Tag: keluarga

  • Hati-hati Tinggakan Rumah Saat Liburan, Lakukan Ini Biar Maling Nggak Masuk


    Jakarta

    Banyak keluarga menantikan waktu liburan untuk jalan-jalan keluar kota. Tak hanya mereka, maling pun semakin leluasa untuk mencari mangsa, yakni rumah kosong.

    Bagi kamu yang berencana pergi liburan atau meninggalkan rumah kosong, wajib hati-hati ya. Jangan sampai rumah kamu mudah dibobol maling.

    Lalu, bagaimana cara mencegah maling masuk rumah? Yuk, simak caranya berikut ini seperti dikutip dari CNET.


    Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Tentunya langkah pencegahan termudah adalah mengunci pintu dan jendela. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Selain itu, kamu bisa meningkatkan keamanan rumah dengan memakai kunci pengaman tambahan. Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus.

    Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Kalau merasa tak cukup aman, kamu bisa memasang sistem keamanan rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

    Maling pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi.

    Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Ingin Membeli Rumah


    Jakarta

    Salah satu faktor penting saat membeli rumah adalah soal lokasinya. Bukan sekadar tempatnya yang strategis, tapi juga mengenai akses jalan, fasilitas, dan kondisi lingkungan sekitar yang mendukung.

    Terkadang, ada orang yang sebenarnya sudah sreg dengan desain dan harga rumahnya, tetapi terhalang oleh beberapa faktor seperti lingkungan hingga akses jalan. Hal itu yang membuat proses pembelian rumah menjadi cukup lama dan harus dilakukan secara sabar.

    Oleh karena itu, detikers harus mengetahui beberapa lokasi yang sebaiknya dihindari sebelum membeli rumah. Di mana saja lokasi tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Ini Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Jika Mau Beli Rumah

    Bagi detikers yang sedang mencari hunian baru, ada sejumlah lokasi yang sebaiknya dihindari. Mengutip dari arsip detikProperti, berikut sejumlah lokasinya:

    1. Dekat Rel Kereta Api

    Lokasi yang pertama adalah di dekat rel kereta api. Ada dua alasan mengapa sebaiknya detikers tidak membeli rumah di dekat rel kereta api, yang pertama adalah masalah kenyamanan.

    Bayangkan jika setiap 10-15 menit ada kereta api melintas di depan rumah kamu. Suara bising dan getaran dari kereta api yang melintas dapat mengganggu waktu istirahat.

    Alasan yang kedua adalah soal keamanan. Jika terjadi insiden kereta api, maka hunian detikers berisiko terkena imbasnya. Meski saat ini kasus kecelakaan kereta sudah jarang, tapi lebih baik menghindari adanya risiko tersebut.

    2. Dekat SUTET

    Hunian yang berada di dekat saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) sebaiknya juga harus dihindari. Sebab, ada risiko jika SUTET mengalami roboh dan menimpa rumah warga, sehingga menyebabkan kerugian serta korban jiwa.

    Selain itu, keluhan yang sering dirasakan warga yang tinggal di dekat SUTET adalah suara bising. Lalu, terdapat radiasi gelombang elektromagnetik yang berbahaya meskipun tidak terlihat.

    Berdasarkan penelitian Dr Anies, M.Kes. PKK dari Universitas Diponegoro, penduduk yang tinggal di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome).

    3. Pinggir Jalan Raya

    Sebenarnya, memiliki rumah yang berada di pinggir jalan raya merupakan sebuah keuntungan. Sebab, aksesnya bakal lebih mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum.

    Namun, jalan raya dipastikan selalu ramai dan suara berisik dari kendaraan bermotor dapat mengganggu penghuni rumah. Selain itu, detikers harus lebih hati-hati terhadap anggota keluarga yang masih anak-anak, sebab ada banyak kendaraan berlalu lalang di depan rumah.

    Oh ya, harga rumah di pinggir jalan raya, terutama di jalan yang strategis tentu harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal. Jadi, persiapkan juga soal budget-nya.

    4. Dekat Bandara

    Membeli rumah di dekat bandara sebenarnya juga sangat menguntungkan, apalagi jika detikers termasuk orang yang sering bepergian dengan pesawat. Dengan begitu, kamu bisa pergi ke bandara dengan waktu singkat.

