Tag Archives: keluarga

Kemenag Sebut Asuransi Jiwa Jemaah Haji Reguler 2024 yang Wafat Sudah Dibayarkan


Jakarta

Kementerian Agama menegaskan jemaah haji reguler Indonesia yang wafat pada ibadah haji 1445 H/2024 M sudah mendapatkan asuransi jiwa.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab memastikan asuransi jiwa itu sudah dibayarkan kepada keluarga jemaah.

Kementerian Agama bekerja sama dengan PT JMA Syariah telah menyiapkan asuransi bagi jemaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat tahun 2024.


Asuransi yang diberikan kepada jemaah haji berupa asuransi jiwa dan kecelakaan. Tak hanya itu, jemaah juga mendapat santunan extra cover dari Garuda Indonesia atau Saudia Airlines jika wafat di area yang menjadi wilayah tanggung jawab maskapai penerbangan saat operasional haji.

“Dalam catatan Kemenag ada 497 jemaah haji reguler yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, baik saat operasional maupun pasca operasional, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Semua sudah dibayar tuntas 100%, *melalui rekening jemaah haji yang wafat*,” ujar Saiful Mujab di Jakarta, Kamis (19/9/2024) dalam rilis yang diterima detikHikmah.

“Asuransi yang diberikan sebesar nilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan jemaah sesuai dengan embarkasinya masing-masing. *Untuk proses pencairan, ahli waris jemaah bisa berhubungan dengan Bank Penerima Setoran awal tempat jemaah membuka rekening haji*,” tambahnya.

Selain itu, Saiful Mujab juga menjelaskan, ada delapan jemaah yang juga mendapatkan santunan extra cover dari maskapai penerbangan. Ada lima jemaah yang mendapat santunan dari Garuda Indonesia dan tiga jemaah yang mendapat santunan dari Saudia Airlines. “Mereka wafat di wilayah yang menjadi tanggung jawab maskapai. Nilai santunan extra cover yang diberikan sebesar Rp125 juta,” sebut Saiful Mujab.

“Alhamdulillah ini berjalan dengan baik. Semua proses sudah selesai dan asuransi ini berjalan dengan baik,” tegas Saiful.

Besaran Asuransi yang Diterima Jemaah Haji Reguler 2024

Berikut daftar besaran asuransi jiwa sesuai Bipih per embarkasi:

a. Embarkasi Aceh sebesar Rp49.995.870,00
b. Embarkasi Medan sebesar Rp51.145.139,00
c. Embarkasi Batam sebesar Rp53.833.934,00
d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.739.357,00
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp53.943.134,00

f. Embarkasi Jakarta sebesar Rp58.498.334,00 (Pondok Gede dan Bekasi)
g. Embarkasi Solo sebesar Rp58.562.008,00
h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.526.334,00
i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp56.510.444,00
j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp56.471.105,00

k. Embarkasi Makassar sebesar Rp60.245.355,00
l. Embarkasi Lombok sebesar Rp58.630.888,00
m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.498.334,00

(lus/erd)



Sumber : www.detik.com

Ahli Waris Jemaah Haji Wafat Dapat Asuransi Tambahan Rp 125 Juta



Jakarta

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag bersama Saudia Airlines mulai menyalurkan asuransi tambahan kepada keluarga jemaah haji 2024 yang meninggal selama penerbangan. Asuransi diberikan bertahap.

Penyerahan pertama dilakukan kepada ahli waris Iloh Mahpud Nursani, jemaah kloter 34 Embarkasi Jakarta-Bekasi, asal Jawa Barat. Besaran asuransi tambahan yang mereka dapat adalah Rp 125 juta.

“Hari ini kita serahkan asuransi extra cover kepada ahli waris jemaah atas nama Iloh Mahpud Nursani asal Jawa Barat. Besaran asuransinya senilai Rp 125 juta, diberikan dalam bentuk cek kepada ahli waris jemaah,” ujar Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief di Kanwil Kemenag Jawa Barat, Bandung, Rabu (25/9/2024), seperti dikutip dari situs Kemenag.


“Almarhumah juga mendapat asuransi jiwa senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau Bipih Embarkasi Jakarta Bekasi atau sebesar Rp 58.498.334 yang telah ditransfer melalui rekening jemaah haji yang wafat,” lanjutnya.

