Tag: keluarga

  • 3 Lokasi Rumah yang Baik dan Berkah Menurut Ajaran Islam


    Jakarta

    Saat hendak membeli rumah, kamu pasti harus menentukan lokasinya. Biasanya kriteria lokasi rumah yang paling banyak diincar adalah akses yang mudah, dekat dengan tempat kerja, jauh dari sumber bahaya seperti lokasi banjir, tebing curam, atau pinggiran kali.

    Dalam Islam juga diajarkan cara memilih posisi rumah yang baik. Tujuannya bukan hanya untuk keselamatan pemilik rumah, melainkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Bagi kamu seorang Muslim dan berencana membeli atau membangun rumah, dilansir situs Learn Islam, berikut cara menentukan lokasi rumah yang baik dalam Islam.


    1. Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

    Pertama, pilih lokasi yang bersih dan nyaman. Maksudnya adalah hindari tempat-tempat di mana kotoran berkumpul, misalnya dekat TPA, bantaran kali penuh sampah, atau selokan yang berbau. Rumah yang jauh dari tempat kotor dan bau membuat penghuninya nyaman, sehat, dan khyusuk dalam beribadah.

    2. Rumah Dekat dengan Masjid

    Masjid adalah rumah ibadah bagi umat muslim. Rumah yang berada di dekat Masjid, memudahkan muslim yang ingin beribadah ke Masjid. Mereka bisa menghemat waktu ketika ingin ikut kajian atau sekadar membaca Al-Quran di Masjid. Manfaat lainnya dengan punya rumah dekat dengan masjid adalah memudahkan silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

    3. Jauhi Tempat Maksiat

    Lingkungan mempengaruhi kebiasaan dan sifat seseorang. Dalam Islam diajarkan agar sesesorang terhindar dari perbuatan maksiat termasuk lokasi atau tempat di mana maksiat mudah dilakukan. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat mempengaruhi perilaku dan moral mereka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Bisa Hidup di Air dan Cara Merawatnya


    Jakarta

    Biasanya, menanam tanaman di rumah memerlukan media tanam seperti tanah. Tapi, kamu bisa lho menanam tanaman di air, tanpa tanah dan pupuk.

    Menanam tanaman di air juga bisa dibilang lebih simple karena bisa menggunakan stoples atau vas. Kamu bisa meletakkannya di berbagai ruangan yang ada, misalnya dapur, ruang keluarga, maupun kamar.

    Tanaman apa saja yang bisa hidup dan tumbuh subur di dalam air? Dilansir dari The Spruce, berikut ini daftarnya.


    Tanaman yang Bisa Hidup di Air

    1. Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

    Tanaman ini bisa tumbuh tanpa tanah lho detikers. Karena tanaman ini bisa menjadi sangat berat di bagian atas, sebaiknya tambahkan batu kerikil di sekitarnya agar tetap berada di tempatnya dan menambah nilai ornamen.

    2. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Banyak orang yang menyukai philodendron karena mudah dirawat. Selain bisa tumbuh dengan media tanah, tanaman yang satu ini juga bisa hidup di air.

    Tanaman Philodendron tumbuh subur dalam semua jenis kondisi sinar matahari, tetapi jika tampaknya batang tanaman lebih banyak daripada daunnya, pencahayaan langsung yang lebih terang akan menghasilkan lebih banyak daun.

    3. Sirih Gading

    Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Sirih gading Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Tanaman dengan daun berbentuk hati ini bisa tumbuh dengan cepat. Jika ingin menaruhnya dalam air sebaiknya buang daun-daun di bagian bawah sirih gading karena yang terendam di dalam air akan membusuk.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman yang satu ini bisa hidup subur di dalam air. Agar bisa hidup lama, kamu harus memotong akarnya dengan cepat dan mengganti air setiap 3-5 hari sekali. Taruh tanaman di tempat yang terang dengan sinar matahari tak langsung.

    Ingat, hanya bagian akarnya saja yang terendam di dalam air. Kamu juga bisa menambahkan batu agar tanaman tetap berada di tempatnya.

    5. Chinese Evergreen

    Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Dok. Istock

    Untuk menanam Chinese evergreen di dalam air, kamu bisa memotong batang yang sehat sepanjang 6 inci dan masukkan ujungnya yang sudah dipotong ke dalam air. Jangan lupa singkirkan daun bagian bawah yang terendam di air. Nantinya akan ada akar yang muncul dalam 3-4 minggu.

