Tag Archives: keluarga

Cara Menghitung Kebutuhan Wallpaper untuk Ruangan


Jakarta

Menggunakan wallpaper bisa mempercantik ruangan. Sebelum memasangnya, tentunya kamu perlu mengetahui dulu kebutuhan wallpaper untuk sebuah ruangan.

Umumnya, wallpaper yang dipasang bentuknya dalam bentuk roll. Ukurannya pun beragam, ada yang 10 x 0,5 meter, 9 x 0,45 meter, 8 x 0,45 meter maupun 5 x 0,6 meter.

Nah, sebelum membeli wallpaper, sebaiknya kamu ketahui dulu ukuran dinding yang ada. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui wallpaper yang dibutuhkan untuk dipasang di dinding tersebut.


Agar lebih mudah, yuk ketahui cara menghitung kebutuhan wallpaper. Dilansir dari pinhome, berikut ini informasinya.

Contoh Kasus

Ibu A ingin memasang wallpaper untuk dinding ruang keluarga yang memiliki ukuran misalnya 4 x 3 meter dan tinggi 3 meter. Rencananya, wallpaper yang ingin dibeli berukuran 10 x 0,5 meter. Berapa wallpaper yang dibutuhkan Ibu A?

Luas Bidang Dinding

Rumus: ((Panjang dinding + lebar dinding)x2) x tinggi dari dinding

= ((4+3) x 2) x 3
= (7 x 2) x 3
= 14 x 3
= 42 m2

Luas Bidang Wallpaper 1 Roll

Panjang wallpaper x lebar wallpaper
10 x 0,5 meter = 5 m2

Wallpaper yang dibutuhkan
Luas bidang dinding : luas bidang 1 roll wallpaper
= 42 m2 : 5 m2
= 8,4 meter atau sekitar 9 roll wallpaper

Untuk harga wallpaper pun beragam, mulai dari Rp 100.000-an hingga Rp 270.000-an per rol. Hal itu tergantung dari motif dan jenisnya. Sebagai catatan, harga tersebut belum termasuk dengan biaya jasa pasang wallpaper.

Itulah cara menghitung kebutuhan wallpaper. Semoga bermanfaat!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Menghadirkan Warna ke Dapur Rumah agar Terlihat Cantik



Jakarta

Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling banyak kegiatan di rumah. Seperti untuk memasak, bersantap hingga menyiapkan makanan untuk keluarga atau tamu di rumah.

Dengan menciptakan desain fungsional yang juga menginspirasi kehidupan sehari-hari menjadi lebih penting. Warna dapat berperan, meskipun terasa menakutkan untuk menggunakan banyak warna di dapur.

Melansir Ideal Home, Berikut beberapa cara sederhana menghadirkan warna ke dapur rumah agar terlihat menarik dan nyaman saat berada di dapur.


Pilih Dua Warna

Berpegang pada satu warna yang mencolok terkadang terasa seperti keputusan yang lebih besar daripada memilih beberapa corak. Dengan satu blok warna, kamu bebas memilih warna tertentu yang disukai dan yang akan bertahan lama.

Sedangkan memilih tampilan dua warna akan memberi kamu lebih banyak fleksibilitas saat menerapkan skema warna itu ke seluruh rumah dan akan mengurangi tekanan pada keputusan kamu.

Gunakan Pola

Salah satu tren terbesar tahun ini adalah mewarnai seluruh ruangan dengan satu warna mencolok, termasuk semua bagian dari papan pinggir hingga langit-langit. Ini adalah tren yang terlihat sangat mengesankan tetapi membuat penggunaan warna lebih mudah.

Pertimbangkan untuk menambah beberapa pola ke dalam warna agar lebih menarik dan berkilau. Melakukan hal itu akan menambah dimensi pada skema tetapi juga memudahkan kamu untuk mengambil warna dari ide wallpaper dapur untuk digunakan.

Cat Dinding Bukan Lemari

Ide cat merupakan salah satu cara paling serbaguna untuk menambahkan kepribadian ke rumah dan dapat menggantinya sesering yang diinginkan. Baik itu satu dinding atau seluruh dapur, warna ini akan menambahkan corak warna yang tegas.

