Tag: keluarga

  • Haruskah Mengepel Lantai Setiap Selesai Menyapu? Begini Anjurannya



    Jakarta

    Mengepel lantai biasa dilakukan setelah menyapu lantai. Namun, jika dilihat secara kasat mata, sebenarnya lantai sudah terlihat bersih hanya dengan disapu. Lantas, apakah mengepel lantai harus dilakukan setiap hari, terutama setelah menyapu?

    Dilansir Angi, ternyata penentuan waktu untuk mengepel lantai bisa disesuaikan dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan di rumah. Apabila seharian berada di rumah, lantai harus dipel setiap hari bahkan setiap setelah melakukan kegiatan lho. Bahkan mengepel tidak hanya dilakukan satu kali saja, melainkan dua kali yakni pada pagi dan sore hari.

    Untuk area dapur, mengepel lantai juga dianjurkan dilakukan ketika selesai makan, termasuk di area ruang makan. Tumpahan, remah-remah, dan minyak dari masakan dapat mengotori lantai selama memasak dan makan.


    Menyapu dan mengepel setelah makan malam juga dianjurkan. Dengan begitu, saat penghuni rumah ingin memasak keesokan paginya, dapur tidak berantakan bak kapal pecah.

    Lalu, untuk area di dekat pintu masuk dan ruangan yang sering jadi tempat lalu lalang bisa dipel setiap dua minggu sekali. Namun, jika sedang musim hujan, mengepel lantai sebaiknya dilakukan setiap selesai hujan.

    Ruang tempat keluarga berkumpul atau menerima tamu seperti ruang keluarga, ruang tamu, dan ruang TV harus sering dipel terutama setelah selesai digunakan. Sebab, kotoran bisa terbawa dari luar. Di ruangan ini bisa saja ada tumpahan remah makanan dan lainnya.

    Apa yang Terjadi Jika Jarang Mengepel Lantai?

    Lantai yang jarang dipel pasti terasa lengket, berpasir, dan kasar. Terutama bagi penghuni yang jarang memakai alas kaki selama di dalam rumah.

    Selain itu, lantai yang kotor dan jarang dipel menjadi tempat berkumpulnya serbuk sari, kotoran, debu, dan kotoran lainnya menyebabkan penumpukan alergen, bakteri, dan bahkan jamur, yang mencemari rumah dan menciptakan lingkungan yang tidak higienis. Seiring waktu, muncul bau tak sedap di rumah karena pertumbuhan jamur dan bakteri.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Presiden Emmanuel Macron Cuma Punya 1 Rumah, Itu Juga Istrinya Dapat Warisan



    Jakarta

    Emmanuel Macron merupakan Presiden Prancis yang telah terpilih dalam 2 periode sejak 2017 hingga saat ini. Ada satu hal menarik darinya, jika biasanya politikus memiliki banyak aset properti, Macron justru sebaliknya. Diketahui ia hanya memiliki satu rumah yang dinamakan dengan Villa Monéjan di Le Touquet.

    Rumah tersebut tampak megah seperti istana apabila dilihat dari luar. Dilansir situs Gala, properti tersebut berada di pinggir Pantai Opal di Prancis utara dan menghadap langsung ke sana. Properti ini cocok sekali digunakan sebagai rumah liburan untuk menenangkan diri.

    Namun, lokasi rumah ini tidak terpencil. Wartawan sering menyambangi properti ini dan beberapa kali menangkap momen keduanya saat tengah berjalan di pantai atau muncul pada salah satu jendela rumah tersebut. Kabarnya pasangan ini kerap pulang ke rumah tersebut setiap akhir pekan atau hari libur.


    “Rumah itu terletak di jalan tersibuk di Le Touquet, Avenue Saint-Jean. Rumah itu menghadap ke jalan. Saat jendelanya dibuka, Anda bisa melihat mereka ada di sana. Privasi mereka sangat minim,” tulis Gala, seperti yang dikutip Selasa (27/5/2025).

    Rumah Emmanuel Macron dan Brigitte MacronRumah Emmanuel Macron dan Brigitte Macron Foto: Shutterstock via le journal de la maison

    Rumah mewah tersebut telah menjadi milik mereka sejak 2021. Nilainya ditaksir sekitar 2,7-2,8 juta euro atau sekarang setara dengan Rp 49-51 miliar (kurs Rp 18,476).

