Tag: kencang

  • Bersihkan Kipas Angin Bisa Pakai Pengering Rambut, Tak Perlu Dibongkar



    Jakarta

    Kipas angin perlu dibersihkan secara berkala dari tumpukkan debu. Proses ini terkadang merepotkan bagi penghuni rumah karena harus membongkar penutup bilah kipas.

    Eits tenang saja, ada berbagai cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu buka penutupnya kok. Salah satu cara praktisnya adalah menggunakan pengering rambut.

    Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel pada kipas. Simak berbagai cara membersihkan kipas angin berikut ini.


    Tips Bersihkan Kipas Angin Tanpa Membukanya

    Inilah cara-cara alternatif untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkar penutupnya, dikutip dari The Dollar Stretcher dan The Spruce.

    Pengering Rambut

    Cara bersihkan kipas angin memakai pengering rambut.

    1. Cabut aliran listrik atau baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar rumah agar debu tidak bertebaran.
    3. Semprotkan angin pengering rambut dari bagian belakang kipas. Lakukan ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
    4. Bersihkan penutup kipas dengan kain mikrofiber lembap.

    Pasir atau Garam

    Cara bersihkan kipas angin menggunakan pasir atau garam:

    1. Letakkan kipas angin pada lantai secara mendatar.
    2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik dengan rapat.
    3. Masukkan pasir atau garam kering ke kipas angin.
    4. Nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu.
    5. Bersihkan penutup kipas dengan kain mikrofiber lembap.

    Penyedot Debu

    Cara bersihkan kipas angin pakai penyedot debu:

    1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin.
    2. Sedot debu menggunakan penyedot debu dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
    3. Bersihkan penutup kipas dengan kain mikrofiber yang agak basah.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Cara membersihkan kipas dengan larutan:

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
    2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok.
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Kompresor Angin

    Cara membersihkan kipas angin dengan kompresor angin:

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkar penutupnya.

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Deteksi Atap Bocor Tanpa Perlu Naik ke Atas Rumah


    Jakarta

    Atap bocor merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi pada bangunan. Hal ini bisa terjadi pada rumah tapak dan rumah vertikal. Masalah ini biasanya ditemukan ketika memasuki musim hujan dengan intensitas air yang tinggi.

    Cara mengetahui atap rumah bocor sebenarnya mudah karena bisa terlihat dampaknya di dalamnya rumah. Jadi penghuni rumah tidak perlu naik ke atap untuk mengecek. Namun, beberapa orang mungkin bingung apa saja tanda-tanda adanya kebocoran pada atap rumah. Dilansir Angi, berikut tanda-tanda atap rumah bocor.

    Tanda Atap Rumah Bocor

    1. Noda Rembesan Air pada Tembok dan Plafon

    Tanda paling umum adalah bercak coklat hingga kehitaman pada plafon serta bercak putih hingga coklat pada dinding. Noda tersebut biasanya muncul setelah terjadi kebocoran beberapa kali. Bercak tersebut bukan hanya karena air yang meresap ke plafon atau dinding, melainkan aktivitas jamur. Jika menemukan noda rembesan ini, sudah pasti ada kebocoran pada atap.


    2. Tumbuh Jamur pada Dinding

    Jamur sangat menyukai tempat yang lembap. Dinding yang sering basah karena rembesan air dari atap bisa menjadi tempat berkembangnya jamur. Seiring waktu akan muncul noda putih hingga coklat di dinding. Untuk mengetahui lokasi kebocoran, pemilik rumah bisa mengukur seberapa jauh letak noda ke plafon. Kemungkinan besar letak air bocor ada di dekat sana.

    3. Kebocoran

    Tanda paling jelas adalah melihat ada air yang menetes di dalam rumah. Air bisa menetes menembus plafon atau dari pinggirian plafon. Meskipun tetesan air masih kecil, tetap saja perbaikannya harus dilakukan menyeluruh.

    4. Genangan air

    Ada genangan air di lantai rumah, misalnya di pojokan ruangan atau di pinggir dinding, perlu dicurigai apalagi setelah hujan deras. Berarti ada kebocoran yang nggak disadari sehingga air menggenang di lantai.