    Letakkan tanaman tersebut di bawah sinar matahari tidak langsung dan ganti air minimal 3 hari sekali atau saat air kotor maupun keruh. Berikan tanaman beberapa tetes pupuk cair setiap bulan untuk mendorong pertumbuhan.

    Pilih Tempatnya

    Wadah apapun sebenarnya bisa digunakan sebagai tempat tumbuh tanaman. Stoples dan vas kaca bisa menjadi pilihan karena bisa melihat akar tanaman. Namun, kaca rentan terhadap pertumbuhan alga, jadi pilihlah vas yang tidak tembus cahaya sebagai pilihan yang lebih mudah dirawat.

    Kebutuhan Cahaya

    Pastikan kamu memeriksa kebutuhan tanaman akan cahaya. Beberapa jenis tanaman membutuhkan sinar matahari langsung dan ada yang membutuhkan sinar matahari tidak langsung.

    Ganti Air

    Kamu perlu mengganti air tanaman, apalagi kalau air sudah keruh dan kotor. Tak lupa berikan pupuk cair pada tanaman agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup di dalam air dan cara merawatnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Menata Kamar Tidur Sesuai Ajaran Islam, Simak Anjurannya!



    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruangan penting dalam sebuah rumah. Ruangan ini digunakan untuk penghuninya beristirahat. Oleh karena itu kamar tidur perlu dibuat senyaman mungkin.

    Bagi umat muslim, sebenarnya ada anjuran dalam menata kamar tidur. Seperti misalnya meletakkan kasur menghadap ke arah kiblat.

    Nabi Muhammad SAW juga menyarankan posisi tidur sebaiknya tubuh menghadap ke arah kanan dan kaki menghadap berlawanan dari kiblat.


    “Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu (bagian tubuhmu) sebelah kanan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

    Posisi geografis Indonesia yang berada di bagian timur Ka`bah atau Mekah, maka arah kiblat Salat menghadap ke arah barat. Namun, bukan berarti tempat tidur dihadapkan ke arah barat, melainkan arahkan tempat tidur ke arah sebaliknya agar kaki tidak menghadap kiblat.

    Posisi tempat tidur yang baik menurut Islam pertama adalah dengan mengarah ke selatan. Jangan letakkan posisi tempat tidur tepat menghadap pintu kamar yang langsung mengarah ke ruang tamu atau ruang keluarga.

    Kriteria kamar tidur lainnya menurut Islam adalah tidak boleh memiliki perabotan yang terlalu mewah dan nyaman yang dapat menyebabkan tidur berlebihan dan membuat penghuninya menjadi malas.

    “Keadaan kamar tidur di rumah (umat) Muslim dan perabotannya harus mendorong dan memfasilitasi tradisi Islam untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal dalam keadaan segar dan segar untuk salat Subuh, dan bahkan lebih awal untuk salat malam sunnah,” tulis Islami City seperti yang dikutip pada Selasa (19/3/2024).

    Hindari melengkapi Kamar tidur dengan gaya perabotan atau aksesori yang memperlihatkan elemen hiburan. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat penghuninya untuk lebih produktif dan beribadah.

    Buat kamar tidur yang dapat membantu penghuninya lebih cepat beristirahat dan merasa aman ketika beribadah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Berkah, Begini Cara Menentukan Lokasi Rumah yang Baik Menurut Islam



    Jakarta

    Islam mengajarkan berbagai aspek dalam kehidupan, termasuk dalam memilih lokasi rumah. Sebab dalam Islam rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga tempat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Menurut Islam, lokasi rumah harus dipertimbangkan secara mendalam dari pada hanya sekadar lokasi geografis dan harga. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk membeli rumah di lingkungan yang jauh dari tempat maksiat.

    Bagi bagi kamu seorang muslim yang berencana membeli atau membangun rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai lokasi rumahnya. Dilansir dari laman Learn Islam, berikut beberapa tips yang dapat dipertimbangkan dalam memilih lokasi rumah yang baik menurut ajaran Islam.


