab, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mengatasi pintu kayu seret dengan mudah:

1. Cek Pintu dan Kusen

Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

2. Kencangkan Engsel

Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal Pilih, Ini Material yang Cocok untuk Lantai Dapur


Jakarta

Ketika kamu ingin memilih desain pada dapur, salah satu elemen yang sering terabaikan adalah lantai. Kamu juga harus memperhatikan ukuran lantai dan luas ruangan dapur. Lantai dapur tidak hanya harus estetik tetapi juga harus tahan lama dan praktis mengingat intensitas aktivitas yang tinggi dan risiko tumpahan.

Keramik dan Porselen: Pilihan Klasik untuk Dapur

Keramik dan porselen adalah pilihan lantai dapur yang sangat populer karena daya tahannya dan kemudahan perawatannya. Keduanya tahan air dan sangat mudah dibersihkan, membuatnya ideal untuk area dengan potensi tumpahan tinggi. Kelebihan dari keramik dan porselen adalah, tahan lama, mudah dibersihkan, dan tersedia dalam berbagai desain dan warna. Tentu ada juga kekurangan nya,seperti, bisa terasa dingin dan keras di bawah kaki, serta licin untuk kamu.

Vinyl dengan Fleksibilitas dan Kenyamanannya

Lantai vinyl adalah pilihan yang semakin populer untuk dapur karena menawarkan kombinasi antara daya tahan dan kenyamanan. Vinyl tahan air dan tersedia dalam berbagai desain yang dapat meniru bahan lain seperti kayu atau batu. Disamping kelebihannya yang tahan air dan nyaman dibawah kaki serta mudah bila dibersihkan, vinyl juga ada kekurangannya, salah satunya dapat memudar seiring waktu dan mungkin tidak sekuat beberapa bahan lain.


Laminate (Laminasi) dengan Harga yang Ekonomis dan Beragam

Lantai laminate adalah pilihan yang ekonomis dan mudah dipasang. Dengan berbagai desain yang kamu bisa pilih, ada yang menyerupai kayu atau batu, laminate menawarkan tampilan estetis dengan harga yang lebih terjangkau.

Lantai laminate adalah pilihan yang ekonomis dan mudah dipasang. Beberapa bahan laminasi biasanya terbuat dari lapisan material seperti, lapisan pelindung (wear layer), lapisan dekoratif, lapisan inti (core layer), dan lapisan penyeimbang (backing layer).

Laminasi menawarkan tampilan yang mirip dengan kayu asli dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan lantai dari bahan alami seperti kayu keras, marmer, atau ubin keramik. Meskipun tidak tahan air, laminasi mudah dibersihkan dan cukup tahan lama.

Batu Alam yang Penuh Kekuatan dan Kemewahan

Batu alam seperti granit dan marmer memberikan tampilan mewah dan tahan lama. Batu alam sangat tahan terhadap kelembapan dan kerusakan, menjadikannya pilihan yang solid untuk dapur.

Namun disamping tampilannya yang elegan dan mewah, kamu juga harus memperhatikan kekurangannya seperti, biayanya tinggi, memerlukan perawatan khusus, dan bisa licin jika basah. Adapun kelebihan dari batu alam yaitu, tahan terhadap kelembapan, sangat tahan lama, dan memiliki tampilan yang mewah.

Melansir dari architecturaldigest.com. Pada, Senin (2/8/2024). Lantai harus nyaman untuk dipijak, mudah dibersihkan, tahan noda, dan cocok untuk area dengan lalu lintas tinggi.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal Pilih, Ini 5 Jenis Atap Rumah yang Bagus dan Kuat


Jakarta

Atap merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah rumah. Saat ini, terdapat berbagai jenis atap rumah yang dibedakan dari materialnya.

Meski tujuannya sama yaitu untuk melindungi dari panas dan hujan, tetapi memilih atap rumah tak bisa sembarangan, lho. Sebab, ada beberapa jenis atap yang dikenal karena kualitasnya baik, kokoh, hingga anti-panas.

Lantas, apa saja atap rumah yang bagus dan kokoh? Simak rekomendasinya dalam artikel ini.


Rekomendasi Jenis Atap Rumah yang Bagus

Atap rumah terbagi ke dalam beberapa jenis yang dibedakan dari materialnya. Dilansir situs Klopmart, berikut rekomendasi atap rumah yang bagus dan kuat.

