Tag: kelebihan

  • 7 Jenis Pagar yang Bisa Bikin Rumah Makin Terlihat Kece!



    Jakarta

    Pagar rumah tidak hanya berfungsi sebagai keamanan rumah, tetapi juga untuk estetika tampilan eksterior rumah. Oleh karena itu banyak faktor yang harus dipertimbangkan saat memilih jenis pagar untuk di halaman rumah kamu.

    Saat memilih jenis pagar untuk halaman rumah, perlu mempertimbangkan desain, privasi, keamanan, dan biaya untuk strukturnya. Ada kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan.

    Melansir The Spruce, Selasa (4/11/2024), berikut beberapa jenis pagar yang bisa menjadi rekomendasi untuk halaman rumah kamu.


    Pagar Kayu

    Sebagian besar pagar kayu berkualitas berfungsi ganda sebagai pagar pengaman. Pagar Kayu bisa berupa pagar Kayu sederhana atau dirancang khusus dengan hiasan ornamen.

    Sempurnakan tampilan pagar kayu standar dengan menggunakan kayu berkualitas tinggi, seperti kayu jati. Pilih desain panel horizontal atau diagonal. Namun, bisa memerlukan perawatan yang lebih tinggi.

    Pagar Vinyl

    Dua material yang banyak digunakan untuk pagar adalah kayu dan vinyl. Jika dibandingkan dengan pagar kayu klasik, material vinyl biasanya lebih mahal.

    Pagar vinyl tidak rentan terhadap kerusakan dan dapat dihiasi untuk mempercantik tampilannya. Namun, harus dibersihkan untuk mencegah noda akibat alga, jamur, dan lumut.

    Pagar Komposit

    Pagar komposit terbuat dari berbagai bahan daur ulang, termasuk kombinasi serat kayu dan plastik. Bahan tersebut mungkin lebih mirip kayu daripada plastik.

    Bahan komposit dapat menahan cuaca buruk, serangga, dan korosi. Bahan ini juga memiliki umur yang panjang, namun bahan memudar dan kualitasnya tidak menentu.

    Pagar Rantai

    Pagar rantai logam galvanis adalah salah satu jenis pagar yang tepat untuk fungsi keamanan karena bebas perawatan, murah, dan tahan lama.

    Pagar lantai memiliki biaya yang murah dibandingkan dengan bahan pagar lain yang dapat digunakan untuk tujuan yang sama. Kekurangannya kurang menarik saat dilihat orang.

    Pagar Besi Tempa

    Pagar besi tempat terlihat elegan dan menarik, terutama untuk lanskap formal. Selain itu, pagar ini mudah dirawat, kokoh, dan memberikan keamanan.

    Pagar ini sering kali ditutup dengan finial yang berhias, tetapi ruang di antara pagar vertikal terlalu lebar dan mungkin tidak dapat menahan binatang liat untuk masuk.

    Pagar Panel Logam

    Pertimbangkan pagar horizontal yang terbuat dari panel logam dan digantung di antara kolon bata. Pagar ini menjadi pilihan yang bagus untuk tampilan yang ramping, tetapi harganya termasuk mahal.

    Pagar Batu Bata

    Jenis pagar ini terbuat dari batu bata. Pagar dapat dirancang sebagai dinding padat atau pagar hibrida dengan bahan campuran seperti logam dan kayu.

    Pagar batu bata dianggap sebagai tambahan yang indah dan mewah untuk sebuah properti, namun biayanya yang mahal dan lebih baik dipasang di properti yang besar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Membersihkan Talang Air yang Harus Dihindari


    Jakarta

    Talang air dapat tersumbat oleh ranting, daun, tanah, dan serpihan lainnya. Hal ini membuat aliran air menjadi tersumbat. Genangan yang ada di talang air bisa saja menyebabkan kebocoran di rumah.

    Membersihkan talang air tidak terlalu sulit, namun ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat membersihkan talang air. Melansir The Spruce, Kamis (7/11/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat membersihkan talang air di rumah.

    Naik ke Atap Rumah

    Mungkin kamu berpikir saat memanjat ke atap akan lebih mudah dalam membersihkan talang. Namun, saat membersihkannya harus menghadap ke tepi dengan sudut ke bawah untuk mencapai talang.