    Namun, ada kekurangan jika tinggal di dekat bandara, yakni sering mendengar suara bising dari mesin pesawat. Selain itu, kawasan bandara biasanya akan ramai orang berlalu lalang, sehingga bikin kamu tidak nyaman.

    5. Daerah Rawan Banjir

    Lokasi yang satu ini sudah seharusnya dihindari sebelum membeli rumah. Jangan sampai kamu hanya tergiur dengan desain rumah yang keren dan harga terjangkau, tapi ternyata setiap hujan turun langsung terjadi banjir.

    Salah satu cara untuk mengetahui apakah hunian tersebut berada di daerah rawan banjir atau tidak adalah dengan bertanya ke penduduk sekitar. Perhatikan juga apakah rumah tersebut berada di dataran rendah dan di dekatnya ada sungai atau kali.

    6. Rawan Kejahatan

    Terakhir adalah lokasi hunian yang masuk dalam zona rawan kejahatan, misalnya rawan kasus perampokan atau pencurian kendaraan bermotor. Sebaiknya, cari rumah yang menerapkan sistem keamanan 24 jam atau siskamling saat malam hari.

    Pertimbangkan juga jika kamu ingin membeli rumah yang sering terjadi konflik antar warga, misalnya tawuran. Sebab, tempat tinggal kamu bisa saja terkena lemparan batu nyasar.

    Itu dia enam lokasi yang sebaiknya dihindari jika ingin membeli rumah. Semoga membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alasan Banyak Rumah Tidak Punya Ruang Tamu


    Jakarta

    Biasanya, rumah tamu sering kita jumpai di bagian depan rumah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, desain rumah tanpa ruang tamu semakin banyak diterapkan.

    Kebanyakan hal ini ditemui di rumah bergaya minimalis. Lalu, apa alasan di balik itu?

    Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

    Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


    Sebagaimana yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal tersebut terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

    “Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

    Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

    1. Menghemat Penggunaan Ruang

    Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

    2. Mahalnya Harga Properti

    Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

    “Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

    3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

    Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

    Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

    Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

    “Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

    Fungsi Ruang Tamu

    Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

    Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

    “Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut’”.

    Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

    Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

    “Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

    Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

    Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

    “Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

    Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Hari Baik Pindah Rumah Menurut Kalender China di Awal Tahun 2025


    Jakarta

    Ada orang-orang yang menggunakan kalender Feng Shui China untuk menentukan hari baik saat pindah rumah. Feng Shui merupakan seni dan ilmu pengetahuan Tiongkok kuno yang berfokus pada penataan elemen-elemen di lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan harmoni dan keseimbangan.

    Menurut ajaran seni Feng Shui Tiongkok kuno, memang terdapat hari-hari tertentu yang lebih menjanjikan dari hari-hari lainnya. Berikut hari-hari baik untuk pindah rumah menurut kalender China di awal Tahun 2025.

    Dalam ajaran Feng Shui, tanggal pindah rumah dianggap baik jika tidak bertentangan atau berbentrokan dengan tanda zodiak China (shio) keluarga pemilik rumah. Mengutip laman Moving Solution dan Lalamove Malaysia, berikut daftar tanggal baik untuk pindah menurut Feng Shui.


    Januari

    15 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 16 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Macan
    • 13 hari sebelum tahun baru China

    18 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 19 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Ular
    • 10 hari sebelum tahun baru China

    24 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 25 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Babi
    • 4 hari sebelum tahun baru China

    25 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 26 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
    • 3 hari sebelum tahun baru China

    27 Januari 2025

    • Tanggal lunar: 28 Desember 2024
    • Tanda zodiak bentrokan: Macan
    • 1 hari sebelum tahun baru China

    Februari

    2 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 5 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Monyet
    • Hari ke 5 tahun baru China

    3 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 6 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
    • Hari ke 6 tahun baru China

    7 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 10 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Sapi
    • Hari ke 10 tahun baru China

    9 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 12 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Kelinci
    • Hari ke 12 tahun baru China

    11 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 14 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ular
    • Hari ke 14 tahun baru China

    15 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 18 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Ayam jantan
    • 3 hari setelah tahun baru China

    18 Februari 2025

    • Tanggal lunar: 21 Januari 2025
    • Tanda zodiak bentrokan: Tikus
    • 6 hari setelah tahun baru China

    Bagi orang yang mempercayainya, Feng Shui menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan lingkungan positif dan produktif. Sebelum pindah rumah jangan lupa untuk singkirkan barang-barang yang tak lagi digunakan dan bersihkan rumah baru secara menyeluruh sebelum pindah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Perbedaan Air Fryer dan Oven, Lebih Bagus yang Mana?