    Rumah Harus Dekat dengan Masjid

    Sebagai seorang muslim, memilih rumah yang dekat dengan masjid adalah hal yang sangat penting. Masjid adalah tempat ibadah bagi umat muslim. Memilih lokasi rumah yang dekat dengan masjid memudahkan untuk melaksanakan salat berjamaah, mengikuti ceramah atau pengajian, dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, tinggal dekat dengan masjid juga bisa memperkuat silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

    Rumah Tidak Boleh Berada di Lingkungan Dekat Tempat Maksiat

    Di dalam ajaran Islam, lingkungan tempat tinggal memiliki pengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Oleh karena itu, memilih lokasi rumah yang terhindar dari lingkungan yang dipenuhi dengan orang-orang yang melakukan perbuatan maksiat atau lingkungan yang dekat tempat maksiat adalah penting. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat memengaruhi perilaku dan moral mereka.

    Lokasi Harus Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

    Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan merupakan bagian dari kewajiban seorang Muslim. Memilih lokasi rumah di kawasan yang bersih dan nyaman membantu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan menyenangkan untuk ditinggali. Lingkungan yang bersih dan nyaman juga akan membuat penghuni rumah semakin nyaman dan khusyuk dalam melakukan Ibadah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik, Pastikan Lakukan Hal Ini


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia punya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman. Namun, bagi beberapa orang mereka punya akan rumah yang harus ditinggalkan dalam waktu lama.

    Supaya rumah tetap aman dan terawat selama mudik, penting untuk melakukan beberapa langkah persiapan. Simak tips meninggalkan rumah saat mudik di bawah ini.

    Tips agar Rumah Dapat Ditinggal dengan Nyaman saat Mudik

    Hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah sebelum mudik adalah dengan memeriksa beberapa titik dan barang yang ada.


    Dari catatan detikcom dan mengutip postingan akun resmi NTMC Korlantas Polri, berikut adalah beberapa tips meninggalkan rumah saat ditinggal mudik:

    1. Memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik.
    2. Sistem alarm aktif dan berfungsi (jika ada)
    3. CCTV berfungsi dan merekam dengan baik.
    4. Kran air sudah ditutup.
    5. Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
    6. Matikan kompor dan gas.
    7. Kran air sudah ditutup.
    8. Nyalakan lampu secukupnya atau lampu otomatis sudah diatur.
    9. Lapor kepada RT/RW setempat bahwa kamu akan meninggalkan rumah selama mudik. Bisa juga memberi tahu tetangga
    10. terpercaya untuk menitip kunci rumah (jika diperlukan).
    11. Tidak meninggalkan barang berharga, jika ada pastikan diletakkan di tempat yang aman.
    12. Periksa atap, dinding, dan pondasi rumah. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa memicu masalah lebih besar saat rumah ditinggal mudik
    13. Jika ada kebocoran, sebaiknya perbaiki kebocoran atau retakan kecil sebelum berangkat.
      Pastikan sudah membuang sampah dan barang-barang yang tidak perlu.

    Dengan melakukan persiapan dengan baik dan tepat, kamu dan keluarga akan bisa lebih tenang meninggalkan rumah saat mudik. Jadi, pastikan semua langkah keamanan dan perawatan rumah telah dilakukan ya. Semoga tips di atas bisa bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudik Tenang, Rumah Aman! Ini 5 Cara Lindungi Rumah dari Maling



    Jakarta

    Lebaran tinggal menghitung hari. Beberapa orang bahkan sudah mulai mudik untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar di kampung. Nah sebelum mudik ada baiknya mempersiapkan keamanan rumah.

    Rumah yang ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni selama beberapa hari bisa memancing maling untuk beraksi. Oleh karena itu penting melakukan sejumlah langkah preventif.

    Melansir dari laman gvlock, berikut ini kiat-kiat mengamankan rumah kosong dari serangan maling ketika pergi mudik.


    1. Kunci Semua Akses Masuk

    Pastikan untuk mengunci semua akses masuk dan memeriksanya kembali. Sebagai manusia yang tengah kerepotan mempersiapkan keberangkatan, kamu dapat saja lupa mengunci pintu.

    Kamu bisa membuat daftar jendela, pintu, dan pagar mana saja yang harus dikunci supaya tidak ada yang terlewatkan. Akan semakin bagus bila kamu menambahkan kunci ganda untuk mempersulit maling yang hendak masuk.

    2. Buat Seakan-akan Ada Orang di Rumah

    Pencuri biasanya akan mengobservasi rumah untuk beberapa waktu sebelum mencoba untuk masuk. Mereka ingin memastikan tidak ada orang di rumah.

    Oleh karena itu, cara menghalau maling bisa dengan membuat rumah seakan-akan ada penghuni. Hal ini bisa dilakukan menggunakan lampu yang menyala dan mati menggunakan timer.