    Ternyata rumah ini merupakan rumah warisan dari keluarga sang istri, Brigitte Macron. Nama Villa Monéjan pun berasal dari singkatan nama depan orang tua Brigitte, Simone dan Jean Trogneux.

    Meski baru diberikan pada 2021, pasangan ini telah mengurus vila tersebut sejak 2011. Keduanya merenovasi vila tersebut. Kemudian, Emmanuel Macron kemudian mengambil pinjaman sebesar 350.000 euro atau Rp 6,4 miliar selama 15 tahun untuk rumah seluas 250 meter persegi dengan 36 jendela bergaya Prancis ini.

    Semenjak Macron menjadi presiden, area di sekitar Villa Monéjan telah diperketat. Meskipun begitu, pembangunan tetap masif di daerah tersebut. Bahkan pada 2024 lalu, di hadapan Villa Monéjan muncul rumah mewah lainnya yang disebut “Villas Saint-Jean”. Rumah-rumah baru ini menawarkan interior yang unik serta area luar yang nyaman seperti teras, taman, hingga balkon. Menurut laporan pada akhir 2024 lalu, harga tanah di sana sekitar 13.000-15.000 euro atau sekitar Rp 240-277 juta per meter.

    Awal tahun ini beredar kabar jika Villa Monéjan akan dijual. Pasangan tersebut akan membeli rumah baru yang lokasinya belum terungkap. Di luar properti pribadi, pasangan tersebut sehari-hari tinggal di Istana Elysee yang memang merupakan istana keprisidenan yang disiapkan negara untuk pemimpin negara.

    (aqi/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tiru 3 Kebiasaan Ini Agar Rumah Makin Terlihat Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Rumah perlu dibersihkan secara rutin agar rapi dan bebas dari kotoran. Namun, rumah yang sudah dibersihkan terkadang masih terlihat berantakan dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena kamu kurang teliti saat membersihkan rumah.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah kebiasaan yang bisa membuat rumah makin terlihat bersih dan rapi. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka hunian kamu semakin terlihat bersih bahkan hingga berminggu-minggu.

    Penasaran, apa saja kebiasaan yang bikin rumah semakin terlihat bersih dan rapi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan yang Bikin Rumah Terlihat Bersih

    Membersihkan rumah tak hanya sekadar menyapu dan mengepel lantai. Lebih dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hunian semakin terlihat bersih.

    Dilansir situs The Spruce, berikut kebiasaan kecil yang membuat rumah terlihat bersih:

    1. Membersihkan Barang yang Berserakan

    Kebiasaan yang pertama adalah dengan membersihkan barang-barang yang berserakan. Pemilik layanan Wizard of Homes Kadi Dulude mengatakan semakin banyak barang yang berserakan di rumah maka semakin terlihat kotor, meskipun sudah sering disapu dan dipel.

    “Semakin sedikit barang yang Anda letakkan di tempat terbuka, maka semakin cepat dibersihkan setiap hari dan rumah Anda akan terasa lebih bersih dan rapi,” kata Dulude.

    Sejumlah kebiasaan kecil yang perlu dicoba yakni dengan tidak menumpuk banyak kertas di meja belajar, jangan meletakkan barang di atas sofa, dan bersihkan meja ruang tamu dari debu atau sisa noda minuman.

    2. Bersihkan Furnitur dan Hiasan

    Terkadang pemilik rumah hanya fokus terhadap debu dan kotoran yang berada di lantai, tapi lupa untuk membersihkan furnitur dan hiasan. Padahal, benda tersebut juga mudah kotor karena debu.

    Coba bersihkan meja kerja, wastafel, atau meja di ruang tamu agar terlihat bersih dan kinclong lagi. Jangan lupa untuk membersihkan hiasan yang menempel di dinding atau diletakkan di meja. Sebab, hiasan yang indah tersebut akan terlihat jelek kalau kondisinya dipenuhi debu.

    3. Bersihkan Area Dapur

    Kondisi dapur yang kotor ternyata dapat memengaruhi kebersihan rumah. Misalnya, cipratan minyak goreng hingga ke lantai membuat kaki terasa lengket saat diinjak. Apalagi jika kamu sering bolak-balik dari dapur ke ruangan lain, tentu lantai rumah akan ikut berminyak dan terasa lengket.