    Hal ini akan meningkatkan resiko terjatuh. Lebih aman dan efisien untuk menggunakan tangga dan meminta bantuan orang lain untuk menstabilkan tangga dari bawah.

    Menggunakan Alat yang Salah

    Pekerjaan yang dilakukan di rumah akan lebih mudah dan aman jika menggunakan peralatan yang tepat. Sebelum memulai pembersihan, penting untuk memastikan kamu memiliki tangga yang sesuai untuk mengakses talang air dengan aman.

    Gunakan sarung tangan, pakai ember, dan peralatan pembersih talang air lainnya. Selain itu, periksa untuk memastikan tangga dan peralatan kamu dalam kondisi baik sebelum kamu memulai.

    Mengabaikan Cuaca

    Memanjat tangga yang licin saat hujan adalah ide yang sangat buruk. Hujan dapat membuat kamu lebih sulit berdiri dan meningkatkan resiko terjatuh.

    Selain itu, bekerja di tengah hujan dapat menghalangi pandangan, dan kelebihan air di talang membuat puing-puing menjadi lebih berat dan lebih sulit dibersihkan. Rencanakan untuk membersihkan talang air pada musim kemarau.

    Kerja Tanpa Bantuan Orang Lain

    Membersihkan talang air sendirian memang memungkinkan, tetapi tidak disarankan. Bekerja sendiri tidak hanya meningkatkan risiko cedera, juga akan lebih melelahkan. Jika memungkinkan, kamu harus meminta bantuan untuk menstabilkan tangga.

    Melewatkan Pembersihan Talang

    Membiarkan talang air penuh sampah akan menimbulkan masalah yang lebih serius seperti terjadinya penyumbatan, kebocoran, dan talang air yang meluap.

    Tergantung pada berapa lama talang air dibiarkan tanpa dibersihkan, sampah yang terkumpul akan merusak sistem talang air di rumah. Untuk menghindari masalah dengan talang air, sebaiknya bersihkan talang air setidaknya dua kali setahun.

    Itulah beberapa kesalahan saat membersihkan talang air yang harus dihindari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 7 Perbedaan Air PDAM dan Air Sumur Bor, Sudah Tahu?


    Jakarta

    Air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) dan air sumur bor merupakan dua sumber air yang sering digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kedua jenis air tersebut memiliki perbedaan. Ketahui yuk perbedaanya untuk jadi pertimbangan penting bagi banyak orang, dalam memilih sumber air yang tepat.

    Mengenal Air PDAM

    Air PDAM adalah sumur yang disediakan oleh pemerintah daerah. Air PDAM disebut juga air ledeng.


    Mengutip dari laman PDAM Pintar, pemerintah daerah akan menyediakan air PDAM melalui jaringan pipa air terpusat, yang nantinya disalurkan ke rumah-rumah lewat pipa-pipa distribusi.

    Mengenal Air Sumur Bor

    Air sumur merupakan air hasil pengeboran sumur dalam tanah. Secara umum, air ini diambil dengan menggunakan pompa air yang akan mengangkat air dari dalam sumur menuju ke permukaan.

    Karakteristik alami dari airnya sesuai dengan komposisi kimia dan mineral yang ada di lapisan air tanah lokasi sumur dibuat.

    Perbedaan Air PDAM dan Air Sumur Bor

    Secara umum, bedanya air PDAM dan sumur bor bisa dilihat dari sumber, kualitas, dan pengelolaan airnya. Lebih lanjut, masih dari sumber yang sama berikut adalah penjelasan poin-poinnya:

    1. Sumber

    Air PDAM: Bersumber dari sungai, danau atau waduk.

    Air sumur bor: Berasal dari mata air yang ada di bawah tanah (lapisan akuifer tanah).

    2. Kualitas Air

    Air PDAM: Standar air PDAM telah ditetapkan oleh badan pengatur, sehingga lebih terjamin kebersihannya.

    Air sumur bor: Kualitasnya sangat bergantung pada kedalaman sumur serta kondisi tanah di sekitarnya.

    3. Kandungan

    Air PDAM: Sudah melalui proses pengolahan intensif yang bertujuan untuk menghilangkan bahan kimia berbahaya, kontaminan, dan patogen.

    Air sumur bor: Bisa mengandung mineral, logam berat, dan bahan-bahan organik yang larut dalam air tanah.