1. Atap Metal

Rekomendasi yang pertama ada atap metal. Atap rumah ini terkenal karena sifatnya yang kokoh dan tahan panas. Meski dikenal kuat, ternyata atap metal memiliki bobot yang cukup ringan.

Selain tahan terhadap panas, atap metal juga dapat memantulkan panas. Dengan begitu, suhu panas dari matahari hampir tidak bisa masuk ke dalam rumah lewat atap, sehingga suhu ruangan tetap terasa sejuk.

Atap metal juga punya kelebihan lain, yakni tahan terhadap karat. Meski terbuat dari campuran logam, tetapi atap metal tahan terhadap perubahan cuaca dan kelembapan. Lalu, atap ini juga tidak merambatkan api serta tak mudah rusak karena gempa.

2. Atap Tanah Liat

Atap tanah liat menjadi solusi alternatif apabila atap metal dirasa terlalu mahal harganya. Sudah digunakan sejak zaman dahulu, atap jenis ini dikenal mampu meredam panas yang hampir sempurna, sehingga suhu ruangan di dalam rumah tetap terasa sejuk di siang hari.

Meski begitu, atap tanah liat mulai jarang digunakan karena banyak yang beralih ke atap metal. Salah satu alasannya karena atap metal dinilai lebih estetik dan cocok untuk rumah modern di zaman sekarang.

3. Atap Keramik atau Glazur

Rekomendasi atap rumah yang bagus selanjutnya ada atap keramik atau glazur. Genteng ini menggunakan material utama keramik, kemudian dicampur dengan glazur saat proses finishing.

Kedua bahan tersebut membuat genteng keramik dinilai lebih kokoh dan tahan lama. Atap ini juga kuat dalam menahan cuaca ekstrem seperti panas, hujan, hingga badai angin.

Perlu diingat, pemasangan atap keramik perlu diperhatikan secara detail. Pastikan tingkat kemiringannya harus 30 derajat agar air hujan dapat mengalir ke bawah dengan sempurna.

4. Genteng Metal Pasir

Meski sama-sama menggunakan bahan metal, tapi ada perbedaan antara atap metal dengan genteng metal pasir. Atap ini terbuat dari bahan dasar zinc yang bagian bawahnya dilapisi back coat zinc aluminium coating, primary epoxy, zinc phosphate, synthetic resin, stone chip, dan acrylic finishing.

Genteng metal pasir kerap disebut sebagai genteng metal batuan fulo roof. Sebab, atap ini memiliki lapisan polypropylene dan serbuk batuan. Lapisan tersebut membuat genteng metal pasir tidak menyerap panas sekaligus mampu meredam suara air hujan.

5. Atap Dak Beton

Atap dak beton bisa menjadi solusi terbaik bagi kamu yang ingin memiliki atap rumah kokoh. Selain dinilai kuat, atap dak beton juga dapat menahan suhu panas matahari sehingga tidak masuk ke dalam rumah.

Meski begitu, atap dak beton memiliki sejumlah kekurangan, yakni rawan tergenang air ketika turun hujan dengan intensitas lebat. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga lebih mahal daripada menggunakan atap metal ataupun atap keramik.

Itu dia lima rekomendasi atap rumah yang bagus dan kokoh. Jadi, pilih genteng jenis apa detikers?

(fds/dna)



Sumber : www.detik.com

Syarat Ambil Rumah Subsidi, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya



Jakarta

Dalam upaya mewujudkan impian punya hunian, banyak orang yang mulai melirik program rumah subsidi. Rumah subsidi adalah program dari pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan siap huni.

Tujuannya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar bisa memiliki rumah layak huni dengan cicilan yang terjangkau. Pembelian rumah subsidi dilakukan dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Sebelum mengajukannya, penting bagi kita memahami syarat ambil rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah.


Syarat Ambil Rumah Subsidi

Dilansir dari laman Sahabat Pegadaian berikut merupakan syarat KPR rumah subsidi secara umum:

Kewarganegaraan dan Usia

Program rumah subsidi difokuskan untuk WNI yang berusia di bawah batasan tertentu, yakni WNI minimal usia 21 tahun atau sudah menikah. Oleh karena itu, pendaftar perlu membuktikan status kewarganegaraan mereka.

Dilansir laman Bank CIMB Niaga, sedangkan usia maksimal yaitu 55 tahun bagi karyawan, atau berusia 65 tahun bagi wiraswasta ketika cicilan lunas.

