Tag Archives: keluarga

5 Hal yang Wajib Dibersihkan Sebelum Tinggalkan Rumah buat Liburan



Jakarta

Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu moment untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama keluarga. Namun, sebelum bepergian untuk memanfaatkan liburan, penting untuk membersihkan rumah terlebih dahulu.

Hal ini akan mengurangi stres saat pulang, sehingga dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Ada beberapa barang atau tempat yang bisa menjadi prioritas untuk dibersihkan sebelum melakukan liburan.

Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa barang dan tempat yang harus dibersihkan sebelum melakukan bepergian saat liburan tiba.


Kulkas

Kulkas menjadi barang pertama yang disarankan untuk dibersihkan sebelum liburan, hal ini tentunya akan mencegah adanya makanan yang basi setelah pulang liburan.

‘Idealnya, sehari sebelum kamu pergi, kamu harus memeriksa kulkas dan membuang semua makanan yang akan rusak saat kamu pergi,” kata Michael Bogoyavlenskiy, CEO Cleaning Express.

Area Dapur

Membersihkan kulkas tidak cukup untuk mengusir bau busuk dan hama yang datang, kamu harus memastikan dapur dalam kondisi prima. Hal seperti remah-remah atau sisa makanan kecil dapat menyebabkan dapur sangat kotor dan datangnya hama.

“Saya selalu menggosok wastafel, menyalakan pembuangan sampah dengan beberapa es batu dan kulit lemon, lalu mengakhirinya dengan membilasnya dengan cuka,” kata Nishant Prasad, salah satu pendiri Clean Fanatics.

Tempat Tidur

Setelah bepergian dalam waktu yang lama, tempat tidur menjadi hal pertama yang akan dicari untuk beristirahat. Hal ini menjadi alasan untuk memastikan tempat tidur rapi sebelum melakukan bepergian untuk liburan.

“Jika memungkinkan, saya juga mengganti sprei sehingga saya bisa tidur dengan nyaman setelah berpergian,” kata Brunson Sayes, pendiri Breathe Maids.

Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan tempat jamur dan lumut dapat dengan mudah tumbuh, pastikan untuk membersihkan kamar mandi sebelum meninggalkannya selama berhari-hari untuk menghemat waktu dalam jangka panjang.

“Sebelum pergi, saya mengelap dinding kamar mandi, membersihkan wastafel, dan memastikan mangkuk toilet sudah digosok. Jika kamu sedang terburu-buru, menyemprotkan pembersih kamar mandi di area yang sering dilewati dapat memberikan hasil yang sangat baik,” kata Prasad.

Cucian di Rumah

Mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang menyebalkan di hari-hari biasa, jangan meninggalkan cucian saat kamu berpergian.

Pastikan untuk mencuci semua cucian, seperti handuk, sprei, dan pakaian lain yang menumpuk. Hal ini mencegah timbulnya bau tidak sedap dan kamu tidak merasa kewalahan saat pulang setelah liburan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Mana yang Lebih Baik, Kamar Mandi di Dalam atau di Luar Kamar?



Jakarta

Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang penting di rumah. Lokasinya ada yang berada di dalam kamar tidur dan ada pula di luar kamar. Biasanya yang berada di luar kamar untuk digunakan bersama-sama. Lantas, di mana posisi kamar mandi yang lebih baik?

Menurut Arsitek Denny Setiawan mengenai penentuan posisi kamar mandi kembali lagi pada kebutuhan si pemilik rumah.

“Tergantung pada fungsinya. Tapi memang kamar mandi itu ada kaitan dengan fungsionalitas. Tentang efektivitas. Jadi semakin dekat si pemilik rumah, biasanya akan lebih nyaman,” jelas Denny saat dihubungi Jumat (20/12/2024).


Ia menilai kamar mandi yang berada di luar kamar dapat meningkatkan empati dan kesadaran pada masing-masing anggota keluarga, terutama anak-anak. Selain itu, kamar mandi di luar kamar juga melatih penghuni rumah agar dapat mengatur waktu dengan baik.