    Di sisi lain, peralatan dapur juga perlu dibersihkan secara rutin. Hindari menumpuk peralatan masak yang tidak dipakai hingga berbulan-bulan karena bisa berdebu dan akhirnya rusak.

    “Pikirkan barang-barang apa saja yang benar-benar harus diletakkan di meja dapur. Sebab, barang tersebut akan mudah berminyak dan lengket, sehingga membuat seluruh dapur terasa kotor,” ujar Dulude.

    Lebih lanjut, Dulude mengatakan penting meluangkan waktu setiap seminggu sekali untuk membersihkan dapur dan meja makan. Sebab, area ini sering kali terlihat berantakan saat setelah masak atau menyantap makanan bersama keluarga.

    “Sebaiknya luangkan waktu untuk mempertimbangkan kembali barang apa yang akan diletakkan di dapur. Cara ini dapat menjaga dapur tetap bersih setiap hari,” pungkasnya.

    Dulude mengimbau cara ini tak hanya berlaku untuk dapur, tapi juga bisa diterapkan pada kamar mandi. Meski begitu, kamar mandi tidak terlalu terlihat dari luar karena pintunya selalu ditutup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Matikan Bunyi Token Listrik Bisa Pakai Kode, Begini Caranya


    Jakarta

    Penggunaan listrik pra-bayar atau token listrik banyak dilakukan saat ini. Hal ini tentunya memudahkan penghuni rumah untuk menggunakan listrik sesuai yang mereka bayarkan.

    Namun, terkadang token listrik berbunyi sangat nyaring sehingga mengganggu penghuni rumah maupun tetangga sekitar. Hal itu biasanya menjadi tanda bahwa saldo token listrik sudah mau habis. Tak hanya itu, bunyi tersebut juga bisa menandakan adanya masalah teknis pada alat meter pra-bayar di rumah.

    Saat token listrik berbunyi, tidak usah panik. Ada beberapa cara untuk mematikannya, salah satunya dengan menggunakan kode.


    Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mematikan bunyi token listrik yang mengganggu ini. Lalu, apa saja itu? Dilansir dari Link Town, simak penjelasan berikut.

    Cara Mematikan Bunyi Alarm Token Listrik

    Bunyi alarm token listrik dapat sangat mengganggu, terutama jika terjadi di malam hari dan mengganggu istirahat keluarga serta tetangga. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu coba untuk mematikan alarm token listrik yang bunyi.

    1. Segera Isi Ulang Saldo Token Listrik

    Bunyi alarm biasanya menandakan jika saldo listrik kamu hampir habis. Langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah segera mengisi ulang saldo token listrik kamu. Ini akan menghentikan bunyi alarm.

    2. Isi Saldo Token Listrik Lebih Banyak dari Jumlah rata-Rata Pemakaian

    Agar lebih aman dari bunyi alarm yang mengganggu, kamu dapat mencoba mengisi saldo token listrik dengan jumlah yang lebih besar daripada rata-rata pemakaian kamu. Ini akan memberikan cadangan listrik yang lebih besar sebelum bunyi alarm kembali muncul.

    3. Tekan Tombol 812 untuk Mematikan Bunyi Token Listrik

    Beberapa jenis meteran token listrik memiliki tombol tertentu yang digunakan untuk mematikan bunyi alarm. Salah satunya yang umum digunakan adalah menekan tombol 812 lalu tekan ‘enter’.

    Namun, setelah melakukan langkah tersebut, penting untuk segera melakukan pengisian token listrik agar listrik rumah tidak padam karena kehabisan daya listrik.

    4. Gunakan Kode 456 pada Meteran Token Listrik

    Token listrik yang berbunyi merupakan alarm atau pemberitahuan bahwa token sudah mau habis. Namun pada beberapa tipe meteran token listrik, kamu dapat mencoba menggunakan kode khusus seperti 456 untuk mematikan bunyi alarm. Cara ini tidak mematikan token secara langsung namun akan mengatur kapan token akan berbunyi.

    Tekan tombol secara acak, kemudian tekan angka 456 dan nomor batas minimal daya yang kamu inginkan. Contohnya 45605 kemudian enter, artinya ketika daya listrik tersisa 5 kWH maka token akan berbunyi.