    5. Flashing Rusak atau Hilang

    Biasanya bagian luar rumah dipasang lapisan penutup khusus untuk bagian pinggiran atau area siku yang disebut dengan flashing. Fungsi dari flashing adalah melindungi rumah dari kebocoran. Flashing ini bisa dilihat dari bawah sehingga tidak perlu naik ke atap. Material ini dipasang dengan menyiku, jadi air tidak ada jalan untuk rembes ke dalam rumah. Materialnya pun biasanya kedap air dan agak mengkilap. Apabila flashing rusak tidak ada benda yang dapat menahan air masuk. Kerusakan pada flashing biasanya terjadi karena angin kencang atau perekatnya lepas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Ideal Pasang Toren di Atas Rumah



    Jakarta

    Toren air adalah tabung khusus untuk menampung air yang akan digunakan untuk keperluan sehari-hari keluarga. Jika diperhatikan, ada toren air yang diletakkan di atas rumah, ada pula yang sejajar dengan tanah.

    Banyak yang mengatakan toren diletakkan di atas rumah lebih baik untuk memudahkan air turun karena tekanan air mengikuti gravitasi. Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega membenarkan hal tersebut. Dengan posisi toren air di atas, air tetap bisa mengalir meskipun tidak ada pompa pendorong. Rumah dalam keadaan dialiri listrik ataupun tidak, air tetap bisa keluar lewat keran-keran di rumah.

    “Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengen aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengen nggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega saat ditemui di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).


    Mega mengatakan ketinggian toren maksimal untuk di rumah-rumah adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara jarak minimalnya adalah 3 meter. Jarak ini memudahkan air turun, meski tidak dibantu pompa pendorong.

    “Jadi kalau misalnya pengen aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” sebutnya.

    Namun, toren juga tidak masalah jika ingin diletakkan sejajar dengan tanah. Namun, perlu dibantu dengan pompa pendorong.

    “Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Kemudian, toren juga sekarang ada yang memiliki bukaan di bagian bawah sehingga perlu memakai kaki penyangga dan tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap rumah atau tanah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Cepat Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Kipas angin merupakan perangkat elektronik yang paling mudah terlihat kotor. Tandanya adalah banyak debu-debu halus yang menempel di permukaan kerangka pelindung hingga ke baling-balingnya.

    Semakin lama didiamkan, debu bisa semakin tebal dan tidak akan bersih hanya dengan diberi angin kencang. Oleh karena itu kipas angin harus rutin dibersihkan.

    Cara Membersihkan Kipas Angin

    Kipas angin bisa dibersihkan tanpa perlu dibongkar atau disiram air. Dilansir The Spruce dan The Dollar Stretcher, begini caranya.


    Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner merupakan salah satu perangkat kebersihan yang praktis yang memanfaatkan angin untuk menyedot debut. Penyedot debu memiliki lubang yang tidak begitu besar dan bentuknya yang fleksibel sehingga bisa membersihkan di mana saja.. Berikut cara menyedot deb dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati
    3. Jika sudah cukup, bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Jika dirasa dengan menyedot debu saja tidak cukup. Coba pakai bahan pembersih yang memang bisa membersihkan hingga membunuh bakteri pada kipas angin. Bahan-bahan tersebut adalah sabun, cuka, dan baking soda. Caran membersihkan kipas dengan campuran larutan tersebut sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda
    2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Garam atau Pasir

    Mungkin tidak bisa dibayangkan bagaimana garam bisa membersihkan debu. Namun cara ini benar-benar bisa. Begini caranya.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar atau bagian bundar menghadap bawah
    2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu
    5. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Pengering Rambut

    Penghuni rumah bisa menghempaskan debu pada kipas angin menggunakan pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut untuk membersihkan kipas angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan & Angin Kencang



    Jakarta

    Atap baja ringan kerap dipilih untuk rumah-rumah modern karena terkenal kuat, tahan lama, dan praktis. Namun, tak sedikit pemilik rumah yang mengeluhkan suara berisik dari atap ini saat turun hujan deras atau angin kencang menerpa.

    Suara denting atau gemeretak dari atap baja ringan memang bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Bahkan dalam beberapa kasus, bisa jadi pertanda ada yang tidak beres dengan pemasangannya.

    Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Berisik?

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, suara berisik pada atap baja ringan umumnya disebabkan oleh tiga hal utama, yaitu:


    • Dek atap
    • Material insulasi
    • Teknik pemasangan

    Selain itu, karakteristik logam itu sendiri juga memengaruhi. Logam akan berbunyi saat terkena benturan atau tekanan-termasuk tetesan air hujan. Bentuk atau struktur atap pun turut berperan. Atap yang lebih tinggi dan memiliki ruang loteng, cenderung lebih senyap dibanding atap datar.

    Waspadai! Atap Berisik Bisa Jadi Tanda Masalah

    Menurut Metal Roofing Alliance, atap logam yang menimbulkan suara berlebihan bisa mengindikasikan adanya kesalahan teknis. Beberapa di antaranya:

    • Pemasangan tidak sesuai standar pabrik
    • Jumlah pengencang kurang atau longgar
    • Penempatan panel atap yang tidak tepat
    • Insulasi atap tidak memadai

    Jika tidak segera diperbaiki, masalah ini bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang.

    Solusi Mengurangi Kebisingan Atap Baja Ringan

    Melansir JJ Roofing Supplies, ada beberapa cara untuk mengurangi suara bising pada atap baja ringan:

    Pastikan Proses Pemasangan Tepat

    Kunci utama adalah pemasangan yang benar oleh tenaga profesional sesuai panduan pabrik.

    Gunakan Insulasi & Lapisan Bawah (Underlayment)

    Material ini dapat meredam suara tetesan hujan atau gesekan angin, sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

    Perhatikan Desain dan Kemiringan Atap

    Atap dengan kemiringan curam lebih baik dalam meredam suara karena air hujan lebih cepat mengalir, tidak menumpuk di satu titik.

    Manfaatkan Ruang Loteng

    Ruang loteng berfungsi sebagai penyangga tambahan suara, sekaligus membantu sirkulasi udara di rumah.

    Jika dipasang dengan benar dan dilengkapi insulasi yang memadai, atap baja ringan bisa menjadi investasi jangka panjang yang tak hanya tahan lama, tetapi juga memberi kenyamanan akustik bagi penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kipas Angin Penuh Debu? Begini Cara Bersihkan Tanpa Harus Dibongkar


    Jakarta

    Kipas angin yang tidak dibersihkan dapat menimbun banyak debu. Penghuni rumah harus rajin membersihkannya agar tumpukan debu tidak menghalangi aliran angin atau menyebar ke udara.

    Biasanya kipas angin dibersihkan dengan cara membuka bagian penutupnya. Lalu, penutup dan baling-baling dilepas dan dicuci di bawah aliran air.

    Namun, membongkar kipas angin terkadang ribet dan sulit dilakukan. Nah, sebenarnya ada cara praktis untuk membersihkan kipas tanpa perlu membongkarnya, lho.


    Bagaimana cara membersihkan kipas angin tanpa membuka penutupnya? Simak tipsnya berikut ini

    Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar

    Inilah sejumlah metode untuk membersihkan kipas angin tanpa membuka penutupnya, dikutip dari The Spruce dan The Dollar Stretcher.

    Vacuum Cleaner

    Penghuni bisa memakai vacuum cleaner atau penyedot debu untuk membersihkan kipas. Metode ini akan lebih efektif kalau menggunakan penyedot debu dengan ujung berukuran kecil sehingga bisa masuk ke celah penutup kipas angin. Berikut ini cara untuk membersihkan kipas dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stopkontak atau cabut baterai kipas angin.
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan seluruh bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
    3. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Garam atau Pasir

    Penghuni dapat memanfaatkan garam atau pasir buat membersihkan kipas angin. Caranya sebagai berikut.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar.
    2. Tutup bagian atas kipas dengan kain atau plastik.
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin.
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu rontok.
    5. Setelah dirasa cukup, matikan kipas dan bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Selain itu, penghuni rumah bisa menggunakan larutan yang terbuat dari sabun, cuka, dan baking soda. Cara membersihkan kipas dengan larutan itu sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
    2. Masukkan bahan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu kocok-kocok.
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Kompresor Angin