“Kamar mandi bersama artinya kita bisa mendidik sedari awal generasi muda untuk mau berbagi dengan orang lain. Mau punya empati untuk memikirkan kepentingan orang lain,” ujarnya.

Dari segi biaya, pembangunan kamar mandi di luar kamar jauh lebih murah daripada kamar mandi di setiap kamar.

Sementara itu, keuntungan kamar mandi di dalam kamar adalah kamu bisa menggunakannya kapan saja dan bertanggung jawab atas kamar mandi tersebut. Apabila kamar mandi di salah satu kamar rusak, di kamar lain tetap ada kamar mandi yang bisa digunakan.

“Keunggulannya lebih cepat, lebih bisa dimanage (diatur) kebersihannya oleh diri sendiri. Tapi kelemahannya kita nggak bisa punya kesempatan untuk belajar berbagi sama orang lain karena punya space (ruang) sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Denny mengingatkan selain posisi kamar mandi, ada satu hal yang jauh lebih penting. Setiap kamar mandi perlu memiliki ventilasi udara yang memadai. Tujuannya agar kamar mandi tidak sampai lembap setelah digunakan.

“Musuh dari kamar mandi itu bukan luasnya kesempitan, tapi kelembaban yang tidak keluar oleh ventilasi alami dan cahaya matahari sebagai disinfektan, membuat kamar mandi terasa lembab dan pengap. Kamar mandi yang pengap dan lembab Ini kemudian akan membawa penyakit bagi penggunanya,” tutur Denny.

Bentuk ventilasi ini seperti lubang aliran udara. Salah satu bentuk ventilasi yang ia sarankan adalah dengan memasang jendela boven. Ventilasi ini tidak perlu dibuka atau ditutup. Dari luar pun tidak bisa mengintip ke dalam. Namun, di pertemuan dua kaca atas dan bawah terdapat jarak untuk jalur keluar dan masuk udara.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Jarak Ideal Sumur Air dengan Septic Tank, Biar Nggak Tercemar



Jakarta

Septic tank dan sumber air bersih merupakan dua hal yang wajib ada di sebuah rumah. Meski keduanya dibutuhkan, septic tank dan sumber air bersih tidak boleh ditempatkan secara berdekatan.

Sumber air bersih bisa tercemar jika titiknya dekat dengan septic tank. Jika menggunakan air yang tercemar, dikhawatirkan penghuni rumah dapat terserang penyakit.

Melansir dari detikHealth Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng menyebut tingginya cemaran air tinja di Indonesia salah satunya karena lokasi septic tank yang dekat dengan tempat tinggal warga.


Septic tank tersebut memiliki jarak hanya 2-3 meter dari rumah warga di pemukiman yang padat. Padahal, jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumber air bisa membuat air tercemar bakteri Escherichia coli (E. Coli) yang bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pencernaan

domestic wastewater treatmentdomestic wastewater treatment Foto: Ilustrasi septic tank (Pixinoo/iStockphoto)

Oleh karena itu, penting sekali memperhatikan jarak ketika membuat sumur air dan septic tank. Jangan sampai air yang digunakan keluarga sehari-hari malah membahayakan penghuni rumah.

Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur air minum harus 10 meter. Lalu, untuk upflow filter septic tank berjarak minimal dengan sumur air minum 1,5 meter. Begitu juga dengan taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur air minum.

Selain sumur air minum, perlu juga menjaga jarak sumur resapan air hujan dari septic tank. Di kala kekeringan atau krisis air, sumur resapan air hujan menyimpan cadangan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

Jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur resapan air hujan setidaknya berjarak 5 meter. Sementara, upflow filter septic tank berjarak minimal dengan sumur resapan air hujan 1,5 meter. Untuk taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur resapan air hujan.

Itulah jarak aman septic tank dari sumur supaya air tidak tercemar tinja. Semoga bermanfaat!