    Demikian cara mematikan alarm token listrik yang berisik. Namun, langkah-langkah tersebut hanya bersifat sementara. Jika kamu baru saja mengisi pulsa token atau merasa bahwa saldo masih tersisa, tetapi alarm token listrik berbunyi, sebaiknya segera laporkan masalah ini ke kantor PLN terdekat.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilih Mana Sewa Rumah Atau Apartemen? Ini Plus Minusnya


    Jakarta

    Tempat tinggal merupakan kebutuhan yang harus dimiliki setiap orang. Namun, kamu tidak harus langsung membeli properti karena ada opsi untuk menyewa hunian.

    Baik berupa rumah tapak ataupun apartemen, kamu bisa memilih sesuai kebutuhan dan preferensi. Nah, saat memutuskan untuk menyewa hunian, kamu dihadapkan dengan beberapa pilihan properti, di antaranya rumah dan apartemen.

    Meski keduanya menawarkan sistem sewa, ada beberapa perbedaan yang perlu kamu perhatikan agar tidak salah pilih. Berikut ini perbedaan antara menyewa rumah dan menyewa apartemen mulai dari fasilitas, harga, dan gaya hidup.


    Perbedaan Sewa Rumah dan Apartemen

    1. Konsep dan Gaya Hidup

    Dari segi konsepnya, rumah dan apartemen tentu sangat berbeda. Rumah cenderung berlokasi di lingkungan pemukiman yang padat penduduk. Hal ini membuat kita lebih terhubung dengan masyarakat sekitar. Biasanya, mengharuskan kita untuk banyak berinteraksi dengan tetangga dan mengikuti berbagai kegiatan sosial di lingkungan tersebut.

    Berbeda dengan rumah, apartemen adalah unit-unit dalam bangunan besar yang dapat dihuni oleh beberapa keluarga atau individu. Apartemen menawarkan privasi yang lebih tinggi dan lebih sedikit keterlibatan dengan tetangga, ibaratnya seperti tidak ada kultur yang mengikat. Jadi, buat kamu yang introvert, cocok banget untuk lebih pilih sewa apartemen daripada rumah

    “Terus kalau yang punya jiwa introvert, itu boleh banget pilih apartemen. Buat orang-orang introvert atau yang memang nggak ingin bersosialisasi lebih baik pilih apartemen saja karena memang secara kultur memungkinkan untuk itu. Tidak bersosialisasi dengan komunitas masyarakat sekitarnya gitu,” ucap Andy Nugroho via telepon seluler beberapa waktu lalu.

    2. Fasilitas dan Akses

    Pertimbangan selanjutnya adalah dari segi fasilitas dan akses. Saat kita memutuskan untuk menyewa rumah, kita akan tinggal di pemukiman warga yang cenderung lebih jauh dari fasilitas umum jika dibandingkan dengan apartemen. Meskipun ada rumah sewa yang mewah, akses ke fasilitas umum tetap membutuhkan perjalanan lebih jauh, seperti ke minimarket, restoran, atau pusat perbelanjaan.

    Sementara apartemen dilengkapi dengan fasilitas yang banyak. Biasanya sudah mencakup minimarket, restoran, atau layanan lainnya di lantai dasar atau dalam kompleks. Oleh karena itu, dari segi fasilitas dan akses, apartemen menyediakan akses yang lebih mudah dan nyaman untuk kebutuhan sehari-hari.

    “Bahkan misalnya kita mau kontraknya rumah mewah sekalipun, kalau kita butuh ke minimarket kan perlu jalan kaki lumayan jauh atau mungkin ngeluarin motor atau mobil. Jadi memang kalau yang di apartemen yang dijual adalah fasilitas dan akses yang mudah ke mana-mana. Biasanya apartemen juga letaknya di daerah-daerah tengah kota ataupun keramaian,” ungkap Andy.

    3. Harga atau Biaya yang Dikeluarkan

    Dalam segi harga atau biayanya, biasanya menyewa rumah tapak cenderung lebih terjangkau daripada menyewa apartemen dengan fasilitas serupa. Bila kamu adalah orang yang sangat mempertimbangkan harga atau tidak memerlukan fasilitas tambahan yang banyak, menyewa rumah tapak akan lebih sesuai.

    Di sisi lain, apartemen sering kali lebih mahal karena fasilitas dan lokasinya yang strategis di pusat kota atau daerah yang ramai. Lokasi yang strategis dapat memberikan akses yang lebih mudah ke berbagai fasilitas dan aktivitas kota, seperti pusat perbelanjaan, tempat hiburan, atau kantor-kantor bisnis penting.