Batasan Penghasilan

Syarat beli rumah subsidi selanjutnya yaitu punya penghasilan sesuai batasan tertentu. batasan yang dimaksud bisa berbeda-beda, tergantung program subsidi dan wilayah.

Supaya bisa mengajukan KPR rumah subsidi, pendaftar harus memiliki penghasilan di bawah batasan yang ditetapkan.

Belum Memiliki Rumah

Program rumah subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki hunian sendiri. Makannya, calon pembeli tidak boleh memiliki rumah terlebih dahulu secara pribadi maupun milik pasangan.

Tujuannya agar program pemerintah ini bisa tepat sasaran (diterima oleh yang membutuhkan).

Dokumen Pendukung

Pengambilan rumah subsidi perlu menyertakan syarat dokumen. Berikut merupakan dokumen syarat rumah subsidi:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Rekening bank.
  • Slip gaji.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Surat lainnya yang diperlukan untuk verifikasi lembaga terkait.

Aktif Bekerja

Pengajuan KPR rumah subsidi ditujukan bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan stabil. Hal tersebut dibuktikan dengan surat keterangan kerja ataupun bukti penghasilan.

Karena pendaftar yang aktif bekerja dan berpenghasilan akan bisa memenuhi pembayaran cicilan KPR sesuai ketentuan.

Kelebihan Rumah Subsidi

  • Uang muka (DP) rendah yakni hanya 1% dari total harga jual.
  • Cicilan kredit yang cenderung terjangkau.
  • Suku bunga tetap sebesar 5%.
  • Tenor panjang sampai 20 tahun.
  • Bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  • Nilai properti yang cenderung meningkat.
  • Hak konsumen dilindungi oleh kebijakan pemerintah.

Kekurangan Rumah Subsidi

  • Lokasinya cenderung jauh dari pusat kota.
  • Ukuran rumahnya dibatasi.
  • Penjualan kembali properti dibatasi.
  • Kualitas bangunan cenderung kurang baik.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

5 Pilihan Dinding yang Tepat untuk Kamar Mandi di Rumah


Jakarta

Dinding kamar mandi sering kali basah dan lembap, tidak seperti dinding di bagian rumah yang lebih kering. Memilih dinding yang tepat untuk kamar mandi yang tahan lembap perlu dilakukan.

Ada baiknya mengetahui jenis cat atau wallpaper mana yang terbaik untuk lingkungan dengan kelembapan tinggi. Namun, masih memiliki desain yang menarik untuk kamar mandi kamu.

Melansir The Spruce, Kamis (26/09/2024), beberapa pilihan jenis permukaan dinding kamar mandi yang bisa kamu jadikan rekomendasi.


Wallpaper Vinyl

Bathtub in the modern interiorIlustrasi wallpaper di kamar mandi Foto: Getty Images/asbe

Jenis ini dianggap fungsional, kedap air, dan merupakan salah satu pilihan terbaik untuk dinding kamar mandi. Pelapis dinding berbahan kertas akan rusak di lingkungan yang lembap. Wallpaper vinyl modern telah berevolusi untuk menawarkan gaya, pola, dan warna.

Namun, wallpaper ini memiliki kekurangan. Wallpaper ini kurang lengket dibandingkan wallpaper permanen dan tidak akan menempel pada permukaan yang tidak mengkilap, datar, atau kasar.

Cat Kamar Mandi

Clean green bathroom interior with appliances and decorative pot tree. Design and real estate concept. 3D RenderingIlustrasi kamar mandi dengan cat warna hijau Foto: Getty Images/iStockphoto/peshkov

Cat kamar mandi diformulasikan khusus untuk ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi. Cat premium ini mengandung aditif pembunuh jamur dan tersedia dalam berbagai warna untuk kamar mandi.

Ubin Keramik

tren desain kamar mandi 2024/MARTY BALDWIN via Homes and GardensIlustrasi kamar mandi dengan ubin keramik Foto: MARTY BALDWIN via Homes and Gardens

Ubin keramik merupakan pilihan klasik untuk dinding kamar mandi. Jika dipasang dan dirawat dengan benar, kelembapan tidak akan menjadi masalah. Kamu dapat memilih nat warna untuk menambah gaya pada ubin.