Lihat juga video: Heboh Air Sumur di Sidoarjo Panas dan Berasap

[Gambas:Video 20detik]

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Setop! 5 Kebiasaan Buruk Ini Bikin Rumah Kotor dan Berantakan



Jakarta

Rumah yang bersih dan rapi bisa membuat penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya. Namun, rumah yang dihuni biasanya cepat kotor dan berantakan karena ada banyak aktivitas.

Apalagi kalau penghuni mempunyai kebiasaan buruk yang bikin rumah susah bersih dan rapi. Kalau kamu punya kebiasaan buruk sebaiknya segera ditinggalkan ya.

Lalu, apa aja kebiasaan buruk yang bikin rumah kotor dan berantakan?


Berikut 5 kebiasaan buruk yang perlu diubah agar dapat menjaga rumah tetap bersih dan rapi, dikutip dari The Spruce.

5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Rumah Kotor dan Berantakan

Inilah kebiasaan buruk yang sebaiknya kamu tinggalkan biar rumah tidak kotor dan berantakan.

1. Membersihkan dengan Alat yang Kotor

Alat pembersih yang kotor hanya akan menambah dan mempersulit pekerjaan. Luangkan waktu untuk membersihkan alat-alat kebersihan secara menyeluruh setelah digunakan. Kamu bisa mengosongkannya, lalu mencucinya dengan air panas dan menambahkan disinfektan. Secara berkala, gantilah dengan alat-alat kebersihan dengan yang baru.

2. Meninggalkan Piring Kotor di Wastafel

Meninggalkan piring kotor di wastafel sama dengan mengundang bakteri dan serangga. Nggak mau kan wastafel di rumah yang seharusnya menjadi tempat membersihkan alat-alat makan justru menjadi sarang penyakit? Yuk, latih semua anggota keluarga untuk mencuci piring setelah menggunakannya!

Jika kamu sering menyimpan makanan sisa di kulkas, sebaiknya setop mulai sekarang. Terlalu banyak makanan yang disimpan dalam kulkas bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Jika kamu tahu kalau makanan sisa tersebut tidak akan dikonsumsi lagi, membuangnya akan lebih baik.

4. Membersihkan Setengah-setengah

Cobalah untuk menyelesaikan tugas saat bersih-bersih setelah memulainya. Hal ini akan membantumu tetap fokus dan efisien dalam membersihkan rumah.

Jika kamu hanya punya waktu 15 menit untuk bersih-bersih, mulailah dengan membereskan barang-barang yang berantakan dan letakkan di tempat yang semestinya. Dengan begini, jika fokusmu teralihkan, kamu bisa kembali lagi nanti untuk melakukan pembersihan yang lebih rumit.

Menunda membersihkan rumah hingga pekerjaan menjadi terlalu sulit hanya akan merepotkanmu nanti. Biasanya kita menunda-nunda dalam membersihkan rumah karena merasa tidak memiliki waktu yang cukup. Padahal, kita tidak tahu kapan waktu kita benar-benar kosong. Cobalah untuk mencicil dalam membersihkan rumah setiap hari agar tugasnya tidak menjadi terlalu berat.

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini, kita dapat menjaga rumah tetap bersih dan sehat dengan lebih mudah dan efisien.

Itulah 5 kebiasaan buruk yang perlu kamu tinggalkan agar rumah tidak kotor dan berantakan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati Tinggakan Rumah Saat Liburan, Lakukan Ini Biar Maling Nggak Masuk


Jakarta

Banyak keluarga menantikan waktu liburan untuk jalan-jalan keluar kota. Tak hanya mereka, maling pun semakin leluasa untuk mencari mangsa, yakni rumah kosong.

Bagi kamu yang berencana pergi liburan atau meninggalkan rumah kosong, wajib hati-hati ya. Jangan sampai rumah kamu mudah dibobol maling.

Lalu, bagaimana cara mencegah maling masuk rumah? Yuk, simak caranya berikut ini seperti dikutip dari CNET.


Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

1. Amankan Pintu dan Jendela

Tentunya langkah pencegahan termudah adalah mengunci pintu dan jendela. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

2. Pakai Kunci Tambahan

Selain itu, kamu bisa meningkatkan keamanan rumah dengan memakai kunci pengaman tambahan. Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus.

Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

3. Tambahkan Sistem Keamanan

Kalau merasa tak cukup aman, kamu bisa memasang sistem keamanan rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

Maling pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

5. Tambahkan Lampu Luar

Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

6. Kunci Garasi

Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi.

Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

9. Beli Brankas

Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

10. Lapor Petugas Keamanan

Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Ingin Membeli Rumah


Jakarta

Salah satu faktor penting saat membeli rumah adalah soal lokasinya. Bukan sekadar tempatnya yang strategis, tapi juga mengenai akses jalan, fasilitas, dan kondisi lingkungan sekitar yang mendukung.

Terkadang, ada orang yang sebenarnya sudah sreg dengan desain dan harga rumahnya, tetapi terhalang oleh beberapa faktor seperti lingkungan hingga akses jalan. Hal itu yang membuat proses pembelian rumah menjadi cukup lama dan harus dilakukan secara sabar.

Oleh karena itu, detikers harus mengetahui beberapa lokasi yang sebaiknya dihindari sebelum membeli rumah. Di mana saja lokasi tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Ini Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Mau Beli Rumah

Bagi detikers yang sedang mencari hunian baru, ada sejumlah lokasi yang sebaiknya dihindari. Mengutip dari arsip detikProperti, berikut sejumlah lokasinya:

1. Dekat Rel Kereta Api

Lokasi yang pertama adalah di dekat rel kereta api. Ada dua alasan mengapa sebaiknya detikers tidak membeli rumah di dekat rel kereta api, yang pertama adalah masalah kenyamanan.

Bayangkan jika setiap 10-15 menit ada kereta api melintas di depan rumah kamu. Suara bising dan getaran dari kereta api yang melintas dapat mengganggu waktu istirahat.

Alasan yang kedua adalah soal keamanan. Jika terjadi insiden kereta api, maka hunian detikers berisiko terkena imbasnya. Meski saat ini kasus kecelakaan kereta sudah jarang, tapi lebih baik menghindari adanya risiko tersebut.

2. Dekat SUTET

Hunian yang berada di dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) sebaiknya juga harus dihindari. Sebab, ada risiko jika SUTET mengalami roboh dan menimpa rumah warga, sehingga menyebabkan kerugian serta korban jiwa.

Selain itu, keluhan yang sering dirasakan warga yang tinggal di dekat SUTET adalah suara bising. Lalu, terdapat radiasi gelombang elektromagnetik yang berbahaya meskipun tidak terlihat.

Berdasarkan penelitian Dr Anies, M.Kes. PKK dari Universitas Diponegoro, penduduk yang tinggal di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome).

3. Pinggir Jalan Raya

Sebenarnya, memiliki rumah yang berada di pinggir jalan raya merupakan sebuah keuntungan. Sebab, aksesnya bakal lebih mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum.

Namun, jalan raya dipastikan selalu ramai dan suara berisik dari kendaraan bermotor dapat mengganggu penghuni rumah. Selain itu, detikers harus lebih hati-hati terhadap anggota keluarga yang masih anak-anak, sebab ada banyak kendaraan berlalu lalang di depan rumah.

Oh ya, harga rumah di pinggir jalan raya, terutama di jalan yang strategis tentu harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal. Jadi, persiapkan juga soal budget-nya.

4. Dekat Bandara

Membeli rumah di dekat bandara sebenarnya juga sangat menguntungkan, apalagi jika detikers termasuk orang yang sering bepergian dengan pesawat. Dengan begitu, kamu bisa pergi ke bandara dengan waktu singkat.