    Meskipun biaya sewa apartemen mungkin lebih tinggi, namun bagi sebagian orang, kenyamanan dan aksesibilitas yang ditawarkan sebanding dengan biaya tambahan tersebut.

    Selain itu, aspek penting lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa harga sewa dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti ukuran unit, fasilitas tambahan yang tersedia, dan kondisi pasar properti di daerah tersebut.

    Itulah perbedaan antara menyewa rumah dan apartemen. Jadi yang mana lebih cocok buat kamu?

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Tips Pilih Rumah Kontrakan Terbaik yang Pas buat Kamu


    Jakarta

    Mengontrak rumah menjadi opsi hunian yang menarik bagi pencari rumah. Terutama bagi yang belum siap membeli rumah atau berkomitmen untuk hidup di satu rumah untuk jangka waktu yang panjang.

    Memang rumah kontrakan merupakan alternatif hunian yang lebih terjangkau kalau kamu belum bisa membeli rumah. Selain itu, rumah kontrakan memungkinkan kamu untuk fleksibel dalam memilih rumah dan jangka waktu sesuka hati.

    Nah, bagi kamu yang sedang mencari kontrakan, jangan sembarangan ya. Pastikan kamu memilih kontrakan yang nyaman dan sesuai kebutuhanmu. Yuk, simak tips memilih kontrakan berikut ini, dilansir dari Mustika Land, Rabu (3/7/2024).


    Tips Pilih Rumah Kontrakan Terbaik

    1. Pilih Lokasi yang Strategis

    Pertama kamu harus memilih lokasi kontrakan yang strategis. Lokasi yang strategis berarti dimaksud yaitu pertama, rumah kontrakan dekat dengan tempat bekerja dan sekolah anak untuk meminimalisir dana maupun waktu tempuh yang Kamu butuhkan dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama mengontrak.

    Kedua, strategis berarti dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, tempat ibadah, kantor polisi dan sekolah.

    2. Perhatikan Lingkungan Sekitar

    Selain kondisi rumah, kamu juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah. Apakah lingkungan sekitar termasuk sehat atau tidak. Kamu bisa melihatnya dari pengelolaan sampah. Selain itu, Kamu juga perlu memperhatikan keamanan lingkungan.

    Pilihlah lingkungan rumah dengan sistem keamanan yang baik dan terpercaya sehingga tindak kejahatan dapat diminimalisir, sehingga penghuni rumah bisa beristirahat dengan aman, tenang dan juga nyaman.

    3. Pilih Jangka Waktu Sewa Singkat

    Tips berikutnya adalah pilih jangka waktu sewa yang singkat. Biasanya selama 6 bulan atau hingga 1 tahun. Jangka waktu yang singkat lebih baik untukmu daripada jangka waktu sewa yang panjang. Karena untuk meminimalisir kerugian.

    Bisa saja baru sebentar tinggal di lingkungan tersebut kamu maupun penghuni lainnya tidak cocok dengan lingkungan serta kondisi rumah. Selain itu, bisa jadi kamu juga sudah siap untuk membeli rumah sendiri sehingga tidak perlu waktu yang lama sampai waktu sewa habis.

    4. Pertimbangkan Harga Sewa

    Aspek berikutnya selalu menjadi pertimbangan utama yaitu harga sewa rumah kontrakan. Sebelum mencari rumah untuk dikontrakkan, ada baiknya jika kamu menentukan budget sesuai dengan kemampuan finansial.

    Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga sewa, beberapa diantaranya adalah luas rumah, fasilitas hingga lokasi. Jika dirasa harga tidak sesuai dengan fasilitas yang diberikan, kamu dapat mendiskusikan kembali harga sewanya dengan pemilik rumah.

    5. Gunakan Aplikasi atau Website Cari Kontrakan Rumah

    Setelah menentukan lokasi dan budget yang sesuai dengan kebutuhan, kamu bisa memanfaatkan berbagai macam aplikasi atau website pencari kontrakan rumah.

    Hal ini dapat membantumu menemukan sekaligus mendapatkan gambaran calon kontrakan rumah nantinya karena aplikasi biasanya memberikan informasi umum yang cukup detail terkait rumah mulai dari jumlah kamar, fasilitas, hingga kisaran harga. Tidak hanya itu, Kamu bahkan dapat membuat janji untuk bertemu dengan pemilik kontrakan.