    Kompresor angin cukup kuat untuk merontokkan debu dari kipas angin. Akan tetapi, alat ini tak banyak yang memilikinya di rumah. Berikut ini cara membersihkan kipas menggunakan kompresor angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

    Pengering Rambut

    Terakhir, penghuni bisa menghempaskan debu pada kipas angin memakai pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang dapat membersihkan kotoran yang menempel pada kipas. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut buat bersihkan kipas.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Itulah beberapa cara mudah untuk membersihkan kipas angin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Bangun Atap yang Kuat, Tak Mudah Ambruk dan Terbang Tertiup Angin


    Jakarta

    Atap rumah berfungsi untuk melindungi penghuni dari terpaan cuaca, baik hujan maupun sengatan matahari. Untuk itu, bagian rumah harus kuat agar tidak rusak.

    Saat angin kencang mengembus, genteng bisa bergeser atau terbang. Belum lagi hujan deras bisa bikin atap ambruk.

    Lantas, bagaimana cara membangun atap rumah yang kuat menahan cuaca? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Bangun Genteng yang Kuat

    Inilah cara membuat atap yang kuat menurut kontraktor.

    1. Pasang Rangka Atap dari Baja Ringan

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky menyarankan untuk membuat rangka atap menggunakan bahan baja ringan. Bahan ini dapat membuat struktur atap lebih kuat karena tidak akan lapuk seperti kayu.

    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Baja ringan mudah diaplikasikan dan mudah dibentuk. Meski demikian, pemasangan rangka atap tetap harus sesuai standar dan instruksi dari fabrikator. Pastikan jarak antar baja ringan sudah cukup menahan bobot genteng.

    “Lalu, dia (rangka baja ringan) kan penggunaannya itu menggunakan moor dan baut, itu juga harus diperhatikan juga pada saat pelaksanaan,” ucapnya.

    2. Pakai Genteng yang Berat

    Selain itu, Panggah menganjurkan untuk menggunakan genteng yang berat. Tujuannya, agar bobot genteng dapat menahan terpaan hujan deras dan angin kencang.

    “Ada beberapa tipe (genteng). Ada dari tipe beton, genteng keramik, yang sekarang lagi marak itu metal. Biasanya kalau yang agak enteng itu yang memang dari metal dan dia gampang terbang,” katanya.

    3. Susun Genteng dengan Rapi

    Jika sudah memilih genteng yang tepat, penyusunannya dilakukan dengan cara saling menimpa satu dengan lainnya. Kemiringan genteng pun harus sesuai.

    “Genteng tanah liat sebenarnya sudah cukup berat, tapi paling nanti bagaimana caranya biar itu nggak terbang, biasanya kita pastikan pada saat pemasang itu dia sudah tersusun dengan rapi karena memang pasang genteng itu ada susunannya ya,” tuturnya.

    Itulah cara membuat atap yang kuat sehingga tidak cepat rusak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Rumah Susah Digeser? Ini Solusinya biar Tak Seret


    Jakarta

    Pernahkah kesulitan menggeser pagar? Bagian rel seret sehingga susah membuka pagar rumah.

    Model pagar sepertinya ini sebenarnya praktis untuk dibuka tutup. Namun, kalau roda dan relnya tidak dirawat, lama-lama bisa seret.

    Jika sudah seperti ini, bagaimana cara memperbaikinya? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Perbaiki Pagar Geser yang Seret

    Inilah beberapa metode yang bisa dicoba biar buka tutup pagar menjadi mudah, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Bersihkan Rel

    Kotoran bisa menumpuk pada rel sehingga pagar sulit bergeser. Jika itu kondisinya, bersihkan rel menggunakan sapu atau peniup daun.

    Penghuni rumah juga bisa menyikat rel menggunakan air dan sabun. Jangan lupa untuk membilas dan mengeringkan rel sebelum dipakai ya.

    2. Sejajarkan Pagar dengan Rel

    Pagar juga bisa seret karena posisinya tidak sejajar dengan rel. Periksa kesejajaran pagar dan rel, lalu perbaiki kalo tidak sesuai.

    Cara periksanya dengan menutup pagar, lalu ukur jarak antara pintu pagar dan tiang di kedua sisi. Pengukuran harus sama, jika tidak, sesuaikan pintu gerbang hingga sejajar.