Seringkali kamar mandi memiliki dinding yang sebagian di ubin dan tingginya sekitar 36 inci dari lantai.

Papan Beadboard

Serene bathroomBeadboard di kamar mandi Foto: Getty Images/jsnover

Papan beadboard biasanya memberikan perlindungan sebagian untuk separuh bagian bawah dinding kamar mandi. Cat semi kilap atau mengkilap untuk melindungi papan dari kerusakan akibat kelembapan.

Untuk pemasangan yang lebih mudah, pertimbangkan panel beadboard yang panjangnya delapan kaki dan tingginya empat kaki. Jika dipasang memanjang, papan yang lebih panjang akan cepat menempel dengan lem konstruksi dan paku akhir.

Ubin

Inspirasi kamar mandi mediteraniaIlustrasi kamar mandi dengan dinding ubin atau tileboard Foto: O Deco Studio via Back Splash

Ubin atau tileboard tampak seperti ubin keramik. Jenis ini hadir dalam panel berformat besar yang memungkinkan kamu memasang penutup dinding seluas 32 kaki persegi yang tampak seperti ubin hanya dalam beberapa menit.

Ubin yang baik terlihat mirip dengan ubin keramik asli dan permukaannya dilapisi, sehingga dapat menahan kelembapan.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Rumah Saat Renovasi



Jakarta

Ketika mempertimbangkan renovasi rumah, seringkali menimbulkan pertanyaan tentang lebih baik pindah atau tidak. Keputusan ini tak cuma masalah kenyamanan, melainkan memengaruhi kehidupan sehari-hari, keuangan, serta pengalaman renovasi secara keseluruhan.

Berikut merupakan pembahasan jika kamu perlu pindah dari rumah, namun hak itu tidak selalu diharuskan. Simak kelebihan serta kekurangan berikut ini tentang tetap tinggal di rumah selama proses renovasi.

Kelebihan

Menghemat Biaya

Melansir The Renovation Company, pada Jumat (1/11/2024), tentu, keuntungan utama untuk tetap tinggal selama rumah sedang direnovasi akan menghemat pengeluaran kamu. Dengan kamu tinggal di rumah, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa rumah, yang akan menghemat waktu kamu, terlebih di pasar sewa yang gila.


Mengetahui Perbedaan pada Rumah

Sebagian pemilik rumah senang jika berada di sana, menyaksikan dan menonton perubahan demi perubahan yang terjadi pada rumah mereka secara langsung. Tentu hal ini membuat puas bagi sang pemilik, melihat dinding kamar mandi baru dibangun, atau melihat karpet yang tidak kamu sukai dicopot.

Rasanya seperti melakukan streaming secara langsung pada acara besar, menyaksikan proses renovasi ini bisa sangat menyenangkan.

Kekurangan

Debu Beterbangan

Jika kamu tidak menyukai debu, tinggal di rumah ketika proses renovasi berlangsung mungkin bukan ide yang baik, debu adalah hal yang tidak terpisahkan dari renovasi. Dan, kamu mungkin merasa tidak bisa menghindarinya sampai proses renovasi selesai.

Privasi Terganggu

Jika kamu tinggal di rumah yang sedang direnovasi mungkin merasa selalu ada orang asing di tempat kamu. Dan, mungkin hal itu akan membatasi kebiasaan kamu seperti menghabiskan waktu di pagi hari dengan menggunakan piyama.

Rumah Terasa Kecil

Tujuan akhir dari proses renovasi rumah adalah membuat rumah kita menjadi lebih besar. Namun dalam prosesnya, semuanya akan terasa jauh lebih kecil. Pada dasarnya kamu tinggal di lokasi kerja dengan orang tambahan, perlengkapan perkakas bangunan, serta kebisingan dari proses renovasi Akan tetapi, tempat itu akan menjadi terasa lebih luas ketika renovasi sudah selesai dikerjakan

Alternatif Tempat Tinggal Selama Renovasi

Tinggal di hunian sementara selama proses renovasi berlangsung bisa menjadi pilihan agar tetap nyaman. Dengan menginap di tempat lain, pekerjaan renovasi bisa semakin cepat selesai. Tinggal di lokasi konstruksi pula sangat tidak disarankan karena tidak nyaman dan tidak baik bagi kesehatan.