Hilman menyebut, dari delapan jemaah haji yang meninggal selama penerbangan tahun ini, tiga di antaranya merupakan penumpang Saudia Airlines. Selain Iloh Mahpud Nursani, Sutima Asmawi (SUB 50) dan Sukirah Tomo Karso (SUB 62) juga akan menerima asuransi tambahan dari maskapai tersebut.

Selain itu, lima jemaah lainnya yang meninggal dunia saat penerbangan menggunakan Garuda Indonesia juga akan menerima santunan asuransi dari maskapai plat merah ini. Yaitu Nur Ainah Saleh Indar (BDJ 04), Tasriyah Wage Salwan (SOC 26), Aemun Amaq Rumiah (LOP 10), Nurmi Hasan Ndua (LOP 10), dan La Hamiu La Bandara (UPG 32).

“Sore ini, kami memberikan santunan kepada jemaah haji wafat di lingkup tanggung jawab pihak penerbangan kepada keluarga jemaah. Semoga almarhumah menjadi hajjah mabruroh dan semua amal ibadahnya diterima Allah SWT,” ujar Faisal Alallah, Wakil Saudia Airlines, saat menyampaikan belasungkwanya kepada almarhumah Iloh Mahpud Nursani dan jemaah lainnya.

Sesuai UU Haji dan Umrah, Menteri Agama menjamin perlindungan bagi jemaah haji selama perjalanan ibadah. Perlindungan ini mencakup asuransi jiwa dan kecelakaan dari embarkasi hingga debarkasi.

(hnh/kri)



Sumber : www.detik.com

Respon Penjual Es Teh Viral saat Tahu Dapat Hadiah Umrah Usai Diolok Gus Miftah



Jakarta

Sunhaji, penjual es teh viral yang diolok-olok oleh Gus Miftah dapat hadiah umrah dari Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar. Saat mengetahui hal tersebut, ia sangat bahagia.

Kepada detikHikmah, Ustaz Fakhrurrazi menceritakan bagaimana reaksi penuh emosional Sunhaji. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya yang tak terhingga.

“Kata beliau, masih kayak orang nggak nyangka gitu. Berkali-kali dia bilang, ‘Nggak nyangka, nggak nyangka, ya Allah,'” ujar Ustaz Fakhrurrazi, Rabu (4/12/2024).


“Saya tanya, ‘Senang nggak, Pak?’ Dia jawab, ‘Senang, bahagia, bahagia, Ustaz. Masya Allah.’,” sambungnya.

Ustaz Fakhrurrazi kemudian langsung meminta dokumen Sunhaji untuk mengurus keperluan umrah. Dalam waktu dekat, beliau juga akan menyambangi rumah Sunhaji sepulang dari Tanah Suci.

Karena kota asal Sunhaji ternyata berada di Magelang, Jawa Tengah. Sebuah daerah yang memiliki arti penting dalam perjalanan hidup Ustaz Fakhrurrazi.

“Saya dulu pengabdian saat di Gontor, tepatnya di Gontor 6, Darul Qiyam, di Blabak Magelang. Jadi waktu tahu beliau dari Magelang, saya merasa ada keterikatan emosional,” ungkapnya.

Beliau juga berencana akan membawakan oleh-oleh berupa pakaian ihram dan perlengkapan umrah lainnya sebagai tanda persahabatan.

“Saya mau langsung ngejenguk dia. Jadi saya kalau datang ngejenguk beliau, insyaallah saya akan ke Magelang gitu loh. Saya akan ke Magelang dan saya akan bawakan langsung koper-kopernya gitu rencananya. Jadi saya nanti pulang umroh ini langsung siapin baju pokoknya banyak lah macam-macam insyaallah langsung untuk beliau gitu,” tukasnya.

Seperti diketahui, Gus Miftah sudah meminta maaf kepada Sunhaji. Ia mengaku apa yang telah diperbuat kepada Sunhaji salah.

Gus Miftah juga menawarkan umrah ke Sunhaji sebagai hadiah. Ia akan memberangkatkan Sunhaji beserta keluarga besarnya.

(hnh/inf)



Sumber : www.detik.com

Akhir Tahun, Maudy Koesnaedi Umroh Bareng Anak dan Suami



Jakarta

Maudy Koesnaedi mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci, Makkah. Ia menunaikan ibadah umroh bersama suami dan anak semata wayangnya.

Dalam unggahan video di akun instagramnya @maudykoesnaedi, pemeran sosok Zainab dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini menunjukkan momen ibadahnya bareng keluarga.