    Jakarta

    Dalam dunia kuliner, alat-alat masak yang canggih memudahkan penggunanya dalam menyiapkan hidangan. Dua perangkat yang sering digunakan untuk memasak yaitu air fryer dan oven.

    Meski begitu, masih banyak yang masih bingung memilih antara keduanya. Berikut perbedaan antara air fryer dan oven.

    Perbedaan Air Fryer dan Oven

    Air fryer dan oven memiliki perbedaan dalam cara menghasilkan panas, elemen panas yang dimiliki, ukuran, hingga durasi pemakaian. Mengutip laman My Borosil, Good Housekeeping, Etimes, dan All Recipes, berikut penjelasannya.


    1. Cara Menghasilkan Panas

    • Air fryer: Menggunakan teknologi udara yang cepat untuk menghasilkan panas. Udara yang bersirkulasi dalam air fryer akan lebih cepat dibandingkan udara yang bergerak di dalam oven.
    • Oven: Menghasilkan panas karena dibantu beberapa elemen. Dengan perlahan, panas menyebar ke seluruh bagian oven.

    2. Elemen Pemanas

    • Air fryer: Hanya memiliki satu elemen pemanas di bagian atas. Elemen ini membantu memusatkan pemanasan dan memasak makanan lebih cepat.

    Seringkali air fryer dilengkapi wadah untuk menampung minyak atau kelembaban berlebih. Sehingga mengurangi jumlah lemak dan kalori yang dikonsumsi. Makanan yang dihasilkan juga lebih renyah.

    • Oven: Memiliki beberapa elemen panas. Biasanya ada dua, yaitu terletak di bagian samping atau atas, serta di bagian bawah

    3. Ukuran

    • Air fryer: Bisa memasak satu hidangan dalam satu waktu. Dalam porsi besar, makanan dimasak secara bertahap.
    • Oven: Berukuran lebih besar dari air fryer, oven bisa menampung porsi makanan yang lebih besar.

    4. Kipas

    • Air fryer: Ukuran kipasnya besar dan kuat. Letaknya di bawah elemen pemanas untuk membantu sirkulasi udara panas lebih cepat dan lebih merata.
    • Oven: Ukuran kipasnya biasanya lebih kecil dan berada di bagian belakang. Kipas juga berfungsi sebagai sistem pembuangan udara.

    5. Durasi Pemakaian

    • Air fryer: Sebab ukurannya lebih kecil, waktu pemanasan membutuhkan waktu lebih sedikit dibandingkan dengan oven. Sehingga, proses memasak bisa dilakukan lebih cepat karena elemen pemanas lebih deka dengan makanan.
    • Oven: Ukurannya yang lebih besar membuat oven memerlukan waktu lama untuk dipanaskan. Hal tersebut membuat proses memasak membutuhkan waktu lebih lama dari air fryer.

    6. Pembersihan

    • Air fryer: Perlu dibersihkan setiap kali digunakan untuk menjaga kebersihan. Komponen air fryer perlu dibersihkan secara hati-hati.
    • Oven: Seluruh bagian oven tidak perlu dibersihkan setiap kali digunakan. Meski begitu, baiknya komponennya dibersihkan setelah beberapa kali digunakan.

    Lebih Bagus Air Fryer atau Oven?

    Air fryer dan oven memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Air fryer memasak makanan dalam jumlah lebih sedikit dari oven.

    Meski begitu proses memasak air fryer lebih cepat, sehat, dan cocok untuk hidangan renyah seperti keripik serta makanan beku. Di sisi lain, oven dapat menampung makanan dalam jumlah lebih banyak.