    4. Ketersediaan Air

    Air PDAM: Ketersediaan air lebih terjamin karena melalui sistem distribusi yang teratur.

    Air sumur bor: Dipengaruhi kondisi air tanah di lingkungan.

    5. Biaya

    Air PDAM: Dalam jangka panjang, biaya air PDAM cenderung lebih mahal karena memerlukan biaya abonemen bulanan atau tahunan yang harus dibayar.

    Air sumur bor: Biaya air sumur bor lebih ekonomis dengan ongkos pembuatan dan perawatan relatif lebih rendah.

    6. Keandalan (Reliability)

    Air sumur biasanya lebih rentan terhadap fluktuasi tingkat air tanah. Hal ini mempengaruhi jumlah air yang bisa diambil, terutama pada musim kemarau.

    7. Pengelolaan Air

    Air PDAM: Pengelolaan lebih kompleks meliputi filtrasi, koagulasi, sedimentasi, desinfeksi, hingga penyesuaian pH. Penggunaan teknologi dan bahan kimia tertentu juga dipakai, untuk memastikan air aman diminum dan digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

    Air sumur bor: Pemantauan dilakukan secara berkala.

    (khq/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Jendela Clerestory yang Bisa Bikin Rumah Makin Terang



    Jakarta

    Jika kamu ingin memperbarui ruangan kamu dengan memasang jendela yang baru serta menginginkan cahaya alami masuk, maka jendela clerestory merupakan pilihan yang tepat untuk kamu pertimbangkan.

    Berikut adalah informasi mengenai apa itu jendela clerestory, serta manfaat, kekurangan, dan kelebihannya.

    Apa itu Jendela Clerestory?

    Jendela clerestory adalah jendela yang di letakkan tinggi pada dinding guna menciptakan cahaya tambahan di dalam ruangan.


    “Jendela ini tidak sejajar langsung dengan pintu atau jendela lain di bawahnya, sehingga menghemat ruang dinding di bawahnya, sekaligus memungkinkan cahaya alami masuk ke bagian atas ruangan,” ujar kepala pembangun dan renovator rumah di MKRedBuild, Kyle Resmondo, dalam kutipannya di The Spruce.

    Jenis jendela ini tidak sama dengan jendela transom, yang merupakan jendela kecil yang diposisikan pada atas pintu atau tepat di atas jendela lainnya. Jendela clerestory sudah digunakan dari zaman kuno, tetapi baru-baru ini menjadi komponen utama pada arsitektur modern pertengahan abad.

    Manfaat Jendela Clerestory

    Manfaat dari jendela clerestory adalah untuk memperkuat masuknya cahaya alami ke dalam ruangan. Jendela ini juga berguna pada situasi di mana pemandangan di luar tidak ideal atau tidak bagus, tetapi pencahayaan alami sangat diinginkan oleh sebagian besar orang.

    Keprivasian

    Jendela clerestory memungkinkan ruangan terang benderang tetapi keprivasian pemilik tetap terjaga karena posisinya yang tinggi, dan tetangga tidak dapat melihat atau mengintip melalui jendela ini, jendela ini tidak perlu ditutup kecuali kamu mau melakukannya.

    Hemat Area Dinding

    Jangan sampai jendela berukuran besar menutupi atau menghalangi kamu untuk memajang furnitur di dinding. Karena jendela ini sangat tinggi, maka kamu bisa dengan mudah menikmati yang terbaik dari kedua hal tersebut.

    Tampilan yang Tinggi

    Jendela clerestory akan menciptakan ruangan agar terlihat megah dan menarik secara visual.

    “Jendela ini menciptakan estetika yang menonjol secara visual karena diposisikan di dekat garis atap atau di bagian atas dinding, sehingga menambah daya tarik arsitektur serta keanggunan di suatu ruangan,” ujar Resmondo.

    Kekurangan Jendela Clerestory

    Tempatnya yang tinggi membuat jendela clerestory ini sulit untuk dibersihkan, serta sulit dan mahal untuk menambahkan perawatan jendela. Jendela clerestory mungkin membutuhkan solusi penutup otomatis atau kabel yang dapat menambah biaya keseluruhan dan kompleksitas pemasangan.