Jangan Takut Mencoba Warna Gelap

Jika kamu memutuskan untuk mengecat lemari dapur atau membeli warna tertentu saat sedang dalam proses desain, memilih warna gelap mungkin merupakan pilihan terbaik.

Memilih cat harus mencerminkan tampilan dan nuansa yang disukai dan warna yang bagus untuk menutupi tumpahan, cipratan, benturan, dan noda sehari-hari di dapur.

“Warna hijau sedang hingga tua mungkin merupakan warna yang paling serbaguna untuk dipadukan dengan setiap gaya dekorasi interior dan memberikan kesan tenang di ruangan yang paling sibuk dan paling banyak digunakan,” kata Marianne Shillingford.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Banyak Lalat di Rumah dan Cara Mencegahnya



Jakarta

Lalat yang ada di rumah cukup mengganggu. Kehadirannya dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan bisa membawa penyakit.

Lalat memiliki rentang hidup yang pendek, tetapi dapat berkembang biak dengan cepat. Hal ini dapat menjadi masalah berkelanjutan pada waktu-waktu tertentu atau dalam kondisi tertentu.

Melansir The Spruce, berikut beberapa penyebab dan cara mencegah datang ke rumah sehingga tidak mengganggu keluarga di rumah.


Penyebab Banyak Lalat di Rumah

Makanan atau Bahan yang Busuk

Lalat tertarik pada bahan yang membusuk, seperti lalat buah yang tiba-tiba muncul dan mengerumuni pisang atau apel matang dalam mangkuk di meja dapur kamu.

Lalat rumah tertarik pada semua jenis bahan yang membusuk termasuk daging, sayuran, buah, dan kotoran rumah tangga. Begitu lalat menemukan bahan yang membusuk, lalat akan bertelur dan akan memiliki belatung serta lebih banyak lalat.

Suhu dan Cuaca Hangat

Makanan yang mudah rusak akan lebih cepat membusuk pada suhu yang lebih hangat dan bau seperti gas yang dihasilkan akan menarik lalat.

Hal inilah yang menyebabkan lalat cenderung lebih banyak berkeliaran di musim panas. Suhu panas merupakan lingkungan yang lebih cocok bagi lalat untuk berkembang biak.

Pembiakan yang Cepat

Lalat berkembang biak dengan cepat dan dalam kondisi yang tepat, lalat mungkin tampak selalu ada. Jika mendapati lalat terus-menerus berdatangan di rumah, kamu perlu mencari tahu penyebabnya dan mencoba mengatasinya.

Mencegah Lalat Datang ke Rumah

Jaga Kebersihan Rumah

Metode pencegahan nomor satu untuk mengusir lalat adalah menjaga rumah tetap bersih. Hal ini terutama untuk di dapur dan kamar mandi. Memiliki jadwal pembersihan dapat membantu untuk menjaga kebersihan rumah.

Bersihkan area seperti saluran pembuangan wastafel yang menjadi tempat sisa makanan yang mungkin membusuk. Soda kue dan cuka adalah kombinasi penyegar saluran pembuangan dasar yang baik.

Mencegah Masuk

Pastikan jendela tidak memiliki bukaan ke luar untuk membantu mencegah lalat masuk. Pastikan semua kasa jendela dan pintu dalam kondisi tanpa lubang, serta jendela atau pintu tertutup rapat.

Mengurangi Suhu Rumah

Lalat menyukai kehangatan. Jika kamu melihat lebih banyak lalat di cuaca panas, mendinginkan area tersebut dapat mengurangi jumlah lalat. Pendingin udara dan kipas angin dapat mendinginkan udara di dapur yang hangat.

Simpan Makanan dalam Wadah Tertutup

Membiarkan buah dalam mangkuk atau roti di tempat terbuka dapat mengundang lalat untuk datang. Selama cuaca hangat, pastikan untuk menyimpan semua makanan dalam keadaan tertutup rapat terutama saat berkumpul di ruangan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

TV 32 Inci Berapa Cm? Ini Daftar Ukurannya


Jakarta

Televisi atau TV termasuk barang elektronik yang umum ada dalam hunian. Barang satu ini biasanya diletakkan di atas lemari bufet maupun dipasang di dinding.

Penting untuk mengetahui dimensi TV agar menemukan dudukan atau bracket yang sesuai. Ukuran TV yang tepat juga mempengaruhi estetika saat ditempatkan di ruangan tertentu.