    Air fryer biasanya lebih cocok untuk keluarga kecil, dengan kapasitas terbatas dan daya listrik mencapai 1.500 watt. Sedangkan oven lebih cocok untuk masakan yang dikonsumsi banyak orang, dengan kapasitas lebih besar dan kebutuhan daya mencapai 2.200 watt.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang yang Tidak Boleh Sering Dicuci, Bisa Cepat Rusak


    Jakarta

    Mencuci termasuk kegiatan yang penting untuk menjaga kebersihan. Tapi ternyata tidak semua barang menjadi lebih baik jika terlalu sering dicuci. Simak artikel ini untuk mengetahui 5 barang yang tidak boleh sering dicuci, karena bisa membuatnya cepat rusak.

    Macam Barang yang Tidak Boleh Sering Dicuci

    Dilansir dari situs Real Simple, berikut ini 5 barang yang tidak boleh sering dicuci:

    1. Bra

    Menurut pendiri merek pakaian dalam Iteration, Bridget Moillner, kebanyakan wanita memakai bra sekali pakai. Setelah sehari menggunakan kemudian langsung ditumpuk di cucian. Terlalu sering mencuci bra akan merusak elastisitasnya.


    “Pertimbangkan untuk mengenakan bra Anda 2 hingga 3 kali sebelum dicuci untuk memperpanjang masa pakainya. Berikan waktu satu atau dua hari untuk mengistirahatkan bra Anda di sela-sela pemakaian. Hal ini akan membantu elastisitasnya mendapatkan kembali bentuknya.”

    2. Celana Jin

    Celana jin menjadi favorit kebanyakan orang untuk dipakai bepergian. Celana ini cocok untuk banyak kegiatan dan cocok dipadukan dengan berbagai jenis pakaian. Jika detikers sayang dengan celana jin kamu, jangan sering-sering dicuci.

    Terlalu sering mencuci celana jin akan memudarkan warnanya, melemahkan bahannya, membuat jeans kehilangan bentuknya, dan mengurangi masa pakainya. Direkomendasikan untuk mencuci celana jin setiap 4 hingga 6 kali pemakaian atau ketika kotor dan bau.

    3. Handuk

    Pada umumnya, orang tidak akan mencuci handuk ketika baru menggunakannya dalam sehari. Pandangan ini benar karena handuk yang terlalu sering dicuci akan cepat pudar dan semakin tipis.

    Ini juga membuat boros karena harga handuk tidak murah. Disarankan mencuci handuk 3 sampai 4 kali pemakaian, atau jika handuk kotor, berbau tidak sedap, atau ada anggota keluarga yang sakit.

    4. Pakaian Olahraga

    Pakaian olahraga memiliki bahan yang bisa cepat rusak jika sering dicuci. Tapi bukan berarti menjadi alasan untuk tidak mencucinya dalam jangka waktu lama.

    Namun hal ini berlaku untuk kegiatan olahraga yang tidak banyak mengeluarkan keringat. Dalam kondisi demikian, detikers bisa menggunakannya dua atau tiga kali pemakaian.

    5. Seprai

    Yang terakhir adalah seprai tempat tidur. Mencucinya setiap hari juga akan merusak bahannya. Sebaiknya cucilah seprai setiap satu atau dua minggu.

    Namun jika penggunanya sering berkeringat maka bisa mencucinya lebih sering karena berkaitan dengan masalah kesehatan. Ini juga termasuk ketika ada keluarga yang sakit, maka sebaiknya seprai selalu bersih.

    Nah, itulah 5 barang yang tidak boleh sering dicuci. Detikers bisa menyeimbangkan antara kebersihan dan keawetan barang agar tetap sehat, namun tidak cepat rusak.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Ruang Tamu Nyaris ‘Punah’ di Rumah Perkotaan, Apa Penyebabnya?



    Jakarta

    Ruang tamu menjadi salah satu bagian yang wajib ada di rumah-rumah di Indonesia. Tapi beberapa tahun terakhir rumah baru semakin banyak yang mengadopsi desain tanpa ruang tamu.

    Desain rumah tanpa ruang tamu biasanya ditemui di rumah bergaya minimalis. kenapa hal itu bisa terjadi?

    Alasan Rumah Tidak Punya Ruang Tamu

    Bukan tanpa alasan, hilangnya eksistensi ruang tamu di rumah juga terjadi karena ada gaya hidup juga yang telah berubah.