    6. Melakukan Survei Rumah Secara Langsung

    Jika sekiranya kamu telah menemukan rumah yang kiranya cocok untuk kamu tinggali bersama dengan keluarga, langkah terakhir kamu bisa lakukan adalah survei langsung ke lokasi.

    Bisanya survey langsung dapat memberikan gambaran dan keyakinan untuk memilih kontrakan tersebut. Kamu juga bisa membuat janji dengan pemilik kontrakan terlebih dahulu.

    Survei ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi rumah kontrakan sehingga kamu akan mengetahui apakah terdapat bagian rumah yang perlu renovasi. Selain itu, Kamu juga bisa mengetahui fasilitas apa saja yang sudah difasilitasi oleh pemilik kontrakan sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membayar kebutuhan umum seperti air, listrik hingga telepon.

    Demikian 6 tips mencari kontrakan terbaik. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Maksimalkan Ruang di Rumah Minimalis


    Jakarta

    Rumah minimalis banyak ditemukan di tengah kota karena keterbatasan lahan dan mahalnya harga tanah. Meski demikian, ada beberapa tips agar rumah minimalis tidak terasa sempit.

    Sering kali rumah minimalis dianggap sangat sempit, sehingga harus membatasi barang-barang yang ada di dalamnya. Kamu bisa lho mengatur barang-barang sedemikian rupa agar tetap bisa masuk di dalam tanpa membuat rumah terasa sempit.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tipsnya.


    1. Kurangi Benda-benda di Lantai

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi benda-benda yang memakan banyak ruang di lantai. Meski demikian, bukan berarti kamu tidak boleh memiliki apapun yang ada di lantai, hanya saja membatasinya.

    Jika barang-barang tersebut banyak mengambil ruang di lantai, sebaiknya bisa digunakan beragam kegiatan. Sebagai contoh, kursi-kursi di ruang tamu tidak hanya digunakan sebagai tempat duduk saja, tetapi juga bisa digunakan sebagai ruang penyimpanan.

    2. Buang Dekorasi yang Tidak Perlu

    Dilansir dari Apartment Therapy, untuk memaksimalkan ruang yang ada di rumah minimalis, kamu bisa meminimalisir penggunaan dekorasi yang tidak begitu berguna yang ada di dinding. Kamu bisa memasang rak di tembok untuk menaruh barang-barang penting.

    Sebagai contoh, jika pemasangan rak dinding di dapur, kamu bisa menaruh alat makan di sana. Sementara itu, jika memasang rak dinding di ruang keluarga, kamu bisa menaruh beberapa buku, remote TV, dan sebagainya.

    3. Buat Ruangan Multifungsi

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, kamu bisa membuat suatu ruangan multifungsi di dalam rumah minimalis. Misalnya di dekat meja makan terdapat sebuah rak yang bisa digunakan untuk menaruh barang-barang dan di bawah rak tersebut bisa digunakan untuk menaruh mesin cuci.

    Itulah beberapa tips memaksimalkan ruang di rumah minimalis. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Beli Rumah atau Mobil Dulu? Ini Kata Menteri Basuki



    Jakarta

    Mempunyai hunian sendiri merupakan pencapaian yang diidamkan banyak orang, maka tak jarang yang bertekad beli rumah sedini mungkin. Namun, mempunyai mobil pribadi juga menjadi pertimbangan karena dapat memudahkan berpergian.

    Hal ini menjadi perdebatan antara membeli rumah atau mobil dulu, terutama bagi mereka yang baru memulai karir atau berkeluarga. Pilihan tersebut tergantung pada preferensi dan gaya hidup calon pembeli.

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan pandangannya soal pilihan tersebut. Menurutnya, orang yang berkeluarga harus mempunyai rumah.


    “Ya mungkin karena saya bukan milenial, jadi memang pertama kali orang berkeluarga harus punya rumah,” ujar Basuki kepada detikProperti belum lama ini.

    Ia mengibaratkan rumah sebagai istana yang menjadi tempat orang kembali setelah berpergian ke berbagai tempat. Menurutnya, seseorang akan bahagia bila berada di rumahnya.

    “The sooner the better untuk punya rumah karena rumah itu adalah istana kita. Orang boleh kemana-mana. Setinggi-tinggi bangau terbang dia akhirnya akan ke sarang. Jadi rumah menurut saya mungkin sampai sekarang the most important orang untuk family,” katanya.