“Alhamdulillah. Terwujud niat umroh akhir tahun, bersama doubleE,” tulis Maudy.


Lebih lanjut ia juga menuliskan bahwa ini umroh pertama sang putra, Eddy. Ia ingin mengajak Eddy Maliq Meijer untuk beribadah umroh sebelum ia lulus sekolah dan melanjutkan pendidikannya.

“Ingin ajak @eddy_mm umroh pertamanya sebelum nanti insyaAllah lulus sekolah dan lanjut kemanapun Eddy melangkah menuju masa depannya,” tulis Maudy.

Dalam video tampak Maudy dan keluarga khusyuk beribadah mengenakan pakaian ihram.

Maudy juga mengucapkan syukur sekaligus mengungkapkan terima kasih kepada sang suami, Erik Meijer. Ia juga berharap semoga ibadahnya menjadi pengalaman yang berharga.

“Makasih @emjkt sayang sudah mengusahakan semua yang terbaik. Semoga menjadi pengalaman batin yang baik untuk kita ya. Aamiin YRA.”

Postingan ini disambut positif oleh netizen. Lebih dari 29 ribu netizen memberikan like dan 400 orang membagikan komentarnya.

“InsyaAllah mabrur buat kalian semua, aamiin,” tulis Rano Karno.

“Kok aku ikut terharu nangis ya. Alhamdulillah bisa umroh sekeluarga. Umroh itu bukan bagi mereka yang mampu, tapi yang memang Allah undang. Dia izinkan,” tulis netizen.

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com

Puluhan Calon Jemaah Haji Kotawaringin Timur Mengundurkan Diri



Jakarta

Sebanyak 34 calon jemaah haji 2025 asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut murni atas kemauan calon jemaah dengan ragam alasan.

“Kuota haji Kotim 2025 ini ada 206 orang dan yang sampai saat ini telah melakukan verifikasi ada 188 orang. Dari jumlah tersebut ada 34 orang yang mengundurkan diri,” terang Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotim Khairil Anwar, dikutip dari Antara, Minggu (5/1/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain dari 34 orang itu ada empat calon jemaah haji yang masih belum memberi kepastian untuk melanjutkan atau tidak. Kemenag sendiri masih memberi waktu bagi calon jemaah untuk memikirkan lebih lanjut sebelum Februari 2025.


Alasan pengunduran diri para jemaah salah satunya karena pasangan atau keluarga yang direncanakan berangkat bersama telah meninggal. Selain itu, ada juga yang masih ragu menunggu kepastian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang belum ditetapkan pemerintah.

“Padahal kalau ada yang meninggal dunia, misalnya orang tua atau suami, itu bisa digantikan oleh ahli waris di bawahnya,” kata Khairil menjelaskan.

“Untuk Bipih sampai saat ini belum ada, karena belum ada rapat antara Kemenag pusat dengan Komisi VIII DPR. Jadi, kami belum mengetahui apakah Bipih tahun ini naik atau turun tetapi kemungkinan tidak beda jauh dari tahun kemarin,” tambahnya.

Keputusan para calon jemaah haji ini sangat disayangkan oleh Khairil. Sebab, kuota haji setiap tahunnya terbatas sedangkan daftar tunggu terus meningkat.

Di Kotim, lanjutnya, diperkirakan butuh waktu 26 tahun untuk menyelesaikan antrean haji. Meski begitu, Khairil tidak menyebut berapa banyak yang mengantre di daftar tunggu.

Daftar tunggu haji yang menjadi acuan adalah dari Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan nomor urutnya acak dari seluruh kabupaten/kota di wilayah setempat. Walau calon jemaah yang mengundurkan diri berasal dari Kotim namun penggantinya bisa saja dari kabupaten lain yang berada pada urutan di bawahnya.

“Kuota yang kosong itu tetap akan diisi oleh calon lain, tetapi kami tidak tahu apakah yang mengisi itu dari Kotim atau kabupaten lain, karena sistem antreannya itu urut kacang dari kabupaten/kota se-Kalteng. Makanya, sayang sekali kalau kuota kita tidak terisi optimal,” ungkapnya.

Khairil berharap jumlah calon jemaah haji yang mengundurkan diri tidak bertambah. Mereka yang mengundurkan diri, katanya, sebaiknya mempertimbangkan kembali sebelum batas waktu yang ditentukan. Walau demikian, Kemenag tidak bisa memaksakan karena keputusan akhir tetap di tangan calon jemaah.

