Tag: kelabang kelabang

  • Catat! Ini 3 Penyebab Munculnya Kelabang di Rumah



    Jakarta

    Melihat kelabang berkeliaran di rumah, tentu menjadi hal yang menakutkan dan sangat mengganggu untuk penghuni rumah. Kelabang memiliki tubuh yang panjang dan memiliki banyak kaki, antena, serta mulut seperti cakar.

    Walaupun rumah selalu dibersihkan dan terlihat rapi, terkadang kamu masih menemukan kelabang berkeliaran karena beberapa penyebab.

    Dilansir dari Pests Hero, berikut beberapa penyebab kelabang muncul di dalam rumah yang akan sangat mengganggu penghuni rumah.


    Kelembapan

    Segala jenis kelembapan, genangan air, dan tetesan air dapat berasal dari berbagai tempat di sekitar rumah. Keran yang bocor, penyumbatan atau penumpukan air karena masalah talang dan semua yang menyebabkan kelembapan sangat perlu diperhatikan.

    Hal ini menjadi tempat yang sempurna bagi kelabang untuk memulai dan memastikan kelabang mendapat kelembapan untuk tetap hidup. Tanah yang lembap di sekitar rumah dapat menjadi tempat yang bagus bagi kelabang untuk bertelur.

    Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kelembapan berkurang. Seperti memperbaiki kebocoran, menambal keretakan, dan mengurangi kelembapan dari udara di rumah.

    Makanan untuk Kelabang

    Kelabang akan ditemukan di tempat yang memiliki persediaan makanan yang cukup untuk bertahan hidup. Kelabang akan memakan serangga, kutu, dan laba-laba. Area yang memiliki persediaan makanan melimpah akan menarik kelabang ke daerah tersebut.

    Untuk menghindari datangnya serangga di malam hari, pastikan tutup semua celah dan lampu dimatikan. Serangga akan tertarik pada lampu, yang menjadi makanan kelabang.

    Hal lain yang dapat menarik serangga adalah sampah yang ditinggalkan di luar. Kelabang akan tertarik pada banyaknya lalat dan laba-laba. Di manapun terdapat banyak serangga dan laba-laba, hal ini menjadi peluang munculnya kelabang.

    Karena kelabang biasanya tidak sering terlihat, indikasi populasi serangga yang lebih tinggi dapat menjadi indikator bahwa ada kelabang di sekitar rumah. Menyingkirkan sumber makanan kelabang akan memaksa kelabang keluar dari rumah.

    Tempat Berlindung

    Kelabang membutuhkan tempat untuk menghabiskan hari yang jauh dari predator lain dan sinar matahari. Hal ini karena kelabang bersifat nokturnal, artinya kelabang aktif di malam hari.

    Tempat tinggal kelabang sangat bervariasi, seperti di antara tumpukan kayu atau dibawah peralatan yang telah ditinggalkan selama beberapa waktu. Kelabang bahkan dapat bersembunyi di rumput tinggi yang lembap dan tumpukan daun.

    Di dalam ruangan, kelabang akan tinggal di bawah rak, kotak, atau barang lainnya. Akan lebih baik jika kelabang dapat menemukan barang-barang di ruangan yang tidak terpakai di rumah.

    Cara termudah agar kelabang tidak memiliki tempat tinggal adalah dengan membuang benda-benda yang biasa digunakan untuk tinggal. Menjaga halaman tetap bersih akan mencegah serangga lain hidup di halaman rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Biang Keladi Kelabang Muncul di Rumah



    Jakarta

    Kelabang merupakan salah satu serangga yang dianggap menakutkan bagi banyak orang. Apa lagi serangga ini seringkali ditemukan di dalam rumah.

    Rumah yang bersih memang menjadi solusi untuk mengusir kelabang. Tapi terkadang kelabang masih saja ada meski rumah sudah dibersihkan.

    Dilansir dari Pests Hero, berikut beberapa penyebab kelabang muncul di dalam rumah yang akan sangat mengganggu penghuni rumah.


    Kelembapan

    Segala jenis kelembapan, genangan air, dan tetesan air dapat berasal dari berbagai tempat di sekitar rumah. Keran yang bocor, penyumbatan atau penumpukan air karena masalah talang dan semua yang menyebabkan kelembapan sangat perlu diperhatikan.