    Bahkan, Basuki mengungkapkan dirinya tidak terlalu memedulikan mobil karena lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan di kantornya. Menurutnya mobil masih bisa dipinjam ke orang lain.

    “Kalau saya (beli) rumah (dulu). Mangkanya sampai sekarang saya dengan mobil nggak care tapi pasti kantor. Kantor atau rumah karena hidup saya terutama saya ⅔ (menghabiskan waktu) di kantor. Kalau saya mobil nggak terlalu care, saya bisa pinjam orang kok. Tapi kalau kantor itu pohon-pohon semua saya sendiri yang menanami,” jelasnya.

    Selain itu, ia menyebut rumah selain sebagai tempat tinggal bisa menjadi investasi karena harganya tidak pernah turun. Sementara mobil bukanlah aset investasi karena harganya pasti akan turun.

    Basuki juga menyampaikan bagi yang sudah memiliki pekerjaan tetap atau tidak mungkin pindah sebaiknya mempunyai rumah. Adapun orang yang akan pindah tidak harus menjual rumahnya karena masih bisa dikontrakan dan menjadi aset investasi.

    “Jadi memang pindah misalnya, pasti akan datang kembali ke tempat semula,” tuturnya.

    Ia pun menceritakan pengalamannya mempunyai rumah pertamanya pada usia 41 tahun. Setelah hidup berpindah-pindah kota dan negara, ia akhirnya menempati rumah pertama di Bekasi.

    Sebelumnya, ia tinggal di sebuah kos-kosan di Pulo Raya, Kabupaten Aceh Jaya sementara sang istri di Semarang. Lalu, Basuki mendapatkan rumah pertamanya ketika menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengairan pada tahun 1995.

    “Pulang tahun 93 (1993), saya kos di Pulo Raya, istri saya di Semarang. Oleh Dirjen Pengairan waktu (itu) kami diberi rumah di Bekasi yang sekarang digusur itu,” ungkapnya.

    Ia mengatakan rumah tersebut adalah rumah dinas yang dapat dibeli setelah dihuni selama lebih dari sepuluh tahun. Basuki menjelaskan keadaan rumah saat itu rusak dan belum layak huni.

    “Itu pun rumah yang belum layak dihuni karena sudah rusak sama sekali. Tapi waktu itu tahun 94/95 rasanya buat saya itu rumah pertama saya yang bagi saya penghargaan dan achievement saya pertama kali mempunyai rumah. Jadi achievement saya sebagai kepala keluarga mempunyai rumah di Jakarta atau Bekasi,” pungkasnya.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Macam-macam Rusun di RI Beserta Penjelasannya


    Jakarta

    Rumah susun (rusun) merupakan salah satu hunian yang bisa ditempati selain rumah tapak. Ada berbagai macam rusun di Indonesia, berikut ini penjelasannya.

    Sebelum membahas terkait macam-macam rusun yang ada di Indonesia, sebaiknya detikers ketahui dulu apa itu rusun. Berdasarkan UU Nomor 20 tahun 2011, rumah susun merupakan bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama.

    Rumah susun yang ada di Indonesia, terdapat berbagai macam. Berdasarkan UU Nomor 20 tahun 2011, berikut ini macam-macam rumah susun di Indonesia.


    1. Rumah Susun Umum

    Rusun umum merupakan rumah susun yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    2. Rumah Susun Khusus

    Rusun khusus adalah rumah susun yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus. Dilansir dari postingan di Instagram resmi Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, ada beberapa penerima yang bisa menggunakan rusun khusus, yaitu:
    – Pekerja industri (yang bekerja di kawasan industri)
    – Masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah perbatasan negara
    – Masyarakat nelayan (yang bertempat tinggal di kawasan pesisir pantai)
    – Masyarakat korban bencana (yang terkena dampak langsung dari bencana skala nasional dan/atau berdampak nasional)
    – Masyarakat yang tinggal di lokasi terpencil di pulau terluar, daerah terpencil, dan daerah tertinggal
    – Masyarakat sosial dan yang memerlukan keutuhan khusus
    – Peserta didik
    – Masyarakat berprestasi
    – Pelaku olahraga

    3. Rumah Susun Negara

    Rusun negara adalah rumah susun yang dimiliki negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian, sarana pembinaan keluarga, serta penunjang pelaksanaan tugas pejabat dan/atau pegawai negeri. Contohnya seperti rusun ASN yang sudah dibangun di beberapa wilayah yang ada di Indonesia.