    Seperti yang diungkapkan oleh Arsitek, Ogie Hartantyo, bahwa hal itu terjadi karena adanya perubahan aktivitas dan kebutuhan manusia.

    “Seiring berjalannya waktu, aktivitas manusia berubah, kebutuhannya juga berubah. Maka, berdasarkan teori dasar arsitektur, ruang-ruang yang ada pada rumah tinggal ikut berubah. Sebab, ruang diciptakan untuk mewadahi aktivitas manusia,” ujar Ogie kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Jika diamati, rumah-rumah di perkotaan, misalnya rumah tipe 36, 45, atau 50 sudah ‘menghilangkan’ ruang tamu. Kebanyakan hanya ada ruang keluarga, dapur serta kamar tidur. Berbeda dengan rumah-rumah di daerah yang masih ada ruang tamu.

    Dari catatan detikProperti, lebih lanjut berikut adalah beberapa alasan kenapa rumah zaman sekarang tidak punya ruang tamu:

    1. Menghemat Penggunaan Ruang

    Menurut Ogie, kecenderungan semakin modern zaman, membuat huniannya semakin compact. Ini membuat rumah dirancang untuk memprioritaskan penggunaan ruang dengan efisien.

    2. Mahalnya Harga Properti

    Semakin hari, harga properti semakin melambung. Mahalnya harga properti juga menjadi alasan penggunaan ruang tamu tidak dihadirkan lagi.

    “Mahalnya harga properti menyebabkan rumah yang bisa dibeli atau dibangun menjadi semakin kecil, sehingga pemiliknya perlu membuat ruang-ruang sesuai kebutuhan dan luas bangunan,” ujar Ogie.

    3. Adanya Pergeseran Fungsi Ruang Tamu

    Fungsi-fungsi ruang untuk bertemu saat ini bisa digantikan di tempat umum. Misalnya, banyak orang kini memilih ketemuan di kafe daripada di rumah.

    Habit-nya juga beda. Orang-orang di kota-kota besar tidak terlalu sering bertamu seperti di daerah karena di kota banyak ruang-ruang publik, baik yang gratis ataupun komersil. Jadi, mereka lebih senang ketemu di kafe, di mal, taman, atau tempat lainnya,” ungkap Ogie.

    Ogie juga menilai kalau ‘menghilangkan’ bagian ruang tamu bukan lah hal yang saklek. Ruang tamu di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan, maupun aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

    “Kalau pertanyaannya (ruang tamu) diperlukan atau tidak, balik lagi aktivitas penghuni (rumahnya) gimana,” katanya.

    Fungsi Ruang Tamu

    Sejatinya, fungsi rumah tamu bisa bergantung pada gaya dan preferensi pribadi pemilik rumah. Secara umum, ruang tamu gunanya untuk menjadi tempat pertemuan yang formal maupun kurang formal bagi mereka yang berkunjung ke rumah.

    Mengutip laman Southern Living, Penata gaya kreatif senior, Karina Lameraner, mengatakan bahwa ruang tamu seringnya dijadikan tempat memamerkan sesuatu yang terbaik di rumah tersebut.

    “Biasanya ruang tamu dirancang di bagian depan rumah, sering kali tepat di luar pintu masuk untuk dijadikan tempat memamerkan ‘yang terbaik dari yang terbaik’ di rumah tersebut’”.

    Kalau pemilik rumah suka menggunakan ruang tamu untuk menjamu tamu dan keluarga, maka ruangan tersebut bisa ditambahkan TV untuk bersantai bersama keluarga juga (mirip seperti ruang keluarga).

    Antara ruang tamu dan ruang keluarga bisa disesuaikan dari seberapa sering keduanya digunakan. Biasanya, ruang tamu digunakan untuk liburan dan jamuan.

    “Biasanya kita melihat dua sofa yang saling berhadapan di ruang tamu, atau bahkan dua kursi yang berhadapan langsung dengan sofa, untuk menciptakan tata letak yang nyaman. Ruang tamu jelas merupakan tempat yang dekorasinya menjadi pusat perhatian,” ujar Lameraner.