    Masalah Cuaca

    Secara umum, jendela clerestory kurang hemat energi dibandingkan jenis jendela biasa, jendela ini bisa menyebabkan ruangan jadi terlalu panas pada musim panas, dan mengalami kelembapan karena tetesan air pada musim hujan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bangun Rumah Bentuk A-Frame? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Rumah berbentuk A-Frame atau rangka huruf A memiliki gaya yang ikonik. Gayanya yang keren dan unik didefinisikan oleh bagian depannya yang berbentuk seperti huruf kapital A dengan atap bersudut tajam yang dimulai di dekat garis pondasi dan bertemu di bagian atas.

    Gaya rumah ini menjadi populer, terutama untuk rumah liburan seiring dengan kemampuannya untuk mencerminkan alam. Maka dari itu, rumah dengan bentuk seperti ini sangat cocok untuk kawasan pegunungan dan pantai.

    Sebelum memutuskan untuk membangun rumah berbentuk A-Frame, melansir Modern Cabin Living, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan membuat rumah dengan bentuk A-Frame.


    Keuntungan Rumah A-Frame

    Dirancang Hemat Uang dan Energi

    Kemiringan atap rumah berbentuk A-Frame memberi banyak area untuk digunakan jika ingin memasang panel surya. Hal ini membuat rumah tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan.

    Selama musim panas, rumah ini cenderung lebih mudah didinginkan karena sebagian besar ruang tinggal berada di lantai bawah dan tidak ada dinding vertikal yang menghalangi aliran udara.

    Bentuk yang Kuat

    Bentuk segitiga rumah A-Frame membuatnya lebih kuat daripada desain lain yang dapat membantunya bertahan terhadap iklim yang keras seperti, hujan, angin, dan salju.

    Namun, karena gaya rangka A segitiga pada rumah ini merupakan ciri khas yang berarti rumah tersebut tidak fleksibel dalam hal desain dan tampilan.

    Memiliki Denah Lantai Terbuka

    Denah lantai terbuka merupakan salah satu permintaan terbesar yang dicari dan rumah A-Frame menyediakan hal itu, Ruang-ruang ini memiliki dinding vertikal yang terbatas, sehingga ada sedikit ruang yang memotong garis luar di seluruh rumah.

    Denah ini memenuhi beberapa permintaan lain, seperti langit-langit yang tinggi, jendela besar yang indah, dan desain yang tidak rumit.

    Cocok untuk Rumah Liburan

    Rumah berbentuk A-Frame sangat populer karena memungkinkan kamu menikmati pemandangan tanpa gangguan. Pada saat yang sama, kurangnya tempat penyimpanan dan lebih sedikit kamar sehingga tidak cocok untuk menjadi rumah utama.

    Rumah ini bisa menjadi pilihan untuk menjadi rumah liburan yang menyenangkan sehingga dapat dikunjungi setiap tahunnya.

    Kekurangan Rumah A-Frame

    Atap yang Mahal

    Bila atap rangka A rusak, biaya penggantinya bisa mahal. Pada saat yang sama, bila tidak diisolasi dengan baik maka atap tersebut dapat menyedot energi dan membuat rumah tidak memiliki kontrol suhu yang tepat.

    Tidak Ada Ruang Penyimpanan Konvensional

    Ruang penyimpanan merupakan masalah besar bagi banyak keluarga, dan tampaknya hal ini sangat diperlukan. Jika ruang penyimpanan merupakan masalah besar, rumah A-Frame bukan menjadi pilihan.

    Hal ini karena A-Frame memiliki banyak dinding vertikal dan membatasi ruang untuk membangun lemari, yang berarti kamu harus kreatif dalam menambahkan area penyimpanan ke rumah A-Frame kamu.

    Tidak Cocok untuk Keluarga Besar

    Dinding vertikal yang terbatas, ruang penyimpanan yang terbatas, dan jumlah kamar yang terbatas menjadi hal yang kurang nyaman untuk keluarga besar. Rumah A-Frame menjadi rumah utama yang bagus untuk individu atau pasangan yang masih sendiri.

    Meskipun rumah A-Frame telah melonjak popularitasnya, gaya dan desain yang tak lekang oleh waktu tidak akan pernah ketinggalan zaman.

    Itulah kelebihan dan kekurangan rumah bentuk rangka huruf A atau A-Frame.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Dekorasi Ruangan Agar Terlihat Mewah



    Jakarta

    Mendekorasi ruangan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Mendekorasi bukan hanya tentang mempercantik rumah, tetapi juga memasukkan desain pribadi yang diinginkan ke ruangan.