    4. Rumah Susun Komersial

    Rusun komersial adalah rumah susun yang diselenggarakan untuk mendapatkan keuntungan.

    Sementara itu, berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 7 Tahun 2022, untuk rusun umum, rusun khusus, dan rusun negara, harus dibangun beserta sarana, prasarana, dan utilitas umum serta dilengkapi meubelair atau furniture. Nantinya, penerima bantuan pembangunan rusun tersebut dapat diberikan kepada:
    – Kementerian/Lembaga
    – Pemerintah Daerah
    – Perguruan Tinggi
    – Lembaga pendidikan keagamaan berasrama
    – Yayasan atau lembaga yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan atau pendidikan.

    Itulah macam-macam rumah susun yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Maksimalkan Ruang di Rumah Kecil, Bisa Bikin Tempat Penyimpanan ‘Rahasia’


    Jakarta

    Mengatur rumah kecil cukup menantang, apalagi kalau kamu memiliki banyak barang. Kamu perlu memutar otak agar setiap barang membuat tempat penyimpanan khusus supaya rumah rapi dan teratur.

    Jangan khawatir, ada banyak cara mengakali rumah kecil agar dapat menampung harta bendamu. Bahkan, kamu bisa membuat tempat penyimpanan tersembunyi atau rahasia yang estetik, lho.

    Lalu, bagaimana cara memaksimalkan ruang terbatas di rumah? Yuk simak tipsnya berikut ini.


    Cara Maksimalkan Ruang di Rumah Kecil

    1. Hilangkan Ruangan Tak Terpakai

    Jika punya rumah kecil, kamu bisa membuat ruang tambahan dengan menghilangkan ruangan yang tidak diperlukan. Seperti yang dilakukan pemilik Rumah Semak, Dwi Prasetyo yang menghilangkan ruang tamu di rumahnya.

    Ia mengaku jarang menerima tamu dan lebih memilih menjamu tamu di ruang keluarga atau area meja makan. Dwi menghilangkan ruang tamu untuk memperluas lantai bawah agar dapat berkonsep open plan dan tidak bersekat.

    Lalu, ia juga membuat ruang serbaguna atau gudang untuk menyimpan berbagai barang, termasuk benda-benda yang dibutuhkan ketika keluar rumah.

    “Rumah semak itu tidak ada ruangan tamu, adanya living room dan sebagainya, jadi kita gunakan yang sebagai tempat fungsional. Nah, ini jadi gudang serbaguna jadinya di sini. Jadi kan kadang buat taruh jaket, taruh sandal, sepatu, topi, (dan) kunci-kunci kita taruh di sini. Dan pokoknya barang-barang yang fast moving yang tiap hari kita pakai,” ujar Dwi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Manfaatkan Celah Rumah

    Rumah SemakRumah Semak Foto: 20detik

    Kemudian, kamu dapat memanfaatkan celah-celah di rumah, seperti ruang di bawah tangga. Ada banyak ruang di bawah tangga yang bisa kamu buatkan rak, lemari, bahkan ruang rahasia.

    Dwi memanfaatkan area bawah tangga dekat dapurnya untuk menaruh microwave, dispenser air, hingga bahan makanan.

    “Biar (area dapur) kelihatan agak luas makanya kita tidak taruh storage di atas. Jadi hanya buat pajangan aja. Nah, storage-nya itu kita pindahkan di bawah tangga ini. Makanya kita buat ada kayak storage rahasia di bawah tangga sini,” ungkapnya.

    3. Sembunyikan Barang di Bawah Lantai

    Rumah SemakRumah Semak Foto: 20detik

    Siapa sangka, kamu bisa menyembunyikan barang seperti peralatan atau mesin di bawah lantai, lho! Dwi memanfaatkan setiap ruang di rumahnya, termasuk lantai di area taman indoor untuk menyimpan dan menyembunyikan barang.

    Lantai taman indoor tersebut terbuat dari kayu. Ia pun membuat tempat khusus di bawah lantai dekat kolam ikan untuk menyembunyikan filter air kolam. Cara ini efektif untuk membuat rumah terlihat rapi dan estetik.

    Demikian cara memaksimalkan ruang terbatas di rumah kecil. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com