    Pemilik rumah bisa menata ruang tamu agar sesuai dengan kebutuhan. Supaya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, perhatikanlah tata letak furnitur yang tepat.

    Menurut Ogie, sekarang ini tak hanya ruang tamu saja yang fungsi ruangannya bisa digantikan. Contohnya seperti ruang untuk mencuci pakaian. Karena saat ini sudah banyak tempat laundry di sekitar pemukiman rumah.

    “Nggak ruang tamu aja sebetulnya, ruang kerja misalnya atau ruang cuci bisa di-replace karena laundry makin banyak dan ruang-ruang lainnya,” pungkasnya.

    Ke depannya, kemungkinan ruang tamu bisa saja hilang. Ruang itu akan digantikan oleh ruang hobi, ruang kebugaran di rumah, maupun ruang rekreasi utama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Sofa dan TV di Ruang Sempit, Biar Nggak Sumpek!



    Jakarta

    Meletakkan sofa dan televisi (TV) di ruangan yang sempit harus cermat. Sebab, jika salah posisi justru bisa membuat ruangan semakin sempit atau tidak nyaman.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur sofa dan TV di ruang keluarga yang sempit. Salah satunya adalah meletakkan TV dengan ketinggian yang pas dengan sofa. Hal ini agar penghuni rumah bisa menonton TV dengan nyaman.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk meletakkan sofa dan TV yang pas pada ruangan sempit. Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.


    Tips Meletakkan Sofa di Ruang Keluarga yang Sempit

    Jika ruangan keluarga di rumahmu berbentuk persegi atau persegi panjang, posisikan dua sofa berukuran sama yang saling berhadapan dengan meja kopi di antaranya. Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk.

    Pastikan selalu memberikan sedikit jarak di sekitar furniture agar orang rumah dapat berjalan dengan nyaman.

    Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk. Ukuran yang bervariasi dapat menciptakan dinamika yang berbeda di dalam ruang keluarga kecil tersebut.

    Tips Meletakkan TV di Ruang Keluarga yang Sempit

    TV biasanya diletakkan di area ruang keluarga agar penghuni rumah bisa menonton bersama. Untuk posisi menonton yang optimal, idealnya TV diletakkan di bagian depan tengah sofa.

    Kamu juga bisa meletakkan TV di sudut ruangan jika menaruhnya di tengah ruangan merusak estetika. Selain itu, TV harus berada pada ketinggian yang tepat dalam kaitannya dengan sofa sehingga terasa nyaman untuk dilihat dan kamu tidak perlu melihat ke atas atau meninggikan leher untuk menontonnya.

    Itulah beberapa tips meletakkan sofa dan TV di ruangan sempit. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Islam dan Perdata


    Jakarta

    Ketika seseorang meninggal dunia, harta yang ditinggalkannya akan diwariskan kepada ahli waris yang berhak. Hukum menempati rumah warisan dianggap sah jika hanya ada satu ahli waris.

    Namun jika terdapat beberapa ahli waris maka warisan rumah kerap jadi perdebatan. Terkadang pada beberapa kasus, salah satu ahli waris ingin menempati rumah warisan, baik sementara maupun permanen.

    Permasalahan seperti ini sering kali muncul dalam keluarga yang memiliki lebih dari satu ahli waris. Misalnya, jika beberapa saudara mewarisi sebuah rumah, tetapi salah satu di antaranya ingin tinggal di dalamnya, sementara yang lain menginginkan pembagian atau penjualan aset tersebut.


    Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Islam

    Dalam Islam, pembagian warisan diatur dengan jelas agar tidak ada pihak yang dirugikan. Ustaz Farid Nu’man Hasan, pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok menjelaskan kepada detikProperti bahwa pembagian warisan harus dilakukan sesegera mungkin.

    Dalam Islam diatur bahwa pembagian tanpa alasan yang jelas dianggap tidak dibenarkan. Rasulullah SAW bersabda:

    من قطع ميراثا فرضه الله ورسوله قطع الله به ميراثا من الجنة

    “Siapa yang mencegah pembagian waris yang Allah dan Rasul-Nya wajibkan maka Allah akan cegah waris orang itu di Surga nanti.” (HR. Al Baihaqi)

    Fatwa Darul Ifta al Mishriyyah juga menyatakan bahwa menghalangi pembagian harta waris hukumnya haram dan termasuk dosa besar.