    3. Rapikan Pekarangan

    Maling akan mencari tanda-tanda rumah kosong, salah satunya dengan pekarangan yang tampak tidak terurus. Sebelum pergi mudik, pastikan untuk mengatur agar tidak ada paket atau surat yang akan datang selama rumah kosong.

    Lalu, rapikan pekarangan dengan menggunting rumput dan semak-semak serta cabut rumput liar. Selain menunjukkan ada orang yang merawat pekarangan rumah. Kamu juga bisa memasang lampu keamanan outdoor untuk mencegah maling bersembunyi.

    4. Sembunyikan Barang Berharga

    Jangan biarkan barang berharga tergeletak di tempat terbuka di rumah. Sebagai langkah penjagaan, biasanya untuk menyembunyikan benda berharga di tempat persembunyian ataupun brankas.

    5. Pasang CCTV dan Sistem Alarm

    Pasang kamera pengawas atau sistem pengamanan dengan benar untuk mengumpulkan bukti pencurian ataupun menakuti maling supaya tidak mendekati rumah. Camera ini sangat membantu untuk mengidentifikasi gerakan mencurigakan para maling.

    Demikian kiat-kiat meningkatkan keamanan rumah yang ditinggal untuk pergi mudik. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini Ciri-ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat


    Jakarta

    Rumah seorang Muslim semestinya menjadi tempat yang penuh rahmat dan karunia dari Allah SWT. Namun, ada kondisi rumah yang dijauhi malaikat, lho.

    Dikutip dari detikHikmah yang mengutip buku Buyuut La Tad Khuluha al-Malaikatu karya Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad, keluarga sakinah dan penuh rahmat adalah keluarga yang rumahnya senantiasa didatangi oleh malaikat. Akan tetapi, tak semua rumah dimasuki oleh malaikat.

    Rumah tersebut harus memiliki karakter dan akhlak tertentu yang diaplikasikan oleh penghuninya. Simak apa saja ciri-ciri rumah yang enggan dimasuki malaikat berikut ini.


    Ciri-ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat

    Inilah karakteristik rumah yang dijauhi oleh malaikat.

    1. Bau dan Kotor

    Malaikat menyukai bau harum dan sebaliknya merasa terganggu dengan bau busuk. Bau harum dapat kita hasilkan dengan usaha kita yang selalu berusaha menjaga kebersihan, menyingkirkan hal-hal yang kotor dan berbau tidak sedap.

    Hal ini sebagaimana hadits, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” (HR Bukhari dan Muslim)

    2. Dihiasi Gambar dan Patung

    Gambar atau patung yang ditempatkan di dinding atau dipajang dapat menghalangi malaikat untuk masuk ke rumah. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang terdapat anjing dan gambar timbul (relief),” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

    Dalam buku Mengundang Malaikat ke Rumah karya Mahmud asy-Syafrowi, gambar yang dimaksud adalah gambar makhluk hidup seperti manusia dan binatang, baik dalam bentuk lukisan maupun fotografi. Namun, gambar pohon, batu, atau benda mati lainnya tidak termasuk dalam larangan tersebut meskipun sebutan atau sifatnya tetap sebagai gambar.

    Selain itu, Imam Nawawi menjelaskan terkait mengenai hal ini, “Para ulama berpendapat bahwa alasan malaikat tidak dapat memasuki rumah yang mengandung gambar adalah karena membuat dan menyimpan gambar merupakan perbuatan dosa, perbuatan yang tercela, dan meniru ciptaan Allah. Selain itu, beberapa gambar tersebut dijadikan sebagai objek penyembahan selain Allah.”

    3. Ada Anjing Peliharaan

    Kehadiran anjing di rumah dapat menghalangi malaikat masuk rumah. Hal ini didasarkan dari hadits Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu’anha.

    Suatu ketika, Rasulullah SAW telah membuat perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Namun, saat waktu pertemuan telah tiba, Jibril belum muncul.

    Rasulullah melepaskan tongkat yang dipegangnya sambil berkata, “Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, tetapi mengapa Jibril belum datang?”

    Ketika Rasulullah berpaling, ia melihat seekor anjing kecil di bawah tempat tidur. Beliau bertanya, “Kapan anjing ini masuk?”

    Aisyah menjawab, “Aku tidak tahu,”

    Setelah anjing itu dikeluarkan, Jibril pun datang.