Misalnya, TV 32 inci cukup populer ditaruh di ruang keluarga hingga kamar tidur. Namun, sebenarnya berapa ukuran tinggi dan lebar TV 32 inci dalam sentimeter (cm)?


Berapa Cm TV 32 Inci?

Ukiran TV 32 inci umumnya berukuran lebar 70 cm dan tinggi 40 cm, seperti dilansir situs Inch TV Dimensions. Sebagian besar TV saat ini memiliki aspek rasio 16:9, yang berarti lebarnya 1,78 kali lebih besar dibanding tingginya. Jika TV memiliki tinggi sekitar 40 cm, maka lebarnya berkisar 70 cm.

Ukuran TV yang beredar di pasaran pun diukur secara diagonal dari satu sudut ke yang lainnya. Jadi, TV 32 inci artinya dimensi layar diagonalnya yang berukuran 32 inci.

Meski begitu, ukuran cm tiap-tiap TV dapat sedikit berbeda tergantung merek dan modelnya. Sebagai contoh:

  • Samsung HD Smart TV T4501 32 Inch berukuran 73,74 x 43,8 cm
  • Samsung HD TV T4001 32 Inch berukuran 73,5 x 44 cm
  • Aqua Smart TV Android AQT32K701A 32 Inch berukuran 72 x 46,6 cm
  • LG TV Digital HD 32 Inch berukuran 73,9 x 44,1 cm.

Daftar Dimensi TV

Di pasaran dapat ditemukan berbagai ukuran TV. Mengutip TV Covers, berikut dimensi TV umum dalam cm (lebar x tinggi):

  • 24 Inci: 60 x 35 cm
  • 32 Inci: 70 x 40 cm
  • 40 Inci: 95 x 55 cm
  • 42 Inci: 100 x 60 cm
  • 50 Inci: 115 x 70 cm
  • 55 Inci: 130 x 75 cm
  • 60 Inci: 140 x 80 cm
  • 65 Inci: 150 x 90 cm
  • 70 Inci: 160 x 95 cm
  • 75 Inci: 170 x 100 cm
  • 80 Inci: 180 x 110 cm
  • 85 Inci: 200 x 120 cm.

Penting diperhatikan, ukuran di atas merupakan ukuran umum. Merek dan model TV tertentu bisa memiliki ukuran yang sedikit berbeda.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Lakukan Ini Kalau Ada Tetangga Bikin Tembok Halangi Akses Rumah



Jakarta

Kehidupan bertetangga memang penuh dinamika, bahkan sampai menimbulkan drama. Misalnya ketika tetangga merenovasi atau membangun rumah, tapi malah mengganggu kenyamanan hunian kita.

Ada saja kasus tetangga yang asal atau sengaja membuat bangunan yang mengganggu rumah kita. Jika sudah seperti ini, apa yang bisa dilakukan ya?

Pengacara Properti Muhammad Rizal Siregar mengatakan masyarakat wajib melaporkan kepada pemerintah setempat kalau ada bangunan rumah yang mengganggu kepentingan umum. Masyarakat dapat menanyakan perihal kelengkapan izin melakukan renovasi atau pembangunan rumah, terutama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).


“Pola yang dilakukan adalah membuat laporan kepada Pemda (Pemerintah Daerah) atau Camat atau ke Desa,” ujar Rizal kepada detikProperti, Minggu (8/12/2024).

Ia menjelaskan renovasi atau pembangunan rumah harus melalui proses PBG. Izin ini diberikan kepada masyarakat saat membangun atau merenovasi untuk memastikan ada pengujian secara hukum oleh pemerintah.

Dengan begitu, pembangunan akan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar. Pasalnya, membangun di atas lahan sendiri pun tak boleh sampai mengusik masyarakat.

“Kalaupun dia membangun rumah atau menembok rumah atau pun merenovasi rumah dan itu mengganggu kepentingan umum walaupun itu di atas tanah pribadi, nah itu persoalan yang harus diselesaikan melalui pemerintah,” ucapnya.

Salah satu pengujian dalam proses PBG adalah melihat rencana bangunan memenuhi ketentuan garis sempadan bangunan dan garis sempadan jalan. Hal ini memastikan kelayakan bangunan dan dampaknya kepada lingkungan.