    “Menghalangi harta waris dari pihak yang berhak adalah haram bahkan dosa besar juga,” bunyi kutipan fatwa tersebut.

    Namun, ada beberapa alasan yang dapat membenarkan penundaan pembagian warisan, seperti ketika warisan sulit untuk segera dibagi, memerlukan penjualan terlebih dahulu, atau adanya sebab syar’i lainnya.

    Jika ada seorang dari beberapa ahli waris, yang ingin menempati rumah warisan dengan membayar sewa, Ustaz Farid menegaskan bahwa keputusan tersebut harus didasarkan pada kesepakatan seluruh ahli waris.

    Jika semua pihak setuju, maka rumah tersebut boleh disewakan, baik kepada orang lain maupun kepada salah satu ahli waris. Hal ini sesuai dengan hadits yang menyatakan:

    “Kaum muslimin terikat oleh perjanjian yang mereka buat sesama mereka.” (HR. Abu Daud)

    “Hal ini mesti didasarkan ke semua pihak ahli waris. Jika semuanya memang menyetujui penundaan dengan alasan-alasan yang dibenarkan, maka disewakannya rumah itu dibolehkan. Baik disewa oleh orang lain atau oleh salah satu ahli waris sendiri,” kata Ustaz Farid saat dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Besaran uang sewa yang disepakati dapat dibagikan kepada ahli waris lainnya sesuai dengan hukum waris atau digunakan untuk keperluan lain berdasarkan kesepakatan.

    Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Perdata

    Hukum perdata juga memiliki ketentuan tersendiri mengenai hak dan kewajiban para ahli waris terhadap harta yang ditinggalkan. Menurut Pengacara dan Pakar Hukum Properti, Muhammad Rizal Siregar memang dalam hukum Islam, laki-laki berhak menerima setengah bagian dan perempuan mendapatkan sepertiga bagian dari harta warisan.

    Sementara itu, dalam hukum perdata, jika seluruh ahli waris telah mencapai kesepakatan, maka pembagian warisan harus dituangkan dalam Surat Kesepakatan Waris yang ditandatangani oleh semua pihak.

    Jika salah satu ahli waris ingin tinggal di rumah warisan dengan membayar sewa, hal tersebut diperbolehkan asalkan berdasarkan musyawarah dan persetujuan bersama. Bahkan, bisa saja harga sewanya dikurangi sesuai dengan kesepakatan para ahli waris.

    “Dapat juga melakukan pengurangan harga sewa. Sehingga uang sewa tersebut dibagi kepada seluruh ahli waris sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian seluruh ahli waris,” jelas Rizal kepada detikProperti.

    Penjualan, penyewaan, atau pembelian aset warisan yang belum dibagi harus mendapatkan persetujuan seluruh ahli waris. Hal ini penting untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada proses hukum.

    Jika sampai masuk ke pengadilan, pembagian warisan bisa menjadi lebih rumit dan memakan waktu lebih lama. Dengan adanya kesepakatan yang jelas antara ahli waris, permasalahan mengenai pembagian dan penggunaan rumah warisan dapat diselesaikan dengan baik.

    Di samping itu, silang sengketa waris sangat beragam. Dalam kolom detik’s Advocate, salah satu pembaca pernah menceritakan bahwa ia dan dua saudaranya sepakat untuk menjual rumah warisan dan dibagikan sesuai hukum waris yang berlaku.

    Namun, salah satu pewaris menempati rumah tersebut. Sikapnya seperti enggan menjual rumah waris tersebut dan saudara yang lain dihalangi untuk masuk ke rumah waris tersebut.

    Rizky Rahmawati Pasaribu, S.H.,LL.M, dari kantor hukum Amali & Associates menjelaskan bahwa dalam hukum waris Indonesia masih menganut sistem pluralisme hukum. Ada tiga macam pilihan hukum waris (choice of law) yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah warisan.

    Ialah Hukum Waris Perdata, Hukum Waris Islam, dan terakhir Hukum Waris Adat. Pilihan hukum ini nantinya akan berkaitan dengan diajukan ke Pengadilan mana apabila timbul sengketa waris.

