Tag: kelembapan rumah

  • Wajib Tahu! 5 Masalah yang Akan Terjadi Bila Rumah Dibiarkan Lembap


    Jakarta

    Kelembapan yang tinggi bukan hanya membuat rumah tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan serius pada rumah. Mencegah kelembapan sangat penting untuk dilakukan.

    Banyak yang akan terjadi apabila rumah dibiarkan terus-menerus lembap. Tidak hanya kerusakan pada rumah, tetapi juga akan mengganggu kesehatan pada penghuni rumah.

    Dengan memeriksa ventilasi tetap baik, akan mencegah adanya kelembapan.


    Melansir The Spruce, Minggu (3/11/2024), berikut beberapa masalah yang akan terjadi apabila rumah tetap dibiarkan lembap terlalu lama.

    Munculnya Jamur

    Jika rumah lembap, jamur akan tumbuh dengan cepat. Jamur dapat tumbuh dan menembus dinding, tetapi juga dapat tumbuh di permukaan lembut, seperti bantal atau karpet di area dengan ventilasi yang buruk.

    Jamu juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti asma atau alergi. Hal ini penting untuk segera diatasi sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius lagi.

    Wallpaper dan Cat Mengelupas

    Jika kelembapan tidak terkontrol, maka akan tercipta tempat berkembang biaknya embun di mana saja yang mengalami kondensasi berlebihan. Hal ini tentunya akan menyebabkan kertas dinding dan cat kamu mulai menggelembung dan terkelupas.

    Dengan hanya menutupi nya tidak akan menyelesaikan masalah, lapisan cat baru atau lapisan wallpaper baru tidak akan menyelesaikan masalah dalam hal kelembapan.

    Keadaan Furniture dan Dekorasi Memburuk

    Hal lain yang tidak mengenakan saat rumah memiliki tingkat kelembapan yang tinggi adalah furniture akan cepat lapuk, terutama yang terbuat dari bahan kayu. Apabila terjadi, akan menyebabkan kerusakan.

    Kerusakan Struktural

    Kelembapan yang tinggi akan benar-benar merusak struktural dalam rumah, seperti dinding, drywall, dan bahkan beton. Anehnya, kelembapan juga bisa merusak komponen logam, seperti balok penyangga.

    Kelembapan membuat balok-balok struktur rumah membengkak dan menyusut. Hal ini menyebabkan dinding retak dan menyebabkan lebih banyak kelembapan meresap ke dalam rumah kamu.

    Lantai Kayu Kendur

    Lantai kayu yang kendur adalah tanda bahwa rumah kamu terlalu lembap Lantai dapat kendur dan retak, yang membuat rumah kamu tidak aman bagi penghuninya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Basmi Kamitetep di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Pernah dengar hewan kamitetep? Serangga yang yang satu ini kerap ditemukan di Indonesia.

    Kamitetep atau Phereoeca uterella memiliki bentuk seperti larva yang biasanya hinggap di ruangan dengan suhu lembap. Selain itu, hewan ini juga kerap hinggap di tempat-tempat yang jarang dibersihkan, seperti gudang dan kolong tempat tidur.

    Serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi jika bulu halusnya kontak dengan manusia. Tak heran, banyak penghuni rumah yang ingin membasminya.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tips membasmi kamitetep di rumah.

    1. Bersihkan Rumah

    Hewan ini biasa ditemukan di dinding atau menggantung di atap rumah. Kamitetep biasanya memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

    Dilansir dari Bugwiz, penghuni rumah bisa membersihkan ruangan agar tidak menjadi habitat kamitetep di rumah. Bersihkan debu-debu dan sarang laba-laba di rumah, termasuk sampah-sampah organik yang ada.

    2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

    Kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi. Nah, penghuni rumah bisa menjaga kelembapan rumah rendah agar tidak menjadi tempat bernaung kamitetep.

    Salah satu caranya bisa membuka jendela untuk sirkulasi udara yang lancar atau menggunakan dehumidifier. Buat rumah terasa sejuk dan kering.