“Jangan sampai dia menabrak garis sempadan bangunan dan garis sempadan jalan. Itulah bagian dari posisi dia membangun itu mengganggu tetangga atau tidak,” ucapnya.

Rizal mengatakan kasus seperti ini biasanya pemilik membangun tanpa mengantongi PBG. Jika membangun tembok rumah di atas kepentingan pribadi sampai mengganggu kepentingan umum, tembok tersebut dibangun secara ilegal dan harus dibongkar.

Sebelumnya, Camat Mlonggo, Sulistyo mengatakan pemilik rumah dan bidang tanah berinisial S (65) membangun tembok pagar di depan rumah milik W (50). Tembok sepanjang 20 meter dan setinggi 2,5 meter itu dibangun pada Senin (2/12) lalu.

Kedua pihak tersebut masih memiliki hubungan kekeluargaan. Meski tembok itu menghalangi depan rumah W, Sulistyo mengatakan masih ada akses jalan lain. Jalan yang ditutup tembok itu juga bukan jalan umum.

“Itu masih ada ikatan keluarga. Itu tidak akses umum, tidak. Halaman rumah, samping rumah dibangun pagar. Itu internal keluarga, karena masih hubungan keluarga,” kata Sulistyo kepada detikJateng.

Disinggung mengenai duduk perkara pembangunan tembok itu, Sulistyo menyebut hanya masalah sepele.

“Hanya masalah sepele saja. Biasa dalam hubungan keluarga ada pembicaraan yang kurang pas ya itu terus artikan menjadi suatu yang lain oleh saudara ini,” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

6 Persembunyian Ular di Rumah, Buruan Cek!



Jakarta

Saat musim hujan ular biasanya sering ditemukan di sekitar permukiman. Bahkan beberapa kasus ular ditemukan di dalam rumah.

Tentu hampir semua orang tidak ada yang mau rumahnya dimasuki oleh ular. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

Ular masuk ke rumah biasanya untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya dimanfaatkan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.


Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membantu mengurangi resiko yang akan datang.

Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

Ruang Bawah Tanah atau Gudang

Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

Sekitar Pipa

Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

Ruang Cuci di Rumah

Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

Dapur Rumah

Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

Dekat Sumber Air

Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

Toilet Rumah

Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

10 Cara Ampuh Cegah Maling Masuk Rumah Saat Ditinggal Liburan


Jakarta

Libur panjang akhir tahun merupakan salah satu hal yang dinantikan. Saat akhir tahun, biasanya banyak keluarga yang meninggalkan rumah untuk liburan.

Nah, buat kamu yang mau meninggalkan rumah dalam keadaan kosong harus hati-hati ya. Sebab, rumah kosong kerap menjadi sasaran empuk pencuri alias maling.

Maka dari itu, penghuni rumah harus hati-hati dan mengetahui cara mencegah maling masuk ke rumah apalagi dalam keadaan tak ada orang. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan beberapa cara agar maling tak masuk ke rumah, seperti dikutip dari CNET.


Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

1. Amankan Pintu dan Jendela

Mengunci pintu dan jendela adalah hal yang sangat vital dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah. Ini juga bentuk pencegahan yang termudah untuk menghindari pencurian.

Maling tentu mencari target yang mudah. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

2. Pakai Kunci Tambahan

Nah, mengunci pintu dan jendela terkadang tidak menjamin sepenuhnya keamanan dari maling. Tak jarang maling juga punya banyak cara untuk masuk ke rumah. Solusinya, pakai kunci pengaman tambahan.

Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus. Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

3. Tambahkan Sistem Keamanan

Bila hal itu dirasa tak cukup menenangkan, upaya lain yaitu menambahkan sistem keamanan rumah juga bisa dilakukan. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

Maling yang masuk ke rumah pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

5. Tambahkan Lampu Luar

Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

6. Kunci Garasi

Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi. Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

9. Beli Brankas

Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

10. Lapor Petugas Keamanan

Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Gimana Caranya Beli Rumah dengan UMP Jakarta Rp 5,3 Juta?



Jakarta

Pemerintah sudah menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) di DKI Jakarta sebesar Rp 5.396.761 (Rp. 5,3 juta) untuk tahun depan. Dengan gaji segitu, para pekerja bisa mengatur keuangan agar dapat memenuhi kebutuhan, misalnya membeli rumah.