    Mendekorasi ruangan apapun bisa menjadi tantangan ketika keinginan dan anggaran tidak sesuai dengan yang direncanakan.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa cara untuk membuat ruangan apapun tampak dan terasa mewah tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.


    Tambahkan Dekorasi Jendela

    Jendela yang kosong mungkin terlihat kurang terawat, tetapi jendela yang dilengkapi gorden memiliki banyak kelebihan. Tidak hanya memberi privasi dan menyaring sinar matahari, tetapi membuat ruangan secara keseluruhan lebih mewah.

    “Hiasan jendela, dan khususnya gorden benar-benar menambahkan lapisan akhir yang membuat ruangan terasa lebih lengkap,” kata Julie Mitchiner, dari JAM Interior Design.

    Tekstur yang Lebih Banyak

    Pikirkan bantal beludru, selimut kasmir, dan karpet berbulu. Barang-barang aksen yang lebih kecil langsung memperindah ruangan dan memberikan kesan yang sangat canggih dan mewah.

    “Saya suka menambahkan berbagai tekstur mewah ke ruangan untuk mendapatkan tampilan yang terasa sangat mewah dan mahal.”kata Kathy Kuo.

    Singkirkan Kekacauan di Ruangan

    Tumpukan surat di meja dan gelas air minum yang tidak dibereskan akan membuat ruangan terasa berantakan, sehingga membuat ruangan jauh dari kata mewah.

    “Saat mendekorasi, lebih sedikit lebih baik. Kekacauan membuat ruangan tampak lebih kecil dan juga tidak menarik,” ujar Cassie Fruggiero, agen real estat.

    Untuk meningkatkan faktor kemewahan ruangan, luangkan waktu untuk sesi pembersihan yang serius. Pertimbangkan semua yang dipajang, mulai dari buku hingga peralatan di meja dapur. Hal ini akan membuat penghuni rumah tidak stres saat dilihat.

    Pencahayaan

    Pencahayaan bukan hanya kebutuhan fungsional, tetapi perlengkapan yang berfungsi ganda sebagai karya seni yang mencolok.

    “Lampu hias dapat memberikan dampak besar pada dinding yang kosong dan menciptakan kesan mewah di ruangan manapun atau lampu pahatan dapat berfungsi ganda sebagai karya seni,” kata Leslie Dapper, desainer utama di Rumor Designs.

    Pencahayaan seringkali menjadi titik fokus ruangan dan dapat menambah keanggunan, keunikan, dan gaya. Hal ini adalah cara cepat untuk mengubah tampilan dan dapat dilakukan dengan anggaran berapapun.

    Tambahkan Karpet

    Warna, pola, kehangatan, dan pijakan kaki yang lembut akan membuat ruangan terasa mewah. Manfaat menambahkan karpet ke ruangan manapun, seperti ruang tamu, lorong, atau kamar tidur membuat ruangan tampak mahal meskipun dengan karpet murah.

    “Karpet dapat membuat ruangan apapun tampak rapi, yang menciptakan ruang yang lebih bijaksana dan bermakna,” kata Sam Lund, dari Simply Sam.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Split, Portable, dan Central, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan di rumah. Namun, agar penggunaan AC maksimal tentunya harus sesuai dengan luas ruangan.

    Umumnya, AC yang digunakan merupakan jenis AC Split, AC Portable, dan juga AC Central. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Nah, berikut ini informasi mengenai ketiga AC tersebut.


    AC Split

    Young brunette woman in her modern apartment. She turns on the air conditioner from the remote control. Climate control at home with split system.Ilustrasi AC split Foto: Getty Images/iStockphoto/LENblR

    Dilansir Times of India, AC Split atau non-inverter merupakan jenis AC indoor dan outdoor. Biasanya, AC Split bekerja dengan pendinginan maksimum, jadi ketika ruangan dirasa sudah dingin maka AC akan berhenti beroperasi sesaat.

    Karena bekerja on-off, AC ini memerlukan listrik sekitar 800 watt. Untuk suara, AC ini tidak menimbulkan suara yang begitu mengganggu, hanya pada awal dinyalakan saja.

    Untuk harga, AC ini bisa dibilang cukup ekonomis. Tak heran jenis AC ini banyak digunakan di Indonesia.

