Tag: kelestarian

  • 5 Pohon yang Bikin Rumah Teduh, Ini Daftarnya!


    Jakarta

    Memiliki rumah yang sejuk dan teduh tentu menjadi impian banyak orang, terutama di lingkungan yang panas dan gersang. Kehadiran pohon peneduh di sekitar rumah menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

    Umumnya, tanaman peneduh memiliki ukuran yang cukup besar, dengan daun yang lebat, sehingga dapat mengurangi intensitas cahaya matahari yang jatuh ke permukaan tanah.

    Tanaman peneduh sering digunakan di taman, halaman rumah, area parkir, atau kawasan perkotaan yang membutuhkan perlindungan dari panas berlebih. Kehadirannya dapat menciptakan suasana sejuk dan nyaman bagi lingkungan sekitar.


    Pohon peneduh memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, terutama di wilayah perkotaan yang terpapar sinar matahari sepanjang hari. Ada beberapa jenis pohon yang memiliki keunggulan khusus, yaitu daunnya tidak mudah rontok sehingga meminimalkan pekerjaan pembersihan dan menjaga estetika lingkungan.

    Berikut ini adalah daftar tanaman peneduh yang bisa ditanam di rumah.

    Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

    Ketapang kencana or Terminalia mantaly trees at the park. Nature backgroundKetapang kencana Foto: Getty Images/Elisa Irmalia

    Ketapang Kencana adalah pilihan populer di perkotaan karena memiliki daun kecil yang tidak mudah rontok, tajuknya berbentuk rapi dan dapat memberikan keteduhan yang cukup luas, pohon ini tumbuh dengan cepat dan cocok untuk taman, trotoar, serta area parkir. Ketapang Kencana juga tidak memerlukan perawatan yang rumit.

    Pohon Tanjung (Mimusops elengi)

    Mimusops elengiMimusops elengi Foto: Getty Images/Come on cooperation with us

    Melansir lindungihutan.com, batang dan ranting pohon tanjung kuat, sehingga kamu tidak perlu khawatir saat angin kencang menerpa. Pohon Tanjung dikenal dengan daunnya yang lebat dan tidak mudah rontok, bahkan saat pergantian musim, tajuk pohon ini padat sehingga memberikan keteduhan yang optimal.

    Pohon Angsana (Pterocarpus indicus)

    Giant stem of pterocarpus indicus tree against sun on summer day.Pterocarpus indicus Foto: Getty Images/iStockphoto/CJ_Romas

    Pohon Angsana adalah salah satu pohon peneduh terbaik dengan tajuk yang lebar dan daun-daunnya yang relatif jarang rontok, angsana sering digunakan sebagai peneduh di sepanjang jalan dan area perkantoran karena kanopinya yang lebat mampu memberikan keteduhan dalam skala besar. Selain itu, kayunya juga bernilai ekonomis tinggi.

    Pohon Beringin (Ficus Benjamina)

    pohon beringin bondowosopohon beringin bondowoso Foto: Chuk Shatu W

    Pohon Beringin adalah pilihan populer untuk area taman atau ruang publik. Selain sebagai peneduh, daunnya yang lebat tidak mudah rontok sehingga tidak memerlukan banyak perawatan, pohon ini juga memiliki nilai budaya yang tinggi di beberapa daerah di Indonesia dan sering kali dipilih sebagai simbol ketahanan dan kelestarian alam.

    Pohon Flamboyan (Delonix regia)

    Luxuriant tropical environment and residential wooden house in Key West, FloridaPohon flamboyan Foto: Getty Images/imagedepotpro

    Pohon Flamboyan dikenal dengan bunga-bunganya yang berwarna cerah dan indah, daunnya yang rimbun dan tidak mudah rontok menjadikannya sebagai pilihan pohon peneduh yang menarik. Flamboyan tumbuh dengan cepat dan dapat mencapai tinggi yang signifikan, membuatnya sangat cocok untuk digunakan di taman, jalan raya, area terbuka, maupun di sekitar rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Rawat Tanaman di Pekarangan Rumah Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Curah hujan yang tinggi terkadang menjadi tantangan tersendiri untuk merawat pekarangan rumah. Siapa yang tak ingin tanaman tumbuh subur dan cantik, sehingga bisa memperindah tampilan rumah.