Menginap di Rumah Teman atau Keluarga

Jika rumah kamu sedang dalam proses renovasi, dan kamu sedang mencari tempat tinggal selama renovasi rumah. Terkadang, tempat terbaik untuk ditinggali adalah di tempat keluarga atau kerabat terdekat kamu.

Tinggal bersama orang-orang tercinta dapat memberikan dukungan emosional selama masa renovasi berlangsung. Meskipun menginap di rumah sepupu kedengarannya menyenangkan, kamu mungkin harus mempertimbangkan beberapa hal, mulai dari waktu berapa lamanya kamu tinggal, jarak antara rumah kamu dan sepupu, dan lainnya.

Sewa Sementara

Jika kamu menyukai keheningan dan kesendirian, menyewa adalah langkah yang tepat. Dari apartemen mewah untuk jiwa urban hingga rumah liburan yang nyaman untuk mencari kedamaian, dan pilihan lainnya.

Namun memilih hunian sewa yang tepat memerlukan pertimbangan yang matang, apartemen jangka pendek dapat menawarkan semua fasilitas, tapi mungkin harganya sedikit lebih tinggi sedangkan rumah menyediakan ruang, tapi mungkin memerlukan lebih banyak perawatan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tips Dasar Renovasi Dapur yang Wajib Diketahui



Jakarta

Renovasi dapur adalah proyek yang dapat meningkatkan fungsi dan estetika ruang memasak kamu. Namun proyek ini harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tak menyesali hasilnya.

Dengan perencanaan yang tepat dan langkah-langkah yang sistematis, kamu dapat menciptakan dapur impian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien.

Menilai Kebutuhan dan Keinginan

Melansir The Spruce, pada (13/11/2024), banyak proyek renovasi dapur berakhir dengan kekecewaan bagi pemilik rumah, atau bahkan membuat mereka terkejut dengan biayanya. Hanya karena mereka tidak meluangkan waktu yang cukup untuk mengidentifikasi apa yang mereka inginkan dan berapa banyak yang dapat mereka belanjakan.


Kebutuhan vs Keinginan

Mulailah dengan mempertanyakan masalah-masalah yang sering kamu hadapi dengan dapur kamu saat ini. Apakah ruangnya terlalu sempit untuk memasak dengan efektif? Apakah kamu kekurangan area untuk makan? Atau apakah dapur kamu hanya membuat kamu merasa tidak nyaman karena tampilannya yang sangat ketinggalan zaman dan tidak menarik?

Buatlah daftar prioritas yang mencakup hal-hal yang kamu inginkan di dapur baru kamu, dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sangat berguna untuk membedakan antara elemen yang benar-benar kamu butuhkan dan yang sekadar kamu inginkan.

Pemeriksaan Realitas Model

Pada tahapan awal perencanaan, kamu harus menghadapi dua aspek utama proyek renovasi dapur, yakni logistik pekerjaan sendiri dan biaya yang terkait.

Jika kamu memutuskan untuk bekerja sama dengan subkontraktor yang dikelola kontraktor umum, rumah kamu akan dijejalkan oleh orang-orang asing yang akan menciptakan kekacauan dan keributan selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.

Sebaliknya, jika kamu berniat melakukan renovasi sendiri, waktu henti di dapur pasti akan lebih lama. Pastikan kamu punya cukup waktu dan keterampilan DIY untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Kompromi Dengan Tenaga Ahli

Jika kamu ingin berkreasi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lemari bekas dan bahan lain untuk menciptakan tampilan dapur antik yang unik dan terjangkau.

Sejak awal perencanaan, penting untuk mengadopsi pola pikir yang terbuka terhadap cara-cara mengurangi biaya dalam proyek renovasi dapur kamu.

Salah satu metode yang paling mudah namun juga paling mahal untuk merenovasi dapur adalah dengan menyerahkan sebagian besar perencanaan, desain, dan pengelolaan kepada kontraktor umum.

Namun, menggunakan jasa kontraktor dapat menguras anggaran kamu, dan kamu bisa menghemat banyak uang jika bersedia menjadi kontraktor untuk diri sendiri dengan mempekerjakan serta mengawasi subkontraktor individu untuk pekerjaan langsung.

Penghematan biaya akan semakin meningkat jika kamu dapat menangani beberapa tugas sendiri. Siapkan diri kamu untuk berkompromi mengenai bahan-bahan di dapur baru kamu.