    3. Ganti Roda yang Aus

    Selain itu, roda yang sudah rusak atau aus bisa jadi penyebab pagar susah dibuka. Pastikan roda dalam kondisi baik. Kalau roda rusak, segera ganti dengan yang baru ya.

    4. Beri Pelumas

    Gunakan pelumas untuk membantu pagar meluncur dengan mulus. Semprotkan pelumas berbasis silikon pada rel secara teratur.

    5. Kencangkan Baut dan Sekrup

    Terakhir, pastikan semua baut dan sekrup terpasang dengan kencang. Baut dan sekrup yang longgar membuat pagar bergoyang dan tidak stabil.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi pagar geser yang seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Ideal Pasang Toren Air di Atas Rumah? Segini Anjurannya



    Jakarta

    Jika melihat pemandangan rumah-rumah dari atas, biasanya terlihat tabung besar berwarna biru, oren, atau hitam di atapnya. Tabung itu adalah toren air yang fungsinya menampung cadangan air bersih.

    Toren air sering kali dipasang di atas untuk memudahkan air turun mengikuti gaya gravitasi. Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega menjelaskan posisi toren tersebut membuat air bisa mengalir tanpa ada pompa pendorong. Air bisa tetap mengalir meski listrik di rumah padam.

    “Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengin enggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Lantas, seberapa tinggi toren air perlu dipasang di atas rumah?

    Menurut Mega, ketinggian maksimal toren air adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara itu, paling pendek pemasangan toren air adalah 3 meter. Jarak tersebut cukup untuk air turun tanpa pompa pendorong.

    “Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” jelasnya.

    Jika pemilik rumah ingin meletakkan toren air sejajar dengan tanah, hal itu masih memungkinkan. Namun, pastikan untuk memasang pompa pendorong.

    “Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Selain itu, sekarang toren air ada yang memiliki bukaan di bagian bawah. Model tangki tersebut memerlukan kaki penyangga sehingga tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap atau tanah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak juga Video ‘Waspada! Toren Bisa Jadi Sumber Penyakit’:

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Genteng Aman dari Angin Kencang, Ini Rahasia Pemasangannya Menurut Ahli



    Jakarta

    Angin kencang tak hanya bikin pohon tumbang, tapi juga bisa merusak bagian rumah-terutama atap. Tak jarang genteng bergeser bahkan terbang tertiup angin, meninggalkan lubang yang akhirnya membuat rumah bocor saat hujan turun.

    Agar hal itu tak terjadi, pemilik rumah perlu memastikan genteng terpasang dengan kuat. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, membagikan tips agar genteng tetap aman meski diterjang angin kencang.

    1. Gunakan Rangka Atap Baja Ringan

    Menurut Panggah, rangka baja ringan jauh lebih tahan lama dibanding kayu atau bambu.


    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Namun, pemasangannya harus mengikuti standar pabrik dan instruksi teknis dari fabrikator. Jarak antar batang baja ringan juga perlu diperhatikan agar kuat menahan beban genteng.

    “Pemasangan moor dan baut juga penting, harus kencang dan tepat,” tambahnya.

    2. Pilih Genteng yang Berat dan Tahan Cuaca

    Bobot genteng juga menentukan kekuatannya menghadapi cuaca ekstrem. “Ada genteng beton, keramik, dan metal. Biasanya genteng metal lebih ringan, jadi mudah terbang kalau kena angin kencang,” jelasnya.

    Ia merekomendasikan genteng tanah liat keramik, karena punya bobot dan kualitas terbaik. Bila ingin alternatif yang lebih murah, genteng beton juga bisa digunakan meski tampilannya kalah estetis.

    “Pilih genteng yang agak berat dan kedap panas, biar nggak gampang terbang,” katanya.

    3. Pastikan Susunan Genteng Rapi

    Terakhir, cara penyusunan genteng juga tak kalah penting. Genteng harus dipasang saling menimpa satu sama lain dengan kemiringan yang tepat.

    “Genteng tanah liat sebenarnya cukup berat, tapi yang penting cara pasangnya harus rapi dan benar. Susunannya berpengaruh pada daya tahan genteng menghadapi angin,” tuturnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com