    Untuk memastikan kelestarian dan pertumbuhan tanaman tetap optimal di musim hujan, kamu perlu memberikan perhatian khusus dan tindakan preventif. Jangan sampai tingginya curah hujan malah membuat pekarangan rumah kamu tak terawat.

    Lantas, bagaimana cara merawat tanaman di pekarangan rumah saat musim hujan? Yuk, simak tipsnya berikut ini.


    Tips Merawat Tanaman di Pekarangan Rumah Saat Musim Hujan

    Inilah cara merawat pekarangan rumah di kala curah hujan yang tinggi, dikutip dari Root Bridges.

    1. Hindari Adanya Genangan Air

    Salah satu tantangan utama selama musim hujan adalah genangan air. Ini bisa menyebabkan hilangnya nutrisi tanah dan berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman. Pastikan untuk menyediakan sistem drainase yang baik agar air bisa mengalir keluar dari taman.

    Tanaman sukulen, sebagai contoh, memerlukan ekstra perhatian karena sering kali menerima air lebih dari yang diperlukan. Setelah hujan berhenti, pastikan untuk taruh tanaman tersebut agar dapat sinar matahari untuk jangka waktu tertentu.

    2. Sediakan Cahaya Tambahan

    Kekurangan cahaya seringkali terjadi selama musim hujan. Untuk tanaman yang sangat bergantung pada sinar matahari, bisa menggunakan sumber cahaya buatan untuk mengatasi kekurangan cahaya.

    3. Lindungi Tanaman dari Hujan Lebat

    Gunakan penutup berlubang yang tembus cahaya untuk melindungi tanaman dari hujan berlebihan. Penutup berlubang dari plastik, misalnya, bisa memastikan tanaman tetap mendapatkan kelembaban yang diperlukan tanpa membahayakan pertumbuhan mereka.

    4. Pangkas Tanaman Secara Rutin

    Pangkas tanaman secara teratur menggunakan alat potong yang tepat saat musim hujan. Ini adalah waktu yang tepat bagi tunas baru untuk tumbuh, tetapi pastikan untuk memberikan ruang yang cukup bagi pertumbuhan tersebut. Pemangkasan juga membantu menghindari pertumbuhan tanaman yang tidak diinginkan.

    5. Manfaatkan Cacing Tanah dan Pupuk

    Jaga kesuburan tanah dengan memanfaatkan cacing tanah dan pupuk organik selama musim hujan. Cacing tanah tidak hanya menjaga tanah tetap aerobik, tetapi juga memastikan air meresap ke dalam tanah. Gunakan pupuk organik yang lambat melepaskan untuk memberikan nutrisi tanaman secara berkelanjutan.

    6. Bersihkan Alga yang Tumbuh

    Periksa permukaan tanah untuk tumbuhan hijau berlendir yang tumbuh seiring dengan dimulainya musim hujan. Bersihkan alga secara teratur untuk mencegah gangguan terhadap pertumbuhan tanamanmu.

    7. Berikan Dukungan Fisik pada Tanaman yang Rentan

    Hindari kerusakan akibat angin kencang dengan memberikan dukungan fisik pada tanaman yang rentan. Kamu bisa mengikatnya pada sebuah kayu agar tanaman tetap berdiri kokoh. Ini sangat penting untuk tanaman yang masih muda dan lambat tumbuh.

    8. Cegah Erosi Tanah

    Buat penghalang di sekitar tanaman untuk mencegah erosi tanah akibat air hujan. Pastikan penghalang ini tidak menciptakan genangan air yang dapat merugikan pertumbuhan tanaman.

    Demikianlah tips merawat tanaman di pekarangan rumah saat musim hujan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com