Jika belum punya tabungan yang cukup buat beli rumah secara tunai atau cash, kamu bisa mempertimbangkan mengambil kredit pemilikan rumah (KPR). Pembayaran KPR biasanya dilakukan dengan cara diangsur atau dicicil dalam jangka waktu tertentu (tenor) sesuai kemampuan.

Lantas, bagaimana cara membeli rumah dengan gaji atau UMP Jakarta 2025 yang sebesar Rp 5,3 jutaan?


Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo, mengatur keuangan untuk membeli rumah dengan UMP memerlukan strategi pengelolaan yang disiplin. Yuk, simak tipsnya berikut ini.

Tips Beli Rumah dengan Gaji Rp 5,3 Juta

Inilah cara membeli rumah dengan UMP Jakarta 2025 sebesar Rp 5,3 juta.

1. Menabung Uang Muka

Bagi yang ingin membeli rumah melalui KPR perlu menabung untuk mempersiapkan uang muka atau down payment (DP). Kumpulkan uang muka rumah, biasanya berkisar antara 10-20 persen dari harga rumah.

“Atur alokasi anggaran bulanan yang ketat. Sisihkan minimal 20-30 persen dari penghasilan, sekitar Rp 1,1-1,6 juta, untuk tabungan dan persiapan uang muka,” ujar Arianto kepada detikProperti belum lama ini.

Kamu bisa memanfaatkan tabungan berjangka, seperti tabungan dengan lebih tinggi seperti tabungan rencana dari bank yang dirancang untuk uang muka KPR.

2. Terapkan Gaya Hidup Frugal

Sembari menabung, Arianto menyarankan agar menjalankan gaya hidup frugal agar lebih banyak dana bisa ditabung untuk beli rumah. Batasi biaya untuk hiburan, makan di luar, atau belanja impulsif agar lebih banyak dana bisa dialokasikan untuk kebutuhan utama

3. Menambah Sumber Penghasilan

Bila memungkinkan, carilah sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa mengambil pekerjaan sampingan atau usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan bulanan.

Selain itu, kamu dapat menggabungkan penghasilan keluarga untuk membeli rumah. Jika sudah menikah, penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk meningkatkan kelayakan kredit dan memperbesar kemampuan mencicil.

4. Cari Program Beli Rumah

Selanjutnya, carilah program yang meringankan beli rumah, misal dari pemerintah, bank, atau pengembang. Cari program promosi KPR seperti bebas biaya administrasi, DP ringan, atau bunga tetap yang lebih lama.

“Pilih program rumah subsidi yang ditawarkan pemerintah menawarkan rumah subsidi dengan bunga rendah 5-6 persen tetap dan DP ringan,” ucapnya.

Lalu, kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, yaitu manfaat layanan tambahan (MLT) berupa bantuan pembiayaan DP atau KPR dengan suku bunga rendah.

5. Pilih Rumah Terjangkau

Saat menabung beli rumah, rencanakan target rumah yang ingin dibeli. Jika beraktivitas atau bekerja di Jakarta, kamu bisa pertimbangkan rumah di pinggiran Kota Jakarta yang cenderung lebih murah dibandingkan pusat kota.

6. Menentukan KPR

Tenor KPR yang umum adalah 10 hingga 25 tahun. Dengan gaji Rp 5,3 juta, Arianto menyarankan mengambil tenor yang lebih panjang. Lalu, cicilan KPR idealnya tidak melebihi 30-35% dari gaji bulanan agar keuangan tetap sehat.

” (Tenor) 15-20 tahun dapat membuat cicilan lebih ringan, tetapi akan membayar bunga lebih besar secara total,” imbuhnya.

Kemudian, Arianto menjelaskan pembayaran KPR pada masa bunga flat umumnya ditawarkan bank dengan bunga tetap (fixed rate) selama 1-5 tahun pertama. Setelah itu, bunga akan berubah menjadi bunga mengambang (floating rate).

Itulah beberapa tips membeli rumah dengan UMP Jakarta tahun depan sebesar Rp 5,3 juta. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Punya Gaji Setara UMP Jakarta, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli?