    Rasulullah bertanya kepada Jibril, “Mengapa kamu terlambat?”

    Jibril menjawab, “Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung).” (HR Muslim).

    Para ulama menjelaskan anjing dapat menghalangi malaikat masuk ke rumah karena air liur anjing yang najis, adanya aroma yang tidak sedap, serta larangan syariat untuk memelihara anjing.

    Namun, tak semua anjing membuat malaikat enggan masuk rumah. Terdapat jenis-jenis anjing yang tidak dilarang, seperti anjing pemburu, anjing yang ditugaskan menjaga lahan pertanian dan hewan ternak, serta anjing penjaga.

    4. Berisikan Suara-suara Setan

    Malaikat menyukai rumah yang senantiasa diisi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, azan yang dikumandangkan, dan juga sholawat kepada Rasulullah. Berbeda halnya kalau rumah itu justru dipenuhi oleh suara-suara setan, malaikat enggan untuk mendatangi.

    Perihal ini merujuk pada suara-suara nyanyian atau musik yang dapat memunculkan godaan dan dosa. Allah berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 64 mengenai tipu daya setan terhadap manusia.

    Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu menjelaskan bahwa suara setan yang dimaksud adalah lagu, seruling, dan perkataan yang tidak berguna. Pemahaman ini juga menegaskan bahwa jika rumah dipenuhi oleh pertengkaran, perkataan kasar, dan penghinaan maka rumah tersebut dianggap sebagai tempat yang diisi oleh suara-suara setan.

    Artikel ini sudah tayang di detikHikmah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Pembagian Warisan Rumah Orang Tua Sesuai Hukum, Jangan Sampai Salah!



    Jakarta

    Rumah sering kali menjadi harta warisan yang ditinggalkan oleh orang tua. Harta ini harus dibagi kepada anak-anaknya. Lalu seperti apa cara pembagian warisan berupa rumah?

    Jika menggunakan Hukum Waris Perdata Barat di mana berlaku KUHPerdata, maka perlu diketahui terlebih dahulu pemahaman dasar dari golongan ahli waris menurut KUHPerdata. Golongan tersebut terdiri dari golongan I, II, III, dan IV, yang diukur menurut jauh-dekatnya hubungan darah dengan si Pewaris, di mana golongan yang lebih dekat menutup golongan yang lebih jauh, yaitu :

    a) Golongan I : suami/Isteri yang hidup terlama, dan anak/keturunannya;
    b) Golongan II : orang tua dan saudara kandung pewaris;
    c) Golongan III : keluarga dalam garis lurus ke atas sesudah orang tua Pewaris;
    d) Golongan IV : paman/bibi dari Pewaris, baik dari pihak ibu maupun dari pihak ayah, atau keturunan dari paman/bibi sampai derajat ke enam dihitung dari Pewaris dan saudara dari nenek dan kakek beserta keturunannya sampai derajat keenam dihitung dari Pewaris.


    Misalnya, orang tua A sudah meninggal dan mewariskan sebuah rumah kepada tiga anaknya, yaitu A, B, dan C. Jika menggunakan KUHPerdata, maka masing-masing anak mendapatkan jatah yang sama, yaitu 1/4 bagian.

    A, B, dan C masing-masing memiliki keluarga. Namun, C sudah meninggal.

    Karena warisan yang ditinggalkan berupa rumah, A mengambil inisiatif untuk menjualnya dan membagikan uang hasil penjualannya itu kepada ahli waris lainnya.

    Karena C sudah meninggal, maka yang berhak mendapat warisan dari orang tuanya adalah anak-anaknya. Anak dari C berhak mendapatkan itu karena ia merupakan ahli waris pengganti. Sebab, jika anak-anak Pewaris ini meninggal lebih dulu dari Pewaris, maka yang menggantikan kedudukan orang tuanya, adalah anak/keturunannya, yaitu sebagai Ahli Waris Pengganti.

    Dilansir detikNews, Ahli Waris karena penggantian tempat diatur dalam Pasal 841 dan 842 KUH Perdata sebagai berikut:

    Pasal 841 KUH Perdata:
    “Penggantian memberikan hak kepada orang yang mengganti untuk bertindak sebagai pengganti dalam derajat dan dalam segala hak orang yang digantikannya.”