“Mudah-mudahan kuota tahun ini bisa tercapai, kami terus sosialisasikan untuk bisa mencapai kuota sesuai dengan yang diharapkan,” pungkas Khairil.

Menurut rencana, keberangkatan jemaah haji 1446 H/2025 M dijadwalkan mulai 2 Mei 2025.

(aeb/kri)



Sumber : www.detik.com

Daftar Tunggu Haji Capai 40 Tahun, AMPHURI Usul Pemerintah Tambah Kuota



Jakarta

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) kembali menyuarakan pentingnya penambahan kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi. Usulan ini disampaikan oleh Sekjen AMPHURI, Zaky Zakariya Anshari, dalam pertemuan dengan Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Muhammad Irfan Yusuf alias Gus Irfan.

Tujuan utama dari penambahan kuota ini adalah untuk memangkas daftar tunggu haji yang semakin panjang. Terutama untuk kategori haji reguler yang hampir mencapai 40 tahun.

“Termasuk untuk mengurangi jamaah kelompok lansia,” kata Zaky dikutip dari laman AMPHURI, Jumat (24/1/2025).


Menanggapi usulan AMPHURI, Kepala BP Haji, Gus Irfan, menyatakan bahwa penambahan kuota haji memang menjadi salah satu harapan banyak pihak. Namun, ia menekankan bahwa kesiapan pemerintah menjadi faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan.

“Kami sangat memahami, jika harus penambahan kuota, apakah kita siap? Jangan sampai seperti tahun lalu, adanya penambahan kuota pada akhirnya memunculkan pansus Haji,” ujar Gus Irfan.

“Bisa saja dengan faktor kedekatan yang dimiliki Presiden Prabowo dengan keluarga Kerajaan Saudi, hal ini dibicarakan dengan Saudi. Tapi lagi-lagi yang terpenting itu kesiapan pemerintah,” lanjut Gus Irfan mengingatkan.

Selain membahas soal kuota haji, pertemuan tersebut juga menyoroti maraknya kegiatan umrah mandiri (umrah backpacker). Gus Irfan menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk menegakkan aturan yang berlaku dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam penyelenggaraan umrah.

Namun, ia juga mengakui bahwa regulasi Saudi dalam penyelenggaraan umrah memiliki pengaruh yang besar. Pemerintah Saudi saat ini tengah gencar mempromosikan umrah dan membuka peluang bagi lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Tanah Suci.

“Itu kan kewenangan dan kebijakan pemerintah Saudi yang tidak bisa kita intervensi,” tukasnya.

(hnh/inf)



Sumber : www.detik.com

5 Doa Suami untuk Istri, Yuk Baca agar Rumah Tangga Berkah dan Harmonis



Jakarta

Doa suami untuk istri adalah salah satu sunnah yang Rasulullah SAW ajarkan kepada umat Islam. Mendoakan istri dapat menjadi kado terbaik dalam hubungan pernikahan agar senantiasa diberikan keberkahan dan keharmonisan rumah tangga.

Anjuran mendoakan istri diterangkan dalam hadits yang dinukil dari buku Hadiah Pernikahan terindah karya Ibnu Wanitiniyah, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang diantara kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang budak, peganglah terlebih dahulu keningnya, sebutlah nama Allah dan berdoalah untuk keberkahannya dengan mengucapkan doa:


‘Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya (istri) dan kebaikan apa yang aku ambil dari padanya, serta aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang ada di dalamnya, juga dari kejahatan dari apa yang aku ambil dari padanya.'” (HR Abu Dawud, Nasa’i, dan Ibn Majah).

Selain itu, memanjatkan doa untuk istri juga pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW untuk Aisyah. Dikisahkan dalam buku Romansa di Rumah Nabi SAW oleh Abu Hamzah Al-Ghamidi, Aisyah RA pernah berkata,

“Aku mengetahui Rasulullah SAW memiliki hati yang sangat baik. Aku berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, doakanlah aku!’ Kemudian beliau pun berdoa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَائِشَةَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهَا وَمَا تَأَخَّرَ وَمَا أَسَرَّتْ وَمَا أَعْلَنَتْ

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa Aisyah yang telah lalu, yang akan datang, yang dilakukannya secara sembunyi-sembunyi, dan yang dilakukannya secara terang-terangan.”