Namun, ada kekurangan jika tinggal di dekat bandara, yakni sering mendengar suara bising dari mesin pesawat. Selain itu, kawasan bandara biasanya akan ramai orang berlalu lalang, sehingga bikin kamu tidak nyaman.

5. Daerah Rawan Banjir

Lokasi yang satu ini sudah seharusnya dihindari sebelum membeli rumah. Jangan sampai kamu hanya tergiur dengan desain rumah yang keren dan harga terjangkau, tapi ternyata setiap hujan turun langsung terjadi banjir.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah hunian tersebut berada di daerah rawan banjir atau tidak adalah dengan bertanya ke penduduk sekitar. Perhatikan juga apakah rumah tersebut berada di dataran rendah dan di dekatnya ada sungai atau kali.

6. Rawan Kejahatan

Terakhir adalah lokasi hunian yang masuk dalam zona rawan kejahatan, misalnya rawan kasus perampokan atau pencurian kendaraan bermotor. Sebaiknya, cari rumah yang menerapkan sistem keamanan 24 jam atau siskamling saat malam hari.

Pertimbangkan juga jika kamu ingin membeli rumah yang sering terjadi konflik antar warga, misalnya tawuran. Sebab, tempat tinggal kamu bisa saja terkena lemparan batu nyasar.

Itu dia enam lokasi yang sebaiknya dihindari jika ingin membeli rumah. Semoga membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

3 Alasan Banyak Rumah Tidak Punya Ruang Tamu


Jakarta

Biasanya, rumah tamu sering kita jumpai di bagian depan rumah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, desain rumah tanpa ruang tamu semakin banyak diterapkan.

Kebanyakan hal ini ditemui di rumah bergaya minimalis. Lalu, apa alasan di balik itu?

Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


Sebagaimana yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal tersebut terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

“Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

1. Menghemat Penggunaan Ruang

Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

2. Mahalnya Harga Properti

Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

“Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

“Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

Fungsi Ruang Tamu

Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

“Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut'”.

Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

“Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

“Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Daftar Hari Baik Pindah Rumah Menurut Kalender China di Awal Tahun 2025


Jakarta

Ada orang-orang yang menggunakan kalender Feng Shui China untuk menentukan hari baik saat pindah rumah. Feng Shui merupakan seni dan ilmu pengetahuan Tiongkok kuno yang berfokus pada penataan elemen-elemen di lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan harmoni dan keseimbangan.

Menurut ajaran seni Feng Shui Tiongkok kuno, memang terdapat hari-hari tertentu yang lebih menjanjikan dari hari-hari lainnya. Berikut hari-hari baik untuk pindah rumah menurut kalender China di awal Tahun 2025.

Dalam ajaran Feng Shui, tanggal pindah rumah dianggap baik jika tidak bertentangan atau berbentrokan dengan tanda zodiak China (shio) keluarga pemilik rumah. Mengutip laman Moving Solution dan Lalamove Malaysia, berikut daftar tanggal baik untuk pindah menurut Feng Shui.


Januari

15 Januari 2025

  • Tanggal lunar: 16 Desember 2024
  • Tanda zodiak bentrokan: Macan
  • 13 hari sebelum tahun baru China

18 Januari 2025

  • Tanggal lunar: 19 Desember 2024
  • Tanda zodiak bentrokan: Ular
  • 10 hari sebelum tahun baru China

24 Januari 2025

  • Tanggal lunar: 25 Desember 2024
  • Tanda zodiak bentrokan: Babi
  • 4 hari sebelum tahun baru China

25 Januari 2025

  • Tanggal lunar: 26 Desember 2024
  • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
  • 3 hari sebelum tahun baru China

27 Januari 2025

  • Tanggal lunar: 28 Desember 2024
  • Tanda zodiak bentrokan: Macan
  • 1 hari sebelum tahun baru China

Februari

2 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 5 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Monyet
  • Hari ke 5 tahun baru China

3 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 6 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
  • Hari ke 6 tahun baru China

7 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 10 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Sapi
  • Hari ke 10 tahun baru China