    Pasal 842 KUH Perdata:
    “Penggantian yang terjadi dalam garis lurus ke bawah yang sah, berlangsung terus tanpa akhir. Penggantian itu diizinkan dalam segala hak, baik bila anak-anak dan orang yang meninggal menjadi ahli waris bersama-sama dengan keturunan-keturunan dan anak yang meninggal lebih dahulu, maupun bila semua keturunan mereka mewaris bersama-sama, seorang dengan yang lain dalam pertalian keluarga yang berbeda-beda derajatnya.”

    Lebih lanjut, J. Satrio dalam bukunya Hukum Waris (hal. 56) menyatakan:

    Ahli waris karena penggantian tempat adalah ahli waris yang merupakan keturunan/keluarga sedarah dari pewaris, yang muncul sebagai pengganti tempat orang lain, yang seandainya tidak mati lebih dahulu dari pewaris.

    Berdasarkan ketentuan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa yang berhak menggantikan tempat anak Pewaris (jika anak Pewaris telah meninggal lebih dahulu) sebagai ahli waris adalah keturunan sedarahnya, yaitu anak-anaknya. Dengan ketentuan mereka secara bersama-sama bertindak dengan derajat yang sama dan hak yang sama dengan ahli waris lainnya, yaitu anak-anak Pewaris yang masih hidup.

    Maka dari itu, para Ahli Waris yang berhak mendapatkan uang hasil penjualan rumah orang tua A (Pewaris), adalah:

    – 2 (dua) orang Anak Pewaris yang masih hidup.
    – Anak-anak dari C, Anak Pewaris yang telah meninggal dunia lebih dulu dari Pewaris (cucu dari Pewaris) berdasarkan penggantian, jika orang tuanya telah meninggal lebih dulu dari Pewaris.

    Demikian informasi cara pembagian rumah warisan orang tua, semoga bermanfaat.

    Saksikan juga Sosok: Chevie Mawarti, Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Saudara Tolak Tanda Tangan, Bagaimana Status Balik Nama Sertifikat Warisan?


    Jakarta

    Saat orang tua wafat, pembagian harta warisan sering menjadi pembahasan yang sensitif dalam keluarga. Namun warisan tetap harus dibahas untuk memastikan semua mendapat hak sesuai aturan dan amanat orang tua.

    Salah satu hal yang harus menuai kesepakatan adalah pembagian sertifikat tanah. Semua yang terlibat harus sepakat untuk memastikan proses pembagian tetap berjalan sah sesuai aturan.

    Saudara Tolak Tanda Tangan, Bagaimana Status Balik Nama Sertifikat Warisan?

    Proses balik nama sertifikat warisan tanah bisa berlanjut dan sah di mata hukum, meski ada ahli waris yang menolak menandatangani pengajuan balik dokumen tersebut. Penolakan tanda tangan tidak memengaruhi proses balik nama sertifikat tanah.


    “Bisa dilakukan balik nama itu, tentunya kalau dia sudah mendaftarkan dirinya sebagai ahlli waris ya,” kata pengacara dan pakar hukum properti, Muhammad Rizal, saat dihubungi detikProperti pada Senin (25/3/2024).

    Penolakan tanda tangan untuk proses balik nama juga tidak berpengaruh pada pembagian tanah. Ahli waris tersebut tetap memperoleh haknya sesuai keterangan dalam sertifikat tanah. Tentunya ahli waris tersebut sudah terdaftar dalam dokumen legal pembagian tanah.

    Tahapan yang Perlu Dilalui sebelum Balik Nama

    Sebelum melakukan balik nama sertifikat tanah, ahli waris perlu melalui 2 proses berikut ini:

    1. Membuat Fatwa Waris

    Fatwa waris bertujuan untuk memastikan seseorang adalah ahli waris yang sah. Meski seseorang tidak mau menandatangani balik nama sertifikat tanah, dia tetap perlu mengajukan fatwa waris bersama saudara yang lain.

    Untuk masyarakat Islam bisa membuat fatwa waris di Pengadilan Agama. Sementara iu, untuk masyarakat dengan agama Kristen bisa melakukannya di Pengadilan Negeri.

    2. Pengecekan Pengadilan

    Selanjutnya adalah mendaftarkan hak sebagai ahli waris kepada pengadilan. Dalam proses ini, pengadilan akan meminta tanda tangan ahli waris.

    Apabila ada salah satu ahli waris tidak mau menandatangani, maka pengadilan akan menanyakan alasannya. JIka alasan ketidaksetujuan karena merasa pembagian haknya tidak sesuai, maka pembagian mengacu pada dasar kompilasi hukum Islam. Dalam aturan tersebut pihak laki-laki mendapat setengah bagian, sementara perempuan sepertiga bagian.