Jakarta

Upah minimum provinsi (UMP) Jakarta sudah ditetapkan sebesar Rp 5.396.761 atau Rp 5,3 juta untuk tahun depan. Para pekerja bisa menggunakan upah atau gaji tersebut untuk memenuhi kebutuhan, seperti membeli rumah.

Dengan penghasilan segitu, kira-kira berapa harga rumah yang bisa dibeli ya?

Harga rumah sangat bervariasi, yakni bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Jika belum mempunyai tabungan yang cukup untuk membeli rumah secara cash atau tunai, ada opsi pembayaran melalui kredit pemilikan rumah (KPR). Cara tersebut memungkinkan kamu untuk mencicil atau mengangsur rumah setiap bulannya.


Untuk membeli dengan cara KPR, kamu harus mengajukan pinjaman kepada bank. Pihak perbankan akan menilai kemampuan membayar kamu sebelum memutuskan memberikan KPR.

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk membeli rumah adalah menentukan target harga rumah yang mau dibeli. Kalau penghasilan setara UMP Jakarta 2025, berikut kisaran harga rumah yang bisa dibeli dengan KPR.

Ketua Asosiasi Perencana Keuangan IARFC Indonesia Aidil Akbar Madjid mengatakan pekerja dengan gaji Rp 5,3 juta mempunyai kemampuan mencicil sekitar Rp 1,6 juta per bulan. Menurutnya, rumah yang dapat dibeli harganya tidak sampai Rp 200 juta.

“Berarti beli rumah di bawah Rp 200 juta. Kalau gitu harus ikut program pemerintah. Kalau beli dari rumah yang non-subsidi atau non-program pemerintah pasti nggak akan dapat harga Rp 200 juta,” ujar Aidil kepada detikProperti belum lama ini.

Lalu, ia menjelaskan membeli rumah dengan harga segitu bisa mengambil tenor KPR sekitar 15-20 tahun. Namun, sebelumnya perlu menyiapkan uang muka atau down payment (DP) berkisar 30 persen dari harga rumah.

Aidil pun mencontohnya untuk rumah seharga Rp 180 juta, berarti harus menyiapkan DP sebanyak Rp 54 juta. Uang muka tersebut dapat dikumpulkan selama 3,5 tahun dengan menabung 1,6 juta per bulan.

Terpisah, Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menyampaikan hal senada, yakni memilih program rumah subsidi dari pemerintah yang menawarkan rumah subsidi dengan bunga rendah 5-6 persen tetap dan DP ringan.

Selain rumah subsidi yang harganya di bawah Rp 200 juta, Arianto mengungkapkan secara teknis pekerja UMP bisa mengajukan KPR untuk rumah yang lebih mahal. Tentunya dengan berbagai syarat yang berlaku dan tergantung penilaian perbankan.

“Dengan asumsi akan ada kenaikan rutin UMP 5-7% setiap tahun, maka harga rumah yang dapat dibeli adalah pada range Rp 500 jutaan untuk tenor 15 tahun dan Rp 800 jutaan untuk tenor 20 tahun,” katanya.

Meski awalnya mencicil sebesar Rp 1,6 jutaan, besaran angsuran untuk tahun-tahun berikutnya bisa meningkat. Skema pembayaran tersebut tergantung dengan perjanjian dengan pihak perbankan.

Bank akan mempertimbangkan karir seseorang yang akan meningkat dari waktu ke waktu sebelum menyetujui pengajuan KPR. Adapun pekerjaan yang lebih dipertimbangkan oleh bank, yakni pekerjaan pada perusahan terkenal dengan status pegawai tetap dan pengikatan angsuran dari rekening payroll.

“Tentunya bank atau lembaga pembiayaan akan mengkaji lebih dalam tentang skema DP-nya, beberapa program yang bisa dijalankan dengan catatan aplikan atau calon debitur masih berusia muda adalah DP 0% alias DP diangsur, menyediakan uang muka Rp 50-100 juta, dan angsuran meningkat secara gradual dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Sembari menabung, Arianto menyarankan untuk menjalankan gaya hidup frugal supaya bisa mengalokasikan lebih banyak dana rumah. Batasi biaya untuk hiburan, makan di luar, atau belanja impulsif.

Kemudian, carilah sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa mengambil pekerjaan sampingan atau usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan bulanan.