    Hal ini menjadi tempat yang sempurna bagi kelabang untuk memulai dan memastikan kelabang mendapat kelembapan untuk tetap hidup. Tanah yang lembap di sekitar rumah dapat menjadi tempat yang bagus bagi kelabang untuk bertelur.

    Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kelembapan berkurang. Seperti memperbaiki kebocoran, menambal keretakan, dan mengurangi kelembapan dari udara di rumah.

    Makanan untuk Kelabang

    Kelabang akan ditemukan di tempat yang memiliki persediaan makanan yang cukup untuk bertahan hidup. Kelabang akan memakan serangga, kutu, dan laba-laba. Area yang memiliki persediaan makanan melimpah akan menarik kelabang ke daerah tersebut.

    Untuk menghindari datangnya serangga di malam hari, pastikan tutup semua celah dan lampu dimatikan. Serangga akan tertarik pada lampu, yang menjadi makanan kelabang.

    Hal lain yang dapat menarik serangga adalah sampah yang ditinggalkan di luar. Kelabang akan tertarik pada banyaknya lalat dan laba-laba. Di manapun terdapat banyak serangga dan laba-laba, hal ini menjadi peluang munculnya kelabang.

    Karena kelabang biasanya tidak sering terlihat, indikasi populasi serangga yang lebih tinggi dapat menjadi indikator bahwa ada kelabang di sekitar rumah. Menyingkirkan sumber makanan kelabang akan memaksa kelabang keluar dari rumah.

    Tempat Berlindung

    Kelabang membutuhkan tempat untuk menghabiskan hari yang jauh dari predator lain dan sinar matahari. Hal ini karena kelabang bersifat nokturnal, artinya kelabang aktif di malam hari.

    Tempat tinggal kelabang sangat bervariasi, seperti di antara tumpukan kayu atau dibawah peralatan yang telah ditinggalkan selama beberapa waktu. Kelabang bahkan dapat bersembunyi di rumput tinggi yang lembap dan tumpukan daun.

    Di dalam ruangan, kelabang akan tinggal di bawah rak, kotak, atau barang lainnya. Akan lebih baik jika kelabang dapat menemukan barang-barang di ruangan yang tidak terpakai di rumah.

    Cara termudah agar kelabang tidak memiliki tempat tinggal adalah dengan membuang benda-benda yang biasa digunakan untuk tinggal. Menjaga halaman tetap bersih akan mencegah serangga lain hidup di halaman rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kelabang dan Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Alasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Rumah bisa dimasuki makhluk-makhluk kecil, seperti kelabang dan kaki seribu. Kehadiran dua hewan melata ini bisa membuat penghuni rumah tak nyaman.

    Kelabang dan kaki seribu sebenarnya tidak menyerang manusia. Akan tetapi, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang kalau sampai tergigit.

    Kalau mau rumah bebas kelabang dan kaki seribu, penghuni rumah perlu tahu alasan mereka masuk ke rumah. Simak penjelasan soal kelabang dan kaki seribu berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Kelabang dan kaki seribu menyukai tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hewan ini di rumah, bisa jadi rumah memiliki kondisi demikian.

    Selain itu, keberadaan hama ini juga dapat menandakan ada serangga seperti kecoak, ngengat, lalat, serta rayap. Serangga tersebut merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Oleh karena itu, penting menjaga rumah tetap kering kalau nggak mau kelabang dan kaki seribu masuk rumah. Penghuni rumah bisa memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap.

    Lalu, pastikan menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding. Langkah ini untuk menutup akses masuk hama ke dalam rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau menemukan kelabang dan kaki seribu di rumah, coba usir dengan cara berikut ini.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka mengandung air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kelabang dan kaki seribu, semprotkan cuka langsung ke dua hewan itu. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Untuk mengusir kelabang dan kaki seribu, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka. Essential oil seperti tea tree dan peppermint mempunyai aroma menyengat yang tidak disukai hama rumah.

    4. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu menyukai lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan.

    Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kelabang dan kaki seribu kalau terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu, sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Sebagai catatan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com