Urwah RA berkata, “Aisyah RA tertawa hingga menjatuhkan kepalanya di pangkuan Rasulullah Saw. Beliau bersabda, ‘Apakah engkau bahagia dengan doaku?’

Aisyah RA menjawab, ‘Bagaimana aku tidak bahagia dengan doamu.’ Nabi SAW bersabda, ‘Demi Allah, itu adalah doaku untuk umatku (yang selalu aku ucapkan) di dalam sholat,'” (HR Bazzar).

Lantas, seperti apa bacaan doa suami untuk istri yang bisa dipanjatkan? Berikut ini di antaranya dilansir dari Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya H. Amrin Ali Al-Kasyaf.

Bacaan Doa Suami untuk Istri

1. Doa Suami untuk Istri di Malam Pertama Pernikahan

اللَّهُمَّ إِنِّى اَسْتَلُكَ خَيْرُهَا وَخَيْرُ مَا جَبَلْتَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Latin: Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa jabaltahaa wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa ‘alaih.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan apa saja yang Engkau tetapkan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa saja yang Engkau tetapkan kepadanya.”

2. Doa Suami untuk Istri agar Diberi Keberkahan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوْبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Latin: Allaahumma baariklanaa fii asmaa’inaa wa abshaarinaa wa quluubinaa wa azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa wa tub’alainaa innaka antattawwaabur rahiim.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, istri-istri kami, dan anak keturunan kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya, Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.”

3. Doa Suami untuk Istri agar Diberi Kebahagiaan

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Latin: Wallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqīna imāmā.

Artinya: “Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqan: 74).

4. Doa Suami ketika Istri Masuk Kamar

Ketika istri memasuki kamar, suami dapat meletakkan tangannya di bagian kening istri kemudian menghadap bersama-sama ke arah kiblat seraya membaca doa:

اللَّهُمَّ بِأَمَانَتِكَ أَخَذْتُهَا وَبِكَلِمَاتِكَ اسْتَحْلَلْتُ فَرْجَهَا، فَإِنْ قَضَيْتَ لي مِنْهَا وَلَدًا فَاجْعَلْهُ مُبَارَكًا سَوِيًّا وَلَا تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ شَرِيكًا وَلَا نَصِيبًا

Latin: Allaahumma biamaanatika akhattuhaa, wa bikalimaatika istahlaltu farjahaa, fain qadhaita lii minhaa waladan fajalhu mubaarakan syawiyyaa, walaa taj’al lisy syaithaani fiihi syariikan walaa nashiiban.

Artinya: “Ya Allah, dengan amanat-Mu kujadikan ia istriku dan dengan kalimat-kalimat-Mu dihalalkan bagiku kehormatannya. Jika Engkau tetapkan bagiku memiliki keturunan darinya, jadikan keturunanku keberkahan dan kemuliaan, dan jangan jadikan setan ikut serta dan mengambil bagian di dalamnya.”

5. Doa Suami untuk Istri agar Diberi Keturunan yang Soleh dan Solehah

ربَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجَعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Latin: Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrata a’yuuniw waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Furqan: 73).

Demikian sejumlah doa suami untuk istri yang bisa dipanjatkan agar rumah tangga senantiasa diberi keberkahan.

(dvs/dvs)



Sumber : www.detik.com

7 Doa agar Keluarga Dilindungi dari Mara Bahaya



Jakarta

Keluarga adalah pondasi utama dalam kehidupan setiap individu. Setiap orang tentu ingin keluarganya aman dan selamat dimanapun berada.

Namun, di tengah-tengah kehidupan yang penuh kehangatan dan cinta pasti akan ada rintangan dan bahaya yang bisa datang kapan saja. Allah SWT memang sudah menetapkan takdir kita. Akan tetapi doa keselamatan yang selalu kita baca akan mengiringi setiap langkah kita agar selamat dunia dan akhirat.

Oleh karena itu, doa menjadi sarana yang penting untuk memohon perlindungan dari mara bahaya kepada Allah SWT. Lantas, bagaimana doa agar keluarga dilindungi dari mara bahaya?