Kamu juga dapat menggabungkan penghasilan keluarga untuk membeli rumah. Jika sudah menikah, penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk meningkatkan kelayakan kredit dan memperbesar kemampuan mencicil.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Syarat KPR Rumah Nonsubsidi dan Subsidi yang Perlu Kamu Tahu


Jakarta

Ada beberapa syarat dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Cara KPR atau angsuran dipilih orang-orang demi mewujudkan memiliki rumah sendiri.

Tingginya harga properti sering kali menjadi tantangan, sehingga KPR menjadi salah satu solusi yang banyak dipilih. KPR bisa dilakukan baik dalam bentuk KPR subsidi maupun nonsubsidi. Namun, sebelum mengajukan KPR, penting untuk memahami perbedaan di antara keduanya dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

KPR subsidi biasanya ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, sehingga ada bantuan pemerintah berupa bunga rendah dan tenor panjang. Sementara, KPR nonsubsidi lebih fleksibel dalam hal pilihan properti, tetapi tidak memiliki bantuan khusus seperti subsidi.


Meski keduanya berbeda, ada sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi untuk mengajukan KPR.

Syarat KPR Rumah Nonsubsidi

Dikutip dari laman Kementerian Keuangan, mekanisme KPR memungkinkan masyarakat lebih mudah memiliki hunian. Dimulai dengan membayar uang muka, bank akan memberikan pinjaman untuk sisa harga rumah tersebut.

Rumah tersebut kemudian akan dicicil dengan besaran bunga tertentu, sesuai ketentuan bank masing-masing dan dalam periode yang telah disepakati. Biasanya, tenor KPR bisa berkisar antara 5-20 tahun, tergantung pada kemampuan finansial dan kesepakatan dengan pihak bank.

Berikut syarat untuk KPR Nonsubsidi, dikutip dari laman resmi berbagai bank dan Pegadaian:

  1. WNI (Warga Negara Indonesia) dan tinggal di Indonesia
  2. Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat kredit berakhir
  3. Memiliki penghasilan tetap dan kemampuan finansial yang memadai
  4. Memiliki riwayat kredit yang baik
  5. Berpenghasilan tetap maupun tidak tetap dengan masa kerja minimal 1 tahun
  6. Jika profesi pengusaha dan profesional, syaratnya adalah telah menggeluti bidang pekerjaan selama minimal 2 tahun.

Syarat KPR Penghasilan Tetap (Fixed Income)

  • Fotokopi KTP pemohon
  • Fotokopi KTP suami atau istri
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi surat nikah atau cerai
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan, minimal 1 tahun terakhir
  • Fotokopi rekening koran
  • Surat rekomendasi perusahaan
  • Akta pisah harta notariil

Syarat KPR Penghasilan Tidak Tetap (Non-Fixed Income)

  • Fotokopi KTP pemohon
  • Fotokopi KTP suami atau istri
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi surat nikah atau cerai
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi
  • Fotokopi SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
  • Fotokopi akta pendirian Perusahaan
  • Fotokopi rekening koran atau tabungan 6 bulan terakhir
  • Surat pernyataan asli mengenai kredit kepemilikan properti.

Syarat KPR Rumah Bersubsidi

Sementara itu, ada pula KPR Subsidi yang disediakan pemerintah. Dalam program KPR subsidi, bisa diberikan dengan syarat berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan bertempat tinggal di Indonesia
  • Minimal berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Masa kerja atau usaha minimal 1 tahun
  • Belum memiliki rumah pribadi sebelumnya
  • Belum menerima subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah sebelumnya
  • Penghasilan maksimum Rp 4.000.000 untuk rumah tapak dan Rp 7.000.000 untuk rumah susun
  • Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Memiliki PPH (Pajak Penghasilan).

Untuk jenis subsidi, syarat KPR rumah untuk karyawan adalah maksimum usia pemohon pada saat kredit lunas adalah 60 tahun. Lalu, untuk tenaga profesional, usia maksimumnya adalah 65 tahun.

Perlu dicatat bahwa syarat KPR rumah jenis subsidi tersedia untuk dua profesi tertentu. Pada karyawan, usia saat kredit lunas maksimal 60 tahun. Sementara tenaga profesional, usia saat kredit lunas maksimal 65 tahun.

Itulah tadi penjelasan soal syarat ajukan KPR subsidi dan nonsubsidi. Semoga membantu, ya!

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com