Meskipun mudah untuk terpesona oleh lemari dapur kustom dan ubin lantai marmer, kamu akan menemukan bahwa ada pilihan lemari standar dengan pelapis kayu keras dan ubin lantai porselen yang diproduksi secara massal yang juga terlihat sangat baik.

Pertimbangkan apakah kompor gas kelas restoran benar-benar diperlukan, atau apakah kompor berkualitas baik untuk konsumen sudah cukup memadai.

Perencanaan Dapur dan Desain

Dengan pandangan realistis tentang apa yang kamu perlukan di dapur baru dan mentalitas fleksibel, kamu dapat memulai proses reflektif dan menyempurnakan rancangan konkret yang dapat direalisasikan untuk dapur baru kamu.

Rencana Dapur Dasar

Meskipun kamu memiliki berbagai pilihan, sebaiknya pertimbangkan salah satu dari lima rencana desain dapur klasik yang mewakili model alur kerja segitiga dapur yaitu, desain satu dinding, desain koridor, desain bentuk L, desain L ganda, dan desain bentuk U.

Karena salah satu dari rencana ini kemungkinan besar akan menjadi pilihan yang logis untuk dapur baru kamu. Dari situ, kamu dapat menggunakan berbagai sumber daya seperti perangkat lunak desain dapur gratis.

Paket desain fisik dengan potongan karton untuk visualisasi ruang, desainer dapur yang menawarkan layanan gratis atau berbayar, serta kontraktor umum yang dapat memberikan saran dan sketsa rencana sebagai bagian dari proposal mereka untuk membantu mengembangkan gambar rencana dan cetak biru yang konkret.

Sewa Profesional atau Lakukan Sendiri

Setelah menentukan tata letak dapur dan mengembangkan gambar, saatnya membuat keputusan penting tentang siapa yang akan kamu pekerjakan untuk mewujudkan ide-ide tersebut, dengan tiga pilihan utama yaitu menyewa kontraktor umum atau GC yang dapat berkisar dari perusahaan kecil hingga besar.

Di mana GC kecil biasanya memiliki biaya overhead lebih rendah dan tidak mengenakan komisi atau melakukan semua pekerjaan sendiri.

Jika kamu adalah seorang DIYer berpengalaman dengan cukup waktu atau mempekerjakan subkontraktor sendiri dengan bertindak sebagai GC untuk menghemat biaya, meskipun ini memerlukan usaha ekstra dalam mengelola alur kerja dan pengawasan.

Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Ketika kamu sudah siap untuk menyewa kontraktor umum atau memulai pekerjaan sendiri, saatnya untuk mengajukan izin. Izin ini perlu diperoleh dari berbagai lembaga, termasuk izin listrik, perpipaan, dan bangunan yang biasanya dikelola oleh kota atau daerah kamu.

Selain itu, perusahaan air mungkin juga perlu memberikan izin untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pasokan air dan drainase.

Jika kontraktor umum yang menangani renovasi, mereka akan mengurus semua izin yang diperlukan. Namun, jika kamu melakukannya sendiri, langkah pertama adalah menghubungi lembaga perizinan setempat.

Rencanakan Dapur Pengganti

Siapkan rencana darurat untuk makanan selama dapur kamu tidak berfungsi. Dalam beberapa proyek renovasi dapur, pipa ledeng dan peralatan mungkin masih dapat digunakan pada beberapa bagian proyek.

Namun, lebih sering, kompor, wastafel, dan peralatan lainnya akan terputus dan tidak dapat digunakan setidaknya untuk sementara waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Rencanakan untuk hidup tanpa dapur selama beberapa minggu. Kamu mungkin bisa bertahan dengan memindahkan beberapa peralatan ke ruang lain dan menyiapkan dapur sementara.

Ruang rekreasi atau bar rumah yang dilengkapi dengan wastafel bisa berfungsi sebagai area memasak dan makan selama periode ini.

Jika kamu memasak beberapa makanan sebelumnya dan menyimpannya di dalam freezer, kamu hanya perlu oven microwave untuk memanaskannya kembali.

Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk makan lebih banyak di restoran atau bergabung dengan teman dan keluarga yang bersedia mengundang kamu ke rumah mereka, mungkin mereka akan menawarkan undangan jika kamu bersedia memasak untuk mereka.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Kosong Lebih Untung Dijual atau Disewakan? Ini Jawabannya!