    Melansir Sinar Mas Land, berikut ini kelebihan dan kekurangan AC Split
    Kelebihan:

    – Harga terjangkau
    – Perawatan mudah
    – Pendinginan cepat
    – Tersedia di banyak tempat

    Kekurangan:

    – Boros energi
    – Mengurangi estetika karena dipasang di dinding

    AC Portable

    Close-up View Of Portable Air Conditioner With Blurred Living Room BackgroundAC portable Foto: Getty Images/onurdongel

    Mengutip The Spruce, AC Portable merupakan jenis AC yang bisa dipindah-pindah posisinya karena diletakkan di lantai. Biasanya, AC jenis ini digunakan di ruangan yang tidak terlalu besar, sekitar 46 m2.

    Banyak orang yang memilih AC jenis ini karena praktis bisa dipindahkan kemana-mana. Namun, AC ini juga ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.

    Kelebihan:

    – Mudah dipindah-pindah
    – Harga tidak terlalu mahal dan mudah dipasang

    Kekurangan:

    – Tidak cocok untuk ruangan yang luas
    – Agak berisik

    AC Central

    AC central atau AC pusat merupakan AC yang bisa mendinginkan seisi ruangan karena diatur terpusat. AC jenis ini merupakan yang terbesar dan paling mahal dari AC konvensional.

    Melansir Better Homes & Gardens, sistem AC ini dirancang untuk mendinginkan seluruh rumah dengan mengalirkan udara dingin melalui saluran dan keluar melalui ventilasi. AC ini biasanya dikendalikan oleh termostat dan dapat dirancang dengan kemampuan cerdas.

    Meski bisa digunakan di rumah, namun umumnya jenis AC ini digunakan untuk gedung-gedung besar, seperti perkantoran, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

    Kelebihan:

    – Efisiensi tinggi
    – Tidak bising

    Kekurangan:

    – Harga mahal
    – Biaya perawatan tinggi
    – Jika satu bagian bermasalah, seluruh sistem bisa terganggu
    – Pengaturan suhu terpusat sehingga kurang fleksibel

    Itulah informasi mengenai AC Split, AC Portable, dan AC Central. Sudah tahu bedanya serta kelebihan dan kekurangannya kan detikers?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung Rugi Pakai Sumur Bor di Rumah



    Jakarta

    Semua rumah harus punya sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuninya. Salah satu opsi sumber air yang banyak digunakan masyarakat adalah sumur bor.

    Sumur bor adalah lubang buatan untuk mengambil air dari dalam tanah. Sumur air ini biasanya dibuat menggunakan mesin bor dalam tanah untuk menjangkau air di akuifer atau lapisan bawah tanah.

    Namun, membuat sumur bor di rumah bukan perkara mudah. Bagi kamu yang ada niatan membuat sumur bor sebaiknya pertimbangkan dulu untung ruginya. Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Pertimbangan Membuat Sumur Bor

    Inilah pertimbangan untung rugi membuat sumur bor di rumah seperti yang dikutip dari A&H Drilling.

    1. Biaya

    Kelebihan

    Mempunyai sumur bor berarti kamu tidak perlu membayar tagihan air bulanan. Bukan cuma menghemat pengeluaran, kamu juga mempunyai akses air sendiri di rumah.

    Kekurangan

    Meskipun memiliki sumur air sendiri bisa akan menghemat tagihan air. Biaya pembuatan awalnya cukup mahal. Tentunya biaya ini sangat bergantung pada jenis sistem sumur, kualitas peralatan, dan biaya pemasangan.

    Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan waktu dan tenaga untuk membuat sumur. Ada proses untuk memetakan air tanah sebelum membuat sumur. Kemudian, membangun dan memelihara sumur juga cukup memakan waktu dan tenaga.

    2. Kualitas Air

    Kelebihan

    Soal kualitas air, tentu bervariasi tergantung pada lokasi sumur. Namun, biasanya air sumur lebih sehat dan enak dibandingkan air dari hasil industri. Hal ini dikarenakan tidak adanya bakteri umum yang ditemukan dalam air industri seperti timbal dan merkuri.

    Kekurangan

    Akan tetapi, air sumur dapat mengandung lebih banyak bahan kimia lain seperti zat besi dan fluorida. Hal ini dapat dengan diatasi dengan memasang alat pemurni air atau sistem penyaringan di sumur.