Doa agar Keluarga Dilindungi dari Bahaya

1. Doa agar Keluarga Dilindungi dari Kejahatan

Mengutip buku Doa Rindu Jodoh dan Momongan oleh Mohammad Irsyad, berikut doa agar keluarga dilindungi dari kejahatan,

اَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَعَظَمَتِهِ وَبِعِزَّةِ اللَّهِ وَقُدْرَتِهِ وَبِعِزَّةِ اللَّهِ مِنْ شَرِّ وَسُلْطَانِهِ وَبِعِزِّ جَلَالِ اللَّهِ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ وَمِنْ شَرِّ مَا تَحْتَ الثَّرَى وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ رَبِّي أَخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطِ الْمُسْتَقِيمُ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ مَلْجَأَ كُلِّ هَارِبٍ وَمَأْوَى كُلِّ خَائِفٍ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ. أَقِي بِهَا نَفْسِيْ وَدِيْنِي وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ وَجَمِيعِ نَعَمِ الهِيْ وَمَوْ لَايَ وَسَيِّدِي عِنْدِي

Bacaan latin: A’udzu bi’izzatillaahi wa ‘azhamatihi wa bi’izzatillaahi wa qudratihi wa bi’izzatillaahi min syarri wa sulthaanihi wa bi’izzi jalaalillahi maa khalaqa wa dzara-a wa min syarri kulli daabbatin rabbi akhidzun binaashiyatihaa inna rabbi ‘alaa shiraathil mustaqiim. Wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi malja-a kulli haaribin wa ma’ waa kulli khaa-ifin laa haula wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Aqii bihaa nafsi wa dii-nii wa ahlii wa maalii wa jamii’i na’ami ilahii wa mau laaya wa sayyidii ‘indii.

Artinya: “Aku berlindung dengan kekuasaan Allah dan ke- besaran-Nya, dengan keperkasaan Allah dan kerajaan-Nya, serta dengan kemuliaan, keagungan dan dengan keperkasaan Allah, dari kejahatan apa saja yang diciptakan, yang meniup dan mengadakan dari kejahatan yang timbul (dari bawah bumi, serta kejahatan segala yang melata, yang kesemuanya itulah Tuhanku-lah yang menguasai urusannya. Se- sungguhnya, Tuhanku mengajak kepadamu jalan yang lurus). Tiada daya dan upaya, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar, tempat berlindung semua pelarian, tempat pengungsi semua orang yang takut. Tiada daya dan upaya, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar, dengan itulah aku melindungi diriku, agamaku, keluargaku dan harta kekayaanku, serta seluruh karunia yang telah dika- runiakan Tuhanku sebagai Pelindung dan Tuan di sisiku.”

2. Doa agar Keluarga Selamat dari Penipuan

عَلَى اللهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Bacaan latin: Alallaahi tawakkalna robbanaa laa taj’alnaa fitnatan lilqoumidz dzholimiina wa najjanaa birohmatika minal qoumil kaafiriina

Artinya: “Kepada Allah kami bertawakal. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari tipu daya orang-orang kafir.”

3. Doa agar Keluarga Selamat dari Keburukan

Mengutip buku Risalah Doa & Zikir Keluarga oleh Tim Madinatul Ilmi, berikut doa agar keluarga selamat dari keburukan,

اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَمِنْ رَوَعَاتِي، وَأَقِلَّ عَثَرَانِي وَاحْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحتِي

Bacaan latin: Allaahummastur ‘auraatii wa min row-‘aatii. Wa aqilla ‘atsarooti wahfazhnii min baini yadayya wa min kholfii, wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fauqii. Wa ‘auudzu bikaa an ughtaala min tahtii.

Artinya: “Ya Allah, tutuplah cacat, hilangkanlah kekhawatiran, dan kurangilah kesalahan-kesalahanku. Peliharalah diriku dari segala kejelekan, baik dari arah muka, belakang, kanan, kiri, atas, maupun bawah yang datang secara tiba-tiba.”

4. Doa agar Keluarga Selamat dari Musibah dan Kecelakaan

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلاءِ وَدَرْكِ الشَّقَاءِ وَسُوْءِ الْقَضَاءِ وَ شَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Bacaan latin: Allaahumma inni a’uudzu bika min jahdil balaa-i wa darkisy syaqoo-i wa suu-il qodhoo-i wa syamaatatil a’doo-i

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari musibah yang berat, kecelakaan yang menimpa, ketentuan yang jelek, dan kejahatan musuh yang zalim.”