    Ada pula kasus di mana seseorang tidak ikut menandatangani dokumen sebab tidak dimasukkan ke daftar ahli waris. Biasanya, ini terjadi karena yang bersangkutan memberikan ancaman kepada ahli waris lain dan orang terdekatnya. Jika hal tersebut benar terjadi, maka pengadilan akan memutuskan bahwa dia tidak berhak menerima bagian dari warisan.

    Bagaimana Cara Balik Nama Sertifikat Tanah?

    Cara balik nama sertifikat tanah tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah Pasal 42. Berikut rinciannya

    1. Serahkan sertifikat tanah, surat kematian orang yang meninggal, dan surat tanda bukti ahli waris ke kantor pertanahan atau Badan Pertanahan Nasional (BPN)
    2. Lakukan pembayaran pajak atau Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan karena pewarisan (BPHTB Waris) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun berjalan
    3. Lakukan registrasi hak balik nama sertifikat tanah kepada kantor pertanahan kabupaten/kota setempat dengan melengkapi dokumen yang diminta
    4. Buat Akta Pembagian Harta Bersama (APHB) di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

    Detikers yang sedang melakukan proses balik nama sertifikat tanah atau pembagian warisan, jangan segan segera menghubungi PPAT atau ahli hukum yang kompeten.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Dekorasi Rumah buat Sambut Tamu Saat Lebaran


    Jakarta

    Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen berkumpul dengan sanak saudara di rumah. Untuk menyambut para tamu, kamu bisa mendekorasi rumah.

    Selain membuat suasana lebih meriah dan hangat, mendekorasi rumah bisa membuat tamu merasa lebih nyaman. Tak perlu sulit, kamu bisa membuat perubahan sederhana tapi memberi sentuhan menarik pada rumah.

    Lantas, bagaimana cara menghias rumah agar tampak indah dan nyaman buat Lebaran? Yuk, simak beberapa tips berikut ini. kamu bisa melakukan beberapa cara ini.


    Tips Dekorasi Rumah buat Lebaran

    Inilah cara mendekorasi rumah untuk menyambut tamu yang datang saat lebaran, dikutip dari UAE Moments.

    1. Pilih Tema

    Sebelum mulai dekorasi rumah, sebaiknya kamu menentukan tema yang ingin digunakan saat Lebaran. Kamu bisa menggunakan warna-warna khas Lebaran seperti putih, emas, atau hijau pada dekorasi yang akan digunakan. Beberapa dekorasi yang kerap digunakan adalah kaligrafi, dekorasi tanaman, dan pola geometris.

    2. Hias Ruang Keluarga

    Ruang keluarga adalah salah satu ruangan yang akan banyak digunakan saat Lebaran. Biasanya tempat ini menjadi ruang kumpul banyak sanak saudara.

    Untuk membuatnya menjadi lebih nyaman dan hangat, kamu bisa menambahkan beberapa bantal dengan tema yang sesuai Lebaran, memasang lampu gantung, lentera, atau dekorasi lainnya.

    3. Hias Meja Makan

    Meja makan merupakan furnitur yang menjadi fokus penting saat Lebaran karena menjadi tempat mengambil makanan. Untuk itu, kamu bisa menghias meja makan di rumah saat Lebaran.

    Taplak meja ruang makanTaplak meja ruang makan Foto: Getty Images/iStockphoto/gerenme

    Kamu bisa menghiasnya dengan sederhana, misalnya dengan menggunakan taplak meja, tempat lilin, bunga, lalu alat makan yang seragam, dan lainnya.

    4. Tambahkan Tanaman

    White candle in a golden framed glass as centrepiece of a table decorIlustrasi dekorasi Lebaran Foto: iStockphoto/Getty Images

    Tambahkan kesegaran di dalam rumah dengan memajang tanaman hias supaya rumah tampak hidup. Gunakan tanaman atau bunga yang sesuai dengan tema yang sudah ditentukan sebelumnya agar tampak serasi.

    5. Siapkan Tempat Salat

    Jangan lupa untuk menyiapkan tempat salat di rumah. Kamu bisa menggunakan karpet sebagai alas sajadah agar terasa lebih nyaman.

    Itulah beberapa tips yang dilakukan untuk menghias rumah saat Lebaran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com