Jakarta

Selain rumah siap huni, pasti kamu pernah melihat rumah kosong yang tidak lagi ditempati oleh pemiliknya. Rumah ini biasanya tampilannya berantakan, banyak semak belukar, kosong, dan apabila sudah belasan tahun ditinggal akan menunjukkan kerusakan pada bagian fasad dan jendela.

Banyak faktor yang menyebabkan rumah tersebut kosong. Bisa karena lokasinya yang jauh dari tempat kerja, anak-anaknya sudah keluar dari rumah itu dan orangtuanya meninggal, rumah warisan tetapi tidak ada yang bisa merawat rumah itu lagi, dan alasan lainnya.

Rumah kosong yang ditemui di Indonesia tidak melihat besar atau kecil. Nilai rumah berapa pun apabila pemiliknya tidak dapat merawatnya, rumah tersebut berpotensi menjadi rumah kosong.


Sebenarnya, rumah tersebut bisa lho kamu manfaatkan sebagai sumber cuan seperti disewa atau langsung dijual. Sebagai pertimbangan mana yang lebih baik, simak penjelasan berikut.

Rumah Kosong Lebih Untung Dijual atau Disewakan?

Menurut Director of Ray White Indonesia Erwin Karya cara pengelolaan rumah kosong itu tergantung dengan kebutuhan pemiliknya. Bila kamu sedang membutuhkan uang secepatnya, sebaiknya kamu menjual rumah kosong. Sebaliknya, apabila kamu sedang tidak ada keperluan uang yang mendesak, kamu bisa memanfaatkan rumah tersebut sebagai rumah sewa.

“Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield atau imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya” jelas Erwin kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro menambahkan, bahwa menjual rumah kosong jauh lebih menguntungkan daripada disewakan.

“Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1~2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum begitu terasa,” terang Nina.

“Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan” lanjutnya.

Keuntungan dan Kerugian Menjual atau Menyewakan Rumah Kosong

Sama seperti yang dijelaskan sebelumnya, apabila kamu menjual rumah kosong, keuntungan yang didapat jauh lebih besar dan cepat. Sementara itu, keuntungan menyewakan rumah kosong, kamu akan memiliki pendapatan pasif dari hasil penyewaan tersebut.

Namun, kerugiannya apabila rumah tersebut disewakan, kamu perlu merenovasi bagian rumah yang rusak agar layak dihuni. Kemudian, baru kamu bisa menyewakan. Kamu juga akan dikenakan biaya perawatan rumah tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jual Rumah vs Sewa Rumah, Lebih Untung yang Mana?



Jakarta

Rumah adalah salah satu aset properti yang nilainya cukup besar apabila berhasil dikelola. Namun, beberapa orang bingung lebih menguntungkan mana menjual rumah atau menyewakan rumah?

Sebelum memilih salah satu di antara keduanya, kamu perlu mempertimbangkan dengan matang. Sebab, keuntungan yang dihasilkan dapat berbeda dan kesiapan dari pemiliknya juga perlu dipertimbangkan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang harus dipikirkan sebelum memilih menjual atau menyewakan rumah.

Lebih Baik Menjual atau Menyewakan Rumah?

Menurut Director of Ray White Indonesia Erwin Karya cara pengelolaan aset properti adalah dengan menyesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya. Apakah pemilik rumah tersebut sedang butuh uang cepat atau sekadar ingin rumah tersebut ditempati dan diurus oleh orang lain.


Apabila keadaannya tengah butuh uang cepat, lebih baik menjual rumah tersebut. Apabila keperluannya hanya ingin rumahnya dapat ditempati kembali dan dirawat, bisa membuat opsi penyewaan rumah atau kos-kosan jika memungkinkan.

“Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield atau imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya” kata Erwin kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro menambahkan proses menjual rumah biasanya membutuhkan waktu lama daripada menyewakan rumah. Namun, jumlah uang yang diterima tentu berbeda. Menjual rumah bisa jauh lebih cepat apabila lokasinya strategis, kondisi rumah ideal, dan harganya yang terjangkau.

“Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1-2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum terasa sekali,” ujar Nina.

“Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan,” tambahnya.

Kemudian, dengan menjual rumah, pemilik sebelumnya tidak perlu memikirkan biaya perawatan bangunan lagi karena sudah menjadi kewajiban pemilik berikutnya. Hal ini berbeda apabila disewakan, setiap bulan pemilik tetap harus memantau kondisi rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com