    Pengadilan Negeri bila penyelesaiannya tunduk pada Hukum Adat atau berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata (Civil Law), dan bisa diajukan ke Pengadilan Agama apabila penyelesaian waris berdasarkan pada Hukum Islam.

    Dalam hal waris, apabila seluruh ahli waris telah sepakat mengenai pembagian waris, maka atas pembagian waris tersebut agar dibuat secara tertulis mengenai persetujuan dari seluruh ahli waris atas pembagian warisan tersebut atau disebut dengan Surat Kesepakatan Waris.

    “Apabila kemudian salah satu ahli waris hendak mempertahankan rumah warisan tersebut, maka dapat saja Adik membayar harga rumah tersebut untuk dimiliki oleh dia, kemudian uang tersebut dibagi kepada seluruh ahli waris sesuai dengan bagiannya masing-masing,” jawab Rizky Rahmawati.

    “Jadi Adik membeli rumah tersebut dari seluruh Ahli Waris dengan dikurangi besarnya bagian dia sendiri. Di mana penjualan dan pembelian terhadap suatu barang warisan yang belum dibagi harus disetujui oleh seluruh Ahli Waris,” sambungnya.

    Nah itulah tadi penjelasan tentang menempati rumah warisan di mata hukum Islam dan perdata. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Amalan Saat Masuk Rumah Sesuai Ajaran Nabi Muhammad SAW


    Jakarta

    Nabi Muhammad SAW mengajarkan gaya hidup atau kebiasaan baik untuk dilakukan oleh umat Islam. Termasuk hal sederhana seperti ketika seseorang hendak memasuki rumah.

    Nah, ada beberapa amalan sunnah yang dapat kamu lakukan setiap kali masuk rumah. Dengan mengikuti ajaran Rasulullah SAW, diharapkan penghuni rumah mendapat kebaikan dan pahala dari Allah SWT.

    Lantas, bagaimana cara masuk rumah sesuai anjuran Islam? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dilansir dari muslim.sg.


    Amalan Saat Masuk Rumah

    Inilah beberapa amalan yang bisa kamu kerjakan ketika hendak masuk rumah.

    1. Membaca Doa Masuk Rumah

    Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar berdoa ketika memasuki suatu tempat, termasuk rumah sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut.

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Bacaan latin: “Allahumma inni as-aluka khoirol-mauliji wa khoirol-makhroji bismillahi walajna wa bismillahi khorojna wa ‘ala Robbina tawakkalna.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.” (HR. Abu Daud)

    2. Mendahulukan Kaki Kanan

    Saat memasuki rumah, sebaiknya mendahulukan kaki kanan. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW sering kali mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan di berbagai keadaan, terutama ketika melakukan hal baik. Perkara tersebut pernah disebutkan oleh Aisyah RA sebagai berikut.

    كانَ النبيُّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، في تَنَعُّلِهِ، وتَرَجُّلِهِ، وطُهُورِهِ، وفي شَأْنِهِ كُلِّهِ

    Artinya: “Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam amat menyukai memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci dan dalam urusannya yang penting semuanya,” (HR. Bukhari)

    3. Mengucap Salam

    Rasulullah SAW juga mengajarkan agar mengucapkan salam ketika masuk rumah menemui anggota keluarga. Hal ini seperti yang disebutkan dalam riwayat berikut.

    إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أَهْلِكَ فَسَلِّمْ يَكُونُ بَرَكَةً عَلَيْكَ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ

    “Apabila engkau menemui keluargamu, maka ucapkanlah salam sehingga menjadi berkah bagimu dan bagi keluargamu.” (HR. At-Tirmizi)

    Jika rumah yang dimasuki sedang tidak ada penghuninya, kamu dapat mengucapkan salam sebagaimana anjuran Imam An-Nawawi recommended dalam kitab Al-Azkar, dikutip dari Muwatta’ of Imam Malik.

    السَّلَامُ عَلَينَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِين

    Bacaan Latin: “Assalamu ‘alaina wa-‘ala ‘ibadillahis-solihin.”

    Artinya: “Salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang saleh.”

    Itulah beberapa amalan sunnah yang bisa kamu kerjakan setiap memasuki rumah sesuai ajaran Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com