9 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 12 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Kelinci
  • Hari ke 12 tahun baru China

11 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 14 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Ular
  • Hari ke 14 tahun baru China

15 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 18 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
  • 3 hari setelah tahun baru China

18 Februari 2025

  • Tanggal lunar: 21 Januari 2025
  • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
  • 6 hari setelah tahun baru China

Bagi orang yang mempercayainya, Feng Shui menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan lingkungan positif dan produktif. Sebelum pindah rumah jangan lupa untuk singkirkan barang-barang yang tak lagi digunakan dan bersihkan rumah baru secara menyeluruh sebelum pindah.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

6 Perbedaan Air Fryer dan Oven, Lebih Bagus yang Mana?


Jakarta

Dalam dunia kuliner, alat-alat masak yang canggih memudahkan penggunanya dalam menyiapkan hidangan. Dua perangkat yang sering digunakan untuk memasak yaitu air fryer dan oven.

Meski begitu, masih banyak yang masih bingung memilih antara keduanya. Berikut perbedaan antara air fryer dan oven.

Perbedaan Air Fryer dan Oven

Air fryer dan oven memiliki perbedaan dalam cara menghasilkan panas, elemen panas yang dimiliki, ukuran, hingga durasi pemakaian. Mengutip laman My Borosil, Good Housekeeping, Etimes, dan All Recipes, berikut penjelasannya.


1. Cara Menghasilkan Panas

  • Air fryer: Menggunakan teknologi udara yang cepat untuk menghasilkan panas. Udara yang bersirkulasi dalam air fryer akan lebih cepat dibandingkan udara yang bergerak di dalam oven.
  • Oven: Menghasilkan panas karena dibantu beberapa elemen. Dengan perlahan, panas menyebar ke seluruh bagian oven.

2. Elemen Pemanas

  • Air fryer: Hanya memiliki satu elemen pemanas di bagian atas. Elemen ini membantu memusatkan pemanasan dan memasak makanan lebih cepat.

Seringkali air fryer dilengkapi wadah untuk menampung minyak atau kelembaban berlebih. Sehingga mengurangi jumlah lemak dan kalori yang dikonsumsi. Makanan yang dihasilkan juga lebih renyah.

  • Oven: Memiliki beberapa elemen panas. Biasanya ada dua, yaitu terletak di bagian samping atau atas, serta di bagian bawah

3. Ukuran

  • Air fryer: Bisa memasak satu hidangan dalam satu waktu. Dalam porsi besar, makanan dimasak secara bertahap.
  • Oven: Berukuran lebih besar dari air fryer, oven bisa menampung porsi makanan yang lebih besar.

4. Kipas

  • Air fryer: Ukuran kipasnya besar dan kuat. Letaknya di bawah elemen pemanas untuk membantu sirkulasi udara panas lebih cepat dan lebih merata.
  • Oven: Ukuran kipasnya biasanya lebih kecil dan berada di bagian belakang. Kipas juga berfungsi sebagai sistem pembuangan udara.

5. Durasi Pemakaian

  • Air fryer: Sebab ukurannya lebih kecil, waktu pemanasan membutuhkan waktu lebih sedikit dibandingkan dengan oven. Sehingga, proses memasak bisa dilakukan lebih cepat karena elemen pemanas lebih deka dengan makanan.
  • Oven: Ukurannya yang lebih besar membuat oven memerlukan waktu lama untuk dipanaskan. Hal tersebut membuat proses memasak membutuhkan waktu lebih lama dari air fryer.

6. Pembersihan

  • Air fryer: Perlu dibersihkan setiap kali digunakan untuk menjaga kebersihan. Komponen air fryer perlu dibersihkan secara hati-hati.
  • Oven: Seluruh bagian oven tidak perlu dibersihkan setiap kali digunakan. Meski begitu, baiknya komponennya dibersihkan setelah beberapa kali digunakan.

Lebih Bagus Air Fryer atau Oven?