5. Doa agar Keluarga Terhindar dari Ancaman Pencuri

اللهُ لَطِيفٌ بِعِبَادِهِ اللَّهُ حَفِيظٌ قَدِيمٌ أَزَلِيٌّ قَيُّوْمٌ لَا يَنَامُ

Bacaan latin: Allaahuu lathiifun bi’ibaadihi. Allaahu hafiizhun qodiimun azaliyyun qoyyumun laa yanaamu.

Artinya: “Allah Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya. Allah Maha Penjaga. Allah Mahadahulu, Azali, Hidup, Mahaberdiri Sendiri, dan tidak tidur.”

6. Doa agar Keluarga Jauh dari Bahaya dan Kesengsaraan

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bacaan latin: Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma’as mihi syai’un fil ardhi wa laa fis samaa-al wa huwas samii’ul ‘aliim

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tidak ada yang bisa membahayakan bersama nama-Nya sesuatu apa pun yang ada di bumi dan di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

7. Doa agar Keluarga Diberi Keselamatan Lahir Batin

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللهُمَ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اَللَّهُمَ عَافِنِي فِي بَصَرِي ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ ، اللهُم إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Bacaan latin: Allaahumma aa’finii fii badanii. Allaahumma ‘aafinii fii sam’ii. Allaahumma ‘aafinii fii bashorii. Allaahumma inni a’uudzu bika minal kufri. Allaahumma inni a’udzubika minal ‘adzaabil qubri. Laa ilaaha illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, berilah keselamatan pada badanku, pendengaranku, dan penglihatanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan yang pantas disembah, kecuali Engkau.”

(lus/lus)



Sumber : www.detik.com

Doa Pindah Rumah dan Menempati Rumah Baru agar Betah dan Berkah


Jakarta

Dianjurkan setiap sebelum melakukan aktivitas apapun mulai dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Supaya mendapatkan perlindungan dari bahaya, pertolongan dari kesulitan, dan terhindar dari ancaman di masa depan.

Begitulah yang harus dilakukan sebelum berpindah rumah, umat Islam mesti membaca doa pindah rumah, dan doa-doa lainnya yang sesuai ketika ingin pindah ke rumah baru.

Ketahuilah bahwa Allah SWT pernah memerintahkan langsung untuk berdoa pada setiap situasi. Allah SWT berfirman surah Al-Gafir ayat 60:


وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠

Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

Berikut ini doa pindah rumah yang bisa Muslim panjatkan ketika hendak menempati rumah baru atau pindah ke kontrakan baru.

Doa Pindah Rumah

Mengutip buku Panduan Lengkap Doa untuk Muslimah karya Fathuri Ahza Mumtaza disebutkan doa pindah rumah menurut HR. Muslim.

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ، وَرَبَّ الْأَرَضِينَ السَّبْعِ وَمَا أَقلَلْنَ، وَرَبَّ الشَّيَاطِينَ وَمَا أَضْلَلْنَ، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ. أَسْأَلُكَ خَيْرٌ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرُ أَهْلِهَا، وَخَيْرُ مَا فيها، أَهْلِهَا بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ وَشَرِّ مَا فِيهَا

Arab-latin: “Allaahumma rabba as-samaawaati as-sab’i wa maa adzlalna wa rabba al-aradhiina as-sab’i wa maa aqlalna wa rabba asysyayaathiina wa maa adl-lalna wa rabba ar-riyaaha wa maa dzaraina. As-aluka khaira hadzihi al-qaryati wa khairi ahlihaa wa khaira maa fiihaa wa a’uudzu bika min syarri ahlihaa wa syarri maafiihaa.”

Artinya: “Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan penguasa tujuh bumi dan apa yang di permukaannya, Tuhan yang menguasai setan- setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diterbangkannya. Aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.” (HR. Al-Hakim).

Doa agar Rumah Baru agar Diberkahi

Mengutip laman Nadhatul Ulama (6/7) umat Islam dianjurkan untuk membaca doa supaya rumah diberkahi Allah SWT sebelum menempati rumah baru.