    3. Penggunaan Energi

    Kelebihan

    Sumur bor dapat menghemat energi secara keseluruhan. Berbeda halnya kalau menyaring air untuk seluruh kota memerlukan mesin yang besar, sehingga menghabiskan banyak energi. Dengan memilih untuk memperoleh air dari sumur air sendiri, kamu dapat menghemat penggunaan energi.

    Kekurangan

    Meskipun kamu bisa mandiri mempunyai sumber air sendiri, sumur bor mengandalkan listrik untuk memompa air. Kalau suatu ketika tidak ada listrik, maka air tidak bisa dipompa keluar.

    Oleh karena itu, kamu perlu memastikan ada cadangan air di kala darurat. Sebaiknya, siapkan generator cadangan dan penyimpanan air darurat kalau ingin menggunakan sumur bor.

    Itulah beberapa pertimbangan membuat sumur bor di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Menimbang Untung Rugi Beli Rumah Bekas atau Baru



    Jakarta

    Rumah merupakan salah satu kebutuhan bagi hampir seluruh orang. Namun, kendalanya tidak semua orang dapat membeli rumah terutama rumah baru. Alhasil ada yang memutuskan untuk mencari rumah bekas yang harganya lebih murah kemudian merenovasinya.

    Namun, sebelum kamu memutuskan membeli rumah bekas atau menabung untuk membeli rumah baru, pertimbangkan dahulu dengan matang untung rugi keduanya. Kira-kira apakah membeli rumah bekas lalu merenovasinya akan lebih untung atau lebih baik membeli rumah baru?

    Steve Sudijanto, Pengamat Properti sekaligus Direktur PT. Global Asset Management mengatakan dari segi harga membeli rumah second sangat menguntungkan karena harganya lebih terjangkau daripada membeli rumah baru. Alasannya bukan karena rumah bekas atau telah dipakai, melainkan biasanya pemilik rumah ingin menjual rumah dengan cepat.


    “Orang yang menjual rumah pasti membutuhkan uang atau mau pindah ke luar kota. Pasti mendambakan uang cash. Kalau nggak kan nggak dijual. Atau mereka mau naik pangkat, mau pindah rumah yang lebih besar, butuh uang juga kan untuk nombokin,” kata Steve kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Kelebihan lainnya membeli rumah second biasanya lokasinya berada di kawasan yang lebih berkembang karena sudah berdiri lebih lama. Misalnya sudah banyak tempat komersial, lalu lintas lebih ramai karena sudah banyak yang tinggal di sana, dan tersedia fasilitas umum yang lebih mudah dijangkau.

    Kondisi ini mungkin akan berbeda dengan rumah baru. Biasanya rumah-rumah baru masih dalam tahap pengembangan, sehingga ada banyak lahan kosong.

    Namun, kondisi lingkungan di sekitar rumah ini bisa berbeda-beda, tergantung di mana kamu ingin tinggal. Maka, kamu perlu mencari lokasi yang strategis saat mencari rumah second ataupun baru agar saat mempertimbangkannya tetap mendapat pilihan terbaik.

    “Kita bisa beli rumah di fasilitas yang sudah matang, yang sudah mapan. Sektor 1-5 itu biasanya sudah lengkap, dekat stasiun kereta (dan) dekat jalan tol. Sudah matang, buahnya sudah manis, tinggal renovasi,” katanya.

    Pertimbangan selanjutnya adalah kamu harus memilih rumah second yang tidak memiliki kerusakan parah atau struktural. Dengan begitu kamu dapat mempertimbangkan apakah rumah tersebut harus direnovasi atau tidak. Jika rumah second sudah murah dan tidak perlu direnovasi maka pengeluaranmu tidak banyak.

    Hal yang sama juga berlaku untuk rumah baru. Meski biasanya memang memiliki ketahanan yang bagus karena baru selesai dibangun, tetapi kamu tetap harus mengeceknya seperti kondisi atap bocor atau tidak, kondisi airnya, pada siang hari panas atau tidak, cek potensi jamur dan rayap, dan kondisi saluran pembuangan.

    “Jangan sampai membeli rumah kita harus merobohkan struktur, itu rugi. Karena kalau mendapat rumah yang strukturnya sudah nggak baik, itu akhirnya kita kayak bangun baru, akhirnya ya mahal,” imbuhnya.