Air fryer dan oven memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Air fryer memasak makanan dalam jumlah lebih sedikit dari oven.

Meski begitu proses memasak air fryer lebih cepat, sehat, dan cocok untuk hidangan renyah seperti keripik serta makanan beku. Di sisi lain, oven dapat menampung makanan dalam jumlah lebih banyak.

Air fryer biasanya lebih cocok untuk keluarga kecil, dengan kapasitas terbatas dan daya listrik mencapai 1.500 watt. Sedangkan oven lebih cocok untuk masakan yang dikonsumsi banyak orang, dengan kapasitas lebih besar dan kebutuhan daya mencapai 2.200 watt.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

5 Barang yang Tidak Boleh Sering Dicuci, Bisa Cepat Rusak


Jakarta

Mencuci termasuk kegiatan yang penting untuk menjaga kebersihan. Tapi ternyata tidak semua barang menjadi lebih baik jika terlalu sering dicuci. Simak artikel ini untuk mengetahui 5 barang yang tidak boleh sering dicuci, karena bisa membuatnya cepat rusak.

Macam Barang yang Tidak Boleh Sering Dicuci

Dilansir dari situs Real Simple, berikut ini 5 barang yang tidak boleh sering dicuci:

1. Bra

Menurut pendiri merek pakaian dalam Iteration, Bridget Moillner, kebanyakan wanita memakai bra sekali pakai. Setelah sehari menggunakan kemudian langsung ditumpuk di cucian. Terlalu sering mencuci bra akan merusak elastisitasnya.


“Pertimbangkan untuk mengenakan bra Anda 2 hingga 3 kali sebelum dicuci untuk memperpanjang masa pakainya. Berikan waktu satu atau dua hari untuk mengistirahatkan bra Anda di sela-sela pemakaian. Hal ini akan membantu elastisitasnya mendapatkan kembali bentuknya.”

2. Celana Jin

Celana jin menjadi favorit kebanyakan orang untuk dipakai bepergian. Celana ini cocok untuk banyak kegiatan dan cocok dipadukan dengan berbagai jenis pakaian. Jika detikers sayang dengan celana jin kamu, jangan sering-sering dicuci.

Terlalu sering mencuci celana jin akan memudarkan warnanya, melemahkan bahannya, membuat jeans kehilangan bentuknya, dan mengurangi masa pakainya. Direkomendasikan untuk mencuci celana jin setiap 4 hingga 6 kali pemakaian atau ketika kotor dan bau.

3. Handuk

Pada umumnya, orang tidak akan mencuci handuk ketika baru menggunakannya dalam sehari. Pandangan ini benar karena handuk yang terlalu sering dicuci akan cepat pudar dan semakin tipis.

Ini juga membuat boros karena harga handuk tidak murah. Disarankan mencuci handuk 3 sampai 4 kali pemakaian, atau jika handuk kotor, berbau tidak sedap, atau ada anggota keluarga yang sakit.

4. Pakaian Olahraga

Pakaian olahraga memiliki bahan yang bisa cepat rusak jika sering dicuci. Tapi bukan berarti menjadi alasan untuk tidak mencucinya dalam jangka waktu lama.

Namun hal ini berlaku untuk kegiatan olahraga yang tidak banyak mengeluarkan keringat. Dalam kondisi demikian, detikers bisa menggunakannya dua atau tiga kali pemakaian.

5. Seprai

Yang terakhir adalah seprai tempat tidur. Mencucinya setiap hari juga akan merusak bahannya. Sebaiknya cucilah seprai setiap satu atau dua minggu.

Namun jika penggunanya sering berkeringat maka bisa mencucinya lebih sering karena berkaitan dengan masalah kesehatan. Ini juga termasuk ketika ada keluarga yang sakit, maka sebaiknya seprai selalu bersih.

Nah, itulah 5 barang yang tidak boleh sering dicuci. Detikers bisa menyeimbangkan antara kebersihan dan keawetan barang agar tetap sehat, namun tidak cepat rusak.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com