اَللّٰهُمَّ يَا مَنْ فَلَقَ الْبَحْرَ لِمُوْسَى بْنِ عِمْرَانَ وَنَجَّى يُوْنُسَ مِنْ بَطْنِ الْحُوْتِ وَسَيَّرَ الْفُلْكَ لِمَنْ شَاءَ أَنْتَ الْعَالِمُ بِعَدَدِ قَطْرِ الْبِحَارِ وَذَرَّاتِ الرِّمَالِ يَا خَالِقَ أَصْنَافِ عَجَائِبِ الْمَخْلُوْقَاتِ أَسْأَلُكَ الْكِفَايَةَ يَا كَافِيَ مَنْ اِسْتَكْفَاهُ يَا مُجِيْبَ مَنْ دَعَاهُ يَا مُقِيْلَ مَنْ رَجَاهُ أَنْتَ الْكَافِيْ لَا كَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، اِكْفِنِيْ شَرَّمَا أَخَافُ وَأَحْذَرُ وَامْلَأْ مَنْزِلِيْ هٰذَا خَيْرًا وَبَرَكَةً وَصَلِّ عَلَى نَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Latin: Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin ‘Imran, wa najjz Yunusa min bathnil ḫut, wa sayyaral fulka li man sya-a, antal ‘alimu bi ‘adadi qathril biḫari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi ‘aja’ibil makhluqat. As’alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da’ah, ya muqila man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla’ manzili hadza khairan wa barakah. Washalli ‘ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muḫammadin wa alihi wa shaḫbih wa sallim.

Artinya: “Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapa pun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil.”

“Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi.”

“Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang aku khawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Sholawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.”

Kala Rasulullah Melarang Sahabat Pindah ke Dekat Masjid

Mengutip buku Ensiklopedia Hadits Ibadah karya Syamsul Rijal Hamid terdapat dalil yang melarang umat Islam untuk pindah di dekat masjid.

Jabir RA menceritakan bahwa di sekitar masjid masih ada tanah- tanah kosong. Kemudian Bani Salamah ingin berpindah tempat tinggal ke kawasan yang berdekatan dengan masjid.

Lalu sampailah berita tersebut kepada Rasulullah SAW. Maka, beliau bertanya, “Aku mendengar kalian ingin pindah (rumah) ke lingkungan yang dekat dengan masjid. Benarkah berita itu?”

“Benar, wahai Rasulullah,” jawab Bani Salamah. “Kami bermaksud begitu.”

Rasulullah SAW lalu bersabda, “Wahai Bani Salamah, tetap sajalah di tempatmu itu sebab setiap langkah kakimu (ke masjid) pasti dicatat sebagai pahala yang besar.” (HR. Muslim)

(lus/lus)



Sumber : www.detik.com

Doa Ziarah Kubur Orang Tua Laki-Laki: Arab, Latin dan Terjemahannya


Jakarta

Ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan orang yang telah meninggal serta mengingatkan kita akan kehidupan setelah mati.

Menurut buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas IX karya H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, ziarah merupakan amalan sunnah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Kata ini berasal dari bahasa Arab yang berarti mengunjungi.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Aku (Nabi SAW) dulu melarang kamu ziarah kubur, maka sekarang berziarah kuburlah kamu, karena ziarah kubur itu bisa melunakkan hati, bisa menjadikan air mata bercucuran dan mengingatkan adanya alam akhirat, dan janganlah kamu berkata buruk.” (HR Hakim)


Doa Ziarah Kubur Orang Tua Laki-Laki

Bagi seorang anak, menziarahi kubur orang tua adalah bentuk bakti dan penghormatan yang dapat dilakukan. Berikut doa yang bisa dipanjatkan bagi orang tua laki-laki (ayah) dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

Bacaan latin: Allahummaghfirlahu war hamhu wa’fu ‘anhu wa ‘aafìhii, wa akrim nuzuulahu wawassi’ mudkholahu, waghsilhu bimaa’i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa qihi fitnatal qabri wa ‘adzaban naar.

Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari istrinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka.” (HR Muslim)

Manfaat Ziarah Kubur

Ziarah kubur memiliki manfaat untuk penziarah dan mayitnya. Mengutip buku Yaasiin & Tahlil Dilengkapi Talqin, Panduan Ziarah Kubur, dan Berbagai Doa Harian Penenteram Hati karya Ustadz Imam Mubarok Bin Ali, berikut berbagi manfaat tersebut.

Manfaat bagi Peziarah

  • Mengingatkan pada kematian
  • Mengingatkan orang yang berziarah terhadap balasan dan hari kiamat
  • Melaksanakan dua perintah Rasulullah SAW sekaligus
  • Menjadikan hati tidak terpaut dengan dunia dan zuhud terhadap gemerlap dunia

Manfaat bagi Ahli Kubur

  • Menyenangkan hati ahli kubur
  • Meringankan siksaan ahli kubur

(hnh/lus)



Sumber : www.detik.com