    Ia menyebut kerusakan permanen pada rumah yang perlu dihindari seperti berkaitan dengan struktur, rayap, hingga pernah banjir. Oleh karena itu penting untuk datang langsung untuk survei rumah second untuk memilih properti yang tidak banyak masalah.

    “Untuk membeli rumah second itu yang paling utama mesti dilakukan kita harus survei. Melihat dari rumah tersebut dalam arti kondisi bangunan, struktur, mechanical electric, plafon, genteng, struktur genteng, air, listrik, (dan) rayap,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Salah Pilih, Ini Jenis-jenis Bahan Atap



    Jakarta

    Atap merupakan salah satu elemen penting dalam konstruksi bangunan. Fungsinya melindungi interior dari cuaca dan memberikan estetika pada desain. Pemilihan bahan atap yang tepat sangat krusial, tidak hanya untuk memastikan ketahanan dan keamanan, tetapi juga untuk efisiensi energi dan biaya pemeliharaan.

    Simak pembahasan ini untuk mengeksplorasi berbagai jenis bahan atap yang tersedia, kelebihan dan kekurangannya, serta tips dalam memilih bahan atap yang sesuai dengan kebutuhan bangunan kamu.

    Ubin Logam Tiruan

    Melansir This Old House, beberapa jenis atap logam yang dirancang untuk menyerupai tampilan ubin keramik tersedia dalam bentuk potongan terpisah, sehingga atap yang dihasilkan tetap mempertahankan sebagian tekstur dan ketidakteraturan yang menjadi ciri khas atap asli.


    Meskipun demikian, atap ini dilapisi dengan panel logam yang siap pakai. Proses pemasangannya cepat dan sederhana, serta memiliki ketahanan terhadap air.

    Ubin Keramik

    Genteng keramik yang saling terhubung membentuk atap yang sangat menarik dan dapat bertahan hingga 100 tahun atau lebih. Namun, jenis atap ini membutuhkan struktur pendukung yang kokoh.

    Genteng yang tergolong ringan dapat memiliki berat sekitar enam pon per kaki persegi, sementara yang lebih berat bisa mencapai 18 pon per kaki persegi. Sebagai alternatif untuk beban yang lebih ringan, kamu bisa mempertimbangkan atap logam yang lebih ekonomis dan menyerupai genteng, dengan berat hanya sekitar satu pon per kaki persegi.

    Batu Tulis

    Batu tulis merupakan bahan atap berat lainnya, dengan berat biasanya berkisar antara tujuh hingga delapan pon per kaki persegi. Untuk mendapatkan tampilan yang halus, ubin batu tulis dapat dipotong sesuai bentuk di semua sisinya.

    Sementara itu, untuk menciptakan tekstur yang lebih menarik, seperti yang terlihat pada atap ini, produsen membentuk permukaan depan dengan membelah sepotong dari blok yang lebih besar, sehingga memperlihatkan lapisan lumpur yang ada di dalamnya.

    Tepi bertekstur pada ubin ini dihasilkan melalui goresan garis di bagian belakang, kemudian dipatahkan pada sisi-sisinya.

    Genteng Kayu

    Sirap kayu yang kuat dan menarik adalah pilihan estetika yang ideal untuk rumah bergaya sirap seperti ini. Namun, dari segi praktis, sirap kayu mungkin bukan opsi terbaik ketika tiba saatnya untuk mengganti atap.

    Sebagian besar jenis kayu yang tersedia saat ini untuk pembuatan sirap tidak sekuat kayu yang berasal dari pohon tua yang tumbuh lambat di masa lalu. Meskipun sirap kayu saat ini cocok untuk dinding, daya tahannya di atap yang merupakan lokasi yang lebih menantang tidak begitu lama.

    Komposisi Arsitektur

    Jika kamu bersedia mengeluarkan biaya lebih untuk atap komposisi, kamu dapat memperoleh sirap dengan tekstur yang lebih kaya dan variasi warna yang lebih banyak. Kualitas ini sangat diinginkan karena memberikan tampilan yang lebih menyerupai apa yang sebenarnya dicari orang, yaitu sirap kayu atau ubin keramik.

    Karena sirap berkualitas arsitektur lebih tebal dan tidak mudah rusak, garansi yang ditawarkan biasanya juga lebih lama.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com