    3. Pakai Sabun Cuci Piring

    Kamitetep bisa dibasmi pakai sabun cuci piring. Ini merupakan salah satu langkah yang mudah untuk membasmi kamitetep tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

    Caranya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Campurkan namun jangan sampai banyak busa.

    Sebaiknya jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep karena mereka memiliki lapisan pelindung di tubuhnya. Caranya, bisa menusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam tubuhnya untuk membasmi kamitetep.

    4. Tutup Pintu Masuk Kamitetep

    Dilansir dari The Pest Informer, retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi kamitetep. Penghuni rumah bisa menutup titik masuk ini untuk mencegah kamitetep masuk ke dalam rumah. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

    5. Gunakan Pestisida

    Jika menggunakan cara-cara di atas masih belum bisa membasmi kamitetep, bisa mempertimbangkan penggunaan pestisida. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

    6. Panggil Jasa Profesional

    Jika keberadaan kamitetep di rumah sangat banyak dan sulit dikendalikan atau dibasmi, sudah saatnya memanggil jasa profesional.

    Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuaca Tak Menentu Bikin Rumah Mudah Lembap, Begini Atasinya


    Jakarta

    Kelembapan merupakan musuh utama rumah. Ketika rumah terlalu lembap berbagai masalah akan muncul, mulai dari masalah pada bangunan dan kesehatan.

    Rumah yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur hitam atau black mold yang dapat merusak tampilan rumah, merusak cat, plafon, hingga material perabotan, serta memicu penyakit pernapasan yang tidak disangka-sangka.

    Di masa-masa seperti saat ini, cuaca panas dan hujan sedang tidak menentu, potensi rumah jadi lebih lembap sangat besar. Pemilik rumah harus lebih mewaspadai terhadap kenaikan kelembapan di rumah. Dilansir dari Telegrafi, cara mengatasinya bukan dengan membongkar rumah, melainkan ada cara-cara sederhana yang bisa diikuti dan ada yang instan juga. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasannya.


    1. Jaga Suhu Ruangan

    Suhu ruangan yang ideal menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO adalah sekitar 18-20°C dengan kelembapan relatif 50-60 persen. Apabila sudah lewat dari batas tersebut, pemilik rumah perlu melakukan sesuatu. Salah satu cara paling praktis adalah sering-sering membuka jendela agar sirkulasi di dalam rumah teratur. Bisa juga dengan menyalakan kipas angin yang dapat meningkatkan aliran udara.

    Cara yang tak kalah instan, tetapi memang perlu mengeluarkan uang adalah membeli Dehumidifier. Alat tersebut dapat menghilangkan kelembapan berlebih di udara. Cara menggunakannya dengan menyalakan alat ini dan biarkan selama beberapa jam. Nanti kamu bisa melihat tempat penampungan di bagian bawah untuk mengecek air yang terserap oleh alat tersebut dari proses kondensasi (perubahan gas menjadi air).

    2. Membuka Jendela

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, membuka jendela merupakan cara sederhana dan wajib dilakukan agar rumah tidak terasa pengap dan terisolasi. Terutama saat memasak dan mandi karena pada di ruang yang tidak begitu luas tersebut memerlukan sirkulasi udara yang baik.

    3. Jangan Biarkan Ada Pakaian Basah di Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan ruangan di rumah yang paling berpotensi cepat lembap. Alasannya kamar mandi umumnya ruangannya berada di dalam rumah, minim ventilasi, dan selalu basah sehingga air yang berkumpul di dalamnya bisa menyebabkan ruangan cepat lembap. Jika kamar mandi sering dibiarkan dalam keadaan basah dan jarang dibersihkan, lantainya akan mudah licin, muncul jamur di sela-sela keramik, hingga muncul binatang seperti cacing.

    Selain itu, hindari menyimpan handuk atau pakaian basah di dalam kamar mandi. Kebiasaan ini juga mempengaruhi kelembapan di kamar mandi. Hindari juga meletakkan handuk basah sembarangan karena jamur bisa tumbuh di mana saja asal ada area yang lembap.

    Itulah cara untuk mengatasi rumah yang lembap, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com